Anda di halaman 1dari 7

NAMA : FEBRIO HANI SYAMNUR

NIM : K2515029

TUGAS ERGONOMI KD II
1. Tuliskan 10 kelebihan fisik manusia
JAWAB :
 Otak dapat menyimpan segalanya secara otomatis apa yang anda alami, lihat,
baca dan dengar dengan cepat melebihi kumputer manapun di dunia.
 Mata manusia mampu merubah titik fokus secara otomatis melebihi alat optik
apapun.
 Hidung adapat mengingat lebih dari 50.000 aroma.
 Sebenarnya tulang manusia sama kuatnya dengan batu granit. Satu tulang
seukuran kota korek api mampu memanahan beban hingga sembilan ton dan
tulang paha manusia lebih kuat dari beton.
 Hati manusia mampu menciptakan tekanan yang cukup untuk menyemprotkan
darah sejauh 30 kaki (9 m).
 Pembuluh darah manusia adalah sebuah organ yang memiliki panjang sekitar
60.000 mil panjangnya dan hal ini bsa disamakan dengan jarak mengelilingi
bumi sebanyak 4 kali.
 Pada dinding usus halus dilapisi ribuan tonjolan mirip jari (jonjot usus) dan
jika diratakan dinding usus ini akan setara 4500 m2.
 Tangan manusia dilengkapi saraf dan otot yang banyak sehingga dapat
menggenggam dengan erat atau longgar sesuai kebutuhan. Tangan manusia
yang terkepal dapat memukul dengan pukulan seberat 45 kg dan dapat
merasakan kertas berketebalan 1/10 mm.
 Saat manusia menyentuh sesuatu maka berarti dia telah mengirim pesan ke
otaknya dengan kecepatan 198,4 km/jam.
 Pendengaran manusia begitu sensitive sehingga dapat membedakan 100-1000
suara yang bebeda dalam batas frekuensi audio.
2. Tuliskan 10 kekuranan fisik manusia
JAWAB :
 Memori otak manusia terbatas.
 Tubuh manusia tidak dapat bertahan pada suhu ekstrim, terlalu panas maupun
terlalu dingin.
 Meski tulang manusia keras, tetapi dapat keropos maupun patah apabila
terbentur benda keras.
 Pendengaran manusia normal terbatas hanya dapat mendengarkan suara pada
batas frekuensi 20 Hz – 20kHz.
 Dapat merasa lelah pada kondisi tertentu sehingga memerlukan waktu
untuk beristirahat.
 Akan merasakan sakit pada kondisi di luar batas keampuan.
 Seiring berjalannya waktu konsentrasi manusia akan terus menurun apabila
digunakan terus menerus.
 Secara anatomi tubuh manusia tidak dapat terbang tanpa menggunakan alat
bantu.
 Manusia tidak dapat hidup di ruang hampa udara.
 Manusia tidak dapat bernafas di dalam air tanpa menggunakan alat bantu.
3. Apakah Ergonomi itu?
JAWAB :
 Ergonomi berasal dari bahasa Yunani, Ergon yang
berarti kerja dan Nomos yang berarti aturan/hukum. Jadi ergonomi secara
singkat juga dapat diartikan aturan/hukum dalam bekerja. Secara umum
ergonomi didefinisikan suatu cabang ilmu yang statis untuk memanfaatkan
informasi-informasi mengenal sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia
dalam merancang suatu sistem kerja sehingga orang dapat hidup dan bekerja
pada sistem itu dengan baik, yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui
pekerjaan itu, dengan efektif sehat, nyaman, dan efisien. Tidak hanya
hubungannya dengan alat, ergonomi juga mencakup pengkajian interaksi
antara manusia dengan unsur-unsur sistem kerja lain, yaitu bahan dan
lingkungan, bahkan juga metoda dan organisasi. (Sutalaksana, 2006).
 Semboyan yang digunakan adalah “Sesuaikan pekerjaan dengan pekerjanya
dan sesuaikan pekerja dengan pekerjaannya” (Fitting the Task to the Person
and Fitting The Person To The Task). (Sulistiadi, 2003) menyatakan bahawa
fokus ilmu ergonomi adalah manusia itu sendiri dalam arti dengan kaca mata
ergonomi, kerja yang terdiri atas mesin, peralatan, lingkungan dan bahan
harus disesuaikan dengan sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia tetapi
bukan manusia yang harus menyesuaikan dengan mesin, alat dan lingkungan
dan bahan.
 Ilmu ergonomi mempelajari beberapa hal yang meliputi (Menurut Sulistiadi,
2003).
 Lingkungan kerja meliputi kebersihan, tata letak, suhu, pencahayaan,
sirkulasi udara , desain peralatan dan lainnya.
 Persyaratan fisik dan psikologis (mental) pekerja untuk melakukan sebuah
pekerjaan: pendidikan, postur badan, pengalaman kerja, umur dan lainnya.
 Bahan-bahan/peralatan kerja yang berisiko menimbulkan kecelakaan
kerja: pisau, palu, barang pecah belah, zat kimia dan lainnya.
 Interaksi antara pekerja dengan peralatan kerja: kenyamanan kerja,
kesehatan dan keselamatan kerja, kesesuaian ukuran alat kerja dengan
pekerja, standar operasional prosedur dan lainnya
4. Apakah hubungan ergonomi dengan produktivitas kerja?
JAWAB :
 Ergonomi mempunyai peran yang sangat besar dalam lingkungan kerja. Hal
ini dibuktikan dengan semua bidang pekerjaan selalu menerapkan konsep
ergonomi. Ergonomi ini diterapkan pada dunia kerja agar pekerja merasa
nyaman dan aman dalam melakukan pekerjaannya. Dengan adanya rasa
nyaman dan aman tersebut maka produktivitas kerja akan menjadi meningkat.
Secara umum ergonomi dalam dunia kerja akan memperhatikan hal-hal
sebagai berikut:
 metode/cara pekerja mengerjakan pekerjaannya,
 posisi dan gerakan tubuh yang digunakan ketika bekerja,
 peralatan apa yang digunakan, dan
 efek dari faktor-faktor diatas bagi kesehatan dan kenyamanan pekerja.
 Sering kita mendengar pada sebuah industri atau pada kerja di laboratorium
terjadi kecelakaan kerja. Penyebab kecelakaan kerja tersebut dapat disebabkan
oleh pekerja sendiri atau karena kesalahan menajemen perusahaan.
Kecelakaan yang diakibatkan oleh ulah pekerja sendiri, karena pekerja tidak
hati-hati atau mereka tidak mengindahkan aturan kerja yang telah dibuat oleh
pihak manajemen. Sedangkan kecelakaan yang diakibatkan oleh pihak
manajemen, karena tidak adanya alat-alat keselamatan kerja atau bahkan cara
kerja yang dibuat oleh pihak manajemen masih belum mempertimbangkan
segi ergonominya. Sebagai contoh pekerjaan mengangkat benda kerja di atas
50 kg tanpa menggunakan alat bantu. Kondisi ini bisa menimbulkan cidera
pada pekerja.

