Anda di halaman 1dari 4

Pemeriksaan Fisik Pada Ekstrermintas

Pemeriksaan Fisik Pada Ekstremitas

1. Ekstermita
a. Ekstermitas atas
1) Inspeksi, bagaimana pergerakan tangan,dan kekuatan otot
2) Palpasi, apakah ada nyeri tekan,massa/benjolan
3) Motorik, untuk mengamati besar dan bentuk otot,melakukan pemeriksaan
tonus kekuatan otot,dan tes keseimbangan.
4) Reflex, memulai reflex fisiologi seperti biceps dan triceps
5) Sensorik, apakah klien dapat membedakan nyeri, sentuhan,temperature,rasa
,gerak dan tekanan.
b. Ekstermitas bawah

• Inspeksi : bagaimana pergerakan kaki,dan kekuatan otot


• Palpasi : apakah ada nyeri tekan,massa/benjolan
• Motorik : untuk mengamati besar dan bentuk otot,melakukan
pemeriksaan tonus kekuatan otot,dan tes keseimbangan.
•Reflex : memulai reflex fisiologi seperti biceps dan triceps
• Sensorik : apakah klien dapat membedakan nyeri,
sentuhan,temperature,rasa ,gerak dan tekanan.

Pemeriksaan Refleks
Repleks biasanya tidak terlalu singkat terjadinya pada klien yang lebih
dewasa. Respon repleks pada ekstremitas bawah berkurang sebelum ekstremitas-
ekstremitas atas terpengaruh (Seidel et al., 1991). Menimbulkan reaksi repleks
memungkinkan perawat untuk mengkaji integritas jalur-jalur sensori dan gerak
dari lengkung repleks dan segmen batang spinal spesifik. Pengujian refleks tidak
berarti menentukan pungsi saraf pusat.
Saat otot dan tendon di regangkan selama pengujian refleks, implus-
implus saraf merambat sepanjang jalur saraf aferen ke bagian dorsal segmen
batang spinal. Implus-implus bergerak ke saraf motor eferen dalam batang spinal.
Kemudian sebuah saraf motor mengirim implus kembali ke otot dan
menyebabkan respon refleks terjadi.

2.1. Pemeriksaan Refleks Otot Biseps

1. Posisi pasien tidur terlentang dan siku kanan yang akan diperiksa, diletakan
diatas perut dalam posisi fleksi 60 derajat dan rileks.
2. Pemeriksa berdiri dan menghadap pada sisi kanan pasien.
3. Carilah tendon biseps dengan meraba fossa kubiti, maka akan teraba keras
bila siku difleksikan.
4. Letakan jari telunjuk kiri pemeriksa diatas tendon otot biseps.
5. Ayunkan hammer reflek sebatas kekuatan ayunan pergelangan tangan, diatas
jari telunjuk kiri pemeriksa.
6. Terlihat gerakan fleksi pada siku akibat kontraksi otot biseps dan terasa
tarikan tendon otot biseps dibawah telunjuk pemeriksa.

2.2. Pemeriksaan Refleks Otot Triseps

1. Posisi pasien tidur terlentang.


2. Bila siku tangan kanan yang akan diperiksa, maka diletakan diatas perut
dalam posisi fleksi 90 derajat dan rileks.
3. Pemeriksa berdiri pada sisi kanan pasien.
4. Carilah tendon triseps 5 cm diatas siku ( proksimal ujung olecranon ).
5. Letakan jari telunjuk kiri pemeriksa diatas tendon otot triseps.
6. Ayunkan hammer reflek sebatas kekuatan ayunan pergelangan tangan diatas
jari telunjuk kiri pemeriksa.
7. Terlihat gerakan ektensi pada siku akibat kontraksi otot triseps dan terasa
tarikan tendon otot triseps dibawah telunjuk pemeriksa.

2.3. Pemeriksaan Refleks Tendon Patela

1. Posisi pasien tidur terlentang atau duduk.


2. Pemeriksa berdiri pada sisi kanan pasien.
3. Bila posisi pasien tidur terlentang, lutut pasien fleksi 60 derajat dan bila
duduk lutut fleksi 90 derajat.
4. Tangan kiri pemeriksa menahan pada fossa poplitea.
5. Carilah 2 cekungan pada lutut dibawah patela inferolateral/ inferomedial,
diantara 2 cekungan tersebut terdapat tendon patela yang terasa keras dan tegang.
6. Ayunkan hammer reflek sebatas kekuatan ayunan pergelangan tangan diatas
tendon patella.
7. Terlihat gerakan ektensi pada lutut akibat kontraksi otot quadriseps femoris.

2.4. Pemeriksaan Refleks Tendon Achiles


1. Pasien tidur terlentang atau duduk.
2. Bila pasien tidur terlentang pemeriksa berdiri dan bila pasien duduk
pemeriksa jongkok disisi kiri pasien.
3. Bila pasien tidur terlentang lutut fleksi 90 derajat dan disilangkan diatas kaki
berlawanan, bila pasien duduk kaki menggelantung bebas.
4. Pergelangan kaki dorsofleksikan dan tangan kiri pemeriksa memegang/
menahan kaki pasien.
5. Carilah tendon achiles diantara 2 cekungan pada tumit yang terasa keras dan
makin tegang bila posisi kaki dorsofleksi.
6. Ayunkan reflek hammer diatas tendon achiles.
7. Terasa gerakan plantar fleksi kaki yang mendorong tangan kiri pemeriksa
dan tampak kontraksi otot gastrocnemius