Anda di halaman 1dari 11

-1-

SISTEM PERSAMAAN LINEAR

A. SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA PEUBAH (VARIABEL)

a1 x  b1 y  c1 
Bentuk umum : 
a2 x  b2 y  c2 
Dimana a1 , a2 , b1 , b2 , c1 , c2  R
Himpunan pasangan berurutan  x, y  yang memenuhi kedua persamaan di atas disebut Himpunan
Penyelesaian (HP). Secara geometri, penyelesaian sistem persamaan di atas merupakan titik
potong dua buah garis lurus.

Ada 4 cara menyelesaikan sistem persamaan linear dua peubah, yaitu :


1. Eliminasi (penghilangan/penghapusan)
2. Substitusi (penggantian)
3. Determinan (Aturan Cramers)
4. Grafik

1. METODE ELIMINASI

Yaitu dengan menghilangkan salah satu variabel (peubah) sehingga menjadi satu persamaan
dengan satu peubah. Cara menghilangkannya bisa dikurangi atau ditambah dengan mengalikan
terlebih dahulu kedua persamaan tersebut dengan suatu bilangan sehingga terdapat koefisien
suatu peubah yang sama atau berlawanan tanda dari kedua persamaan di atas. Jika salah satu
peubah sudah diketahui penyelesaiannya, maka untuk menentukan penyelesaian peubah yang lain
dengan mengganti nilai peubah itu ke salah satu persamaan di atas sehingga persamaan tersebut
dapat diselesaikan.

2 x  3 y  1
Contoh 1: Tentukan HP dari  dengan menggunakan eliminasi !
3 x  4 y  1

2 x  3 y  1 x.....
Jawab :  ....
3 x  4 y  1 x.....

… =…
………………………………
Jadi HP:{(…..,…..)}

4 3 
 1 
x y 
Contoh 2: Tentukan HP dari
2 6 . dengan menggunakan eliminasi
   3
x y 

4 3
  1 x...
x y
Jawab :  ....
2 6
   3 x...
x y
….
….

Sistem Persamaan Linear


-2-

a1 x  b1 y  c1 
Tidak semua sistem persamaan  mempunyai penyelesaian. Untuk itu perlu
a2 x  b2 y  c2 
diketahui aturannya sebelum kita menyelesaikannya.

a1 b1 c1
Aturan 1: Jika   maka dikatakan kedua persamaan bergantungan. Penyelesaiannya
a2 b2 c2
tak terhingga banyaknya. Secara geometri berupa dua garis yang berimpit.
a1 b1 c1
Aturan 2: Jika   maka dikatakan kedua persamaan bertentangan (berlawanan).
a2 b2 c2
Penyelesaiannya tidak ada. Secara geometri berupa dua garis yang sejajar.
a1 b1
Aturan 3: Jika  maka kedua persamaan dikatakan bebas. Penyelesaiannya tunggal, yaitu
a2 b2
sepasang ( x, y ) . Secara geometri berupa dua garis yang berpotongan.

LATIHAN SOAL

1. Tentukan HPnya dengan menggunakan metode eliminasi.


x  3 y  5 4x  y  1  5 x  3 y  13
a.  b.  c. 
4 x  y  7 3 x  2 y  9 3x  4 y  2 
 x5  y  y  2 x  6
d.  e. 
2 y  2  2 x x y 1 

2. Tentukan HPnya dengan menggunakan metode eliminasi.


3 4 
  1
5 4 
  1
x4 y2 
  2
x y  x y  3 5
a.
2 1  b.
10 8  c.
3x  1 
  8   6  y  4 
x y 
 x y 
 2 

3. Tentukan titik potong antara garis y = 3x + 6 dan –2y = -5x – 11.

2
4. Suatu pecahan nilainya . Jika pembilang dikurangi 2 dan penyebut ditambah 7, maka nilai
3
1
pecahan itu menjadi . Tentukan pecahan asalnya !
4

5. Suatu bilangan terdiri atas dua angka. Jumlah angka-angkanya 9. Bilangan itu 9 kali angka
satuannya. Tentukan bilangan itu.