5. Mengapa pada dunia industri atau produk ada prinsip-prinsip ergonomi yang
dilanggar tapi masih bisa diterima oleh pemakai produk tersebut?
JAWAB :
 Pada dunia industri atau penggunaan sebuah produk masih banyak prinsip-
prinsip yang tidak diindahkan maupun dilanggar oleh penggunanya, hal ini
sangat erat kaitannya dengan ketidaktahuan masyarakat terhadap prinsip-
prinsip ergonomi sehingga masyarakat cenderung menerima produk tersebut
tanpa melihat sisi ergonomisnya. Dapat juga dikarenakan kebiasaan
masyarakat itu sendiri yang mungkin sudah lama dilakukan dalam
menggunakan produk tersebut sehingga masyarakat tidak mengindahkan lagi
sehingga mungurangi rasa kepedulian terhadap prinsip-prinsip ergonomi yang
seharusnya diterapkan pada produk tersebut yang mungkin akan mengurangi
produktivitas, kenyamanan maupun kesehatan dalam menggunakan produk
tersebut. Dari segi ekonomis juga dapat berpengaruh pada penerimaan produk
yang terkesankurang ergonomis apabila produk dijual dengan hargayang lebih
murah.
6. Desain sebah produk, mengacu pada prinsip-prinsip ergonomis. Apakah maksud
kalimat tersebut.
JAWAB :
 Maksud dari kalimat tersebut adalah dalam pembuatan desain suatu produk
kita harus memahami apa yang dapat membuat produk kita berkualitas. Agar
produk kita dinilai berkualitas oleh masyarakat maka kita harus mengacu pada
prinsip ergonomi sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan
pemakainnya. Prinsip-prinsip ergonomi tersebut adalah sebagai berikut :
 Kegunaan (utility)
Benda kerajinan harus mengutamakan nilai statis, yaitu dapat digunakan
sesuai fungsi dan kebutuhan.
Contoh : Bambu bisa digunakan untuk wadah pensil/pena
 Kenyamanan (comfortable)
Benda kerajinan harus menyenangkan dan memberi kenyamanan bagi
pemakainya.
Contoh : Bambu didesain dan diletakkan diatas meja
 Keluwesan (flexibelity)
Benda kerajinan harus memberikan keserasian antara wujud dan bentuk
benda dgn nilai gunanya.
Contoh : Bambu bisa diletakkan sesuai ukuran pensil/pena pada umumnya.
 Keamanan (safety)
Benda kerajinan tidak boleh membahayakan penggunanya.
Contoh Bambu masih ada ruas-ruasnya atau kulit yang tajam.
 Keindahan (aestetic)
Benda yang indah selalu sedap dipandang dan menarik perhatian.
Keindahan sebuah benda dpt dilihat dr beberapa hal.
Contoh : Bentuk, hiasan, dan bahan bakunya.
7. Berdasarkan prinsip ergonomi, mengapa ada “aturan main tidak tertulis” dalam
pemanfaatan perabot/mebiler rumah tangga (kursi tamu, sofa, dst.)
JAWAB :
 Berdasarkan pada prinsip-prinsip ergonomi selalu ada “aturan main tidak
tertulis’ dalam pemanfaatan perabot/mebiler rumah tangga hal ini sangat
penting untuk diterapkan pada kehidupan sehari-hari guna meningkatkan
produktivitas, kenyamanan, maupun kesehatan penggunannya. Seperti pada
contoh penggunaan kursi pada ruang tamu cenderung menggunakan bahan
kursi yang keras seperti kayu namun tetap nyaman digunakan untuk duduk
dan berbincang-bincang. Hal ini bertujuan untuk menghindari tamu merasa
terlalu nyaman dan membuat tamu mengantuk atau tertidur yang dapat
mengurangi produktivitas maupun kenyamanan sang tuan rumah. Berbeda
dengan sofa yang seharusnya diletakkan di ruang keluarga yang memang
bertujuan digunakan untuk bersantai bersama keluarga, menonton tv dan lain-
lain. Pada ruangan yang berbeda juga digunakan kursi yang berbeda pula,
