Anda di halaman 1dari 35

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

Inisial klien :Tn W Diagnosa Medis : Skizofrenia Hebefrenik

Ruangan :Cendrawasih No. RM 055052

No Diagnose Tujuan Criteria evaluasi Intervensi Rasional


DX Keperawatan
1 Isolasi social 1. Klien mampu Setelah 3 kali Sp1
menyadari pertemuan klien 1. Identifikasi penyebab 1. Mengidentifikasi masalah-
penyebab isolasi dapat membina  Siapa yang satu rumah dengan klien? masalah yang dihadapi klien,
social hubungan saling  Siapa yang dekat dengan klien? Apa dengan klien
2. Klien mampu percaya dan sebabnya? mengungkapkan penyebab
berinteraksi dengan menyadari penyebab  Siapa yang tidak dekat dengan klien? akan dapat dihubungkan
orang lain isolasi sosial Apa sebabnya? dengan factor predisposisi
2. Tanyakan keuntungan dan kerugian yang klien alami.
berinteraksi dengan orang lain 2. Meingkatkan minat interaksi
 Tanyakan pendapat klien tentang atau motivasi untuk
kebiasaan berinteraksi dengan orang melakukan hubungan dengan
lain orang lain.
 Tanyakan apa yang menyebabkan 3. Member kesempatan
klien tidak ingin berinteraksi dengan padaklien untuk lebih siap
orang lain bersosialisasi dengan latihan
 Diskusikan keuntungan bila klien berkenalan serta pujianyang
memiliki banyak teman dan bergaul diberikan mengembalikan
akrab dengan mereka rasa percaya diri klien.
 Diskusikan kerugian bila klien hanya
mengurung diri dan tidak bergaul
dengan orang lain
 Jelaskan pengaruh isolasi social
terhadap kesehatan fisik klien
3. Latih berkenalan
 Jelaskan kepada klien cara
berinteraksi dengan orang lain
 Berikan contoh cara berintraksi
dengan orang lain
 Beri kesempatan klien cara
berinteraksi dengan orang lain yang
dilakukan dihadapan perawat
 Mulailah bantu klien berinteraksi
dengan satu orang teman anggota
keluarga
 Beri pujian untuk setiap kemampuan
interaksi yang telah dilakukan oleh
klien
 Siap mendengar ekspresi perasaan
klien setelah berinteraksi dengan
orang lain, mungkin klien akan
mengungkapkan keberhasilan atau
kegagalannya, beri dorongan terus
menerus agar klien tetap semangat
meningkatkan interaksinya.
4. Masukkan dalam jadwal kegiatan klien
Sp.2 1. Klien harus mencoba
a. Evaluasi Sp 1 berinteraksi secara bertahap
b. Latih berhubungan social secara bertahap agar terbiasa membina
c. Masukkan dalam jadwal kegiatan klien hubungan yang sehat dengan
orang lain.
Sp.3 1. Melatih klien meningkatkan
a. Evaluasi Sp 1 dan 2 kepercayaan yang ada dalam
b. Latih cara berkenalan dengan 2 orang dirinya untuk berinteraksi
atau lebih dengan lebih dari satu orang
c. Masukkan dalam jadwal kegiatan (Dalam kelompok).
kegiatan klien
2 Defisit 1. Klien mampu Setelah 5 kali Sp.1 1. Meningkatkan pengetahuan
perawatan melakukan pertemuan klien dapat a. Identifikasi klien tentang pentingnya
diri: kebersihan diri menjelaskan  Kebersihan diri perawatan diri.
berpakayan secara mandiri pentingnya:  Berdandan/berhias 2. Pengetahuan tentang
dan berhias 2. Klien mampu  Kebersihan diri  Makan pentingnya perawatan diri
berhias/berdandan  Berdandan/berhiaa  BAB/BAK meningkatkan memotivasi
secara baik  Dapat melakukan b. Jelaskan pentingnya kebersihan diri klien untuk melakukan
cara merawat diri c. Jelaskan alat dan cara kebersihan diri perawatan diri.
d. Masukkan dalam jadwal kegiatan klien
Sp.2 1. Cara yang perawat ajarkan
a. Evaluasi Sp.1 dapat klien terapkan dalam
b. Jelaskan pentingnya berdandan kebiasaannya sehari-hari.