6. Keliling suatu persegi panjang 180 cm. Sedangkan 3 kali panjangnya sama dengan 7 kali lebarnya.
Berapa luasnya ?

2. METODE SUBSTITUSI

Sistem Persamaan Linear


-3-

Yaitu mengganti salah satu peubah dari suatu persamaan dengan peubah lain dari persamaan
lainnya. Maka yang tadinya suatu persamaan dengan dua peubah (heterogen) menjadi suatu
persamaan dengan hanya satu peubah (homogen). Sehingga persamaan itu mudah diselesaikannya.
Untuk menentukan nilai peubah lainnya dengan mengganti salah satu peubah dengan nilai peubah
yang sudah diketahui sebelumnya.

2 x  3 y  4 
Contoh 1: Tentukan HP dari  dengan menggunakan metode substitusi.
x  2y  5 
Jawab : x – 2y = 5  x  ....
Substitusi x = … ke 2x + 3y = -4
2x + 3y = -4
…. + 3y = -4
….
y=…
y = … substitusi ke x = … sehingga x = …
Jadi HP:{(……,……)}

4 3 
 1 
x y 
Contoh 2: Tentukan HP dari
2 6 . dengan menggunakan metode substitusi.
   3
x y 

1 1
Jawab : Misal :  a dan  b maka persamaan di atas menjadi :
x y
… + … = 1  b  ....
… + … = -3
Substitusi b = … ke …
… + … = -3
a = … sehingga b = …

a = … = …. maka x = …
b = … = … maka y = …
Jadi HP:{(…,…)}

LATIHAN SOAL

1. Tentukan HP nya dengan menggunakan metode substitusi dari :


x  3 y  5 4x  y  1  5 x  3 y  13
a.  b.  c. 
4 x  y  7 3 x  2 y  9 3x  4 y  2 
 x5  y  y  2 x  6
d.  e. 
2 y  2  2 x x y 1 
2. Tentukan HPnya dengan menggunakan metode substitusi dari :
3 4 
  1
5 4 
  1
x4 y2 
  2
x y  x y  3 5
a.
2 1  b.
10 8  c.
3x  1 
  8   6  y  4 
x y 
 x y 
 2 
3. Tentukan persamaan garis lurus y = mx + c yang melalui titik-titik (2,1) dan (6,9)

4. Jumlah dua bilangan 49 dan selisihnya 21. Tentukan kedua bilangan itu.

5. Ali membeli sebuah pensil dan 2 buah buku seharga Rp 2.500 sedangkan Budi membeli 2 pensil
dan 5 buku seharga Rp 5.750. Tentukan masing-masing harga sebuah pensil dan sebuah buku.

Sistem Persamaan Linear


-4-

6. Umur Reza sekarang 7 tahun lebih muda dari Sinta. Tiga tahun yang akan datang umur mereka
berjumlah 33. Berapa umur mereka masing-masing sekarang ?

3. METODE DETERMINAN (ATURAN CRAMERS)

Untuk menyelesaikan sistem persamaan linier dengan menggunakan metode determinan caranya
sebagai berikut :
c1 b1
a1 x  b1 y  c1 xb2 c b  c2b1 c2 b2 D
x 1 2 =  x
a2 x  b2 y  c2 xb1 a1b2  a2b1 a1 b1 D
a2 b2

a1 c1
a1 x  b1 y  c1 xa2 a c  a2c1 a2 c2 Dy
 y 1 2 = 
a2 x  b2 y  c2 xa1 a1b2  a2b1 a1 b1 D
a2 b2

Dx Dy
Jadi : x dan y  syarat D  0
D D

a1 b1
Dimana D   a1b2  a2b1
a2 b2
c1 b1
Dx   c1b2  c2b1
c2 b2
a1 c1
Dy   a1c2  a2c1
a2 c2

4x  5 y  6 
Contoh 1: Tentukan HP dari  dengan menggunakan metode determinan.
3 x  4 y  11

Jawab : D  ...
Dx  ...
D y  ...

x=… y=…

Jadi HP:{(…..,…..)}

4. METODE GRAFIK

Yaitu penyelesaian sistem persamaan dengan menggunakan perpotongan dua buah garis lurus.

