Anda di halaman 1dari 10

Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

Jantung Manusia – Sebelum saya membahas tentang Anatomi dan Fisiologi Jantung pada Manusia, ada
baiknya kita mengenal dulu pengertian Anatomi dan Fisiologi. Anatomi berasal dari bahasa Yunani terdiri dari
ana artinya memisah atau mengurai dan tomos artinya memotong. Secara bahasa, Anatomi adalah ilmu yang
mempelajari struktur tubuh. Sedangkan Fisiologi berasal dari bahasa Yunani terdiri atas dua kata yaitu fisi
dalam bahasa Yunani phisy artinya mekanisme atau tata cara dan logi atau logos dalam bahasa Yunani atau
logic dalam bahasa Inggris artinya ilmu atau pengetahuan. Secara bahasa, Fisiologi adalah ilmu yang
mempelajari fungsi tubuh.

Jantung merupakan organ otot berongga. Berbentuk kerucut dengan basisnya diatas serta apexnya (puncak)
miring ke sebelah kiri bawah. Jantung pada orang dewasa mempunyai berat antara 220-300 gram. Jantung
mempunyai fungsi sebagai pemompa darah.

Letak jantung berada dalam rongga thoraks di area mediastinum (ruang antar paru) dan di belakang sternum
dan lebih menghadap ke kiri daripada ke kanan. Terletak di atas diagfragma. Kedudukannya yang tepat dapat
digambarkan pada kulit dada kita.

Sebuah garis yang ditarik dari tulang rawan iga ketiga kanan, 2 sentimeter dari sternum, ke atas ke tulang
rawan iga kedua kiri, 1 sentimeter dari sternum, menunjuk kedudukan basis jantung, tempat pembuluh darah
masuk dan keluar.

Jantung Manusia – Titik di sebelah kiri antara iga kelima dan keenam, atau di dalam ruang interkostal kelima kiri
4 sentimeter dari garis medial, menunjukkan kedudukan apex jantung, yang merupakan ujung tajam dari
ventrikel.

Letak Jantung

Jantung Manusia – Jantung tersusun atas otot yang bersifat khusus yaitu otot jantung yang bergaris seperti
pada otot sadar. Perbedaannya adalah serabutnya bercabang dan mengadakan anastomose (bersambungan
satu sama lain, tersusun memanjang seperti pada otot bergaris, berciri merah khas dan tak dapat dikendalikan
oleh kemauan).

Otot jantung memiliki kemampuan khusus untuk mengadakan kontraksi otomatis dan ritmis tanpa tergantung
pada ada tidaknya rangsangan saraf. Cara kerja semacam ini disebut miogenik. Dalam keadaan normal

Properti Milik Abisnis.com | 1


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

gerakan jantung dikendalikan oleh saraf yang mensarafinya.

Dinding jantung terdiri atas 3 lapisan, yaitu :

Lapisan Luar atau Perikardium

Parietal perikardium : bagian yang tidak menempel dengan jantung, cenderung lebih
tebal dan keras, berfungsi fiksasi posisi jantung, mencegah infeksi.
Viseral perikardium : bagian yang menempel pada bagian epikardial jantung, lebih tipis
dan fleksibel, berfungsi memudahkan jantung untuk bergerak.

Diantara lapisan parietal dan viseral terdapat kavum perikardium yang berisi cairan ± 10 ml. Cairan tersebut
berfungsi untuk melindungi dari gesekan yang berlebihan saat jantung berdenyut atau berkontraksi dan
meminyaki jantung sehingga jantung dapat bergerak bebas.

Secara umum perikardium berfungsi untuk membungkus bagian epikardial (dalam) jantung, mempertahankan
posisi jantung, memberi pelumasan dan menahan pembesaran berlebihan yang terjadi apabila jantung terisi
darah dalam jumlah yang melebihi kapasitas normalnya.

Perikardium

Lapisan Tengah atau Miokardium

Jantung Manusia – Terdiri atas otot jantung. Gunanya adalah kontraksi jantung. Miokardium paling tebal berada
pada bagian apeks dan paling tipis di basal.

Lapisan Dalam atau Endokardium

Berhubungan dengan pembuluh darah termasuk struktur intrakardiak (otot-otot parilarry dan katup).

