Anda di halaman 1dari 8

SISTEM

INFORMASI
MANAJEMEN

EVOLUSI & PERKEMBANGAN SISTEM ERP

Baziedy Aditya Darmawan, MM.

What is an ERP?

§ Sistem perencanaan sumberdaya perusahaan (enterprise resource planning)


yang mengintegrasikan fungsi bisnis dan proses di dalam organisasi melalui
aplikasi tunggal yang terpadu

§ Digunakan dalam pengelolaan relational database (basis data yang terhubung


antar departemen fungsional)

§ Proses implementasi ERP umumnya memicu Business Process Reengineering


(BPR) di dalam perusahaan

§ Dapat menggantikan sistem kerja kelompok yang terpencar, dan meminimalisir


silo effects antar fungsi bisnis

1
ERP Dalam Organisasi Bisnis

Kondisi Organisasi Sebelum/Sesudah


Implementasi ERP

• Tidak ada komunikasi/koordinasi • Seluruh organisasi mengetahui apa yang


• Menyebabkan pengambilan keputusan dilakukan oleh masing-masing
yang tidak akurat departemen
• Saling menyalahkan antar departemen • Pengambilan keputusan akurat
• Menghambat kinerja organisasi • Meningkatkan kinerja organisasi
• Meningkatkan kepuasan stakeholders

2
Perkembangan Sejarah ERP
Penggajian & Keuangan

• Awal perkembangan teknologi komputer untuk


mendukung proses bisnis
– Mempermudah proses (otomatisasi) –
penggajian & akuntansi
– Precise rules for every case
• Awal tahun 1970-an
– Sistem komputer mulai dikembangkan dengan
kerangka terpusat
– Perkembangan SIM dalam menyajikan laporan
yang sistematik terhadap kinerja keuangan
perusahaan
– Tuntutan beragam keperluan analisis terhadap
rencana anggaran dan realisasinya

Perkembangan MRP dan MRP-II


§ Sistem informasi yang dikembangkan sebagai alat untuk
mendukung perusahaan dalam pengelolaan persediaan
Material Requirement Planning (MRP)

§ MRP kemudian berevolusi sejalan dengan perkembangan


dunia bisnis, khususnya terhadap kebutuhan alat untuk dapat
mendukung pengelolaan sumber daya produksi menjadi
Manufacturing Resource Planning (MRP-II)

§ MRP-II, kemudian diperluas sebagai sistem informasi


manajemen yang dapat mendukung proses perencanaan
produksi (production planning)

§ Saat ini, Production Planning (PP) hanya menjadi salah satu


modul bisnis di dalam ERP

3
Evolusi ERP
Waktu Sistem Deskripsi
1960-an Inventory Manajemen dan Pengendalian Persediaan merupakan
Management kombinasi teknologi informasi dan proses bisnis untuk
& Control mengelola tingkat persediaan di gudang. Aplikasi ini dapat
membantu perusahaan mengelola :
- Identifikasi kebutuhan material
- Pemenuhan persediaan
- Memonitor penggunaan item material
- Penghitungan nilai persediaan
- Laporan status persediaan
1970-an Material MRP dilengkapi dengan aplikasi untuk penjadwalan proses
Requirement produksi. MRP mampu menjadwalkan kegiatan operasi dan
Planning pengadaan bahan-bahan berdasarkan kebutuhan produksi
(MRP) barang jadi. Selain itu, MRP juga membantu perusahaan
dalam :
- Menghitung tingkat persediaan saat ini
- Penentuan lot (ukuran) untuk berbagai kegiatan operasi

Evolusi ERP (Cont..)


Waktu Sistem Deskripsi
1980-an Manufacturing MRP II menggabungkan fungsi koordinasi proses produksi,
Requirements perencanaan produk, pengadaan bahan-bahan. MRP II
Planning dapat secara efektif membantu perusahaan dalam:
(MRP II) - Mengendalikan persediaan
- Distribusi produk

1990-an Enterprise ERP didesain menggunakan multi modul bisnis untuk


Resource meningkatkan proses bisnis internal. Sistem ERP
Planning mengintegrasikan seluruh aktivitas bisnis lintas fungsi
(departemen), seperti :
- Production
- Material Management
- Warehousing
- Sales Order Management
- Finance & Accounting
- Human Resource Management, etc.

4
Evolusi ERP (Cont..)
ü Pada 2000-an, sistem ERP tidak hanya didesain untuk meningkatkan
proses bisnis di internal perusahaan, tetapi diperluas fungsinya untuk
melayani stakeholder eksternal, yakni pemasok dan pelanggan
ü Pada saat ini, sistem ERP terus dikembangkan dengan mengadaptasi
perubahan lingkungan bisnis dan mengakomodir berbagai kebutuhan
bisnis yang terus berkembang
ü Saat ini ERP dianggap mampu menstandarkan ‘cara bisnis di era baru’
dan meningkatkan kinerja perusahaan sehingga banyak perusahaan
yang mengimplementasikan ERP sehingga mendorong tren
implementasi ERP di berbagai belahan dunia

Vendor ERP
§ Kebutuhan akan sistem ERP saat ini telah menjadi industri layanan tersendiri
dimana muncul berbagai vendor penyedia layanan sistem ERP yang dapat
digunakan oleh perusahaan tanpa harus membangun sendiri sistem ERP dengan
biaya investasi yang besar dan risiko besar
§ Saat ini, setiap vendor juga mulai mengembangkan produk customized ERP untuk
melayani kebutuhan industri yang spesifik (industri penerbangan, pertambangan,
retail dll)

5
Market Share in ERP Market

SAP: An ERP in Profile

§ The largest ERP company in the world


§ World’s 3rd largest software company!
§ + 183,000 customers

6
Isu Kultural dalam Penggunaan SAP
§ Produk ERP ini dibuat oleh perusahaan asal
Jerman. Sistem ERP utamanya dirancang untuk
pasar Amerika Utara atau Eropa Barat

§ Kinerja sistem yang optimal (best of practices)


dirancang dengan pendekatan‘home country’ –
berdasarkan asumsi proses bisnis yang
dijalankan di‘home country’

§ Praktik dan asumsi bisnis ini tidak seluruhnya


dapat diterapkan di negara lain/wilayah lain

Biaya Investasi ERP


§ Meta Group melakukan survei terhadap 63 perusahaan (skala kecil hingga besar,
mencakup berbagai jenis industri)

§ Rata-rata perusahaan menghabiskan $15 juta untuk biaya investasi ERP (kisaran
dari sampel perusahaan menghabiskan $400,000 - $300 juta)

§ Rata-rata perusahaan dalam sampel memerlukan waktu hingga 2 (dua) tahun


untuk implementasi dan integrasi ERP.

§ Di Indonesia, nilai investasi perusahaan untuk implementasi ERP pada tahun


2013 diperkirakan naik 9,5% mencapai Rp 0.97 triliun (baca artikel)

Source: CIO.com: "The ABCs of ERP"

7
Rata-Rata Proporsi Biaya Dalam Instalasi ERP

Pengeluaran Jumlah Persentase


($ Juta)
Hardware 1.46 13.8 %

Software 1.86 17.5 %

Pelatihan SDM 2.46 23.2 %

Layanan Konsultan 4.82 45.5 %


Profesional

Source: CIO Magazine Oct. 15, 1999