c. Latih cara berdandan
 Berpakyan
 Menyisir rambut
 Bercukur
d. Masukkan dalam jadwal kegiatan klien
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

No Dx. Kep Implementasi Evaluasi


1. Isolasi Sosial Jumat, 26 September 2014, Pukul 11.00 Jumat, 26 September 2014, Pukul 11.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “ Saya tinggal serumah dengan Kakek dan
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa Nenek”
sebabnya?  “Saya dekat sama Kakek dan Nenek, Karena
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa mereka mau mendengarkan cerita saya”
sebabnya?  “Saya tidak dekat sama Mama, Bapak karena
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian mereka sibuk dengan tugasnya masing-
berinteraksi dengan orang lain masing”
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan  “ Saya mau sendirian saja, dan saya tidak
berinteraksi dengan orang lain suka terlalu banyak cerita sama orang lain
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak karena saya tidak suka”
ingin berinteraksi dengan orang lain  “Keuntungannya saya punya banyak teman
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki dan bisa saling menolong”
banyak teman dan bergaul akrab dengan O:
mereka  Klien tinggal serumah dengan kakek sama
 Diskusikan kerugian bila klien hanya neneknya
mengurung diri dan tidak bergaul dengan  Klien lebih dekat sama kakek sama neneknya
orang lain karena mereka mau mendengarkan cerita
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap klien
kesehatan fisik klien  Klien tidak dekat sama mama sama
3. Latih berkenalan bapaknya karena mereka sibuk dengan
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi tugasnya masing-masing
dengan orang lain  Klien lebih suka menyendiri, tidak suka
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang banyak bercerita sama orang lain karena
lain klien tidak suka.
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi  Klien dapat menyebutkan Keuntungan
dengan orang lain yang dilakukan dihadapan berinteraksi dengan orang lain yaitu punya
perawat banyak teman dan bisa saling menolong.
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu  Pada saat berinteraksi kontak mata kurang,
orang teman anggota keluarga klien lebih banyak diam dan menunduk.
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi A: Sp.1 Teratasi sebagian
yang telah dilakukan oleh klien P:
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien Perawat:
setelah berinteraksi dengan orang lain,  Evaluasi kegiatan yang lalu
mungkin klien akan mengungkapkan  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
keberhasilan atau kegagalannya, beri  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
dorongan terus menerus agar klien tetap Klien:
semangat meningkatkan interaksinya.  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
jadwal.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi Sosial Sabtu, 27 September 2014, Pukul 11.00 Sabtu, 27 September 2014, Pukul 11.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “ Ya, saya tinggal serumah sama Kakek
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya? dan Nenek dan bila ada masalah cerita
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa sama Kakek”
sebabnya?  “Saya tidak dekat sama Mama, Bapak
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi karena mereka sibuk dengan tugasnya
dengan orang lain masing-masing”
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan  “ Saya mau sendirian saja, dan saya tidak
berinteraksi dengan orang lain suka terlalu banyak cerita sama orang lain
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak karena saya tidak suka”
ingin berinteraksi dengan orang lain  “Keuntungannya saya punya banyak
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki teman dan bisa saling menolong”
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka O:
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung  Klien tinggal serumah dengan kakek sama
diri dan tidak bergaul dengan orang lain neneknya
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap  Klien lebih dekat sama kakek sama
kesehatan fisik klien neneknya karena mereka mau
mendengarkan cerita klien
3. Latih berkenalan  Klien tidak dekat sama mama sama
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan bapaknya karena mereka sibuk dengan
orang lain tugasnya masing-masing
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang  Klien lebih suka menyendiri, tidak suka
lain banyak bercerita sama orang lain karena
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan klien tidak suka.
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat  Keuntungan berinteraksi dengan orang
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu lain, klien mengatakan punya banyak
orang teman anggota keluarga teman dan bisa saling menolong.
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi  Pada saat berinteraksi kontak mata
yang telah dilakukan oleh klien kurang, klien lebih banyak diam dan
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah menunduk.
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien A: Sp.1 Teratasi sebagian
akan mengungkapkan keberhasilan atau P:
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar Perawat:
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya.  Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien berkenalan dengan orang lain.
