Anda di halaman 1dari 15

Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3

PERAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN


PENGANGGURAN DI KOTA MAKASSAR

FIRNAWATI¹, MUHAMMADIAH², ANSYARI MONE³

1) Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fisipol Unismuh Makassar


2) Dosen Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fisipol Unismuh Makassar
3) Dosen Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fisipol Unismuh Makassar

ABSTRACT

Government of Makassar labor agency held job fair event to arrange a meeting between
job seekers and users of labor in order to reduce the unemployment rate in the city of
Makassar. The research methods applied was qualitative method with descriptive
qualitative design. This research aimed to find out how the government’s role in reducing
unemployment in Makassar and to determine supporting and inhibiting factors of
government’s role. The results of this study indicated that the governments role in
reducing unemployment in Makassar had been executed and every year the number of
unemployed in the city of makassar had decreased.

Keywords: The role of government, reducing unemployment

ABSTRAK

Pemerintah Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar mengadakan kegiatan job fair untuk
mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja guna menekan angka
pengangguran di Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
kualitatif dan tipe penelitian adalah deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk
mengetahui bagaimana peran pemerintah dalam penanggulangan pengangguran di Kota
Makassar dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat peran
pemerintah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam
penanggulangan pengangguran di Kota Makassar sudah dijalankan dan setiap tahun
jumlah pengangguran di Kota Makassar sudah mulai berkurang.

Kata kunci: peran pemerintah, penanggulangan pengangguran


238 Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3

PENDAHULUAN lintas sektoral. Sedangkan untuk


Pengangguran merupakan pe- angka pengangguran di Indonesia
nyakit yang dimiliki oleh setiap mengalami penurunan, yaitu dilihat
negara, bahkan negara yang telah dari Agustus 2012 sebesar 6,14%
maju sekalipun. Layaknya tubuh dibandingkan dengan Agustus 2011
manusia apabila terkena penyakit sebesar 6,32 %. Akan tetapi,
maka tidak akan maksimal dalam penurunan persentase ini masih jauh
menjalankan aktivitas. Demikian apabila dibandingkan negara lain
pula dengan suatu negara, karena yang memiliki kepadatan penduduk
negara merupakan suatu sistem seperti halnya negara Republik
dimana semua komponennya saling Rakyat Cina. Oleh karena itu,
terhubung satu sama lain. Salah satu kerjasama antara pemerintah dan
komponen tersebut adalah Sumber masyarakat sangat diperlukan.
Daya Manusia (SDM).
Salah satu masalah pokok
Berdasarkan Badan Pusat
yang dihadapi bangsa dan Nega-
Statistik (BPS) penduduk usia kerja
ra Indonesia adalah masalah penga-
didefinisikan sebagai penduduk yang
ngguran. Pengangguran yang tinggi
berumur 15 tahun ke atas dimana
berdampak langsung maupun tidak
terdiri dari Angkatan Kerja dan
langsung terhadap kemiskinan,
bukan Angkatan Kerja. Pertumbuhan
kriminalitas dan masalah-masalah
penduduk tiap tahun akan
sosial politik yang juga semakin
berpengaruh terhadap pertumbuhan
meningkat. Dengan jumlah angkatan
angkatan kerja. Menteri Tenaga
kerja yang cukup besar, arus migrasi
Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin
yang terus mengalir, serta dampak
Iskandar, memperkirakan pada tahun
krisis ekonomi yang berkepanjangan
2013 akan tercipta sebanyak 2,5 juta
sampai saat ini, membuat perma-
kesempatan kerja. Hal tersebut dapat
salahan tenaga kerja menjadi sangat
mengurangi angka pengangguran di
besar dan kompleks.
Indonesia, tetapi juga harus didukung
oleh stake holder ketenagakerjaan di Memang masalah pengang-
pusat dan daerah serta kerjasama guran telah menjadi sosok yang
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3 239

begitu menakutkan khususnya di Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja


negara-negara berkembang seperti Kota Makassar Jumlah ini lebih dari
di Indonesia. Negara berkembang separuh jumlah warga Makassar
seringkali dihadapkan dengan besar- sebanya 1,6 juta, kemudian pada
nya angka pengangguran karena tahun 2012 mengalami pengurangan
sempitnya lapangan pekerjaan dan dengan jumlah tenaga kerja di
besarnya jumlah penduduk. Sempit- Makassar sebanyak 540 ribu.
nya lapangan pekerjaan dikarenakan Dinas Tenaga Kerja Peme-
faktor kelangkaan modal untuk ber- rintah Kota Makassar menggandeng
investasi, Hal ini akibat dari HILSI (Himpunan Lembaga Latihan
krisisfinansial yang memporak- Seluruh Indonesia) untuk mem-
porandakan perkonomian nasional, berikan pelatihan kepadapara pe-
banyak para pengusaha yang bang- ngangguran demi mengurangi angka
krut karena dililit hutang bank atau pengangguran salah satu upaya yang
hutang ke rekan bisnis. kita tempuh demi mengurangi angka
Kota Makassar mencatat pengangguran itu adalah dengan
jumlah penduduk (jumlah pengang menggandeng lembaga pelatihan
guran) sebagai berikut : Pada tahun seperti HILSI yang diharapkan dapat
2011 tercatat sebanyak 1,352.136. memberikan kontribusi besar bagi
juta dan pada tahun 2012 tercatat pemerintah," kepala Dinas Tenaga
sebanyak 1,369.609 juta, pada tahun Kerja Kota Makassar, pihaknya terus
2013 tercatat sebanyak 1.369.609 berupaya mencarikan jalan bagi
juta dan pada tahun 2014 1.055.203 ratusan warga Kota Makassar yang
juta Dinas Tenaga Kerja Kota hingga hari ini masih berstatus
Makassar mencatat sebanyak sebagai penganggur.
908.202 orang warga Makassar Salah satu yang dilakukannya
terdaftar sebagai pencari kerja. dengan lembaga pelatihan kemam-
Data ini merupakan data puan agar mereka segera menemukan
akhir tahun 2011. Mereka terdaftar lapangan pekerjaan yang cocok de-
sebagai pencari kerja di kantor pe- ngan spesifikasi dan keilmuan yang
merintah dan perusahaan swasta. dimilikinya. HILSI (Himpunan Lem-
240 Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3

baga Latihan Seluruh Indonesia) layak tanpa membuat orang lain


merupakan sebuah organisasi yang - merasa dirugikan. Peningkatan kese-
paling banyak membantu pemerin- jahteraan masyarakat sangat dibu-
tah dalam membuka lapangan tuhkan karena dengan hal tersebutlah
pekerjaan, termasuk di Makassar. Ini cerminan kota aman tentram dan
sangat kami apresiasi dan kami harap damai.
ratusan tenaga kerja kita yang saat ini Ardianto, Alif, 2011. Pember-
masih menganggur bisa terserap dayaan Peran Pemerintah Daerah
semuanya. sebagai Regulator, Fasilitator dan
Menurut beberapa sarjana Katalisator dalam Usaha Pemulihan
muda mencari pekerjaan di Kota - Sekotor Usaha Kecil dan Menengah
Makassar sangatlah susah dan selain di Wilayah Erupsi Merapi 2010
itu beberapa juru parkir liar setelah Menurut Soeharto, (2011: 7)
saya temui di toko-toko besar di peran merupakan aspek yang dinamis
Makassar adalah mereka sudah dalam kedudukan (status) terhadap
pasrah mencari pekerjaan tetapi sesuatu. Apabila seseorang melaku-
sampai sekarang belum dapat juga kan hak dan kewajibannya sesuai
jadi terpaksa mereka memilih dengan kedudukannya maka ia me-
pekerjaan yang seperti ini. Selain itu njalankan suatu perannya.
keberadaan Pantai Losari yang setiap Sukirno (2004: 28) bahwa
harinya menarik pengunjunguntuk pe-ngangguran adalah jumlah tenaga
berkunjung kesana membuat para kerja dalam perekonomian yang
pemuda yang tidak punya pekerjaan, secara aktif mencari pekerjaan tetapi
menjadi malas untuk mencari kerja belum memperolehnya. Penganggu-
dan memilih mengamen dan menjadi ran atau tuna karya adalah istilah un-
juru parkir di tempat tersebut, hal tuk orang yang tidak bekerja sama
tersebut membuat masyarakat men- sekali, sedang mencari kerja, bekerja
jadi terganggu dan kasihan kepada kurang dari dua hari selama seming-
mereka maka dari petisi ini saya gu, atauseseorang yang sedang
berharap semoga para pengangguran berusaha mendapatkan pekerjaan
yang mendapatkan pekerjaan yang yang layak. Pengangguran umumnya
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3 241