misal pada ruan makan kursi cenderung lebih sederhana ketimbang pada ruang
tamu atau sofa pada ruang keluarga.
8. Bila mengikuti hukum alam, maka manusia akan bisa menyesuaikan diri dengan
kondisi lingkungan alam dimana ia tinggal sejak “bayi”. Ingat cerita Tarzan, bayi
manusia yg dibesarkan kera dan akhirnya jadi kera yang cerdas. Apa komentar
Saudara jika dikaitkan dengan ergonomi?
JAWAB :
 Ergonomi merupakan suatu ilmu yang mempelajari interaksi manusia dengan
elemen-elemen lain dalam menentukan kenyamanan dan produktivitas dalam
beraktivitas. Pada fenomena Tarzan yang dapat mengikuti hukum alam dengan
meneysuaikan diri pada lingkungan alam diamana ia tinggal sejak “bayi”
yaitu di hutan dan dibesarkan oleh kera apabila dikaitkan dengan ergonomi
adalah antara lain pada kebiasaan hidupnya sehari-hari yaitu cara Tarzan
berjalan yang cenderung mengikuti cara berjalan kera yaitu dengan
membungkukkan tubuhnya dan tangan menyentuh tanah. Dalam hal ini
lingkugan berpengaruh pada kenyamanan berjalan Tarzan yang lebih nyaman
berjalan seperti kera yang dilakukan secara terus menerus menyebabkan
tulang belakang Tarzan membungkuk dan tidak bisa berjalan tegak. Hal ini
bertolak belakang dengan prinsip ergonomi yang diterapkan oleh manusia
biasa yang berjalan tegak. Namun dengan mengikuti gaya hidup kera
produktivitas Tarzan akan lebih baik saat ia hidup di hutan daripada mengikuti
gaya hidup manusia.
9. Mengapa tempat minum dibuat dari bahan yang mudah pecah dan terkesan tidak
ergonomis. Uraikan jawaban Saudara. Pemahaman Saudara berkaitan dengan hal ini
menjadi acuan bagi semua produk lain yang berhubungan dengan SES manusia.
JAWAB :
 Tempat minum yang terbuat dari bahan yang mudah pecah seperti kaca secara
kasat mata akan terlihat tidak ergonomis karena apabila terjatuh akan pecah
dan dapat membuat pengguna atau orang lain tidak nyaman sehinnga
produktivitas menurun. Saat dipegang juga terasa lebih licin di tangan
dibandingkan dengan gelas plastik atau gelas kayu seghingga memungkinkan
pada keadaan tangan basah gelas akan tergelincir dan jatuh. Namun apabila
dilihat dari segi ergonomis memang tempat minum yang terbuat dari bahan
yang mudah pecah seperti kaca bila dilihat secara kasat mata akan terkesan
tidak memenuhi prinsip-prinsip ergonomis dibandingkan dengan bahan yang
tidak mudah pecah seperti plastik. Namun pada kondisi tertentu nilai estetika
akan lebih di utamakan ketimbang nilai ergonomis itu sendiri. Seperti misal
pada acara pesta, gelas yang cocok digunakan yaitu gelas pesta yang
pegangannya ada di bagian bawah dan terbuat dari kaca. Gelas plasik
meskipun dilihat dri sisi ergonomisnya lebih baik tidak akan cocok apabila
digunakan pada situasi seperti ini. Pengguna gelas juga berpengaruh pada
gelas yang akan digunakan. Pada acara jamuan akan Presiden tidak akan
cocok apabila menggunakan gelas plastik yang notabene digunakan untuk
minum orang biasa.
10. Bila kita bekerja dengan lingkungan kerja, mesin dan peralatan yang tidak ergonomis,
maka akan mengakibatkan penyakit akibat kerja. Sebutkan contoh penyakit akibat
kerja tersebut.
JAWAB :
Berikut contoh penyakit akibat kerja apabila kita bekerja pada lingkungan kerja,
mesin dan perlatan yang tidak ergonomis :
 Penyakit allergi/hipersensitif

