Anda di halaman 1dari 4

SEKSAMA REFORMASI

BAENE
215313010
2 MEC

BLOW MOULD
Blow molding adalah salah satu jenis proses manufaktur plastik untuk
membuat produk-produk berongga (botol) di mana parison yang dihasilkan
dari proses ekstrusi dikembangkan dalam cetakan oleh tekanan gas. Pada
dasarnya blow molding adalah pengembangan dari proses ekstrusi pipa
dengan penambahan mekanisme cetakan. Proses Blowing terutama
dimanfaatkan untuk membuat wadah berdinding tipis. Suatu silinder
bahan plastik yang disebut porison diekstrusi secepat mungkin dan
dijepit pada ujung cetakan-betah seperti tampak pada gambar. Pada
waktu cetakan ditutup porison dipotong dan akibat tekanan udara,
bahan tertekan ke permukaan cetakan. cetakan harus mempunyai
saluran udara yang memadai agar permukaan produk mulus. Segera
setelah produk cukup dingin, cetakan dibuka dan produk dikeluarkan.
Prinsip kerja Blowing machine
Proses cetak tiup mirip dengan proses pembuatan botol dalam
industri gelas. Suatu pipa yang terbuat dari bahan termoplastik
diekstruksi datam cetakan yang terbuka. Kedua ujung plastik
tersebut terjepit dan tertutup ketika cetakan ditutup dan udara
ditekan dialirkan ke dalam pipa kosong tersebut metatui pipa pusat
dalam kepala cetakan. Udara tekan mengembangkan plastik
sehingga melekat pada dinding cetakan. Setetah di dinginkan
sebentar, plastik selama itu masih berada di bawah tekanan,
tekanan udara diturunkan dan cetakan dibuka. Botol dikeluarkan
dari cetakan dan mesin disiapkan untuk siklus berikutnya. Untuk
beberapa jenis plastik, botot harus didinginkan sampai mencapai
suhu ruang. Ujung atas dan bawah botol kemu d i an d i p ot o ng u nt uk
mem b u an g se la i n it u j ug a t i da k d i pe r lu ka n
p ro se s penyetesaian lainnya. Proses berlangsung secara kontinu
untuk setiap cetakan yang seturuhnya berjumlah detapan

Kemasan untuk bahan kosmetik, botol-botol, petampung,


saluran pemanas pada kendaraan bermotor, botol detergen cair dan
botol air panas merupakan contoh produk cetak tiup. Bahan baku
seperti polietiten, polipropilen dan asetan selutosa dapat digunakan
datam pross cetak-tiup ini.

Jenis ini juga merupakan proses yang berkesinambungan di alam


dan sangat sering digunakan untuk cetakan dengan produk yang
memiliki ketebalan yang tipis dan juga dengan leher yang tipis seperti
botol, jirigen, dsb. Semacam pipa dari adonan plastik dengan
panjang yang telah ditentukan kemudian diektrusi. Salah satu sisi
dari pipa tersebut kemudian diletakkan pada pin tiup. Kemudian
dua bagian dari cetakan tiup tersebut dirapatkan. Lalu udara
betekanan kemudian ditiupkan kedalam pipa tadi yang kemudian
pipa tersebut akan mengembang mengikuti bentuk dari cetakannya.
Setetah melewati proses pendinginan, kemudian dua bagian dari
cetakan tiup tersebut dibuka, dan produk dikeluarkan.
Kebanyakan thermoplastik seperti LDPE, HDPE, PP, PVC, PET,
Polycarbonate dapat diproses dengan menggunakan teknik ini.