disebabkan karena jumlah angkatan Company Type” beralih


kerja atau para pencari kerja tidak kependekatan “ Integrated Type”
sebanding dengan jumlah lapangan struktur organisasi yang baru diatur
kerja yang ada yang mampu dalam keputusan Menteri Tenaga
menyerapnya, Berkurang sehingga Kerja No. Kep-525/Men/1984 yang
dapat menyebabkan timbulnyak ke- mengacu pada kaprecs tahun 1997
miskinan dan masalah- masalah dan masa Kabinet Pembangunan VI.
sosial politik yang juga semakin Dinas Tenaga Kerja Peme-
meningkat. Dengan jumlah angkatan rintah Kota Makassar menggandeng
kerja yang cukup besar, arus migrasi HILSI (Himpunan Lembaga Latihan
yang terus mengalir, serta dampak Seluruh Indonesia) untuk memberi-
krisis ekonomi yang berkepanjangan kan pelatihan kepada para peng-
sampai saat ini, membuat permasa- angguran demi mengurangi angka
lahan tenaga kerja menjadi sangat pengangguran. “Salah satu upaya
besar dan kompleks. yang kita tempuh demi mengurangi
Menurut Sugiyono (2009 : angka pengangguran itu adalah
366), tekhnik pengumpulan data dengan menggandeng lembaga pel-
tragulasi diartikan sebagai teknik atihan seperti HILSI yang diharapkan
pengumpulan data yang bersifat dapat memberikan kontribusi besar
menggabungkan dari berbagai teknik bagi pemerintah,"
pengumpulan data yang talah ada. Kepala Dinas Tenaga Kerja
Dalam perkembangannya Kota Makassar, mengatakan, pihak-
organisasi departemen Naker nyaterus berupaya mencarikan jalan
Transkop mengalami perubahan bagi ratusan warga Kota Makassar
dwngan dipindahkan urusan koperasi yang hingga hari ini masih berstatus
ke Departemen perdagangan. Kemu- sebagai penganggur.
dian disempurnakan kembali setelah Salah satu yang dilakukan-
masalah urusan transmigrasi dilim- nya dengan menggandeng lembaga
pahkan ke departemen Transmigrasi. pelatihan kemampuan agar mereka
Penyempurnaan organisasi semula segera menemukan lapangan peker-
menganut pendekatan “Holding
242 Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3

jaan yang cocok dengan spesifikasi jadi terpaksa mereka memilih


dan keilmuan yang dimilikinya. pekerjaan yang seperti ini. Selain itu
HILSI (Himpunan Lembaga keberadaan Pantai Losari yang setiap
Latihan Seluruh Indonesia) meru- harinya menarik pengunjung untuk
pakan sebuah organisasi yang paling berkunjung kesana membuat para
banyak membantu pemerintah dalam pemuda yang tidak punya peker-
membuka lapangan pekerjaan, ter- jaan,menjadi malas untuk mencari
masuk di Makassar. Ini sangat kami kerja dan memilih mengamen dan
apresiasi dan kami harap ratusan menjadi juru parkir di tempat
tenaga kerja kita yang saat ini masih tersebut, hal tersebut membuat
menganggu r bisa terserap semuanya. masyarakat menjadi terganggu dan
Pemerintah saat ini membu- kasihan kepada mereka maka dari
tuhkan bantuan dari semua pihak petisi ini saya berharap semoga para
untuk menekan angka pengangguran pengangguran yang mendapatkan
di Makassar karena jika angka pekerjaan yang layak tanpa membuat
pengangguran semakin bertambah, orang lain merasa dirugikan. Pen-
akan mempengaruhi sistem pere- ingkatan kesejahteraan masyarakat
konomian dan sosial. Ia berharap, sangat dibutuhkan karena dengan hal
dengan dilantiknya kepengurusan tersebutlah cerminan kota aman
baru, peranan HILSI sebagai mitra tentram dan damai.
pemerintah dalam menciptakan te-
METODE PENELITIAN
naga terampil dan membuka lapa-
Waktu penelitian yang
ngan pekerjaan semakin lebih baik.
dilaksanakan pada tanggal 24
Menurut beberapa sarjana
Agustus 2015 sampai 30 September
muda, mencari pekerjaan di Kota
2015.Lokasi penelitian dilaksanakan
Makassar sangatlah susah dan selain
di Kota Makassar yaitu di Kantor
itu beberapa juru parkir liar setelah
Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Kota
saya temui di toko-toko besar di
Makassar, Penelitian ini dimaksud-
Makassar adalah mereka sudah
kan untuk mengetahui Peran
pasrah mencari pekerjaan tetapi
sampai sekarang belum dapat juga
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3 243

