Anda di halaman 1dari 217

Tim Penyusun

NPM NAMA
1671010003 Sela Suhartinah
1671010009 Nindya Prasetya Dewi
1671010013 Irine Ansella Sari
1671010019 Nur Muhammad
1671010022 Hani Musfira
1671010025 Salsabhila Chalwa
1671010031 Adi Setia
1671010036 Aswin Chresna wijaya
1671010041 Nadiya Umiyatul Bilqist
1671010049 Alvin Adi Nugraha
1671010050 Wahyu Senoaji N.P
17071010035 Muhammad Rizky Baihaqi
17071010042 Mahenddra
17071010051 Elvira Fitra Octaviola
17071010065 Dinar
17071010083 Dani Fadhlurrahman

PEMBAGIAN PERAN

Irine Nidya SENO SELA


PANITERA HAKIM A. 1 HAKIM KETUA HAKIM A. 2
JPU 1

BHILA

ALVIN
PH 1

1
ASWIN ADI
TERDAKWA TERDAKWA
2
JPU 2

1
HANI

BILQIST
PH 2
FITRA BAIHAQI
SAKSI JPU 1 SAKSI PH 1

DANI MAHENDRA
SAKSI JPU 2 SAKSI PH 2

DINAR DIMAS
SAKSI JPU 3 SAKSI PH 3

1. Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji


2. Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
3. Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
4. Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
5. Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira
6. Penasehat Hukum 1 : Alvin Adi Nugraha
7. Penasehat Hukum 2 : Nadya Umiyatul Bilqist
8. Panitera : Irine Ansella Sari
9. Terdakwa 1 : Aswin Chresna Wijaya
10. Terdakwa 2 : Adi Setia
11. Saksi dari JPU : 1. Elvira Fitra O.
2. Dani Fadhlurrahman
3. Dinar
12. Saksi dari PH : 1. Muhammad Rizky Baihaqy
2. Mahendra
3. Dani Fadhlurrahman Sebagai
Dimas Cahya (Ahli Forensik)

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK


INDONESIA
DAERAH JAWATIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA“

2
SURAT PERINTAH PENANGKAPAN

Nomor : SP. Kap / 28 / V / 2015 / RESKRIMINAL


Pertimbangan : Bahwa untuk kepentingan penyelidikan dan atau
penyidikan tindak pidana, dan atau bagi pelaku pelanggaran
yang telah dipanggil 2 (dua) kali berturut – turut tidak
datang tanpa alasan yang sah, maka perlu mengeluarkan
Surat Perintah ini.

Dasar :
1. Pasal 5 ayat (1) b angka 1, Pasal 7 ayat (1) huruf d,
Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18, Pasal 19 dan Pasal 37
KUHAP.
2. Undang – undang No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian
Negara RI
3. Laporan Polisi NO. POL.
K/18/1/2017/RESKRIMINAL, tanggal 05 Juni 2016

DIPERINTAHKAN

Kepada :
1.PENYIDIK 3.PENYIDIK PEMBANTU
BAGUS OLIVER SUKMA KENCANA
Pangkat / Nrp : IPDA/66110012 Pangkat / Nrp : BRIPTU/86112385
2.PENYIDIK PEMBANTU 4.PENYIDIK PEMBANTU
JOKO SAPUTRO HANAFI JIOKO
Pangkat / Nrp : AIPDA / 71080163 Pangkat / Nrp : AIPDA / 7182936
Untuk :
1. Melakukan penangkapan terhadap :
Nama : Aswin Chresna Wijaya
Jenis Kelamin :Laki – laki
Tempat tanggal lahir : Surabaya, 22 Juni 1969 (umur 46 tahun)
Pekerjaan :Tidak Bekerja
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Tempat tinggal :Jln. Kalilom Lor Timur 3 No. 10

Dan membawa ke Kantor Polisi Daerah Tanjung Perak tersebut diatas untuk
segera dilakukan pemeriksaan, karena diduga keras melakukan Tindak Pidana
tanpa hak atau melawan hukum bersama-sama atau turut serta atau berdiri sendiri-
sendiri dalam melakukan tindak pidana pencurian yang mengakibatkan hilangnya
nyawa seseorang dan dalam kasus ini dikenakan pasal 365 junto pasal 55 ayat
(1) angka 1, Pasal 339 junto pasal 55 ayat (1) angka 1, Pasal 363 junto pasal
55 ayat(1) angka 1.
2. Setelah melaksanakan perintah ini agar membuat Berit Acara Penangkapan.

3
3. Surat Perintah ini berlaku dari tanggal 19 Januari 2015 s/d 20 Juni 2015.
Dikeluarkan di : Surabaya
Pada tanggal : 17 Januari 2015
a.n. KEPALA
KEPOLISIAN DAERAH SURABAYA
KASAT RESKRIMINAL Selaku
PENYIDIK

A.A. ADIARYAWAN
INSPEKTUR
JENDRAL NRP 57000358
Pada hari ini Senin tanggal 19 Januari 2015 , lembar ke V Surat Penangkapan
diserahkan kepada tersangka dan tembusan kepada keluarganya.

Yang menerima/tersangka Yang menyerahkan

Aswin Chresna Wijaya AKP. I NENGAH


PINPIN
PDA/66110012

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK


INDONESIA
DAERAH JAWATIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA“

4
SURAT PERINTAH PENANGKAPAN

Nomor : SP. Kap / 28 / V / 2015 / RESKRIMINAL


Pertimbangan : Bahwa untuk kepentingan penyelidikan dan atau
penyidikan tindak pidana, dan atau bagi pelaku pelanggaran
yang telah dipanggil 2 (dua) kali berturut – turut tidak
datang tanpa alasan yang sah, maka perlu mengeluarkan
Surat Perintah ini.

Dasar :
1. Pasal 5 ayat (1) b angka 1, Pasal 7 ayat (1) huruf d,
Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18, Pasal 19 dan Pasal 37
KUHAP.
2. Undang – undang No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian
Negara RI
3. Laporan Polisi NO. POL.
K/18/1/2017/RESKRIMINAL, tanggal 05 Juni 2016

DIPERINTAHKAN

Kepada :
1.PENYIDIK 3.PENYIDIK PEMBANTU
BAGUS OLIVER SUKMA KENCANA
Pangkat / Nrp : IPDA/66110012 Pangkat / Nrp : BRIPTU/
86112385
2.PENYIDIK PEMBANTU 4.PENYIDIK PEMBANTU
JOKO SAPUTRO HANAFI JIOKO
Pangkat / Nrp : AIPDA / 71080163 Pangkat / Nrp : AIPDA / 7182936
Untuk :
1. Melakukan penangkapan terhadap :
Nama :Adi Setia
Jenis Kelamin : Laki – laki
Tempat tanggal lahir : Surabaya, 25 Februari 1969
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Tempat tinggal : Jln. Kalilom Lor Timur 3 No.08
Dan membawa ke Kantor Polisi Daerah Tanjung Perak tersebut diatas untuk
segera dilakukan pemeriksaan, karena diduga keras melakukan Tindak Pidana
tanpa hak atau melawan hukum bersama-sama atau turut serta atau berdiri sendiri-
sendiri dalam melakukan tindak pidana pencurian yang mengakibatkan hilangnya
nyawa seseorang dan dalam kasus ini dikenakan pasal 365 junto pasal 55 ayat

5
(1) angka 1, Pasal 339 junto pasal 55 ayat (1) angka 1, Pasal 363 junto pasal
55 ayat(1) angka 1.
2. Setelah melaksanakan perintah ini agar membuat Berit Acara Penangkapan.
3. Surat Perintah ini berlaku dari tanggal 19 Januari 2015 s/d 20 Juni 2015.
Dikeluarkan di : Surabaya
Pada tanggal : 17 Januari 2015
a.n. KEPALA
KEPOLISIAN DAERAH SURABAYA
KASAT RESKRIMINAL Selaku
PENYIDIK

A.A. ADIARYAWAN
INSPEKTUR
JENDRAL NRP 57000358
Pada hari ini Senin tanggal 19 Januari 2015 , lembar ke V Surat Penangkapan
diserahkan kepada tersangka dan tembusan kepada keluarganya.

Yang menerima/tersangka Yang menyerahkan

Aswin Chresna Wijaya AKP. I NENGAH


PINPIN
PDA/66110012

KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK
Jalan Kalianget, 01 Surabaya 60165

Surabaya, 11 Januari 2015

Nomor : SP. Kap / 28 / V / 2015 / RESKRIMINAL


Klasifikasi : BIASA
Lampiran : Satu Lembar
Perihal : Pemberitahuan penahanan

6
Kepada
Yth. Keluarga Tersangka
ASWIN
CHRESNA Bin DIDIK
d/a Jl. Kalilom Lor
Timur 3/10 Rt.06 Rw.10
Kel.Tanah Kali
Kedinding kec. Kenjeran
Di
Surabaya

1. Rujukan :

a. Pasal 20 ayat (1) Pasal 21 (3) KUHAP.


b. Undang – undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik
Indonesia.
c. Surat perintah penahanan Nomor : SPP/11/I/2017/Satresnarkoba,tanggal
27 Januari 2017.

2. Dengan ini diberitahukan bahwa pada hari jumat tanggal 27 Januari 2017
Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah melakukan penahanan
terhadap tersangka seorang Laki –laki dengan identitas :

Nama : ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin DIDIK


Jenis Kelamin : Laki – laki
Tempat/tgl.lahir : Surabaya, 22 Juni 1969
Agama : Islam

7
Pekerjaan : Tidak Bekerja
Kewarganegaraan : Indonesia
Tempat Tinggal : Jl.Kalilom Lor Timur 3/10 Rt.06 Rw.10 Kel.
Tanah Kali KedindingKec. Kenjeran Surabaya.
Karena telah melakukan Tindak pidana pencurian yang disertai atau diikuti
dengan kekerasan, atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud
untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian, atau dalam hal
tertangkap tangan, untuk memungkingkan melarikan diri sendiri atau peserta
lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri sebagaimana dalam
pasal 365 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1.

3. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami menghimbau saudara (I) agar
mewaspadai bentuk – bentuk penipuan berkenan proses Penyidikan perkara
tersebut dengan modus antara lain :
a. Setiap orang mengaku Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak / Wakapolres /
Kasat Reskrim / Kanit / Penyidik / Ajudan yang meminta imbalan uang /
barang dengan janji bisa membantu untuk membebaskan tersangka.
b. Apabila ada hal – hal lain yang berkaitan dengan proses Penyidikan yang
saudara(i) perlu sampaikan dapat menghubungi Penyidik / Penyidik
Pembantu atas nama JOKO SAPUTRO dengan No. Telp. 082145186245
di Kantor Satreskriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak JL. Kalianget
No. 01 Surabaya , Surat Perintah terlampir.
4. Demikian untuk menjadi maklum,
KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK
KASAT RESKRIMINAL
SELAKU PENYIDIK

REDIK TRIBAWANTO, S.Sos,


S.H, M.H,
AJUN KOMISARIS POLISI NRP
69020112

KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK
Jalan Kalianget, 01 Surabaya 60165
Surabaya, 11 Januari 2015

Nomor : SP. Kap / 28 / V / 2015 / RESKRIMINAL


Klasifikasi : BIASA
Lampiran : Satu Lembar
Perihal : Pemberitahuan penahanan

Kepada
Yth. Keluarga Tersangka ADI SETIA Bin
SLAMET

8
d/a Jl. Kalilom Lor Timur 3/10 Rt.06 Rw.10
Kel.Tanah Kali Kedinding kec. Kenjeran
Di
Surabaya

1. Rujukan :

a. Pasal 20 ayat (1) Pasal 21 (3) KUHAP.


b. Undang – undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik
Indonesia.
c. Surat perintah penahanan Nomor : SPP/11/I/2017/Satresnarkoba,tanggal
27 Januari 2017.

2. Dengan ini diberitahukan bahwa pada hari jumat tanggal 27 Januari 2017
Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah melakukan penahanan
terhadap tersangka seorang Laki –laki dengan identitas :

Nama : ADI SETIA bin SLAMET


Jenis Kelamin : Laki – laki
Tempat/tgl.lahir : Surabaya, 25 Februari 1967 (Umur 48
Tahun)
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Kewarganegaraan : Indonesia

9
Tempat Tinggal : Jl.Kalilom Lor Timur 3/08 Rt.06 Rw.10 Kel.
Tanah Kali KedindingKec. Kenjeran Surabaya.
Karena telah melakukan Tindak pidana pencurian yang disertai atau diikuti
dengan kekerasan, atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud
untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian, atau dalam hal
tertangkap tangan, untuk memungkingkan melarikan diri sendiri atau peserta
lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri sebagaimana dalam
pasal 365 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1.
3. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami menghimbau saudara (I) agar
mewaspadai bentuk – bentuk penipuan berkenan proses Penyidikan perkara
tersebut dengan modus antara lain :
c. Setiap orang mengaku Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak / Wakapolres /
Kasat Reskrim / Kanit / Penyidik / Ajudan yang meminta imbalan uang /
barang dengan janji bisa membantu untuk membebaskan tersangka.
d. Apabila ada hal – hal lain yang berkaitan dengan proses Penyidikan yang
saudara(i) perlu sampaikan dapat menghubungi Penyidik / Penyidik
Pembantu atas nama JOKO SAPUTRO dengan No. Telp. 082145186245
di Kantor Satreskriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak JL. Kalianget
No. 01 Surabaya , Surat Perintah terlampir.
4. Demikian untuk menjadi maklum,
KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK
KASAT RESKRIMINAL
SELAKU PENYIDIK

REDIK TRIBAWANTO,
S.Sos,S.H, M.H,
AJUN KOMISARIS POLISI NRP
69020112

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

SURAT PERINTAH PENYITAAN


Nomor : Sprint-Dah/08/I/2015/Satreskriminal

Pertimbangan : Bahwa untuk kepentingan penyidikan tindak pidana,


penuntutan dan peradilan perlu dilakukan tindakan hukum
berupa penyitaan terhadap barang-barang/benda-benda yang
diduga ada kaitannya baik langsung maupun tidak langsung
dengan tindak pidana yang telah terjadi, maka perlu
dikeluarkan surat perintah ini.

10
Dasar : 1. Pasal 1 butir 16, Pasal 5 ayat (1) huruf b angka 1, Pasal 7
ayat (1) huruf d,
Pasal 11, Pasal 38, Pasal 39, Pasal 40, Pasal 44, Pasal 128,
Pasal 129,
Pasal 130 dan Pasal 131 KUHAP.
2. Undang-Undang RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian
Negara Republik
Indonesia.
3. Laporan polisi Nomor :
LP/18/I/2015/JATIM/RESKRIMINAL TG. PERAK,
tanggal 2 Februari 2015.
4. Penetapan penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri
Surabaya Nomor :
tanggal : 3 Februari 2015.

DIPERINTAHKAN
Penyidik / Penyidik pembantu :
1. Bagus Oliver IPDA NRP 66110012 Jabatan
Penyidik
2. Joko Saputro AIPDA NRP 71080163 Jabatan
P. Pembantu
3. Sukma Kencana BRIPTU NRP 86112385
Jabatan P. Pembantu
4. Hanafi Jioko BRIPTU NRP 70012181
Jabatan P. Pembantu

Untuk :

1. Melakukan Penyitaan barang bukti yang diduga ada kaitannya dengan


Tindak Pidana pencurian disertai kekerasan yang menyebabkan hilangnya
nyawa seseorang. Sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 365 Jo 55
ayat 1, Pasal 363 Jo 55 ayat 1, Pasal 362 Jo 55 ayat 1 KUHPidana yang
terjadi pada tanggal 3 Januari 2015 pada saat dini hari, di JL. Kalilom Lor
Timur 3 No.20 RT. 06 RW. 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding
Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Dengan barang bukti berupa :
 1 (satu) buah Garpu yang terbuat dari Stainless Steel
 1 (satu) buah Sweater berwarna putih dengan logo berwarna hitam
 1 (satu) buah Daster berwarna kuning sembur kombinasi biru
 1 (satu) lembar cek pembayaran pelunasan hutang atas nama Aswin
Chresna Wijaya

2. Disita dari :
Nama : ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin Didik

11
Umur : 48 Tahun
Pekerjaan : Tidak Bekerja
Alamat: Kalilom Lor Timur 3 No. 10
Kecamatan Kenjeran Surabaya
3. Melakukan pembungkusan dan atau penyegelan dan dilabel terhadap
benda atau surat atau tulisan lain.
4. Setelah melaksanakan Surat Perintah ini pada kesempatan pertama harus
membuat Berita Acara Penyitaan.
Selesai :-

Dikeluarkan di : Surabaya
Pada tanggal : 2 Februari
2015
Yang menerima perintah a.n KAPOLRES PELABUHAN
TANJUNG PERAK
KASAT
RESKRIMINAL
SELAKU
PENYIDIK

BAGUS OLIVER REDIK TRIBAWANTO,


S.Sos., S.H., M.H.
IPDA NRP 66110012 AJUN KOMISARIS
POLISI NRP 69020112

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

SURAT PERINTAH PENYITAAN


Nomor : Sprint-Dah/08/I/2015/Satreskriminal

Pertimbangan : Bahwa untuk kepentingan penyidikan tindak pidana berupa


tindakan penggeledahan rumah dan atau tempat tertutup
lainnya, maka perlu mengeluarkan Perintah ini.
Dasar : 1. Pasal 1 butir 16, Pasal 5 ayat (1) huruf b angka 1, Pasal 7
ayat (1) huruf d,

12
Pasal 11, Pasal 38, Pasal 39, Pasal 40, Pasal 44, Pasal 128,
Pasal 129,
Pasal 130 dan Pasal 131 KUHAP.
2. Undang-Undang RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian
Negara Republik
Indonesia.
3. Laporan polisi Nomor :
LP/18/I/2015/JATIM/RESKRIMINAL TG. PERAK,
tanggal 2 Februari 2015.
4. Penetapan penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri
Surabaya Nomor :
tanggal : 3 Februari 2015.

DIPERINTAHKAN
Penyidik / Penyidik pembantu :
1. Bagus Oliver IPDA NRP 66110012 Jabatan
Penyidik
2. Joko Saputro AIPDA NRP 71080163 Jabatan
P. Pembantu
3. Sukma Kencana BRIPTU NRP 86112385
Jabatan P. Pembantu
4. Hanafi Jioko BRIPTU NRP 70012181
Jabatan P. Pembantu

Untuk : 1. Melakukan Penyitaan barang bukti yang diduga ada


kaitannya dengan
Tindak Pidana pencurian disertai kekerasan yang
menyebabkan hilangnya
nyawa seseorang. Sebagaimana yang dimaksud dalam
Pasal 365 Jo 55
ayat 1, Pasal 363 Jo 55 ayat 1, Pasal 362 Jo 55 ayat 1
KUHPidana yang
terjadi pada tanggal 3 Januari 2015 pada saat dini hari, di
JL. Kalilom Lor
Timur 3 No.20 RT. 06 RW. 10 Kelurahan Tanah Kali
Kedinding Kecamatan
Kenjeran Kota Surabaya. Dengan barang bukti berupa :
 1 (satu) buah Garpu yang terbuat dari Stainless Steel
 1 (satu) buah Sweater berwarna putih dengan logo berwarna hitam
 1 (satu) buah Daster berwarna kuning sembur kombinasi biru
 1 (satu) lembar cek pembayaran pelunasan hutang atas nama Aswin
Chresna Wijaya
2. Disita dari :
Nama : ADI SETIA Bin Ahmad
Umur : 46 Tahun
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat: Kalilom Lor Timur 3 No. 08 Kelurahan Kalidami
Kecamatan Kenjeran Surabaya
3. Melakukan pembungkusan dan atau penyegelan dan
dilabel terhadap benda atau surat atau tulisan lain.

13
4. Setelah melaksanakan Surat Perintah ini pada
kesempatan pertama harus
membuat Berita Acara Penyitaan.
Selesai :-

Dikeluarkan di : Surabaya
Pada tanggal : 2 Februari
2015
Yang menerima perintah a.n KAPOLRES PELABUHAN
TANJUNG PERAK
KASAT
RESKRIMINAL
SELAKU
PENYIDIK

BAGUS OLIVER REDIK TRIBAWANTO,


S.Sos., S.H., M.H.
IPDA NRP 66110012 AJUN KOMISARIS
POLISI NRP 69020112

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

SURAT PERINTAH PENGGELEDAHAN


Nomor : Sprint-Dah/08/I/2015/Satreskriminal

Pertimbangan : Bahwa untuk kepentingan penyidikan tindak pidana berupa


tindakan penggeledahan rumah dan atau tempat tertutup
lainnya, maka perlu mengeluarkan Perintah ini.

14
Dasar : 1. Pasal 5 ayat (1) huruf b angka 1, Pasal 7 ayat (1) huruf d,
Pasal 11, Pasal
16, Pasal 18, Pasal 32, Pasal 33, Pasal 34, Pasal 35, Pasal
125, Pasal 126,
Pasal 127 KUHAP.
2. Undang-Undang RI No.2 tahun 2002 Tentang Kepolisian
Negara Republik
Indonesia .
3. Surat Perintah Tugas Nomor : Sprint-
Dah/08/I/2016/Satreskriminal, tanggal
4. Surat Ijin Penggeledahan dari Ketua Pengadilan Negeri
Surabaya Nomor :

DIPERINTAHKAN
Penyidik / Penyidik pembantu :
1. Bagus Oliver IPDA NRP 66110012
Jabatan Penyidik
2. Joko Saputro AIPDA NRP 71080163
Jabatan P. Pembantu
3. Sukma Kencana BRIPTU NRP 86112385
Jabatan P. Pembantu
4. Hanafi Jioko BRIPTU NRP 70012181
Jabatan P. Pembantu

Untuk : 1. Melakukan Penggeledahan badan dan atau rumah yang


dikuasai oleh tersangka ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin
Didik di Rumah yang beralamatkan di Kalilom Lor Timur 3
No. 10 RT. 06 RW. 08 Kelurahan Tanah Kali Kedinding
Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya sebagai tempat kejadian
perkara/tempat disembunyikan barang barang bukti
sehubungan dengan terjadinya Tindak Pidana pencurian
disertai kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa
seseorang. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 Jo 55 ayat
1, Pasal 363 Jo 55 ayat 1, Pasal 362 Jo 55 ayat 1 KUHPidana
yang dilakukan oleh tersangka yaitu :

Nama : ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin


Didik
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Tempat/Tgl, Lahir: 22 Juni 1969 ( umur 46 tahun)
Pekerjaan : Tidak Bekerja
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Alamat : Kalilom Lor Timur 3 No. 10
Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran
Surabaya

2. Penggeledahan dilaksanakan untuk kepentingan


pemeriksaan atau penyitaan dan atau penangkapan tersangka.

15
3. Setelah melaksanaan Surat Perintah ini paling lambat dalam
waktu 2 (dua) hari harus membuat Berita Acara
Penggeledahan.

Selesai :

Dikeluarkan di : Surabaya
Pada tanggal : 19 Januari
2015
Yang menerima perintah a.n KAPOLRES PELABUHAN
TANJUNG PERAK
KASAT
RESKRIMINAL
SELAKU
PENYIDIK

BAGUS OLIVER REDIK TRIBAWANTO,


S.Sos., S.H., M.H.
IPDA NRP 66110012 AJUN KOMISARIS
POLISI NRP 69020112

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

SURAT PERINTAH PENGGELEDAHAN


Nomor : Sprint-Dah/08/I/2015/Satreskriminal

16
Pertimbangan : Bahwa untuk kepentingan penyidikan tindak pidana berupa
tindakan penggeledahan rumah dan atau tempat tertutup
lainnya, maka perlu mengeluarkan Perintah ini.
Dasar : 1. Pasal 5 ayat (1) huruf b angka 1, Pasal 7 ayat (1) huruf d,
Pasal 11, Pasal
16, Pasal 18, Pasal 32, Pasal 33, Pasal 34, Pasal 35, Pasal
125, Pasal 126,
Pasal 127 KUHAP.
2. Undang-Undang RI No.2 tahun 2002 Tentang Kepolisian
Negara Republik
Indonesia .
3. Surat Perintah Tugas Nomor : Sprint-
Dah/08/I/2016/Satreskriminal, tanggal
4. Surat Ijin Penggeledahan dari Ketua Pengadilan Negeri
Surabaya Nomor :

DIPERINTAHKAN
Penyidik / Penyidik pembantu :
1. Bagus Oliver IPDA NRP 66110012
Jabatan Penyidik
2. Joko Saputro AIPDA NRP 71080163
Jabatan P. Pembantu
3. Sukma Kencana BRIPTU NRP 86112385
Jabatan P. Pembantu
4. Hanafi Jioko BRIPTU NRP 70012181
Jabatan P. Pembantu

Untuk : 1. Melakukan Penggeledahan badan dan atau rumah yang


dikuasai oleh tersangka ADI SETIA Rumah yang
beralamatkan di Kalilom Lor Timur 3 No. 08 Kelurahan
Kalidami Kecamatan Kenjeran Surabaya sebagai tempat
kejadian perkara/tempat disembunyikan barang barang bukti
sehubungan dengan Tindak Pidana pencurian disertai
kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.
Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 Jo 55 ayat 1, Pasal
363 Jo 55 ayat 1, Pasal 362 Jo 55 ayat 1 KUHPidana yang
dilakukan oleh tersangka yaitu :

Nama : ADI SETIA Bin Ahmad


Jenis Kelamin : Laki-Laki
Tempat/Tgl, Lahir: 25 Februari 1967 (umur 48 tahun)
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Alamat : Kalilom Lor Timur 3 No. 08
Kelurahan Kalidami Kecamatan Kenjeran Surabaya

2. Penggeledahan dilaksanakan untuk kepentingan


pemeriksaan atau penyitaan dan atau penangkapan tersangka.
3. Setelah melaksanaan Surat Perintah ini paling lambat dalam
waktu 2 (dua) hari harus membuat Berita Acara
Penggeledahan.

17
Selesai :

Dikeluarkan di : Surabaya
Pada tanggal : 19 Januari 2015
Yang menerima perintah a.n KAPOLRES PELABUHAN
TANJUNG PERAK
KASAT
RESKRIMINAL
SELAKU
PENYIDIK

BAGUS OLIVER REDIK TRIBAWANTO,


S.Sos., S.H., M.H.
IPDA NRP 66110012 AJUN KOMISARIS
POLISI NRP 69020112

BERITA ACARA PERSIDANGAN


Nomer : Pidana 1108/Pid.B/2015/PN.Sby
(sidang ke-1)
Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili
perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 6 April tahun 2015 dalam perkara
terdakwa;
ASWIN CHRESNA WIJAYA
ADI SETIA

18
SUSUNAN PERSIDANGAN:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira

Setelah sidang dibuka oleh Hakim Ketua dan dinyatakan terbuka untuk umum,
maka atas perintah Hakim Ketua kepada Jaksa/Penuntut Umum agar terdakwa
dihadapkan masuk ke ruang sidang
Kemudian Terdakwa oleh Petugas dihadapkan di muka persidangan dalam
keadaan bebas tanpa diborgol, akan tetapi tetap di jaga dengan baik oleh Petugas,
yang atas pertanyaan Hakim Ketua mengaku bernama:
ASWIN CHRESNA WIJAYA
Lahir di Surabaya 22 Juni 1969, Umur 49 tahun, laki-laki, Warga Negara
Indonesia, tempat tinggal di Jalan Kalilom Lor Timur 3 Nomor 10 Surabaya,
agama Islam, pekerjaaan tidak ada.

ADI SETIA

Lahir di Surabaya 25 Februari 1967 , umur 48 Tahun, laki – laki Warga Negara
Indonesia, tempat tinggal Jalan Kalilom Lor Timur 3 Nomor 8 Surabaya, agama
islam, Karyawan Swasta.

Terdakwa didamping Penasehat Hukum bernama Alvin Adi N.,SH.,MH., dan


Nadya Umiyatul B/,SH.,MH. keduanya adalah Advokat.

Lebih lanjut Terdakwa menyatakan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan siap
mengikuti persidangan pada hari ini;

Selanjutnya atas perintah Hakim Ketua, Jaksa/Penuntut Umum lalu membacakan


Surat Dakwaan tertanggal 6 April Tahun 2015 dengan Nomor Regester Perkara
No. 1108/Pid.B/2015/PN.Sby sebagaimana surat dakwaan terlampir; Sebelumnya
kepada Terdakwa diperingatkan oleh Hakim Ketua agar menyimak dengan baik
perihahal dakwakan pada Terdakwa;
Atas pertanyaan Hakim Ketua sehubungan dengan surat dakwaan yang telah

19
dibacakan oleh Jaksa/Penuntut Umum tersebut, Terdakwa/Penasehat Hukumnya
menyatakan telah mengerti dan tidak mengajukan eksepsi. Karena saksi dalam
persidangan tidak bisa dihadirkan maka sidang ditunda selama 1 minggu untuk
mengahdirkan semua saksi tanggal 13 April 2015.

Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan ditunda.


Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan
Panitera Pengganti.
Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

BERITA ACARA PERSIDANGAN


Nomer : Pidana 1108/Pid.B/2015/PN.Sby
(sidang ke-2)
Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili
perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 13 April tahun 2015 dalam perkara
terdakwa;
ASWIN CHRESNA WIJAYA
ADI SETIA

20
SUSUNAN PERSIDANGAN:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira

Setelah sidang dibuka oleh Hakim Ketua dan dinyatakan terbuka untuk umum,
maka atas perintah Hakim Ketua kepada Jaksa/Penuntut Umum agar terdakwa
dihadapkan masuk ke ruang sidang
Kemudian Terdakwa oleh Petugas dihadapkan di muka persidangan dalam
keadaan bebas tanpa diborgol, akan tetapi tetap di jaga dengan baik oleh Petugas,
yang atas pertanyaan Hakim Ketua mengaku bernama:
ASWIN CHRESNA WIJAYA
Lahir di Surabaya 22 Juni 1969, Umur 49 tahun, laki-laki, Warga Negara
Indonesia, tempat tinggal di Jalan Kalilom Lor Timur 3 Nomor 10 Surabaya,
agama Islam, pekerjaaan tidak ada.

ADI SETIA

Lahir di Surabaya 25 Februari 1967 , umur 48 Tahun, laki – laki Warga Negara
Indonesia, tempat tinggal Jalan Kalilom Lor Timur 3 Nomor 8 Surabaya, agama
islam, Karyawan Swasta.

Terdakwa didamping Penasehat Hukum bernama Alvin Adi N.,SH.,MH., dan


Nadya Umiyatul B/,SH.,MH. keduanya adalah Advokat.

Lebih lanjut Terdakwa menyatakan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan siap
mengikuti persidangan pada hari ini;

Selanjutnya adalah pembacaan keberatan dari surat dakwaan oleh Penasehat


hukum terdakwa. Kemudian sidang ditunda selama 1 minggu untuk
mendengarkan putusan sela oleh hakim terhadap keberatan yang diajukan oleh
Penasehat hukum terdakwa pada tanggal 20 April 2015
Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan ditunda.
Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan

21
Panitera Pengganti.
Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

BERITA ACARA PERSIDANGAN


Nomer : Pidana 1108/Pid.B/2015/PN.Sby
(sidang ke-3)
Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili
perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 20 April tahun 2015 dalam perkara
terdakwa;
ASWIN CHRESNA WIJAYA
ADI SETIA

22
SUSUNAN PERSIDANGAN:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira

Terdakwa 1 dan Terdakwa 2 didamping Penasehat Hukum bernama Alvin Adi


N.,SH.,MH., dan Nadya Umiyatul B/,SH.,MH. keduanya adalah Advokat.

Setelah sidang dibuka oleh Hakim Ketua dan dinyatakan terbuka untuk umum,
maka atas perintah Hakim Ketua kepada Jaksa/Penuntut Umum agar terdakwa
dihadapkan masuk ke ruang sidang
Selanjutnya, mengingat agenda sebelumnya adalah pembacaan keberatan oleh
penasehat hukum terdakwa, maka acara persidangan dilanjut dengan pembacaan
putusan sela oleh majelis hakim.
Atas pertanyaan Hakim Ketua sehubungan dengan keberatan yang telah dibacakan
oleh Terdakwa/Penasehat Hukumnya menyatakan bahwa keberatan ditolak dan
persidangan dilanjutkan acara pembuktian yakni pemeriksaan saksi-saksi dan
penyerahan barang bukti. Atas perintah Majelis hakim Jaksa Penuntut umum akan
menyiapkannya dengan mohon waktu diundur selama 1 minggu, Karena saksi
dalam persidangan tidak bisa dihadirkan untuk mengahdirkan semua saksi tanggal
27 April 2015.

Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan ditunda.


Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan
Panitera Pengganti.
Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

23
BERITA ACARA SIDANG LANJUTAN
No.: 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

(Sidang ke-4)

Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili


perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari hari Senin tanggal 27 April tahun 2015 dalam
perkara Terdakwa :
ASWIN CHRESNA WIJAYA
ADI SETIA

24
Adapun susunan persidangan adalah:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira
Terdakwa didamping Penasehat Hukum bernama Alvin Adi Nugraha, SH., MS
dan Nadya Umiyatul B.,SH.,MH., keduanya adalah Advokat.

Setelah sidang dibuka oleh Hakim Ketua dan dinyatakan terbuka untuk umum,
maka atas perintah Hakim Ketua kepada Jaksa/Penuntut Umum agar terdakwa
dihadapkan masuk ke ruang sidang;
Sesuai penundaan sidang minggu lalu, sidang hari ini tentang pemeriksaan saksi.
Saksi yang dihadirkan oleh Jaksa/Penuntut Umum berjumlah 3 orang. Dan
dilakukan pemanggilan bersekala lagi, kemudian dilakukan penyumpahan kepada
saksi atas pernyataannya.

Saksi Jaksa/Penuntut Umum 1;

ELVIRA FITRA O.

Lahir di Surabaya 23 Oktober 1980, Perempuan, Warga Negara Indonesia, tempat


tinggal di Taman Aloha F-4 Nomor 08 Sidoarjo , agama Islam, pekerjaaan
Karyawan swasta

Saksi Jaksa/Penuntut Umum 2;

DANI DIRGANTARA

Lahir di Surabaya 29 November 1979, laki-laki, Warga Negara Indonesia, tempat


tinggal di Rungkut Lor RL 5-J13 Surabaya, agama Islam, pekerjaaan Karyawan
Swasta.

Saksi Jaksa/Penutut Umum 3;

DINAR

Lahir di Pamekasan 1 April 1983 , perempuan, Warga Negara Indonesia, tempat

25
tinggal di Jalan Kalilom Lor Timur 3 nomor 5 RT 6 RW 10 Surabaya, pekerjaan
Ibu Rumah Tangga.

Berhubung tidak ada lagi saksi yang perlu dihadirkan maka dilanjutkan dengan
sidang pemeriksaan terdakwa. Hakim Ketua meminta agar terdakwa kembali
duduk ditengah lagi dan memeberikan keterangan dan dilakukan penyumpahan
atas keterangannya. Keterangan yang diberikan oleh terdakwa cukup Hakim
Ketua bertanya kepada Penasehat Hukum apakah ada saksi yang meringankan,
Penasehat Hukum pun hendak mengajukan 1 orang saksi meringankan dan
memohon waktu 1 minggu untuk menghadirkan saksi meringankan di
persidangan berikutnya.

Setelah Hakim berunding dengan Majelis dan menanyakan bersetujuan kepada


Jaksa/Penuntut Umum, Hakim Ketua memutuskan untuk menunda sidang selama
1 minggu untuk memberi kesempatan kepada Penasehat Hukum untuk
menghadirkan saksi yang lainnya, maka sidang ditunda sampai hari Senin 4 Mei
2015 pukul 09.00 WIB,

Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan ditunda.


Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan
Panitera Pengganti.
Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

BERITA ACARA SIDANG LANJUTAN


No.: 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

(Sidang ke-5)

Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili


perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari hari Senin tanggal 4 Mei tahun 2015 dalam perkara
Terdakwa :
ASWIN CHRESNA WIJAYA

26
ADI SETIA
Adapun susunan persidangan adalah:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira
Terdakwa-terdakwa didampingi Penasehat Hukum bernama Alvin Adi Nugraha,
SH., MS dan Nadya Umiyatul B.,SH.,MH., keduanya adalah Advokat.

Sesuai dengan penundaan siding minggu lalu, agenda siding hari ini adalah
mendengarkan keterangan saksi yang meringankan, Hakim Ketua meminta agar
Penasehat Hukum memanggil 3 orang saksi. Pemanggilan dilakukan dengan
bersekala, dan kemudian dilakukan penyumpahan atas pernyataan yang telah
diberikan.

Saksi Penasehat Hukum 1;

MUHAMMAD RIZKY BAIHAQY

Lahir di Surabaya 18 November 1971 , umur 44 tahun Laki-laki, Warga Negara


Indonesia, tempat tinggal di Jalan Kalilom Lor Timur Nomor 13 Surabaya, agama
Islam.Pekerjaan Karyawan Swasta.

Saksi Penasehat Hukum 2;

DIMAS CAHYA, Dmf., S.Pf.

Lahir di Surabaya1 September 1961, umur 54 tahun Laki-laki, Warga Negara


Indonesia, tempat tinggal di Perumahan Central Park Cluster Beryl B-22
Surabaya, agama Islam. Pekerjaan Ahli Forensik.

Saksi Penasehat Hukum 3;

MAHENDRA

Lahir di Surabaya 29 April 1960 , umur 55 tahun Laki-laki, Warga Negara


Indonesia, tempat tinggal di Jalan Rungkut Asri Timur XV / 54 Surabaya, agama
Islam. Pekerjaan Ahli Digtal Forensik.

27
Berhubung tidak ada lagi saksi yang perlu dihadirkan maka, pemeriksaan sudah
selesai dan agenda sidang berikutnya yaitu tuntutan. Hakim Ketua menanyakan
kepada Jaksa/Penuntut Umum apakah sudah menyiapakan tuntutan.
Jaksa/Penuntut Umum meminta waktu 1 minggu untuk menyiapakan tuntutan.

Setelah Hakim berunding dengan Majelis dan menanyakan bersetujuan kepada


Penasehat Hukum, Hakim Ketua memutuskan untuk menunda sidang selama 1
minggu untuk memberi kesempatan kepada Jaksa/Penuntut Umum untuk
menyiapkan tuntutan, maka sidang ditunda sampai hari Senin tanggal 11 Mei
2015 pukul 09.00 WIB,

Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan ditunda.


Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan
Panitera Pengganti.
Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

BERITA ACARA SIDANG LANJUTAN


No.: 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

(Sidang ke-6)

Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili


perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari hari Senin tanggal 11 Mei tahun 2015 dalam perkara
Terdakwa :
ASWIN CHRESNA WIJAYA
ADI SETIA

28
Adapun susunan persidangan adalah:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira
Terdakwa-terdakwa didampingi Penasehat Hukum bernama Alvin Adi Nugraha,
SH., MS dan Nadya Umiyatul B.,SH.,MH., keduanya adalah Advokat.

Sesuai dengan penundaan siding minggu lalu, agenda siding hari ini adalah
pembacaan tuntutan. Hakim Ketua meminta agar penuntut umum membaca surat
tuntutan. Berhubung penasihat hukum akan mengajukan pembelaan.

Setelah Hakim berunding dengan Majelis dan menanyakan bersetujuan kepada


Jaksa Penutut Umum, Hakim Ketua memutuskan untuk menunda sidang selama 1
minggu untuk memberi kesempatan kepada penasehat hukum untuk menyiapkan
tuntutan, maka sidang ditunda sampai hari Senin tanggal 18 Mei 2015 pukul 09.00
WIB,Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan ditunda.

Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan
Panitera.
Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

BERITA ACARA SIDANG LANJUTAN

No.: 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

(Sidang ke-7)

Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili


perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari hari Senin tanggal 18 Mei tahun 2015 dalam perkara
Terdakwa :

ASWIN CHRESNA WIJAYA

29
ADI SETIA
Adapun susunan persidangan adalah:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira
Terdakwa-terdakwa didampingi Penasehat Hukum bernama Alvin Adi Nugraha,
SH., MS dan Nadya Umiyatul B.,SH.,MH., keduanya adalah Advokat.

Sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu, agenda sidang hari ini adalah
pembacaan nota pembelaan oleh penasehat hukum terdakwa 1 dan 2.

Setelah Hakim berunding dengan Majelis dan menanyakan bersetujuan kepada


Jaksa Penutut Umum, Hakim Ketua memutuskan untuk menunda sidang selama 1
minggu untuk memberikan keputusan yakni putusan hakim , maka sidang ditunda
sampai hari Senin tanggal 25 Mei 2015 pukul 09.00 WIB,

Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan ditunda.

Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan
Panitera.

Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji


BERITA ACARA SIDANG LANJUTAN

No.: 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

(Sidang ke-8)

Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili


perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari hari Senin tanggal 25 Mei tahun 2015 dalam perkara
Terdakwa :

ASWIN CHRESNA WIJAYA

30
ADI SETIA
Adapun susunan persidangan adalah:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira
Terdakwa-terdakwa didampingi Penasehat Hukum bernama Alvin Adi Nugraha,
SH., MS dan Nadya Umiyatul B.,SH.,MH., keduanya adalah Advokat.

Sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu, agenda sidang hari ini adalah
pembacaan Replik dari Jaksa Penuntut Umum atas nota pembelaan oleh penasehat
hukum terdakwa 1 dan 2. Setelah Hakim berunding dengan Majelis dan
menanyakan bersetujuan kepada Jaksa Penutut Umum, Hakim Ketua memutuskan
untuk menunda sidang selama 1 minggu untuk Mendengrakan pembacaan Duplik
drai Penasehat Hukum terdakwa 1 & 2, maka sidang ditunda sampai hari Senin
tanggal 8 Juni 2015 pukul 09.00 WIB,

Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan ditunda.Demikianlah


Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan Panitera.

Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

BERITA ACARA SIDANG LANJUTAN

No.: 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

(Sidang ke-9)

Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili


perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari hari Senin tanggal 8 Juni 2015 dalam perkara
Terdakwa:

ASWIN CHRESNA WIJAYA

31
ADI SETIA
Adapun susunan persidangan adalah:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira
Terdakwa-terdakwa didampingi Penasehat Hukum bernama Alvin Adi Nugraha,
SH., MS dan Nadya Umiyatul B.,SH.,MH., keduanya adalah Advokat.

Sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu, agenda siding hari ini adalah
pembacaan jawaban (Duplik ) dari penasehat hokum terdakwa 1 dan 2.

Setelah Hakim berunding dengan Majelis dan menanyakan bersetujuan kepada


Jaksa Penutut Umum, Hakim Ketua memutuskan untuk menunda sidang selama 1
minggu untuk memberikan keputusan yakni putusan hakim , maka sidang ditunda
sampai hari Senin tanggal 22 Juni 2015 pukul 09.00 WIB

Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan
Panitera.

Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

BERITA ACARA SIDANG LANJUTAN

No.: 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

(Sidang ke-10)

Persidangan terbuka Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili


perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa
yang dilaksanakan pada hari hari Senin tanggal 22 Juni 2015 dalam perkara
Terdakwa:

ASWIN CHRESNA WIJAYA


ADI SETIA

32
Adapun susunan persidangan adalah:
Hakim Ketua : Wahyu Seno Aji
Hakim anggota 1 : Nidya Prasetya Dewi
Hakim anggota 2 : Sela Suhartina
Jaksa penuntut Umum 1 : Salsabhila Chalwa
Jaksa penuntut Umum 2 : Hani Musfira
Terdakwa-terdakwa didampingi Penasehat Hukum bernama Alvin Adi Nugraha,
SH., MS dan Nadya Umiyatul B.,SH.,MH., keduanya adalah Advokat.

Sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu, agenda siding hari ini adalah
pembacaan putusan. Hakim Ketua meminta agar terdakwa mendengarkan putusan
yang dibacakan oleh hakim ketua. Berhubung terdakwa menerima putusan dan
tidak mengajukan banding maka, sidang dinyatakan telah selesai dan ditutup pada
tanggal 22 Juni 2015 dengan perintah pada JPU untuk melakukan penahanan
kepada terdakwa. Setelah itu kemudian oleh Hakim Ketua sidang dinyatakan di
tutup.

Demikianlah Berita Acara ini dibuat yang ditanda tangani oleh Hakim ketua dan
Panitera.

Panitera Pengganti Hakim Ketua,

Irine Ansella Sari, Wahyu Seno Aji

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

BERITA ACARA PEMERIKSAAN


(SAKSI)
---------- Pada hari Sabtu tanggal 3 Januari 2015 (Dua Ribu Lima Belas) sekitar
pukul 07.00 WIB, saya--------------------------------------------------------
-----------------------------------: BAGUS OLIVER
:-------------------------------------Pangkat IPDA NRP. 66110012 Jabatan selaku
penyidik pada kantor tersebut diatas, telah melakukan pemeriksaan terhadap

33
seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama
dengan :---------------------------------------
-----------------------------------: JOKO SAPUTRO
:------------------------------------Pangkat AIPDA NRP. 71080163 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :---
---------------------------------: SUKMA KENCANA
:-----------------------------------Pangkat BRIPTU NRP. 86112385 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :---
-------------------------------------: HANAFI JIOKO
:-------------------------------------Pangkat BRIPTU NRP. 70012181 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, mengaku bernama :---------
---------------------------: ELVIRA FITRA OCTAVIOLA : --------------------------
Jenis kelamin perempuan, umur 35 tahun, tempat lahir Surabaya tanggal lahir 23
Oktober 1980, agama Islam, Kewarganegaraan Indonesia, Pendidikan terakhir
SMA, Pekerjaan karyawan swasta, Alamat tinggal
………………….,----------------------------------------------------------------------
---------- Ia (ELVIRA FITRA OCTAVIOLA) diperiksa sebagai SAKSI dalam
perkara pidana dalam perkara pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud
dalam rumusan pasal 365 jo 55 ayat 1 KUHP, sehubungan dengan adanya laporan
polisi Nomor : LP/181/2015/JATIM/RES PEL TG. PERAK, tanggal 3 Januari
2015,---------------------------------------------------------------- Atas pertanyaan
pemeriksa ,akan yang diperiksa memberikan jawaban sebagai berikut dibawah
ini.--------------------------------------------------
PERTANYAAN
JAWABAN
1.---Bagaimana kesehatan saudara :
a. Pendengaran ?
------------------------------------------------------------------------
b.- Penglihatan ?
------------------------------------------------------------------------
c. Kejiwaan ?
------------------------------------------------------------------------
saat dilakukan pemeriksaan sekarang ini?
------------------------------------------------------------------------
---------- 01. Saya dalam kondisi sehat, untuk pendengaran
saya sehat, penglihatan normal, kejiwaan saya sehat.
2.---Saat ini saudara dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dalam
perkara pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud
dalam rumusan pasal 365 jo 55 ayat 1 KUHP, sehubungan
dengan adanya laporan polisi Nomor :
LP/181/2015/JATIM/RES PEL TG. PERAK, tanggal 3 Januari
2015, bersediahkan saudara dilakukan pemeriksaan sekarang
ini? ---------------------------------------------
---------- 02. Ya saya bersedia,

3.---Apakah saudara kenal dengan Korban (MAIMUNA) ?---------------------------

34
---------- 03. Iya, saya mengenal korban.