Jantung terdiri atas 4 ruang :

Properti Milik Abisnis.com | 2


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

Dua ruang yang berdinding tipis yang disebut atrium atau serambi. Terdiri dari atrium
kanan dan atrium kiri. Atrium kanan berisi darah kotor dan atrium kiri berisi darah bersih.
Antara atrium kanan dan atrium kiri dibatasi oleh septum atau sekat yang disebut dengan
septum interatrium.
Dua ruang yang berdinding tebal yang disebut ventrikel atau bilik. Terdiri dari ventrikel
kanan dan ventrikel kiri. Dinding sebelah kiri lebih tebal dari dinding ventrikel sebelah
kanan sebab kekuatan kontraksi dari ventrikel kiri jauh lebih besar dari yang kanan.
Ventrikel kanan berisi darah kotor dan ventrikel kiri berisi darah bersih. Antara ventrikel
kanan dan ventrikel kiri dibatasi oleh septum atau sekat yang disebut dengan septum
interventrikuler.

Ruang Jantung

Fungsi bagian jantung yaitu sebagai berikut :

Atrium Kanan

Menampung darah yang rendah O2 dari seluruh tubuh.


Darah tersebut mengalir melalui vena kava superior, vena kava inferior.

Atrium Kiri
Berfungsi menerima darah yang kaya O2 dari kedua paru melalui 4 buah vena pulmonalis.
Mengalirkan darah ke ventrikel kiri lalu ke seluruh tubuh melalui aorta.
Ventrikel Kanan
Menerima darah dari atrium kanan.
Memompa darah ke paru-paru melalui arteri pulmonalis.
Ventrikel Kiri

Properti Milik Abisnis.com | 3


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

Menerima darah dari atrium kiri.


Memompa darah ke seluruh tubuh melalui aorta.

Pembatas antarruang dalam jantung disebut sekat atau septum. Berikut adalah sekat pada jantung :

Septum Interatriorum adalah sekat antar atrium.


Septum Interventrikulorum adalah sekat antar ventrikel.
Atrium dan ventrikel pada masing-masing sisi jantung berhubungan satu sama lain
melalui penghubung yang disebut orifisium atrioventricular. Orifisium ini dapat terbuka
dan tertutup oleh suatu katup Atrioventrikular (katup AV).

Ada dua jenis katup dalam jantung, yaitu :

Atrioventrikular, katup yang memisahkan atrium dan ventrikel. Katup ini berfungsi
memungkinkan darah mengalir dari masing-masing atrium ke ventrikel pada masa diastol
ventrikel dan mencegah aliran balik atau regurgitasi saat sistol ventrikel (kontraksi). Katup
atrioventrikular dibagi menjadi 2 yaitu : Katup Mitralis (Bikuspidalis), terdiri atas 2
daun katup yang memisahkan antara atrium kiri dengan ventrikel kiri. Katup
Trikuspidalis, terdiri atas 3 daun katup yang memisahkan antara atrium kanan dengan
ventrikel kanan.
Semilunaris, katup yang memisahkan arteri pulmonalis dan aorta dari ventrikel. Katup ini
memungkinkan darah mengalir dari masing-masing ventrikel ke arteri pulmonalis atau
aorta selama sistol ventrikel dan mencegah aliran balik atau regurgitasi waktu diastol
ventrikel. Katup semilunaris dibagi menjadi 2 yaitu : Katup Semilunaris Pulmonalis,
katup yang memisahkan antara ventrikel kanan dengan arteri pulmonalis. Katup
Semilunaris Aorta, katup yang memisahkan antara ventrikel kiri dengan aorta.

Penampang Katup Jantung

Properti Milik Abisnis.com | 4


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

Letak Katup Jantung

Pembuluh darah yang masuk ke jantung :

Vena Cava

Masuk ke atrium kanan dari seluruh tubuh


Vena cava superior dan inferior
Kaya CO2

Vena Pulmonalis

Masuk ke atrium kiri dari paru-paru


Kaya O2

Pembuluh darah yang keluar dari jantung :

Aorta

Keluar dari ventrikel kiri menuju seluruh tubuh


Kaya O2

Arteri Pulmonalis

Keluar dari ventrikel kanan ke paru-paru


Kaya CO2

Arteri Coronaria : pembuluh darah pada dinding jantung yang berfungsi memberi nutrisi pada otot jantung.

Properti Milik Abisnis.com | 5


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

Arteri koronaria ada 2, yaitu :

Arteri Koronaria Kanan : memperdarahi atrium kanan, ventrikel kanan, SA Node dan AV
Node.
Arteri Koronaria Kiri : Arteri Koronaria Kiri Desenden Anterior atau Sirkumpleksa
: memperdarahi atrial kiri dan ventrikel kiri. Arteri Koronaria Kiri : memperdarahi
ventrikel kiri posterior dan tranversal.