Pemerintah Dalam Penanggulangan visual atau fakta yang bisa dinya-


Pengangguran di Kota Makassar. takan dalam bentuk dokumen-
Jenis penelitian yang digu- dokumen dan buku.
nakan adalah penelitian kualitatif, Menurut Sugiyono (2009 :
yaitu data yang dinyatakan dalam 368) ada 3 macam triangulasi yaitu :
bentuk kata, kalimat, dan sesuai a. Triangulasi Sumber, Triangulasi
dengan keadaan mengenai Peran sumber berarti membandingkan
Pemerintah Daerah Kota Makassar dengan cara mengecek ulang derajat
Dalam Penanggulangan Penganggu- kepercayaan suatu informasi yang
ran di Kota Makassar. diperoleh melalui sumber yang
Tipe penelitian ini adalah tipe berbeda. Misalnya membandingkan
penelitian deskriptif kualitatif yaitu hasil pengamatan dengan wawan-
penelitian yang menggambarkan cara, membandingkan antara apa
fenomena- fenomena yang terjadi yang dikatakan secara umum dengan
pada objek penelitian selama apa yang dikatakan secara pribadi
penelitian berlangsung. dan membangingkan hasil wawan-
Teknik pengumpulan data cara dengan dekumentasi yang ada;
yang akan di gunakan antara lain: b. Triangulasi Teknik, Triangulasi
1).Observasi merupakan penelitian teknik untuk menguji kredibilitas
yang dilaksanakan dengan melaku- data dilakukan dengan cara
kan pengamatan secara lansung pada mengecek data kepada sumber yang
badan (lembaga) tersebut; sama dengan teknik yang berbeda.
2).Wawancara (Interview) Wawan- Misalnya data diperoleh dengan
cara yaitu suatu penelitian yang wawancara, lalu di cek dengan
dilakukan untuk memperoleh observasi dan dekumentasi; c. Tria-
sejumlah data yang diperlukan ngulasi Waktu juga sering mem-
dengan cara mewawancarai pihak- pengaruhi kreabilitas data.
pihak yang berkompeten dalan badan
Data yang dikumpulkan de-
(lembaga) tersebut maupun pihak-
ngan taknik wawancara. Dalam rang-
pihak terkait lainnya;3) Dokumentasi
ka pengujian krebilitasi data dapat
merupakan suatu informasi tertulis,
244 Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3

dilakukan dengan cara melakukan dilakukan oleh Pemerintah; 5) Me-


pengecekan dengan wawancara, ningkatkan daya beli masyarakat;
observasi, atau teknik lain dalam
Pemerintah mempunyai peran
waktu atau situasi yang berbeda. Bila
penting dalam mengantisipasi dan
hasil uji mengahasilkan data yang
mengatasi masalah-masalah ketena-
berbeda, maka dilakukan secara
gakerjaan, diantaranya adalah : Me-
berulang-ulang sehingga ditemukan
nyusun dan memonitor pelaksa-
kapastian datanya.
naan peraturan ketenaga kerjaan
Data yang dikumpulkan oleh Pemerintah melalui Dapertemen Te-
peneliti diolah dan dianalisis dengan naga dan lembaga-lembaga terkait
menggunakan metode deskriptif ku- lainnya mengeluarkan undang-
alitatif dalam bentuk reduksi data, undang, keputusan, dan regulasi-
sajian data serta penarikan kesi- regulasi lainnya untuk mengatur
mpulan dengan menggunakan proses ketenagakerjaan di Indonesia, Me-
siklus serta pengambilan kesimpulan ningkatkan kualitas dan produkti-
akhir dengan menggunakan pena- fitas tenaga kerja.
laran sistematik kemudian penulis
Untuk meningkatkan kualitas
menginterprestasikan menjadi sepe-
dari produktifitas tenaga kerja,
rangkat informasi.
pemerintah memberikan program-
HASIL DAN PEMBAHASAN Program pendidikan dan pelatihan
Untuk mengatasi penganggu- seperti sebagai berikut: a) Men-
ran, pemerintah menenpuh cara-cara dirikan dan mengembangkan seko-
berikut: 1) Meningkatkan mobilitas lah- sekolah kejuruan yang mendu-
modal dan tenaga kerja; 2) Menga- kung dunia kerja; b) Menye-
dakan pelatihan kerja yang sesuai lenggarakan pelatihan untuk pencari
dengan formasi kerja yang tersedia; kerja;c) Menyelenggarakan pelatian
3) Mendirikan industri padat karya manajemen didaerah; d) Menyeleng-
yang melibatkan banyak tenaga garkan pelatihan pemagangan; e)
kerja; 4) Menyukseskan pemba- Meningkatkan prasarana pelatihan
ngunan proyek proyek umum yang untuk pencari kerja dan pegawai
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3 245