4. Bagaimana saudara bisa mengenal korban ?-----------------------------------------


---------- 04. Saya mengenal korban karena korban adalah
saudarasaya. ------------------------------
5. Apakah selama ini korban pernah berperilaku buruk ? ----------------------------
---------- 05. Tidak, dia tidak pernah berperilaku buruk.

6. Berada dimanakah saudara pada tanggal 3 Januari 2015 saat


dini hari?
----------------------------------------------------------------------------
---------- 06. Pada hari itu saya sedang tidur di rumah saya.

7. Jadi, saudara tidak mengetahui bahwa pada saat itu di rumah


korban terjadi pencurian ?
----------------------------------------------------------------------------
---------- 07. Tidak, saya tidak mengetahui bahwa pada saat itu
di rumah korban terjadi pencurian.

8.---Apakah saudara melihat ada yang aneh dari rumah korban


pada pagi hari ?
----------------------------------------------------------------------------
---------- 08. Tidak, saya tidak melihat ada yang aneh.

9. Bagaimana keadaan sekitar rumah korban pada saat pagi


itu ?-------------------- 09.Keadaan sekitar rumah korban terlihat
sepi. - -
10. Apa yang saudara lakukan saat melihat ada yang aneh dari
rumah korban ?
----------------------------------------------------------------------------
---------- 10. Saat itu saya memasuki rumah korban.

11.- Bersama dengan siapakah saudara memasuki rumah korban ? -------------------


---------- 11. Saat itu saya memasuki rumah korban bersama
dengan Dinar dan Dani.

12.- Bagaimana kondisi korban saat saudara memasuki rumah ? ----------------------

---------- 12. Saat memasuki rumah korban, saya melihat ada


garpu yang menancap di kepalanya. Selain itu juga bagian
mulut korban tertutup dengan sweater yang juga penuh dengan
darah. Saat itu kondisi korban sudah tidak bernyawa, karena
ketika kami mencoba untuk membangunkannya dia tidak
memberi respon apapun.

13. Barang bukti apa yang saudara temukan pada saat memasuki
rumah korban?
----------------------------------------------------------------------------

35
---------- 13. Pada saat itu ketika kami memasuki rumahnya,
saya melihat ada garpu yang menancap di kepala korban yang
sudah berlumuran dengan darah. Mulut korban saat itu ditutup
dengan menggunakan sweater putih dan korban memakai
daster.-------------------

14. Berada dimanakah saat itu barang bukti berupa :


 1 (satu) buah garpu yang terbuat dari stainless steel
 1 (satu) buah sweater berwarna putih dengan logo berwarna
hitam
 1 (satu) buah daster berwarna kuning corak biru
 1 (satu) buah CCTV
Yang saudara temukan pada saat saksi menemukan korban di
kediaman korban yang beralamat di Jl. Kalilom Lor Timur No.
20 ? -----
---------- 14. Dapat saat jeaskan barang bukti berupa :
 1 (satu) buah garpu saya lihat masih menancap
dalam kepala korban dengan keadaan
berlumuran darah
 1 (satu) buah sweater saya lihat berada
menutupi mulut korban dan sweater tersebut
banyak terkena darah yang keluar dari kepala
korban.
 1 (satu) buah daster saya lihat masih dipakai
oleh korban namun daster tersebut sudah
terkena darah.
 1 (satu) buah CCTV saya lihat berada di
bagian depan rumah korban
15. Milik siapakah barang bukti pada point No (13) yang saudara
temukan pada saat melakukan penggeledahan di Jl. Kalilom
Lor Timur No. 20 ?
----------------------------------------------------------------------------

---------- 15. Kemungkinan barang bukti yang berupa garpu,


daster dan CCTV itu milik korban sendiri. Karena saya pernah
melihat korban memakai daster itu dan garpu yang menusuk
kepala korban juga sama dengan garpu yang ada di dapur
rumah korban. Tetapi untuk barang bukti berupa sweater,
kemungkinan bukan milik korban karena saya tidak pernah
melihat korban memakai sweater itu.

16. Bagaimana saudara mengetahui kalau di rumah korban terjadi


pencurian?
----------------------------------------------------------------------------
---------- 16. Saya menduga di rumah korban terjadi pencurian
karena pada saat saya memasuki rumah korban kondisi rumah
dalam keadaan berantakan dan pintu kamar korban terbuka.
Saat itu Dinar yang memeriksa kamar korban mengatakan
bahwa brankas di almari korban dalam keadaan terbuka dan
kosong.

36
17. Apakah saudara mengetahui siapa yang melakukan pencurian
di rumah korban?
----------------------------------------------------------------------------
---------- 17. Tidak, saya tidak mengetahui orang tersebut.

---------- Setelah berita acara pemeriksaan saksi dibuat, dibacakan ulang kembali
dihadapkan yang diperiksa, dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh yang
diperiksa, dan yang diperiksa tetap pada pendirian nya semula dan menyatakan
setuju, untuk menguatkan keterangannya yang diperiksa membutuhkan tanda
tangannya dibawah ini,-------------------

Yang diperiksa / Saksi

ELVIRA FITRA OCTAVIOLA

---------- Demikian berita acara pemeriksaan saksi ini dibuat dengan kekuatan
sumpah jabatan, ditutup dan ditanda tangani di Surabaya pada tanggal Bulan dan
tahun tersebut diatas -------------------------------------------------------------------------------------------
Penyidik Pembantu 1 Penyidik

JOKO SAPUTRO BAGUS OLIVER


AIPDA NRP. 71080163 IPDANRP.66110012
Penyidik Pembantu 2 Penyidik pembantu 3

SUKMA KENCANA HANAFI JIOKO


BRIPTU NRP. 86112385 BRIPTU NRP. 70012181

37
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA
DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

BERITA ACARA PEMERIKSAAN


(SAKSI)
---------- Pada hari Sabtu tanggal 3 Januari 2015 (Dua Ribu Lima Belas) sekitar
pukul 07.00 WIB, saya :
-----------------------------------: BAGUS OLIVER
:-------------------------------------Pangkat IPDA NRP. 66110012 Jabatan selaku
penyidik pada kantor tersebut diatas, telah melakukan pemeriksaan terhadap
seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :
-----------------------------------: JOKO SAPUTRO
:------------------------------------Pangkat AIPDA NRP. 71080163 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :---
---------------------------------: SUKMA KENCANA
:-----------------------------------Pangkat BRIPTU NRP. 86112385 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :---
-------------------------------------: HANAFI JIOKO
:-------------------------------------Pangkat BRIPTU NRP. 70012181 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, mengaku bernama :---------
----: DANI DIRGANTARA :
Jenis kelamin laki-laki, umur 42 tahun, tempat lahir Surabaya tanggal lahir 29
November 1973 , agama Kristen, Kewarganegaraan Indonesia, Pendidikan
terakhir SMA, Pekerjaan Pengusaha, Alamat tinggal ………………….,
---------- Ia (DANI DIRGANTARA) diperiksa sebagai SAKSI dalam perkara
pidana dalam perkara pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam
rumusan pasal 365 jo 55 ayat 1 KUHP, sehubungan dengan adanya laporan polisi

38
Nomor : LP/181/2015/JATIM/RES PEL TG. PERAK, tanggal 3 Januari
2015,---------------------------------------------------------------- Atas pertanyaan
pemeriksa ,akan yang diperiksa memberikan jawaban sebagai berikut dibawah ini.
PERTANYAAN JAWABAN
18. Bagaimana kesehatan saudara :
d. Pendengaran ?
e. Penglihatan ?
c. Kejiwaan ?
saat dilakukan pemeriksaan sekarang ini?
---------- 01. Saya dalam kondisi sehat, untuk pendengaran saya sehat,
penglihatan normal, kejiwaan saya sehat.
19. Saat ini saudara dilakukan pemeriksaan sebagai saksi
dalam perkara pencurian dengan kekerasan
sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 365 jo 55
ayat 1 KUHP, sehubungan dengan adanya laporan polisi
Nomor : LP/181/2015/JATIM/RES PEL TG. PERAK,
tanggal 3 Januari 2015, bersediahkan saudara dilakukan
pemeriksaan sekarang ini?
---------- 02. Ya saya bersedia,
20. Apakah saudara kenal dengan Korban (MAIMUNA) ?
---------- 03. Iya, saya mengenal korban.
21. Bagaimana saudara bisa mengenal korban ?
---------- 04. Saya mengenal korban karena korban adalah saudara saya.
22. Apakah selama ini korban pernah berperilaku buruk ?
---------- 05. Tidak, dia tidak pernah berperilaku buruk.
23. Berada dimanakah saudara pada tanggal 3 Januari 2015
saat dini hari?
---------- 06. Pada hari itu saya sedang tidur di rumah saya.

24. Jadi, saudara tidak mengetahui bahwa pada saat itu di


rumah korban terjadi pencurian ?
---------- 07. Tidak, pada saat itu saya belum mengetahui bahwa di rumah
korban telah terjadi pencurian.
25. Apakah saudara melihat ada yang aneh dari rumah
korban pada pagi hari ?
---------- 08. Tidak, saya tidak melihat aneh pada hari itu.
26. Bagaimana keadaan sekitar rumah korban pada saat
pagi itu ?-------------------- 09. Pada saat itu keadaan
sekitar rumah korban terlihat sepi.
27. Apa yang saudara lakukan saat melihat ada yang aneh
dari rumah korban ?
---------- 10. Saat itu saya memasuki rumah korban.
28. Bersama dengan siapakah saudara memasuki rumah
korban ?
---------- 11. Bersama dengan Dinar dan Fitra.
29. Bagaimana kondisi korban saat saudara memasuki
rumah ?
---------- 11. Kondisi korban saat kami masuk rumahnya adalah dia sudah dalam
keadaan tergeletak. Selain itu juga ada garpu yang menusuk kepalanya. Saat kami
mendekati dia mencoba untuk membangunkannya, dia tidak member respon
apapun. Kami menduga bahwa dia telah meninggal pada saat itu.
30. Barang bukti apa yang saudara temukan pada saat
memasuki rumah Maimuna?

39
---------- 13. Saat memasuki rumah korban dan melihat kondisinya saya melihat
ada garpu yang menancap di kepalanya. Selain itu bagian mulut korban terdapat
sweater yang menutupinya. Sweater tersebut berwarna putih dan kondisi
sweater tersebut sudah terdapat darah yang menempel disana.
31. Berada dimanakah saat itu barang bukti berupa :
 1 (satu) buah garpu yang terbuat dari
stainless steel
 1 (satu) buah sweater berwarna putih dengan
logo berwarna hitam
 1 (satu) buah daster berwarna kuning corak
biru
 1 (satu) buah CCTV
Yang saudara temukan pada saat saksi menemukan korban di kediaman korban
yang beralamat di Jl. Kalilom Lor Timur No. 20 ? -----
---------- 14. Dapat saat jeaskan barang bukti berupa :
 1 (satu) buah garpu saya temukan masih
menancap dalam kepala korban dengan
keadaan berlumuran darah
 1 (satu) buah sweater saya temukan dalam
keadaan menutup mulut korban. Sweater
tersebut juga sudah penuh dengan lumuran
darah.
 1 (satu) buah daster saya temukan dalam
keadaan berlumuran darah dan masih tetap
dikenakan korban.
 1 (satu) buah CCTV saya temukan masih
berada di bagian atap depan rumah korban.
32. Milik siapakah barang bukti pada point No (13) yang
saudara temukan pada saat melakukan penggeledahan
di Jl. Kalilom Lor Timur No. 20 ?
---------- 15. Saya menduga barang bukti pada poin pertama, kedua dan ketiga
adalah milik korban sendiri, sedangkan barang bukti pada poin ketiga adalah milik
pencuri yang telah melakukan pencurian dirumah korban.
33. Bagaimana saudara mengetahui kalau di rumah korban
terjadi pencurian?
---------- 16. Saya melihat bahwa pada saat saya memasuki rumah korban,
rumah korban dalam keadaan berantakan padahal korban biasanya selalu
menata rumahnya. Selain itu tetangga korban Dinar juga mengatakan bahwa
brankas milik korban terbuka dan kosong.
34. Apakah saudara mengetahui siapa yang melakukan
pencurian di rumah korban?
---------- 17. Tidak, saya tidak mengetahui orang tersebut.

---------- Setelah berita acara pemeriksaan saksi dibuat, dibacakan ulang kembali
dihadapkan yang diperiksa, dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh yang
diperiksa, dan yang diperiksa tetap pada pendirian nya semula dan menyatakan
setuju, untuk menguatkan keterangannya yang diperiksa membutuhkan tanda
tangannya dibawah ini,------------------
Yang diperiksa / Saksi

40
DANI DIRGANTARA

---------- Demikian berita acara pemeriksaan saksi ini dibuat dengan kekuatan
sumpah jabatan, ditutup dan ditanda tangani di Surabaya pada tanggal Bulan dan
tahun tersebut diatas

Penyidik Pembantu 1 Penyidik

JOKO SAPUTRO BAGUS OLIVER


AIPDA NRP. 71080163 IPDANRP.66110012
Penyidik Pembantu 2 Penyidik pembantu 3

SUKMA KENCANA HANAFI JIOKO


BRIPTU NRP. 86112385 BRIPTU NRP. 70012181

41
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA
DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

BERITA ACARA PEMERIKSAAN


(SAKSI)
---------- Pada hari Sabtu tanggal 3 Januari 2015 (Dua Ribu Lima Belas) sekitar
pukul 07.00 WIB, saya :
-----------------------------------: BAGUS OLIVER
:-------------------------------------Pangkat IPDA NRP. 66110012 Jabatan selaku
penyidik pada kantor tersebut diatas, telah melakukan pemeriksaan terhadap
seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama
dengan :---------------------------------------
-----------------------------------: JOKO SAPUTRO
:------------------------------------Pangkat AIPDA NRP. 71080163 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :---
---------------------------------: SUKMA KENCANA
:-----------------------------------Pangkat BRIPTU NRP. 86112385 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :---
-------------------------------------: HANAFI JIOKO
:-------------------------------------Pangkat BRIPTU NRP. 70012181 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 3 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, mengaku bernama :---------
-------------------------------------------: DINAR : ------------------------------------------
Jenis kelamin perempuan, umur 32 tahun, tempat lahir Surabaya tanggal lahir 01
April 1983, agama Islam, Kewarganegaraan Indonesia, Pendidikan terakhir SMA,
Pekerjaan ibu rumah tangga, Alamat tinggal ………………….,
---------- Ia (DINAR) diperiksa sebagai SAKSI dalam perkara pidana dalam
perkara pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal

42
365 jo 55 ayat 1 KUHP, sehubungan dengan adanya laporan polisi Nomor :
LP/181/2015/JATIM/RES PEL TG. PERAK, tanggal 3 Januari
2015,---------------------------------------------------------------- Atas pertanyaan
pemeriksa ,akan yang diperiksa memberikan jawaban sebagai berikut dibawah
ini.--------------------------------------------------
PERTANYAAN JAWABAN
35. Bagaimana kesehatan saudara :
f. Pendengaran ?
g. Penglihatan ?
h. Kejiwaan ?
saat dilakukan pemeriksaan sekarang ini?
---------- 01. Saya dalam kondisi sehat, untuk pendengaran saya, ----------
penglihatan normal, kejiwaan saya sehat.
36. Saat ini saudara dilakukan pemeriksaan sebagai saksi
dalam perkara pencurian dengan kekerasan
sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 365 jo 55
ayat 1 KUHP, sehubungan dengan adanya laporan polisi
Nomor : LP/181/2015/JATIM/RES PEL TG. PERAK,
tanggal 3 Januari 2015, bersediahkan saudara dilakukan
pemeriksaan sekarang ini?
---------- 02. Ya saya bersedia,
37. Apakah saudara kenal dengan Korban (MAIMUNA) ?
---------- 03. Iya, saya mengenal korban.
38. Bagaimana saudara bisa mengenal korban ?
---------- 04. Saya mengenal korban karena saya bertetangga dengan ----------
korban selama 5 (lima) tahun.
39. Apakah selama bertetangga dengan korban, dia pernah
berperilaku buruk ?
---------- 05. Tidak, dia tidak pernah berperilaku buruk.
40. Berada dimanakah saudara pada tanggal 3 Januari 2015
saat dini hari?
---------- 06. Pada hari itu saya sedang tidur di rumah saya.

41. Jadi, saudara tidak mengetahui bahwa pada saat itu di


rumah korban terjadi pencurian ?
---------- 07. Tidak, pada saat itu saya belum mengetahui bahwa
---------- di rumah korban telah terjadi pencurian.

42. Apakah saudara melihat ada yang aneh dari rumah


korban pada pagi hari ?
---------- 08. Tidak, saya tidak melihat ada yang aneh dari rumah
---------- korban pada pagi hari itu.
43. Bagaimana keadaan sekitar rumah korban pada saat
pagi itu ?
---------- 09. Keadaan sekitar rumah korban saat itu terlihat sepi. --------
44. Bersama dengan siapakah saudara memasuki rumah
korban ?
---------- 10. Saya memasuki rumah korban bersama dengan Fitra dan ----------
Dani.
45. Bagaimana saudara bisa memasuki rumah korban ?
---------- 11. Saat itu saya bersama dengan Fitra dan Dani memasuki ----------
rumah korban dengan mendobrak pintu rumahnya, karena
---------- pada saat itu kondisi pintunya masih terkunci.

43
46. Bagaimana kondisi korban saat saudara memasuki
rumah ?
---------- 12. Saat itu korban sudah dalam keadaan terlentang di lantai
---------- dengan darah keluar dari kepalanya. Saat itu kami
---------- langsung mendekati tubuh korban dan berusaha untuk
---------- membangunkannya, tetapi korban tidak memberi respon
---------- apapun.
47. Barang bukti apa yang saudara temukan pada saat
memasuki rumah Korban?
---------- 13. Barang bukti yang kami temukan pada saat itu adah garpu
---------- yang masih menancap di kepala korban dan ada sweater
---------- putih yang menutupi mulut korban. Pada saat itu korban
---------- memakai baju daster.
48. Berada dimanakah saat itu barang bukti berupa :
 1 (satu) buah garpu yang terbuat dari
stainless steel
 1 (satu) buah sweater berwarna putih dengan
logo berwarna hitam
 1 (satu) buah daster berwarna kuning corak
biru
 1 (satu) buah CCTV
Yang saudara temukan pada saat saksi menemukan Korban di kediaman Korban
yang beralamat di Jl. Kalilom Lor Timur No. 20 ? ----
---------- 14. Dapat saat jelaskan barang bukti berupa :
 1 (satu) buah garpu saya lihat masih
menancap dalam kepala korban dengan
keadaan berlumuran darah
 1 (satu) buah sweater saya lihat berada
menutupi mulut Maimunah dan sweater
tersebut terkena darah yang keluar dari
kepala Maimuna.
 1 (satu) buah daster saya lihat masih
dipakai oleh Maimuna namun daster
tersebut sudah terkena darah.
 1 (satu buah) CCTV saya lihat berada di
bagian depan rumah korban.
49. Milik siapakah barang bukti pada point No (13) yang
saudara temukan pada saat melakukan penggeledahan
di Jl. Kalilom Lor Timur No. 20 ?
---------- 15. Kemungkinan barang bukti berupa garpu, daster dan ----------
CCTV adalah milik korban sendiri. Namun untuk barang
---------- bukti sweater adalah milik tersangka yang melakukan ----------
pencurian di rumah korban.
50. Bagaimana saudara mengetahui kalau di rumah korban
terjadi pencurian?
---------- 16. Saya menduga di rumah korban terjadi pencurian karena
---------- pada saat saya memasuki rumah korban kondisi rumah
---------- dalam keadaan berantakan dan pintu kamar korban
---------- terbuka. Saat saya memasuki kamarnya, saya melihat ----------
brankas yang ada di lemari dalam keadaan terbuka dan
---------- kosong.

44
51. Apakah saudara mengetahui siapa yang melakukan
pencurian di rumah korban?
---------- 17. Tidak, saya tidak mengetahui orang tersebut.

---------- Setelah berita acara pemeriksaan saksi dibuat, dibacakan ulang kembali
dihadapkan yang diperiksa, dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh yang
diperiksa, dan yang diperiksa tetap pada pendirian nya semula dan menyatakan
setuju, untuk menguatkan keterangannya yang diperiksa membutuhkan tanda
tangannya dibawah ini,----------------

Yang diperiksa / Saksi

DINAR

---------- Demikian berita acara pemeriksaan saksi ini dibuat dengan kekuatan
sumpah jabatan, ditutup dan ditanda tangani di Surabaya pada tanggal Bulan dan
tahun tersebut diatas
Penyidik Pembantu 1 Penyidik

JOKO SAPUTRO BAGUS OLIVER


AIPDA NRP. 71080163 IPDANRP.66110012
Penyidik Pembantu 2 Penyidik pembantu 3

SUKMA KENCANA HANAFI JIOKO


BRIPTU NRP. 86112385 BRIPTU NRP. 70012181

45
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA
DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

BERITA ACARA PEMERIKSAAN


(TERSANGKA)
---------- Pada hari Sabtu tanggal 5 Januari 2015 (Dua Ribu Lima Belas) sekitar
pukul 07.00 WIB, saya :
-----------------------------------: BAGUS OLIVER
:-------------------------------------Pangkat IPDA NRP. 66110012 Jabatan selaku
penyidik pada kantor tersebut diatas, telah melakukan pemeriksaan terhadap
seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama
dengan :---------------------------------------
-----------------------------------: JOKO SAPUTRO
:------------------------------------Pangkat AIPDA NRP. 71080163 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan Skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 5 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :---
----------------------: ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin DIDIK :
--------------------Jenis kelamin laki-laki, umur 48 tahun, tempat lahir Surabaya
tanggal lahir 22 Juni 1967, agama Islam, Kewarganegaraan Indonesia, Pendidikan
terakhir SMA, pekerjaan Karyawan Swasta, Alamat tinggal Jalan Kalilom Lor
Timur Gang 3 No.10 RT 06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan
Kenjeran.
----------------------------: ADI SETIA Bin SLAMET :----------------------------Jenis
kelamin laki-laki, umur 46 tahun, tempat lahir di Surabaya, tanggal lahir 25
Februari 1969, Agama Islam, Kewarganegaraan Indonesia, Pendidikan terakhir
SMA, tdak memiliki pekerjaan, alamat tinggal Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3
No.8 RT 06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran.
---------- Mereka (ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin DIDIK) dan (ADI SETIA
Bin SLAMET) diperiksa sebagai TERSANGKA dalam perkara pidana sesuai
dengan pasal 365 jo pasal 55 ayat (1) KUHP , Tentang Pencurian yang disertai

46
atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, sehubungan dengan adaya
Laporan Polisi Nomor: LP/18/I/2016/JATIM/RESKRIM TG. PERAK, Tanggal 5
Januari 2016,-------
---------- Atas pertanyaan pemeriksa ,akan yang diperiksa memberikan jawaban
sebagai berikut dibawah ini.--------------------------------------------------
PERTANYAAN JAWABAN
52. Bagaimana kesehatan saudara :
i. Pendengaran ?
j. Penglihatan ?
k. Kejiwaan ?
saat dilakukan pemeriksaan sekarang ini?
---------- 01.Saya dalam kondisi sehat, untuk pendengaran saya sehat,
--------------------------------------------- penglihatan normal, kejiwaan saya
sehat.------------------------------------
1. Saat ini saudara dilakukan pemeriksaan sebagai saksi
dalam perkara pidana sesuai dengan pasal 365 jo pasal
55 ayat (1) KUHP , Tentang Pencurian yang disertai
atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan,
sehubungan dengan adaya Laporan Polisi Nomor:
LP/18/I/2016/JATIM/RESKRIM TG. PERAK, Tanggal
5 Januari 2016, bersediakah suadara dilakukan
pemeriksaan sekarang ini ?
---------- 02. Ya saya bersedia.
2. Apakah saudara pernah di hukum atau terlibat dengan
----------------perkara lain sebelumnya,
jelaskan?-----------------------
---------- 03. Saya belum pernah di hukum dalam perkara
apapun.---------------------
3. Sehubungan dengan perkara yang dipersangkakan
kepada saudara, sesuai dengan ketentuan Undang-
Undang dalam pemeriksaan ini saudara wajib
didampingi Penasehat Hukum, apakah saudara telah
menunjuk/memiliki Penasehat Hukum sendiri atau
dicarikan oleh pemeriksa? -----------------
---------- 04. Dalam pemeriksaan perkara saya saat ini, saya mohon
---------- didampingi oleh penasehat hukum yang ditunjuk oleh
---------- pemeriksa.
-----------------------------------------------------------------------
4. Sehubungan dengan permintaan saudara untuk
didampingi oleh penasehat hukum, maka pemeriksa
menunjuk penasehat hukum bernama Alvin Adi
Nugraha S.H.,M.H. Dari kantor hukum beralamatkan di
Jl. Kerinci No.20,Perum Pepelegi Indah Waru-Sidoarjo,
bagaimana pendapat saudara? ---------
---------- 05. Saya menerima penasehat hukum yang telah disiapkan
---------- atau ditunjuk oleh Satreskrim TG Perak, sebagaimana
---------- tersebut diatas untuk mendampingi perkara saya saat ini.
-----------------
5. Ceritakan riwayat hidup saudara secara lengkap dan
jelas ?
---------- 06. Saya dilahirkan di Surabaya pada tanggal 3 September 1992 dari
seorang ibu bernama ... dan seorang ayah yang bernama --- dan saya anak ...
dari ... bersaudara serta saya sudah menikah dengan seorang gadis yang

47
bernama ... dan sudah dikaruniai ... orang anak serta sekarang saya tinggal di
alamat tersebut di atas. -------------

6. Kapan dan dimanakah saudara ditangkap oleh petugas


polisi pelabuhan Tg. Perak Surabaya ?
----------------------------------
---------- 07. Yaitu pada hari Senin tanggal 5 Januari 2016 pukul 11.00
---------- WIB di rumah tinggal saya yaitu yang beralamat Jalan
---------- Kalilom Lor Timur Gang 3 No.8 RT 06 RW 10 Kelurahan
---------- Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran.
------------------------------
7. Bersama dengan siapa dan sedang apa saudara pada saat
ditangkap oleh petugas polisi pelabuhan TG. Perak
Surabaya, jelaskan ?
-----------------------------------------------
---------- 08. Saat itu saya sendiri dan sedang mencuci sepeda di ----------
depan rumah.
--------------------------------------------------------------------------------------------------
8. Barang bukti berupa apakah yang berhasil ditemukan
oleh petugas polisi saat menangkap saudara jelaskan ?
-------------
---------- 09. Dapat saya jelaskan bahwa pada saat petugas polisi ----------
melakukan penangkapan di dalam rumah saya yang
---------- beralamat Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 Nomor 8 RT
---------- 06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan
---------- Kenjeran, menemukan barang bukti berupa uang
---------- sejumlah 39.000.000 rupiah.
-------------------------------------------------
9. Ditemukan dimanakah barang bukti tersebut ?
---------- 10. Dapat saya jelaskan bahwa barang bukti berupa uang
---------- sebesar 39.000.000 tersebut ditemukan oleh petugas ----------
polisi di lemari yang berada di dalam kamar tidur
saya.-------------------
10. Siapakah yang menaruh barang bukti tersebut ?
---------- 11. Dapat saya jelaskan bahwa yang menaruh barang bukti
---------- berupa uang sebesar 39.000.000 di lemari yang berada di
---------- dalam kamar tidur saya adalah saya
sendiri.---------------------------------
11. Milik siapa barang bukti tersebut ?
---------- 12. Dapat saya jelaskan bahwa barang bukti yang berupa
---------- uang sebesar 39.000.000 yang ditemukan oleh petugas
---------- polisi di lemari yang ada di kamar tidur saya adalah milik
---------- saya sendiri.
---------------------------------------------------------------------
12. Apa maksud dan tujuan saudara melakukan tindak
pidana tersebut ?
---------- 13. Saya melakukan tindak pidana tersebut karena saya ----------
terpaksa. Pada awalnya saya sudah menolak untuk
---------- melakukannya, namun karena ADI SETIA terus mengajak
---------- saya jadi saya mengikuti ajakannya. Selain itu saya juga
---------- membutuhkan uang untuk membiayai keluarga saya
---------- karena saya baru saja di PHK oleh perusahaan dan ----------

48
sampai sekarang belum memiliki pekerjaan
baru.--------------------------
13. Apakah saudara melakukan tindak pidana tersebut
seorang diri atau dibantu oleh rekan kerja lainnya ?
---------------------
---------- 14. Saya melakukan tindak pidana tersebut bersama dengan
---------- tetangga saya yang bernama ADI SETIA.
---------------------------------
14. Bagaimana ADI SETIA bisa bersama saudara
melakukan tindak pidana tersebut ?
--------------------------------------------
---------- 15. Pada hari Senin tanggal 29 Desember 2014 Pukul 12:20
---------- WIB saya didatangi oleh ADI SETIA. Dia bermaksud
---------- untuk menawarkan pekerjaan kepada saya, namun saya
---------- sudah menolaknya pada saat itu. Ketika malam pukul
---------- 20:30 WIB dia kembali mendatangi saya untuk
---------- menawarkan pekerjaan yang sama. Karena saya juga
---------- membutuhkan uang, maka saya menerima pekerjaan dari
---------- dia. Saat itu dia juga memberi saya dua butir pil koplo.
-------------------
15. Apa jenis pil koplo yag saudara terima dari ADI SETIA
? ---
---------- 16. Saya tidak mengetahui jenis dari pil koplo tersebut karena
---------- ketika ADI SETIA memberikan kepada saya, pil koplo
---------- tersebut sudah berada dalam plastik.
--------------------------------------
16. Apakah saudara mengkonsumsi pil koplo tersebut ?
---------- 17. Tidak, saya mengkonsumsi pil tersebut.
-------------------------------------
17. Apa yang saudara lakukan terhadap pil koplo tersebut ?
---------- 18. Pil tersebut saya buang di tempat sampah.
----------------------------------
18. Apa jenis pekerjaan yang ADI SETIA tawarkan pada
saudara ?
---------- 19. Saya ditawari oleh ADI SETIA untuk membantu dia
---------- melakukan pencurian di rumah korban yang merupakan
---------- janda kaya raya .

19. Kapan saudara bersama ADI SETIA melakukan


pencurian dirumah korban ?
---------- 20. Saya bersama ADI SETIA melakukan pencurian di rumah
---------- korban pada hari Sabtu dini hari.
20. Bagaimana kondisi rumah korban pada saat saudara
bersama ADI SETIA melakukan pencurian ?
---------- 21. Saya melihat kondisi rumah korban dalam keadaan sepi
---------- ketika saya bersama ADI SETIA melakukan pencurian.
21. Apakah anda mengetahui bahwa korban berada di
dalam rumah tersebut ?
---------- 22. Saya tidak mengetahui bahwa korban berada di dalam
---------- rumah
tersebut.-------------------------------------------------------------
22. Bagimana saudara bersama ADI SETIA memasuki
rumah korban ?

49
---------- 23. Saya bersama ADI SETIA mendatangi rumah korban.
---------- Kemudian kami naik ke atap rumah korban dengan
---------- memanjat rumah korban. Karena ADI SETIA kesulitan
---------- memanjat, maka dia membantu saya untuk memasuki
---------- rumah korban melalui atap dan dia memutuskan untuk
---------- berjaga-jaga.
--------------------------------------------------------------------
23. Apa yang saudara lakukan ketika sudah memasuki
rumah
korban ?---------------------------------------------------------
----
---------- 24. Ketika memasuki rumah korban, saya melihat korban
---------- sedang makan dan menonton televisi di ruang keluarga.
---------- Saat itu korban juga melihat saya. Jadi sebelum korban
---------- berteriak, saya menutup mulut korban dengan sweater
---------- saya dan menusuk kepala korban dengan garpu yang ada
---------- di ruangan itu. Lalu setelah melihat korban terjatuh dilantai
---------- saya mulai berkeliling rumah untuk mencari dimana
---------- korban menyimpan uangnya.
24. Dimana saudara menemukan uang yang disimpan
korban ?
---------- 25. Saya menemukan uang korban di brankas yang ada di
---------- lemari yang berada di dalam kamar korban.
25. Apakah saudara sebelumnya mengetahui kode rahasia
dari brankas tersebut ?
---------- 26. Tidak, saya tidak mengetahui sebelumnya.
26. Bagaimana saudara bisa membuka brankas tersebut dan
mengambil uangnya ?
---------- 27. Karena kode rahasia tersebut berupa angka, maka saya ----------
mencoba mencari tanggal-tanggal penting yang ada di
---------- kalender kamar korban. Saya menemukan tanggal lahir
---------- almarhum suami korban lalu saya coba memasukkan
---------- angkanya namun gagal. Setelah itu saya coba lagi dengan
---------- memasukkan tanggal pernikahan korban dan itu berhasil
---------- sehingga brankas bisa terbuka dan saya mengambil uang
---------- yang ada di dalamnya.
27. Berapa uang yang ada di brankas itu ?
---------- 28. Saat itu saya masih belum mengetahui berapa jumlah
---------- uang yang ada di brankas itu.
28. Bagaimana saudara membawa semua uang yang ada di
brankas itu ?
---------- 29. Semua uang tersebut saya masukkan pada tas yang ----------
sudah saya bawa ketika memasuki rumah korban.
29. Berapa lama waktu ketika saudara berada di dalam
rumah korban?
---------- 30. Saya berada di dalam rumah korban sekitar 30 menit.
30. Setelah keluar dari rumah korban apa yang saudara
lakukan
---------- 31. Setelah keluar dari rumah korban saya dan ADI SETIA
---------- kembali ke rumah ADI SETIA.
31. Apa yang saudara dan ADI SETIA lakukan ketika
sampai di rumah ?

50
---------- 32. Saya dan ADI SETIA menghitung uang yang berhasil
---------- kami curi dari rumah korban.
32. Berapa uang yang saudara dan ADI SETIA dapatkan
pada hari itu ?
---------- 33. Uang yang kami dapatkan yaitu 40.000.000 rupiah.
33. Apa yang saudara lakukan dengan uang itu ?
---------- 34. Uang tersebut saya bagi dengan ADI SETIA.
34. Bagaimana pembagiannya ?
---------- 35. Saya memberikan ADI SETIA sebesar Rp. 500.000 (lima
---------- ratus ribu) dan sisanya menjadi milik saya.
35. Berarti saudara mendapat uang sebesar 39.500.000
rupiah ?
---------- 36. Iya, saya mendapat uang sebesar 39.500.000 rupiah.
36. Saudara gunakan untuk apa uang yang menjadi bagian
saudara tersebut ?
---------- 37. Uang tersebut saya gunakan untuk membiayai keperluan
---------- keluarga saya sebesar 500.000 rupiah.
37. Apakah saudara memiliki saksi yang dapat
meringankan untuk saudara dalam menghadapi perkara
yang dipersangkakan kepada saudara saat ini, jelaskan ?
---------- 38. Iya ada.
38. Tahukah saudara bahwa perbuatan pencurian yang
saudara lakukan dilarang oleh undang-undang ?
---------- 39. Ya, saya tahu dan saya mengaku bersalah atas perbuatan ----------
yang telah saya perbuat tersebut.
39. Apakah keterangan yang saudara berikan sudah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya ?
---------- 40. Ya, sudah benar dan dapat dipertanggungjawabkan ----------
kebenarannya.
40. Apakah dalam pemeriksaan sekarang ini saudara
merasa ditekan, diarahkan, atau dipengaruhi oleh pihak
lain?
---------- 41. Tidak, saya tidak merasa dipaksa dan ditekan oleh
---------- siapapun.
---------- Setelah Berita Acara Pemeriksaan Tersangka dibuat, dibacakan ulang
kembali dihadapkan yang diperiksa, dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh
yang diperiksa, dan yang diperiksa tetap pada pendiriannya semula dan
menyatakan setuju, untuk menguatkan keterangannya yang diperiksa
membutuhkan tanda tangannya dibawah ini.

PENASEHAT HUKUM Yang diperiksa / Tersangka

ALVIN ADI N.,SH.,MH. ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin DIDIK


---------- Demikian berita acara pemeriksaan saksi ini dibuat dengan kekuatan
sumpah jabatan, ditutup dan ditanda tangani di Surabaya pada tanggal Bulan dan
tahun tersebut diatas.

51
Penyidik Pembantu 1 Penyidik

JOKO SAPUTRO BAGUS OLIVER


AIPDA NRP. 71080163 IPDANRP.66110012
Penyidik Pembantu 2 Penyidik pembantu 3

SUKMA KENCANA HANAFI JIOKO


BRIPTU NRP. 86112385 BRIPTU NRP. 70012181

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK

“PRO JUSTITIA”

BERITA ACARA PEMERIKSAAN


(TERSANGKA)
---------- Pada hari Sabtu tanggal 5 Januari 2015 (Dua Ribu Lima Belas) sekitar
pukul 07.00 WIB, saya :
-----------------------------------: BAGUS OLIVER
:-------------------------------------Pangkat IPDA NRP. 66110012 Jabatan selaku
penyidik pada kantor tersebut diatas, telah melakukan pemeriksaan terhadap
seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama
dengan :---------------------------------------
-----------------------------------: JOKO SAPUTRO
:------------------------------------Pangkat AIPDA NRP. 71080163 Jabatan selaku
penyidik pembantu pada kantor tersebut diatas, berdasarkan Skep kapolda Jatim
No. Pol. Skep/93/I/2015, tanggal 5 januari 2015 telah melakukan pemeriksaan
terhadap seorang laki-laki yang belum dikenal, bersama-sama dengan :---
----------------------: ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin DIDIK :
--------------------Jenis kelamin laki-laki, umur 48 tahun, tempat lahir Surabaya
tanggal lahir 22 Juni 1967, agama Islam, Kewarganegaraan Indonesia, Pendidikan
terakhir SMA, pekerjaan Karyawan Swasta, Alamat tinggal Jalan Kalilom Lor
Timur Gang 3 No.10 RT 06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan
Kenjeran.
--------------------------------: ADI SETIA Bin SLAMET
:------------------------------Jenis kelamin laki-laki, umur 46 tahun, tempat lahir di
Surabaya, tanggal lahir 25 Februari 1969, Agama Islam, Kewarganegaraan

52
Indonesia, Pendidikan terakhir SMA, tdak memiliki pekerjaan, alamat tinggal
Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 No.8 RT 06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali
Kedinding Kecamatan Kenjeran.
---------- Mereka (ASWIN CHRESNA WIJAYA Bin DIDIK) dan (ADI SETIA
Bin SLAMET ) diperiksa sebagai TERSANGKA dalam perkara pidana sesuai
dengan pasal 365 jo pasal 55 ayat (1) KUHP , Tentang Pencurian yang disertai
atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan , sehubungan dengan
adaya Laporan Polisi Nomor: LP/18/I/2016/JATIM/RESKRIM TG. PERAK,
Tanggal 5 Januari 2016,-------
---------- Atas pertanyaan pemeriksa ,akan yang diperiksa memberikan jawaban
sebagai berikut dibawah ini.--------------------------------------------------
PERTANYAAN JAWABAN
41. Bagaimana kesehatan saudara :
l. Pendengaran ?
m. Penglihatan ?
n. Kejiwaan ?
saat dilakukan pemeriksaan sekarang ini?
---------- 01. Saya dalam kondisi sehat, untuk pendengaran saya sehat,
---------- penglihatan normal, kejiwaan saya sehat.
42. Saat ini saudara dilakukan pemeriksaan sebagai saksi
dalam perkara pidana sesuai dengan pasal 365 jo pasal
55 ayat (1) KUHP , Tentang
Pencurian yang disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan,
sehubungan dengan adaya Laporan Polisi Nomor:
LP/18/I/2016/JATIM/RESKRIM TG. PERAK, Tanggal 5 Januari 2016,
bersediakah suadara dilakukan pemeriksaan sekarang ini ?
---------- 02. Ya saya bersedia.
43. Apakah saudara pernah di hukum atau terlibat dengan
perkara lain sebelumnya, jelaskan?
---------- 03. Saya belum pernah di hukum dalam perkara apapun.
44. Sehubungan dengan perkara yang dipersangkakan
kepada saudara, sesuai dengan ketentuan Undang-
Undang dalam pemeriksaan ini saudara wajib
didampingi Penasehat Hukum, apakah saudara telah
menunjuk/memiliki Penasehat Hukum sendiri atau
dicarikan oleh pemeriksa?
---------- 04. Dalam pemeriksaan perkara saya saat ini, saya mohon
---------- didampingi oleh penasehat hukum yang ditunjuk oleh
---------- pemeriksa.
45. Sehubungan dengan permintaan saudara untuk
didampingi oleh penasehat hukum, maka pemeriksa
menunjuk penasehat hukum bernama Alvin Adi
Nugraha S.H.,M.H. Dari kantor hukum beralamatkan di
Jl. Kerinci No.20,Perum Pepelegi Indah Waru-Sidoarjo,
bagaimana pendapat saudara?
---------- 05. Saya menerima penasehat hukum yang telah disiapkan
---------- atau ditunjuk oleh Satreskrim TG Perak, sebagaimana
---------- tersebut diatas untuk mendampingi perkara saya saat ini.

46. Ceritakan riwayat hidup saudara secara lengkap dan


jelas ?
---------- 06. Saya dilahirkan di Surabaya pada tanggal 22 Juni 1992
---------- dari seorang ibu bernama DWI INDAH dan seorang ayah

53
---------- yang bernama DIDIK TRI dan saya anak pertama dari 3
---------- (tiga) bersaudara serta saya sudah menikah dengan ----------
seorang gadis yang bernama NANDA PURWO dan sudah
---------- dikaruniai 3 (tiga) orang anak serta sekarang saya tinggal
---------- di alamat tersebut di atas.
47. Kapan dan dimanakah saudara ditangkap oleh petugas
polisi pelabuhan Tg. Perak Surabaya ?
---------- 07. Yaitu pada hari Kamis tanggal 22 Januari 2015 pukul
---------- 11.00 WIB di rumah tinggal saya yaitu yang beralamat
---------- Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 No.10 RT 06 RW 10
---------- Kelurahan Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran.
48. Bersama dengan siapa dan sedang apa saudara pada saat
ditangkap oleh petugas polisi pelabuhan TG. Perak
Surabaya, jelaskan ?
---------- 08. Saat itu saya sedang melihat televisi bersama anak saya ----------
yang ke 2 (dua) dan 3 (tiga) di ruang keluarga.
49. Barang bukti berupa apakah yang berhasil ditemukan
oleh petugas polisi saat menangkap saudara jelaskan ?
---------- 09. Dapat saya jelaskan bahwa pada saat petugas polisi ----------
melakukan penangkapan di dalam rumah saya yang
---------- beralamat Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 Nomor 10 RT
---------- 06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan
---------- Kenjeran, menemukan barang bukti berupa kwitansi
---------- pembayaran cicilan di salah satu bank.
50. Ditemukan dimanakah barang bukti tersebut ?
---------- 10. Dapat saya jelaskan bahwa barang bukti berupa kwitansi
---------- pembayaran cicilan tersebut ditemukan di rumah saya.
---------- Tepatnya berada di dompet yang ada di dalam kamar tidur
---------- saya.
51. Siapakah yang menaruh barang bukti tersebut ?
---------- 11. Dapat saya jelaskan bahwa yang menaruh barang bukti
---------- berupa kwitansi pembayaran cicilan di dompet yang ada di
---------- kamar tidur saya adalah saya sendiri.

52. Milik siapa barang bukti tersebut ?


---------- 12. Dapat saya jelaskan bahwa barang bukti yang berupa
---------- kwitansi pembayaran cicilan yang ditemukan oleh petugas
---------- polisi di dompet yang ada di kamar tidur saya adalah milik
---------- saya sendiri.
53. Apa maksud dan tujuan saudara melakukan tindak
pidana tersebut ?
---------- 13. Saya melakukan tindak pidana tersebut karena saya ----------
terpaksa. Saya sedang kesulitan kesulitan untuk
---------- membayar cicilan sejumlah Rp. 500.000 di salah satu
---------- bank dimana waktu jatuh temponya adalah akhir 2014
---------- tahun lalu. Karena saya melihat adanya kesempatan dari
---------- tetangga saya yang merupakan janda kaya raya, maka ----------
saya berniat untuk melakukan pencurian di rumah
---------- tersebut.
54. Apakah saudara melakukan tindak pidana tersebut
seorang diri atau dibantu oleh rekan kerja lainnya ?