Jantung Manusia – Arteri koronaria kanan dan kiri meninggalkan aorta kemudian bercabang menjadi arteri
lebih kecil mengitari jantung dan mengantarkan darah kepada semua bagian organ jantung. Darah yang
kembali dari jantung dikumpulkan oleh sinus koronaria dan langsung kembali ke atrium kanan.

Pembuluh Darah Jantung

Cara kerja jantung mengedarkan darah ke seluruh tubuh disebut sirkulasi darah. Sirkulasi darah dibedakan
menjadi 2 macam, yaitu :

Sistemik / Mayor / Besar adalah sirkulasi darah dari jantung ke seluruh tubuh kembali
ke jantung. Berikut adalah skema prosesnya secara singkat :

Atrium kiri – katup bikuspidalis – ventrikel kiri – katup semilunaris – aorta – seluruh tubuh (semua jaringan tubuh
dan organ).

Properti Milik Abisnis.com | 6


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

Sirkulasi Darah Sistemik

Pulmonal / Minor / Kecil adalah sirkulasi darah dari jantung ke paru-paru kembali ke
jantung. Berikut adalah skema prosesnya secara singkat :

Atrium kanan – katup trikuspidalis – ventrikel kanan – katup semilunaris – kanan dan kiri arteri pulmonalis –
kapiler paru-paru – vena pulmonalis – atrium kiri.

Sirkulasi Darah Pulmonal

Jantung memiliki kemampuan membentuk depolarisasi spontan dan potensial aksi sendiri yang disebut Sistem
Penghantar Khusus (sel autoritmis).

Sifat sistem penghantar khusus :

Otomasi : kemampuan menghasilkan impuls secara spontan.


Ritmis : keteraturan membangkitkan impuls.
Daya penerus : kemampuan menghantarkan impuls.
Peka rangsang : kemampuan berespons terhadap rangsang.

Aktifitas kontraksi jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh selalu didahului oleh aktivitas listrik.
Jantung memiliki sistem intrinsik sehingga otot jantung secara otomatis terstimulasi untuk berkontraksi tanpa
stimulus eksternal (autoritmesitas).

Properti Milik Abisnis.com | 7


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

Sinoatrial (SA) Node : terletak di dinding belakang atrium kanan, di sebut sebagai
pemicu denyut jantung alami (cardiac pacemaker) memberikan automatik denyut jantung.
Bentuknya kumparan (spindle-shaped). Kecepatan letupan impuls ini dipengaruhi oleh
syaraf simpatis dan parasimpatis (Sistem Syaraf Otonom), sehingga ritmik dari denyutan
dapat di percepat atau diperlambat. Depolarisasi 60-100 kali/menit. Depolarisasi terjadi
dari sel ke sel dan langsung ke 4 penghubung luar dari SA Node yaitu satu ke atrium kiri
dan tiga buah ke AV Node.
Atrioventrikular (AV) Node : terletak di septum atrium. Impuls listrik diperlambat
kecepatannya ketika mencapai AV Node ini sebelum dihantarkan secara keseluruhan ke
AV Bundle dan Serabut Purkinje. Depolarisasi 40-60 kali/menit (apabila SA Node tidak
berfungsi).
AV Bundle (of His) : Hubungan antara AV Node dan AV Bundle adalah hanya
menghubungkan impuls listrik dari atrium ke ventrikel. Sekali impuls menstimulir AV
Bundle, impuls ini langsung dihantarkan ke interventrikel septum dan masuk ke Bundle
Branches kiri dan kanan dan akhirnya menstimulir serabut Purkinje untuk secara spontan
terjadi kontraksi ventrikel.
Serabut Purkinje : serabut otot khusus yang dapat menghantarkan impuls listrik lima
kali lebih cepat dari serabut otot biasa.

Aktifitas Kontraksi Jantung

Sistem Penghantar Khusus

Properti Milik Abisnis.com | 8


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

Jantung dipengaruhi saraf autonom yang berasal dari medula oblongata yaitu saraf simpatis dan parasimpatis.

Simpatis

Mempersyarafi SA Node dan AV Node serta miokardium atrium dan ventrikel.


Stimulasi saraf simpatik meningkatkan denyut jantung.

Parasimpatis
Mempersyarafi otot atrium, SA Node dan AV Node.
Stimulasi saraf parasimpatik mengurangi denyut jantung.