pengawas ketenga kerjaan. TKI; b). Menegakkan peraturan dan


Memperluas dan mengembangkan memberikan sanksi bagi para pihak
kesempatan kerja di dalam negeri. melanggar peraturan; c). Mening-
Untuk mencapai tujuan pemerintah katkan pelayanan dan perlindungan
menyelenggarakan program trans- terhadap para TKI; 2). Perlin-
migrasi, dan program-program dungantenaga kerjaProgram yang
seperti berikut ini: dilaksanakan pemerintah untuk
melindungi tenaga kerja adalah
a). Mendorong dan memfasilitasi
sebagai berikut: a). Mesosialisasikan
penciptaan wira usaha baru; b). Me-
peraturan perundang- undangan
ningkatkan kerja sama dengan
ketenagakerjaan di seluruh Indo-
lembaga-lembaga Naional dan
nesia; b). Mensosialisasikan standar
Internasional; c). Melaksanakan pela-
pengupahan; 3). Membina hubungan
tihan ketrampilan seperti pelatihan
indu-stri dalam negeri dan Inter-
magang, teknisi pelatihan untuk
nasional, beberapa upaya yang dila-
angkatan kerja kusus seperti
kukan pemerintah untuk membina
penyandang cacat dan lanjut usia.
hubu-ngan industrual adalah sebagai
1). Memperluas dan mengem- berikut:
bangkan kesempatan kerja luar negri.
a). Menyempurnakan Undang-
Penyaluran Tenga Kerja Indonesia
Undang dan petunjuk ketenaga
(TKI) keluar negri merupakan salah
kerjaan dan mensosialisasikan kepa-
satu cara menekan pengangguran,
da pelaku industri; b). Mengembang-
sekligus menjdi salah satu sumber
kan serikat pekerja dan pengusaha; c)
perolehan Devisa negara.
Membantu penyelesaian perselisihan
Berbagai langkah dilakukan antara buruh dan pihak manajemen.
untuk menunjang program pengi- 4). Memonitor pelaksanaan ketenaga
riman TKI adalah sebagai berikut : kerjaan, Lang-kah langkah yang
a). Menyiapkan dan mensosiali- diambil pemerintah adalah : a). Me-
sasikan peraturan perundangan yang nyelenggarakan pelatihan pegawai
terkait dengan program pengirim pengawas ketenagakerjaan; memper-
246 Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3

luas dan mengembangkan kesem- sanksi bagi para pihak melanggar


patan kerja dalam negeri. Untuk peraturan; c). Meningkatkan pelaya-
mencapai tujuan pemerintah menye- nan dan perlindungan terhadap para
lenggarakan program- program TPI; 2). Perlindungan tenaga kerja
seperti berikut ini : program yang dilaksanakan peme-
rintah untuk melindungi tenaga kerja
a. Mendorong dan memfasilitasi
adalah sebagai berikut : a). Men-
penciptaan wira usaha baru; b). Me-
sosialisasikan standar pengupahan;
ningkatkan kerja sama dengan
3). Membina hubungan industri da-
lelbaga-lembaga nasional dan
lam negeri dan internasional, bebe-
internasional; c. Melaksanakan pela-
rapa upaya yang dilakukan peme-
tihan keterampilam seperti pelatihan
rintah untuk membina hubungan
megang teknisi pelatihan untuk
industrial adalah sebagai berikut : a.
angkatan kerja kusus seperti
Menyempurnakan undang- undang
penyandangan cacat dan lanjut usia.
dan petunjuk ketenagaker-jaan dan
1). Memperluas dan mengembang- mensosialisasikan kepada pelaku
kan kesempatan kerja luar negeri. industri; b. Mengembangkan serikat
Penyaluran Tenaga Kerja Indonesia pekerja dan pengusaha; c. Membantu
(TKI) keluar negeri meru-pakan penyelesaian perselisihan antara
salah satu cara menekan pengang- buruh dan pihak manajemen.
guran sekaligus menjadi salah satu 4).Memonitor pelaksanaan ketenaga-
sumber perolehan devisa negara. kerjaan langkah-langkah yang diam-
bil pemerintah adalah sebagai
Berbagai langkah dilakukan
berikut: a). Menyelenggarakan pela-
untuk menungjang program
tihan pegawai pengawas ketenaga-
pengiriman TKI adalah sebagai
kerjaan; b). Indonesia melakukan
berikut : a). Menyiapkan dan men-
pertemuan dengan berbagai pihak
sosialisasikan peraturan per-undang
untuk mendeteksi pelanggaran kete-
undangan yang terkait dengan
nagakerjaan; 5). Menyusun dan me-
program pengirim TKI; b). Mene-
laksanakan program- program yang
gakkan peraturan dan memberikan
mendukung tercapainya sistem kete-
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3 247