54
---------- 14. Saya melakukan tindak pidana tersebut dibantu dengan
---------- tetangga saya yang bernama ASWIN CHRESNA
---------- WIJAYA.
55. Bagaimana ASWINCHRESNA WIJAYA bisa
membantu saudara melakukan tindak pidana tersebut ?
---------- 15. Saya mendatangi rumah ASWIN CHRESNA WIJAYA
---------- pada hari senin tanggal 29 Desember 2014 pukul 12:20
---------- WIB untuk menawarinya sebuah pekerjaan. Pada awalnya
---------- dia menolak pekerjaan yang saya tawarkan. Namun pada
---------- pukul 20:30 WIB saya kembali mendatangi rumahnya dan
---------- menawarinya pekerjaan yang sama. Pada akhirnya dia
---------- menerima pekerjaan yang saya tawarkan tersebut.
56. Apakah benar bahwa pada tanggal 29 Desember 2014
saudara memberi 2 (dua) butir pil koplo kepada
ASWIN CHRESNA WIJAYA ?
---------- 16. Iya, benar.
57. Pil koplo jenis apa yang sudara berikan kepada ASWIN
CHRESNA WIJAYA ?
---------- 17. Saya memberi pil koplo jenis Reglona kepada ASWIN
---------- CHRESNA WIJAYA. Menurut keterangan yang saya
---------- baca, efek dari obat tersebut bertahan selama 2 (dua) ----------
hari.
58. Apa tujuan saudara memberi pil koplo kepada ASWIN
CHRESNA WIJAYA ?
---------- 17. Saat itu saya memberi 2 (dua) butir pil koplo kepada
---------- ASWIN CHRESNA WIJAYA dengan tujuan agar dia lebih
---------- percaya diri dalam melakukan pencurian di rumah korban.
59. Apakah saudara melihat bahwa ASWIN CHRESNA
WIJAYA mengkonsumsi pil koplo yang saudara
berikan ?
---------- 19. Tidak, saya tidak melihan ASWIN CHRESNA WIJAYA
---------- mengkonsumsi pil koplo tersebut.
60. Apa jenis pekerjaan yang saudara tawarkan pada
ASWIN CHRESNA WIJAYA ?
---------- 20. Saya menawarkan kepada ASWIN CHRESNA WIJAYA
---------- untuk membantu saya melakukan pencurian di rumah
---------- korban.
61. Kapan saudara bersama ASWIN CHRESNA WIJAYA
melakukan pencurian dirumah korban ?
---------- 21. Saya bersama ASWIN CHRESNA WIJAYA melakukan
---------- pencurian di rumah korban pada hari Sabtu dini hari.
62. Bagaimana kondisi rumah korban pada saat saudara
bersama ASWIN CHRESNA WIJAYA melakukan
pencurian ?
---------- 22. Saya melihat kondisi rumah koban dalam keadaan sepi
---------- ketika saya bersama ASWIN CHRESNA WIJAYA
---------- melakukan pencurian.
63. Apakah anda mengetahui bahwa korban berada di
dalam rumah tersebut ?
---------- 23. Saya tidak mengetahui bahwa korban berada di dalam
---------- rumah tersebut.
64. Bagimana saudara bersama ASWIN CHRESNA
WIJAYA memasuki rumah korban ?

55
---------- 24. Saya bersama ASWIN CHRESNA WIJAYA mendatangi
---------- rumah korban. Kemudian kami naik ke atap rumah korban
---------- dengan memanjat rumah korban. Karena saya kesulitan
---------- memanjat, maka saya membantu ASWIN CHRESNA
---------- WIJAYA untuk memasuki rumah korban melalui atap dan
---------- saya memutuskan untuk berjaga-jaga.
65. Apakah saudara melihat apa yang dilakukan ASWIN
CHRESNA WIJAYA ketika berada di dalam rumah
korban ?
---------- 25. Tidak, saya tidak melihat apa yang dilakukan oleh ASWIN
---------- CHRESNA WIJAYA pada saat itu.
66. Apakah saudara mendengar suara yang mencurigakan
dari rumah korban ?
---------- 26. Tidak, saya tidak mendengar suara apapun dari rumah korban.
67. Berapa lama waktu ketika ASWIN CHRESNA
WIJAYA memasuki rumah korban ?
---------- 27. Sekitar 30 menit.

68. Apa yang saudara lakukan ketika ASWIN CHRESNA


WIJAYA berada di dalam rumah korban ?
---------- 28. Saya sedang berjaga-jaga di depan rumah korban untuk
---------- memastikan apakah ada yang melihat tindak pidana yang
---------- kami lakukan atau tidak.
69. Apakah pada saat itu ada yang melihat tindak pidana
yang saudara dan ASWIN CHRESNA WIJAYA
lakukan ?
---------- 29. Tidak ada yang melihat tindak pidana yang kami lakukan
---------- pada hari itu.
70. Setelah ASWIN CHRESNA WIJAYA keluar dari
rumah korban, apa yang saudara dan ASWIN
CHRESNA WIJAYA lakukan ?
---------- 30. Setelah keluar dari rumah korban, saya dan ASWIN
---------- CHRESNA WIJAYA kembali ke rumah saya.
71. Apa yang saudara dan ASWIN CHRESNA WIJAYA
lakukan ketika sampai di rumah saudara ?
---------- 31. Saya dan ASWIN CHRESNA WIJAYA menghitung uang
---------- yang berhasil kami curi dari rumah korban.
72. Berapa uang yang saudara dan ASWIN CHRESNA
WIJAYA dapatkan pada hari itu ?
---------- 32. Uang yang kami dapatkan yaitu 40.000.000 rupiah.
73. Apa yang saudara lakukan dengan uang itu ?
---------- 33. Uang tersebut saya bagi dengan ASWIN CHRESNA
---------- WIJAYA.
74. Bagaimana pembagiannya ?
---------- 34. Saya mendapat bagian sebesar 500.000 rupiah dan ----------
sisanya menjadi milik ASWIN CHRESNA WIJAYA.
75. Saudara gunakan untuk apa uang yang menjadi bagian
saudara tersebut ?
---------- 35. Uang tersebut saya gunakan untuk membayar cicilan di
---------- salah satu bank.
76. Apakah ASWIN CHRESNA WIJAYA menceritakan
pada saudara bahwa di rumah itu ada korban ?
---------- 36. Iya, dia menceritakan pada saya.

56
77. Apa yang ASWIN CHRESNA WIJAYA lakukan
kepada korban ?
---------- 37. ASWIN CHRESNA WIJAYA menceritakan pada saya ----------
bahwa dia menutup mulut korban dengan sweaternya dan
---------- menusuk kepala korban dengan garpu yang ada di
---------- ruangan itu.
78. Apakah saudara memiliki saksi yang dapat
meringankan untuk saudara dalam menghadapi perkara
yang dipersangkakan kepada saudara saat ini, jelaskan ?
---------- 38. Iya ada.
79. Tahukah saudara bahwa perbuatan pencurian yang
saudara lakukan dilarang oleh undang-undang ?
---------- 39. Ya, saya tahu dan saya mengaku bersalah atas perbuatan ----------
yang telah saya perbuat tersebut.
80. Apakah keterangan yang saudara berikan sudah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya ?
---------- 40. Ya, sudah benar dan dapat dipertanggungjawabkan ----------
kebenarannya.
81. Apakah dalam pemeriksaan sekarang ini saudara
merasa ditekan, diarahkan, atau dipengaruhi oleh pihak
lain?
---------- 41. Tidak, saya tidak merasa dipaksa dan ditekan oleh
---------- siapapun.
---------- Setelah Berita Acara Pemeriksaan Tersangka dibuat, dibacakan ulang
kembali dihadapkan yang diperiksa, dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh
yang diperiksa, dan yang diperiksa tetap pada pendiriannya semula dan
menyatakan setuju, untuk menguatkan keterangannya yang diperiksa
membutuhkan tanda tangannya dibawah ini.

PENASEHAT HUKUM Yang diperiksa / Tersangka

NADYA UMIYATUL B.,SH.,MH. ADI SETIA Bin SLAMET

---------- Demikian berita acara pemeriksaan saksi ini dibuat dengan kekuatan
sumpah jabatan, ditutup dan ditanda tangani di Surabaya pada tanggal Bulan dan
tahun tersebut diatas

57
Penyidik Pembantu 1 Penyidik

JOKO SAPUTRO BAGUS OLIVER


AIPDA NRP. 71080163 IPDANRP.66110012
Penyidik Pembantu 2 Penyidik pembantu 3

SUKMA KENCANA HANAFI JIOKO


BRIPTU NRP. 86112385 BRIPTU NRP. 70012181

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA


DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK
==========================================================
“PRO JUSTITIA”

SURAT PANGGILAN
No. 678/SP-578/124/2015

Pertimbangan : bahwa untuk kepentingan pemeriksaan dalam hal penyidik tindak


pidana perlu untuk memanggil seseorang untuk didengar keterangannya.

Dasar : 1. Pasal 7 ayat (1) huruf g, Pasal 11, Pasal 112 ayat (1) dan (2) dan Pasal
113 KUHP.

58
2. UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
3. Laporan Polisi No. 98/Pdn-11/102/201 tanggal 1 Januari 2003

MEMANGGIL
Nama : Elvira Fitra O.
Umur : 30 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Taman Aloha F-4 Nomor 8 Sidoarjo
Untuk : Memanggil saudara untuk mnghadap kepada Irjen.
Soeparto/Irjen Martoeno pada hari Rabu 7 Januari
2015, pukul 10.15 WIB, untuk didengar keterangan
sebagai tersangka, dalam perkara tindak pidana
pemalsuan Merek dan Materai, sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 234 jo Pasal 23 KUHP.

Dikeluarkan di: Surabaya


Pada tanggal 5 Januari 2015
KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK
KASAT RESKRIMINAL
SELAKU PENYIDIK

(REDIK TRIBAWANTO, S.Sos., S.H., M.H)


AJUN KOMISARIS POLISI NRP 69020112

Catatan:
Pada hari ini Senin Tanggal 5 Januari 2015 lembar pertama surat panggilan ini
telah dikirim dan diterima oleh yang bersangkutan.

Yang Menerima Yang Menyerahkan

(Elvira Fitra O.) ( Joko Irawan)


BRIPTU/7161927

59
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA
DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK
==========================================================
“PRO JUSTITIA”

SURAT PANGGILAN
No. 678/SP-578/124/2015

Pertimbangan : bahwa untuk kepentingan pemeriksaan dalam hal penyidik tindak


pidana perlu untuk memanggil seseorang untuk didengar keterangannya.

Dasar : 1. Pasal 7 ayat (1) huruf g, Pasal 11, Pasal 112 ayat (1) dan (2) dan Pasal
113 KUHP.

60
2. UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
3. Laporan Polisi No. 98/Pdn-11/102/201 tanggal 1 Januari 2003

MEMANGGIL
Nama : Dani Dirgantara
Umur : 35 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Rungkut Lor RL 5-J/13 Surabaya
Untuk : Memanggil saudara untuk mnghadap kepada Irjen.
Soeparto/Irjen Martoeno pada hari Rabu 7 Januari
2015, pukul 10.15 WIB, untuk didengar keterangan
sebagai tersangka, dalam perkara tindak pidana
pemalsuan Merek dan Materai, sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 234 jo Pasal 23 KUHP.

Dikeluarkan di: Surabaya


Pada tanggal 5 Januari 2015
KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK
KASAT RESKRIMINAL
SELAKU PENYIDIK

(REDIK TRIBAWANTO, S.Sos., S.H., M.H)


AJUN KOMISARIS POLISI NRP 69020112

Catatan:
Pada hari ini Senin Tanggal 5 Januari 2015 lembar pertama surat panggilan ini
telah dikirim dan diterima oleh yang bersangkutan.

Yang Menerima Yang Menyerahkan

(DANI DIRGANTARA) ( Joko Irawan)


BRIPTU/7161927

61
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK IDONESIA
DAERAH JAWA TIMUR
RESORT PELABUHAN TANJUNG PERAK
==========================================================
“PRO JUSTITIA”

SURAT PANGGILAN
No. 678/SP-578/124/2015

Pertimbangan : bahwa untuk kepentingan pemeriksaan dalam hal penyidik tindak


pidana perlu untuk memanggil seseorang untuk didengar keterangannya.

Dasar : 1. Pasal 7 ayat (1) huruf g, Pasal 11, Pasal 112 ayat (1) dan (2) dan Pasal
113 KUHP.

62
2. UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
3. Laporan Polisi No. 98/Pdn-11/102/201 tanggal 1 Januari 2003

MEMANGGIL
Nama : Dinar
Umur : 29 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Tempat tinggal : Jl. Kalilom Lor Timur 3 No. 5
Untuk : Memanggil saudara untuk mnghadap kepada Irjen.
Soeparto/Irjen Martoeno pada hari Rabu 7 Januari
2015, pukul 10.15 WIB, untuk didengar keterangan
sebagai tersangka, dalam perkara tindak pidana
pemalsuan Merek dan Materai, sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 234 jo Pasal 23 KUHP.

Dikeluarkan di: Surabaya


Pada tanggal 5 Januari 2015
KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK
KASAT RESKRIMINAL
SELAKU PENYIDIK

(REDIK TRIBAWANTO, S.Sos., S.H., M.H)


AJUN KOMISARIS POLISI NRP 69020112

Catatan:
Pada hari ini Senin Tanggal 5 Januari 2015 lembar pertama surat panggilan ini
telah dikirim dan diterima oleh yang bersangkutan.

Yang Menerima Yang Menyerahkan

(DINAR) ( Joko Irawan)


BRIPTU/7161927

63
PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 27 April 2015 jam 09.00 WIB, saya: ---------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Elvira Fitra O.
Umur : 30 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Taman Aloha F-4 Nomor 8 Sidoarjo
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA

64
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ASWIN CHRESNA WIJAYA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana :SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. ELVIRA FITRA O.

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 27 April 2015 jam 09.00 WIB, saya: ---------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Elvira Fitra O.
Umur : 30 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Taman Aloha F-4 Nomor 8 Sidoarjo
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,

65
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ADI SETIA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana :SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. ELVIRA FITRA

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 27 April 2015 jam 09.00 WIB, saya: ---------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Dani Dirgantara
Umur : 35 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Rungkut Lor RL 5-J/13 Surabaya
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,

66
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ASWIN CHRESNA WIJAYA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana: SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. Dani Dirgantara

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 27 April 2015 jam 09.00 WIB, saya: ---------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Dani Dirgantara
Umur : 35 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Rungkut Lor RL 5-J/13 Surabaya
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,

67
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ADI SETIA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana: SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. Dani Dirgantara

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 4 Mei 2015 jam 09.00 WIB, saya: ------------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Dinar
Umur : 29 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Tempat tinggal : Jl. Kalilom Lor Timur 3 No. 5

Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan


sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,

68
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ASWIN CHRESNA WIJAYA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana: SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. DINAR

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “

BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH


------ Pada hari ini tanggal 27 April 2015 jam 09.00 WIB, saya: ---------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Dinar
Umur : 29 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Tempat tinggal : Jl. Kalim Lor Timur 3 No. 5

Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan


sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN

69
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ADI SETIA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana: SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. DINAR

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 4 Mei 2015 jam 09.00 WIB, saya: ------------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Muhammad Rizky B.
Umur : 42 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Kalilom Lor Timur 3 Nomor 13 Surabaya
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA

70
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ASWIN CHRESNA WIJAYA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana : SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. Muhammad Rizky B.

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 4 Mei 2015 jam 09.00 WIB, saya: ------------------------
IRINE ANSELLA SARI
Nama : Muhammad Rizky B.
Umur : 42 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Kalilom Lor Timur 3 Nomor 13 Surabaya
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA

71
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ADI SETIA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. Muhammad Rizky B.

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “

BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH


------ Pada hari ini tanggal 4 Mei 2015 jam 09.00 WIB, saya: ------------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Mahendra, Dfm, Sp.F
Umur : 55 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Ahli Forensik
Tempat tinggal : Rungkut Asri Timur XV-54 Surabaya.
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA

72
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ASWIN CHRESNA WIJAYA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana :SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. Mahendra, Dfm, Sp.Fk

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 4 Mei 2015 jam 09.00 WIB, saya: ------------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Mahendra, Dfm, Sp.F
Umur : 55 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Ahli Forensik
Tempat tinggal : Rungkut Asri Timur XV-54 Surabaya..
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,

73
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ADI SETIA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana :SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. Mahendra, Dfm, Sp.Fk

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “

BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH


------ Pada hari ini tanggal 4 Mei 2015 jam 09.00 WIB, saya: ------------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Dimas Cahya, Dfm, Sp.F
Umur : 54 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Ahli Forensik
Tempat tinggal : Perumahan Central Park Cluster Beryl B-22
Surabaya..
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN

74
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA :
-----------------------------------------------------------------------------------
ASWIN CHRESNA WIJAYA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana :SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. Dimas Cahya, Dfm, Sp.Fk

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH
------ Pada hari ini tanggal 4 Mei 2015 jam 09.00 WIB, saya: ------------------------
IRINE ANSELLA SARI
Selaku juru sumpah telah mengambil sumpah terhadap saksi yang bernama :
Nama : Dimas Cahya, Dfm, Sp.F
Umur : 54 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Ahli Forensik
Tempat tinggal : Perumahan Central Park Cluster Beryl B-22
Surabaya.
Ia dimuka persidangan membacakan “LAFAL SUMPAH” menyatakan
sumpahnya sesuai agama saksi Yakni, Agama Islam sebagai berikut :
------------ DEMI TUHAN SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA SEBAGAI
SAKSI TELAH MENERANGKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN
SEBENAR-BENARNYA , TIDAK LAIN DARI SEBENARNYA, JIKA SAYA

75
BERDUSTA, SAYA AKAN MENDAPAT KUTUKAN DARI TUHAN,
MENGENAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DALAM PERKARA
TERSANGKA : ------------------------------------------------------------------------------
ADI SETIA
Yang telah dituduh melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana :SEMUANYA ADALAH BENAR DAN
JIKA SAYA BERDUSTA DALAM KESAKSIAN SAYA INI MAKA TUHAN
YME MENGUTUK DIRI SAYA, DAN SAYA BERSEDIA MENERIMA
TUNTUTAN HUKUM DARI PEMERINTAH RI.
Selanjutnya Berita Acara Pengambilan Sumpah ini ditanda tangani masing-masing
oleh saksi yang disumpah dan petugas yang menyumpah

Yang mengambil sumpah Yang menyatakan Sumpah

Irine Ansella Sari, S.H., M.H. Dimas Cahya, Dfm, Sp.F

P E N E T A PA N
Nomor : 1188 /Pid.B /2015 /PN.Sby

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

KETUA PENGADILAN NEGERI SURABAYA :


Membaca : Berkas perkara pidana yang dilimpahkan oleh Jaksa Penuntut
Umum pada Kejaksaan Pengadilan Negeri Surabaya dengan surat
dakwaan tanggal 28 Maret 2015 No. 1088/Pid.B/2015/PN.Sby
yang diterima kepaniteraan pengadilanNegeri Surabaya pada
tanggal 1 Mei 2017 dalam perkara Terdakwa :

ASWIN CHRESNA WIJAYA


ADI SETIA
Menimbang : Bahwa untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut diatas
perlu ditetapkan hakim yang mengadili sebagaimana tertera dalam
penetapan dibawah ini ;

76
Mengingat :
1. Undang-undang RI No.48 Tahun 2009 tentang
Kekuasaan Kehakiman
2. Undang-undang RI No. 03 Tahun 2009 tentang
perubahan atas Undang-undang No. 05 Tahun 2004
Tentang Mahkamah Agung
3. Undang-undang No. 08 Tahun 2004 tentang Peradilan
Umum dan Peraturan Hukum yang berkenaan

M E N E T A P K A N

Menunjuk : 1. Sdr. Wahyu Seno Aji SH,MH. Sebagai Hakim Ketua


2. Sdr. Nidya Prasetya Dewi, SH,MH sebagai Hakim
Anggota
3. Sdr. Sela Suhartinah SH,M.Hum sebagai Hakim Anggota
Untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut diatas

Ditetapkan di :
SURABAYA
Pada Tanggal : 23 Maret
2015

MAJELIS HAKIM PENGADILAN


NEGERI SURABAYA
KETUA

(Sutarman,SH.,MH.)

P E N E T A PA N
Nomor : 1188 /Pid.B /2015 /PN.Sby

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Kami, Panitera Pengadilan Negeri Surabaya :


Membaca : Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya dengan surat
dakwaan tanggal 28 Maret 2015 No. 1108/Pid.B/2015/PN.Sby
perihal penghujukan Hakim majelis untuk memeriksa dan
mengadili perkara pidana Biasa atau Singkat No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby yang diajukan/dilimpahkan dalam
perkara Terdakwa :

ASWIN CHRESNA WIJAYA


ADI SETIA;

Mengingat :
1. Undang-undang RI No.8 Tahun 1981 tentang KUHAP

77
2. Undang-undang No. 08 Tahun 2004 tentang Peradilan
Umum dan Peraturan Hukum yang berkenaan
3. Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi
Pengadilan Buku-1 dan Buku-II tentang wewenang
Panitera/Pejabat kepaniteraan.

M E N E T A P K A N

Menunjuk : 1. Sdr. Irine Ansella Sari SH,MHum. Sebagai Panitera


Pengganti dalam perkara tersebut diatas;

Ditetapkan di :
SURABAYA
Pada Tanggal : 23 Maret 2015

MAJELIS HAKIM PENGADILAN


NEGERI SURABAYA
KETUA

(Sutarman,SH.,MH.)

P E N E T A PA N
Nomor : 1188 /Pid.B /2015 /PN.Sby

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

KETUA KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA :


Membaca : Berkas perkara pidana yang dilimpahkan oleh Penyidik
Kepolisian Reskrim Tanjung Perak pada Kejaksaan Pengadilan
Negeri Surabaya tanggal 15 Maret 2015 No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby dalam perkara Terdakwa :

ASWIN CHRESNA WIJAYA


ADI SETIA;

Menimbang : Bahwa untuk mendakwa dan menuntut perkara tersebut diatas


perlu ditetapkan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut
sebagaimana tertera dalam penetapan dibawah ini ;

78
Mengingat :
1. Undang-undang RI No.8 Tahun 1981 tentang KUHAP
2. Undang-undang No. 5 Tahun 1991 tentang Kejaksaan
Republik Indonesia diganti Undang-undang No. 16 Tahun
2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia

M E N E T A P K A N

Menunjuk :
1. Sdr. Salsabhila Chalwa SH,MH. Sebagai Jaksa Penuntut
Umum
2. Sdr. Hani Musfira SH,MH sebagai Jaksa Penuntut
Umum
Untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut diatas

Ditetapkan di :
SURABAYA
Pada Tanggal : 18 Maret
2015

KETUA KEJAKSAAN NEGERI


SURABAYA
KETUA

(Herjunot Ali,SH.,MH.)

P E N E T A PA N
Nomor :1188/Pid.B/2015/PN.Sby

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

KETUA MAJELIS HAKIM PENGADILAN NEGERI PALEMBANG:


Membaca : Berkas perkara pidana yang dilimpahkan oleh Penyidik
Kepolisian Reskrim Tanjung Perak pada Kejaksaan Pengadilan
Negeri Palembang tanggal 15 Maret 2015 No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby dalam perkara
Terdakwa 1 :

ASWIN CHRESNA WIJAYA ;

Terdakwa 2 :

ADI SETIA ;

79
Mengingat : 1. Mengingat Pasal 152 KUHAP (UU No. 8 Tahun 1981)

M E N E T A P K A N

1. Menetapkan hari sidang pada hari Kamis Tanggal 6 April 2015.


2. Memerintahkan penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Palembang untuk
menghadapkan terdakwa berikut saksi-saksi LENGKAP dengan membawa serta
barang bukti LENGKAP.

Ditetapkan di : SURABAYA
Pada Tanggal : 30 Maret 2015

KETUA MAJELIS HAKIM PENGADILAN


NEGERI SURABAYA

(Sutarman,SH.,MH.))

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “ SURAT PEMANGGILAN SAKSI


NOMOR 1108/ NI 22/EP.1/12/2015

Guna melaksanakan surat penetapan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang


menetapkan hari sidang sehubungan dengan perkara perdata atas nama penggugat
atas nama Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia diminta agar saudara sebagai
saksi , yakni:
Nama : Elvira Fitra O.
Umur : 30 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Taman Aloha F-4 Nomor 8 Sidoarjo
Hari : Senin
Tanggal/jam : 27 April 2015 /09.00 WIB
Untuk keperluan : di dengar keterangan sebagai saksi

80
Demikian untuk diindahkan sebagaimana mestinya

Saksi kepela Kejaksaan Negeri Surabaya

Elvira Fitra O. Herjunot Ali,S.H.,M.H.

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “
SURAT PEMANGGILAN SAKSI
NOMOR 1108/ NI 22/EP.1/12/2015

Guna melaksanakan surat penetapan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang


menetapkan hari sidang sehubungan dengan perkara perdata atas nama penggugat
atas nama Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia diminta agar saudara sebagai
saksi , yakni:
Nama : Dani Dirgantara
Umur : 35 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Tempat tinggal :Jl. Rungkut Lor RL 5-J/13 Surabaya
Hari : Senin
Tanggal/jam : 27 April 2015 /09.00 WIB
Untuk keperluan : di dengar keterangan sebagai saksi

81
Demikian untuk diindahkan sebagaimana mestinya

Saksi kepela Kejaksaan Negeri Surabaya

Dani Dirgantara Herjunot Ali,S.H.,M.H.

PENGADILAN NEGERI
SURABAYA

“ UNTUK KEADILAN “ SURAT PEMANGGILAN SAKSI


NOMOR 1108/ NI 22/EP.1/12/2015

Guna melaksanakan surat penetapan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang


menetapkan hari sidang sehubungan dengan perkara perdata atas nama penggugat
atas nama Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia diminta agar saudara sebagai
saksi , yakni:
Nama : Dinar
Umur : 29 Tahun
Lahir di : Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Tempat tinggal : Jl. Kalilom Lor Timur 3 No. 5
Hari : Senin
Tanggal/jam : 27 April 2015 /09.00 WIB
Untuk keperluan : di dengar keterangan sebagai saksi

82
Demikian untuk diindahkan sebagaimana mestinya

Saksi kepela Kejaksaan Negeri Surabaya

DINAR Herjunot Ali,S.H.,M.H.

Pada Pengadilan Negeri Surabaya


DAFTAR ALAT BUKTI
Perkara No. Perkara No PDM/1108/PN.SBY
Surabaya, 23 Maret 2015

Kepada Yth,
Majelis Hakim yang Memeriksa
Perkara No PDM/1108/PN.SBY
JL.Arjuno No.16-18, Sawahan, Kec. Sawahan, Kota SBY, Jawa Timur 60251
Di -
SURABAYA
Dengan hormat,
Dengan ini hendak mengajukan DAFTAR ALAT BUKTI atas pemeriksaan
perkara aquo sebagai berikut :

No. KODE NAMA ALAT BUKTI KETERANGAN

1 T-1  1 (satu) buah Membuktikan :


Garpu yang Bahwa garpu tersebut digunakan Terdakwa untuk
terbuat dari menusukkan kepala korban bagian tulang baji hingga

83
Stainless Steel menyebabkan kepala berlumuran darah.

2 T- II  1 (satu) buah Membuktikan :


Sweater Bahwa sweter tersebut milik Terdakwa digunakan
berwarna putih untuk menutup wajah korban dan dalam keadaan
dengan logo menutup mulut korban.
berwarna hitam

3 T - III  1 (satu) buah Membuktikan bahwa Daster tersebut dalam keadaan


Daster berwarna berlumuran darah dan masih tetap dikenakan korban.
kuning
kombinasi biru

4 T - IV  1 (satu) lembar Membuktikan bahwa lembar cek pembayaran


bukti tersebut digunakan pelunasan hutang atas nama
pembayaran Aswin Chresna Wijaya.
pelunasan hutang
kepada PT Adira
Finance
5 T-V  1 (satu) buah Membuktikan :
rekaman CCTV Bahwa Rekaman CCTV tersebut memperlihatkan
dua orang yang sedang berusaha memasuki rumah
korban dengan memanjat pagar dan naik ke atap
rumah korban.

Demikian bukti-bukti tertulis ini kami sampaikan, agar dapat dipergunakan


sebagai pertimbangan bagi Majelis Hakim dalam memeriksa dan memutus
perkara ini.

Hormat Kami,

JAKSA PENUNTUT UMUM JAKSA PENUNTUT UMUM

Salsabhila Chalwa S.H.,M.H. Hani Musfira,S.H.,M.H.


JAKSA MUDA NIP. 1671010025 JAKSA MUDA NIP. 1671010022

84
ALAT BUKTI

85
1. Barang Bukti 01

2. Barang Bukti 02

3. Barang Bukti 03

86
87
4. Barang Bukti 04

5. Dan 1 Buah Rekaman CCTV

SHINY GOLD LAW FIRM


KANTOR ADVOKAT
Email : Shinygoldlawfirm@gmail.com
Jl. Kerinci 20 PepelegiWaru – Sidoarjo, Telp.: ( 031 ) 8542612 Fax.:
(031 ) 8542612

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :


…………………………………………….ARA Bin ASKAN
Nama : ASWIN CHRESNA WIJAYA bin DIDIK
Tempat Lahir : Surabaya, 22 Juni 1969 3 Oktober 1962
Umur : 46 tahun
Jenis Kelamin : Laki Laki
Agama : Islam
Warga Negara : Indonesia
Alamat : Jl. Kalilom Lor timur 3 No.10
Pekerjaan : Tidak bekerja
Status Kawin : Kawin
Pendidikan : Perguruan Tinggi

Selanjutnya menunjuk domisili hukum dialamat kuasanya serta


menyebut diri sebagai PEMBERI KUASA, dengan ini
menerangkan memberikan kuasa baik sendiri-sendiri maupun
bersama-sama dengan hak substitusi kepada :

88
1. Nama : Alvin Adi Nugraha , S.H.,M.H.
TTL : Nganjuk, 26 Agustus 1962
Umur : 54 Tahun
Jenis Kelamin : Laki - laki
Agama : Islam
Warga Negara : Indonesia
Alamat : Jl. Kerinci No. 20, Perum Pepelegi Indah
waru - Sidoarjo
Pekerjaan : Advokat
Status kawin : Kawin
Pendidikan : S2
No. Induk KTPA : 00.12095
Tgl berlakunya : 31. 12. 2015
Tgl berakhirnya : 31.12.2018

2. Nama : Nadiya Umiyatul Bilqist, S.H.,M.H.


TTL : Gresik, 14 Juni 1980
Umur : 35 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Warga Negara : Indonesia
Alamat : Jl. Medoan Asri Barat V/18
Pekerjaan : Advokat
Status kawin : Kawin
Pendidikan : S1
No. Induk KTPA : 13.01838
Tgl berlakunya : 31. 12. 2015
Tgl berakhirnya : 31.12.2018

Kesemuanya Advokat Pada Kantor Hukum Alvin Adi Nugraha,


S.H., MH. & PARTNERS, berkantor di Jl. Kerinci No. 20
Perumahan Pepelegi Indah, Waru - Sidoarjo, telp. 08123070519,
0851-00901159, bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa.
Untuk selanjutnya disebut : .........…............. PENASEHAT
HUKUM

K H U S U S :

Untuk dan atas nama PEMBERI KUASA, untuk memberikan


bantuan hukum sebagai Pemohon Peninjauan Kembali dalam
Perkara daftar No. 1108/Pid.B/2015/PN.Sby di lingkungan
Pengadilan Negeri Surabaya.
Selanjutnya mengenai hal tersebut diatas, maka PENERIMA
KUASA untuk dan atas nama PEMBERI KUASA berhak
untuk mengajukan dan menandatangani Keberatan dan atau
Pembelaan dan serta tanggapan-tanggapan, menghadap instansi-
instansi, jawatan-jawatan, hakim-hakim, Kepolisian/Kejaksaan,
pejabat-pejabat yang berwenang, menerima, mengajukan dan
menandatangani surat-surat, permohonan-permohonan, untuk itu
PENERIMA KUASA diperbolehkan mengadakan perdamainan
sehubungan adanya perkara tersebut dengan syarat-syarat yang
dianggap baik dan berguna bagi PEMBERI KUASA, dapat
mengambil segala tindakan yang penting, perlu dan berguna

89
sehubungan dengan penyelesaian perkara ini, serta dapat
mengerjakan segala pekerjaan yang umumnya dapat dikerjakan
oleh seorang kuasa/wakil asalkan tidak bertentangan dengan
perundang-undangan yang berlaku baik Tingkat Banding,
Kasasi maupun Peninjauan Kembali.
------------------------------------------------------------------------------
----------------
Demikian surat kuasa ini dibuat dan diberikan sesuai dengan
ketentuan Undang-undang yang berlaku. ….
……………………………………...........................
Sidoarjo, 22 Januari 2015

PENASEHAT HUKUM PEMBERI KUASA

Alvin Adi Nugraha, S.H., Aswin Chresna Wijaya


M.H.

Nadiya Umiyatul
Bilqist,S.H.,M.H.

SHINY GOLD LAW FIRM


KANTOR ADVOKAT
Email : Shinygoldlawfirm@gmail.com
Jl. Kerinci 20 PepelegiWaru – Sidoarjo, Telp.: ( 031 ) 8542612 Fax.:
( 031 ) 8542612

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :


…………………………………………….ARA Bin ASKAN
Nama : ADI SETIA BIN SLAMET
Tempat Lahir : Surabaya, 25 Februari 1967 3 Oktober 1962
Umur : 48 tahun
Jenis Kelamin : Laki Laki
Agama : Islam
Warga Negara : Indonesia
Alamat : Jl. Kalilom Lor timur 3 No.8
Pekerjaan : Karyawa Swasta
Status Kawin : Kawin
Pendidikan : SMA

90
Selanjutnya menunjuk domisili hukum dialamat kuasanya serta
menyebut diri sebagai PEMBERI KUASA, dengan ini
menerangkan memberikan kuasa baik sendiri-sendiri maupun
bersama-sama dengan hak substitusi kepada :
3. Nama : Alvin Adi Nugraha , S.H.,M.H.
TTL : Nganjuk,26 Agustus 1962
Umur : 54 Tahun
Jenis Kelamin : Laki - laki
Agama : Islam
Warga Negara : Indonesia
Alamat : Jl. Kerinci No. 20, Perum Pepelegi Indah
waru - Sidoarjo
Pekerjaan : Advokat
Status kawin : Kawin
Pendidikan : S2
No. Induk KTPA : 00.12095
Tgl berlakunya : 31. 12. 2015
Tgl berakhirnya : 31.12.2018

4. Nama : Nadiya Umiyatul Bilqist, S.H.,M.H.


TTL : Gresik, 14 Juni 1980
Umur : 35 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Warga Negara : Indonesia
Alamat : Jl. Medoan Asri Barat V/18
Pekerjaan : Advokat
Status kawin : Kawin
Pendidikan : S1
No. Induk KTPA : 13.01838
Tgl berlakunya : 31. 12. 2015
Tgl berakhirnya : 31.12.2018
Kesemuanya Advokat Pada Kantor Hukum Alvin Adi Nugraha,
S.H., MH. & PARTNERS, berkantor di Jl. Kerinci No. 20
Perumahan Pepelegi Indah, Waru - Sidoarjo, telp. 08123070519,
0851-00901159, bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa.
Untuk selanjutnya disebut : .........…............. PENASEHAT
HUKUM
K H U S U S :
Untuk dan atas nama PEMBERI KUASA, untuk memberikan
bantuan hukum sebagai Pemohon Peninjauan Kembali dalam
Perkara daftar No. 473/Pid.B/2014/PN.Sby di lingkungan
Pengadilan Negeri Surabaya.
Selanjutnya mengenai hal tersebut diatas, maka PENERIMA
KUASA untuk dan atas nama PEMBERI KUASA berhak
untuk mengajukan dan menandatangani Keberatan dan atau
Pembelaan dan serta tanggapan-tanggapan, menghadap instansi-
instansi, jawatan-jawatan, hakim-hakim, Kepolisian/Kejaksaan,
pejabat-pejabat yang berwenang, menerima, mengajukan dan
menandatangani surat-surat, permohonan-permohonan, untuk itu
PENERIMA KUASA diperbolehkan mengadakan perdamainan
sehubungan adanya perkara tersebut dengan syarat-syarat yang
dianggap baik dan berguna bagi PEMBERI KUASA, dapat

91
mengambil segala tindakan yang penting, perlu dan berguna
sehubungan dengan penyelesaian perkara ini, serta dapat
mengerjakan segala pekerjaan yang umumnya dapat dikerjakan
oleh seorang kuasa/wakil asalkan tidak bertentangan dengan
perundang-undangan yang berlaku baik Tingkat Banding,
Kasasi maupun Peninjauan Kembali.
------------------------------------------------------------------------------
---------------
Demikian surat kuasa ini dibuat dan diberikan sesuai dengan
ketentuan Undang-undang yang berlaku. ….
……………………………………...........................

Sidoarjo, 21 Januari 2015

PENASEHAT HUKUM PEMBERI KUASA

Alvin Adi Nugraha, S.H., Aswin Chresna Wijaya


M.H.

Nadiya Umiyatul Bilqist,


S.H.,M.H.

KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA P-29


“UNTUK KEADILAN”
SURAT DAKWAAN
NOMOR: PDM-111/TANJUNG PERAK/03/2015
A. TERDAKWA
Nama Lengkap : Aswin Chresna Wijaya
Tempat Lahir : Surabaya
Tanggal Lahir : 22 Juni 1969
Umur : 46 tahun
Jenis Kelamin : Laki – laki
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : Jl Kalilom Lor Timur 3/10
Agama : Islam
Pekerjaan : Tidak Bekerja
Selanjutnya disebut sebagai Terdakwa 1

Nama Lengkap : Adi Setia


Tempat Lahir : Surabaya
Tanggal Lahir : 25 Februari 1967
Umur : 48 Tahun
Jenis Kelamin : Laki – Laki

92
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : JL Kalilom Lor Timur 3/8
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Selanjutnya disebut sebagai Terdakwa II

B. PENAHANAN

1. Penahanan Rutan oleh Penyidik Polrestabes Surabaya sejak tanggal


11 Januari 2015
2. Diperpanjang oleh Penyidik Polrestabes Surabaya sejak tanggal 30
Januari 2015 sampai dengan 18 Febuari 2015
3. Penahanan Rutan oleh Penuntut Umum sejak : 18 Febuari 2015
sampai dengan 9 Maret 2015
4. Diperpanjang oleh Penuntut Umum sejak tanggal 9 Maret 2015
sampai dengan 28 Maret 2015

C. DAKWAAN

Primair

Bahwa ia Terdakwa 1 secara sendiri – sendiri atau bersama – sama dan


bersekutu dengan Terdakwa II pada hari Sabtu, 3 Januari 2015 atau setidak -
tidaknya pada bulan Januari 2015 bertempat di JL. Kalilom Lor Timur 3/5,
atau setidak – tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk daerah hukum
Pengadilan Negeri Surabaya, mengambil barang sesuatu atau sebagian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hukum, yang didahului, disertai, atau diikuti dengan kekerasan atau
ancaman kekerasan, terhadap orang, dengan maksud untuk mempersiap
atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk
memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk
tetap menguasai barang yang dicurinya jika perbuatan dilakukan oleh dua
orang atau lebih dengan bersekutu yang dilakukan terdakwa dengan cara
sebagai berikut:
- Bahwa pada tanggal 29 Desember 2014,Terdakwa I datang ke rumah
Terdakwa II yang tetangganya untuk menawarkan suatu pekerjaan,
namun seketika itu Terdakwa II menolak, Pada Pukul 20.30 WIB
Terdakwa I kembali menghampiri Terdakwa II untuk kembali

93
menawarkan suatu pekerjaan dan pada akhirnya Terdakwa II
mengiyakan ajakan tersebut.
- Bahwa pada tanggal 3 Januari 2015;
 Sekitar pukul 01.00 atau setidak-tidaknya pada waktu dini hari,
terdakwa I dan terdakwa II berjalan ke rumah Maimunah untuk
menjalankan aksinya.
 Setelah sampai didepan rumah Maimunah,Terdakwa I
mengajak Terdakwa II naik atap rumah Maimunah.
 Karena Terdakwa I kesulitan meamnjat rumah Maimunah,
Akhirnya terdakwa I hanya membantu terdakwa II untuk
memasuki rumah Maimunah melalui atap, dan memutuskan
untuk berjaga-jaga.
 Ketika terdakwa II berhasil masuk, terdakwa melihat
Maimunah sedang makan sambil menonton televisi di ruang
keluarga, Terdakwa II pun terkejut melihat Maimunah yang
menoleh ke arah terdakwa II secara tiba-tiba.
 Selanjutnya Terdakwa II pun terkejut kemudian menutup wajah
Maimunah menggunakan sweater miliknya.
 Kemudian Terdakwa II mengambil garpu yang ada didekatnya,
dan menusukkan garpu tersebut ke samping kepala Maimunah.
 Setelah melihat Maimunah tak berdaya Terdakwa II segera
beraksi dan berhasil mencuri uang sejumlah RP 40.000.000
kemudian meninggalkan rumah tersebut.
 Setelah berhasil ke luar, Terdakwa I diberi bagian sebesar RP
500.000 oleh terdakwa II.
Berdasarkan perbuatan terdakwa I dan II seperti yang tertera diatas, yang
telah mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, diatur dan diancam
dengan Pidana pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan jo
pasal 55 ayat (1) angka 2 KUHP

SUBSIDAIR
Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada keterangan
diatas yang mengakibatkan hilangnya nyawa sikorban, diatur dan diancam dengan
Pidana pasal 339 KUHP tentang pembunuhan yang diikuti,disertai atau didahului
oleh suatu perbuatan pidana yang dilakukan dengan maksud untuk
mempersiapkan atau mempermudah pelaksaannnya,atau melepaskan diri sendiri
maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tangkap tangan jo pasal 55 angka 1
KUHP

94
LEBIH SUBSIDAIR
Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada keterangan
diatas yang , yang telah melakukan pencurian di waktu malam dalam sebuah
rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang
yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oelh orang yang berhak dan
dengan melakukan pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan
bersekutu diancam dengan pidana pasal 363 jo 55 angka 1 KUHP.

Surabaya, 28 Maret 2015

JAKSA PENUNTUT UMUM JAKSA PENUNTUT UMUM

Salsabhila Chalwa S.H.,M.H. Hani Musfira,S.H.,M.H.


JAKSA MUDA NIP. 1671010025 JAKSA MUDA NIP. 1671010022

95
NOTA KEBERATAN
(EKSEPSI)
DALAM PERKARA TINDAK PIDANA UMUM
NOMOR REG. PERKARA:1108/Pid.B/2015/PN.Sby

IDENTITAS TERDAKWA :
Nama Lengkap : Aswin Chresna Wijaya
Tempat Lahir : Surabaya
Tanggal Lahir : 22 Juni 1967
Umur : 48 tahun
Jenis Kelamin : Laki – laki
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : Jl Kalilom Lor Timur 3/10
Agama : Islam
Pekerjaan : Tidak Bekerja
Selanjutnya disebut sebagai Terdakwa I

Nama Lengkap : Adi Setia


Tempat Lahir : Surabaya
Tanggal Lahir : 25 Februari 1969
Umur : 46 Tahun
Jenis Kelamin : Laki – Laki
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : JL Kalilom Lor Timur 3/8
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Selanjutnya disebut sebagai Terdakwa II

STATUS PENAHANAN :

1. Penahanan Rutan oleh Penyidik Polrestabes Surabaya sejak


tanggal 20 Januari 2015
2. Diperpanjang oleh penyidik Polrestabes Surabaya sejak tanggal
17 Februari 2015 sampai tanggal 23 Februari 2015

96
3. Penahanan Rutan oleh Penuntut Umum sejak tanggal 24
Februari 2015 sampai dengan tanggal 23 Maret 2015
4. Penahanan Rutan oleh Ketua Pengadilan Negeri Surabaya sejak
tanggal 24 Maret 2015 sampai dengan --- 2015.

Kepada Yth,
MAJELIS HAKIM PEMERIKSA PERKARA PIDANA
Nomor Reg. Perkara : 100/Pid.B/2015/PN.Sby
Pengadilan Negeri Surabaya
Jalan Arjuna No. 16-18
di –
SURABAYA

Dengan hormat,
Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

1. Nadiya Umiyatul Bilqist, S.H., M.H.


2. Alvin Adi Nugraha, S.H., M.H.

Para advokat dari kantor “SHINY GOLD LAW FIRM” yang beralamat di
Jalan Bougenville No.85 Surabaya, berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor
22-01/II/2015 tanggal --- 2015 yang dalam hal ini bertindak sebagai Penasihat
Hukum atas nama terdakwa Aswin Chresna Wijaya yang beralamat di Jalan
Kalilom Lor Timur 3/10 dan Terdakwa Adi Setia yang beralamat di Jalan
Kalilom Lor Timur 3/8 Surabaya Surabaya yang telah terdaftar di Kantor
Kepaniteraan Pengadilan Negeri Surabaya. Setelah mempelajari dengan
seksama Surat Dakwaan Penuntut Umum PDM-11/SURABAYA/2015 atas
nama Terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia dengan ini kami
sampaikan Nota Keberatan (EKSEPSI) sebagai berikut :
I. PENDAHULUAN

Terlebih dulu kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,
sehingga atas rahmat, berkah, dan karunia-Nya kita semua diizinkan untuk
mengikuti persidangan pada hari ini dengan agenda persidangan, yaitu
pembacaan Nota Keberatan (Eksepsi) dari Penasehat Hukum Terdakwa.