Siklus jantung adalah kejadian yang terjadi dalam jantung selama peredaran darah. Gerakan jantung berasal
dari nodus sinus-atrial, kemudian kedua atrium berkontraksi. Gerakan jantung terdiri dari 2 yaitu kontraksi
(sistole) dan pengendoran (diastole). Kontraksi kedua atrium serentak dan pendek disebut sistole atrial dan
pengendorannya disebut diastole atrial. Kontraksi dan pengendoran ventrikel disebut sistole dan diastole
ventrikuler. Lama kontraksi ventrikel 0,3 detik dan dilatasi ventrikel 0,5 detik. Kontraksi ventrikel lebih lama
dan lebih kuat. Ventrikel kiri adalah terkuat karena harus mendorong darah ke seluruh tubuh untuk
mempertahankan tekanan darah arteri sistemik. Ventrikel kanan memompa darah ke paru-paru dimana
tekanannya lebih rendah. Siklus jantung/menit = 60-80x/menit. Otot jantung mendapat istirahat sewaktu
diastole ventrikuler.

Siklus Jantung

Jantung Manusia – Selama gerakan jantung terdengar 2 macam suara yang disebabkan oleh katup-katup yang
menutup. Bunyi pertama ketika menutupnya katup atrioventrikel, bunyi yang panjang. Bunyi kedua ketika
menutupnya katup semilunar, bunyi yang pendek dan tajam. Kelainan katup disebut bunyi bising atau murmur.

Properti Milik Abisnis.com | 9


Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia

S1 (Lub), terjadi saat penutupan katup AV karena vibrasi pada dinding ventrikel dan
arteri, dimulai pada awal kontraksi atau sistol ventrikel ketika tekanan ventrikel melebihi
tekanan atrium.
S2 (Dup), terjadi saat penutupan katup semilunar, dimulai pada awal relaksasi atau
diastol ventrikel akibat tekanan ventrikel kiri dan kanan lebih rendah dari tekanan di aorta
dan arteri pulmonal.
S3, disebabkan oleh vibrasi dinding ventrikel karena darah masuk ke ventrikel secara
tiba-tiba pada saat pembukaan AV, pada akhir pengisian cepat ventrikel. S3 sering
terdengar pada anak dengan dinding toraks yang tipis atau penderita gagal ventrikel.
S4, terjadi akibat osilasi darah dan rongga jantung yang ditimbulkan oleh kontraksi
atrium. Jarang terjadi pada individu normal.

Murmur atau bising jantung adalah suara jantung abnormal akibat adanya arus turbulen di dalam rongga
jantung dan pembuluh darah. Arus turbulen umumnya terjadi karena kelainan katup, yaitu :

Stenosis : katup tidak dapat membuka secara sempurna.


Insufisiensi katup : katup tidak dapat menutup secara sempurna.

Murmur diastol : setelah S2 akibat stenosis katup AV atau insufisiensi katup semilunar. Murmur sistol : setelah
S1 akibat insufisiensi katup AV atau stenosis katup semilunar.

Denyut arteri adalah suatu gelombang yang teraba pada arteri bila darah dipompa keluar jantung. Denyut ini
mudah diraba di suatu tempat dimana arteri melintasi sebuah tulang yang terletak dekat permukaan, seperti
arteri radialis di depan pergelangan tangan, arteri temporalis di atas tulang temporal atau arteri dorsalis pedis
di belokan mata kiri.

Jantung Manusia – Kecepatan denyut jantung dalam keadaan sehat berbeda dipengaruhi oleh kehidupan,
pekerjaan, makanan, umur dan emosi. Irama dan denyut sesuai dengan siklus jantung. Curah jantung adalah
jumlah darah yang dipompakan ventrikel dalam satu menit. Curah jantung pada orang dewasa dalam keadaan
istirahat ± 5 liter. Sedangkan saat bergerak bisa mencapai 20-25 liter setiap menit. Volume sekuncup adalah
jumlah darah yang dipompakan ventrikel setiap sistole. Curah jantung = isi sekuncup x frekuensi denyut
jantung per menit. Isi sekuncup (stroke volume) adalah volume darah yang dipompa ventrikel tiap denyut.

Demikianlah itu yang dapat saya sampaikan. Jangan lupa setelah ini saya akan lanjutkan dengan Anatomi dan
Fisiologi Jantung Manusia 2. Semoga bermanfaat untuk para pembaca.

Properti Milik Abisnis.com | 10