Sistem Persamaan Linear


-5-

x y 3
Contoh 2: Tentukan HP dari  dengan menggunakan metode grafik
x  2 y  9

Jawab : Garis x – y = 3 Garis x + 2y = 9


x = 0 maka y = … x = 0 maka y = …
y = 0 maka x = … y = 0 maka x = …
Maka garis x – y = 3 melalui titik (…,…) dan (…,…).
Sedangkan garis x + 2y = 9 melalui titik (…,…) dan (…,…)

Gambarnya : Y

0 X

Karena titik potongnya di titik (….,….), maka HP:{(….,….)}

LATIHAN SOAL

1. Tentukan HPnya dengan menggunakan metode determinan


x  3 y  5 4x  y  1  5 x  3 y  13
a.  b.  c. 
4 x  y  7 3 x  2 y  9 3x  4 y  2 
 x5  y  y  2 x  6 x  y  14 
d.  e.  f. 
2 y  2  2 x x y 1  3 x  2 y  48
1 
 2 x  5 y  27 
x  9y  8 
3
g.
5 x  3 y  18 
 h.
2 
x  5 y  7 
3 

2. Tentukan HPnya dengan menggunakan metode grafik


yx  x y 3 y  2x  3x  4 y  7 
a.  b.  c.  d. 
y   x  2 2 x  y  3 x  y  6 2 x  5 y  3

B. SISTEM PERSAMAAN LINEAR DENGAN TIGA PEUBAH (VARIABEL)

Sistem Persamaan Linear


-6-

a1 x  b1 y  c1 z  d1 

Bentuk umumnya : a2 x  b2 y  c2 z  d 2 
a3 x  b3 y  c3 z  d3 
Penyelesaian dari sistem persamaan linear tiga peubah berupa himpunan pasangan berurutan
(x,y,z). Secara geometri berupa titik potong dari tiga buah bidang datar.

Cara menyelesaikannya ada 3 cara, yaitu :


1. Metode Eliminasi
2. Metode Substitusi
3. Metode Determinan (Aturan Cramers)

1. METODE ELIMINASI

Cara menyelesaikan sistem persamaan linear tiga peubah dengan eliminasi yaitu dengan
mengeliminasi (menghilangkan) salah satu peubah sehingga yang tadinya 3 persamaan dengan 2
peubah menjadi 2 persamaan dengan 2 peubah. Lalu diselesaikan dengan cara menyelesaikan
sistem persaman linear 2 peubah. Untuk menentukan nilai peubah yang terakhir, dengan
mengganti dua peubah yang sudah diketahui dari salah satu persamaan.

x  2 y  3z  8 

Contoh 1: Tentukan HP dari 4 x  y  2 z  0  dengan menggunakan metode eliminasi
3 x  3 y  4 z  13

Jawab : Eliminasi z dari :


x  2 y  3 z  8 x....
 .... …(1)
4 x  y  2 z  0 x....
Eliminasi z dari :
4 x  y  2 z  0 x....
 .... …(2)
3 x  3 y  4 z  13 x....
Dari (1) dan (2) akan didapat nilai x dan y, yaitu :


Untuk menentukan nilai z, maka x = … dan y = … disubstitusi ke x + 2y – 3z = 8




Jadi HP:{(…,….,….)}

LATIHAN SOAL

1. Tentukan HPnya dengan menggunakan metode eliminasi.


x  3y  4z  2  x  2y  z  2  2 x  3 y  4 z  8
  
a. 2 x  y  5 z  3  b. 2 x  y  z  3  c. 3 x  2 y  z  4 
3 x  2 y  2 z  1
 2 x  4 y  z  10
 x  y  2z  5  
3 2 4 
   19 
2 x  3 y  18 4x  y  z  7 
x y z 
  4 5 3 
d. 4 y  5 z  6  e. x  2 y  3 z  0 f.    9 
3 x  4 z  1  xz 6  x y z 
 