97
Eksepsi ini kami ajukan dengan pertimbangan bahwa ada hal-hal yang
prinsipal yang perlu kami sampaikan berkaitan demi tegaknya hukum,
kebenaran dan keadilan dan demi memastikan terpenuhinya keadilan yang
menjadi hak asasi tiap manusia, sebagaimana tercantum dalam pasal 7
Deklarasi Universal HAM, pasal 14 (1) Konvenan Hak Sipil dan Politik yang
telah diratifikasi menjadi Undang-undang No. 12 Tahun 2005 tentang
pengesahan Internasional Convenant on Civil and Political Rights (Konvenan
Internasional Tentang Hak-hak Sipil dan Politik), pasal 27 (1), pasal 28 D (1)
UUD 1945, pasal 7 dan pasal 8 TAP MPR No. XVII Tahun 1998 Tentang
HAM, pasal 17 UU no 39 tahun 1999 tentang HAM, dimana semua orang
adalah sama dimuka hukum dan tanpa diskriminasi apapun serta berhak
atas perlindungan hukum yang sama

Selanjutnya mengenai pengajuan nota keberatan di dalam persidangan ini


tidak dimaksudkan untuk mengurangi rasa hormat kami, sebagai Penasehat
Hukum Terdakwa, kepada Penuntut Umum yang sedang melakukan tugas
penuntutannya sesuai dengan fungsi dari pekerjaannya. Dalam hal pengajuan
Nota Keberatan ini, kami selaku Penasehat Hukum Terdakwa hanya
bermaksud untuk menjalankan amanah ketentuan Pasal 54 KUHAP dalam
rangka melakukan pembelaan terdakwa pada setiap tingkatan pemeriksaan.
Oleh karena itu, segala argumentasi dalam nota keberatan ini merupakan
upaya kami untuk memperjuangkan prinsip-prinsip hukum, keadilan, dan hak
asasi manusia yang telah menjadi komitmlen kita bersama, termasuk pula
komitmen yang dijunjung tinggi oleh Negara ini.

Bahwa untuk itulah nota keberatan ini diharapkan menjadi alat penyeimbang
terhadap materi Surat Dakwaan Penuntut Umum yang telah dikemukakan
dalam persidangan sebelum ini sehingga dalam nota keberatan ini kami
menyampaikan kebenaran kepada Majelis Hakim maupun kepada Penuntut
Umum mengenai perkara pidana ini secara menyeluruh, terpadu dan tidak
semata-mata ditinjau dari sudut pandang yuridis sempit atau dari kacamata
hukum legalitas formalistis menurut hukum positif Negara Kesatuan Republik
Indonesia, namun adalah sangat penting pula untuk ditinjau dari segi dimensi
non yuridis, antara lain latar belakang dan seputar pokok permasalahan dan
mengenai perkara yang sesungguhnya terjadi yang terkait dengan hal
substansial yang paling utama, yaitu keadilan.

98
II. URAIAN DAKWAAN

Primair
Bahwa ia Terdakwa I secara sendiri – sendiri atau bersama – sama dan
bersekutu dengan Terdakwa II pada hari Sabtu, 03 Januari 2015 atau
setidak – tidaknya pada bulan Januari 2015 bertempat di JL. Kalilom Lor
Timur 3/5, atau setidak – tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk
daerah hokum Pengadilan Negeri Surabaya, mengambil barang sesuatu atau
sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara
melawan hukum, yang didahului, disertai, atau diikuti dengan kekerasan
atau ancaman kekerasan, terhadap orang, dengan maksud untuk
mempersiap atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap
tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya,
atau untuk tetap menguasai barang yang dicurinya jika perbuatan
dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu yang dilakukan
terdakwa dengan cara sebagai berikut:
- Bahwa pada tanggal 29 Desember 2014, Terdakwa I datang ke rumah
Terdakwa II yang tetangganya untuk menawarkan suatu pekerjaan,
namun seketika itu Terdakwa II menolak, Pada Pukul 20.30 WIB
Terdakwa I kembali menghampiri Terdakwa II untuk kembali
menawarkan suatu pekerjaan dan pada akhirnya Terdakwa II
mengiyakan ajakan tersebut.
- Bahwa pada tanggal 03 Januari 2015;
 Sekitar pukul 01.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu
dini hari, terdakwa I dan terdakwa II berjalan ke rumah
Maimunah untuk menjalankan aksinya.
 Setelah sampai di depan rumah Maimunah, Terdakwa I
mengajak Terdakwa II naik atap rumah Maimunah.
 Karena Terdakwa I kesulitan memanjat rumah Maimunah,
Akhirnya terdakwa I hanya membantu terdakwa II untuk
memasuki rumah Maimunah melalui atap, dan memutuskan
untuk berjaga-jaga.
 Ketika terdakwa II berhasil masuk, terdakwa melihat
Maimunah sedang makan sambil menonton televisi di ruang
keluarga, Terdakwa II pun terkejut melihat Maimunah yang
menoleh ke arah terdakwa II secara tiba-tiba.

99
 Selanjutnya Terdakwa II pun terkejut kemudian menutup wajah
Maimunah menggunakan sweater miliknya.
 Kemudian Terdakwa II mengambil garpu yang ada didekatnya,
dan menusukkan garpu tersebut ke samping kepala Maimunah.
 Setelah melihat Maimunah tak berdaya Terdakwa II segera
beraksi dan berhasil mencuri uang sejumlah RP 40.000.000
kemudian meninggalkan rumah tersebut.
 Setelah berhasil ke luar, Terdakwa I diberi bagian sebesar RP
500.000 oleh terdakwa II.

Berdasarkan perbuatan terdakwa I dan II seperti yang tertera diatas, yang


telah mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, diatur dan diancam
dengan Pidana pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan jo
pasal 55 ayat (1) angka 2 KUHP

SUBSIDAIR
Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada
keterangan diatas, yang telah melakukan pencurian di waktu malam dalam
sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan
oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh orang
yang berhak dan dengan melakukan pencurian yang dilakukan oleh dua orang
atau lebih dengan bersekutu diancam dengan pidana pasal 363 jo 55 ayat (1)
angka 2 KUHP.

LEBIH SUBSIDAIR
Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada
keterangan diatas, yang telah mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya
atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara
melawan hukum diacam dengan pidana pasal 362 jo 55 ayat (1) angka 2
KUHP.

III. DALAM EKSEPSI


Merujuk pada ketentuan pasal 156 ayat (1) KUHAP, yang intinya menyatakan
bahwa sesudah pembacaan dan penjelasan Surat Dakwaan oleh Penuntut
Umum pada persidangan tanggal 06 April 2015, maka Terdakwa atau
Penasehat Hukum berhak mengajukan keberatan. Oleh karena itu, kami,
Penasehat Hukum dari Terdakwa, mengajukan nota keberatan sebagai berikut :
DAKWAAN PENUNTUT UMUM OBSCUUR LIBELS, OLEH

100
KARENANYA TIDAK MEMENUHI SYARAT MATERIIL SURAT
DAKWAAN.
Yang untuk selanjutnya Nota Keberatan (eksepsi) ini kami jabarkan sebagai
berikut :

SURAT DAKWAAN PENUNTUT UMUM ADALAH OBSCUUR


LIBELS, OLEH KARENANYA TIDAK MEMENUHI SYARAT
MATERIIL SURAT DAKWAAN
Sebagaimana dimaksud di dalam ketentuan pasal 143 ayat (2) huruf
b KUHAP, dapat diuraikan sebagai berikut :
- Pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP menetapkan syarat isi surat
dakwaan adalah harus berupa uraian secara cermat, jelas, dan
lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan dengan
menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan.
- Surat Edaran Jaksa Agung Republik Indonesia, tanggal 16
Nopember 1993, Nomor : SE-004/J.A/11/1993 dan Surat Jaksa
Agung Republik Indonesia, tanggal 22 Nopember 1993, Nomor
: B.607/E/11/1963 Bahwa yang dimaksud cermat, jelas, dan
lengkap tidak saja menyebutkan seluruh unsur beserta dasar
hukum (pasal) dari peraturan perundang-undangan tentang
tindak pidana yang didakwakan, melainkan juga menyebut
secara cermat, jelas dan lengkap tentang unsur-unsur tindak
pidana dan pasal yang didakwakan yang harus jelas pula
kaitannya atau hubungannya dengan peristiwa atau kejadian
nyata yang didakwakan
-
Bahwa di dalam Surat Dakwaan terdapat ketidakjelasan rumusan perbuatan
dan waktu terjadinya tindak pidana dalam Surat Dakwaan.
Bahwa uraian dakwaan mengenai penyertaan dan bersama-sama tidak jelas
atau kabur :

1. Tentang Penggunaan istilah “bersama-sama” Dalam Pasal 55 Ayat


(1) Ke-1 KUHP tidak
tepat---------------------------------------------------------------------------
Bahwa penggunaan istilah bersama-sama tersebut tidak ditemukan
dasar hukumnya. Hal ini dipertegas dengan surat Edaran Jaksa Agung
Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI No.B-

101
208/F/Ft.1/01/2009 tanggal 30 Januari 2009, antara lain menyatakan : b.
meskipun beberapa yurisprudensi Mahkamah Agung RI ada yang
menyebut bahwa yang dimaksud istilah bersama - sama dalam penyertaan
adalah yang turut serta melakukan akan tetapi pasal 55 ayat (1) ke 1
KUHP sama sekali tidak mengenal istilah “sendiri - sendiri atau bersama -
sama” Sehingga jelas uraian dakwaan Penuntut Umum yang menggunakan
istilah bersama-sama tersebut adalah tidak tepat serta tidak ada dasar
hukumnya;------------------------------------------------------------------------------------------

Adapun fakta-fakta hukum yang tidak cermat, jelas dan lengkap dari
dakwaan Penuntut Umum adalah sebagai sebagai berikut :----------------------------------

- Bahwa pada tanggal 29 Desember 2014, Terdakwa I datang ke rumah


Terdakwa II yang tetangganya untuk menawarkan suatu pekerjaan,
namun seketika itu Terdakwa II menolak. Pada Pukul 20.30 WIB
Terdakwa I kembali menghampiri Terdakwa II untuk kembali
menawarkan suatu pekerjaan dan pada akhirnya Terdakwa II
mengiyakan ajakan tersebut.
- Bahwa pada tanggal 3 Januari 2015;
 Sekitar pukul 01.00 atau setidak-tidaknya pada waktu dini hari,
terdakwa I dan terdakwa II berjalan ke rumah Maimunah untuk
menjalankan aksinya.
 Setelah sampai di depan rumah Maimunah, Terdakwa I
mengajak Terdakwa II naik atap rumah Maimunah.
 Karena Terdakwa I kesulitan meamnjat rumah Maimunah,
akhirnya terdakwa I hanya membantu terdakwa II untuk
memasuki rumah Maimunah melalui atap, dan memutuskan
untuk berjaga-jaga.
 Ketika terdakwa II berhasil masuk, terdakwa II melihat
Maimunah sedang makan sambil menonton televisi di ruang
keluarga, Terdakwa II pun terkejut melihat Maimunah yang
menoleh ke arah terdakwa II secara tiba-tiba.
 Selanjutnya Terdakwa II pun terkejut kemudian menutup wajah
Maimunah menggunakan sweater miliknya.
 Kemudian Terdakwa II mengambil garpu yang ada didekatnya,
dan menusukkan garpu tersebut ke samping kepala Maimunah.

102
 Setelah melihat Maimunah tak berdaya Terdakwa II segera
beraksi dan berhasil mencuri uang sejumlah RP 40.000.000
kemudian meninggalkan rumah tersebut.
 Setelah berhasil ke luar, Terdakwa I diberi bagian sebesar RP
500.000 oleh terdakwa II.

Bahwa uraian surat dakwaan Penuntut Umum tidak dijelaskan


secara lengkap dan utuh tentang bagaimana hubungannya antara motivasi
dengan unsur - unsur pasal rumusan delik yang didakwakan. Bahkan,
uraian Penuntut Umum tentang fakta - fakta perbuatan yang dilakukan
yang terdakwa berkaitan dengan motivasi dan tujuan dilakukannya
perbuatan sama sekali tidak ada uraiannya. Padahal uraian tentang
motivasi atau tujuan Terdakwa melakukan perbuatan yang didakwakan
adalah merupakan sesuatu hal yang sangat penting, karena semuanya itu
berkaitan erat dengan sebagai bahan pertimbangan menentukan berat -
ringannya hukuman yang jika kelak dijatuhkan. Sebagai gambaran
perbandingan, bahwa jika seorang pencuri ayam dengan motivasi ingin
mendapatkan sesuatu untuk memberikan makan anaknya yang lapar sudah
barang tentu sangat berberda dengan seorang pencuri ayam dengan
motivasi untuk judi dan membeli minuman keras;--------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------
 Uraian tentang tempus delictie tidak jelas, kabur (obscuur libels).

Bahwa memperhatikan dan mencermati uraian surat dakwaan


Penuntut Umum yang menyatakan sebagai berikut :
”Bahwa ia Terdakwa I secara sendiri – sendiri atau bersama – sama
dan bersekutu dengan Terdakwa II pada hari Sabtu, 3 Januari 2015 atau
setidak - tidaknya pada bulan Januari 2015 bertempat di JL. Kalilom Lor
Timur 3/5, atau setidak – tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk
daerah hukum Pengadilan Negeri Surabaya, mengambil barang sesuatu
atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki
secara melawan hukum, yang didahului, disertai, atau diikuti dengan
kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang, dengan maksud
untuk mempersiap atau mempermudah pencurian, atau dalam hal
tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau

103
peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicurinya jika
perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu....”
Bahwa dari uraian surat dakwaan penuntut umum tersebut diatas Nampak
bahwa uraian surat dakwaan tersebut tidak jelas atau kabur (obscuur libels)
mengenai uraian waktu kejadian perkaranya (tempus delictie) yaitu disatu
sisi menyatakan waktu kejadian perkaranya adalah pada hari Sabtu
tanggal 3 Januari 2015. Namun disisi yang lainnya ditindak lanjuti
dengan uraian atau setidak - tidaknya pada bulan Januari 2015. Bahwa
penyebutan setidak –tidaknya pada bulan Januari 2015 adalah tidak jelas
dan membingungkan.
Oleh karena itu uraian surat dakwaan penuntut umum yang demikian
adalah tidak sesuai ketentuan pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP, yang
menentukan surat dakwaan harus merupakan suatu uraian secara cermat,
jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan, dengan
menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan. Maka sesuai
pasal 143 ayat (3) KUHAP surat dakwaan yang demikian menjadi batal
demi hukum.
 Uraian tentang locus delictie tidak jelas, kabur (obscuur libel).

Bahwa memperhatikan dan mencermati uraian surat dakwaan


Penuntut Umum yang menyatakan sebagai berikut :
” Bahwa ia Terdakwa I secara sendiri – sendiri atau bersama – sama
dan bersekutu dengan Terdakwa II pada hari Sabtu, 3 Januari 2015 atau
setidak - tidaknya pada bulan Januari 2015 bertempat di JL. Kalilom Lor
Timur 3/5, atau setidak – tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk
daerah hukum Pengadilan Negeri Surabaya, mengambil barang sesuatu
atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki
secara melawan hukum, yang didahului, disertai, atau diikuti dengan
kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang, dengan maksud
untuk mempersiap atau mempermudah pencurian, atau dalam hal
tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau
peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicurinya jika
perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu....”
Bahwa dari uraian surat dakwaan penuntut umum tersebut diatas Nampak
bahwa uraian surat dakwaan tersebut tidak jelas atau kabur (obscuur libels)

104
mengenai uraian tempat kejadian perkaranya (locus delictie) yang pasti.
Bahwa penyebutan atau setidak - tidaknya pada suatu tempat yang
masih termasuk daerah hukum Pengadilan Negeri Surabaya adalah
tidak jelas dan tidak cermat dan terkesan ragu - ragu.
Oleh karena itu uraian surat dakwaan penuntut umum yang demikian
adalah tidak sesuai ketentuan pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP, yang
menentukan surat dakwaan harus merupakan suatu uraian secara cermat,
jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan, dengan
menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan. Maka sesuai
pasal 143 ayat (3) KUHAP surat dakwaan yang demikian menjadi batal
demi hokum

 Uraian tentang modus operandi pada surat dakwaan tidak ada

Bahwa memperhatikan dan mencermati uraian surat dakwaan


Penuntut Umum Primair, Subsidair, Lebih Subsidair yang antara lain
menyatakan sebagai berikut :
” Bahwa ia Terdakwa I secara sendiri – sendiri atau bersama – sama
dan bersekutu dengan Terdakwa II pada hari Sabtu, 3 Januari 2015 atau
setidak - tidaknya pada bulan Januari 2015 bertempat di JL. Kalilom Lor
Timur 3/5, atau setidak – tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk
daerah hukum Pengadilan Negeri Surabaya, mengambil barang sesuatu
atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki
secara melawan hukum, yang didahului, disertai, atau diikuti dengan
kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang, dengan maksud
untuk mempersiap atau mempermudah pencurian, atau dalam hal
tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau
peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicurinya jika
perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu....”dst.
Dari uraian surat dakwaan penuntut umum tersebut diatas Nampak bahwa
penuntut umum tidak dapat menguraikan bagaimana cara - cara perbuatan
pidana tersebut dilakukan oleh terdakwa atau bagaimana modus
operandinya. Maka surat dakwaan penuntut umum yang demikian menjadi
tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap. Oleh karena itu uraian surat
dakwaan penuntut umum yang demikian adalah tidak sesuai ketentuan

105
pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP, yang menentukan surat dakwaan harus
merupakan suatu uraian secara cermat, jelas dan lengkap mengenai tindak
pidana yang didakwakan, dengan menyebutkan waktu dan tempat tindak
pidana itu dilakukan. Maka sesuai pasal 143 ayat (3) KUHAP surat
dakwaan yang demikian menjadi batal demi hukum.
Maka dapat dikatakan bahwa Surat Dakwaan Penuntut Umum ini
harus dinyatakan batal demi hokum --------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Berdasarkan uraian tersebut di atas, kami selaku Penasehat Hukum
Terdakwa menyatakan bahwa Surat Dakwaan yang dibuat oleh Penuntut
Umum telah tidak mengindahkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku yang terdapat didalam KUHAP dan jelas nampak sekali bahwa
Penuntut Umum hanya meng-copy paste Surat Dakwaan yang telah ada
sebelumnya;-----------------------------------------------------------------------------------------

Dalam paragraf pembuka Surat Dakwaan Subsidair, perbuatan


yang dijabarkan oleh Penuntut Umum sebagaimana tersebut di atas sangat
kabur dan tidak menjelaskan perbuatan yang konkret sebagaimana yang
dituduhkan kepada Terdakwa. Penuntut Umum tidak menjabarkan
dengan pasti mengenai apa yang telah dilakukan oleh Terdakwa
secara cermat, jelas dan lengkap.

Cermat adalah membuat uraian yang didasarkan pada ketentuan


pidana terkait, tanpa adanya kekurangan atau kekeliruan yang
menyebabkan Surat Dakwaan batal demi hukum atau dapat dibatalkan atau
dinyatakan tidak dapat diterima (niet onvankelijk verklaard). Dalam hal
ini, Penuntut Umum dituntut untuk bersikap teliti terhadap keseluruhan
materi Surat Dakwaan, yaitu dengan menyertakan unsur dalam pasal
yang didakwakan tanpa memperhatikan uraian fakta.

Jelas adalah uraian yang jelas dan mudah dimengerti dengan cara
menyusun redaksi yang mempertemukan fakta-fakta perbuatan terdakwa
dengan unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan, sehingga terdakwa
yang mendengarnya atau membacanya akan mengerti dan mendapatkan
gambaran yang jelas tentang siapa yang melakukan tindak pidana, tindak
pidana yang dilakukan, kapan dan dimana tindak pidana dilakukan
(tempus dan locus delicti), apa akibat yang ditimbulkan dan mengapa

106
terdakwa melakukan. Uraian tentang komponen-komponen tersebut
disusun sedemikian rupa secara sistemik dan kronologis dengan bahasa
yang sederhana, yaitu dengan tidak mempertimbangkan mengapa
terdakwa melakukan hal yang didakwakan.

Lengkap adalah uraian yang bulat dan utuh yang mampu


menggambarkan unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan beserta
waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan, yaitu dari keseluruhan
uraian tindak pidana dalam dakwaan sama sekali tidak
menggambarkan unsur tindak pidana dalam pasal yang didakwakan.

IV. PERMOHONAN

Berdasarkan hal tersebut diatas, mohon kepada Majelis Hakim berkenan memberi
putusan yang amar putusannya (dictum) sebagai berikut:
(1) Menerima Nota Keberatan (eksepsi) Penasehat Hukum Terdakwa
secara keseluruhan;
(2) Menyatakan bahwa Surat Dakwaan Penuntut Umum menurut pasal
143 (2) KUHAP tertanggal 28 Maret 2015 No. PDM-
111/TANJUNG PERAK/03/2015 adalah batal demi hukum (nieteg
verklaring van de acte van verwijzing);
(3) Menyatakan pemeriksaan perkara ini tidak dapat dilanjutkan karena
Surat Dakwaan Penuntut Umum tidak memenuhi syarat materiil
Surat Dakwaan sehingga menyebabkannya batal demi hukum;
(4) Memulihkan hak Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat,
dan martabatnya sebagai orang yang telah tercemarkan nama baiknya;
(5) Memerintahkan kepada Penuntut Umum membebaskan Terdakwa Adi
Setia dan Aswin Chresna Wijaya dari tahanan;
(6) Membebankan biaya perkara pada negara;

Atau setidak-tidaknya Majelis Hakim pemeriksa perkara ini menjatuhkan putusan


sela yang adil dan bijaksana (ex aequo et bono).

Demikian Nota Keberatan (Eksepsi) ini kami ajukan selaku Penasehat Hukum
Terdakwa untuk dikabulkan seluruhnya oleh Majelis Hakim yang mulia. Atas
perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami,
Penasehat Hukum Penasehat Hukum

107
Alvin Adi Nugraha, SH., M.H. Nadya Umiyatul B.,S.H.,M.H.

PUTUSAN SELA
No. Reg. Perkara: 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

”DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”

Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili perkara


pidana pada tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa, telah menjatuhkan
putusan sela terhadap :

Nama Lengkap : Aswin Chresna Wijaya


Tempat Lahir : Surabaya
Tanggal Lahir : 22 Juni 1967
Umur : 48 tahun
Jenis Kelamin : Laki – laki
Kebangsaan : Indonesia

108
Alamat : Jl Kalilom Lor Timur 3/10
Agama : Islam
Pekerjaan : Tidak Bekerja
Selanjutnya disebut sebagai Terdakwa I

Nama Lengkap : Adi Setia


Tempat Lahir : Surabaya
Tanggal Lahir : 25 Februari 1969
Umur : 46 Tahun
Jenis Kelamin : Laki – Laki
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : JL Kalilom Lor Timur 3/8
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Selanjutnya disebut sebagai Terdakwa II

Terdakwa ditahan oleh:


5. Penahanan Rutan oleh Penyidik Polrestabes Surabaya sejak tanggal
11 Januari 2015
6. Diperpanjang oleh Penyidik Polrestabes Surabaya sejak tanggal 30
Januari 2015 sampai dengan 18 Febuari 2015
7. Penahanan Rutan oleh Penuntut Umum sejak : 18 Febuari 2015
sampai dengan 9 Maret 2015
8. Diperpanjang oleh Penuntut Umum sejak tanggal 9 Maret2015
sampai dengan 28 Maret 2015

Terdakwa didampingi oleh Penasehat Hukum Nadiya Umiyatul Bilqist, S.H.,


M.H. dan Alvin Adi Nugraha, S.H., M.H. Advokat dan Penasehat Hukum dari
Kantor Hukum / Law Firm : “Shinny Gold Law Firm” dan seterusnya,
berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 18 Juni 2015.;------------------------------------------------

Pengadilan Negeri Surabaya;---------------------------------------------------------------------------------


Setelah mendengar :--------------------------------------------------------------------------------------------
1. Pembacaan surat dakwaan Penuntut Umum;
2. Pembacaan eksepsi Penasehat Hukum Terdakwa ;
3. Pembacaan tanggapan Penuntut Umum atas eksepsi Penasehat Hukum
Terdakwa ;

109
Menimbang, bahwa Terdakwa dihadapkan di muka sidang Pengadilan
Negeri Surabaya oleh Penuntut Umum dengan surat dakwaan yang disusun secara
subsideritas dan telah dibacakan pada Persidangan Perdana pada hari Senin, 06
April 2015, yaitu :
DAKWAAN

Primair

Bahwa ia Terdakwa I secara sendiri – sendiri atau bersama – sama dan


bersekutu dengan Terdakwa II pada hari Sabtu, 03 Januari 2015 atau setidak
– tidaknya pada bulan Januari 2015 bertempat di JL. Kalilom Lor Timur 3/5,
atau setidak – tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk daerah hokum
Pengadilan Negeri Surabaya, mengambil barang sesuatu atau sebagian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hukum, yang didahului, disertai, atau diikuti dengan kekerasan atau
ancaman kekerasan, terhadap orang, dengan maksud untuk mempersiap
atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk
memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk
tetap menguasai barang yang dicurinya jika perbuatan dilakukan oleh dua
orang atau lebih dengan bersekutu yang dilakukan terdakwa dengan cara
sebagai berikut:
- Bahwa pada tanggal 29 Desember 2014, Terdakwa I datang ke rumah
Terdakwa II yang tetangganya untuk menawarkan suatu pekerjaan,
namun seketika itu Terdakwa II menolak, Pada Pukul 20.30 WIB
Terdakwa I kembali menghampiri Terdakwa II untuk kembali
menawarkan suatu pekerjaan dan pada akhirnya Terdakwa II
mengiyakan ajakan tersebut.
- Bahwa padatanggal 03 Januari 2015;
 Sekitar pukul 01.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu
dini hari, terdakwa I dan terdakwa II berjalan ke rumah
Maimunah untuk menjalankan aksinya.
 Setelah sampai di depan rumah Maimunah, Terdakwa I
mengajak Terdakwa II naik atap rumah Maimunah.
 Karena Terdakwa I kesulitan memanjat rumah Maimunah,
Akhirnya terdakwa I hanya membantu terdakwa II untuk

110
memasuki rumah Maimunah melalui atap, dan memutuskan
untuk berjaga-jaga.
 Ketika terdakwa II berhasil masuk, terdakwa melihat
Maimunah sedang makan sambil menonton televisi di ruang
keluarga, Terdakwa II pun terkejut melihat Maimunah yang
menoleh ke arah terdakwa II secara tiba-tiba.
 Selanjutnya Terdakwa II pun terkejut kemudian menutup wajah
Maimunah menggunakan sweater miliknya.
 Kemudian Terdakwa II mengambil garpu yang ada didekatnya,
dan menusukkan garpu tersebut ke samping kepala Maimunah.
 Setelah melihat Maimunah tak berdaya Terdakwa II segera
beraksi dan berhasil mencuri uang sejumlah RP 40.000.000
kemudian meninggalkan rumah tersebut.
 Setelah berhasil ke luar, Terdakwa I diberi bagian sebesar RP
500.000 oleh terdakwa II.

Berdasarkan perbuatan terdakwa I dan II seperti yang tertera diatas, yang


telah mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, diatur dan diancam
dengan Pidana pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan jo
pasal 55 ayat (1) angka 2 KUHP

SUBSIDAIR

Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada


keterangan diatas, yang telah melakukan pencurian di waktu malam dalam
sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan
oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh orang
yang berhak dan dengan melakukan pencurian yang dilakukan oleh dua orang
atau lebih dengan bersekutu diancam dengan pidana pasal 363 jo 55 ayat (1)
angka 2 KUHP.

LEBIH SUBSIDAIR

Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada


keterangan diatas, yang telah mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya
atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara

111
melawan hukum diacam dengan pidana pasal 362 jo 55 ayat (1) angka 2
KUHP.
Menimbang, bahwa setelah Surat Dakwaan yang disusun oleh Penuntut
Umum teresebut dibacakan di persidangan, Terdakwa menyatakan pada pokoknya
telah mengerti keseluruhan isi dan maksud surat dakwaan
tersebut;----------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa sesudah pembacaan Surat Dakwaan tersebut,


Terdakwa melalui Penasehat Hukumnya memilih untuk terlebih dahulu
menggunakan hak yang dimilikinya sesuai dengan yang diatur dalam pasal 156
ayat (1) KUHAP untuk mengajukan Keberatan atau Eksepsi;--------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa Penasehat Hukum terdakwa telah mengajukan Surat


Keberatan tertanggal 9 September 2015 yang juga telah dibacakan pada
Persidangan perdana di hari Senin, 14 September 2015, atas Dakwaan yang
disusun oleh Penuntut Umum;--------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa pada pokoknya dalam Keberatan tersebut tim


Penasehat Hukum Terdakwa berpendapat bahwa dakwaan penuntut umum
obscuur libels, oleh karenanya tidak memenuhi syarat materiil surat dakwaan;-----------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Menimbang, bahwa atas keberatan Penasehat Hukum Terdakwa tersebut,
Penuntut Umum juga telah menyusun surat tanggapannya tertanggal ---
September 2015, yang telah dibacakan pada persidangan kedua hari --- tanggal ---
September 2015 yang pada pokoknya menolak keseluruhan dari isi keberatan
Penasehat Hukum Terdakwa tersebut dengan alasan Surat Dakwaan Penuntut
Umum telah memenuhi syarat Formil maupun syarat Materiil serta telah disusun
secara cermat, jelas dan lengkap sebagaimana disyaratkan oleh Pasal 143
KUHAP. Penuntut Umum juga beranggapan bahwa berdasarkan pasal 84 ayat (1)
KUHAP mengenai kompetensi relative, yang menyatakan “Pengadilan Negeri
berwenang mengadili segala perkara tindak pidana yang dilakukan dalam daerah
hukumnya”. Maka kami berpendapat Pengadilan Negeri Surabaya berwenang
dalam menangani tindak pidana umum atas nama terdakwa ADI SETIA DAN

112
ASWIN CHRESNA WIJAYA sehingga hal ini membuktikan bahwa penasihat
hukum terdakwa sangatlah tidak cermat, karena meskipun akibat yang
ditimbulkan dari tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa berada di Sidoarjo,
tetapi tempat terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa berada di
Surabaya, sehingga Pengadilan Negeri Surabaya berwenang dalam mengadili
terdakwa ASWIN CHRESNA WIJAYA DAN NUR MUHAMMAD.;---------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa selanjutnya, baik Penasehat Hukum Terdakwa


maupun Penuntut Umum mohon dijatuhkan Putusan sela atas keberatan yang
telah disampaikan oleh Penasehat Hukum Terdakwa tersebut;-------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

TENTANG HUKUMNYA :

Menimbang, bahwa maksud dan tujuan keberatan dari Penasehat Hukum


Terdakwa adalah sebagaimana tersebut di atas;------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa ruang lingkup suatu keberatan menurut ketentuan


Pasal 156 ayat (1) KUHAP pada pokoknya meliputi; -----------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
1. Keberatan tentang tidak berwenangnya Majelis Hakim untuk
memeriksa dan mengadili suatu perkara;
-------------------------------------------------------------------------
2. Keberatan tentang surat dakwaan batal demi hukum karena tidak
cermat, jelas dan lengkap, dan;
----------------------------------------------------------------------------
Keberatan tentang Surat Dakwaan tidak dapat diterima;
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa tentang syarat-syarat sahnya suatu Surat Dakwaan


telah diatur dalam Pasal 143 ayat (2) KUHAP, yaitu surat Dakwaan harus
memenuhi syarat formal dan materil. Syarat Formil adalah surat Dakwaan diberi
tanggal dan diberi tanda tangan Penuntut Umum serta memuat identitas lengkap

113
atas diri Terdakwa. Sedangkan Syarat Materil adalah menguraikan secara
cermat, jelas dan lengkap mengenai unsur-unsur dari Tindak Pidana yang
didakwakan, mengenai waktu dan tempat Tindak Pidana (Tempus Delicti dan
Locus Delicti) yang dilakukan serta menguraikan bagaimana cara-cara Tindak
Pidana tersebut dilakukan oleh Terdakwa (Modus Operandi);-------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim mempelajari dengan seksama Surat


Dakwaan dari Penuntut Umum, Majelis Hakim mendapati bahwa Surat Dakwaan
tersebut secara Formil dinilai telah terpenuhi sebab telah diberi tanggal dan
diberi tanda tangan Penuntut Umum serta memuat identitas lengkap atas diri
Terdakwa, sehingga tidaklah dapat dinyatakan bahwa Penuntut Umum tidak
cermat dalam menentukan subjek hukum/persoon dalam Dakwaan sebagaimana
ditekankan Penasehat Hukum Terdakwa dalam eksepsinya ;---------------------------------------------

Menimbang, bahwa Majelis Hakim juga mendapati bahwa Penuntut


Umum telah menguraikan secara cermat, jelas dan lengkap keseluruhan dari
unsur-unsur dakwaan dan bagaimana cara-cara Terdakwa melakukannya dan
bagaimana Peranan Terdakwa dalam Tindak Pidana tersebut. Lebih dari itu, dalam
Surat Dakwaan tersebut Penuntut Umum telah menyebut secara rinci mengenai
keberadaan Terdakwa dan waktu terjadinya Tindak Pidana, sebagaiamana yang
dipermasalahkan Penasehat Hukum Terdakwa dalam keberatannya. Sehingga
dapatlah ditegaskan bahwa Surat Dakwaan tersebut secara Materiil dinilai juga
telah terpenuhi; -----------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa dengan demikian surat dakwaan Penuntut Umum harus


dinyatakan sah dan dapat dijadikan sebagai pedoman yang jelas bagi Majelis
Hakim untuk meneruskan pemeriksaan dan mengadili Terdakwa di depan
persidangan umum Pengadilan Negeri Surabaya dan karena itu perlu ditetapkan
untuk melanjutkan pemeriksaan atas diri Terdakwa di depan persidangan umum
Pengadilan Negeri Surabaya serta menangguhkan biaya perkara sampai pada
dijatuhkannya Putusan akhir;---------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

114
Mengingatakan ketentuan dalam Pasal 143 (2) huruf b KUHAP Jo. Pasal
143 ayat (3) KUHAP Jo. Pasal 156 ayat (1) KUHAP dan pasal-pasal lain dari
Undang-Undang yang bersangkutan;
-------------------------------------------------------------------------
M E N GAD I LI

1. Menolak keberatan dari Penasehat Hukum Terdakwa Aswin Chresna Wijaya


dan Adi Setia tersebut untuk seluruhnya;
2. Menyatakan surat dakwaan Penuntut Umum pada tanggal 3 September 2015
dengan nomor Register Perkara 1108/Pid.B/2015/PN.Sby atas nama Terdakwa
Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia adalah sah menurut hukum;
3. Memerintahkan Penuntut Umum untuk melanjutkan pemeriksaan atas diri
Terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia tersebut di persidangan
umum Pengadilan Negeri Surabaya;
4. Menolak pemulihan hak Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat, dan
martabatnya sebagai orang yang telah tercemarkan nama baiknya;
5. Memerintahkan kepada Penuntut Umumuntuk tidak membebaskan Terdakwa
Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia dari tahanan
6. Menangguhkan biaya perkara hingga pada dijatuhkannya Putusan Akhir;

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim


Pengadilan Negeri Surabaya pada hari ini : Senin, tanggal 21 September
2015oleh kami Wahyu Senoaji Nugroho Putra , S.H., M.H. sebagai Hakim
Ketua, Nidya Prasetya Dewi, S.H., M.H. dan Sela Suhartinah, S.H., M.H.
masing-masing selaku Hakim Anggota. Putusan mana diucapkan dalam
Persidangan yang terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh Hakim Ketua,
dengan dihadiri oleh Hakim-Hakim Anggota dan oleh Irine Ansella Sari, S.H.
selaku Panitera Pengganti serta dihadiri pula oleh Shalsabhila Chalwa S.H., M.H.
dan Hani Musfira, S.H., M.H. selaku Penuntut Umum dan dihadiri pula oleh
Terdakwa I dan Terdakwa II beserta Penasehat Hukum Terdakwa.

HAKIM - HAKIM ANGGOTA HAKIM KETUA

115
NIDYA PRASETYA D. SH.MH. WAHYU SENOAJI
N.P.SH.MH.,

SELA SUHARTINAH.SH.MH.,

PANITERA PENGGANTI

IRINE ANSELLA SARI SH.MH.


KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA P-42
“UNTUK KEADILAN”

SURAT TUNTUTAN
No. Reg. Perkara : 1108/Pid.B/2015/PN.Sby

I. Pendahuluan
Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Surabaya dengan
memperhatikan pemeriksaan dipersidangan dalam perkara atas nama para
terdakwa :
Terdakwa I.
Nama lengkap : Aswin Chresna Wijaya
Tempat lahir : Surabaya
Umur/tanggal lahir : 46 tahun / 22 Juni 1969
Jenis kelamin : Laki-laki
Kebangsaan/kewarganegaraan : Indonesia
Tempat tinggal : Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 No.10 RT
06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding
Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Tidak bekerja

Terdakwa II.
Nama lengkap : Adi Setia
Tempat lahir : Surabaya
Umur/tanggal lahir : 48 tahun / 25 Februari 1967
Jenis kelamin : Laki-laki
Kebangsaan/kewarganegaraan : Indonesia
Tempat tinggal : Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 No.8
RT06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali

116
Kedinding Kecamatan Kenjeran Kota
Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan swasta

Berdasarkan Surat Penetapan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Nomor :


1108/Pid.B/ Surat Pelimpahan Perkara Acara Pemeriksaan Biasa Kepala
Kejaksaan Negeri Surabaya tanggal 28 Maret 2015 Nomor 1188, terdakwa
dihadapkan ke depan persidangan dengan dakwaan subsidair sebagaimana telah
dibacakan dalam persidangan sebelumnya sebagai berikut :

Dakwaan

Primair
Bahwa ia Terdakwa I secara sendiri – sendiri atau bersama – sama dan
bersekutu dengan Terdakwa II pada hari Sabtu, 03 Januari 2015 atau
setidak – tidaknya pada bulan Januari 2015 bertempat di JL. Kalilom Lor
Timur 3/5, atau setidak – tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk
daerah hokum Pengadilan Negeri Surabaya, mengambil barang sesuatu atau
sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara
melawan hukum, yang didahului, disertai, atau diikuti dengan kekerasan
atau ancaman kekerasan, terhadap orang, dengan maksud untuk
mempersiap atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap
tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya,
atau untuk tetap menguasai barang yang dicurinya jika perbuatan
dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu yang dilakukan
terdakwa dengan cara sebagai berikut:
- Bahwa pada tanggal 29 Desember 2014, Terdakwa II datang ke
rumah Terdakwa I yang tetangganya untuk menawarkan suatu
pekerjaan, namun seketika itu Terdakwa I menolak, Pada Pukul 20.30
WIB Terdakwa II kembali menghampiri Terdakwa I untuk kembali
menawarkan suatu pekerjaan dan pada akhirnya Terdakwa I\I
mengiyakan ajakan tersebut.
- Bahwa pada tanggal 03 Januari 2015;
 Sekitar pukul 01.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu
dini hari, terdakwa I dan terdakwa II berjalan ke rumah Korban
untuk menjalankan aksinya.

117
 Setelah sampai di depan rumah Korban, Terdakwa I
mengajak Terdakwa II naik atap rumah Korban.
 Karena Terdakwa II kesulitan memanjat rumah Korban,
Akhirnya terdakwa II hanya membantu terdakwa I untuk
memasuki rumah Korban melalui atap, dan memutuskan untuk
berjaga-jaga.
 Ketika terdakwa I berhasil masuk, terdakwa melihat
Korban sedang makan sambil menonton televisi di ruang
keluarga, Terdakwa I pun terkejut melihat Korban yang
menoleh ke arah terdakwa II secara tiba-tiba.
 Selanjutnya Terdakwa I pun terkejut kemudian menutup
wajah Korban menggunakan sweater miliknya.
 Kemudian Terdakwa I mengambil garpu yang ada
didekatnya, dan menusukkan garpu tersebut ke samping kepala
Korban.
 Setelah melihat Korban tak berdaya Terdakwa I segera
beraksi dan berhasil mencuri uang sejumlah RP 40.000.000
kemudian meninggalkan rumah tersebut.
 Setelah berhasil ke luar, Terdakwa II diberi bagian sebesar
RP 500.000 oleh terdakwa I.
Berdasarkan perbuatan terdakwa I dan II seperti yang tertera diatas, yang
telah mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, diatur dan diancam
dengan Pidana pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan jo
pasal 55 ayat (1) angka 2 KUHP

SUBSIDAIR
Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada
keterangan diatas, yang telah melakukan pencurian di waktu malam dalam
sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan
oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh orang
yang berhak dan dengan melakukan pencurian yang dilakukan oleh dua orang
atau lebih dengan bersekutu diancam dengan pidana pasal 363 jo 55 ayat (1)
angka 2 KUHP.

LEBIH SUBSIDAIR
Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada
keterangan diatas, yang telah mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya

118
atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara
melawan hukum diacam dengan pidana pasal 362 jo 55 ayat (1) angka 2
KUHP.

II. Fakta-Fakta Persidangan


Fakta-fakta yang terungkap dalam pemeriksaan dipersidangan secara
berturut-turut berupa keterangan saksi-saksi, surat, keterangan terdakwa, petunjuk
dan barang bukti sebagai berikut :
1. Keterangan saksi-saksi
1. DANI DIRGANTARA di bawah sumpah pada pokoknya di persidangan
menerangkan sebagai berikut : --------------------------------------------------------------------
- Bahwa benar saksi mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan
dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.
- Bahwa benar pada pukul 06.30 saksi dihubungi oleh suadara saksi yaitu
fitra bahwa ada salah satu tetangga dari korban menghubunginya dan
menyuruh kami untuk mengecek kondisi mbak korban.
- Bahwa benar saksi langsung menuju ke rumah fitra untuk menjemputnya
dan langsung ke rumah korban. Sesampai di sana saksi mencoba mengetuk
pintu rumah korban tetapi terkunci dan tidak ada jawaban. Saksi pun sudah
panik dan dan merasa sangat khawatir akhirnya saksi memutuskan untuk
mendobrak pintunya.
- Bahwa benar kondisi korban saat saksi masuk rumahnya sudah dalam
keadaan tergeletak. Selain itu juga ada garpu yang menusuk kepalanya.
Saat saksi mendekati dia mencoba untuk membangunkannya, korban tidak
memberi respon apapun. Saksi menduga bahwa dia telah meninggal saat
itu.
- Bahwa benar saat memasuki rumah korban dan melihat kondisinya korban
saksi melihat ada garpu yang menancap di kepalanya. Selain itu bagian
mulut korban terdapat sweater yang menutupinya. Sweater tersebut
berwarna putih dan kondisi sweater tersebut sudah banyak darah yang
menempel disana. Kebetulan di rumah korban di pasang CCTV, jadi saksi
lagsung mengeceknya.
- Bahwa benar saksi langsung melihat rekaman CCTV tersebut, bahwa
memang ada seseorang yang memasuki rumah dengan cara memanjat
pagar halaman depan, dan salah satu dari mereka memakai sweeter putih

119
dengan muka tertutup. Dan Pada saat itu saksi langsung melaporkan pada
pihak yang berwajib.
- Bahwa benar saksi tidak tahu, tapi yang jelas ada sesorang yang memasuki
rumah korban dengan cara memanjat pagar dan wajahnya tertutup.
2. ELVIRA FITRA OCTAVIOLA di bawah sumpah pada pokoknya di
persidangan menerangkan sebagai berikut : -----------------------------------------------------
- Bahwa benar saksi mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan
dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.
- Bahwa benar saksi hanya sepupu dari korban.

- Bahwa benar saksi hanya melihat almarhum korban sudah dalam keadaan
tidak bernyawa dan berlumuran darah.

- Bahwa benar pada hari Selasa 6 Januari 2015 dilakukannya otopsi.

- Bahwa benar pada minggu malam saat perayaan tahun baru kami dan
keluarga besar mengadakan makan malam di rumah sepupu saksi yaitu
mas Handa yang dilanjut dengan menginap di sana, tetapi korban memilih
pulang ke rumahnya setelah makan malam, dari situ itu saksi sudah tidak
berhubungan lagi yang mulia.

- Bahwa benar pada saat itu korban pulang diantar oleh mas Handa beserta
istrinya.

- Bahwa benar saksi berada di rumah mas Handa yang mulia bersama
dengan anggota keluarga yang lainnya.

- Bahwa benar saat itu kondisi korban penuh dengan darah. Ada garpu yang
menancap di kepalanya. Selain itu juga bagian mulut korban tertutup
dengan sweater yang juga penuh dengan darah. Kemudian kondisi korban
sudah tidak bernyawa, karena ketika saksi mencoba untuk
membangunkannya korban tidak memberi respon apapun.

- Bahwa benar dari kecil saksi sudah dekat dengan korban, rumah saksi
dulunya bersebelahan. Tetapi semenjak menikah, Korban memutuskan
untuk tinggal dengan suaminya yang berada di daerah Kalilom.

- Bahwa benar korban tidak mempunyai anak dan sudah tidak bisa hamil
lagi setelah rahimnya diangkat.

120
- Bahwa benar korban memiliki usaha kos-kosan di daerah Rungkut, tetapi
korban memperkerjakan orang lain untuk mengurus kos-kosan, korban
tidak sering mengunjungi kos-kosannya.

- Bahwa benar saksi tidak mengenal terdakwa sama sekali.

- Bahwa benar saksi memasuki rumah korban bersama dengan Dani dan
Dinar.

- Bahwa benar saksi sudah mencoba mengetuk pintu berkali-kali namun


tidak ada jawaban dan akhirnya mas dani pun mendobrak pintunya.

- Bahwa benar korban memiliki penyakit jantung.

