Anda di halaman 1dari 2

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN KETIDAKEFEKTIFAN POLA NAFAS PADA PASIEN GAGAL JANTUNG

ANALISA DATA

No Data Fokus Problem etiologi symtom


DS:
 Pasien mengatakan sesak saat Ketidakefektifan pola hiperventilasi Sesak meningkat saat beraktifitas
beraktifitas, sejak lebih kurang 3 nafas
hari yang lalu
 Pasien mengatakan berat terasa
pada dada

DO
 RR 28x/menit
 Tampak Retraksi dinding dada
 Nafas tampak cepat dan dalam
 Akral dingin
 TD 90/60 mmhg
 Ekstremitas bawah oedema
 Nilai albumin 2,3mg/dl

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Ketidakefektifan pola nafas berhubungan dengan hiperventilasi

INTERVENSI
No Diagnosa Keperawatan Tujuan dan Kriteria Hasil (NOC) Intervensi/NIC
1 Ketidakefektifan pola Setelah dilakukan tindakan keperawatan dalam Manajemen Jalan Nafas
nafas berhubungan 2x24 jam, diharapkan:  Posisikan Pasien untuk memaksimalkan ventilasi
dengan hiperventilasi  Frekuensi nafas kembali normal 16-24x/menit  Motivasi pasien untuk bernafas pelan, dalam
DS:  Tidak tampak retraksi dinding dada  Posisikan untuk meringankan sesak nafas
 Pasien mengatakan  Pola nafas kembali normal  Monitor status pernafasan dan oksigenisasi
sesak saat beraktiitas  Akral hangat  Auskultasi suara nafas, catat area yang ventilasinya menurun
sejak lebih kurang 3  Oedema berkurang atau tidak ada dan adanya suara tambahan
hari yang lalu  Albumin dalam batas normal
 Pasien mengatakan  Tekanan Darah kembali normal Terapi Oksigen
berat pada dada  Batasi (aktivitas) merokok
DO:  Pertahankan kepatenan jalan nafas
 RR 28x/menit  Monitor aliran Oksigen
 Tampak retraksi  Monitor kemampuan pasien untuk mentolerir pengangkatan
dinding dada oksigen ketika makan
 Nafas tampak cepat  Amati tanda-tanda hipoventilasi induksi oksigen
dan dalam  Ajarkan pasien dan keluarga mengenai penggunaan oksigen
 Akral dingin dirumah
 Ekstremitas bawah
oedema Monitor cairan
 Nilai Albumin 2,3mg/dl  Tentukan jumlah dan jenis intake/asupan cairan serta kebiasaan
 TD 90/60mmhg eliminasi
 Tentukan faktor-faktor resiko yang mungkin meyebabkan ketidak
seimbangan cairan
 Monitor tekanan darah, denyut jantung dan status pernafasan
 Catat dengan akurat asupan dan pengeluaran
 Berikan cairan IV yang tepat