Anda di halaman 1dari 5

DIAGRAM ALIR DAN RINGKASAN SUB PROSES

GASIFIKASI BATUBARA
1. Proses Fixed-Bed

A) LURGI

Proses gasifikasi Lurgi adalah salah satu dari beberapa proses yang komersial
teknologi telah dikembangkan sepenuhnya sejak perkembangannya di Jerman
sebelum Perang Dunia II, proses ini telah digunakan dalam sejumlah besar produk
komersial di seluruh dunia. Proses ini menghasilkan low- to medium-Btu gas produk.
Ini dapat diklasifikasikan sebagai fixed bed proses di mana konfigurasi reaktor mirip
dengan fixed bed reaktor. Versi yang lebih tua dari proses Lurgi adalah proses
gasifikasi abu kering yang berbeda signifikan dari proses gasifikasi slagging baru-
baru ini dikembangkan
.

B) WELLMAN-GALUSHA

Proses ini telah digunakan sebagai komersial lebih dari 45 tahun. Ada dua jenis
gasifier yaitu tipe standard dan tipe agitated sedangkan untuk rated kapasitas agitated
lebih tinggi 25 % di banding dengan tipe standar dengan ukuran yang sama serta
agitated gasifier lebih tepat untuk mencegah volatile pada batubara jenis bitumen.
C) FOSTER-WHEELER STOIC

Pada proses ini melibatkan dua tahap gasifier dimana tingkat yang lebih tinggi
adalah zona distilasi sedangkan tingkat yang lebih rendah adalah zona gasifikasi. Batu
bara dibebankan pada bagian atas unit dan diubah menjadi kokas pada saat mencapai
zona destilasi. Ash(abu) dibuang dari dari dasar gasifier melalui saluran air dan uap
dan udara biasa dialirkan memalui coal bed.
D) SLAGGING FIXED-BED

Prinsip dari slagging fixed-bed gasifier mendasarkan pada teknologi British


Gas / Lurgi (BGL) ini terutama diterapkan untuk generasi syngas berkualitas tinggi
yang bebas dari zat-zat petugas dan dapat diproses untuk berbagai produk. Gasifier
dioperasikan di bawah tekanan 30 - 40 bar. oksigen teknis dan uap digunakan sebagai
media gasifying. Terlepas dari karbon monoksida dan hidrogen, syngas yang
dihasilkan mengandung metana yang berjumlah 6 - 10%. Dengan teknologi BGL, abu
muncul sebagai slag non-leachable dan, dengan demikian, akan berada di
pembuangan untuk pemanfaatan lebih lanjut (pembangunan jalan).

E) WOODALL-DUCKHAM
Proses Woodall-Duckham menggunakan gasifier ,yang merupakan vessel
silinder vertical yang mempunyai perapian rotary dibagian bawah sebagi tempat
pembuangan abu. Ada tiga zona fungsional dalam reaktor: (1) zona air berjaket
gasifikasi, (2) zona destilasi tahan api yang berlapis dan, (3) zona peneringan
tahan api yang berlapis.

F) Proses Fluidized-Bed

A) COED/COGAS

Proses ini melibatkan aliran batu bara melalui empat tahap pirolisis fluidizes bed
yang masing masing beroperasi pada suhu yang lebih tinggi dari unit sebelumnya .
Temperatur pada semua tahap dipilih dibawah suhu maximum dimana batubara
tertentu dapat dipanaskan tanpa aglomerasi. Temperature optimum dan jumlah tahap
tergantung dar jenis umpan batubara yang akan diproses.