Anda di halaman 1dari 4

NAMA : YUDIANTO ANALISA SISTEM TENAGA

NIM : M1A114006

PRODI : TEKNIK ELEKTRO

1. Jelaskan jenis-jenis Konfigurasi saluran sistem tenaga listrik?

Jenis-jenis konfigurasi pada saluran sistem tenaga listrik terbagi menjadi 3 macam :

a. saluran konfigurasi horizontal, bila saluran fasa terhadap yang lain/terhadap netral, atau
saluran positif terhadap negatif (pada sistem DC) membentuk garis horizontal.

b. saluran konfigurasi vertikal, bila saluran-saluran tersebut membentuk garis vertikal.

c. saluran konfigurasi delta, bila kedudukan saluran satu sama lain membentuk suatu segitiga
(delta).

2. Sumber energi primer terbagi 2 yaitu (a) sumber energy primer dari pusat pembangkit
thermal dan; (b) sumber energy pada pusat pembangkit nonthermal. Jelaskan mengenai 2
sumber energy tersebut dan berikan contohnya.

Pusat Listrik Termal adalah pusat pembangkitan tenaga listrik yang melibatkan proses panas
(thermal) dalam pembangkitan tenaga listriknya, umumnya tipe pembangkitan ini membutuhkan
bahan bakar yang berasal dari bahan bakar fosil. Pusat listrik tipe ini dapat dibagi lagi menjadi
beberapa jenis, yaitu :

 Pusat Listrik Tenaga Uap – Batubara / Coal Fired Power Plant (PLTU – Batubara / CFPP),

 Pusat Listrik Tenaga Diesel / Diesel Engine Power Plant (PLTD / DEPP),

 Pusat Listrik Tenaga Gas / Gas Turbine Power Plant (PTLG / GTPP),

 Pusat Listrik Tenaga Mesin Gas / Gas Engine Power Plant (PLTMG / GEPP),

 Pusat Listrik Tenaga Gas Uap / Combined Cycle Power Plant (PLTGU / CCPP),

 Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi / Geothermal Power Plant (PLTPB / GPP), dan
 Pusat Listrik Tenaga Gasifikasi Batu Bara / Coal Gasification Power Plant (PLTGB / CGPP).

Selain Pusat Pembangkitan Listrik Termal, masih ada juga pusat pembangkitan lainnya, yaitu
Pusat Pembangkitan Listrik Non-Termal, dimana dalam proses pembangkitan tenaga listrik,
menggunakan sumber energi lain (alternatif) selain bahan bakar fosil, sehingga tidak melibatkan
proses panas (thermal) didalamnya. Adapun pusat listrik yang termasuk dalam jenis ini antara
lain :

 Pusat Listrik Tenaga Air / Hydro Power Plant (PLTA / HPP),

 Pusat Listrik Tenaga Surya / Solar Cell Power Plant (PLTS / SCPP), dan

 Pusat Listrik Tenaga Angin (Bayu) / Wind Turbine Power Plant (PLTB / WTPP).

3. Jelaskan pengelompokan beban pada sitem tenaga listrik ?

Dalam sistem listrik arus bolak-balik, jenis beban dapat di klasifikasikan menjadi 3 macam yaitu:

 Beban Resistif
Beban resistif ( R ) yaitu beban yang terdiri dari komponen tahanan ohm saja (resistance),
seperti elemen pemanas (heating element) dan lampu pijar. Beban jenis ini hanya
mengkomsumsi beban aktif saja dan mempunyai faktor daya sama dengan satu. Tegangan
dan arus sefasa.

 Beban induktif
Beban induktif (L) yaitu beban yang terdiri dari kumparan kawat yang dililitkan pada suatu
inti, seperti coil,transformator, dan selenoida. Beban ini dapat mengakibatkan pergeseran fasa
(phase shift) pada arus sehingga bersifat lagging. Hal ini disebabkan oleh energy yang
tersimpan berupa medan magnetis akan mengakibatkan fasa arus bergeser menjadi tertinggal
terhadap tegangan.

 Beban kapasitif
Beban kapasitif (C) yaitu beban yang memiliki kemampuan kapasitansi atau kemampuan
untuk menyimpan energy yang berasal dari pengisian elektrik (electrical discharge) pada
suatu sirkuit.
4. Sumber 6 fasa seimbang dengan Va  100000V , urutan fasa abc, mencatu beban 6 fasa
seimbang S6f = 900 kVA, factor daya = 0,8 lagging. (a) Hitunglah arus fasa; (b) Hitung
Tegangan Fasa ac; (c) hitung impedansi ekivalen Y, ZY ; (d) Hitung impendansi ekivalen
,Z

Dik = Va = 100000V
S6f = 900 kVA
Cos ϴ = 0,8 lagging

Dit = IA

VAC

Z dan Y

a. S = V.I

𝑆
I=
𝐼

900 𝐾𝑉𝐴
I= = 900 A
1000

b. P = .S. Cos ϴ.
= 720 KW
P = √3 . V. I . Cos ϴ

P
VAC ( 𝑉𝑃−𝑃 ) =
√3 .I .COS ϴ

720 KW
=
√3 .I .COS ϴ

720 KW
=
1277

= 577,385 Volt
V
c. Z = I
377,385
=
900
= 0,641

I
Y= Z
I
=
0,641
= 1,56

d. ∆Z = karena ada 6 fasa maka ∆z = 6 Z


∆Z = 6. Z
= 6. 0,641
= 3,876 Ω