Anda di halaman 1dari 3

Soal

Seorang laki-laki berusia 45 tahun, datang ke


rumah sakit bersama keluarganya dengan kondisi
tidak sadar. Keluarga mengatakan bahwa klien
baru jatuh di kamar mandi 1 jam yang lalu. Hasil
pemeriksaan yang dilakukan, diperoleh data
tekanan darah: 130/80 mmHg, Nadi : 87 x/i, RR:
14 x/i, Temp : 37,2 o C. Apakah tindakan mandiri
yang dilakukan oleh perawat pada kasus diatas.
FORMAT PENILAIAN OSCE
PROGRAM STUDI S-1 ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA
INSTRUMEN PENILAIAN
RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP)

NO ASPEK YANG DINILAI BOBOT NILAI


A. FASE ORIENTASI
1. Memberi salam/menyapa klien 2
2. Memperkenalkan diri 2
3. Inform consent 2
B. FASE KERJA
1. Tentukan kesadaran klien: menepuk atau menggoyang 5
pasien sambil berkata “apakah anda baik-baik saja”
2. Meminta bantuan dan mengaktifkan emergency medical 5
service (EMS).
3. Posisikan pasien diatas permukaan yang datar dank eras. 5
Pasangkan cardiac board jika tersedia

4. Mengambil posisi yang tepat untuk upaya resusitas; 5


Satu penolong: menghadap pasien sambil berlutut sejajar
dengan bahu pasien.

5. Dua penolong: satu orrang menghadap pasien sambil berlutut 5


sejajar dengan kepala pasien dnegan orang yang lain
menghadap pasien pada sisi yang lain (berlawanan) dengan
sternum pasien.

6. Airway 5
Gerakan maneuver head-tilf/chin-lift. Jika tidak dicurigai
adanya trauma kepala atau leher.
7. Gunakan maneuver jaw-trust jika dicurigai ada trauma 5
kepala atau leher.
8. Breathing 5
Tentukan ada tidaknya pernapasan spontan dengan
menggunakan teknik look, listen, feel.

9 Lakukan rescue-breathing dengan dua nafas penuh (full 10


breath). Jika ventilasi gagal, reposisi kepala pasien dan
ulangi rescue breathing. Jika masih gagal, bersihkan jalan
nafas dari benda asing.

10. Circulation 5
Jika teraba: lanjutkan rescue breathing 12x permenit sambil
memantau nadi.
11. Jika tidak teraba, teruskan dengan kompresi eksternal dan 5
Berlutut di samping dada pasien meletakkan telapak tangan
yang tepat
12. Menekan sternum (kompresi) dengan cepat engan kedua 5
lengan lurus dan bahu agak tegak dan Melepaskan kompresi
eksternal dan membiarkan dada kembali keposisi normal,
setelah siap kompresi
13. Lakukan kompresi 80x/i. untuk satu penolong lakukan 15 10
kompresi dan 2 ventilasi (5:1)
14. Kaji nadi karotis pasien setelah 4 set kompresi dan ventilasi. 5
Jika nadi tidak teraba, lanjutkan RJP
C. FASE TERMINASI
1. Melakukan evaluasi tindakan. 2
2. Menyampaikan rencana tindak lanjut. 2
3. Berpamitan. 2
D. PENAMPILAN SELAMA TINDAKAN
1. Ketenangan 2
2. Melakukan komunikasi terapeutik 2
3. Menjaga keamanan pasien 2
4. Menjaga keamanan perawat 2
TOTAL 100