3. DINAR di bawah sumpah pada pokoknya di persidangan menerangkan


sebagai berikut : ------------------------------------------------------------------------------------
- Bahwa benar saksi mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan
dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.

- Bahwa benar saksi sudah bertetangga selama 5 tahun dengan korban.

- Bahwa benar selama saksi menjadi tetangga korban, korban tidak pernah
berprilaku buruk melainkan selalu ramah terhadap warga sekitar dan
sering berbagi masakan, berkumpul dan bercerita.

- Bahwa benar pada tanggal 3 januari 2015 dini hari saksi saat itu berada di
dalam rumah, akan tetapi saat saksi hendak sholat subbuh ke masjid, saksi
melihat lampu rumah korban sudah menyala.

- Bahwa benar pada saat itu saksi tidak melakukan apapun, tapi pada pagi
hari jam 06.00, ketika saksi keluar rumah, tidak seperti biasanaya,
almarhumah Korban belum juga terlihat. Karena beliau biasanya pada
pukul 06.00 korban sudah duduk di teras depan rumah sambil menunggu
penjual kue.

- Bahwa benar saksi sudah curiga sejak saksi akan sholat subbuh ke masjid
dan ketika saksi pulang dari masjid lampu, rumahnya tetap menyala.
Karena tidak biasanya beliau pada hari sabtu dan minggu berada di rumah.

121
- Bahwa benar korban biasanya setiap hari sabtu dan minggu menginap di
rumah sepupunya.

- Bahwa benar saksi curiga saksi langsung datang ke rumah korban.


Kemudian saksi mencoba mengetuk pintunya, namun tidak ada jawaban.
Saksi hanya mendengar suara televisi yang masih menyala.

- Bahwa benar pada saat saksi membuka pintu, pintu dalam keadaan
terkunci dan saksi juga bingung harus berbuat apa, saksi langsung
menghubungi bak putri, sepupu korban.

- Bahwa benar saksi hanya tahu bahwa korban sudah meninggal setelah
ditemui oleh saudaranya.

- Bahwa benar saksi tahu kondisi korban sudah meninggal.

4. M. RIZQY BAIHAQI di bawah sumpah pada pokoknya di persidangan


menerangkan sebagai berikut : --------------------------------------------------------------------
- Bahwa benar saksi mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan
dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.

- Bahwa benar saksi mengenal kedua terdakwa tersebut.

- Bahwa benar saksi adalah tetangga kedua terdakwa dan sekaligus teman
dekat mereka yang mulia

- Bahwa benar saksi sudah mengenal Terdakwa I dan Terdakwa II sudah


lama sejak saksi pindah ke Kalilom Lor pada tahun 2010.

- Bahwa benar Setahu saksi Terdakwa I dan Terdakwa II merupakan orang


baik. Terdakwa I merupakan salah satu tetangga yang aktif dalam kegiatan
di masyarakat. Beliau sering ikut kerja bhakti dan suka menolong apabila
saksi kesusahaan. Terdakwa II merupakan orang yang diam dan ramah,
beliau tidak banyak bicara tetapi murah senyum. Beliau suka sholat
berjamaah di masjid dan sering ikut kegiatan acara masjid seperti halnya
dalam acara Isro’ mi’roj, sering mengikuti pengajian rutin dan Tahlilan.

- Bahwa benar Terdakwa I pernah bercerita kepada saksi apabila ia sangat


membutuhkan uang karena anaknya akan masuk ke perguruan tinggi dan
membutuhkan biaya yang besar, Terdakwa I juga pernah hendak meminja

122
uang kepada saksi, tetapi pada saat itu saksi juga tidak dapat membantu,
sedangkan Terdakwa II memang orangnya tertutup dan tidak pernah
bercerita, yang saksi tahu memang Terdakwa I dan Terdakwa II merupakan
teman yang baik, mereka sering kali bersama. Yang saksi tahu Terdakwa II
memang pekerjaannya serabutan, tetapi pekerja keras. Saksi tidak
menyangka Terdakwa I dan Terdakwa II melakukan hal ini karena saksi
tahu mereka berdua orang yang baik, saksi rasa mereka benar-benar sangat
terpuruk sehingga sampai melakukan pencurian tersebut.

- Bahwa benar bahwa saksi mengenalnya, tetapi tidak begitu dekat. Karena
Korban juga orangnya tertutup dan sudah cukup tua, sehingga kurang
bersosialisasi. Tetapi saksi tahu memang keluarga dari korban kerap
mengunjunginya.

2. Keterangan Ahli
1. Mahendra, Sp. Fk dibawah sumpah pada pokoknya di persidangan
menerangkan sebagai berikut: ---------------------------------------------------------------------
- Bahwa ahli mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan dengan
telah terjadi tindak pidana pencurian
- Bahwa ahli bertugas di RSUD. DR. SOETOMO. JL. Jl. Mayjen. Prof.
Dr. Moestopo No. 6-8, Airlangga, Gubeng, Airlangga, Gubeng, Kota
SBY, Jawa Timur 60286
- Bahwa tugas dari ahli adalah Tugas saya adalah pemeriksaan jenasah
luar dan dalam, perawatan jenasah, pengawetan (embalming),
penggalian, membuat visum et repertum, dan konsultasi medis untuk
asuransi.
- Bahwa ahli melakukan pemeriksaan dilakukan pada tanggal 4 Januari
2015 dan kita melakukaannya pada pukul 00.00 sampai 01.00 dini
hari.
- Bahwa ahli melakukan otopsi tidak sendiri ahli mengerjakan dengan
temannya yang bernama Dr. Aji Saputra Dfm, Sp.F
- Bahwa ahli menjelaskan keadaan dari korban yang dibantu dengan Dr.
Aji Saputra Dfm, Sp.F beserta staf yang lain bagian dari forensik
RSUD DR. SOETOMO. Ahli membuka bagian perut korban untuk

123
mengetahui tentang penyebab kematian korban yang diduga karna
serangan jantung. Lalu mengambil sampel dari jantung korban untuk
dijadikan pemeriksaan kardiologi. Lalu jenazah datang sekitar pukul
11 malam kemudian ahli melakukan visum dalam pada jenazah yaitu
pemeriksaan dimana jenazah dibuka bagian perutnya untuk dilihat
apakah ada luka-luka dan sebagainya. Setelah ahli melakukan
pemeriksaan, ahli lanjutkan dengan pengambilan sampel isi dari
jantungnya dan hasil yang ditemukan bahwa terdapat pembesaran dan
penyumbatan pembuluh nadi sebesar 90% dan juga ditemukan bercak
merah serta adanya pengerasan pembuluh darah pada isi jantung
korban. Setelah kita melakukan pemeriksaan semuanya lalu ahli
memasukkan kedalam tabung dan ahli serahkan pada pihak penyidik.
- Bahwa kesimpulan dari ahli adalah setelah memeriksa secara
pemeriksaan luar dan dalam dan mengambil sampel untuk
pemeriksaan kordiologi, bahwa korban meninggal karena bagian
dalam jantung mengalami pembengkakan serta terjadi penyumbatan
pada pembuluh darah sebesar 90% yang menyebabkan multifungsi
pada jantung akibat reaksi kejut yang dialami korban yang
menyebabkan terjadinya serangan jantung.
2. Dimas Cahya, S.Psi dibawah sumpah pada pokoknya di persidangan
menerangkan sebagai berikut: ---------------------------------------------------------------------
- Bahwa ahli mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan dengan
telah terjadi tindak pidana pencurian.
- Bahwa benar sebelumnya ahli bertugas di Pusdik Intel Angkatan Darat
(AD)
- Bahwa benar tugas dari ahli pada umumnya adalah memberikan suatu
informasi dari gerak gerik tubuh seseorang serta mimik wajah
seseorang baik orang itu senang, marah, sedih, dan takut.
- Bahwa benar menurut keilmuan yang ahli pelajari jika melihat
seseorang itu berbohong kita bisa melihat adanya ketidakkonsistenan
di antara isyarat-isyarat nonverbal yang berasal dari saluran-saluran
yang berbeda. Ketidakkonsistenan itu berakar pada fakta, bahwa orang
yang sedang berbohong menemui kesulitan untuk mengontrol semua
saluran itu sekaligus,dan apabila Ketika seseorang berbohong, pitch
suaranya seringkali meninggi, dan mereka cenderung berbicara lebih

124
lamban dan kurang lancar. Selain itu, mereka sering melakukan
sentence repair (perbaikan kalimat) misalnya dengan memulai sebuah
kalimat, memotongnya, kemudian memulainya lagi. Orang-orang
yang sedang berbohong lebih sering mengedipkan mata dan pupil
matanya lebih melebar dibanding mereka yang tidak berbohong.
- Bahwa benar ahli dapat mengetahui gerak-gerik tubuh terdakwa apa
makna dari gerakan-gerakan tubuh terdakwa 1 maupun 2.
- Bahwa benar sesuai dengan bidang yang ahli tekuni, dalam rekaman
cctv yang ahli lihat, terdakwa 1 dan 2 awalnnya masih sama-sama
saling berhati-hati tetapi tetap santai dan lamban. Dalam artian merek
berdua masih memiliki percaya diri sesuai dengan rencana mereka.
Ahli melihat terdakwa 1 sangat lamban dan terlihat kaku. Hal ini jelas
menunjukkna bahwa terdakwa 1 yakni yang meggunakan sweater,
tidak terbiasa atau bahkan tidak pernah melakukan perbuatan ini
sebelumnya. Kemudian di akhir rekaman CCTV tersebut, terdakwa 1
terlihat seperti panik, bingung dan seperti tersangkut sehingga hampir
saja kehilangan keseimbangan ketika hendak menaiki pagar. Dalam
video ke 3 tersebut, sepertinya terdakwa 1 mengalami sesuatu yang
membuatnya gusar sehingga panik, seperti ada sesuatu yang berjalan
tidak sesuai dengan rencananya. Hal ini juga terlihat jelas pada
terdakwa 2 yang juga panik dan bingung ketika melihat terdakwa 1
berhasil turun dari pagar rumah korban.

3. Surat
Yang dijadikan sebagai surat dalam perkara ini adalah :
1. Hasil otopsi NO. POL. : R/11/VER/II/2015/DOKPOL tanggal 08 Januari
2015 yang dibuat dan ditandatangani oleh Dr. Hariyanto Nugroho, Sp.
Fk, Dokter Spesialis Forensik pada bagian Kedokteran Forensik Rumah
Sakit Bhayangkara Surabaya telah melakukan pemeriksaan terhadap
korban bernama MAIMUNA, 55 tahun, perempuan, Jl Kalilom Lor
Timur 3/20 dengan kesimpulan bahwa korban meninggal karena
serangan jantung
2. Bukti pembayaran hutang oleh ADI SETIA kepada bank BRI pada
tanggal 05 Januari 2015 sebesar Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
4. Keterangan Para Terdakwa

125
Terdakwa I. ADI SETIA, di persidangan pada pokoknya menerangkan
sebagai berikut :
- Bahwa benar terdakwa dalam keadaan sehat jasmani dan rohani sewaktu
memberikan keterangan.
- Bahwa benar terdakwa mengerti diperiksa di persidangan sehubungan
dengan terdakwa melakukan pencurian.
- Bahwa benar terdakwa sudah merencanakan perbuatan tersebut jauh-jauh
hari.
- Bahwa benar bahwa alasan terdakwa melakukan perbuatan tersebut
karena penghasilan yang tidak tetap dan kurang. Untuk memenuhi
kebutuhan hidup dan keluarganya, serta hutang –hutang bank yang harus
saya bayar
- Bahwa benar terdakwa tahu, almarhumah maimunah adalah seorang yang
kaya raya dan seorang janda tua yang hidup sendiri. Dan beliau juga
sering tidak ada di rumah dan tidak memiliki seorang anak.
- Bahawa benar bahwa terdakwa tidak yakin melakukannya sendiri,
terdakwa mengajak saudara Aswin dan yang terdakwa tahu Aswin baru
saja dipecat dari pekerjaannya.
- Bahwa benar terdakwa tidak pernah melakukan tindak pidana
sebelumnya.
- Bahwa benar terdakwa tahu akibat dari perbuatan tersebut, tapi erdakwa
melakukannya karena terpaksa dan dalam kondisi terdesak karena sudah
tidak berpenghasilan, sedangkan kebutuhan untuk makan, pendidikan
anak-anaknya masih banyak.
- Bahwa benar terdakwa menyesal telah melakukan perbuatan tersebut.
- Bahwa benar terdakwa berjanji tidak akan mengulangi perbuatan
tersebut.

Terdakwa II. ASWIN CHRESNA WIJAYA, di persidangan pada pokoknya


menerangkan sebagai berikut :

- Bahwa benar terdakwa dalam keadaan sehat jasmani dan rohani sewaktu
memberikan keterangan.
- Bahwa benar terdakwa mengerti diperiksa di persidangan sehubungan
dengan terdakwa melakukan pencurian.

126
- Bahwa benar Awalnya terdakwa tidak memiliki pikiran sama sekali untuk
mencuri. Lalu terdakwa I diajak oleh terdakwa II Adi setia.
- Bahwa benar karena faktor ekonomi .Pada saat itu terdakwa I mengalami
krisis ekonomi setelah dipecat dari pekerjaannya. Terdakawa \ harus
menafkahi istri dan menghidupi kedua anaknya yang masih bersekolah.
Akhirnya terdakwa I mengiyakan ajakan Adi.
- Bahwa benar Awalnya terdakwa benar-benar tidak mau, tetapi Adi
bersikeras mengajak terdawa hingga mengajak terdakwa sampai dua kali.
Akhirnya terdakwa mengiyakan ajakan Adi, apalagi saat itu terdakwa
juga membutuhkan uang untuk kebutuhannya. Terdakwa harus
membayar biaya sekolah anak-anaknya.
- Bahwa benar terdakwa tidak memiliki rencana untuk membunuh,
terdakwa hanya kaget karena terdakwaI dan Adi mengira korban tidak
ada di dalam rumah, ternyata saat terdakwa melakukan aksi korban
melihat terdawa dan terdakwa takut. Karena panik, secara tidak sengaja
terdakwa langsung menutup mulut korban dengan sweaternya dan
mengambil benda di dekatnya dan melukai korban dengan benda
tersebut.
- Bahwa benar terdakwa melakukan perbuatan tersebut untuk membiayai
sekolah anaknya dan tidak ingin impian anaknya terhalang karena tidak
bisa bersekolah.
- Bahwa benar terdakwa menyesal karena telah melakukan perbuatan
tersebut.
- Bahwa benar terdakwa berjanji tidak akan mengulangi perbuatan
tersebut.

5. Petunjuk
Petunjuk adalah perbuatan, kejadian atau keadaan yang karena
persesuaiannya baik antara yang satu dengan yang lain maupun dengan
tindak pidana itu sendiri menerangkan bahwa telah terjadi tindak pidana dan
siapa pelakunya (pasal 188 ayat (1) KUHAP). Petunjuk yang sebagaimana
dimaksud dalam pasal 188 ayat (2) KUHAP hanya dapat diperoleh dari :
a. Keterangan saksi-saksi,
b. Surat,
c. Keterangan terdakwa.

127
Berdasarkan fakta-fakta yang terrungkap di persidangan baik berdasarkan
keterangan saksi-saksi dan keterangan pra terdakwa, dimana antara
keterangan satu dengan lainnya saling bersesuaian dan saling mendukung
serta dihubungkan dengan adanya barang bukti maka diperoleh satu buah
alat bukti sah berupa “PETUNJUK” Bahwa terdakwa ASWIN CHRESNA
WIJAYA bersama-sama dengan terdakwa ADI SETIA telah melakukan
pencurian dengan kekerasan terhadap MAIMUNA hingga mengakibatkan
kematian.
6. Pembuktian
Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan maka sampailah
kami kepada pembuktian mengenai unsur-unsur tindak pidana yang
didakwakan kepada terdakwa ASWIN CHRESNA WIJAYA dan terdakwa
ADI SETIA yaitu melanggar pasal 365 jo 55 ayat (1) KUHP dengan unsur-
unsur sebagai berikut :
1. Unsur “Barang siapa”
2. Unsur “Mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hukum”
3. Unsur “didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancamana
kekerasan”
4. Unsur “mengakibatkan luka berat atau kematian”
Ad.1. Pembuktian unsur barang siapa ;
Bahwa unsur barang siapa dalam KUHP memberikan arah tentang
subyek hukum yaitu orang atau manusia dan yang diajukan
dipersidangan dalam perkara ini adalah orang atau manusia bernama
ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI SETIA dengan segala
identitasnya sebagaimana tersebut dalam Surat Dakwaan dan
Tuntutan Pidana ini.
Bahwa Subjek Hukum bernama terdakwa ASWIN CHRESNA
WIAJAYA dan ADI SETIA baik dalam pemeriksaan pendahuluan di
Penyidik Polri maupun di persidangan ini dengan lancar, jelas dan
tegas memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dari
Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum serta sampai selesainya
pemeriksaan di persidangan ini tidak ada suatu bukti yang
menyatakan terdakwa ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI
SETIA tidak dapat dipertanggung jawabkan atas segala tindakan dan
perbuatannya.

128
Dengan adanya bukti-bukti tersebut jelas bahwa terdakwa ASWIN
CHRESNA WIAJAYA dan ADI SETIA adalah subjek hukum yang
dapat dipertanggung jawabkan dan mampu bertanggung jawab.
Dengan demikian kami selaku Jaksa Penuntut Umum berpendapat
bahwa unsur “barang siapa” telah terpenuhi.
Ad.2. Pembuktian unsur mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau
sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki
secara melawan hukum ;
Bahwa berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan
berdasarkan keterangan dari saksi-saksi dan keterangan para
terdakwa menerangkan sebagai berikut :
- Bahwa terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIAJAYA bersama-
sama dengan terdakwa II. ADI SETIA telah melakukan
pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian
terhadap MAIMUNA.
- Bahwa kejadiannya pada hari Sabtu tanggal 03 Januari 2015 saat
dini hari di rumah MAIMUNA (alamat maimuna).
III. Analisa Fakta
Bahwa dari fakta-fakta hukum yang kami uraikan diatas, dapat
disimpulkan sebagai berikut :
1. Bahwa mulai pada hari Kamis tanggal 1 Januari sampai Sabtu tanggal
3 Januari 2015 sekitar pukul 19.15 WIB korban Mbak Maimunah
berada di rumahnya.
2. Terdakwa 1 atas nama Aswin Chresna Wijaya dan terdakwa 2 atas
nama Adi Setia berusaha memasuki rumah korban. Bahwa benar
terdakwa 1 lah yang memasuki rumah korban dengan memanjat pagar
dan menaiki atap rumahnya dan berhasil memasuki rumahnya dan
terdakwa 2 berjaga-jaga di luar rumah korban.
3. Bahwa benar terdakwa 1 berhasil mengambil sejumlah uang korban
senilai Rp.40.000.000 (empat puluh juta rupiah) di dalam lemari yang
disimpan di brangkas dan berhasil membobolnya.
4. Terdakwa 1 berusaha kembali keluar dengan membawa hasil curiannya
tetapi diketahui oleh korban yang ternyata sedang makan di ruang
keluarga.
5. Terdakwa 1 panik sehingga menutup mulut korban dengan sweater
putih miliknya dan melukai korban dengan mengambil garpu di
dekatnya yang kemudian ditancapkannya ke kepala korban. Terdakwa

129
langsung bergegas keluar dan berlari menaiki pagar, terdakwa 1 dan 2
dapat diancam pidana sebagaimana dimaksudkan pasal 365 jo 55 ayat
(1) Kitab Undang-undnag Hukum Pidana tentang Pemerkosaan.

IV. Analisa Yuridis


Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan maka sampailah
kami kepada pembuktian mengenai unsur-unsur tindak pidana yang
didakwakan kepada terdakwa ASWIN CHRESNA WIJAYA dan terdakwa
ADI SETIA yaitu melanggar pasal 365 jo 55 ayat (1) KUHP dengan unsur-
unsur sebagai berikut :
1. Unsur “Barang siapa”
2. Unsur “Mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hokum
3. Unsur “didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau
ancamana kekerasan”
4. Unsur “mengakibatkan luka berat atau kematian”
 Bahwa unsur barang siapa dalam KUHP memberikan arah
tentang subyek hukum yaitu orang atau manusia dan yang
diajukan dipersidangan dalam perkara ini adalah orang atau
manusia bernama ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI
SETIA dengan segala identitasnya sebagaimana tersebut dalam
Surat Dakwaan dan Tuntutan Pidana ini. Bahwa Subjek Hukum
bernama terdakwa ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI
SETIA baik dalam pemeriksaan pendahuluan di Penyidik Polri
maupun di persidangan ini dengan lancar, jelas dan tegas
memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dari
Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum serta sampai selesainya
pemeriksaan di persidangan ini tidak ada suatu bukti yang
menyatakan terdakwa ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI
SETIA tidak dapat dipertanggung jawabkan atas segala tindakan
dan perbuatannya. Dengan adanya bukti-bukti tersebut jelas
bahwa terdakwa ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI SETIA
adalah subjek hukum yang dapat dipertanggung jawabkan dan
mampu bertanggung jawab. Dengan demikian kami selaku Jaksa
Penuntut Umum berpendapat bahwa unsur “barang siapa” telah
terpenuhi.

130
 Unsur mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara
melawan hukum ;
Bahwa berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan
berdasarkan keterangan dari saksi-saksi dan keterangan para
terdakwa menerangkan sebagai berikut :
- Bahwa terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIAJAYA bersama-
sama dengan terdakwa II. ADI SETIA telah melakukan
pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian
terhadap MAIMUNA.
- Bahwa kejadiannya pada hari Sabtu tanggal 03 Januari 2015 saat
dini hari di rumah MAIMUNA (alamat maimuna).
V. Kesimpulan
Berdasarkan uraian-uraian tersebut diatas, maka semua unsur-unsur dalam
pasal 365 jo 55 ayat (1) KUHP sebagai mana dalam dakwaan pertama kami telah
terbukti atas diri terdakwa I. ADI SETIA dan terdakwa II. ASWIN CHRESNA
WIJAYA tidak ditemukan hal-hal yang dapat menghapuskan kesalahan para
terdakwa dan dapat menghilangkan pidananya sebagai alasan-alasan pemaaf
maupun pembenar.
Sebelum kami sampai kepada tuntutan pidana atas diri terdakwa,
perkenankanlah kami mengemukakan hal-hal yang kami jadikan pertimbangan
mengajukan tuntutan pidana, yaitu :
 Hal yang memberatkan :
- Perbuatan para terdakwa mengakibatkan kematian pada korban
MAIMUNA
 Hal-hal yang meringankan :
- Para terdakwa bersikap sopan dalam persidangan.
- Para terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.
- Para terdakwa belum pernah dihukum.
Berdasarkan uraian dimaksud, kami Jaksa Penuntut Umum dalam perkara
ini dengan memperhatikan ketentuan undang-undang yang bersangkutan

MENUNTUT:
Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan
mengadili perkara ini memutuskan :
1. Menyatakan bahwa terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIJAYA dan
terdakwa II. ADI SETIA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah
melakukan tindak pidana “Pencurian dengan Kekerasan” sebagaimana

131
diatur dan diancam dalam pasal 365 jo 55 ayat (1) KUHP sebagaimana
dalam dakwaan kami.
2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIJAYA
berupa pidana penjara selama 20 (dua puluh) tahun dengan dikurangi
selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah
terdakwa tetap ditahan
3. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa II. ADI SETIA berupa pidana
penjara selama 15 (lima belas) tahun dengan dikurangi selama terdakwa
berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan
4. Membebankan kepada para terdakwa untuk membayar biaya perkara
masing-masing sebesar Rp. 2.500 (dua ribu lima ratus rupiah)

Demikianlah tuntutan pidana ini kami bacakan dan kami serahkan pada
sidang hari ini Senin tanggal 11 Mei 2015.

JAKSA PENUNTUT UMUM JAKSA PENUNTUT UMUM

Salsabhila Chalwa S.H.,M.H. Hani Musfira,S.H.,M.H.


JAKSA MUDA NIP. 1671010025 JAKSA MUDA NIP. 1671010022

SHINY GOLD LAW FIRM


KANTOR ADVOKAT
Email : Shinygoldlawfirm@gmail.com
Jl. Kerinci 20 PepelegiWaru – Sidoarjo, Telp.: ( 031 ) 8542612 Fax.:
(031 ) 8542612

N O TA P E M B E LAA N
(Pledoi)
No. Reg. Perkara : PDM-46/TRK/07/2015
Surabaya, 23 Mei 2015
Untuk dan atas nama Terdakwa I:
Nama Lengkap : Aswin Chresna Wijaya
Tempat Lahir : Surabaya
Umur/Tanggal Lahir : 48 tahun /22 Juni 1967
Jenis Kelamin : Laki - laki
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Kalilom Lor Timur 3 No. 10 Kelurahan Kalidami

132
Kecamatan Kenjeran Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Tidak Bekerja

Untuk dan atas nama Terdakwa II:


Nama Lengkap : Adi Setia
Tempat Lahir : Surabaya
Umur/Tanggal Lahir : 46 tahun /25 Februari 1969
Jenis Kelamin : Laki - laki
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Kalilom Lor Timur 3 No. 08 Kelurahan Kalidami
Kecamatan Kenjeran Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Dengan ini, kami tim Penasehat Hukum Terdakwa menyampaikan Nota
Pembelaan sebagai berikut:

I. PENDAHULUAN
Majelis Hakim Yang Mulia,
Saudara Jaksa Penuntut Umum Yang Kami Hormati, dan
Pengunjung Sidang Sekalian

Puji Syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Atas limpahan Rahmat dan
KaruniaNya kepada kita semua, sehingga Persidangan hari ini berjalan dengan
baik, lancar dan tepat waktu sesuai dengan rencana dan agenda Persidangan yang
telah kita sepakati bersama.
Selanjutnya selawat beriring salam kita sampaikan kepada Junjungan
Alam Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabat beliau yang
telah memberikan Pedoman dan Suri Teladan bagi kita semua, sehingga menjadi
Tuntunan dan contoh bagi kita semua dalam menjalani kehidupan dan
menjalankan aktivitas di muka bumi ini.
Kami sebagai Tim Penasihat Hukum Terdakwa mengucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang
telah memeriksa dan mengadili perkara terdakwa dengan penuh kesabaran,
ketekunan serta menjunjung tinggi Hak Azasi Manusia (HAM) sesuai dengan
peraturan yang ada, berbagai hambatan dan rintangan dapat diselesaikan dengan
arif dan bijaksana, pilar-pilar keadilan masih berdiri kokoh dan tegak lurus di
Pengadilan Negeri Surabaya.
Terlepas dari adanya perbedaan posisi dan pandangan antara Jaksa
Penuntut Umum dan Kami Penasihat Hukum Terdakwa, namun kita semua selalu
bersama-sama mencari dan berusaha menemukan kebenaran dalam hukum

133
berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di Persidangan demi tercapainya
kebenaran materil sejati sebagai suatu keadilan untuk Terdakwa. Namun sebelum
putusan hukum terhadap diri terdakwa diberikan, Nota Pembelaan yang kami
ajukan sebagai Penasehat Hukum terdakwa ini, kami mohonkan untuk dapat
dipertimbangkan sebaik-baiknya secara yuridis, filosofis dan berdasarkan hati
nurani yang terbaik demi tegaknya kebenaran dan keadilam di bumi pertiwi
Indonesia yang kita cintai ini, yang kami inginkan keyakinan Hakim mohon untuk
memutuskan dengan yang Seadil-adilnya demi keadilan berdasarkan Ketuhanan
Yang Maha Esa.

II. TENTANG DAKWAAN DAN TUNTUTAN HUKUM

a. Dakwaan
Bahwa dalam perkara ini, terdakwa didakwa melakukan tindak pidana
sebagaimana yang diatur dalam Pasal 365 Jo 55 ayat 1, Pasal 363 Jo 55 ayat 1,
Pasal 362 Jo 55 ayat 1 KUHPidana .

b. Tuntutan
Bahwa jaksa penuntut umum dalam surat tuntutannya telah menuntut terdakwa
sebagai berikut:
1. Menyatakan terdakwa ASWIN CHRESNA WIJAYA bersalah telah
melakukan tindak pidana “ pencurian di waktu malam dalam sebuah
rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan
oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh
orang yang berhak dan dengan melakukan pencurian yang dilakukan
oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu diancam dengan pidana
pasal 363 jo 55 ayat (1) angka 2 KUHP.
2. Menyatakan Terdakwa telah mengambil barang sesuatu, yang
seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk
dimiliki secara melawan hukum diacam dengan pidana pasal 362 jo 55
ayat (1) angka 2 KUHP
3. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa ASWIN CHRESNA
WIJAYA dengan pidana penjara selama 20 ( sepuluh ) Tahun

134
Dikurangkan selama terdakwa ditahan dengan Perintah terdakwa tetap
ditahan;
4. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa ADI SETIA dengan pidana
penjara selama 20 ( sepuluh ) Tahun Dikurangkan selama terdakwa
ditahan dengan Perintah terdakwa tetap ditahan;
5. Menetapkan barang bukti berupa:
 1 (satu) buah Garpu yang terbuat dari Stainless Steel
 1 (satu) buah Sweater berwarna putih dengan logo berwarna
hitam
 1 (satu) buah Daster berwarna biru
 1 (satu) lembar cek pembayaran pelunasan hutang atas nama
Aswin Chresna Wijaya

6. Membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp. 2.500,- ;

III. FAKTA-FAKTA YANG TERUNGKAP DI PERSIDANGAN


Majelis Hakim yang Mulia,
Jaksa Penuntut Umum yang Kami Hormati,
Selama persidangan berlangsung telah diperoleh fakta-fakta sebagaimana
terungkap dalam persidangan, baik dalam keterangan saksi-saksi, keterangan
Terdakwa maupun bukti lainnya yang telah diajukan ke persidangan oleh Jaksa
Penuntut Umum (JPU) dan Kuasa Hukum Terdakwa yang telah memperjelas
posisi dan kedudukan Terdakwa.
Adapun hal-hal tersebut adalah sebagai berikut :
a. Keterangan saksi ELVIRA FITRA OCTAVIOLA, di bawah sumpah
menerangkan di depan persidangan bahwa:
 Bahwa saksi pada saat dimintai keterangan, dalam keadaan sehat
jasmani dan rokhani baik penglihatan, pendengaran maupun kejiwaan
dan bersedia untuk diperiksa untuk memberikan keterangan yang
sebenar-benarnya;
 Bahwa saksi pada saat itu melihat kondisi korban penuh dengan darah.
Ada garpu yang menancap di kepalanya. Selain itu juga bagian mulut
korban tertutup dengan sweater yang juga penuh dengan darah. Saat
itu kondisi korban sudah tidak bernyawa, karena pada saat saksi
mencoba untuk membangunkannya dia tidak memberi respon
apapun.pada hari Jum’at tanggal 3 Januari 2015 sekitar pukul 07.00
wib di rumah korban yang beralamat di Jl. Kalilom Lor Timur 3 No.

135
20 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran Kota
Surabaya.
 Bahwa penganiayaan yang dilakukan oleh ASWIN CHRESNA
WIJAYA dan ADI SETIA terhadap MAIMUNAH tersebut dilakukan
dengan cara menancapkan garpu di kepala korban dan berlumuran
darah selain itu, mulut korban juga ditutup dengan menggunakan
sweater putih dan mengakibatkan korban tidak sadarkan diri.
 Bahwa awal mula kejadian pada hari Jumat tanggal 3 Januari 2015
sekitar jam 00.00 wib di rumah korban MAIMUNAH. Bermula dari
Aswin Chresna Wijaya bersama dengan Adi Setia berjalan ke arah
rumah Maimunah untuk menjalankan aksi mereka. Setelah sampai
didepan rumah Maimunah, Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia naik
ke atap rumah Maimunah. Karena Aswin Chresna Wijaya kesulitan
memanjat rumah Maimunah, akhirnya Aswin Chresna Wijaya hanya
membantu Adi setia untuk memasuki rumah Maimunah melalui atap,
dan dia memutuskan untuk berjaga-jaga. Ketika Adi Setia berhasil
masuk, ia melihat Maimunah sedang makan sambil menonton televisi
diruang keluarga. Adi Setia pun terkejut melihat Maimunah yang
menoleh kearahnya secara tiba-tiba. Adi Setia kemudian menutup
wajah Maimunah menggunakan sweater berwarna putih miliknya.
Kemudian Adi Setia mengambil garpu yang ada didekatnya dan
menusukkan garpu tersebut kesamping kepala Maimunah. Setelah
melihat Maimunah tak berdaya, Adi Setia segera beraksi dan berhasil
mencuri uang sejumlah Rp. 40.000.000 dan kemudian meninggalkan
rumah tersebut.
 Bahwa saksi mengetahui kemungkinan barang bukti yang berupa
garpu dan daster itu milik korban sendiri. Karena saksi pernah melihat
korban memakai daster itu dan garpu yang menusuk kepala korban
juga sama dengan garpu yang ada di dapur rumah korban.
 Bahwa saksi tidak mengetahui apa penyebab ASWIN CHRESNA
WIJAYA dan ADI SETIA melakukan penganiayaan terhadap
MAIMUNAH tersebut;
 Bahwa saksi tidak mengetahui siapa yang melakukan pencurian di
rumah korban

136
 Bahwa akibat dari penganiayaan yang dilakukan oleh ASWIN
CHRESNA WIJAYA dan ADI SETIA tersebut, MAIMUNAH terakhir
kali diketahui saksi dengan kondisi tergeletak tidak sadarkan diri dan
kepala berlumuran darah dan mulut korban di juga ditutup dengan
menggunakan sweater putih.
 Keterangan Saksi dibenarkan oleh terdakwa.
b. Saksi DINAR, di bawah sumpah menerangkan di depan persidangan
bahwa:
 Bahwa saksi saat diperiksa dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,
bersedia diperiksa dan memberikan keterangan dengan sebenar-
benarnya;
 Bahwa saksi kenal dengan Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia yang
telah ditunjukkan tersebut bertetangga dengan korban selama 5 (lima)
tahun.
 Bahwa pada hari Jum’at tanggal 3 Januari 2015 sekitar pukul 07.00
saksi mengetahui pintu depan rumah korban terbuka tetapi korban
belum keluar dari rumah padahal biasanya pukul 06.00 WIB dia sudah
keluar rumah.
 Bahwa saksi pada saat itu sedang bersama dengan Dani dan Fitra.
Pada saat itu memasuki rumahnya, korban sudah dalam keadaan
terlentang di lantai dengan darah keluar dari kepalanya. Pada saat itu
langsung mendekati tubuh korban dan berusaha untuk
membangunkannya, tetapi korban tidak memberi respon apapun.
 Bahwa saksi menemukan barang bukti pada yaitu garpu yang masih
menancap di kepala korban dan ada sweater putih yang menutupi
mulut korban.
 Bahwa saksi menduga di rumah korban terjadi pencurian karena pada
saat saksi memasuki rumah korban kondisi rumah dalam keadaan
berantakan dan pintu kamar korban terbuka. Saat saksi memasuki
kamarnya, saksi melihat brankas yang ada di lemari korban dalam
keadaan terbuka dan kosong.
C. Saksi DANI, di bawah sumpah menerangkan di depan persidangan bahwa:
 Bahwa saksi pada saat dimintai keterangan berada dalam sehat
jasmani dan rokhani baik penglihatan, pendengaran maupun kejiwaan

137
dan bersedia untuk diperiksa untuk memberikan keterangan yang
sebenar-benarnya.
 Bahwa saksi kenal dengan korban MAIMUNAH dan ada hubungan
keluarga.
 Bahwa saksi tidak mengetahui siapa yang melakukan pencurian di
rumah korban
 Bahwa saat itu saksi sedang bersama dengan Dinar dan Fitra
memasuki rumah Maimuna karena khawatir korban tidak kunjung
keluar rumah padahal sudah pukul 07.00, karena biasanya pukul 06.00
WIB korban sudah keluar rumah namun hari itu tidak kunjung keluar
rumah seperti biasanya. Kondisi Maimuna saat kami masuk rumahnya
sudah dalam keadaan tergeletak. Selain itu saksi juga melihat ada
garpu yang menusuk di kepala korban. Saat akan mendekati korban
mencoba untuk membangunkannya, korban tidak memberi respon
apapun. Dan saat itu saksi menduga bahwa korban telah meninggal
dunia.
 Bahwa saksi menjelaskan beberapa barang bukti yang ditemukan
didalam rumah korban berupa :
1. 1 (satu) buah garpu yang ditemukan masih menancap dalam
kepala korban dengan keadaan berlumuran darah.
2. 1 (satu) buah sweater ditemukan dalam keadaan menutup
mulut korban. Sweater tersebut juga sudah penuh dengan
lumuran darah.
3. 1 (satu) buah daster dalam keadaan berlumuran darah dan
masih tetap dikenakan korban.
 Bahwa saksi melihat pada saat memasuki rumah korban, rumah
korban dalam keadaan berantakan padahal korban biasanya selalu
menata rumahnya. Selain itu tetangga korban Dinar juga mengatakan
bahwa brankas milik korban terbuka dan kosong.

D. Terdakwa ASWIN CHRESNA WIJAYA di persidangan menerangkan sebagai


berikut
 Bahwa terdakwa telah memberikan keterangan di kepolisian sehubungan
dugaan tindak pidana pencurian disertai kekerasan yang menyebabkan
hilangnya nyawa MAIMUNAH

138
 Bahwa terdakwa belum pernah di hukum dalam perkara apapun.
 Bahwa kejadian Tindak Pidana pencurian disertai kekerasan yang
menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. yang dilakukannya terhadap
MAIMUNAH terjadi pada hari Jum’at tanggal 3 januari 2015 sekira pukul
00.00 WIB dikediaman MAIMUNAH yang beralamat di Jl. Kalilom Lor
Timur 3 No. 20 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran
Kota Surabaya.
 Bahwa pada saat petugas polisi melakukan penangkapan di dalam rumah
terdakwa yang beralamat Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 Nomor 10 RT
06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran,
menemukan barang bukti berupa kwitansi pembayaran cicilan di salah satu
bank.
 Bahwa terdakwa menjelaskan barang bukti yang berupa kwitansi
pembayaran cicilan yang ditemukan oleh petugas polisi di dompet yang
ada di kamar tidur terdakwa adalah milik terdakwa sendiri.
 Bahwa terdakwa melakukan tindak pidana tersebut karena terdakwa
terpaksa. Terdakwa sedang dalam kesulitan kesulitan untuk membayar
cicilan sejumlah Rp. 500.000 di salah satu bank dimana waktu jatuh
temponya adalah akhir 2014 tahun lalu. Karena terdakwa melihat adanya
kesempatan dari tetangganya yang merupakan janda kaya raya, maka
terdakwa berniat untuk melakukan pencurian di rumah tersebut.
 Bahwa awal mula kejadian pada hari Jumat tanggal 3 Januari 2015 sekitar
jam 00.00 wib di rumah korban MAIMUNAH. Bermula dari Aswin
Chresna Wijaya bersama dengan Adi Setia berjalan ke arah rumah
Maimunah untuk menjalankan aksi mereka. Setelah sampai didepan rumah
Maimunah, Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia naik ke atap rumah
Maimunah. Karena Aswin Chresna Wijaya kesulitan memanjat rumah
Maimunah, akhirnya Aswin Chresna Wijaya hanya membantu Adi setia
untuk memasuki rumah Maimunah melalui atap, dan dia memutuskan
untuk berjaga-jaga. Ketika Adi Setia berhasil masuk, ia melihat Maimunah
sedang makan sambil menonton televisi diruang keluarga. Adi Setia pun
terkejut melihat Maimunah yang menoleh kearahnya secara tiba-tiba. Adi
Setia kemudian menutup wajah Maimunah menggunakan sweater
berwarna putih miliknya. Kemudian Adi Setia mengambil garpu yang ada
didekatnya dan menusukkan garpu tersebut kesamping kepala Maimunah.
Setelah melihat Maimunah tak berdaya, Adi Setia segera beraksi dan

139
berhasil mencuri uang sejumlah Rp. 40.000.000 dan kemudian
meninggalkan rumah tersebut.
 Bahwa terdakwa ASWIN CHRESNA WIJAYA mendapat bagian sebesar
500.000 rupiah dan sisanya menjadi milik terdakwa ADI SETIA.

E. Terdakwa ADI SETIA di persidangan menerangkan sebagai berikut :


 Bahwa terdakwa telah memberikan keterangan di kepolisian sehubungan
dugaan tindak pidana pencurian disertai kekerasan yang menyebabkan
hilangnya nyawa MAIMUNAH
 Bahwa terdakwa belum pernah di hukum dalam perkara apapun.
 Bahwa kejadian Tindak Pidana pencurian disertai kekerasan yang
menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. yang dilakukannya terhadap
MAIMUNAH terjadi pada hari Jum’at tanggal 3 januari 2015 sekira pukul
00.00 WIB dikediaman MAIMUNAH yang beralamat di Jl. Kalilom Lor
Timur 3 No. 20 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran
Kota Surabaya.
 Bahwa pada saat petugas polisi melakukan penangkapan di dalam rumah
terdakwa yang Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 Nomor 8 RT 06 RW 10
Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran, menemukan
barang bukti berupa uang sejumlah 39.000.000 rupiah.
 Bahwa terdakwa menjelaskan barang bukti berupa uang sebesar
39.000.000 tersebut ditemukan oleh petugas polisi di lemari yang berada
di dalam kamar tidur saya.
 Bahwa awalnya pada hari Senin tanggal 29 Desember 2014 Pukul 12:20
WIB terdakwa didatangi oleh ASWIN CHRESNA WIJAYA. Dia
bermaksud untuk menawarkan pekerjaan kepada terdakwa, namun
terdakwa sudah menolaknya pada saat itu. Lalu ketika malam pukul 20:30
WIB dia kembali mendatangi terdakwa untuk menawarkan pekerjaan yang
sama. Karena terdakwa pada saat itu sedang membutuhkan uang, maka
terdakwa menerima pekerjaan dari ASWIN CHRESNA WIJAYA. Karna
terdakwa saat itu membutuhkan uang untuk membiayai keluarganya
karena terdakwa baru saja di PHK oleh perusahaan dan sampai sekarang
belum memiliki pekerjaan baru.
 Bahwa awal mula kejadian pada hari Jumat tanggal 3 Januari 2015 sekitar
jam 00.00 wib di rumah korban MAIMUNAH. Bermula dari Aswin
Chresna Wijaya bersama dengan Adi Setia berjalan ke arah rumah
Maimunah untuk menjalankan aksi mereka. Setelah sampai didepan rumah

140
Maimunah, Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia naik ke atap rumah
Maimunah. Karena Aswin Chresna Wijaya kesulitan memanjat rumah
Maimunah, akhirnya Aswin Chresna Wijaya hanya membantu Adi setia
untuk memasuki rumah Maimunah melalui atap, dan dia memutuskan
untuk berjaga-jaga. Ketika Adi Setia berhasil masuk, ia melihat Maimunah
sedang makan sambil menonton televisi diruang keluarga. Adi Setia pun
terkejut melihat Maimunah yang menoleh kearahnya secara tiba-tiba. Adi
Setia kemudian menutup wajah Maimunah menggunakan sweater
berwarna putih miliknya. Kemudian Adi Setia mengambil garpu yang ada
didekatnya dan menusukkan garpu tersebut kesamping kepala Maimunah.
Setelah melihat Maimunah tak berdaya, Adi Setia segera beraksi dan
berhasil mencuri uang sejumlah Rp. 40.000.000 dan kemudian
meninggalkan rumah tersebut.
 Bahwa terdakwa ADI SETIA mendapat bagian sebesar 39.500.000.
 Bahwa terdakwa menyebutkan kode rahasia tersebut berupa angka, maka
terdakwa mencoba mencari tanggal-tanggal penting yang ada dikalender
kamar korban. Terdakwa menemukan tanggal lahir almarhum suami
korban lalu terdakwa coba memasukkan angkanya namun gagal. Setelah
itu terdakwa coba lagi dengan memasukkan tanggal pernikahan korban
dan itu berhasil sehingga brankas bisa terbuka dan terdakwa mengambil
uang yang ada di dalamnya.
 Bahwa terdakwa memasukkan uang tersebut pada tas yang sudah dibawa
ketika memasuki rumah korban.

PENUTUP

Majelis Hakim yang Mulia,


Jaksa Penuntut Umum yang Kami Hormati,
Berdasarkan uraian yang telah diuraikan di atas, kami Penasehat Hukum
Terdakwa memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili
perkara ini agar menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan dan
memohon kepada kepada Majelis Hakim agar memutuskan sebagai berikut:
1. Terdakwa bersikap sopan didalam persidangan dan mengakui segala
perbuatan yang dilakukannya;
2. Terdakwa menyesali segala perbuatannya dan berjanji tidak akan
mengulanginya lagi ;
3. Terdakwa merupakan tulang punggung keluarga satu-satunya

141
4. Memohon Majelis Hakim untuk meringankan hukuman Terdakwa Aswin
Chresna Wijaya dan Adi Setia dari tuntutan pidana sebagaimana yang
dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum;
5. Memohon Majelis Hakim untuk membebankan biaya perkara ini kepada
Negara;

Atau

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan seadil-adilnya sesuai


dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Demikianlah Nota Pembelaan (Pleidoi) ini kami sampaikan, atas perkenan Ketua
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili
perkara ini, kami Tim Penasehat Hukum Terdakwa mengucapkan Terima Kasih.
Hormat Kami,
Penasehat Hukum Penasehat Hukum

Alvin Adi Nugraha, SH., M.H. Nadya Umiyatul B.,S.H.,M.H.

142
KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA
——————————————–
“UNTUK KEADILAN”

REPLIK JAKSA PENUNTUT UMUM


ATAS NOTA PEMBELAAN PENASIHAT HUKUM
TERDAKWA
ASWIN CHRESNA WIJAYA
ADI SETIA
————————————————————

Sidang Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Yth.