1. Dapat berupa; Rinitis, Rinosinusitis, Asma, Pneumonitis, aspergilosis akut


bronchopulmoner, Hipersensitivitas lateks, penyakit jamur, dermatitis kontak,
anafilaksis.
2. Lokasi biasanya di saluran pernafsan dan kulit.
3. Penyebab : bahan kimia, microbiologi, fisis dapat merangsang interaksi non
spesifik atau spesifik.

 Dermatitis Kontak

1. Ada 2 jenis yaitu iritan dan allergi Lokasi di kulit


 Penyakit Paru

1. Dapat berupa : Bronchitis kronis, emfisema, karsinoma bronkus, fibrosis,


TBC, mesetelioma, pneumonia, Sarkoidosis.
2. Disebabkan oleh bahan kimia, fisis, microbiologi.
 Penyakit Hati dan Gastro-intestinal

1. Dapat berupa : kanker lambung dan kanker oesofagus (tambang batubara dan
vulkanisir karet), Cirhosis hati(alkohol, karbon tetraklorida, trichloroethylene,
kloroform)
2. Disebabkan oleh bahan kimia
 Penyakit Saluran Urogenital

1. Dapat berupa : gagal ginjal(upa logam cadmium & merkuri ,pelarut organik,
pestisida, carbon tetrachlorid), kanker vesica urinaria (karet, manufaktur/bahan
pewarna organik, benzidin, 2-naphthylamin).
2. Disebabkan bahan kimia.

 Penyakit Hematologi

1. Dapat berupa : anemia (Pb), lekemia (benzena)


2. Disebabkan bahan kimia

 Penyakit Kardiovaskuler

1. Disebabkan bahan kimia


2. Dapat berupa : jantung coroner (karbon disulfida, viscon rayon, gliceril
trinitrat, ethylene glicol dinitrat), febrilasi ventricel (trichlorethylene).

 Gangguan alat reproduksi

1. Dapat berupa : infertilitas (ethylene bromida, benzena, anasthetic gas, timbal,


pelarut organic, karbon disulfida, vinyl klorida, chlorophene), kerusakan janin
(aneteses gas, mercuri, pelarut organik) keguguran (kerja fisik)
2. Disebabkan bahan kimia dan kerja fisik

 Penyakit muskuloskeletal

1. Dapat berupa : sindroma Raynaud (getaran 20 – 400 Hz), Carpal turnel


syndroma (tekanan yang berulang pada lengan), HNP/sakit punggung (pekerjaan
fisik berat, tidak ergonomis)
2. Disebabkan : kerja fisik dan tidak ergonomis.

 Gangguan telinga

1. Dapat berupa : Penurunan pendengaran (bising diatas NAB)


2. Disebabkan faktor fisik

 Gangguan mata

1. Dapat berupa : rasa sakit (penataan pencahayaan), conjungtivitis (sinar UV),


katarak (infra merah), gatal (bahan organik hewan, debu padi), iritasi non alergi
(chlor, formaldehid).
2. Disebabkan faktor fisik, biologi
 Gangguan susunan saraf

1. Dapat berupa : pusing, tidak konsentrasi, sering lupa, depresi, neuropati


perifer, ataksia serebeler dan penyakit motor neuron (cat, carpet-tile lining, lab.
Kimia, petrolium, oli).
2. Disebabkan bahan kimia

 Stress

1. Dapat berupa : neuropsikiatrik; ansietas, depresi (hubungan kerja kurang baik,


monoton, upah kurang, suasana kerja tidak nyaman)
2. Disebabkan faktor mental psikologi

 Infeksi

1. Dapat berupa : pneumonia (legionella pada AC), leptospirosis (leptospira pada


petani), brucellosis, antrakosis (brucella, antrak pada peternak hewan).
2. Disebabkan oleh faktor biologi

 Keracunan

1. Dapat berupa keracunan akut (CO, Hidrogen sulfida, hidrogen sianida), kronis
(timah hitam, merkuri, pestisida).
2. Disebabkan oleh bahan kimia.