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien

Klien:
 Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
jadwal.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi social Senin, 29 September 2014. Pukul 11.15 Senin, 29 September 2014 pukul 12.00
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “ Saya tinggal serumah dengan Kakek dan
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya? Nenek”
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa  “ Saya mau sendirian saja, dan saya tidak
sebabnya? suka terlalu banyak cerita sama orang lain
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi karena saya tidak suka”
dengan orang lain  “Keuntungannya saya punya banyak
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan teman dan bisa saling menolong”
berinteraksi dengan orang lain  “ Saya tidak mau bicara sama siapa-siapa”
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak O:
ingin berinteraksi dengan orang lain  Klien tinggal serumah dengan kakek sama
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki neneknya.
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka  Klien lebih suka menyendiri, tidak suka
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung banyak bercerita sama orang lain karena
diri dan tidak bergaul dengan orang lain klien tidak suka.
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap  Keuntungan berinteraksi dengan orang
kesehatan fisik klien lain, klien mengatakan punya banyak
3. Latih berkenalan teman dan bisa saling menolong.
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan  Klien mengatakan tidak mau bicara sama
orang lain siapa-siapa sehingga pada saat
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang berinteraksi dengan perawat, klien hanya
lain diam dan menunduk sambil memegang
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan kepala.
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat A: Sp.1 Teratasi sebagian
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu P:
orang teman anggota keluarga Perawat:
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi  Evaluasi kegiatan yang lalu
yang telah dilakukan oleh klien  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien
akan mengungkapkan keberhasilan atau Klien:
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya. jadwal.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi social Selasa, 30 September 2014. Pukul 11.10 Selasa, 30 September 2014. Pukul 11.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “Saya tidak dekat sama Mama, Bapak
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya? karena mereka sibuk dengan tugasnya
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa masing-masing”
sebabnya?  “ Saya ingin pulang saja”
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi O:
dengan orang lain  Klien tidak dekat sama mama sama
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan bapaknya karena mereka sibuk dengan
berinteraksi dengan orang lain tugasnya masing-masing
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak  Klien ingin pulang.
ingin berinteraksi dengan orang lain  Pada saat diajak berkomunikasi, klien
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki hanya menunduk dan diam.
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka  Apabila apa yang perawt ucapkan klien
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung setuju klien hanya menggangguk.
diri dan tidak bergaul dengan orang lain  Pada saat perawat mengajak klien untuk
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap berlajar berinteraksi klien menggelengkan
kesehatan fisik klien kepalanya”
3. Latih berkenalan A: Sp.1 Teratasi sebagian
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan P:
orang lain Perawat:
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang  Evaluasi kegiatan yang lalu
lain  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu Klien:
orang teman anggota keluarga  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi jadwal.
yang telah dilakukan oleh klien
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien
akan mengungkapkan keberhasilan atau
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi social Rabu, 01 Oktober 2014, Pukul 11.00 Rabu, 01 Oktober 2014, Pukul 11.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “ Saya tinggal serumah dengan Kakek dan
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya? Nenek”
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa  “ Saya mau sendirian saja, dan saya tidak
sebabnya? suka terlalu banyak cerita sama orang lain
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi karena saya tidak suka”
dengan orang lain  “Saya tidak mau diajak berkenalan dengan
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan orang lain”
berinteraksi dengan orang lain O:
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak  Klien tinggal serumah dengan kakek sama
ingin berinteraksi dengan orang lain neneknya
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki  Klien lebih suka menyendiri, tidak suka
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka banyak bercerita sama orang lain karena
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung klien tidak suka.
diri dan tidak bergaul dengan orang lain  Klien tidak mau diajak berkenalan dengan
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap orang lain.
kesehatan fisik klien  Klien lebih banyak diam dan hanya
3. Latih berkenalan mengangguk atau menggeleng pada saat
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan berinteraksi dengan perawat.
orang lain A: Sp.1 Teratasi sebagian
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang P:
lain Perawat:
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan  Evaluasi kegiatan yang lalu
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
orang teman anggota keluarga
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi Klien:
yang telah dilakukan oleh klien  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah jadwal.
