Anda di halaman 1dari 4

D.

Intervensi Keperawatan

N
O DIAGNOSA PERENCANAAN
IMPLEMENTASI EVALUASI
TUJUAN INTERVENSI RASIONALISASI
1. Gangguan rasa nyeri berkurang 1. Kaji tingkat Perubahan lokasi, karakter 1. Mengkaji tingkat nyeri Nyeri pasien
nyaman; nyeri akut b/d ditandai dengan : nyeri pasien dan intensitas nyeri dapat pasien berkurang
kerusakan lapisan kulit mengindikasikan terjadinya 2. Merendam luka pasien ditandai dengan :
dan jaringan DO komplikasi atau perbaikan denan air bersih
 Skala nyeri fungsi saraf 3. Memberikan ruangan DO :
DO : berkurang yang nyaman pada - Skala
 Lengan kiri  Klien tidak pasien nyeri
bawah luka meringis lagi 4. Menutup segera luka menurun
- Klien
bakar  Klien tenang pasien setelah
 Luka terdapat tidak
 Luka sudah dibersihkan dengan
2. Rendam segera 15 menit pertama setelah teknik aseptic begitu
bula, vesikula ditutup meringis
 Kulit yang luka luka dengan air luka adalah proses 5. Mendorong pasien
steri pendalaman luka untuk mengungkapkan lagi
terlihat DS :
rasa nyerinya. - Klien
kemerahan  Klien tenang
 Skala nyeri 6 mengatakan 6. Kolaborasi dengan
 Penampilan nyerinya dokter dalam
DS :
wajah terlihat berkurang 3. Berikan ruangan Ruangan yang aman dan memberikan obat
- Klien
menahan nyeri  Klien tidak yang aman dan nyaman dapat mengalihkan analgetik ( asam
mengata
 Luas luka 5% cemas lagi nyaman perhatian pasien dari rasa mefenamat 500 mg).
kan
 Klien terlihat nyeri nyerinya
cemas dan suidah
gelisah berkuran
g
DS : - Klien
 Klien mengata

16
mengatakan 4. Tutup segera Suhu berubah dan gerakan kan tidak
tangan kiri luka udara dapat menyebabkan begitu
bawahnya nyeri hebat pada pemajanan cemas
tersiram air ujung saraf lagi
panas 2 menit
yang lalu
 Lukanya terasa
nyeri 5. Dorong ekspresi Pernyataan memungkinkan
 Klien perasaan pengungkapan emosi dan
menanyakan tentang nyeri dapat meningkatkan
apakah mekanisme koping
nyerinya bisa
segera hilang

6. Kolaborasi Untuk mengurangi atau


dengan medis menghilangkan nyeri
dalam
pemberian
analgetik

17
2. Resiko terjadi infeksi Luka tidak terinfeksi  Catat ukuran, Dengan mencatat ukuran, 1. Mencatat warna, Infeksi luka
b/d rusaknya lapisan ditandai dengan : warna dan kedalaman luka tidak terjadi
warna, kedalaman, ukuran
pelindung kulit dapat diketahui rencana
sekunder dari luka DO : kedalaman luka tindakan yang akan dan keadaan sekitar ditandai dengan
bakar  Luka tidak dilakukan :
dan perhatikan luka
ada pus
 Penyembuha kondisi sekitar 2. Menggunakan teknik DO:
n luka bagus - Luka
luka aseptic
 Luka sembuh
maksimal 28  Gunakan teknik 3. Mengkaji apakah ada tidak
hari Untuk menghambat kuman ada pus
steril sepsis
 Klien tidak pathogen
mengeluh 4. Mencuci tangan - Luka
nyeri
 Kaji adanya dengan teknik aseptic bewarna
 Luka tidak Salah satu dari tanda infeksi
bewarna sepsis adalah panas 5. Membersihkan luka pink dan
kuning tidak
dengan Nacl
kehijauan
6. Mengontrol tanda- kuning
DS :  Cuci tangan Untuk menghambat kuman kehijaua
tanda vital
 Klien menginfeksi luka
dengan teknik n
mengatakan 7. Mengoleskan
lukanya aseptic - Luka
bioplasenton gell
sembuh
8. Menutup luka dengan sembuh
 Bersihkan luka Agar luka bersih dan tidak sebelum
kassa basah
terinfeksi
dengan Nacl 28 hari
9. Kolaborasi dengan

18
dokter dalam - Klien
 Control tanda- pemberian antibiotik tidak
Untuk mengetahui keadaan
tanda vital umum pasien mengelu
h nyeri
 Tutup luka Untuk menutup luka dari
dunia luar yang merupakan
sesuai indikasi DS:
pintu masuk bakteri
 Kolaborasi - Klien
dalam mengata
Antibiotic dapat membunuh
pemberian obat- kuman pathogen yang kan
masuk keluka
obatan lukanya
sembuh

19