Saudara Penasihat Hukum Yth.

Sebelumnya marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur


kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan berkat dan rahmatNya
pada kita semua, sehingga dapat bertemu di ruang sidang yang mulia ini dalam
keadaan sehat walafiat.
Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih pada sidng majelis hakim
Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan mengadili perkara ini, yang
telah memberikan kesempatan kepada kami, Jaksa Penuntut Umum dalam perkara
ini, untuk mengajukan tanggapan atas pembelaan saudara penasehat hukum
terdakwa 1atas nama Aswin Chresna Wijaya dan terdakwa 2 atas nama Adi Setia
yang dihadapkan ke depan persidangan ini dengan dakwaan melakukan tindak
pidana sebagai mana diatur dalam pasal 365 Jo 55 ayat 1, Pasal 363 Jo 55 ayat 1,
Pasal 362 Jo 55 ayat 1 KUHPidana.

143
Setelah kami mempelajari dan mencermati pembelaan saudara penasehat hukum
hukum terdakwa 1atas nama Aswin Chresna Wijaya dan terdakwa 2 atas nama
Adi Setia, maka kami akan mengajukan tanggapan sebagai berikut:
1. Bahwa Jaksa Penuntut Umum tidak sependapat dengan saudara Penasihat
Hukum terdakwa 1 atas nama Aswin Chresna Wijaya dan terdakwa 2 atas
nama Adi Setia yang dalam nota pembelaannya menyatakan bahwa
terdakwa 1 dan terdakwa 2 tidak terbukti melakukan tindak pidana sesuai
dengan pasal 365 Jo 55 ayat 1, Pasal 363 Jo 55 ayat 1, Pasal 362 Jo 55
ayat 1 KUHPidana berdasarkan dengan seluruh keterangan saksi-saksi dan
barang bukti yang telah ada hal ini sebagaimana telah sesuai dengan apa
yang kami tuntut.
2. Tampaknya Saudara Penasihat Hukum memandang bahwa dalam
pembuktian baik dalam barang bukti yang telah ada sangat jelas telah
menunjukkan bahwa terdakwa-terdakwalah yang melakukan tindak pidana
tersebut, bahwa sesuai dengan keterangan para saksi-saksi bahwa
terdakwa-terdakwalah yang melakukan tindak pidana tersebut.

Majelis Hakim yang terhormat,


Saudara Penasihat Hukum yang terhormat,

Berdasarkan pada hal-hal yang telah kami uraikan di atas, maka kami selaku Jaksa
Penuntut Umum dalam perkara ini berkesimpulan dan berpendapat bahwa
terdakwa 1 dan terdakwa 2 lah yang telah melakukan tindak pidana tersebut
berdasarkan pembuktian dari barang bukti yang ada dan keterangan saksi-saksi.
Bahwa dengan demikian kami menyatakan tetap pada tuntutan pidana
sebagaimana telah kami bacakan pada sidang tanggal 11 Mei 2015. Akhirnya,
pertimbangan selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada Sidang Majelis
Hakim Pengadilan Negeri Subang yang memeriksa dan mengadili perkara ini.

Surabaya, 7 Mei 2015


JAKSA PENUNTUT UMUM JAKSA PENUNTUT UMUM

Salsabhila Chalwa S.H.,M.H. Hani Musfira,S.H.,M.H.


JAKSA MUDA NIP. 1671010025 JAKSA MUDA NIP. 1671010022

144
SHINY GOLD LAW FIRM
KANTOR ADVOKAT
Email : Shinygoldlawfirm@gmail.com
Jl. Kerinci 20 PepelegiWaru – Sidoarjo, Telp.: ( 031 ) 8542612 Fax.:
(031) 8542612

DUPLIK PENASIHAT HUKUM


TERHADAP
REPLIK JAKSA PENUNTUT UMUM
Nomor Register Perkara : 1108/Pid.b/2015/PN.Sby

Majelis Hakim Yang kami Muliakan ;


Saudara Jaksa Penuntut Umum Yang Terhormat;
Serta Hadirin Sidang Pengadilan Negeri Surabya Yang Kami Hormati.

Sebelumnya perkenankanlah kami memanjatkan Puji dan Syukur ke hadirat Allah


Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kesehatan kepada kita bersama,
serta telah melimpahkan segala Taufik, dan Hidayah-Nya dalam usaha kita
mengejar dan menggali, guna mencari dan menemukan hakekat kebenaran dan
keadilan di dalam perkara ini.

Selanjutnya kami Penasehat Hukum Terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan Adi
Setia mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir di persidangan ini,
terutama pada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini, karena saya masih
diberi kesempatan untuk mengajukan tanggapan atas Replik Jaksa Penuntut
Umum. Dengan tanggapan atas tanggapan ini, kami sama sekali tidak bermasuk
memperlambat atau mempersulit jalannya persidangan, namun kesempatan yang
disediakan oleh prosedur hukum Acara Pidana ini kami tujukan semata-mata
untuk mencari kebenaran sejati untuk menegakkan hukum dan keadilan dalam
perkara ini.
Bahwa setelah mempelajari point-point replik dari Jaksa Penuntut Umum, maka
berikut kami akan memberikan tanggapan point demi point berikut:

145
1. Bahwa saya penasehat hukum tidak sependapat dengan Penuntut Umum
berkaitan dengan pembuktian unsur-unsur pasal 338 KUHP dengan dasar
pertimbangan sebagai berikut :
a. Bahwa Jaksa Penuntut Umum telah merekontruksi alat bukti
penunjuk secara subjektif, tidak terdapat fakta yang jelas mengenai
kesaksian para saksi yang menyatakan melihat terdakwa telah
melakukan pencurian di rumah korban dan melakukan kekerasan
terhadap korban hingga mengakibatkan hilangnya nyawa korban;
b. Bahwa keterangan saksi Elvira Fitra O., Dani Dirgantara dan Dinar
tidak bisa dijadikan alat bukti karena saksi tidak menyaksikan
secara langsung peristiwa tersebut;
c. Berdasarkan kedua tanggapan yang telah diuraikan di atas maka
persolan apakah Terdakwa melakukan pencurian dengan kekerasan
tersebut menjadi tidak relevan;
2. Kami sangat setuju dengan Penuntut Umum bahwa masyarakat / warga
negara perlu mendapatkan perlindungan dari tindak kejahatan, namun
pidana hendaknya ditetapkan secara proposional dengan memperhatikan
tujuan pemidanaan yang lain yaitu penekanan jumlah kejahatan dan
resosialisasi waktu. Kami menilai bahwa dikaitkan dengan kondisi dan
latar belakang klien kami yaitu terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan Adi
Setia, maka penjatuhan pidana badan berupa penjara selama 20 tahun
untuk terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan 15 tahun untuk terdakwa Adi
Setia adalah tidak rasional dan bahkan tidak manusiawi karena justru
bertentangan dengan tujuan pemidanaan itu sendiri.

Majelis Hakim yang terhormat,


Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati,

Berkaitan dengan hal tersebut, kami tetap berkesimpulan bahwa dakwaan yaitu
pasal 365 KUHP tidak sesuai diterapkan kepada diri terdakwa, karena terdakwa
melakukan perbuatan sebagaimana yang tercantum dalam surat dakwaan dilatar
belakangi oleh kejadian-kejadian yang menimpa atas diri terdakwa sebelumnya,
yakni terdakwa dalam kondisi kesulitan ekonomi. Namun kami memandang
bahwa sesuai dengan kondisi yang menyertai terdakwa, maka terdakwa harus
dihindarkan dari penjatuhan sanksi pidana yang memberatkan.

Bahwa denagn demikian maka saya menyatakan tetap pada pembelaan


sebagaimana telah kami bacakan dalam Pledoi sidang terdahulu.

Akhirnya pertimbangan selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada Majelis


Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini dan harapan kami adalah
terwujudnya hukum pidana yang adil dan manusiawi dalam perkara ini.

Hormat Kami,
Tim Penasihat Hukum Terdakwa
Surabaya, 08 Juni 2015
Shiny Gold Law Firm

146
Nadiya Umiyatul B., S.H., M.H. Alvin Adi Nugraha, S.H.,M.H.

PUTU SAN

Nomor 1108/Pid.B/2015/PN.SBY

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Negeri Surabaya yang mengadili perkara-perkara pidana biasa pada


peradilan tingkat pertama telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam
perkara terdakwa :

Terdakwa I
Nama lengkap : Aswin Chresna Wijaya
Tempat lahir : Surabaya
Umur/tanggal lahir : 46 tahun / 22 Juni 1969
Jenis kelamin : Laki-laki
Kebangsaan/kewarganegaraan : Indonesia
Tempat tinggal : Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 No.10 RT
06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding
Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Tidak bekerja

Terdakwa II.
Nama lengkap : Adi Setia
Tempat lahir : Surabaya
Umur/tanggal lahir : 48 tahun / 25 Februari 1967
Jenis kelamin : Laki-laki
Kebangsaan/kewarganegaraan : Indonesia
Tempat tinggal : Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3 No.8 RT
06 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding
Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan swasta

147
Terdakwa dipersidangan didampingi Penasihat Hukumnya Nadya Umiyatul
Bilqist, SH. MH., dan Alvin Adi Nugraha., SH,MH., Para advokat dari kantor
“SHINY GOLD LAW FIRM” yang beralamat di Jalan Bougenville No.85
Surabaya, berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor 22-01/II/2015 tanggal 22
Januari 2015
Terdakwa ditahan dengan jenis penahanan Rutan :

1. Penahanan Rutan oleh Penyidik Polrestabes Surabaya sejak tanggal 20


Januari 2015

2. Diperpanjang oleh penyidik Polrestabes Surabaya sejak tanggal 17


Februari 2015 sampai tanggal 23 Februari 2015

3. Penahanan Rutan oleh Penuntut Umum sejak tanggal 24 Februari 2015


sampai dengan tanggal 23 Maret 2015

4. Penahanan Rutan oleh Ketua Pengadilan Negeri Surabaya sejak tanggal 24


Maret 2015 sampai dengan --- 2015.April 2015 sampai dengan 28 Juni
2015. Pengadilan Negeri tersebut;

Telah membaca berkas perkara dan surat-surat lain yang berkaitan dengan perkara

ini;

Telah mendengar keterangan saksi-saksi dan terdakwa; Telah memperhatikan pula


barang bukti dipersidangan;

Menimbang, bahwa dipersidangan pada tanggal 11 Mei 2015 oleh Penuntut


Umum telah :

1. Menyatakan bahwa terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIJAYA dan terdakwa II.


ADI SETIA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak
pidana “Pencurian dengan Kekerasan” sebagaimana diatur dan diancam dalam
pasal 365 jo 55 ayat (1) KUHP sebagaimana dalam dakwaan kami.

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIJAYA berupa


pidana penjara selama 20 (dua puluh) tahun dengan dikurangi selama terdakwa
berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan

148
3. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa II. ADI SETIA berupa pidana penjara
selama 15 (lima belas) tahun dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam
tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan

4. Membebankan kepada para terdakwa untuk membayar biaya perkara masing-


masing sebesar Rp. 2.500 (dua ribu lima ratus rupiah)

Telah mempelajari pembelaan Penasehat hukum Terdakwa yang pada pokoknya


mohon agar Majelis Hakim menjatuhkan Putusan :

6. Terdakwa bersikap sopan didalam persidangan dan mengakui segala


perbuatan yang dilakukannya;
7. Terdakwa menyesali segala perbuatannya dan berjanji tidak akan
mengulanginya lagi ;
8. Terdakwa merupakan tulang punggung keluarga satu-satunya
9. Memohon Majelis Hakim untuk meringankan hukuman Terdakwa Aswin
Chresna Wijaya dan Adi Setia dari tuntutan pidana sebagaimana yang
dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum;
10. Memohon Majelis Hakim untuk membebankan biaya perkara ini kepada
Negara;
Menimbang, bahwa Terdakwa oleh Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri
Semarang,dengan Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Nomor. Reg. Perk :
PDM 111/TANJUNGPERAK/03/2015 tanggal 23 Maret 2015
Primair

Bahwa ia Terdakwa I secara sendiri – sendiri atau bersama – sama dan


bersekutu dengan Terdakwa II pada hari Sabtu, 03 Januari 2015 atau
setidak – tidaknya pada bulan Januari 2015 bertempat di JL. Kalilom Lor
Timur 3/5, atau setidak – tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk
daerah hokum Pengadilan Negeri Surabaya, mengambil barang sesuatu atau
sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara
melawan hukum, yang didahului, disertai, atau diikuti dengan kekerasan
atau ancaman kekerasan, terhadap orang, dengan maksud untuk
mempersiap atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap
tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya,
atau untuk tetap menguasai barang yang dicurinya jika perbuatan
dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu yang dilakukan
terdakwa dengan cara sebagai berikut:

149
- Bahwa pada tanggal 29 Desember 2014, Terdakwa II datang ke
rumah Terdakwa I yang tetangganya untuk menawarkan suatu
pekerjaan, namun seketika itu Terdakwa I menolak, Pada Pukul 20.30
WIB Terdakwa II kembali menghampiri Terdakwa I untuk kembali
menawarkan suatu pekerjaan dan pada akhirnya Terdakwa I\I
mengiyakan ajakan tersebut.
- Bahwa pada tanggal 03 Januari 2015;
 Sekitar pukul 01.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu
dini hari, terdakwa I dan terdakwa II berjalan ke rumah Korban
untuk menjalankan aksinya.
 Setelah sampai di depan rumah Korban, Terdakwa I
mengajak Terdakwa II naik atap rumah Korban.
 Karena Terdakwa II kesulitan memanjat rumah Korban,
Akhirnya terdakwa II hanya membantu terdakwa I untuk
memasuki rumah Korban melalui atap, dan memutuskan untuk
berjaga-jaga.
 Ketika terdakwa I berhasil masuk, terdakwa melihat
Korban sedang makan sambil menonton televisi di ruang
keluarga, Terdakwa I pun terkejut melihat Korban yang
menoleh ke arah terdakwa II secara tiba-tiba.
 Selanjutnya Terdakwa I pun terkejut kemudian menutup
wajah Korban menggunakan sweater miliknya.
 Kemudian Terdakwa I mengambil garpu yang ada
didekatnya, dan menusukkan garpu tersebut ke samping kepala
Korban.
 Setelah melihat Korban tak berdaya Terdakwa I segera
beraksi dan berhasil mencuri uang sejumlah RP 40.000.000
kemudian meninggalkan rumah tersebut.
 Setelah berhasil ke luar, Terdakwa II diberi bagian sebesar
RP 500.000 oleh terdakwa I.

Berdasarkan perbuatan terdakwa I dan II seperti yang tertera


diatas, yang telah mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang,
diatur dan diancam dengan Pidana pasal 365 KUHP tentang
pencurian dengan kekerasan jo pasal 55 ayat (1) angka 2
KUHP

SUBSIDAIR

150
Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada
keterangan diatas, yang telah melakukan pencurian di waktu malam dalam
sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan
oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh orang
yang berhak dan dengan melakukan pencurian yang dilakukan oleh dua orang
atau lebih dengan bersekutu diancam dengan pidana pasal 363 jo 55 ayat (1)
angka 2 KUHP.

LEBIH SUBSIDAIR

Berdasarkan perbuatan terdakwa seperti yang telah diterangkan pada


keterangan diatas, yang telah mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya
atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara
melawan hukum diacam dengan pidana pasal 362 jo 55 ayat (1) angka 2
KUHP.

Menimbang, bahwa setelah dakwaan dibacakan di depan persidangan, Penasihat


Hukum Terdakwa telah menyampaikan keberatan/eksepsi terhadap surat dakwaan
yang diajukan pada tanggal 23 Maret 2008.

Menimbang, bahwa terhadap keberatan Penasihat Hukum Terdakwa dan


tanggapan Penuntut Umum tersebut, Majelis Hakim telah menjatuhkan putusan
Sela Nomor : 1108/Pid.B/2015/PN.Sby., tanggal 20 April 2015 yang amarnya
berbunyi sebagai berikut :

- Menolak keberatan Penasehat Hukum Terdakwa I dan Terdakwa II Aswin


Chresna Wijaya dan Adi setia bin Slamet tersebut di atas untuk seluruhnya ;

- Menyatakan surat dakwaan Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri


Semarang Nomor 1108/Pid.B/2015/Pn.Sby tanggal 23 Maret 2015 atas nama
Terdakwa I dan Terdakwa II tersebut adalah sah menurut hukum ;

- Memerintahkan kepada Penuntut Umum untuk melanjutkan pemeriksaan


Terdakwa tersebut di depan persidangan umum Pengadilan Negeri Surabaya;

151
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya oleh Penuntut Umum di
persidangan telah didengar keterangan saksi-saksi dibawah sumpah pada
pokoknya memberikan sebagai berikut :

VI. Keterangan saksi-saksi

5. DANI DIRGANTARA di bawah sumpah pada pokoknya di


persidangan menerangkan sebagai berikut :

- Bahwa benar saksi mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan


dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.

- Bahwa benar pada pukul 06.30 saksi dihubungi oleh suadara saksi yaitu
fitra bahwa ada salah satu tetangga dari korban menghubunginya dan
menyuruh kami untuk mengecek kondisi mbak korban.

- Bahwa benar saksi langsung menuju ke rumah fitra untuk menjemputnya


dan langsung ke rumah korban. Sesampai di sana saksi mencoba mengetuk
pintu rumah korban tetapi terkunci dan tidak ada jawaban. Saksi pun sudah
panik dan dan merasa sangat khawatir akhirnya saksi memutuskan untuk
mendobrak pintunya.

- Bahwa benar kondisi korban saat saksi masuk rumahnya sudah dalam
keadaan tergeletak. Selain itu juga ada garpu yang menusuk kepalanya.
Saat saksi mendekati dia mencoba untuk membangunkannya, korban tidak
memberi respon apapun. Saksi menduga bahwa dia telah meninggal saat
itu.

- Bahwa benar saat memasuki rumah korban dan melihat kondisinya korban
saksi melihat ada garpu yang menancap di kepalanya. Selain itu bagian
mulut korban terdapat sweater yang menutupinya. Sweater tersebut
berwarna putih dan kondisi sweater tersebut sudah banyak darah yang
menempel disana. Kebetulan di rumah korban di pasang CCTV, jadi saksi
lagsung mengeceknya.

- Bahwa benar saksi langsung melihat rekaman CCTV tersebut, bahwa


memang ada seseorang yang memasuki rumah dengan cara memanjat
pagar halaman depan, dan salah satu dari mereka memakai sweeter putih
dengan muka tertutup. Dan Pada saat itu saksi langsung melaporkan pada
pihak yang berwajib.

152
- Bahwa benar saksi tidak tahu, tapi yang jelas ada sesorang yang memasuki
rumah korban dengan cara memanjat pagar dan wajahnya tertutup.

6. ELVIRA FITRA OCTAVIOLA di bawah sumpah pada pokoknya di


persidangan menerangkan sebagai berikut :

- Bahwa benar saksi mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan


dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.

- Bahwa benar saksi hanya sepupu dari korban.

- Bahwa benar saksi hanya melihat almarhum korban sudah dalam keadaan
tidak bernyawa dan berlumuran darah.

- Bahwa benar pada hari Selasa 6 Januari 2015 dilakukannya otopsi.

- Bahwa benar pada minggu malam saat perayaan tahun baru kami dan
keluarga besar mengadakan makan malam di rumah sepupu saksi yaitu
mas Handa yang dilanjut dengan menginap di sana, tetapi korban memilih
pulang ke rumahnya setelah makan malam, dari situ itu saksi sudah tidak
berhubungan lagi yang mulia.

- Bahwa benar pada saat itu korban pulang diantar oleh mas Handa beserta
istrinya.

- Bahwa benar saksi berada di rumah mas Handa yang mulia bersama
dengan anggota keluarga yang lainnya.

- Bahwa benar saat itu kondisi korban penuh dengan darah. Ada garpu yang
menancap di kepalanya. Selain itu juga bagian mulut korban tertutup
dengan sweater yang juga penuh dengan darah. Kemudian kondisi korban
sudah tidak bernyawa, karena ketika saksi mencoba untuk
membangunkannya korban tidak memberi respon apapun.

- Bahwa benar dari kecil saksi sudah dekat dengan korban, rumah saksi
dulunya bersebelahan. Tetapi semenjak menikah, Korban memutuskan
untuk tinggal dengan suaminya yang berada di daerah Kalilom.

- Bahwa benar korban tidak mempunyai anak dan sudah tidak bisa hamil
lagi setelah rahimnya diangkat.

153
- Bahwa benar korban memiliki usaha kos-kosan di daerah Rungkut, tetapi
korban memperkerjakan orang lain untuk mengurus kos-kosan, korban
tidak sering mengunjungi kos-kosannya.

- Bahwa benar saksi tidak mengenal terdakwa sama sekali.

- Bahwa benar saksi memasuki rumah korban bersama dengan Dani dan
Dinar.

- Bahwa benar saksi sudah mencoba mengetuk pintu berkali-kali namun


tidak ada jawaban dan akhirnya mas dani pun mendobrak pintunya.

- Bahwa benar korban memiliki penyakit jantung.

7. DINAR di bawah sumpah pada pokoknya di persidangan


menerangkan sebagai berikut :

- Bahwa benar saksi mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan


dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.

- Bahwa benar saksi sudah bertetangga selama 5 tahun dengan korban.

- Bahwa benar selama saksi menjadi tetangga korban, korban tidak pernah
berprilaku buruk melainkan selalu ramah terhadap warga sekitar dan
sering berbagi masakan, berkumpul dan bercerita.

- Bahwa benar pada tanggal 3 januari 2015 dini hari saksi saat itu berada di
dalam rumah, akan tetapi saat saksi hendak sholat subbuh ke masjid, saksi
melihat lampu rumah korban sudah menyala.

- Bahwa benar pada saat itu saksi tidak melakukan apapun, tapi pada pagi
hari jam 06.00, ketika saksi keluar rumah, tidak seperti biasanaya,
almarhumah Korban belum juga terlihat. Karena beliau biasanya pada
pukul 06.00 korban sudah duduk di teras depan rumah sambil menunggu
penjual kue.

- Bahwa benar saksi sudah curiga sejak saksi akan sholat subbuh ke masjid
dan ketika saksi pulang dari masjid lampu, rumahnya tetap menyala.
Karena tidak biasanya beliau pada hari sabtu dan minggu berada di rumah.

- Bahwa benar korban biasanya setiap hari sabtu dan minggu menginap di
rumah sepupunya.

154
- Bahwa benar saksi curiga saksi langsung datang ke rumah korban.
Kemudian saksi mencoba mengetuk pintunya, namun tidak ada jawaban.
Saksi hanya mendengar suara televisi yang masih menyala.

- Bahwa benar pada saat saksi membuka pintu, pintu dalam keadaan
terkunci dan saksi juga bingung harus berbuat apa, saksi langsung
menghubungi bak putri, sepupu korban.

- Bahwa benar saksi hanya tahu bahwa korban sudah meninggal setelah
ditemui oleh saudaranya.

- Bahwa benar saksi tahu kondisi korban sudah meninggal.

8. M. RIZQY BAIHAQI di bawah sumpah pada pokoknya di


persidangan menerangkan sebagai berikut :

- Bahwa benar saksi mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan


dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.

- Bahwa benar saksi mengenal kedua terdakwa tersebut.

- Bahwa benar saksi adalah tetangga kedua terdakwa dan sekaligus teman
dekat mereka yang mulia

- Bahwa benar saksi sudah mengenal Terdakwa I dan Terdakwa II sudah


lama sejak saksi pindah ke Kalilom Lor pada tahun 2010.

- Bahwa benar Setahu saksi Terdakwa I dan Terdakwa II merupakan orang


baik. Terdakwa I merupakan salah satu tetangga yang aktif dalam kegiatan
di masyarakat. Beliau sering ikut kerja bhakti dan suka menolong apabila
saksi kesusahaan. Terdakwa II merupakan orang yang diam dan ramah,
beliau tidak banyak bicara tetapi murah senyum. Beliau suka sholat
berjamaah di masjid dan sering ikut kegiatan acara masjid seperti halnya
dalam acara Isro’ mi’roj, sering mengikuti pengajian rutin dan Tahlilan.

- Bahwa benar Terdakwa I pernah bercerita kepada saksi apabila ia sangat


membutuhkan uang karena anaknya akan masuk ke perguruan tinggi dan
membutuhkan biaya yang besar, Terdakwa I juga pernah hendak meminja
uang kepada saksi, tetapi pada saat itu saksi juga tidak dapat membantu,
sedangkan Terdakwa II memang orangnya tertutup dan tidak pernah
bercerita, yang saksi tahu memang Terdakwa I dan Terdakwa II merupakan

155
teman yang baik, mereka sering kali bersama. Yang saksi tahu Terdakwa II
memang pekerjaannya serabutan, tetapi pekerja keras. Saksi tidak
menyangka Terdakwa I dan Terdakwa II melakukan hal ini karena saksi
tahu mereka berdua orang yang baik, saksi rasa mereka benar-benar sangat
terpuruk sehingga sampai melakukan pencurian tersebut.

- Bahwa benar bahwa saksi mengenalnya, tetapi tidak begitu dekat. Karena
Korban juga orangnya tertutup dan sudah cukup tua, sehingga kurang
bersosialisasi. Tetapi saksi tahu memang keluarga dari korban kerap
mengunjunginya.

VII. Keterangan Ahli

3. Dr. Mahendra, Sp. Fk dibawah sumpah pada pokoknya di persidangan


menerangkan sebagai berikut:

- Bahwa ahli mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan dengan


telah terjadi tindak pidana pencurian

- Bahwa ahli bertugas di RSUD. DR. SOETOMO. JL. Jl. Mayjen. Prof.
Dr. Moestopo No. 6-8, Airlangga, Gubeng, Airlangga, Gubeng, Kota
SBY, Jawa Timur 60286

- Bahwa tugas dari ahli adalah Tugas saya adalah pemeriksaan jenasah
luar dan dalam, perawatan jenasah, pengawetan (embalming),
penggalian, membuat visum et repertum, dan konsultasi medis untuk
asuransi.

- Bahwa ahli melakukan pemeriksaan dilakukan pada tanggal 4 Januari


2015 dan kita melakukaannya pada pukul 00.00 sampai 01.00 dini
hari.

- Bahwa ahli melakukan otopsi tidak sendiri ahli mengerjakan dengan


temannya yang bernama Dr. Aji Saputra Dfm, Sp.F

- Bahwa ahli menjelaskan keadaan dari korban yang dibantu dengan Dr.
Aji Saputra Dfm, Sp.F beserta staf yang lain bagian dari forensik
RSUD DR. SOETOMO. Ahli membuka bagian perut korban untuk
mengetahui tentang penyebab kematian korban yang diduga karna

156
serangan jantung. Lalu mengambil sampel dari jantung korban untuk
dijadikan pemeriksaan kardiologi. Lalu jenazah datang sekitar pukul
11 malam kemudian ahli melakukan visum dalam pada jenazah yaitu
pemeriksaan dimana jenazah dibuka bagian perutnya untuk dilihat
apakah ada luka-luka dan sebagainya. Setelah ahli melakukan
pemeriksaan, ahli lanjutkan dengan pengambilan sampel isi dari
jantungnya dan hasil yang ditemukan bahwa terdapat pembesaran dan
penyumbatan pembuluh nadi sebesar 90% dan juga ditemukan bercak
merah serta adanya pengerasan pembuluh darah pada isi jantung
korban. Setelah kita melakukan pemeriksaan semuanya lalu ahli
memasukkan kedalam tabung dan ahli serahkan pada pihak penyidik.

- Bahwa kesimpulan dari ahli adalah setelah memeriksa secara


pemeriksaan luar dan dalam dan mengambil sampel untuk
pemeriksaan kordiologi, bahwa korban meninggal karena bagian
dalam jantung mengalami pembengkakan serta terjadi penyumbatan
pada pembuluh darah sebesar 90% yang menyebabkan multifungsi
pada jantung akibat reaksi kejut yang dialami korban yang
menyebabkan terjadinya serangan jantung.

4. Dimas Cahya, S.Psi dibawah sumpah pada pokoknya di persidangan


menerangkan sebagai berikut:

- Bahwa ahli mengerti dihadirkan di persidangan sehubungan


dengan telah terjadi tindak pidana pencurian.

- Bahwa benar sebelumnya ahli bertugas di Pusdik Intel


Angkatan Darat (AD)

- Bahwa benar tugas dari ahli pada umumnya adalah


memberikan suatu informasi dari gerak gerik tubuh seseorang
serta mimik wajah seseorang baik orang itu senang, marah,
sedih, dan takut.

- Bahwa benar menurut keilmuan yang ahli pelajari jika melihat


seseorang itu berbohong kita bisa melihat adanya
ketidakkonsistenan di antara isyarat-isyarat nonverbal yang
berasal dari saluran-saluran yang berbeda. Ketidakkonsistenan
itu berakar pada fakta, bahwa orang yang sedang berbohong

157
menemui kesulitan untuk mengontrol semua saluran itu
sekaligus,dan apabila Ketika seseorang berbohong, pitch
suaranya seringkali meninggi, dan mereka cenderung berbicara
lebih lamban dan kurang lancar. Selain itu, mereka sering
melakukan sentence repair (perbaikan kalimat) misalnya
dengan memulai sebuah kalimat, memotongnya, kemudian
memulainya lagi. Orang-orang yang sedang berbohong lebih
sering mengedipkan mata dan pupil matanya lebih melebar
dibanding mereka yang tidak berbohong.

- Bahwa benar ahli dapat mengetahui gerak-gerik tubuh


terdakwa apa makna dari gerakan-gerakan tubuh terdakwa 1
maupun 2.

- Bahwa benar sesuai dengan bidang yang ahli tekuni, dalam


rekaman cctv yang ahli lihat, terdakwa 1 dan 2 awalnnya masih
sama-sama saling berhati-hati tetapi tetap santai dan lamban.
Dalam artian merek berdua masih memiliki percaya diri sesuai
dengan rencana mereka. Ahli melihat terdakwa 1 sangat lamban
dan terlihat kaku. Hal ini jelas menunjukkna bahwa terdakwa 1
yakni yang meggunakan sweater, tidak terbiasa atau bahkan
tidak pernah melakukan perbuatan ini sebelumnya. Kemudian
di akhir rekaman CCTV tersebut, terdakwa 1 terlihat seperti
panik, bingung dan seperti tersangkut sehingga hampir saja
kehilangan keseimbangan ketika hendak menaiki pagar. Dalam
video ke 3 tersebut, sepertinya terdakwa 1 mengalami sesuatu
yang membuatnya gusar sehingga panik, seperti ada sesuatu
yang berjalan tidak sesuai dengan rencananya. Hal ini juga
terlihat jelas pada terdakwa 2 yang juga panik dan bingung
ketika melihat terdakwa 1 berhasil turun dari pagar rumah
korban.

Menimbang, bahwa dalam perkara ini oleh Penuntut Umum juga telah diajukan
barang bukti yaitu Menimbang, bahwa dalam perkara ini oleh Penuntut Umum
juga telah diajukan barang bukti yaitu :
- 1 buah garpu stainless stell
- 1 buah sweater putih

158
- 1 buah daster warna kuning kombinasi biru
- 1 buah lembar bukti pembayaran pelunasan hutang kepada PT. Adira
Finance
- 1 buah rekaman CCTV
Menimbang, bahwa Terdakwa oleh Penuntut Umum, telah didakwa dengan surat
dakwaan yang disusun secara Subsider , primair sebagaimana diatur dan diancam
dalam Pasal 365 jo 55 ayat (2) KUHP. Subsider diatur dan diancam dalam Pasal
363 jo 55 ayat (2) KUHP atau lebih subsider diatur dan diancam dalam Pasal 362
jo 55 ayat (2)

VIII. Analisa Fakta


Bahwa dari fakta-fakta hukum yang kami uraikan diatas, dapat disimpulkan
sebagai berikut :
1. Bahwa mulai pada hari Kamis tanggal 1 Januari sampai Sabtu tanggal
3 Januari 2015 sekitar pukul 19.15 WIB korban Mbak Maimunah
berada di rumahnya.
2. Terdakwa 1 atas nama Aswin Chresna Wijaya dan terdakwa 2 atas
nama Adi Setia berusaha memasuki rumah korban. Bahwa benar
terdakwa 1 lah yang memasuki rumah korban dengan memanjat pagar
dan menaiki atap rumahnya dan berhasil memasuki rumahnya dan
terdakwa 2 berjaga-jaga di luar rumah korban.
3. Bahwa benar terdakwa 1 berhasil mengambil sejumlah uang korban
senilai Rp.40.000.000 (empat puluh juta rupiah) di dalam lemari yang
disimpan di brangkas dan berhasil membobolnya.
4. Terdakwa 1 berusaha kembali keluar dengan membawa hasil curiannya
tetapi diketahui oleh korban yang ternyata sedang makan di ruang
keluarga.
5. Terdakwa 1 panik sehingga menutup mulut korban dengan sweater
putih miliknya dan melukai korban dengan mengambil garpu di
dekatnya yang kemudian ditancapkannya ke kepala korban. Terdakwa
langsung bergegas keluar dan berlari menaiki pagar, terdakwa 1 dan 2
dapat diancam pidana sebagaimana dimaksudkan pasal 365 jo 55 ayat
(1) Kitab Undang-undnag Hukum Pidana tentang Pemerkosaan.

159
IX. Analisa Yuridis
Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan maka sampailah kami
kepada pembuktian mengenai unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan kepada
terdakwa ASWIN CHRESNA WIJAYA dan terdakwa ADI SETIA yaitu
melanggar pasal 365 jo 55 ayat (1) KUHP dengan unsur-unsur sebagai berikut :
1. Unsur “Barang siapa”
2. Unsur “Mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hokum
3. Unsur “didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau
ancamana kekerasan”
4. Unsur “mengakibatkan luka berat atau kematian”
 Bahwa unsur barang siapa dalam KUHP memberikan arah
tentang subyek hukum yaitu orang atau manusia dan yang
diajukan dipersidangan dalam perkara ini adalah orang atau
manusia bernama ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI
SETIA dengan segala identitasnya sebagaimana tersebut dalam
Surat Dakwaan dan Tuntutan Pidana ini. Bahwa Subjek Hukum
bernama terdakwa ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI
SETIA baik dalam pemeriksaan pendahuluan di Penyidik Polri
maupun di persidangan ini dengan lancar, jelas dan tegas
memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dari
Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum serta sampai selesainya
pemeriksaan di persidangan ini tidak ada suatu bukti yang
menyatakan terdakwa ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI
SETIA tidak dapat dipertanggung jawabkan atas segala tindakan
dan perbuatannya. Dengan adanya bukti-bukti tersebut jelas
bahwa terdakwa ASWIN CHRESNA WIAJAYA dan ADI SETIA
adalah subjek hukum yang dapat dipertanggung jawabkan dan
mampu bertanggung jawab. Dengan demikian kami selaku Jaksa
Penuntut Umum berpendapat bahwa unsur “barang siapa” telah
terpenuhi.
 Unsur mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara
melawan hukum ;

160
Bahwa berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan berdasarkan
keterangan dari saksi-saksi dan keterangan para terdakwa menerangkan sebagai
berikut :
- Bahwa terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIAJAYA bersama-sama
dengan terdakwa II. ADI SETIA telah melakukan pencurian dengan
kekerasan yang mengakibatkan kematian terhadap MAIMUNA.
- Bahwa kejadiannya pada hari Sabtu tanggal 03 Januari 2015 saat dini
hari di rumah MAIMUNA (alamat maimuna).

Menimbang, bahwa sebelum Majelis menetapkan pidananya kepada terdakwa,


maka terlebih dahulu akan dipertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan yang
meringankan bagi terdakwa sebagai berikut :
 Hal yang memberatkan :

- Perbuatan para terdakwa mengakibatkan kematian pada korban


MAIMUNA

 Hal-hal yang meringankan :

- Para terdakwa bersikap sopan dalam persidangan.

- Para terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

- Para terdakwa belum pernah dihukum

Menimbang, bahwa makna pemidanaan adalah selain sebagai langkah


pengamanan dan penertiban bagi kehidupan masyarakat, dan yang terutama pula
adalah sebagai langkah pendidikan batin / mental bagi sipelaku, dengan maksud
agar setelah ia sipelaku menjalankan pidananya, ianya dapat hidup bermasyarakat
kembali secara baik seperti seharusnya.
Menimbang, bahwa setelah dipertimbangkan hal-hal yang memberatkan
dan meringankan bagi terdakwa, demikian pula akan maksud dan tujuan
pemidanaan, maka cukup beralasan jika kepada terdakwa diberikan hukuman atau
dijatuhi dipidana.
Menimbang, bahwa perbuatan terdakwa yang telah terbukti tersebut
menurut undang-undang adalah Pencurian dengan Kekerasan.
Menimbang, bahwa mengenai masa penangkapan dan atau penahanan yang telah
dijalani terdakwa sebelum perkaranya diputus sesuai dengan ketentuan Pasal 22
ayat (4) KUHAP akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan itu.

161
Menimbang, bahwa oleh karena terdakwa dalam perkara ini ditahan dalam
tahanan RUTAN, maka cukup alasan bagi Majelis untuk memerintahkan kepada
terdakwa supaya tetap berada dalam tahanan RUTAN hingga putusan ini
mempunyai kekuatan hukum tetap.
Menimbang, bahwa terhadap barang bukti yang berupa:
- 1 buah garpu stainless stell
- 1 buah sweater putih
- 1 buah daster warna kuning kombinasi biru
- 1 buah lembar bukti pembayaran pelunasan hutang kepada PT. Adira
Finance
- 1 buah rekaman CCTV

Menimbang Terhadap barang bukti tersebut karena diperlukan guna


pembuktian perkara ini maka dipertintahkan agar tetap terlampir dalam berkas
perkara ; Menimbang, bahwa oleh karena terdakwa dinyatakan bersalah dan
dijatuhi pidana, maka sesuai dengan ketentuan Pasal 222 ayat (1) KUHAP kepada
terdakwa harus pula dibebani untuk membayar biaya perkara yang besarnya akan
ditentukan dalam amar putusan ini.
Mengingat dan memperhatikan hukum yang berlaku dan UndangUndang yang
bersangkutan khususnya Pasal 365 KUHP serta Pasal-Pasal lainnya dari Undang-
Undang yang bersangkutan dengan perkara ini.
MEMUTUS:
Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang memeriksa dan
mengadili perkara ini memutuskan :
1. Menyatakan bahwa terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIJAYA dan
terdakwa II. ADI SETIA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah
melakukan tindak pidana “Pencurian dengan Kekerasan” sebagaimana
diatur dan diancam dalam pasal 365 jo 55 ayat (1) KUHP sebagaimana
dalam dakwaan kami.
2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I. ASWIN CHRESNA WIJAYA
berupa pidana penjara selama 15 (lima belas) tahun dengan dikurangi
selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah
terdakwa tetap ditahan
3. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa II. ADI SETIA berupa pidana
penjara selama 10 (sepuluh) tahun dengan dikurangi selama terdakwa
berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan.
4. memerintahkan terdakwa dalam tahanan

162
5. Menetapkan barang bukti :
- 1 buah garpu stainless stell
- 1 buah sweater putih
- 1 buah daster warna kuning kombinasi biru
- 1 buah lembar bukti pembayaran pelunasan hutang kepada PT. Adira
Finance
- 1 buah rekaman CCTV
6. Membebankan kepada para terdakwa untuk membayar biaya perkara
masing-masing sebesar Rp. 2.500 (dua ribu lima ratus rupiah)

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim


Pengadilan Negeri Surabaya pada hari : JUMAT tanggal 29 MEI 2015 oleh kami :

163
WAHYU SENOAJI NUGROHO PUTRA, SH.,MH. sebagai Hakim Ketua
Majelis, NIDYA PRASETYA D SH.,MH. Dan SELA SUHARTINAH, SH.MH.,
masing masing selaku Hakim Anggota. putusan mana pada hari SENIN, tanggal 1
JUNI 201 oleh : : WAHYU SENOAJI NUGROHO PUTRA, SH.,MH. sebagai
Hakim Ketua Majelis, NIDYA PRASETYA D SH.,MH. Dan SELA
SUHARTINAH, SH.MH., putusan tersebut diucapkan dimuka persidangan yang
terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua Majelis dengan didampingi masing-
masing Hakim Anggota tersebut yang dibantu oleh IRENE ANSELLA SARI
SH.MH., selaku Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Surabaya serta
dihadiri oleh ALVIN ADI NUGRAHA, SH.MH., selaku Penuntut Umum pada
Kejaksaan Negeri Sibolga dan terdakwa.

HAKIM - HAKIM ANGGOTA HAKIM KETUA

NIDYA PRASETYA D. SH.MH. WAHYU SENOAJI


N.P.SH.MH.,

SELA SUHARTINAH.SH.MH.,

PANITERA PENGGANTI

IRINE ANSELLA SARI SH.MH.,

PETIKAN PUTUSAN

164
Nomor : 1108/Pid.B/2015/PN.SBY
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan Negeri Surabaya yang mengadili Perkara Pidana dalam
peradilan tingkat pertama dengan acara biasa, telah menjatuhkan putusan
sebagai berikut dalam perkara terdakwa terdakwa, Aswin Chresna Wijaya
lahir di Surabaya, 22 Juni 1969 , umur 46 tahun, jenis kelamin laki-laki,
kebangsaan Indonesia, bertempat tinggal Jl Kalilom Lor Timur 3/10
Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran, agama islam,
bekerja, pendidikan SMA dan Adi Setia lahir di Surabaya, 25 Februari 1967,
umur 48 tahun, jenis kelamin laki-laki, kebangsaan Indonesia, bertempat
tinggal Jl Kalilom Lor Timur 3/8 Kelurahan Tanah Kali Kedinding
Kecamatan Kenjeran, agama islam, tidak bekerja, pendidikan SMA
Terdakwa ditahan sejak tanggal 11 Januari
2015------------------------------------------
Terdakwa menggunakan haknya untuk didampingi oleh penasehat
hukumnya.
Pengadilan negeri tersebut :-----------------------------------------------------
Memeriksa dan Sebagainya :-----------------------------------------------------
Mendengar dan Sebagainya :-----------------------------------------------------
Menimbang dan Sebagainya :-----------------------------------------------------
Mengingat Pasal : 365 KUHP jo pasal 55 ayat (1) angka 2
KUHP, 363 jo 55 ayat (1) angka 2 KUHP, 362 jo 55 ayat (1) angka 2 KUHP.
MENGADILI
1. Menyatakan bahwa terdakwa terdakwa ASWIN CHRESNA WIJAYA dan
ADI SETIA telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan bersalah
melakukan tindak pidana “beberapa perbuatan pencurian”
------------------------------------------------------
2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa terdakawa masing-masing ASWIN
CHRESNA WIJAYA dengan pidana penjara selama 15 tahun dan ADI
SETIA dengan pidana penjara selama 10 tahun--------------
3. Menetapkan bahwa lamanya terdakwa ditahan, dikurangi dengan masa
penahanan yang telah dijalani oleh
terdakwa----------------------------------------
4. Memerintahkan agar terdakwa tetap dalam
tahanan--------------------------------
5. Menetapkan barang bukti berupa :

- 1 buah garpu stainless stell

- 1 buah sweater putih


- 1 buah daster warna kuning kombinasi biru

165
- 1 buah lembar bukti pembayaran pelunasan hutang kepada PT.
Adira Finance
- 1 buah rekaman CCTV
6. Membebankan kepada para terdakwa untuk membayar biaya perkara
masing-masing sebesar Rp. 2.500 (dua ribu lima ratus rupiah)
Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan
Negeri Surabaya pada hari : JUMAT tanggal 29 MEI 2015 oleh kami : WAHYU
SENOAJI NUGROHO PUTRA, SH.,MH. sebagai Hakim Ketua Majelis, NIDYA
PRASETYA D SH.,MH. Dan SELA SUHARTINAH, SH.MH., masing masing
selaku Hakim Anggota. putusan mana pada hari SENIN, tanggal 1 JUNI 201 oleh
: : WAHYU SENOAJI NUGROHO PUTRA, SH.,MH. sebagai Hakim Ketua
Majelis, NIDYA PRASETYA D SH.,MH. Dan SELA SUHARTINAH, SH.MH.,
putusan tersebut diucapkan dimuka persidangan yang terbuka untuk umum oleh
Hakim Ketua Majelis dengan didampingi masing-masing Hakim Anggota tersebut
yang dibantu oleh IRENE ANSELLA SARI SH.MH., selaku Panitera Pengganti
pada Pengadilan Negeri Surabaya serta dihadiri oleh ALVIN ADI NUGRAHA,
SH.MH., selaku Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Sibolga dan terdakwa.

HAKIM - HAKIM ANGGOTA HAKIM KETUA

NIDYA PRASETYA D. SH.MH WAHYU SENO AJI N.P.SH.MH.,


NIP. 1671010009 NIP.1671010050

SELA SUHARTINAH.SH.MH.,
NIP.1671010003

PANITERA PENGGANTI

IRINE ANSELLA SARI SH.MH.,

SKENARIO SIDANG SEMU KELOMPOK 3 FAKULTAS HUKUM


UPN “ VETERAN “ JATIM

166
“KASUS PIDANA PENCURIAN”
Ket : Border = Dialog

SIDANG 1
(Panitera pengganti mempersiapkan persidangan dengan memastikan Jaksa
Penuntut Umum, terdakwa, penasehat hukum terdakwa dan juru sumpah
menempati tempat yang telah disediakan);
(Panitera pengganti memberitahukan tata tertib persidangan):
Panitera : “Sebelum persidangan dimulai, akan saya bacakan tata tertib
persidangan yang harus di patuhi oleh para pengunjung selama persidangan
berlangsung.
1. Pengunjung persidangan harus sopan dan tertib serta dilarang membuat
keributan atau berkomentar selama persidangan berlangsung ;
2. Pengunjung persidangan dilarang makan dan minum di dalam ruang
sidang ;
3. Pengunjung yang dibawah 17 tahun dilarang masuk ruang sidang ;
4. Handphone harus dimatikan atau di silent ;
5. Hadirin dimohon berdiri ketika Majelis Hakim memasuki atau keluar
ruang sidang ;”

(Panitera pengganti melapor Majelis Hakim bahwa persidangan siap dimulai ;


(keluar dan melapor pada hakim).