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien
akan mengungkapkan keberhasilan atau
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi social Kamis, 02 Oktober 2014 Pukul:11.00 Kamis, 02 Oktober 2014. Pukul 11.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “ Ada masalah, saya cerita ke kakek”
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya? O:
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa  Klien dekat sama Kakeknya dan jika ada
sebabnya? masalah klien cerita ke kakeknya.
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi  Pada saat diajarkan cara berinteraksi
dengan orang lain dengan orang lain, klien hanya
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan mengangguk tanda setuju terhadap apa
berinteraksi dengan orang lain yang perawat ajarkan.
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak  Klien lebih banyak diam dan menunduk.
ingin berinteraksi dengan orang lain A: Sp.1 Teratasi sebagian
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki P:
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka Perawat:
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung  Evaluasi kegiatan yang lalu
diri dan tidak bergaul dengan orang lain  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
kesehatan fisik klien
3. Latih berkenalan Klien:
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
orang lain jadwal.
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang
lain
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu
orang teman anggota keluarga
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi
yang telah dilakukan oleh klien
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien
akan mengungkapkan keberhasilan atau
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi social Jumat, 03 Oktober 2014 Pukul:11.00 Jumat, 03 Oktober 2014. Pukul 11.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:-
 Siapa yang satu rumah dengan klien? O:
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya?  Pada saat diajarkan cara berinteraksi
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa dengan orang lain, klien hanya
sebabnya? mengangguk tanda setuju terhadap apa
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi yang perawat ajarkan.
dengan orang lain  Klien lebih banyak diam dan menunduk.
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan  Pada saat berinteraksi kontak mata klien
berinteraksi dengan orang lain kurang
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak A: Sp.1 Teratasi sebagian
ingin berinteraksi dengan orang lain P:
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki Perawat:
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka  Evaluasi kegiatan yang lalu
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
diri dan tidak bergaul dengan orang lain  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap
kesehatan fisik klien Klien:
3. Latih berkenalan  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan jadwal.
orang lain
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang
lain
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu
orang teman anggota keluarga
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi
yang telah dilakukan oleh klien
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien
akan mengungkapkan keberhasilan atau
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi social Sabtu, 04 Oktober 2014 Pukul:10.00 Sabtu, 04 Oktober 2014. Pukul 10.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “Saya senang punya teman baru”
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya?  “Saya mau berkenalan dengan kamu saja”
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa O:
sebabnya?  Klien dapat menyebutkan keuntungan
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi berinteraksi yaitu punya teman baru
dengan orang lain  Klien mau berkenalan dengan perawat
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan saja
berinteraksi dengan orang lain  Pada saat diajarkan cara berinteraksi
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak dengan orang lain, klien hanya
ingin berinteraksi dengan orang lain mengangguk tanda setuju terhadap apa
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki yang perawat ajarkan.
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka  Klien lebih banyak diam dan menunduk.
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung  Pada saat berinteraksi kontak mata klien
diri dan tidak bergaul dengan orang lain kurang
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap A: Sp.1 Teratasi sebagian
kesehatan fisik klien P:
3. Latih berkenalan Perawat:
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan  Evaluasi kegiatan yang lalu
orang lain  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
lain Klien:
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat jadwal.
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu
orang teman anggota keluarga
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi
yang telah dilakukan oleh klien
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien
akan mengungkapkan keberhasilan atau
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi social Senin, 06 Oktober 2014 Pukul:10.00 Senin, 06 Oktober 2014. Pukul 10.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “Keuntungan kita berinteraksi yaitu punya
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya? banyak teman”
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa  “Bila saya mau berkenalan sama orang,
sebabnya? saya tanyakan namanya”
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi O:
dengan orang lain  Klien dapat menyebutkan keuntungan
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan berinteraksi yaitu punya banyak teman
berinteraksi dengan orang lain  Klien dapat menyebutkan cara berkenalan
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak yaitu menanyakan nama orang tersebut
ingin berinteraksi dengan orang lain  Klien lebih banyak diam dan menunduk.
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki  Pada saat berinteraksi kontak mata klien
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka kurang
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung A: Sp.1 Teratasi sebagian
diri dan tidak bergaul dengan orang lain P:
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap Perawat:
kesehatan fisik klien  Evaluasi kegiatan yang lalu
3. Latih berkenalan  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
orang lain Klien:
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
lain jadwal.
