Anda di halaman 1dari 2

Metode Pelaksanaan Konstruksi

Sejalan dengan perkembangan akan teknologi dan ilmu pengetahuan di negara berkembang,
semakin dirasakan bahwa teknik-teknik konstruksi semakin kompleks serta kesulitan dalam me-
manage jenis-jenis pekerjaan yang semakin kompleks untuk memenuhi tuntutan-tuntutan
struktural maupun teknis pelaksanaannya.

Metode pelaksanaan konstruksi adalah salah satu komponen sumber daya dalam pelaksanaan
pekerjaan pembangunan konstruksi. Merupakan salah satu faktor yang penting dalam pengelolaan
pelaksanaan pekerjaan pembangunan dalam Manajemen Proyek. Selain itu, metode konstruksi
merupakan alat/sistim transformasi dari gambar- gambar rencana dan RKSnya menjadi wujud fisik
bangunan.

Dengan kata lain metode pelaksanaan konstruksi adalah suatu metode atau cara pelaksanaan
pekerjaan pada proyek konstruksi dimana perencana (design plan) dan pelaksana (actuating)
memegang kendali dalam berjalannya suatu proyek konstruksi dari perencanaan awal proyek
sampai pekerjaan proyek selesai. Dalam merencanakan metode pelaksanaan pekerjaan terdiri atas
beberapa faktor yang merupakan suatu rangkaian pelaksanaan pekerjaan yang meliputi :

1. Metode pelaksanaan pekerjaan persiapan

2. Metode pelaksanaan pekerjaan struktur

Metode pelaksanaan pekerjaan persiapan bertujuan untuk mengatur peralatan, bangunan


pembantu, dan fasilitas lainnya sedemikian rupa sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan
dengan efisien, lancar, aman, dan sesuai dengan rencana kerja yang disusun. Pekerjaan persiapan
terlebih dulu dimulai dengan perencanaan site plan, menghitung resource yang diperlukan,
membuat shop drawing, pengadaan material maupun alat di lapangan, dan pelaksanaan di
lapangan.

Metode pelaksanaan pekerjaan struktur dibagi menjadi substructure dan upperstructure. Pekerjaan
substructure merupakan pekerjaan struktur yang berada di bawah muka tanah. Sedangkan
pekerjaan upperstructure merupakan pekerjaan struktur yang berada di atas muka tanah meliputi
pekerjaan pembesian, pekerjaan pemasangan bekisting, pekerjaan pengecoran, pekerjaan
pembongkaran bekisting, dan pekerjaan perawatan beton/proses curing. Bagian yang dikerjakan
sesuai urutannya adalah pekerjaan sloof, balok, kolom, pelat lantai, dan ringbalk.