2 3 5 
   13 
x y z 

Sistem Persamaan Linear


-7-

2. Tentukan persamaan parabola y  ax  bx  c yang melalui titik-titik (1,2,3), (3,7,5) dan (6,4,2)
2

3. Suatu bilangan terdiri atas tiga angka. Jumlah angka-angkanya 15. Jika angka ratusan dan puluhan
dipertukarkan, maka bilangan yang baru 360 kurangnya dari bilangan asal. Sedangkan jika angka
puluhan dan satuan dipertukarkan tempatnya, maka bilangan baru 198 kurangnya dari bilangan
asal. Tentukan bilangan asal !

2. METODE SUBSTITUSI

Menyelesaikan sistem persamaan linear 3 peubah dengan menggunakan metode substitusi yaitu
dengan mengganti salah satu peubah dari dua persamaan dengan peubah dari persamaan lainnya
sehingga yang tadinya 3 persamaan dengan 3 peubah menjadi 2 persamaan dengan 2 peubah. Lalu
selesaikan seperti menyelesaikan sistem persamaan linear dengan 2 peubah. Untuk menentukan
nilai peubah yang ketiga, substitusikan 2 nilai peubah yang sudah diketahui ke salah satu
persamaan yang ada.

x  2 y  3z  8 

Contoh 1: Tentukan HP dari 4 x  y  2 z  0  dengan menggunakan metode substitusi !
3 x  3 y  4 z  13

Jawab : x + 2y – 3z = 8  x  ...
Substitusi x = … ke persamaan (2) dan (3), maka :
4( … ) – y + 2z = 0  .... …(4)
3( … ) + 3y – 4z = 13  .... …(5)
Dari (4) dan (5) selesaikan dengan substitusi :
….
….
Maka y = … dan z = …
Substitusi y = … dan z = … ke x = …
x=…
Jadi HP:{( …, … , ….)}

LATIHAN SOAL

1. Tentukan HPnya dengan menggunakan metode substitusi dari :


x  3y  4z  2  x  2y  z  2  2 x  3 y  4 z  8
  
a. 2 x  y  5 z  3  b. 2 x  y  z  3  c. 3 x  2 y  z  4 
3 x  2 y  2 z  1
 2 x  4 y  z  10
 x  y  2z  5 
1 2 
2 x  3 y  18 4x  y  z  7 
x  y  z  5
 
4 3 
d. 4 y  5 z  6  e. x  2 y  3 z  0 f. 2 x  z  17 
3 x  4 z  1   1
 xz 6  x  y  2z  9 
3 

2. Jumlah tiga buah bilangan sama dengan 6. Bilangan pertama ditambah bilangan kedua sama dengan
bilangan ketiga, dan bilangan kedua besarnya dua kali bilangan pertama. Tentukan masing-masing
bilangan tersebut !

3. Skor ujian 3 siswa berjumlah 78, skor siswa pertama 10 lebihnya dari iswa kedua, sedangkan skor
siswa ketiga 4 kurangnya dari siswa pertama. Berapa skor masing-masing siswa ?

Sistem Persamaan Linear


-8-

4. METODE DETERMINAN

Cara menyelesaikan sistem persamaan linear 3 peubah dengan meggunakan metode determinan
sama seperti yang dua peubah, yaitu :

Dx Dy Dz
x ,y  dan z 
D D D

Bedanya hanya cara menentukan nilai determinannya. Untuk menentukan nilai determinan matriks
3 x 3 yaitu dengan diagram SARRUS. Caranya :
1 1. Salin kolom ke-1 dan kolom ke-2 lalu tempatkan di kolom ke-4 dan ke-5
2. Jumlahkan perkalian bilangan-bilangan pada diagonal ke bawah, lalu kurangkan dengan perkalian
bilangan-bilangan pada diagonal ke atas.