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu
orang teman anggota keluarga
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi
yang telah dilakukan oleh klien
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien
akan mengungkapkan keberhasilan atau
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
1. Isolasi social Selasa, 07 Oktober 2014 Pukul:11.00 Selasa, 07 Oktober 2014. Pukul 11.30
1. Mengidentifikasi penyebab Isolasi Sosial S:
 Siapa yang satu rumah dengan klien?  “Keuntungan kita berinteraksi yaitu punya
 Siapa yang dekat dengan klien? Apa sebabnya? banyak teman”
 Siapa yang tidak dekat dengan klien? Apa  “Cara berkenalan yaitu dengan menyebut
sebabnya? nama kita”
2. Menanyakan keuntungan dan kerugian berinteraksi O:
dengan orang lain  Klien dapat menyebutkan keuntungan
 Tanyakan pendapat klien tentang kebiasaan berinteraksi yaitu punya banyak teman
berinteraksi dengan orang lain  Klien dapat menyebutkan cara berkenalan
 Tanyakan apa yang menyebabkan klien tidak yaitu menyebutkan nama kita pada orang
ingin berinteraksi dengan orang lain yang kita ajak berkenalan.
 Diskusikan keuntungan bila klien memiliki  Klien lebih banyak diam dan menunduk.
banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka  Pada saat berinteraksi kontak mata klien
 Diskusikan kerugian bila klien hanya mengurung kurang
diri dan tidak bergaul dengan orang lain A: Sp.1 Teratasi sebagian
 Jelaskan pengaruh isolasi social terhadap P:
kesehatan fisik klien Perawat:
3. Latih berkenalan  Evaluasi kegiatan yang lalu
 Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan  Latih klien berkenalan dengan orang lain.
orang lain  Masukkan dalam jadwal hariannya klien
 Berikan contoh cara berintraksi dengan orang Klien:
lain  Latih berkenalan dengan orang lain sesuai
 Beri kesempatan klien cara berinteraksi dengan jadwal.
orang lain yang dilakukan dihadapan perawat
 Mulailah bantu klien berinteraksi dengan satu
orang teman anggota keluarga
 Beri pujian untuk setiap kemampuan interaksi
yang telah dilakukan oleh klien
 Siap mendengar ekspresi perasaan klien setelah
berinteraksi dengan orang lain, mungkin klien
akan mengungkapkan keberhasilan atau
kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar
klien tetap semangat meningkatkan interaksinya.
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
2. Defisit perawatan Jumat, 27 September 2014, Jumat, 27 September 2014, Pukul 13.30
diri: berpakayan Pukul 13.10 S:
dan berhias 1. Mengidentifikasi  “Dalam sehari Saya mandi 1 kali”
 Kebersihan diri  ”Setelah mandi, saya tidak menyisir rambut”
 Berdandan/berhias  “Pentingnya kebersihan diri agar badan kita bersih”
 Makan O:
 BAB/BAK  Klien dapat mengidentifikasi kebersihan diri yaitu mandi sekali dalam sehari
2. Menjelaskan pentingnya  Klien dapat mengidentifikasi kemampuan berdandan/ berhias yaitu setelah mandi
kebersihan diri klien tidak menyisir rambut
3. Menjelaskan alat dan cara  Rambut klien terlihat acak-acakan
kebersihan diri  Pakyan yang klien gunakan terbalik (Depan ke belakang dan belakang ke depan)
4. Masukkan dalam jadwal  Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri yaitu agar badan kita bersih
kegiatan klien A: Sp.1 Teratasi sebagian
P:
Perawat:
 Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien cara berdandan
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien
Klien:
 Latih berdandan
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
2. Defisit perawatan Senin, 29 September 2014, Pukul Senin, 29 September 2014, Pukul 13.30
diri: berpakayan 13.10 S:
dan berhias 1. Mengidentifikasi  “Dalam sehari Saya mandi 1 kali”
 Kebersihan diri  ”Setelah mandi, saya tidak menyisir rambut”
 Berdandan/berhias  “Pentingnya kebersihan diri agar badan kita bersih”
 Makan O:
 BAB/BAK  Klien dapat mengidentifikasi kebersihan diri yaitu mandi sekali dalam sehari
2. Menjelaskan pentingnya  Klien dapat mengidentifikasi kemampuan berdandan/ berhias yaitu setelah mandi
kebersihan diri klien tidak menyisir rambut
3. Menjelaskan alat dan cara  Rambut klien terlihat acak-acakan
kebersihan diri  Pakyan yang klien gunakan terbalik (Depan ke belakang dan belakang ke depan)
4. Masukkan dalam jadwal  Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri yaitu agar badan kita bersih
kegiatan klien  Klien mau mandi apabila diingatkan oleh perawat
A: Sp.1 Teratasi sebagian
