Anda di halaman 1dari 8

TEKNIK LABORATORIUM

PERALATAN LABORATORIUM PLASTIK

OLEH

KELOMPOK 5

NAMA-NAMA KELOMPOK :

1. STEFANI SENDA

2. ERWINA E. DILLAK

3. MARIA GISELA. M. S. WALE

4. KRISTIANUS JIU

5. PAULINA A. NONI

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK

UNIVERSITAS NUSA CENDANA

KUPANG

2017
PERALATAN LABORATORIUM DARI PLASTIK

1. HOT HANDS

Hot hands berfungsi untuk memegang peralatan gelas yang masih dalam kondisi
panas. Cara menggunakan yaitu dengan memasukan jari jempol ke dalam salah satu bagian
hot hands yang terbuka dan jari lainya di bagian hot hands yang lain.

2. GELAS UKUR

Gelas ukur mempunyai bentuk seperti pipa yang mempunyai kaki atau dudukan
sehingga dapat ditegakkan. Pada bibir atas terdapat bibir tuang untuk memudahkan dalam
menuang larutan atau cairan. Gelas ukur terbuat dari gelas, tetapi tersedia juga yang terbuat
dari plastik tahan bahan kimia. Pada badannya terdapat skala dan di bagian atas terdapat
tulisan yang menyatakan kapasitas gelas ukur tersebut. Alat ini digunakan untuk mengukur
suatu larutan dengan volume tertentu yang tidak memerlukan ketelitian tingkat tinggi. Cara
menggunakannya yaitu dibersihkan terlebih dahulu gelas ukur lalu dikalibrasi setelah itu lap
dengan kain lap atau kertas isap. Kemudian sampel yang akan direaksikan dimasukkan ke
dalam tabung reaksi.
3. SPATULA PLASTIK

Spatula berfungsi untuk mengambil bahan-bahan kimia dalam bentuk padatan, misalnya
dalam bentuk kristal. Untuk zat-zat yang bereaksi dengan logam digunakan spatula plastik
sedangkan zat-zat yang tidak bereaksi dengan dengan logam

4. PIPET TETES PLASTIK

Pipet tetes plastik adalah jenis pipet dengan bentuk berupa pipa kecil yang terbuat dari
plastik dengan ujung bawah yang semakin kecil serta bentuk ujung atas yang kembung yang
berguna untuk mengambil cairan dalam jumlah tetesan kecil atau setetes demi setetes. Pipet
tetes plastik tidak dianjurkan digunakan untuk mengambil bahan kimia yang bersifat asam
kuat atau bahan kimia yang berbahaya.

5. ERLENMEYER PLASTIK

Erlenmeyer adalah salah satu alat laboratorium seoerti gelas yang diameternya semakin
ke atas semakin kecil dengan skala sepanjang dindingnya. Erlenmeyer plastik berfungsi
untuk menyimpan dan menampung filtrate hasil penyaringan, dan menampung titran (
larutan yang dititrasi) pada proses filtrasi. Alat ini juga berguna dalam mikrobiologi, yaitu
digunakan untuk proses pembiakan mikroba. Erlenmeyer tersedia dalam berbagai ukuran
diantaranya adalah : (25, 50, 100, 200, 250, 300, 500, 1000, 2000, 3000, 5000) ml. Cara
menggunakannya dalam proses titrasi yaitu dibersihkan, dikalibrasi, lalu dikeringkan dengan
lap. Kemudian suatu larutan dimasukkan lalu dititrasi, selanjutnya digoyangkan labu
erlenmeyernya. Erlenmeyer plastik sangat tidak dianjurkan untuk memanaskan larutan.

6. BOTOL SEMPROT

Botol semprot atau juga sering disebut botol pencuci adalah berupa botol tinggi
bertutup yang terbuat dari plastik. Jadi anda tidak perlu takut menggunakannya karena tidak
terbuat dari gelas dan akan terhindar dari pecah atau retak. Prinsip Kerja : menekan badan
botol sampai airnya keluar. Botol semprot berfungsi sebagai tempat menyimpan aquades juga
digunakan untuk membersikan dinding bejana dan sisa-sisa endapan, mengeluarkan air atau
cairan dalam jumlah terbatas, untuk membilas peralatan kimia lain atau proses pengenceran
dalam suatu wadah misal labu ukur, erlenmeyer,dsb.
7. PENGISAP FILLER

Terbuat dari bola karet kenyal dengan 3 knop. Bola karet ini tidak mudah lembek.
dan berfungsi menghisap larutan yang akan diukur. Untuk larutan selain air sebaiknya
digunakan karet pengisat yang telah disambungkan pada pipet ukur.

8. KACAMATA PENGAMAN

Kacamata pengaman berbahan dasar plastik dengan karet sebagai penyangga agar
kacamata tidak jatuh saat digunakan. Kacamata ini digunakan untuk melindungi mata dari
bahan yang menyebabkan iritasi. Dan melindungi dari percikan api, uap logam, serbuk debu,
kabut dan zat-zat kimia yang meletup ketika dilakukan pemanasan, misalnya H2SO4.

9. TORSA

Alat ini biasa ditemukan di laboratorium biologi digunakan sebagai media pada waktu
melakukan kegiatan belajar mengajar, dengan demikian siswa akan memahami anatomi
menjadi lebih baik dan bukan gambaran yang abstrak.
10. MIKROPIPET

Mikropipet digunkan untuk memipet cairan berukuran kurang lebih atau sama
dengan 1000 ul (1 ml)

11. PENJEPIT BURET

Berfungsi untuk menjepit buret pada statif saat hendak dilakukan proses titrasi
12. GELAS KIMIA /GELAS BEKER (BEAKER)

Gelas kimia atau sering disebut gelas piala adalah sebuah alat dengan benruk silinder
dan alas yang datar. Gelas kimia tersedia dalam berbagai ukuran diantaranya: 50 ml,
100 ml, 250 ml, 500 ml, 1000 ml, dan 2000 ml. Sebagian besar pembuatan alat ini
biasanya menggunakan bahan borosilikat atau plastik.

Gelas piala atau gelas beker berfungsi sebagai wadah untuk melarutkan suatu zat
atau bahan kimia, tidak dianjurkan untuk menaruh bahan kimia yang bersifat korosif.
Untuk mencegah kontaminasi atau hilangnya cairan dapat digunakan gelas arloji
sebagai penutup. Cara menggunakan gelas kimia yaitu dibersihkan, dikalibrasi, lalu
dikeringkan dengan lap. Dituangkan larutan di dalamnya.

13. LAMPU SENTER


Alat lampu senter ini adalah alat yang terbuat dari bahan plastik. Untuk menyalakan lampu
senter maka dibutuhkan energi yang berasal dari baterai atau daya listrik dan fungsinya untuk
menyelidiki beberapa campuran yang bersifat suspensi.

14. CORONG PLASTIK

Terbuat dari jenis plastik. Corong mempunyai garis tengah 35 – 300 mm dan ada
yang mempunyai tangkai corong panjang, sedang dan pendek. Berfungsi untuk memasukkan
cairan dalam suatu wadah dengan ukuran mulut kecil dan digunakan untuk menyaring zat
cair atau sampel padat. Saat menuangkan larutan, corong sebaiknya tidak bersentuhan dengan
mulut wadah usahakan menjauh sedikit.