Panitera : Yang mulia persidangan dapat dimulai.


(Panitera pengganti memasuki ruang sidang terlebih dahulu dan memerintahkan
hadirin berdiri karena Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang)
Panitera : Sidang pada hari senin , tanggal 6 April 2015 siap dimulai.
Hadirin dimohon berdiri karena Majelis Hakim akan
memasuki ruang sidang.

(Majelis Hakim duduk terlebih dahulu kemudian Hakim Ketua Majelis


mempersilahkan hadirin untuk duduk kembali ;)
Hakim Ketua : Hadirin silahkan duduk

Hakim Ketua : Sidang perkara pidana No. 1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas


nama terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia
dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (Ketuk Palu
3x);

167
Hakim ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa 1 : Iya, saya Sehat jasmani maupun rohani Yang Mulia.
Hakim Ketua : Saudara siap mengikuti persidangan hari ini ?
Terdakwa 1 : SiapYang Mulia.
Hakim Anggota 1 : Baik Kepada terdakwa 1, mohon memperhatikan identitas
saudara yang akan saya bacakan.
Nama : Aswin Chresna Wijaya
TTL : Surabaya, 22 Juni 1967
Jenis kelamin : Laki – Laki
Alamat : Jl. Kalilom Lor Timur 3
No.10
Agama : Islam
Kewarganegaran : Indonesia
Pekerjaan : Tidak Bekerja

(Terdakwa maju dan menyerahkan kartu identitasnya lalu duduk kembali.)


Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ?
Terdakwa 2 : Iya, saya Sehat jasmani maupun rohani Yang Mulia
Hakim Ketua : Saudara siap mengikuti persidangan hari ini ?
Terdakwa : Baik Yang Mulia.
Hakim Anggota 1 : Baik Kepada terdakwa 1, mohon memperhatikan identitas
saudara yang akan saya bacakan.
Nama : Adi Setia bin Slamet
TTL : Surabaya, 25 februari 1969
Jenis kelamin : Laki – Laki
Alamat : Jl. Kalilom Lor Timur 3
No.8
Agama : Islam
Kewarganegaran : Indonesia
Pekerjaan : Karyawan Swasta

Hakim Ketua : Saudara Terdakwa 1, apakah pada sidang hari ini saudara
di dampingi oleh penasehat hukum atau tidak?

168
Terdakwa 1 : Iya Yang Mulia, saat ini saya didampingi oleh penasehat
hukum saya dari kantor hukum “ SHINY GOLD
LAWFIRM “.Yaitu saudara (Alvin Adi Nugraha,S.H.,
M.H.) dan Saudari (Nadiya Ummiyatul Bilqist,S.H.,M.H.)
Hakim Ketua : Baiklah, selanjutnya bagaimana dengan terdakwa 2,
apakah pada sidang hari ini juga saudara di dampingi oleh
penasehat hukum atau tidak?
Terdakwa 2 : Pada persidangan ini saya juga di damping oleh penasehat
hokum saya Yang Mulia, dari kantor hukum “SHINY
GOLD LAWFIRM“.Yaitu saudara (Alvin Adi
Nugraha,S.H., M.H.) dan Saudari (Nadiya Ummiyatul
Bilqist,S.H.,M.H.)
Hakim Ketua : Berarti terdakwa 1 dan terdakwa 2 didampingi oleh
penasehat yang sama ya, Saudara, penasehat hukum, apakah
saudara membawa surat kuasa khusus dari terdakwa beserta
KTPA saudara? Jika ada mohon ditunjukkan.
PH 1 : Ya, yang mulia kami membawanya
(PH menunjukkan surat kuasa dan surat tugas pada Majelis Hakim / serta surat
kuasa lalu membawanya kembali dan duduk kembali)
Hakim Ketua : Baiklah, kepada saudara Jaksa penuntut umum, apakah
sudah siap membacakan dakwaannya?
JPU 1 : Sudah siap Yang mulia.
Hakim Ketua : kepada Terdakwa 1 dan terdakwa 2 mohon
memperhatikan surat dakwaan, Baiklah silakan bacakan
surat dakwaan, saudara Jaksa Penuntut Umum.
(JPU membacakan dakwaannya sambil berdiri)
Hakim Ketua : Baik saudara terdakwa, Apakah saudara mengerti dengan
dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa penuntut umum?
Terdakwa 1 : Saya mengerti Yang mulia.
Hakim Ketua : Kemudian, bagaimana dengan terdakwa 2 apakah saudara
mengerti apa yang telah dibacakan oleh Jaksa Penuntut
Umum?
Terdakwa 2 : Iya Yang Mulia, Saya mengerti.
Hakim ketua : Apakah saudara terdakwa 1 mengetahui pasal berapa
sudara didakwa?

169
Terdakwa 1 : Ya saya mengetahui Yang Mulia, saya didakwa pasal 365,
pasal 363, dan pasal 362 KUHP.
Hakim Ketua : Baik, selanjutnya untuk saudara terdakwaa 2, apakah
saudara mengerti pasal-pasal tersebut mencakup tentang hal
apa?
Terdakwa 2 : Tahu Yang Mulia, pasal-pasal tersebut tentang pencurian
Hakim Ketua : Baiklah, berarti saudara terdakwa 1 dan 2 paham dan
mengerti apa yang telah saudara lakukan, Apakah saudara
terdakwa 1 dan terdakwa 2 akan mengajukan eksepsi
terhadap dakwaan Jaksa penuntut umum?
Terdakwa 1 : Untuk eksepsi saya serahkan sepenuhnya kepada
Penasehat Hukum saya Yang Mulia, bagaimana
kelanjutannya.
Hakim Ketua : baiklah, kemudian Apakah terdakwa 2 juga sama?
Terdakwa 2 : Iya Yang Mulia.
Hakim Ketua : Apakah Penasehat Hukum terdakwa 1 dan terdakwa 2
akan mengajukan eksepsi?
PH. Terdakwa 1 : Majelis Hakim yang terhormat, kami akan mengajukan
eksepsi, oleh karena itu kami mohon waktunya selama satu
minggu untuk mempersiapkannya Yang Mulia.
Hakim ketua : Baiklah, Mengingat karena adanya ekspesi maka
persidangan akan ditunda dan akan dilanjutkan dengan
pembacaan eksepsi pada tanggal dan hari apa Panitera?
Panitera : Siap Yang Mulia, persidangan akan ditunda selama satu
minggu dan akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 13
April 2015
Hakim Ketua : Baik, persidangan dilanjutkan pada hari senin
tanggal 13 april tahun 2015 pada pukul 09.00 WIB
dan sidang hari ini saya nyatakan selesai dan ditunda.
(Ketuk 1x)

Sidang 2

170
Hakim ketua : Sidang lanjutan perkara pidana No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas nama terdakwa Aswin
Chresna Wijaya dan Adi Setia dinyatakan dibuka dan
terbuka untuk umum (Ketuk Palu 1x)
Hakim Ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa 1 : Iya, saya Sehat jasmani maupun rohani Yang Mulia.
Hakim Ketua : Apakah Saudara siap mengikuti persidangan hari ini ?
Terdakwa 1 : Baik saya siap, Yang Mulia.
Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ?
Terdakwa 2 : Iya, saya Sehat jasmani maupun rohani Yang Mulia
Hakim Ketua : Apakah Saudara siap mengikuti persidangan hari ini ?
Terdakwa : Baik saya siap mengikuti persidangan hari ini Yang Mulia.
Hakim Ketua : Pada persidangan hari ini, akan dibacakan eksepsi oleh
Penasihat hokum dari terdakwa 1 dan terdakwa 2. Kepada
penasihat hokum apakah sudah siap membacakan
eksepsinya?
Penasihat Hukum : Siap Yang Mulia
(Pembacaan Eksepsi oleh PH Terdakwa)
Hakim Ketua : Setelah mendengar eksepsi dari penasihat hokum , dari
JPU apakah ada tanggapan atas keberatan dari PH
terdakwa?
JPU :Tidak yang mulia
Hakim Ketua : Baik, kami selaku majelis hakim, meminta waktu selama
satu minggu untuk menyusun putusan sela. Bagaimana
saudara dari Jaksa Penuntut Umum dan dari pihak terdakwa
1 dan 2 beserta penasihat hukumnya?
JPU 2 : Siap yang mulia
Penasihat hokum 2 : Baik yang mulia
Hakim ketua : Bagaimana panitera, sidang akan dilanjut tanggal berapa?
Panitera : baik yang mulia sidang akan dilanjut pada hari senin
tanggal 20 april tahun 2015.

171
Hakim Ketua : Baik, persidangan dilanjutkan pada hari senin
tanggal 20 april tahun 2015 pukul 09.00 WIB dan
sidang hari ini saya nyatakan ditunda. (Ketuk 1x)

Sidang 3
Hakim ketua : Sidang perkara pidana No. 1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas
nama terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia
dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (Ketuk Palu
1x)
Hakim Ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa 1 : Iya, saya Sehat jasmani maupun rohani Yang Mulia.
Hakim Ketua : Apakah Saudara siap mengikuti persidangan hari ini ?
Terdakwa 1 : Baik saya siap, Yang Mulia.
Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ?
Terdakwa 2 : Iya, saya Sehat jasmani maupun rohani Yang Mulia
Hakim Ketua : Apakah Saudara siap mengikuti persidangan hari ini ?
Terdakwa : Baik saya siap mengikuti persidangan hari ini Yang Mulia.
Hakim Ketua : Pada agenda hari ini, adalah pembacaan putusan sela oleh
majelis hakim. Kepada terdakwa 1 dan terdakwa 2 maupun
penasihat hokum dan saudara Jaksa Penuntut umum untuk
memperhatikan putusan sela.
(Hakim ketua membacakan putusan sela) (setelah membca putusan sela ketok
palu2x)
Hakim ketua : Sesuai dengan putusan sela dari majelis hakim , bahwa
eksepsi dari penasihat hokum terdakwa 1 dan terdakwa 2
dinyatakan ditolak, maka sidang akan dilanjut dengan

172
pemeriksaan pemeriksaan alat bukti dan keterangan saksi.
Untuk saudara Jaksa Penuntut Umum alat bukti apa yang
diajukan dipersidangan?
JPU 1 : Baik yang mulia, kami mengajukan alat bukti berupa
saksi, terdakwa dan barang bukti yang sudah dilimpahkan,
tetapi kami mohon waktu 1 minggu untuk menghadirkan
semua yang mulia
Hakim ketua : Baiklah sidang akan ditunda 1 minggu , bagaimana dengan
penasehat hokum?
Penasihat Hukum 2 : Iya yang mulia
Hakim ketua : Pada hari dan tanggal berapa panitera persidangan akan
dilanjut?
Panitera : Pada Hari senin tanggal 27 april tahun 2015
Hakim ketua : Mengingat karena agenda sidang berikutnya pemeriksaan
Saksi dari JPU dan JPU mohon waktu di tunda untuk
menghadirkan Saksi di persidangan berikut nya. Maka
sidang tidak bisa dilanjutkan dan akan ditunda untuk
memberikan kesempatan pada JPU untuk menghadirkan
Saksi di persidangan berikut nya, yaitu pada hari senin
tanggal 27 april 2015 pukul 09.00 WIB dengan agenda
pemeriksaan Saksi, dengan perintah kepada JPU untuk
menghadirkan Saksi dan Terdakwa persidangan selanjutnya.
Maka sidang dinyatakan ditunda ( Ketuk Palu 1x )

Sidang 4
Hakim ketua : Sidang perkara pidana No. 1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas
nama terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia
dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (Ketuk Palu
1x)
Hakim Ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa 1 : Iya, saya sehat jasmani maupun rohani Yang Mulia.
Hakim Ketua : Apakah Saudara siap mengikuti persidangan hari ini ?

173
Terdakwa 1 : Baik saya siap, Yang Mulia.
Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ?
Terdakwa 2 : Iya, saya Sehat jasmani maupun rohani Yang Mulia
Hakim Ketua : Apakah Saudara siap mengikuti persidangan hari ini?
Terdakwa : Baik saya siap mengikuti persidangan hari ini Yang Mulia.
Hakim Ketua : Pada agenda hari ini, adalah pemeriksaan alat-alat bukti
dan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum. Apakah
JPU sudah siap dengan alat-alat buktinya?
JPU 2 : Iya kami sudah siap yang mulia
Hakim Ketua : Baik, JPU mohon segera menunjukkan alat-alat bukti
tersebut kepada majelis hakim.
(JPU menyerahkan alat-alat bukti kepada Hakim)
(JPU, PH TERDAKWA MAJU KE DEPAN SEMU)
Hakim ketua : Kepada JPU , apakah ada alat bukti yang lain?
JPU : Iya yang mulia kami akan menghadirkan 3 orang saksi
pada persidangan hari ini.
Hakim Ketua : Baiklah, kepada JPU untuk segara memanggil saksi dari
JPU. TERDAKWA DIPERSILAHKAN DUDUK
DISAMPING PH
JPU : Baik yang mulia Kepada saudari saksi atas nama Elvira
dimohon untuk memasuki ruang persidagan.
Hakim Ketua : Baiklah Saudara saksi, Apakah saudara dalam keadaan
sehat jasmani maupun rohani dan siap mengikuti
persidangan hari ini?
Saksi Korban 1 : Iya yang mulia, saya sehat dan siap mengikuti persidangan
hari ini
Hakim Ketua : Sebelumnya kami akan memeriksa identitas saudara.
Apakah saudara membawa identitas anda ?
Saksi Korban1 : Ada yang mulia.
Hakim Ketua : Silahkan Saudara saksi mohon untuk menyerahkan kartu
identitasnya kepada kami
(menyerahkan KTP ke majelis Hakim)
Hakim Anggota 1 : Baik saudari saksi mohon diperhatikan
Nama : Elvira Fitra Octaviola

174
TTL : Surabaya, 23 Oktober 1980
Jenis kelamin : Perempuan
Alamat : Taman Aloha F4 No.08
Sidoarjo
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Pekerjaan : Swasta
Saksi Korban 1 : Iya benar yang mulia.
Hakim Ketua : Apakah saudari kenal dengan Korban?
SK 1 : Ya, saya mengenalnya yang mulia.
Hakim Ketua : Saudari saksi apakah saudari ada hubungan keluarga
dengan Terdakwa?
SK 1 : Tidak yang mulia, saya hanya sepupu dari korban.

Hakim Ketua : Saudari saksi, sebelum anda dimintai keterangan anda


akan disumpah terlebih dahulu, apa saudara bersedia
untuk disumpah?
SK 1 : Iya yang mulia saya bersedia di sumpah.
Hakim ketua : Kepada juru sumpah silahkan mengambil tempat.
(juru sumpah berdiri di sebelah saksi 2 dan mengangkat alquran di atas kepala
saksi)
Hakim Anggota 2 : Saudari saksi, ikuti lafal sumpah yg saya ucapkan.
“Bismillahhirrahmahirrahim/ demi allah saya bersumpah/
sebagai saksi/ dalam perkara ini/ akan memberikan/
keterangan/ yang benar/ tidak lain/ dari yang sebenarnya “
SK 1 : (mengikuti sesuai perkataan Hakim. Setelah itu juru
sumpah kembali dan saksi duduk kembali )

Hakim ketua : Saudari saksi karena sudah disumpah untuk memberikan


keterangan dengan jujur tanpa di tambahi dan dikurangi
mengenai apa yang saksi ketahui, saksi lihat, saksi dengar
dan saksi alami karena jika berbohong ada ancaman
hukuman 7 Tahun penjara sebagaimana diatur dalam pasal
242 kuhp, selain itu mendapat hukuman dari Tuhan karena
sudah bersumpah atas nama Tuhan . apakah saudara
mengerti ?

175
SK 1 : Iya yang mulia saya mengerti.

Hakim ketua : Saudara terdakwa tetap perhatikan dan dengarkan


keterangan saksi ini karena saudara akan ditanyakan
tanggapannya atas keterangan saksi ini.

Terdakwa : iya yang mulia.

Hakim Ketua : Saudari saksi kapan jasad korban disemanyamkan?

SK 1 : Pada hari Selasa 6 Januari 2015 , karena 2 hari setelah


kejadian tersebut, masih dilakukannya otopsi.

Hakim ketua : Baiklah, Hakim anggota 1 apa ada yg ingin ditanyakan?

HA 1 : Ada yang mulia, apakah saudari saksi sebelum terjadinya


kejadian tersebut, saudara saksi masih berhubungan dengan
korban?

SK 1 : Tidak yang mulia

HA 1 : Kapan terakhir saudara saksi berhubungan dengan


korban?

SK 1 : Pada minggu malam saat perayaan tahun baru kami dan


keluarga besar mengadakan makan malam di rumah sepupu
kami yaitu mas Dani yang dilanjut dengan menginap di
sana, tetapi mbak Maimunah memilih pulang ke rumahnya
setelah makan malam, dari situ itu kami sudah tidak
berhubungan lagi yang mulia.

HA 1 : Bersama dengan siapakah saudari memasuki rumah


korban?

SK 1 : Saya memasuki rumah korban bersama dengan Dani dan


Dinar.

HA 1 : Bagaimana saudari saksi memasuki rumah korban?

176
SK 1 : kami sudah mencoba mengetuk pintu berkali-kali namun
tidak ada jawaban dan akhirnya mas dani pun mendobrak
pintunya.

Hakim1 : Cukup yang mulia.

Hakim ketua : Selanjutnya, hakim anggota 2 apa ada yg ingin di


tanyakan?

HA 2 : Ada yang mulia, kepada saudari saksi, apakah korban


pulang sendiri atau ditemani dengan keluarga lainnya?

SK 1 : Pada saat itu Mbak Maimunah pulang diantar oleh mas


Dani beserta istrinya.

HA 2 : Lalu saudari berada dimana?

SK 1 : Saya berada di rumah mas Dani yang mulia bersama


dengan anggota keluarga yang lainnya.

HA 2 : Saudari saksi, apakah benar barang bukti ini yang anda


temukan di tempat kejadian?

SK 1 : Iya benar yang mulia

HA 2 : Bagaimana kondisi korban saat saudara memasuki


rumah ?

SK 1 : Saat itu kondisi korban penuh dengan darah. Ada garpu


yang menancap di kepalanya. Selain itu juga bagian mulut
korban tertutup dengan sweater yang juga penuh dengan
darah. Kemudian kondisi korban sudah tidak bernyawa,
karena ketika kami mencoba untuk membangunkannya dia
tidak memberi respon apapun.

HA 2 : Cukup yang mulia.

Hakim ketua : baiklah, selanjutnya, Saudara Jaksa penuntut umum apa


ada yg ingin di tanyakan ?

177
JPU : Ada Yang mulia, Saudari saksi, seberapa dekat saudari
dengan korban?

SK 1 : Dari kecil kita sudah dekat bu, rumah kami dulunya


bersebelahan. Tetapi semenjak menikah, Mbak Maimunah
memutuskan untuk tinggal dengan suaminya yang berada di
daerah Kalilom

JPU : Kapan suami korban meninggal dunia?

SK1 : Pada tanggal 27 april 2012, suami korban meninggal


dunia.

JPU : Apakah korban memiliki anak?

SK 1 : Tidak bu, sebab mbak maimumah mengalami pendarahan


berat sehingga ia operasi pengangkatan Rahim, jadi mbak
maimunah sudah tidak bisa hamil lagi setelah rahimnya
diangkat.

JPU : Lalu setelah itu apa yang dilakukan oleh korban setelah
ditinggal suami? Apakah ada kegiatan lain yang
dilakukannya?

SK 1 : Beliau memiliki usaha kos-kosan di daerah Rungkut bu,


tetapi beliau memperkerjakan orang lain untuk mengurus
kos-kosan, sehingga mbk maimunah tidak sering
mengunjungi kos-kosannya.

JPU : Baik, cukup yang mulia.

Hakim ketua : Baiklah, Saudara penasehat Hukum, apa ada yg ingin


ditanyakan ?

PH : Ada yang mulia, saudari saksi, apakah saudari mengenal


terdakwa?

SK 1 : Tidak bu , saya tidak mengenalnya sama sekali.

178
PH : Kemudian, pada hari Sabtu tanggal 3 Januari 2015,
saudara saksi berada dimana?

SK1 : Pada Hari Sabtu tanggal 3 Januari 2015 saya sedang


berada di rumah saya

PH : Saudari saksi, apakah saudari melihat bahwa terdakwa 1


dan terdakwa 2 lah yang melakukan perbuatan tersebut di
rumah korban?

SK 1 : Tidak yang mulia, saya hanya melihat almarhumah


maimunah sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan
berlumuran darah.

PH : Lalu, apakah korban memiliki riwayat penyakit lainnya


selain pendarahan berat?

SK 1 : Ada, beliau memiliki penyakit jantung

PH : Baik, cukup yang mulia.

Hakim Ketua : Baiklah. Saudara terdakwa, bagaimana atas keterangan


saksi apakah benar sebagian atau seluruhnya atau ada yang
tidak benar atau keberatan dengan keterangan saksi

Terdakwa : Iya benar yang mulia, keterangan saksi benar yang mulia,
tetapi saya baru mengetahui apabila Mbak Maimunah
memiliki riwayat penyakit tersebut.
Hakim Ketua : Baik keterangan dari saksi dianggap cukup, dan kami
ucapkan terima kasih, dan apabila kami membutuhkan
keterangan dari saksi lagi, kami berharap saudari saksi tidak
berkeberatan untuk hadir kembali di persidangan ini,
silahkan saudari saksi dapat meninggalkan ruang sidang dan
silahkan mengambil kartu identitas di panitera. (Hakim
ketua mengembalikan identitas saksi)
SK 1 : Baik yang mulia.
( saksi meninggalkan rung sidang )
Hakim Ketua : Saudara Jaksa Penutut Umum apakah masih ada saksi
yang akan diperiksa hari ini?

179
JPU : masih ada yang mulia.
Hakim Ketua : Baik , kepada saudari JPU , dapat memanggil saksi
berikutnya.
JPU : Baik yang mulia, Kepada saudara Saksi selanjutnya atas
nama (Dani ) silahkan masuk ke ruang persidangan

Saksi Korban 2
Hakim ketua : Apakah saudara saksi dalam keadaan sehat dan bersedia
diperiksa dalam persidangan ?
SK 2 : Saya sehat dan bersedia untuk diperiksa hari ini yang
mulia.
Hakim ketua : Sebelumnya kami akan memeriksa identitas saudara.
Apakah saudara membawa membawa kartu identitas anda?
Saksi 2 : Iya saya membawa yang mulia.
Hakim ketua : Silahkan Saudara saksi mohon untuk memberikan kartu
identitasnya kepada kami
(saksi 2 maju dan menyerahkan identitas)
HA 1 : Baik saudara saksi,
Nama : Dani Dirgantara
TTL : Surabaya, 29 November
1979
Jenis kelamin : Laki-laki
Alamat : Rungkut Lor RL 5 – J/13
Surabaya
Agama : Kristen
Kewarganegaraan : Indonesia
Pekerjaan : Swasta
SK 2 : Benar Yang mulia.
Hakim ketua : Apakah saudara mengenal terdakwa ?
SK 2 : Tidak yang mulia
Hakim ketua : Apakah saudara ada hubungan keluarga dengan terdakwa?
SK 2 : Tidak yang mulia, saya tidak memiliki hubungan keluarga
dengan terdakwa

180
Hakim ketua : Baiklah, sebelum saudara saksi memberikan keterangan,
saudara harus disumpah terlebih dahulu. Apakah Saudara
bersedia untuk disumpah?
SK 2 : Iya saya bersedia yang mulia
Hakim ketua : kepada juru sumpah silahkan mengambil tempat untuk
melakukan sumpah
Hakim Anggota 2 : Saudara saksi tolong berdiri dan ikuti kata-kata saya.
“SAYA BERSUMPAH DAN BERJANJI BAHWA SAYA
AKAN MENERANGKAN DENGAN SEBENARNYA
DAN TIADA LAIN DARIPADA YANG SEBENARNYA,
SEMOGA TUHAN MENOLONG SAYA”
(Saksi yang beragama Kristen Protestan berdiri sambil
mengangkat tangan sebelah kanan sampai setinggi telinga
dan merentangkan jari telunjuk dan jari tengah sehingga
merupakan bentuk huruf “V”)
Hakim ketua : Baik, karena saksi sudah disumpah maka saksi harus
memberikan keterangan dengan jujur tanpa ditambahi dan
dikurngi mengenai apa yang saksi ketahui, lihat, dengar
dan atau saksi alami. Jika berbohong, ada ancaman 7 tahun
penjara, dan juga akan mendapat hukuman dari Tuhan
karena anda sudah bersumpah atas nama Tuhan. Saudara
mengerti ?
Saksi 2 : Mengerti yang mulia
Hakim ketua : Untuk terdakwa supaya memperhatikan dan
mendengarkan keterangan saksi karena nanti akan di
tanyakan mengenai keterangan yang di berikan
Terdakwa 1&2 : Baik yang mulia
HK : Baik saudara saksi, Apa hubungan saudara dengan
korban?
SK 2 : Saya sepupu dari korban yang mulia
HK : Seberapa dekat saudara dengan korban?
SK 2 : Sangat dekat yang mulia, dari kecil rumah kami sudah
dekat yang mulia.
HK : Berarti saudara saksi dengan korban dan saudari saksi atas
nama Elvira fitra merupakan sepupu dari korban ?

181
SK 2 : Benar yang mulia, dari kecil rumah kami bertiga
bersebelahan, tetapi semenjak saya menikah begitu pun juga
dengan mbak maimumah, kami sudah tidak tinggal di
daerah yang sama.
HK : kepada Hakim anggota apakah ada yang ingin ditanyakan?
HA 2 : Ada yang mulia, kepada saudara saksi, di daerah mana
dulu suadara saksi dan korban tinggal?
SK 2 : Kami tinggal di daerah Banyu Urip, rumah tersebut
merupakan masing-masing rumah orang tua kami.
HA 2 : Bersama dengan siapakah saudara saat saudara memasuki
rumah korban?
SK 2 : Saat itu saya sedang bersama dengan Dinar dan Fitra.
Kami memasuki rumah Mbak Maimunah karena khawatir,
karena dia tidak kunjung keluar rumah padahal sudah pukul
07.00, biasanya pukul 06.00 sudah keluar rumah, namun
hari itu dia tidak kunjung keluar rumah seperti
biasanya.
HA 2 : Cukup yang mulia.
HK : Baik apakah hakim anggota 1 ingin menambahkan?
HA 1 : Lalu, bagaimana saudara bisa mendapati bahwa korban
telah tiada dalam kondisi mengenaskan?
SK 2 : Pada pukul 06.30 saya dihubungi oleh suadara saya yaitu
fitra bahwa ada salah satu tetangga dari mbak maimunah
menghubunginya dan menyuruh kami untuk mengecek
kondisi mbak maimunah.
HA 1 : Apakah saudara saksi kenal dan dekat dengan tetangga
korban?
SK 2 : Tidak yang mulia, yang kenal dan dekat korban adalah
saudara fitra
HA 1 : Cukup yang mulia
HK : Baik, kepada saudari JPU, apakah ada pertanyaan?
JPU : Ada yang mulia, lalu apa yang saudara lakukan setelah
menerima panggilan dari tetangga korban?
SK 2 : Saya langsung menuju ke rumah fitra untuk
menjemputnya dan langsung ke rumah mbak maimunah.

182
Sesampai di sana saya coba mengetuk pintu rumahnya
tetapi terkunci dan tidak ada jawaban. Kami pun sudah
panik dan dan merasa sangat khawatir akhirnya saya
memutuskan untuk mendobrak pintunya.
JPU : Baik saudara, bagaimana kondisi korban pada saat itu?
SK 2 : Kondisi Maimunah saat kami masuk rumahnya adalah dia
sudah dalam keadaan tergeletak. Selain itu juga ada garpu
yang menusuk kepalanya. Saat kami mendekati dia
mencoba untuk membangunkannya, dia tidak memberi
respon apapun. Kami menduga bahwa dia telah meninggal
saat itu.
JPU : Barang bukti apa yang saudara temukan pada saat
memasuki rumah Maimunah?
SK 2 : Saat memasuki rumah Maimunah dan melihat kondisinya
saya melihat ada garpu yang menancap di kepalanya. Selain
itu bagian mulut Maimunah terdapat sweater yang
menutupinya. Sweater tersebut berwarna putih dan
kondisi sweater tersebut sudah banyak darah yang
menempel disana. Kebetulan di rumah mbak Maimunah di
pasang CCTV, jadi saya, fitra, dan dinar langsung
mengeceknya.
JPU : Baik saudara, setelah itu apa yang anda dapatkan dalam
rekaman CCTV tersebut?
SK 2 : Saya langsung melihat rekaman CCTV tersebut, bahwa
memang ada seseorang yang memasuki rumah dengan cara
memanjat pagar halaman depan, dan salah satu dari mereka
memakai sweeter putih dengan muka tertutup. Dan Pada
saat itu saya langsung melaporkan pada pihak yang
berwajib.
JPU : Apakah ini barang bukti ini yang saudara maksud?
(menunjukkan barang buktinya)
SK : Iya benar bu.
JPU : cukup yang mulia
HK : Kepada saudara PH apakah ada yang ingin ditanyakan?
PH : ada yang mulia.

183
PH : Ada yang mulia, Pada tanggal 3 januari 2015, saudara
saksi berada dimana?
SK 2 : Pada tanggal 3 Januari 2015 saya berada di rumah yang
mulia

PH : Saudara saksi, apakah saudari melihat suatu perbuatan


yang dilakukan oleh terdakwa pada malam itu ?

SK 2 : Tidak yang mulia, saya hanya melihat almarhum


maimunah sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan
berlumuran darah.
PH : Saudara saksi, apakah anda yakin bahwa terdakwalah yang
ada pada rekaman CCTV tersebut?
SK 2 : Saya tidak tahu, tapi yang jelas ada sesorang yang
memasuki rumah mbak maimunah dengan cara memanjat
pagar dan wajahnya tertutup.

PH : Baik, cukup yang mulia.

Hakim Ketua : Baiklah. Saudara terdakwa, bagaimana atas keterangan


saksi apakah benar sebagian atau seluruhnya atau ada yang
tidak benar atau keberatan dengan keterangan saksi

Terdakwa : Iya benar pak Hakim, keterangan saksi benar seluruhnya.


Hakim Ketua : Baik keterangan dari saksi dianggap cukup, dan kami
ucapkan terima kasih, dan apabila kami membutuhkan
keterangan dari saksi lagi, kami berharap saudari saksi tidak
berkeberatan untuk hadir kembali di persidangan ini,
silahkan saudari saksi dapat meninggalkan ruang sidang dan
mengambil kartu identitas ke panitera. (Hakim ketua
mengembalikan identitas saksi)
SK 1 : Baik yang mulia.
( saksi meninggalkan rung sidang )
Hakim Ketua : Saudari Jaksa Penutut Umum apakah masih ada saksi
yang akan diperiksa hari ini?
JPU : masih ada yang mulia.

184
Hakim Ketua : baik, kepada saudari JPU , dapat memanggil saksi
berikutnya.
JPU : Baik yang mulia, kepada saksi selanjutnya atas nama
(Dinar ) silahkan masuk ke ruang persidangan
Saksi Korban 3
Hakim ketua : Apakah saudara saksi dalam keadaan sehat dan bersedia
diperiksa dalam persidangan?
SK 3 : Saya sehat dan bersedia untuk diperiksa hari ini yang
mulia.
Hakim ketua : Sebelumnya kami akan memeriksa identitas saudara.
Apakah saudara mebawa identitas anda?
SK 3 : Iya Yang mulia.
Hakim ketua : Silahkan Saudara saksi mohon untuk memberikan kartu
identitasnya kepada kami
(Menyerahkan Kartu Identitas ke majelis hakim)
Hakim Anggota 1 : Baik Saudara saksi mohon diperhatikan
Nama : Dinar
TTL : Pemekasan, 01 April 1983
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat : Jl. Kalilom Lor Timur 3 Nomor 5
Surabaya
Kewarganegaraan : Indonesia
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
SK 3 : Benar yang mulia
Hakim Ketua : Apakah Saudari saksi kenal dengan korban?
SK 3 : Kenal yang mulia
Hakim Ketua : Apakah ada hubungan keluarga dengan korban ?
SK 3 : tidak yang mulia, saya hanya tetangga terdakwa dan
korban
Hakim ketua : Apakah ada hubungan keluarga dengan terdakwa?
SK 3 : Tidak yang mulia.
Hakim Ketua : Apakah ada hubungan pekerjaan dengan terdakwa?
SK 3 : Tidak yang mulia, saya hanya ibu rumah tangga

185
Hakim Ketua : Saudari saksi, sebelum anda dimintai keterangan anda
akan disumpah terlebih dahulu, apa saudara bersedia
untuk disumpah ?
SK 3 : Iya yang mulia saya bersedia di sumpah.
Hakim ketua : Kepada juru sumpah silahkan mengambil tempat.
( juru sumpah berdiri di sebelah saksi korban dan mengangkat alquran di atas
kepala saksi )
Hakim Anggota 2 : saudara saksi, ikuti lafal sumpah yg saya ucapkan.
“Bismillahhirrahmahirrahim/ demi allah saya bersumpah/
sebagai saksi/ dalam perkara ini/ akan memberikan/
keterangan yang benar/ tidak lain/ dari yang sebenarnya “
( Saksi korban mengikuti sesuai perkataan Hakim. Setelah itu juru sumpah
kembali dan saksi duduk kembali )

Hakim ketua : Saudari saksi karena sudah disumpah untuk memberikan


keterangan dengan jujur tanpa di tambahi dan dikurangi
mengenai apa yang saksi ketahui, saksi lihat, saksi dengar
dan saksi alami karena jika berbohong ada ancaman
hukuman 7 Tahun penjara sebagaimana diatur dalam pasal
242 kuhp, selain itu mendapat hukuman dari Tuhan karena
sudah bersumpah atas nama Tuhan . apakah saudari
mengerti ?

SK 3 : Iya , saya mengerti yang mulia.

Hakim ketua : Saudara terdakwa perhatikan dan dengarkan keterangan


saksi ini karena saudara akan ditanyakan tanggapannya atas
keterangan saksi ini.

Terdakwa : Baik yang mulia.

Hakim ketua :Baik, saudari Jaksa penuntut umum silahkan menyerahkan


barang bukti kepada majelis hakim.

JPU : Baik yang mulia

( JPU maju membawa semua barang bukti ke meja hakim )

186
Hakim ketua : Saudari saksi, sudah berapa lama saudari mengenal
korban?

SK 3 : Saya sudah bertetangga selama 5 tahun dengan korban


yang mulia.

Hakim ketua : Selama bertetangga dengan korban, Apakah korban


pernah berprilaku buruk?

SK 3 : selama saya menjadi tetangga korban, beliau tidak pernah


berprilaku buruk melainkan selalu ramah terhadap warga
sekitar dan sering berbagi masakan, berkumpul dan
bercerita.

Hakim ketua : Apakah saudara pada saat kejadian berada di TKP ?

SK 3 : Tidak yang mulia

HK :Seberapa dekat saudari saksi dengan korban?

SK 3 : Saya dekat dengan Mbak Maimunah dari awal beliau


sudah pindah ke Kalilom Lor Timur yang mulia, sebab
beliau sudah saya anggap seperti kakak saya sendiri.

Hakim ketua : Baiklah, Saudara hakim anggota 1 , apakah ada yang ingin
ditanyakan ?

HA 1 : Ada yang mulia, baik kepada saudari saksi, kapan terakhir


saudari berhubungan dengan korban?

SK 3 : 2 Hari sebelum kejadian tepatya pada hari Kamis Tanggal


1 Januari 2015 yang mulia.

HA 1 : Pada saat itu, apa yang saudara lakukan dengan korban?

SK 3 : Saya bertemu ketika mbak Maimunah hendak membeli


kue langganan kami pada pukul 06.00 pagi.

Hakim Anggota1 : Lalu, setelah melihat keadaan tersebut, apa yang saudari
lakukan?

187
SK 3 : Pada saat itu saya tidak melakukan apapun yang mulia,
tapi pada pagi hari jam 06.00, ketika saya keluar rumah,
tidak seperti biasanaya, almarhumah Maimunah belum juga
terlihat yang mulia. Karena beliau biasanya pada pukul
06.00 bak Maimunah sudah duduk di teras depan rumah
sambal menunggu penjual kue.

Hakim anggota1 : Lalu apakah saudari saksi tidak merasa curiga akan hal
itu?

SK 3 : Iya yang mulia, saya sudah curiga sejak saya akan sholat
subbuh ke masjid dan ketika saya pulang dari masjid lampu,
rumahnya tetap menyala. Karena tidak biasanya beliau
pada hari sabtu dan minggu berada di rumah.

Hakim anggota 1 : Baik Cukup yang mulia.

Hakim ketua : Saudara Hakim anggota 2, apa ada yg ingin ditanyakan?

Hakim anggota 2 : Ada yang mulia, baik Saudara saksi, lalu biasanya pada
hari sabtu dan minggu itu almarhumah maimunah berada
dimana?

SK 3 : Bak maimunah biasanya setiap hari sabtu dan minggu


menginap di rumah sepupunya yang mulia

HA 2 : Apakah saudara akrab dengan terdakwa?

SK 3 :Tidak yang mulia, saya tidak akrab dengan beliau.

HA 2 : Saudari saksi, Dimana lokasi rumah saudari? Bisa tolong


jelaskan ?

SK 3 : Rumah saya tepat berada di depan rumah korban, yang


mulia.

HA 2 : Cukup yang mulia.

HK : Baiklah, Saudara Jaksa penuntut umum, apa ada yg ingin


ditayakan?

188
JPU : Ada Yang mulia. Sebelumnya Saudari saksi, setelah
merasa curiga, apakah saudara mencoba untuk langsung
datang ke rumah korban?

SK 3 : Iya bu, karena saya curiga saya langsung datang ke rumah


bak maimunah. Kemudian saya mencoba mengetuk
pintunya, namun tidak ada jawaban. Saya hanya mendengar
suara televisi yang masih menyala.

JPU : lalu setelah itu , apa yang saudari lakukan untuk


memastikan kondisi korban?

SK 3 : Karena pintu dalam keadaan terkunci dan saya juga


bingung harus berbuat apa, saya langsung menghubungi bak
fitra, sepupu bak maimunah.

JPU : Berarti saudari saksi kenal dengan salah satu anggota


kelurga dari korban?

SK 3 : Iya bu, saya tahu karena waktu dulu saya pernah


berkenalan dengan mbak fitra pada saat suami korban
meninggal dunia

JPU :Apakah saudari saksi tahu penyebab meninggalnya


almarhuma Maimunah?

SK 3 : Saya tidak tahu bu, saya hanya tahu bahwa bak maimunah
sudah meninggal setelah ditemui oleh saudaranya.

JPU : cukup yang mulia

Hakim ketua : Baik. Dari penasehat Hukum apa ada yg ingin saudara
tanyakan?

PH : ada Yang mulia, baik saudari saksi, pada Tgl 3 Januari


2015 dini hari, saudara berada dimana ?

SK 3 : Pada tanggal 3 januari 2015 dini hari saya saat itu berada
di dalam rumah, akan tetapi saat saya hendak sholat subbuh

189
ke masjid, saya melihat lampu rumah bak maimunah sudah
menyala.

PH : Tadi saudari mengatakan bahwa saudari masuk ke rumah


korban dan mengetuk pintu rumah korban, sedangkan
dalam CCTV sudah jelas terlihat bahwa pagar rumah
korban tertutup. Bagaimana saudari bisa masuk dan
mengetuk pintunya?

SK 3 : Kebetulan saya saya sering diamanahi oleh Mbak


Maimunah untuk mematikan lampu dan mengurus tanaman
Mbak Maimunah, sehingga saya diberikan kunci pagarnya
saja.

PH : Saudara saksi, apakah saudara tahu kondisi korban setelah


sepupunya datang?

SK 3 : yang saya tahu kondisi bak maimunah sudah meninggal.

PH : Saudari saksi, apakah saudari tahu ada hubungan apa


antara korban dan terdakwa?

SK 3 : Saya tidak tahu bu.

PH : Saudari saksi, lalu apakah selama ini saudara terdakwa


dikenal baik oleh masyarakat sekitar?

SK 3 : benar yang mulia. Terdakwa dikenal baik oleh masyarakat.

PH : Apakah terdakwa aktif dalam kegiatan masyarakat?

SK 3 : Setahu saya, mas Aswin dan mas Adi cukup aktif dalam
kegiatan masyarakat seperti kerja bhakti dan kegiatan di
Masjid.

PH : Cukup yang mulia

Hakim Ketua : Baiklah, Saudara terdakwa , bagaimana atas keterangan


saksi apakah benar sebagian atau seluruhnya atau ada yang
tidak benar atau keberatan dengan keterangan saksi

190
Terdakwa : Iya benar yang mulia.
Hakim Ketua : Baik keterangan dari saksi dianggap cukup, dan kami
ucapkan terima kasih, dan apabila kami membutuhkan
keterangan dari saksi lagi, kami berharap saudari saksi tidak
berkeberatan untuk hadir kembali di persidangan ini,
silahkan saudari saksi dapat meninggalkan ruang sidang.
( saksi meninggalkan ruang sidang )

Hakim Ketua : Saudara Jaksa Penutut Umum apakah masih ada saksi
yang akan diperiksa hari ini?
JPU : Tidak ada yang mulia
Hakim ketua : Baiklah, karena dikarenakan pemeriksaan saksi sudah
selesai maka dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa.
Saudara terdakwa silahkan duduk kembali ke kursi tengah
persidangan.
( terdakwa pindah tempat duduk di kursi tengah persidangan )
Hakim Ketua : Saudara terdakwa , meskipun saudara tidak di sumpah
tetapi saudara tetap berkewajiban memberikan keterangan
yg jujur tanpa di tambahi dan dikurangi.
Terdakwa 1& 2 : iya yang mulia.
Hakim ketua : Saudara terdakwa 1, apakah saudara memiliki rencana
untuk melakukan perbuatan tersebut?
Terdakwa 1 : Tidak yang mulia. Awalnya saya tidak memiliki pikiran
sama sekali untuk
Melakukan hal tersebut. Lalu saya diajak oleh rekan saya
Adi setia.
Hakim ketua : Lantas, apa yang membuat saudara melakukan perbuatan
tersebut?
Terdakwa 1 : karena factor ekonomi yang mulia. Pada saat itu saya
mengalami krisis ekonomi setelah dipecat dari pekerjaan
saya. Saya harus menafkahi istri dan menghidupi kedua
anak saya yang masih bersekolah. Akhirnya saya
mengiyakan ajakan Adi.
Hakim ketua : Selanjutnya, kepada terdakwa 2, apakah perbuatan
terdakwa sudah saudara rencanakan jauh-jauh hari?

191
Terdakwa 2 : Iya yang mulia, saya sudah merencanakannya jauh-jauh
hari.
Hakim ketua : Lantas, apa motif saudara melakukan perbuatan tersebut?
Terdakwa 2 : Karena penghasilan saya yang tidak tetap dan kurang.
Padahal saya harus memenuhi kebutuhan hidup saya dan
keluarga yang mulia, serta hutang –hutang bank yang harus
saya bayar.
Hakim ketua : baik kepada hakim anggota apakah ada yang ingin
ditanyakan?
HA 1 : Ada yang mulia, Kepada terdakwa 1, apakah saudara kenal
dengan korban?
Terdakwa 1 : Ya, saya mengenal korban yang mulia
HA 1 : Cukup yang mulia.
Hakim ketua : kepada hakim anggota 2 apakah ada yang ingin
ditanyakan?
HA 2 : Ada yang mulia, kepada terdakwa 2, mengapa saudara
merencanakan perbuatan tersebut di rumah almarhumah
maimunah?
Terdakwa 2 : karena yang saya tahu, almarhumah maimunah adalah
seorang yang kaya raya dan seorang janda tua yang hidup
sendiri. Dan yang saya tahu beliau juga sering tidak ada di
rumah dan tidak memiliki seorang anak.
HA 2 : Sudah cukup yang mulia.
Hakim ketua : Saudara jaksa penuntut umum, apa saudara ingin bertanya
sesuatu
JPU : Ada yang mulia, kepada saudara terdakwa 1, apakah
saudara melakukan perbutan tersebut dipaksa oleh saudara
Adi setia?
Terdakwa 1 : Awalnya saya benar-benar tidak mau bu, tetapi Adi
bersikeras mengajak saya hingga mengajak saya sampai dua
kali. Akhirnya saya mengiyakan ajakan Adi, apalagi saat itu
saya juga membutuhkan uang untuk kebutuhan saya. Saya
harus membayar biaya sekolah anak-anak saya.
JPU : kepada terdakwa 2, Mengapa saudara meminta bantuan
kepada saudara Aswin dalam rencana saudara?