P:
Perawat:
 Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien cara berdandan
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien
Klien:
 Latih berdandan
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
2. Defisit perawatan Selasa, 30 September 2014, Selasa, 30 September 2014, Pukul 13.30
diri : berpakayan Pukul 13.15 S:
dan berhias 1. Mengidentifikasi  “Dalam sehari Saya mandi 1 kali”
 Kebersihan diri  ”Setelah mandi, saya tidak menyisir rambut”
 Berdandan/berhias  “Pentingnya kebersihan diri agar badan kita bersih”
 Makan O:
 BAB/BAK  Klien dapat mengidentifikasi kebersihan diri yaitu mandi sekali dalam sehari
2. Menjelaskan pentingnya  Klien dapat mengidentifikasi kemampuan berdandan/ berhias yaitu setelah mandi
kebersihan diri klien tidak menyisir rambut
3. Menjelaskan alat dan cara  Rambut klien terlihat acak-acakan
kebersihan diri  Pakyan yang klien gunakan terbalik (Depan ke belakang dan belakang ke depan)
4. Masukkan dalam jadwal  Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri yaitu agar badan kita bersih
kegiatan klien  Klien mau mandi apabila diingatkan oleh perawat
A: Sp.1 Teratasi sebagian
P:
Perawat:
 Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien cara berdandan
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien
Klien:
 Latih berdandan
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
2. Defisit perawatan Rabu, 01 Oktober 2014, Pukul Rabu, 01 Oktober 2014, Pukul 13.30
diri : berpakayan 13.15 S:
dan berhias 1. Mengidentifikasi  “Dalam sehari Saya mandi 1 kali”
 Kebersihan diri  ”Setelah mandi, saya tidak menyisir rambut”
 Berdandan/berhias  “Pentingnya kebersihan diri agar badan kita bersih”
 Makan O:
 BAB/BAK  Klien dapat mengidentifikasi kebersihan diri yaitu mandi sekali dalam sehari
2. Menjelaskan pentingnya  Klien dapat mengidentifikasi kemampuan berdandan/ berhias yaitu setelah mandi
kebersihan diri klien tidak menyisir rambut
3. Menjelaskan alat dan cara  Rambut klien terlihat acak-acakan
kebersihan diri  Pakyan yang klien gunakan terbalik (Depan ke belakang dan belakang ke depan)
4. Masukkan dalam jadwal  Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri yaitu agar badan kita bersih
kegiatan klien  Klien mau mandi apabila diingatkan oleh perawat
A: Sp.1 Teratasi sebagian
P:
Perawat:
 Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien cara berdandan
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien
Klien:
 Latih berdandan
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
2. Defisit perawatan Kamis, 02 Oktober 2014, Pukul Kamis, 02 Oktober 2014, Pukul 13.30
diri : berpakayan 13.15 S:
dan berhias 1. Mengidentifikasi  “Dalam sehari Saya mandi 1 kali”
 Kebersihan diri  ”Setelah mandi, saya menyisir rambut”
 Berdandan/berhias  “Pentingnya kebersihan diri agar badan kita bersih”
 Makan O:
 BAB/BAK  Klien dapat mengidentifikasi kebersihan diri yaitu mandi sekali dalam sehari
2. Menjelaskan pentingnya  Klien dapat mengidentifikasi kemampuan berdandan/ berhias yaitu setelah mandi
kebersihan diri klien menyisir rambut
3. Menjelaskan alat dan cara  Rambut klien terlihat rapi
kebersihan diri  Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri yaitu agar badan kita bersih
4. Masukkan dalam jadwal  Klien mau mandi apabila diingatkan oleh perawat
kegiatan klien  Klien terlihat lebih rapi
A: Sp.1 Teratasi
P:
Perawat:
 Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien cara berdandan
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien
Klien:
 Latih berdandan
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
2. Defisit perawatan Jumat, 03 Oktober 2014, Pukul Jumat, 03 Oktober 2014, Pukul 13.30
diri : berpakayan 13.00 S:
dan berhias 1. Mengevalusi Sp.1  “Saya sudah mandi tadi jam 11.00”
2. Menjelaskan pentingnya  ”Setelah mandi, saya menyisir rambut”
berdandan  “Pentingnya kebersihan diri agar badan kita bersih”
3. Melatih klien cara berdandan:  “Berdandan agar tampan”
 Berpakayan O:
 Menyisir rambut  Klien dapat melakukan Sp.1(menjelaskan pentingnya kebersihan diri, alat dan cara
 Berdandan kebersihan diri)
 Klien dapat menjelaskan pentingnya berdandan yaitu agar terlihat tampan
 Rambut klien terlihat rapi
 Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri yaitu agar badan kita bersih
 Klien terlihat lebih rapi
 Pakayan yang klien gunakan terlihat bersih dan tidak terbalik.