1 4 7
 8 
Contoh 1: Tentukan determinan A atau A jika A  2 5
3 6 9 
Jawab :
1 4 7 .... ....
A  2 5 8 .... ....   ..............   ..............   .............   .............   ..............   .......
3 6 9 .... ....
=…

x  2 y  3z  8 

Contoh 2: Tentukan HP dari 4 x  y  2 z  0  dengan menggunakan metode determinan
3 x  3 y  4 z  13

... ... ... ... ...


Jawab : D  ... ... ... ... ...  ...
... ... ... ... ...
... ... ... ... ...
Dx  ... ... ... ... ...  ...
... ... ... ... ...
... ... ... ... ...
Dy  ... ... ... ... ...  ...
... ... ... ... ...
... ... ... ... ...
Dz  ... ... ... ... ...  ...
... ... ... ... ...
Dx
x =…
D
Dy
y  =…
D
Dz
z =…
D
Jadi HP:{(….,….,….)}

LATIHAN SOAL

1. Tentukan nilai determinannya dari matriks berikut ini :

Sistem Persamaan Linear


-9-

 1 3 3  3 1 4 3 1 2 
 0 2   3 0  4 0 
a. A  2 b. B  5 c. C  3
 2 0 1   0 2 1   1 3  4

2. Tentukan Hpnya dengan metode determinan dari :


x  3y  4z  2  x  2y  z  2  2 x  3 y  4 z  8
  
a. 2 x  y  5 z  3  b. 2 x  y  z  3  c. 3 x  2 y  z  4 
3 x  2 y  2 z  1
 2 x  4 y  z  10
 x  y  2z  5  
1 2 
2 x  3 y  18 4x  y  z  7 
x  y  z  5
 
4 3 
d. 4 y  5 z  6  e. x  2 y  3 z  0 f. 2 x  z  17 
3 x  4 z  1   1
 xz 6  x  y  2z  9 
3 

3. Tentukan nilai x jika :
x 0 0 x2 0 1
2 3
a.  4 b. 2 1 3 3 c. 2 1 3 1
x 1
0 1 4 3 2 0

C. SISTEM PERSAMAAN LINEAR DAN PERSAMAAN KUADRAT

Cara menyelesaikan sistem persamaan linear dan persamaan kuadrat yaitu dengan metode
substitusi. Caranya dengan mensubstitusi salah satu peubah dari persamaan kuadrat dengan
peubah lain yang berasal dari persamaan linear.

x 2  x  y  6  0
Contoh 1: Tentukan HP dari 
2x  y  2 

Jawab : 2x – y = 2  y  ....
Substitusi y = …. ke x  x  y  6  0
2

x 2  x  (............)  6  0


x1  ......  y1  ....
x2  .....  y2  ....
Jadi HP:{(…..,…..),(…,.…)}

Sistem Persamaan Linear


-10-

LATIHAN SOAL

1. Tentukan Hpnya !
y   x 2  x  2 y2  2x  x 2  y 2  13
a.  b.  c. 
yx 3  x  5 y  8  0 2x  y  4 
x 2  2 y 2  4 y  26  0 x y  7  y  x2  2 
d.  e.  f. 
2x  y  1  y  x 2  3 x  10 y  10 x  23

2. Tentukan dua bilangan yang selisihnya 3 dan hasilkalinya 28

4. Tentukan titik potong antara garis y = x + 6 dan parabola y = x 2

5. Tentukan ukuran suatu persegi panjang yang kelilingnya 68 cm dan panjang diagonalnya 26 cm

8
6. Dua bilangan jumlahnya 8, sedangkan jumlah kebalikan-kebalikannya adalah . Tentukan kedua
15
bilangan itu

Sistem Persamaan Linear


-11-

Sistem Persamaan Linear