nagakerjaan yang ideal; a). Mening- inovatif, bertanggung jawab serta


katkan sarana dan prasarana aparatur berani menanggung resiko (sikap
negara; b). Meningkatkan kualitas mental profesional) dalam mengelola
pelayanan publik; c). Me-ningkatkan potensi diri dan lingkungannya yang
ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dijadikan bekal untuk
dalam usaha dan masyarakat. peningkatan kualitas hidupnya.
Melihat dari pengertiannya,
Salah satu upaya yang ditempuh
program ini bertujuan untuk mening-
oleh Direktorat Jenderal Pendidikan
katkan pengetahuan, keterampilan
Non Formal dan Informal (Ditjen
dan sikap warga masyarakat pede-
PNFI) Departemen Pendidi-kan
saan sebagai bekal untuk dapat
Nasional khususnya Direktorat
bekerja atau usaha mandiri sesuai
Pembinaan Kursus dan Kelembagaan
dengan potensi / sumber daya lokal
untuk memberikan kontribusi bagi
di daerahnya, memberikan layanan
penurunan angka pengangguran ada-
pendidikan bagi masyarakat pede-
lah dengan meluncurkan bantuan
saan agar memiliki kompetensi yang
subsidi penyelenggaraan program-
diperlukan dalam dunia usaha atau
program kursus berbasis pendidikan
dunia kerja sesuai dengan jenis
kecakapan hidup (PKH) yang terdiri
kursus yang diikuti, sehingga mampu
atas KWD, KWK, KPP, dan PKH
merebut peluang kerja pada
kerjasama SMK/Poltek. KWD
perusahaan / industri dengan peng-
merupakan singkatan dari Kursus
hasilan yang wajar atau mampu
Wirausaha Orientasi Pedesaan.
menciptakan lapangan kerja sen-
Kursus Wirausaha Orientasi diri. Sasaran dari program KWD
Pedesaan (KWD) adalah program adalah warga masyarakat kurang
kursus yang diselenggarakan secara mampu berusia 18 s/d 35 tahun yang
khusus, untuk memberikan kesem- tidak sedang sekolah dan tidak
patanbagi masyarakat kurang mampu memiliki pekerjaan tetap yang layak
agar memeroleh penge-tahuan, dan tentunya yang belum pernah
keterampilan dan menumbuh kem- mengenyam pendidikan di perguruan
bangkan sikap mental kreatif, tinggi. Bidang usaha dalam program
248 Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3

