Anda di halaman 1dari 2

PENGATURAN POSISI PASIEN INTRA

OPERASI
DOKUMEN REVISI HALAMAN
1/2
019/OK/SPO/I/2017

Ditetapkan,
STANDAR TANGGAL TERBIT Direktur
PROSEDUR
OPERASIONAL 02 JANUARI 2017

Mengatur posisi pasien yang akan dilakukan operasi setelah


PENGERTIAN mendapatkan tindakan Anestesi dalam kondisi yang dapat ditoleransi
dalam keadaan terbangun.
1. Sebagai acuan dalam kegiatan untuk mengatur posisi pasien yang
TUJUAN akan dilakukan operasi setelah mendapatkan tindakan anestesi
dalam kondisi yang dapat ditoleransi dalam keadaan terbangun.
2. Agar kegiatan terlaksana dengan efisien, efektif, konsisten, seragam
dan aman.
3. Terselenggaranya kegiatan untuk membantu mengatur posisi
pasien yang akan dilakukan operasi setelah mendapatkan tindakan
Anestesi sehingga pasien terhindar dari komplikasi akibat
pengaturan posisi operasi.

Surat Keputusan Direktur Nomor 40.17/SK.DIR/1/2017 tentang


KEBIJAKAN Kebijakan Pelayanan Kamar Operasi.
1. Persiapan alat dan obat :
a. Sarung tangan on steril
b. Permukaan alas lunak / bantal air
c. Penyokong lumbal
d. Bantal Donat 1 buah
e. Rol Axila / pengganjal torso
f. Penyangga dada lunak / bantal 2 buah
g. Penopang kaki dan tangan 1 pasang
h. Pengikat tangan, kaki dan tubuh

2. Persiapan Pasien
a. Jelaskan pada pasien tujuan dan tentang tindakan yang akan
PROSEDUR dilakukan
b. Atur posisi pasien tidur terlentang
c. Lakukan Sign In sesuai check list
d. Hemodinamik stabil
e. MAP : 60 – 70 mmHg

31
PENGATURAN POSISI PASIEN INTRA
OPERASI
DOKUMEN REVISI HALAMAN

019/OK/SPO/I/2017 2/2

STANDAR TANGGAL TERBIT


PROSEDUR 02 JANAURI 2017
OPERASIONAL
3. Persiapan Petugas
a. Lepas Perhiasan
b. Pakai Masker dan Tutup kepala

4. Pelaksanaan
a. Lakukan cuci tangan dan pakai sarung tangan
b. Atur posisi petugas paling sedikit 3 orang, satu orang dibagian
kepala sekaligus sebagai kendali komando, satu orang dibagian
samping dada / perut, dan satu orang dibagian samping kaki.
PROSEDUR c. Kaji hemodinamik pasien sebelum dilakukan perubahan posisi
d. Petugas di bagian kepala memberi aba-aba setiap kali
melakukan gerakan perubahan
e. Atur posisi pasien sesuai dengan jeniso perasi
f. Lakukan gerakan secara bersama-sama
g. Pasang bantal donat pada kepala pasien, penyokong lumbal
pada posisi lateral dekubitus, rolaxila / pengganjal torso pada
posisi lateral dekubitus, Pasangkan penopang kaki dan ikatkan
talinya pada posisi litotomi, Pasangkan penopang tangan dan
ikatkan talinya, pasangkan penyangga dada yang lunak serta
dibagian kristailia kapada posisi prone.
h. Pasang alas lunak / bantal air pada daerah-daerah yang ada
penekanan plexus, nervus serta musculo.
i. Pastikan posisi pasien terfiksasi dengan baik
j. Perhatikan reaksi hemodinamik pasien terhadap perubahan
posisi
k. Catat jam perubahan posisi
l. Rapikan pasien
m. Lakukan cuci tangan
UNIT TERKAIT Kamar Opearsi

32