 Klien tidak mau mencukur kumis dan jenggotnya
A: Sp.2 Teratasi sebagian
P:
Perawat:
 Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien cara berdandan
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien
Klien:
 Latih berdandan
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
2. Defisit perawatan Sabtu, 04 Oktober 2014, Pukul Sabtu, 04 Oktober 2014, Pukul 13.30
diri : berpakayan 13.00 S:
dan berhias 1. Mengevalusi Sp.1  “Saya sudah mandi tadi jam 11.00”
2. Menjelaskan pentingnya  ”Setelah mandi, saya menyisir rambut”
berdandan  “Pentingnya kebersihan diri agar badan kita bersih”
3. Melatih klien cara berdandan:  “Berdandan agar tampan”
 Berpakayan  “Setelah mandi saya mengganti pakayan”
 Menyisir rambut  “ Saya tidak mau mencukur jenggot dan kumis saya”
 Berdandan O:
 Klien dapat melakukan Sp.1(menjelaskan pentingnya kebersihan diri, alat dan cara
kebersihan diri)
 Klien dapat menjelaskan pentingnya berdandan yaitu agar terlihat tampan
 Rambut klien terlihat rapi
 Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri yaitu agar badan kita bersih
 Klien terlihat lebih rapi
 Pakayan yang klien gunakan terlihat bersih dan tidak terbalik.
 Klien tidak mau mencukur kumis dan jenggotnya
A: Sp.2 Teratasi sebagian
P:
Perawat:
 Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien cara berdandan
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien
Klien:
 Latih berdandan
No Dx. Kep Implementasi Evaluasi
2. Defisit perawatan Senin, 06 Oktober 2014, Pukul Senin, 06 Oktober 2014, Pukul 13.30
diri : berpakayan 13.00 S:
dan berhias 1. Mengevalusi Sp.1  “Saya sudah mandi tadi jam 11.00”
2. Menjelaskan pentingnya  ”Setelah mandi, saya menyisir rambut”
berdandan  “Pentingnya kebersihan diri agar badan kita bersih”
3. Melatih klien cara berdandan:  “Berdandan agar tampan”
 Berpakayan  “Setelah mandi saya mengganti pakayan”
 Menyisir rambut  “ Saya tidak mau mencukur jenggot dan kumis saya”
 Berdandan O:
 Klien dapat melakukan Sp.1(menjelaskan pentingnya kebersihan diri, alat dan cara
kebersihan diri)
 Klien dapat menjelaskan pentingnya berdandan yaitu agar terlihat tampan
 Rambut klien terlihat rapi
 Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri yaitu agar badan kita bersih
 Klien terlihat lebih rapi
 Pakayan yang klien gunakan terlihat bersih dan tidak terbalik.
 Klien tidak mau mencukur kumis dan jenggotnya
A: Sp.2 Teratasi sebagian
P:
Perawat:
 Evaluasi kegiatan yang lalu
 Latih klien cara berdandan
 Masukkan dalam jadwal hariannya klien
Klien:
 Latih berdandan