Anda di halaman 1dari 6

TUGAS KLIPING

Disusun Oleh :

Alfriska Ayu Akhirani

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SMPN 20 KOTA BENGKULU
TAHUN AJARAN 2017/2018
PERUMUSAN DAN PENETAPAN PANCASILA SEBAGAI
DASAR NEGARA

Rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dapat ditunjukkan dengan
semangat belajar yang tinggi untuk mengembangkan potensi diri dengan
memahami dan mempelajari materi. Selain itu juga harus mengembangkan belajar
mandiri maupun bekerja sama dengan teman-teman lainnya dalam menyelesaikan
tugas-tugas sekolah.
Pembentukan BPUPKI

Bangsa Indonesia mengalami sejarah yang sangat panjang dalam melawan


penjajah. Indonesia mengalami penderitaan ketika dijajah oleh Belanda.
Sejarah juga mencatat, kekelahan Belanda oleh Jepang dalam perang Asia
Timur Raya menyebabkan bangsa Indonesia dijajah oleh Jepang. Ibarat
pepatah “lepas dari mulut harimau masuk ke mulut buaya”, tepat kiranya
untuk menggambarkan bagaimana kondisi penderitaan bangsa Indonesia
saat itu. penderitaan bangsa Indonesia diantaranya : Pelaksanaan kerja
paksa. Hal ini menyebabkan banyak laki-laki Indonesia dikirm hingga ke
Burma (Myanmar) untuk melakukan pekerjaan pembangunan dan
pekerjaan berat lainnya dalam kondisi buruk. Ribuan orang Indonesia
meninggal dan hilang pada saat kejadian itu berlangsung.
NORMA DAN KEADILAN

Manusia pada dasarnya memiliki dua kedudukan, yaitu sebagai makhluk


sosial dan makhluk individu. sebagai makhluk sosial, manusia selalu
membutuhkan orang lain. Oleh karena itu, ia akan tergabung dalam kelompok
manusia yang memiliki keinginan dan harapan yang harus diwujudkan secara
bersama-sama.

Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung. Merupakan pepatah rang


berasal dari Sumatra Barat, pepatah tersebut menggambarkan dengan •gee:
kewajiban kita untuk menaati aturan atau hukum yang hidup dalam arakat.
Dengan menaati hukum, kehidupan yang aman, tertib, tenteram, iamai seperti
yang selalu kita dambakan akan tercipta.

Sebagai warga negara, kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha
karena bangsa kita adalah bangsa yang besar. Namun, banyak di antara kita yang
belum taat norma. Di jalan raya, terutama di kota besar, kita bisa nenyaksikan
kesemrawutan pengendara mobil yang saling berebut jalan. Mereka kadang-
kadang melanggar aturan lalu lintas. Pertanyaannya, ’’apakah pelanggraan aturan
tersebut akan dibiarkan dan bahkan kalian sendiri ikut melanggar aturan?”

Macam- Macam Norma

1. Norma Kesusilaan
2. Norma Kesopanan
3. Norma Agama
4. Norma Hukum
PERUMUSAN UUD NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945

Tahukah kalian, apa itu konstitusi? Coba kalian baca pengertian konstitusi
berikut ini. Istilah konstitusi dalam banyak bahasa berbeda-beda, seperti dalam
bahasa Inggris ’’constitution”, dalam bahasa Belanda ”constitutie”, dalam bahasa
Jerman ’’konstitution”, dan dalam bahasa Latin ’’constitutio” yang berarti
undang-undang dasar atau hukum dasar. Konstitusi terbagi menjadi dua, yaitu
konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertulis. Konstitusi tertulis adalah aturan-
aturan pokok dasar negara, bangunan negara dan tata negara yang mengatur
perikehidupan satu bangsa di dalam persekutuan hukum negara. Konstitusi tidak
tertulis disebut juga konvensi, yaitu kebiasaan ketatanegaraan yang sering timbul
dalam sebuah negara (Budi Juliardi, 2015:66-67). Contoh konvensi dalam
ketatanegaraan Indonesia antara lain pengambilan keputusan di MPR berdasarkan
musyawarah untuk mufakat, pidato Presiden setiap tanggal 16 Agustus 1945 di
depan sidang paripurna DPR, dan sebelum MPR bersidang, Presiden telah
menyiapkan rancangan bahan-bahan untuk sidang umum MPR yang akan datang
itu.
KEBERAGAMAN DALAM MASYARAKAT INDONESIA

1. Faktor Penyebab Keberagaman masyarakat Indonesia


Amatilah sekeliling tempat tinggal dan lingkungan sekolah kalian
apakah terdapat keberagaman? Misalnya dilihat dari suku, agama. ras. budaya,
dan jenis kelamin. Kemudian kemukakan hasil pengamatan kalian di depan
kelas. Masyarakat yang tinggal di daerah kalian merupakan bagi kalian yang
tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia adalah ; bangsa
yang besar, terdiri atas 34 provinsi dengan ribuan pulau yang ada di dalamnya.
Luas wilayah negara berpengaruh terhadap banyaknya keberagaman yang
dimiliki bangsa Indonesia. Keberagaman adalah suatu kondisi dalam
masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berarti: bidang. Perbedaan
tersebut dalam hal suku bangsa, ras, agama, keyakinan, ideologi politik,
sosial-budaya, dan ekonomi. Keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia
merupakan kekayaan dan keindahan wilayah negara Indonesia.
Tuhan Yang Maha Kuasa. Keberagaman merupakan anugerah yang
patut disyukuri karena tidak mudah mengelola keberagaman di Indonesia
Pemerintah dan seluruh warga negara Indonesia sebaiknya mendorong
keragaman itu menjadisebuah kekuatan guna mewujudkan persatuan dan
kesatuan bangsa. menghormati keberagaman adalah sikap terpuji
sebagaimana Tuhan menciptakan Makhluknya yang beranekaragam pula.
Keberagaman dalam masyarakat menjadi tantangan karena tumbuhnya
perasaan kedaerahan dan kesukuan yang berlebihan dapat mengancam
keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu,
Upaya meningkatkan kerukunan antar suku, pemeluk agama dan kelompok-
kelompok sosial lainnya dapat dilakukan melalui dialog dan kerja sama
dengan prinsip kebersamaan, kesetaraan, toleransi, dan saling menghormati.
Secara umum keberagaman Indonesia dipengaruhi oleh bebrapa faktor,
baik yang datang dari dalam maupun luar masyarakat. Hal ini juga
dipengaruhi oleh faktor alam, diri sendiri dan masyarakat. Secara umum
keberagaman masyarakat Indonesia disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :
a. Letak strategis wilayah Indonesia
b. Kondisi Negara Kepulauan
c. Perbedaan Kondisi Alam
d. Keadaan Transportasi dan Komunikasi
e. Penerimaan Masyarakat terhadap Perubahan