KWD adalah bidang- bidang usaha b. Memberikan layanan pendidikan


yang lazim ada di daerah pedesaan bagi masyarakat agar memiliki
seperti pertanian, perkebunan, kompetensi yang diperlukan dalam
perikanan, peternakan, kehutanan dunia usaha atau dunia kerja sesuai
dan bidang-bidang lain yang biasa dengan jenis kursus yang diikuti,
ada di desa. KWK merupakan sing- sehingga mampu merebut peluang
katan dari Kursus Wirausaha kerja pada perusahaan / industri
Orientasi Perkotaan. dengan penghasilan yang wajar atau
Kursus wirausaha orientasi sepanjang memungkinkan mampu
perkotaan (KWK) adalah program memulai menciptakan lapangan kerja
kursus berbasis kecakapan hidup sendiri.
yang diselenggarakan untuk Sasaran dari program KWK
memberikan kesempatan belajarbagi adalah warga masyarakat dengan
masyarakat kurang mampu agar kriteria yang sama dengan sasaran
memperoleh pengetahuan, keteram- program KWD. Yang membedakan
pilan dan menumbuh-kembangkan KWD dari KWD adalah jenis bidang
sikap mental kreatif, inovatif, usahanya. Bidang- bidang usaha
bertanggung jawab dan berani KWK terdiri atas menjahit, TKK
menanggung resiko (sikap mental (Tata Kecantikan Kulit), TKR (Tata
profesional) dalam mengelola Kecantikan Rambut), TRP (Tata Rias
potensi diri dan lingkungannya yang Pengantin), otomotif, jasa boga,
dapat dijadikan bekal untuk elektroika, spa, perhotelan, kom-
peningkatan kualitas hidupnya. puter, dan keterampilan jasa lainnya
Tujuan dari program KWK yang laku di pasar perkotaan. KPP
adalah a. Untuk meningkatkan pe- singkatan dari (Kursus Para Profesi)
ngetahuan, keterampilan dan sikap adalah salah satu program pendi-
warga masyarakat sebagai bekal dikan non formal yang berupa pro-
untuk dapat bekerja dan/atau usaha gram pelayanan pendidikan dan pela-
mandiri sesuai dengan potensi/ tihan berorientasi pada PKH
sumber daya serta peluang kerja (Pendidikan Kecakapan Hidup) yang
yang ada di lingkungannya; dan diberikan kepada masyarakat yang
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3 249

memerlukan bekal pengetahuan, Akupunktur, PLRT plus, menjahit,


keterampilan, serta sikap dan kepri- Baby Sitter, Care Giver, House
badian yang mengarah pada pengua- Keeping, Pariwisata (Perhotelan),
saan kompetensi di bidang kete- dan jenis keterampilan lainnya sesuai
rampilan tertentu setingkat operator job order.
atau teknisi yang bersertifikat Kebijakan dari Diretorat
kompetensi sebagai bekal untuk Pembinaan Kursus dan Kelembagaan
bekerja. menyatakan bahwa penyelenggaraan
Tujuan dari program KPP program-program kursus tersebut
adalah untuk memberikan kesem- menggunakan pendekatan “four in
patan bagi para peserta didik usia one” atau “4 in 1”, yakni, 1. Melalui
produktif untuk meningkatkan analisis kebutuhan pelatihan (training
pengetahuan, keterampilan dan sikap need assessment job order); 2. Pela-
mental sesuai dengan kebutuhan/ tihan berbasis kompetensi
peluang pasar kerja yang tersertifi- (competency based training/ CBT);
kasi serta fasilitasi penem-patan kerja 3. Sertifikasi; dan 4. Jaminan penem-
pada dunia usaha/industri dalam patan kerja (job placement) atau
negeri dan luar negeri. pembinaan usaha mandiri.
Karakteristik sasaran pro- Analisis kebutuhan pela-
gram KPP sama dengan sasaran tihan diperlukan untuk memastikan
program KWD maupun KWK. bahwa program yang dilaksanakan
Bedanya, KWD dan KWK diarahkan sesuai dengan kebutuhan peserta
untuk bekerja pada perusahaan didik. Pelatihan berbasis kompetensi
(orang lain) atau bekerja/ berusaha dimaksudkan agar pelaksanaan
mandiri, sedangkan KPP diarahkan pelatihan bisa efisien dan efektif
untuk bekerja sesuai dengan serta benar-benar memberikan bekal
permintaan pasar (bursa) kerja. keterampilan yang memadai bagi
Prioritas Jenis keterampilan yang peserta didik untuk memenangkan
dapat diselenggarakan melalui pasar (bursa) kerja atau berusaha
program KPP, antara lain: Otomotif, mandiri. Sertifikasi diperlukan untuk
Elektronika, Spa, Komputer, menjamin kualitas lulusan program
250 Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3