192
Terdakwa 2 : Karena saya tidak yakin melakukannya sendiri, oleh
karena itu saya mengajak saudara Aswin dan yang saya tahu
Aswin baru saja dipecat dari pekerjaannya.
JPU : Cukup yang mulia.
Hakim ketua : kepada saudara PH apakah ada yang ingin ditanyakan?
PH : Terimakasih yang mulia, kepada terdakwa 1, apakah
saudara sebelumnya pernah terlibat dalam perkara Pidana
dan apakah saudara pernah dihukum?
Terdakwa 1 : Tidak pernah bu.
PH : Apakah saudara sudah memiliki rencana untuk membunuh
korban?
Terdakwa 1 : Tidak yang mulia, saya benar-benar tidak memiliki
rencana untuk membunuh, saya hanya kaget karena saya
dan Adi mengira korban tidak ada di dalam rumah, ternyata
saat saya melakukan aksi korban melihat saya dan saya
takut. Karena panik, secara tidak sengaja saya langsung
menutup mulut korban dengan sweater saya dan mengambil
benda di dekat saya dan melukai korban dengan benda
tersebut.
PH : Apakah ada alasan lain mengapa saudara sampai
melakukannya?
Terdakwa 1 : Saya harus membayar biaya sekolah anak-anak saya pak
PH : Jadi saudara akhirnya menerima tawaran dari saudara Adi
karena ingin menyekolahkan anak saudara?
Terdakwa 1 : Iya bu, saya tidak ingin impian anak saya terhalang karena
tidak bisa bersekolah.
PH : Apakah saudara Terdakwa menyesal setelah melakukan
perbuatan itu?
Terdakwa 1 : Iya Pak, saya menyesal.
PH : Dan apakah saudara berjanji tidak akan mengulangi
perbuatan serupa lagi?
Terdakwa 1 : Iya Pak, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
PH : Kepada terdakwa 2, apakah saudara sebelumnya pernah
terlibat dalam perkara Pidana dan apakah saudara pernah
dihukum?

193
Terdakwa 2 : Tidak Bu, saya tidak pernah melakukan perbutan pidana
sebelumnya.
PH : Kepada terdakwa 2, apakah saudara tahu akibat apa yang
saudara lakukan tersebut dapat diancam pidana?
Terdakwa 2 : Saya tahu ibu, tapi saya juga dalam kondisi terdesak
karena saya sudah tidak berpenghasilan, sedangkan
kebutuhan untuk makan, pendidikan anak-anak saya masih
banyak.
PH : Apakah saudara Terdakwa menyesal setelah melakukan
perbutan itu?
Terdakwa 2 : Iya, saya sangat menyesal.
PH : Dan apakah saudara berjanji tidak akan mengulangi
perbuatan serupa lagi?
Terdakwa 2 : Iya, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
PH : Baik yang mulia, pertanyaan dari kami cukup.
Hakim ketua : Saudara terdakwa 2 apa ada lagi keterangan yg hendak
ditambahkan keterangannya?
Terdakwa 2 : Tidak ada yang mulia.
Hakim ketua : Saudara terdakwa 1 apa ada lagi keterangan yg hendak
ditambahkan keterangannya?
Terdakwa 1 : Tidak ada yang mulia.
Hakim ketua : Saudara Penasehat Hukum, apakah hendak mengajukan
saksi yang meringankan (a de charge)?
PH : ada Yang mulia, mohon waktu ditunda 1 (satu) minggu
untuk menghadirkan saksi meringankan (a de charge) di
persidangan berikutnya.
Hakim ketua : Saudara JPU, apakah saudara setuju sidang ditunda 1
minggu lagi ?
JPU : iya yang mulia, kami setuju sidang ditunda untuk 1
minggu lagi.
(berdiskusi dengan hakim anggota 1 dan 2 )
Hakim ketua : Saudara panitera, sidang selanjutnya tanggal berapa ?
Panitera : baik , sidang akan dilanjutkan pada hari senin Tanggal
4 mei tahun 2015 pukul 09.00 WIB .

194
Hakim ketua : Saudara penasehat Hukum , mengingat menghadirkan
saksi meringankan adalah kewajiban saudara, maka saudara
harus menghadirkan saksi meringankan tepat pada
waktunya.
Penasehat hukum : Siap majelis hakim yg terhormat.
Hakim Ketua : Mengingat karena agenda sidang berikutnya adalah
pemeriksaan saksi dari penasehat hukum terdakwa
memohon waktu di tunda untuk menghadirkan saksi di
persidangan berikutnya maka persidangan tidak bisa
dilanjutkan dan akan ditunda untuk memberikan
kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa untuk
menghadirkan saksi dipersidangan berikutnya maka
persidangan untuk hari ini akan dilanjutkan pada hari senin
tanggal 4 mei 2015 pukul 09.00 WIB dengan agenda
pemeriksaan dengan perintah kepada saudara jaksa
Penuntut Umum untuk menghadirkan terdakwa
dipersidangan selanjutnya dan terdakwa tetap ditahan. Maka
sidang dinyatakan ditunda (ketukan palu 1 x)
Panitera : ( sambil berdiri ) Hadirin dimohon berdiri karena majelis
hakim akan meninggalkan ruang sidang.
( majelis hakim pergi meninggalkan ruang sidang )

SIDANG 5
Hakim ketua : Sidang perkara pidana No. 1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas
nama terdakwa Aswin Chresna Wijaya dan Adi Setia
dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (Ketuk Palu
1x)
Hakim ketua : Saudara terdakwa, Apakah saudara sehat jasmani maupun
rohani hari ini ?
Terdakwa : iya, saya Sehat jasmani maupun rohani pak Hakim.
Hakim Ketua : Saudara siap mengikuti sidang hari ini ?
Terdakwa : Siap pak Hakim.
Hakim ketua : karena sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu
bahwa agenda sidang hari ini adalah mendengarkan

195
keterangan saksi dari PH ,saudara penasehat hukum apakah
sudah hadir saksi pada hari ini?
PH : Sudah majelis hakim yg terhormat, sudah hadir 2 Orang
ahli dan 1 orang saksi orang saksi meringankan pada sidang
hari ini.
Hakim ketua : Saudara terdakwa , saudara bisa pindah tempat duduk
kesebelah penasehat Hukum saudara.
(terdakwa pindah tempat duduk disebelah PH)
Hakim ketua : Saudara penasehat Hukum, panggil saksi sudara untuk
masuk ke ruang sidang.
PH : Kepada Saksi atas nama ( Baihaqi) silahkan masuk
kedalam ruang sidang.
( saksi masuk lalu duduk ke kursi tengah persidangan )
Hakim ketua : Baiklah, Saudara saksi , apakah saudara sehat jasmani
dan rohani ?
ST : iya yang mulia, saya sehat jasmani maupun rohani.
Hakim ketua : Saudara Siap memberikan keterangan pada sidang hari
ini?
ST : saya siap memberikan keterangan pada sidang hari ini
yang mulia.
Hakim Anggota 1 : Baiklah, pertama saya akan menanyakan identitas saudara.
(saudara maju dan menyerahkan kartu identitas saudara.)
(Saksi 5 maju ke meja hakim dan menyerahkan identitasnya lalu duduk kembali )
Nama : Muhammad Rizky Baihaqi
TTL : Surabaya, 18 November 1971
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Jalan Kalilom Lor Timur Gang 3
No.13 RT. 06 RW. 10 Surabaya
Agama :Islam
Kewarganegaraan :Indonesia
Pekerjaan :Swasta
Hakim Ketua : Saudara kenal dengan Terdakwa ?
ST : Kenal yang mulia.
Hakim Ketua : Saudara saksi apakah saudari ada hubungan keluarga
dengan Terdakwa?

196
ST : Tidak yang mulia.
Hakim ketua : apa saudara ada hubungan pekerjaan dengan terdakwa?
ST : Tidak ada yang mulia.
( kartus identitas diberikan ke hakim anggota yang selanjutnya di berikan kepada
panitera )
Hakim Ketua : Saudara saksi, apa saudara bersedia untuk disumpah?
ST : iya pak hakim saya bersedia di sumpah.
Hakim ketua : saudara juru sumpah silahkan mengambil tempat.
( juru sumpah berdiri di sebelah saksi terdakwa dan mengangkat alquran di atas
kepala saksi )
Hakim ketua : saudara saksi, ikuti lafal sumpah yg saya ucapkan.
“Bismillahhirrahmahirrahim/ demi allah saya bersumpah/
sebagai saksi/ dalam perkara ini/ akan memberikan/
keterangan/ yang benar/ tidak lain/ dari yang sebenarnya “
SK 1 : (mengikuti sesuai perkataan Hakim. Setelah itu juru
sumpah kembali dan saksi duduk kembali )

Hakim ketua : saudara saksi karena sudah disumpah untuk memberikan


keterangan dengan jujur tanpa di tambahi dan dikurangi
mengenai apa yang saksi ketahui, saksi lihat, saksi dengar
dan saksi alami karena jika berbohong ada ancaman
hukuman 7 Tahun penjara sebagaimana diatur dalam pasal
242 kuhp, selain itu mendapat hukuman dari Tuhan karena
sudah bersumpah atas nama Tuhan . apakah saudara
mengerti?

ST : Iya yang mulia saya mengerti.

Hakim ketua : Saudara terdakwa 1 dan 2 tetap perhatikan dan dengarkan


keterangan saksi ini karena saudara akan ditanyakan
tanggapannya atas keterangan saksi ini.

Terdakwa 1 & 2 : iya yang mulia.


( Saksi Terdakwa : mengikuti sesuai perkataan Hakim. Setelah itu juru
sumpah kembali dan saksi duduk kembali )

197
Hakim Ketua : Saudara saksi, apakah saudara kenal dengan terdakwa 1
maupun terdakwa 2?

ST : Iya yang mulia, saya mengenal kedua terdakwa tersebut.

Hakim ketua : Apa hubungan saudara saksi dengan terdakwa 1 dan


terdakwa 2?

ST : Saya adalah tetangga kedua terdakwa dan sekaligus teman


dekat mereka yang mulia

Hakim ketua : baiklah saudara hakim anggota 1 , apa ada yg ingin


saudara tanyakan ?

Hakim1 : Ada yang mulia, saudara saksi,berapa lama anda mengenal


terdakwa 1 dan terdakwa 2?

ST : Saya sudah mengenal terdakwa 1 dan terdakwa 2 sudah


lama sejak saya pindah ke Kalilom Lor pada tahun 2010.

Hakim 1 : Sudah cukup yang mulia.

Hakim ketua : Saudara hakim anggota 2, ada yg ingin saudara tanyakan ?

Hakim 2 : ada , saudara saksi bagaimana sikap terdakwa 1 maupun


terdakwa 2 dalam kesehariannya?

ST : Setahu saya terdakwa 1 dan terdakwa 2 merupakan orang


baik. Mas Aswin merupakan salah satu tetangga yang aktif
dalam kegiatan di masyarakat. Beliau sering ikut kerja
bhakti dan suka menolong apabila saya kesusahaan. Mas
Adi merupakan orang yang diam dan ramah, beliau tidak
banyak bicara tetapi murah senyum. Beliau suka sholat
berjamaah di masjid dan sering ikut kegiatan acara masjid
seperti halnya dalam acara Isro’ mi’roj, sering mengikuti
pengajian rutin dan Tahlilan.

Hakim2 : Cukup yang mulia.

Hakim ketua : Baiklah, saudara JPU ada yg ingin saudara tanyakan?

198
JPU : Ada yang mulia, baik saudara saksi tadi mengatakan
bahwa saudara dekat dengan terdakwa 1 dan 2 apakah
saudara saksi tahu tentang rencana pencurian ini?

PH : Maaf yang mulia pertanyaan dari JPU terlalu


menyudutkan saksi, mohon diabaikan.

Hakim ketua : baik untuk JPU dimohon untu mengganti pertanyaan

JPU : baik yang mulia, kepada saudara saksi apakah saudara


tahu tentang rencana perbuatan yang dilakukan oleh
terdakwa.

ST : tidak bu, saya tidak mengetahuinya.

JPU : Pada tanggal 3 Januari 2015, saudara saksi berada dimana?

ST : Saya berada di luar kota tepatnya di Malang bersama


keluarga saya.

JPU : cukup yang mulia.

Hakim ketua : Baik. Saudara penasehat hukum ada yg ingin saudara


tanyakan?

PH : Ada yang mulia, apakah terdakwa 1 dan 2 pernah bercerita


tentang kondisi ekonomi mereka?

ST : Iya, memang benar mas Aswin pernah bercerita kepada


saya apabila ia sangat membutuhkan uang karena anaknya
akan masuk ke perguruan tinggi dan membutuhkan biaya
yang besar, mas Aswin juga pernah hendak meminja uang
kepada saya, tetapi pada saat itu saya juga tidak dapat
membantu, sedangkan mas Adi memang orangnya tertutup
dan tidak pernah bercerita, yang saya tahu memang mas Adi
dan mas Aswin merupakan teman yang baik, mereka sering
kali bersama. Kemudian, mas Adi memang pekerjaannya
serabutan, tetapi pekerja keras. Saya tidak menyangka mas
Aswin dan mas Adi melakukan hal ini karena saya tahu
mereka berdua orang yang baik, saya rasa mereka benar-

199
benar sangat terpuruk sehingga sampai melakukan perbutan
tersebut.

PH : Apakah saudara saksi kenal dengan korban?

ST : Ya saya mengenalnya, tetapi tidak begitu dekat. Karena


almarhumah mbak Maimunah juga orangnya tertutup dan
sudah cukup tua, sehingga kurang bersosialisasi. Tetapi saya
tahu memang keluarga dari korban kerap mengunjunginya.

PH : Cukup yang mulia.

Hakim Ketua : Baiklah. Saudara terdakwa 1dan 2 , bagaimana atas


keterangan saksi apakah benar sebagian atau seluruhnya
atau ada yang tidak benar atau keberatan dengan keterangan
saksi

Terdakwa 1& 2 : Iya benar yang mulia, keterangan saksi benar seluruhnya.
Hakim Ketua : Baik keterangan dari saksi dianggap cukup, dan kami
ucapkan terima kasih, dan apabila kami membutuhkan
keterangan dari saksi lagi, kami berharap saudari saksi tidak
keberatan untuk hadir kembali di persidangan ini, silahkan
saudari saksi dapat meninggalkan ruang sidang.
( saksi meninggalkan ruang sidang )
Hakim ketua : Saudara Penasehat Hukum, apakah masih ada saksi yg
akan diajukan lagi ?
PH : Masih ada yang mulia.
Hakim ketua : Kepada PH terdakwa dapat memanggil panggil saksi
berikutnya.
PH : baik yang mulia, kepada ahli Forensik atas nama (Dr.
Mahendra,Sp.F(K)) silahkan masuk kedalam ruang sidang.

AHLI 1
( saksi masuk lalu duduk ke kursi tengah persidangan )
Hakim ketua : Baiklah, Saudara saksi , apakah saudara sehat jasmani
dan rohani ?

200
Ahli : iya pak hakim, saya sehat jasmani maupun rohani.
Hakim ketua : Saudara Siap memberikan keterangan pada sidang hari ?
Ahli : saya siap memberiakan keterangan pada sidang hari ini
pak hakim.
Hakim ketua : Baiklah, pertama saya akan menanyakan identitas
saudara . saudara maju dan menyerahkan kartu identitas
saudara.
(Ahli maju ke meja hakim dan menyerahkan identitasnya lalu duduk kembali )
(Ahli forensi maju kedepan untuk menyerahkan cv kepada Hakim Ketua)
Hakim ketua : Saya persilahkan Jaksa Penuntut Umum dan dan
Penasehat Hukum untuk melihat CV dari Ahli Forensik)
(Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum maju untuk melihat CV ahli
forensik dan Ahli Forensik kembali duduk)
Hakim ketua : Apakah saudara ada hubungan keluarga dengan terdakwa?
Saksi ahli : Tidak yang mulia
Hakim ketua : Apakah ahli bersedia untuk disumpah?
Saksi Ahli : Ya bersedia yang mulia.
Hakim ketua : Juru sumpah silahkan mengambil tempat untuk melakukan
sumpah. Dan saudara saksi tolong berdiri dan ikuti kata-
kata saya.
Hakim Anggota 2 : “Bismillahirohmanirrohim/ demi Allah saya bersumpah/
bahwa saya akan memberikan pendapat soal-soal yang
dikemukakan menurut pengetahuan saya sebaik-baiknya/”
SA 1 : (mengikuti yang diucapkan oleh Hakim ketua)
( juru sumpah berdiri di sebelah saksi ahli dan mengangkat alquran di atas
kepala saksi )
Hakim ketua : Saudara ahli, anda bertugas dimana?
Saksi ahli : RSUD. DR. SOETOMO. JL. Jl. Mayjen. Prof. Dr.
Moestopo No. 6-8, Airlangga, Gubeng, Airlangga, Gubeng,
Kota SBY, Jawa Timur 60286
Hakim ketua : Tugas ahli forensik itu apa pada umumnya?
Saksi Ahli : Tugas saya adalah pemeriksaan jenasah luar dan dalam,
perawatan jenasah, pengawetan (embalming), penggalian,
membuat visum et repertum, dan konsultasi medis untuk
asuransi.

201
Hakim ketua : baik, hakim anggota 1 apakah ada yang ingin ditanyakan?
HA 1 : ada yang mulia, Apa Product dari ahli forensik atas
tindakan yang dilakukan itu berupa apa saja?
SA 1 : semua hasil pemeriksaan kami yang berkaitan dengan
masalah pidana kami tuangkan dalam visum et repertum
HA 1 : visum et repertum itu seperti apa?
SA 1 : visum et repertum adalah hasil pemeriksaan dokter atas
barang bukti berupa tubuh manusia atau bagian-bagian
tubuh manusia untuk kepentingan pengadilan atas
permintaan penyidik ataupun kepolisian.
HA 1 : ada yang mulia, Apakah saudara ingat dengan jenazah
yang bernama Maimunah?
SA 1 : Siap, masih ingat yang mulia.
HA 1 : pada saat itu apakah saudara yang mengadakan otopsi atas
jenazah tersebut?
SA 1 : saya akan jelaskan bahwa kami diminta oleh penyidik
untuk melakukan pemeriksaan jenazah dan pengambilan
sampel untuk pemeriksaan kardiologi.
HA 1 : Cukup yang mulia
Hakim ketua : hakim anggota 2 apakah ada yang ingin ditanyakan?
HA 2 : Ada yang mulia apakah itu juga termasuk dalam ruang
lingkup dalam otopsi?
SA 1 : ruang lingkup otopsi itu lebih luas lagi. Jadi saya hanya
ditugaskan untuk mengambil sempel untuk pemeriksaan
kardiologi saja yang diminta adalah bagian jantung dari
jenazah Maimunah.
HA 2 : kapan dilakukan otopsi tersebut?
SA 1 :pemeriksaan dilakuakn pada tanggal 4 Januari 2015 dan
kita melakukaannya pada pukul 00.00 sampai 01.00 dini
hari.
HA 2 : apakah anda melakukan otopsi itu sendiri?
SA 1 : tidak yang mulia. Saya mengerjakan dengan teman saya
Dr. Aji Saputra Dfm, Sp.F
HA 2 : Bagaimana keadaan kepala korban saat diperiksa oleh
ahli?

202
SA 1 : saya yang dibantu dengan Dr. Aji Saputra Dfm, Sp.F
beserta staf yang lain bagian dari forensik RSUD DR.
SOETOMO. Kita membuka bagian perut korban untuk
mengetahui tentang penyebab kematian korban yang diduga
karna serangan jantung. Lalu mengambil sampel dari
jantung korban untuk dijadikan pemeriksaan kardiologi.
Lalu jenazah datang sekitar pukul 11 malam kemudian kami
melakukan visum dalam pada jenazah yaitu pemeriksaan
dimana jenazah dibuka bagian perutnya untuk dilihat
apakah ada luka-luka dan sebagainya. Setelah kita
melakukan pemeriksaan, kita lanjutkan dengan
pengambilan sampel isi dari jantungnya dan hasil yang
ditemukan bahwa terdapat pembesaran dan penyumbatan
pembuluh nadi sebesar 90% dan juga ditemukan bercak
merah serta adanya pengerasan pembuluh darah pada isi
jantung korban. Setelah kita melakukan pemeriksaan
semuanya lalu kita masukkan kedalam tabung dan kita
serahkan pada pihak penyidik.
HA 2 : Cukup yang mulia
Hakim ketua : baik, kepada JPU apakah ada yang ingin ditanyakan?
JPU : Ada yang mulia pada dilakukan pemeriksaan apa yang ahli
temukan dalam jantung jenazah?
SA 1 : Kita hanya mmeriksa sebagian isi jantung dari korban.
Kami tidak membuka bagian kepala seluruhnya karna kita
hanya untuk pemeriksaan patologi anatomi untuk melihat
gangguan atau luka-luka apa saja yang terjadi pada jantung
korban melalui mikroskop.
JPU : Apa yang didapat dari pemeriksaan patologi anatomi
tersebut?
SA 1 : yang sudah saya jelaskan tadi bahwa terdapat pembesaran
dan penyumbatan pembuluh nadi sebesar 90% dan juga
terdapat bercak ,erah serta adanya pengerasan pembuluh
darah pada isi jantung korban.
JPU : apa akibat dari penyumbatan pembuluh darah tersebut?

203
SA 1 : akibat dari penyumbatan tersebut yaitu menyebabkan
multifungsi pada jantung akibat reaksi kejut yang dialami
korban yang menyebabkan terjadi serangan jantung pada
korban.
JPU : apakah pada waktu melihat secara pemeriksaan kordiologi
ahli sudah dapat menyimpulkan kematian korban itu
disebabkan karna apa?
SA 1 : Belum. Jadi kami baru bisa melihat melalui kasat mata
dengan menggunakan mikroskop bahwa jantung dari
korban mengalami penyumbatan pembuluh nadi sebesar 90
setelah melakukan pemeriksaan kordiologi.
JPU : kemudian apa lagi yang didapat dari pemeriksaan
tersebut?
SA 1 : pada pemeriksaan luar kita mendapati lebam dan cekikan
pada leher korban,
JPU : Cukup yang mulia
Hakim Ketua : baik, kepada PH, apakah ada yang ingin ditanyakan?
PH : ada yang mulia, lalu apa lagi yang ditemukan selain dari
luka bagian leher korban ?
SA 1 : kami juga menemukan luka pada pelipis kanan. Titik pusat
luka lima sentimeter sebelah kanan dari garis tengah tubuh
dan tiga sentimeter dari garis yang melewati kedua sudut
mata.
PH : Selain itu tindakan apa lagi yang dilakukan oleh ahli?
SA 1 : setelah itu kami jahit bekas robekan pada perutnya dan
kemudian kita kembalikan pada posisi semula. kami
masukkan lagi jenazah kedalam peti dan kita kunci lagi
petinya.
PH : apakah ahli memiliki kewenangan untuk menentukan
jenazah itu meninggal karna apa?
SA 1 : kita bisa menuntukan bahwa sebab kematian itu apa
setelah lengkap semua hasil pemeriksaan.
PH : Pemeriksaan apa saja yang dimaksud?
SA 1 ; yang pertama tadi kita lihat bahwa kita melihatt hasil
patologi anatomi. Dan yang kedua adalah kordiologi.

204
PH : Apa kesimpulan akhir yang dituangkan dalam visum dari
apa yang dilakukan oleh tim?
SA 1 : setelah kita memerik secara pemeriksaan luar dan dalam
dan mengambil sampel untuk pemeriksaan kordiologi, kami
membuat kesimpulan bahwa korban meninggal karena
bagian dalam jantung mengalami pembengkakan serta
terjadi penyumbatan pada pembuluh darah sebesar 90%
yang menyebabkan multifungsi pada jantung akibat reaksi
kejut yang dialami korban yang menyebabkan terjadinya
serangan jantung.
Hakim Ketua : Baik, saya rasa cukup. Apa ada tanggapan dari terdakwa?
Terdakwa : Tidak ada yang mulia.
Hakim Ketua : Terimakasih ahli. Diperbolehkan untuk meninggalkan
tempat

Hakim Ketua : Saudara terdakwa1 dan 2 , bagaimana atas keterangan


saksi apakah benar sebagian atau seluruhnya atau ada yang
tidak benar atau keberatan dengan keterangan ahli

Terdakwa 1 : Iya benar yang mulia, keterangan ahli benar seluruhnya.

Terdakwa 2 : benar yang mulia.


Hakim Ketua : Baik keterangan dari saksi dianggap cukup, dan kami
ucapkan terima kasih, dan apabila kami membutuhkan
keterangan dari saksi lagi, kami berharap saudara tidak
keberatan untuk hadir kembali di persidangan ini, silahkan
saudara dapat meninggalkan ruang sidang.
( saksi meninggalkan rung sidang )
Hakim ketua : Saudara Penasehat Hukum, apakah masih ada saksi yg
akan diajukan lagi ?
PH : ada yang mulia yakni seorang ahli yang akan hadir dalam
persidangan hari ini.
Hakim ketua : baik kepada PH dapat memanggil ahli berikutnya, Saudara
terdakwa, silahkan duduk kembali ke kursi tengah
persidangan.
(terdakwa kembali duduk di kursi tengah )

205
AHLI 2
( saksi masuk lalu duduk ke kursi tengah persidangan )
Hakim Ketua : Apakah saudara saksi dalam keadaan sehat dan bersedia
untuk dimintai keterangan dalam persidangan ?
Saksi Ahli : Saya sehat dan bersedia untuk dimintai keterangan pada
persidangan hari ini yang mulia.
Hakim ketua : Apakah saudara ada hubungan keluarga dengan terdakwa?
Saksi ahli : Tidak yang mulia
Hakim ketua : Saya persilahkan Jaksa Penuntut Umum dan dan
Penasehat Hukum untuk melihat CV dari Pakar Ahli Gerak
Tubuh )
(Saksi Ahli forensi maju kedepan untuk menyerahkan cv kepada Hakim Ketua)
(Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum maju untuk melihat CV ahli
Gestur dan Ahli Forensik kembali duduk)
Hakim ketua : Apakah ahli bersedia untuk disumpah ?
Saksi Ahli 2 : Ya bersedia yang mulia.
Hakim ketua : Panitera silahkan mengambil tempat untuk melakukan
sumpah. Dan saudara saksi tolong berdiri dan ikuti kata-
kata saya.
Bismillahirohmanirrohim/ demi Allah saya bersumpah/
bahwa saya akan memberikan pendapat soal-soal yang
dikemukakan menurut pengetahuan saya sebaik-baiknya/”
( juru sumpah berdiri di sebelah saksi ahli dan mengangkat alquran di atas
kepala saksi
Hakim ketua : Saudara ahli, sebelumnya anda bertugas dimana?
Saksi ahli : Sebelumnya saya bertugas di Pusdik Intel Angkatan Darat
(AD)
Hakim Ketua : Tugas daripada ahli itu pada umumnya seperti apa, bisa
dijelaskan mengenai pengetahuan anda?
Saksi Ahli : Baik yang mulia, Tugas saya pada umumnya adalah
memberikan suatu informasi dari gerak gerik tubuh
seseorang serta mimik wajah seseorang baik orang itu
senang, marah, sedih, dan takut.
HK : Baik, kepada hakim anggota 1 apakah ada yang ingin
ditanyakan?

206
HA 1 : tidak yang mulia
HK : hakim anggota 2 apakah ada yang ingin menambahkan?
HA 2 : Tidak yang mulia, saya rasa cukup.
HK : Baik, selanjutnya kepada JPU apakah ada yang ingin
ditanyakan?
JPU : Ada yang mulia, bagaimana Saudara bisa mengetahuinya
seorang itu bisa berbohong atau tidak?
Saksi ahli 2 : Jadi menurut keilmuan yang saya pelajari jika melihat
seseorang itu berbohong kita bisa melihat adanya
ketidakkonsistenan di antara isyarat-isyarat nonverbal yang
berasal dari saluran-saluran yang berbeda.
Ketidakkonsistenan itu berakar pada fakta, bahwa orang
yang sedang berbohong menemui kesulitan untuk
mengontrol semua saluran itu sekaligus,dan apabila Ketika
seseorang berbohong, pitch suaranya seringkali meninggi,
dan mereka cenderung berbicara lebih lamban dan kurang
lancar. Selain itu, mereka sering melakukan sentence repair
(perbaikan kalimat) misalnya dengan memulai sebuah
kalimat, memotongnya, kemudian memulainya lagi. Orang-
orang yang sedang berbohong lebih sering mengedipkan
mata dan pupil matanya lebih melebar dibanding mereka
yang tidak berbohong.
JPU :Lalu, apa kaitannya keahllian saudara dengan perkara ini?
SA 2 : Saya dapat mengetahui gerak-gerik tubuh terdakwa apa
makna dari gerakan-gerakan tubuh terdakwa 1 maupun 2.
JPU : Cukup yang mulia
HK : Baik, kepada penasehat hukum, apakah ada yang ingin
ditanyakan?
PH :Ada yang mulia, terimakasih. bagaimana menurut saudara
ketika saudara melihat rekaman cctv yang dilakukan oleh
terdakwa 1 maupun 2 ? bisakah saudara jelaskan menurut
keahlian saudara?
Saksi ahli 2 : Sesuai dengan bidang yang saya tekuni, dalam rekaman
cctv yang saya lihat, terdakwa 1 dan 2 awalnnya masih
sama-sama saling berhati-hati tetapi tetap santai dan

207
lamban. Dalam artian merek berdua masih memiliki
percaya diri sesuai dengan rencana mereka. Saya melihat
terdakwa 1 sangat lamban dan terlihat kaku. Hal ini jelas
menunjukkna bahwa terdakwa 1 yakni yang meggunakan
sweater, tidak terbiasa atau bahkan tidak pernah melakukan
perbuatan ini sebelumnya. Kemudian di akhir rekaman
CCTV tersebut, terdakwa 1 terlihat seperti panik, bingung
dan seperti tersangkut sehingga hampir saja kehilangan
keseimbangan ketika hendak menaiki pagar. Dalam video
ke 3 tersebut, sepertinya terdakwa 1 mengalami sesuatu
yang membuatnya gusar sehingga panik, seperti ada sesuatu
yang berjalan tidak sesuai dengan rencananya. Hal ini juga
terlihat jelas pada terdakwa 2 yang juga panik dan bingung
ketika melihat terdakwa 1 berhasil turun dari pagar rumah
korban.
PH : Cukup yang mulia.
Hakim Ketua : Baik, saya rasa cukup. Apa ada tanggapan dari terdakwa
1?
Terdakwa 1 : Ada yang mulia, saya memang benar-benar merasa takut
dan panik. Sebab saya tidak ada niatan hingga melukai
korban.
HK : kepada terdakwa 2, apakah ada tanggapan?
Terdakwa 2 : tidak yang mulia.
Hakim Ketua : Terimakasih ahli. Diperbolehkan untuk meninggalkan
tempat

Hakim Ketua : Saudara terdakwa1 dan 2 , bagaimana atas keterangan


saksi apakah benar sebagian atau seluruhnya atau ada yang
tidak benar atau keberatan dengan keterangan ahli

Terdakwa 1 : Iya benar yang mulia, keterangan ahli benar seluruhnya.

Terdakwa 2 : benar yang mulia.


Hakim Ketua : Baik keterangan dari saksi dianggap cukup, dan kami
ucapkan terima kasih, dan apabila kami membutuhkan
keterangan dari saksi lagi, kami berharap saudara tidak

208
keberatan untuk hadir kembali di persidangan ini, silahkan
saudara dapat meninggalkan ruang sidang
Hakim ketua : Saudara jaksa penuntut umum, apakah masih ada barang
bukti atau alat bukti lain yang hendak diajukan di
persidangan ?
JPU : Tidak ada majelis hakim yg terhormat.
Hakim ketua : mengingat sudah dilakukannya pemeriksaan saksi dan
barang bukti , dan pemeriksaan sudah selesai , agenda
persidangan berikutnya tuntutan. Saudara jaksa penuntut
umum, kapan penuntutan dapat dipersiapkan ?
JPU : kami mohon waktu waktu 1 (satu) minggu untuk
mempersiapkan tuntutan majelis hakim yg terhormat.
Hakim ketua : Saudara penasehat Hukum, apakah saudara setuju sidang
ditunda 1 minggu lagi ?
Penasehat hukum : iya yang mulia, kami setuju sidang ditunda untuk 1
minggu lagi.
(berdiskusi dengan hakim anggota 1 dan 2 )
Hakim ketua : Saudara panitera, satu minggu lagi tanggal berapa ?
Panitera : tanggal 11 Mei 2015.
Hakim ketua : mengingat karena agenda sidang berikutnya adalah
tuntutan maka persidangan tidak bisa dilanjutkan dan akan
ditunda untuk memberikan kesempatan kepada jaksa
Penuntut Umum untuk mempersiapkan tuntutan
dipersidangan berikutnya maka persidangan untuk hari ini
akan dilanjutkan pada hari senin tanggal 11 Mei 2015
pukul 09.00 WIB dengan agenda pembacaan tuntutan dari
jaksa Penuntut Umum dengan perintah kepada saudara
jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan terdakwa
dipersidangan selanjutnya dan terdakwa tetap ditahan.
Maka sidang dinyatakan selesai dan ditunda ( ketukan
palu 1x)
Panitera : ( sambil berdiri ) Hadirin dimohon berdiri karena majelis
hakim akan meninggalkan ruang sidang.
( majelis hakim pergi meninggalkan ruang sidang )

209
SIDANG 6
Hakim ketua : Sidang lanjutan perkara pidana No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas nama terdakwa terdakwa
ASWIN CHRESNA WIJAYA dan ADI SETIA dinyatakan
dibuka dan terbuka untuk umum (ketukan palu 3 x)
Hakim ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa 1 : iya, saya sehat jasmani maupun rohani pak Hakim.
Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ??
Terdakwa 2 : Siap yang mulia.
Hakim Ketua : karena sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu
bahwa agenda sidang hari ini adalah pembacaan tuntutan.
Saudara jaksa penuntut umum apakah sudah siap dengan
tuntutan pada hari ini ?
JPU : Sudah siap majelis hakim yg terhormat.
Hakim ketua : Silahkan bacakan tuntutan saudara.
( JPU membaca tuntutan sambil berdiri )
( setelah selesai membaca lalu surat tuntutan di berikan kepada majelis hakim
satu eksemplar kemudian penasehat hukum satu eksemplar )
Hakim ketua : Saudara penasehat Hukum apakah saudara hendak
mengajukan pembelaan (pledooi) secara lisan atau tertulis?
PH : iya yang mulia kami mengajukan pembelaan (pledoii)
tertulis dan mohon waktu 1 (satu) minggu untuk
mempersiapkan pembelaan (pledoii pada sidang
berikutnya.
Hakim ketua : Saudara Jaksa penuntut umum, apakah saudara setuju
sidang ditunda 1 minggu lagi ?
JPU : iya yang mulia, kami setuju sidang ditunda untuk 1
minggu lagi.
(berdiskusi dengan hakim anggota 1 dan 2 )
Hakim ketua : Saudara panitera, satu minggu lagi tanggal berapa ?
Panitera : 18 Mei Pak hakim.

210
Hakim ketua : mengingat karena agenda sidang berikutnya adalah
pembelaan atau pledooi maka persidangan tidak bisa
dilanjutkan dan akan ditunda untuk memberikan
kesempatan penasehat hokum terdakwa untuk
mempersiapkan pembelaan (pledooi) secara tertulis
dipersidangan berikutnya maka persidangan untuk hari ini
akan dilanjutkan pada hari Senin tanggal 18 Mei 2015 pukul
09.00 WIB dengan agenda pembacaan pembelaan (pledooi)
dari penasehat hokum terdakwa- terdakwa dengan perintah
kepada saudara jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan
terdakwa dipersidangan selanjutnya dan terdakwa tetap
ditahan. Maka sidang dinyatakan selesai dan ditunda
(ketukan palu 1 x)
Panitera : ( sambil berdiri ) Hadirin dimohon berdiri karena majelis
hakim akan meninggalkan ruang sidang.
( majelis hakim pergi meninggalkan ruang sidang )

SIDANG 7
Hakim ketua : Sidang lanjutan perkara pidana No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas nama terdakwa terdakwa
ASWIN CHRESNA WIJAYA dan ADI SETIA dinyatakan
dibuka dan terbuka untuk umum (ketukan palu 1 x)
Hakim ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa : iya, saya sehat jasmani maupun rohani pak Hakim.
Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ??
Terdakwa : Siap pak Hakim.
Hakim ketua : karena sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu
bahwa agenda sidang hari ini adalah pembacaan (pledooi)
secara tertulis dari penasehat hokum terdakwa. Saudara
penasehat hukum apakah sudah siap dengan pembacaan
pembelaannya (pledooi) secara tertulis pada sidang hari ini
?

211
PH : Siap yang mulia, kami sudah siap dengan pembelaan
(pledoii) tertulis pada sidang hari ini.
Hakim ketua : Silahkan bacakan pembelaan tertulis saudara.
( membaca surat pembelaan dengan berdiri )
( setelah selesai membaca, lalu surat pembelaan diberikan kepada majelis hakim
satu eksemplar kemudian JPU satu eksemplar).
Hakim ketua : Saudara Jaksa penuntut umum, apakah saudara hendak
mengajukan tanggapan (replik) atas pembelaan (pledooi)
dari penasehat hukum terdakwa secara lisan atau tertulis ?
JPU : Ada yang mulia, tetapi kami mohon waktu untuk
mempersiakannya karena kami akan mengajukannya secara
tertulis.
( berdiskusi dengan hakim 1 dan 2 )
Hakim ketua : baiklah, bagaimana kepada PH dan terdakwa apakah
setuju apabila sidang ditunda?
PH : Setuju yang mulia
HK : baiklah, karena adanya replik Jaksa Penuntut Umum.
Maka kepada JPU mohon untuk mempersiakannya dan
sidang ditunda, Saudara panitera, 1 minggu kedepan tanggal
berapa ?
Panitera : 5 Mei majelis hakim yg terhormat.
Hakim ketua : mengingat karena agenda sidang berikutnya pembacaan
replik dari JPU dan akan ditunda untuk memberikan
kesempatan kepada JPU untuk mempersiapkan tanggapan
atas nota pembelaan dari PH terdakwa 1 dan 2 dan
dilanjutkan dipersidangan berikutnya pada hari senin
tanggal 25 Mei 2015 pukul 09.00 WIB dengan agenda
Pembacaan tanggapan saudara jaksa Penuntut Umum.

(ketukan palu 1 x)
Panitera : ( sambil berdiri ) Hadirin dimohon berdiri karena majelis
hakim akan meninggalkan ruang sidang. ( majelis hakim
pergi meninggalkan ruang sidang )

212
SIDANG 8
Hakim ketua : Sidang lanjutan perkara pidana No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas nama terdakwa terdakwa
ASWIN CHRESNA WIJAYA dan ADI SETIA dinyatakan
dibuka dan terbuka untuk umum (ketukan palu 1 x)
Hakim ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa 1 : iya, saya sehat jasmani maupun rohani yang mulia.
Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ??
Terdakwa 2 : Siap yang mulia.
Hakim ketua : karena sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu
bahwa agenda sidang hari ini adalah pembacaan
tanggapan (replik) atas nota pembelaan secara tertulis dari
JPU. Saudara JPU apakah sudah siap dengan pembacaan
Tanggapan (Replik) secara tertulis pada sidang hari ini ?
JPU : Siap yang mulia, kami sudah siap dengan pembelaan
Replik (tanggapan) tertulis pada sidang hari ini.
Hakim ketua : Silahkan bacakan pembelaan tertulis saudara.
( membaca surat Replik dengan berdiri )
( setelah selesai membaca, lalu surat pembelaan diberikan kepada majelis hakim
satu eksemplar kemudian PH satu eksemplar).
Hakim ketua : Saudara PH, apakah saudara hendak mengajukan jawaban
(Duplik) atas Replik (tanggapan) dari JPU secara lisan atau
tertulis ?
PH : Ada yang mulia, tetapi kami mohon waktu untuk
mempersiakannya karena kami akan mengajukannya secara
tertulis.
( berdiskusi dengan hakim 1 dan 2 )
Hakim ketua : baiklah, bagaimana kepada JPU apakah setuju apabila
sidang ditunda?
JPU : Setuju yang mulia
HK : baiklah, karena adanya Duplik dari PH . Maka kepada PH
mohon untuk mempersiakannya dan sidang ditunda,
Saudara panitera, 1 minggu kedepan tanggal berapa ?

213
Panitera : 8 Juni majelis hakim yg terhormat.
Hakim ketua : mengingat karena agenda sidang berikutnya pembacaan
replik dari JPU dan akan ditunda untuk memberikan
kesempatan kepada JPU untuk mempersiapkan tanggapan
atas nota pembelaan dari PH terdakwa 1 dan 2 dan
dilanjutkan dipersidangan berikutnya pada hari senin
tanggal 8 Juni 2015 pukul 09.00 WIB dengan agenda
Pembacaan tanggapan saudara jaksa Penuntut Umum.

(ketukan palu 1 x)
Panitera : ( sambil berdiri ) Hadirin dimohon berdiri karena majelis
hakim akan meninggalkan ruang sidang. ( majelis hakim
pergi meninggalkan ruang sidang )

SIDANG 9
Hakim ketua : Sidang lanjutan perkara pidana No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas nama terdakwa terdakwa
ASWIN CHRESNA WIJAYA dan ADI SETIA dinyatakan
dibuka dan terbuka untuk umum (ketukan palu 1 x)
Hakim ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa 1 : iya, saya sehat jasmani maupun rohani yang mulia.
Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ??
Terdakwa 2 : Siap yang mulia.

Hakim ketua : karena sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu


bahwa agenda sidang hari ini adalah pembacaan Jawaban
(Duplik) atas Replik tertulis dari JPU. Saudara PH
apakah sudah siap dengan pembacaan jawaban (Duplik)
secara tertulis pada sidang hari ini ?
PH : Siap yang mulia, kami sudah siap dengan pembelaan
Duplik tertulis pada sidang hari ini.

214
Hakim ketua : Silahkan bacakan pembelaan tertulis saudara.
( membaca surat Duplik dengan berdiri )
( setelah selesai membaca, lalu surat pembelaan diberikan kepada majelis hakim
satu eksemplar kemudian JPU satu eksemplar).
( berdiskusi dengan hakim 1 dan 2 )
HK : baiklah, karena proses jawab menjawab sudah selesai
maka pemeriksaan dinyatakan selesai dan ditunda dan
dilanjutkan dengan agenda sidang berikutnya adalah
putusan dari majelis hakim. Dan majelis hakim meminta
sidang di tunda Selama 2 minggu untuk mempersipakan
surat putusan disidang berikutnya. Saudara panitera, 1
minggu kedepan tanggal berapa ?
Panitera : 22 Juni majelis hakim yg terhormat.
Hakim ketua : mengingat karena agenda sidang berikutnya pembacaan
replik dari JPU dan akan ditunda untuk memberikan
kesempatan kepada JPU untuk mempersiapkan tanggapan
atas nota pembelaan dari PH terdakwa 1 dan 2 dan
dilanjutkan dipersidangan berikutnya pada hari senin
tanggal 22 Juni 2015 pukul 09.00 WIB dengan agenda
Pembacaan tanggapan saudara jaksa Penuntut Umum.

(ketukan palu 1 x)
Panitera : ( sambil berdiri ) Hadirin dimohon berdiri karena majelis
hakim akan meninggalkan ruang sidang. ( majelis hakim
pergi meninggalkan ruang sidang ).

215
SIDANG 10
(Panitera pengganti mempersiapkan persidangan dengan memastikan Jaksa
Penuntut Umum, terdakwa, penasehat hukum terdakwa dan juru sumpah
menempati tempat yang telah disediakan);
(Panitera pengganti memberitahukan tata tertib persidangan 
Panitera : (membacakan tata tertib) (Panitera pengganti melapor Majelis Hakim
bahwa persidangan siap dimulai ;(keluar dan melapor pada hakim).
(Panitera pengganti memasuki ruang sidang terlebih dahulu dan memerintahkan
hadirin berdiri karena Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang ;)
Panitera : Hadirin dimohon berdiri karena Majelis Hakim akan
memasuki ruang sidang.

(Majelis Hakim duduk terlebih dahulu kemudian Hakim Ketua Majelis


mempersilahkan hadirin untuk duduk kembali ;)
Hakim Ketua : Hadirin silahkan duduk
Hakim ketua : Sidang lanjutan perkara pidana No.
1108/Pid.B/2015/PN.Sby. atas nama terdakwa ASWIN
CHRESNA WIJAYA dan ADI SETIA dinyatakan dibuka
dan terbuka untuk umum (ketukan palu 1 x)
Hakim ketua : Saudara terdakwa 1, Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini?
Terdakwa : iya, saya sehat jasmani maupun rohani pak Hakim.

216
Hakim Ketua : Selanjutnya terdakwa 2 Apakah saudara sehat jasmani
maupun rohani hari ini ??
Terdakwa : Siap yang mulia.
Hakim ketua : karena sesuai dengan penundaan sidang minggu lalu
bahwa agenda sidang hari ini adalah putusan. Saudara
terdakwa terdakwa, saudara dengarkan putusan ini.
Terdakwa : baik pak hakim.
( MAJELIS HAKIM MEMBACA PUTUSAN )
(SELESAI KETOK PALU 2X)
Hakim ketua : Saudara terdakwa, apakah sudah mengerti isi putusan
tadi?
Terdakwa : mengerti yang mulia.
Hakim ketua : Saudara terdakwa dan Saudara jaksa penuntut umum,
saudara mempunyai hak untuk berpikir selama 7 (tujuh)
hari, untuk melakuka upaya hokum atau menerima putusan
ini.
JPU : Kami menerima putusan tersebut majelis hakim yg
terhormat.
Hakim ketua : Bagaimana Saudara penasehat hukum terdakwa terdakwa?
PH : kami menerima putusan tersebut yang mulia

Hakim ketua : mengingat karena terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum


telah menerima isi putusan ini maka putusan ini telah
berkekuatan hukum tetap. Maka sidang dinyatakan Selesai

dan DITUTUP . (ketukan palu 3 x)


Panitera : ( sambil berdiri ) Hadirin dimohon berdiri karena majelis
hakim akan meninggalkan ruang sidang.
( majelis hakim pergi meninggalkan ruang sidang )

217