agar ketika memasuki dunia kerja Bursa Tenaga Kerja guna mengu-
dan dunia wirausaha benar- benar rangi angka pengangguran di Kota
siap. Makassar. Kegiatan yang diadakan
Jaminan penempatan kerja seperti job fair bertujuan untuk
diberikan untuk memberi kepastian memfasilitasi, mempertemukan an-
kepada peserta program (peserta tara pengguna kerja dan pencari kerja
didik) bahwa program yang mereka dalam suatu tempat yang diharapkan
ikuti benar- benar memenuhi harapan akan terjadi suatu proses penempatan
mereka.Monitoring dan evaluasi kerja, guna menekan angka pengang-
memang dilaksanakan tetapi secara guran; 2) Pelatihan/ Magang guna
parsial dan terbatas pada penye- meningkatkan kualitas tenaga kerja
lenggaraan programnya saja. Seperti pelatihan kewirausahaan
Untuk itu, perlu ada kajian pelatihan ini dilaksanakan agar
yang lebih mendalam dan menye- tenaga kerja siap memasuki dunua
luruh mengenai seluruh rangkaian kerja, jika mereka mempunyai bakat
penyelenggaraan program-program yang bagus maka mereka diangkat
kursus tersebut sehingga dapat menjadi tenaga kerja di perusahaan,
diketahui hasil dan dampak tujuan diadakannya pelatihan ini
penyelenggaraan programnya untuk guna memberdayakan angka pe-
dapat mengetahui kefektifan dan ngangguran; 3) Perluasan Kesem-
efisiensi penyeleng-garaan program. patan Kerja, Pemerintah Dinas
KESIMPULAN Tenaga Kerja Kota Makassar
Berdasarkan hasil penelitian membuat kebijakan dalam rangka
mengenai Peran Pemerintah Dinas penempatan tenaga kerja dan
Tenaga Kerja Kota Makassar Dalam perluasan kerja telah mengeluarkan
Menanggulangi Pengangguran di kebijakan baik di bidang Produksi,
Kota Makassar maka dapat disim- Investasi, Teknologi, Ekspor, Impor,
pulkan sebagai berikut: dan kebijakan sektoral yang menekan
Adapun kegiatan yang pada penciptaan dan perluasan
dilakukan Dinas Tenaga Kerja Kota lapangan kerja ini sebagai salah satu
Makassar yaitu:1) Melaksanakan
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, Desember 2016 Volume 2 Nomor 3 251

solusi untuk mengatasi masalah Jamasy, Owin. 2004. Keadilan,


keterbatasan lapangan kerja. Pemberdayaan dan
Penanggulangan Kemiskinan.
Berdasarkan kesimpulan di
Blatinka Mizan
atas maka perlu dikemukakan
beberapa saran yaitu sebagai berikut: Sarman, Sajogjo. 2000. Masalah
Penanggulangan Kemiskinan.
1) Pemerintah harus lebih mem-
Kawasan Timur Indonesia :
perhatikan nasib para masya-rakat Puspa Swara
yang belum mendapat kan pekerjaan
Sugiyono. 2004.Metode penelitian
/ pengangguran. 2) Adanya lapangan
Administrasi. Edisi ke-14.
kerja baru guna menang-gulangi Bandung : Alfabeta.
angka pengangguran di kota makas-
sar tersebut. 3) Diperlukan kerja KrishnamurtiB.2003. Pengembangan
Keuangandan Penanggulangan
sama pemerintah dan berbagai Kemiskinan. Jurnal Ekonomi
instansi/ perusahaan agar pengang- Rakyat, Artikel – Th. II – No. 2
guran di Kota Makassar dapat – April 2003

tertanggulangi.
Sumodiningrat, G. 1998.Membangun
DAFTAR PUSTAKA Perekonomian Rakyat.
Yogyakarta : PustakaPelajar.
Ardianto, Alif, 2011. Pember
dayaan Peran Pemerintah
Ardianto, Alif, 2011. Pemerdayaan
Daerah Sebagai Regulator, Peran Pemerintah Daerah
Fasilitator Dan Katalisator
Sebagai Regulator, Fasilitator
Dalam Usaha Pemulihan
dan Katalisator, dalam Usaha
Sektor Usaha Kecil Dan
Pemulihan Sektor Usaha kecil
Menengah. Makassar : Erupsi
dan Menengah, di Wilayah
Merapi
Erupsi Merapi 2010.

Juriati, 2013. Pemberdayaan Apratur


Melayu, Hasibuan, 2003. Manajemen
Pemerintah dalam kegiatan SDM, Penerbit Bumi Aksara,
pelayanan publik pada bidang
Jakarta.
catatan sipildan kependudukan
Dinas tenaga kerja,
Sugiyono, 2004. Metode Penelitian
Transmigrasi, Kependudukan
Administrasi. Edisi ke-14 :
dan catatan sipil Kota
Alfabeta, Bandung.
Makassar: FISIP Universitas
Muhammadiyah Makassar