Anda di halaman 1dari 13

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami haturkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
rahmat-Nya sehingga makalah ini dapat diselesaikan secara baik. Morfologi adalah cabang
ilmu biologi yang membahas atau mempelajari tentang tata benuk luar atau struktur dari
suatu tumbuhan.

Makalah dengan judul perbedaan daun tunggal dan majemuk beserta macam macam
dan conto contohnya disusun dengan maksud untuk membantu dalam proses belajar para
mahasiswa/i.

Kami sangat menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnan,
karena itu harapan kami agar makalah ini dapat memenuhi tujuan dan bermanfaat bagi
pembaca. Saran dan kritik sangat kami harapan untuk menyempurnakan makalah ini.

Akhir kata, kami mengucapkan kepada teman-teman yang ikut membantu dalam
penyusunan makalah ini.

Kupang, 14 Maret 2017

penulis

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................ 1

I. PENDAHULUAN .................................................................................. 3
1.1 LATAR BELAKANG....................................................................... 3
1.2 RUMUSAN MASALAH.................................................................. 3
1.3 TUJUAN............................................................................................ 3
II. PEMBAHASAN.................................................................................... 4
A. PERBEDAAN DAUN TUNGGAL DAN DAUN MAJEMUK...... 4
B. MACAM MACAM DAUN MAJEMUK......................................... 5
III. PENUTUP............................................................................................. 12
A. KESIMPULAN................................................................................ 12
DAFTAR PUSTAKA................................................................................... 13

2
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

.Daun merupakan suatu bagian tumbuhan yang penting dan pada umumnya
mempunyai sejumlah besar daun. Daun berbentuk tipis melebar berwarna hijau dan
menghadap ke atas. Daun sangat berperan penting dalam proses fotositesis. Jumlah
daun pada setiap tumbuhan berbeda sesuai dengan lingkungan dan jenis tumbuhan
tersebut.Daun yang hidup di daerah panas (kering) tentu berbeda jumlah daunnya
dengan daun yang hidup di daerah berair. Daun terbagi atas 2 jika digolongkan
berdasarkan kelengkapan bagian bagianya yaitu daun lengkap dan daun tidak lengkap.
suatu daun di katakan lengkap bila ia memiliki pelepah, tagkai, dan helaian,
sedangkan suatu daun dikatakan tidak lengkap bila ia tidak memiliki salah satu atau
dua bagian dari ketiga bagian daun tersebut. Daun di bedakan menjadi dua yaitu daun
tunggal dan daun majemuk. Daun tunggal (Folium simplex) adalah tangkai daun yang
hanya terdapat satu helaian daun saja sedangkan daun majemuk (Folium Compositum)
yaitu daun yang memiliki tangkai bercabang cabang dan pada cabang tangkai tersebut
terdapat helaian daunnya, sehingga pada satu tangkai terdapat lebih dari satu helaian
daun.

B. TUJUAN

1. Untuk mengetahui perbedaan daun tunggal dan daun majemuk.


2. Untuk mengetahui macam macam daun tunggal dan daun majemuk.

C. MANFAAT

1. Agar dapat membantu para mahasiswa/i dalam membedakan daun tunggal


dan daun majemuk.
2. Agar dapat membantu para mahasiswa/i mengetahui macam macam
majemuk.

3
BAB II
PEMBAHASAN

A. Perbedaan Daun Tunggal Dan Daun Majemuk

Daun tunggal (Folium simplex) pada tangkai daunnya hanya terdapat satu helaian
daun saja sedangkan daun majemuk (Folium compositum) tangkainya bercabang cabang
dan pada cabang tangkai ini terdapat helaian daunnya sehingga pada satu tangkai
terdapat lebih dari satu helaian daun.

Untuk memudahkan dalam membedakan daun tunggal dan daun majemuk kita juga
dapat membedakan lewat ciri-cirinya, berikut Ciri-ciri lain dari Daun Majemuk :

1. Anak daun terjadi bersama-sama dan bila runtuh bersama-sama juga.


2. Anak daun biasanya seumur dan sama besarnya.
3. Pertumbuhannya terbatas, artinya tdk bertambah panjang lagi dan ujungnya tdk
mempunyai kuncup.
4. Pada daun majemuk tidak terdapat kuncup dibagian ketiaknya.

 Contoh daun tunggal

Gambar 1.1 daun jarak (Ricinus communis L).


Sumber : www.bloggersbugis.com

4
 Contoh daun majemuk

Gambar 1.2 Daun tomat (Solanum lycopersicum L.)


Sumber : www.bloggersbugis.com

B. Macam macam daun tunggal dan daun majemuk beserta contohnya

 Macam - macam daun Majemuk

1. Daun majemuk menjari (Palmatus atau Digitatus)


Daun majemuk menjari ialah daun majemuk yang semua anak daunnya
tersusun memencar pada ujung ibu tangkai seperti letaknya jari-jari pada
tangan, berdasarkan jumlah anak daunya, daun majemuk menjari di bedakan
seperti berikut :
a. beranak daun dua (Bifoliolatus), pada ujung ibu tangkai terdapat dua
anak daun, misalnya daun nam-nam (Cynometra Cauliflora L.)

Gambar 1.3 Daun nam-nam (Cynometra Cauliflora L.)


Sumber : www.bloggersbugis.com

5
b. beranak daun tiga (Trifoliolatus), pada ujung ibu tangkai terdapat tiga
anak daun,misalnya pada pohon para (Hevea brasiliensis Muell.)

Gambar 1.4 Daun para (Hevea brasiliensis Muell.)


Sumber : www.bloggersbugis.com

c. beranak daun lima (Quinquefoliolatus), pada ujung ibu tangkai terdapat


lima anak daun, misalnya daun maman (Gynadropsis pentaphylla D.C)

Gambar 1.5 Daun maman (Gynadropsis pentaphylla D.C)


Sumber : http:/phatladybo.blogspot.com

d. beranak daun tujuh (Septemfoliolatus), jika ada tujuh anak daun pada
ujung ibu tangkainya, misalnya daun kapok randu (Ceiba pentandra
Gaertn).

6
Gambar 1.6 Kapok randu (Ceiba pentandra Gaertn).
Sumber : www.bloggersbugis.com

e. beranak daun banyak (Polyfoliolatus), jika ada tujuh anak daun atau
lebih, misalnya seperti daun randu (Ceiba pentandra Gaertn).

Gambar 1.7 Kapok randu (Ceiba pentandra Gaertn).


Sumber : www.bloggersbugis.com

2. Daun majemuk menyirip (Pinnatus)


Daun majemuk menyirip ialah daun majemuk yang anak daunya terdapat
di kanan kiri ibu tangkai daun. Jadi tersusun seperti sirip ikan. Daun majemuk
menyirip di bedakan dalam beberapa macam :

a. Daun majemuk menyirip beranak daun satu (Unifoliolatus). Misalnya


pada jeruk nipis (Citrus aurantifolia Sw.).

7
Gambar 1.8 Jeruk nipis (Citrus aurantifolia Sw.).
Sumber : www.bloggersbugis.com

b. Daun majemuk menyirip genap (Abrupte pinnatus). Terdapat pada


pohon asam (Tamarindus indica L.)

Gambar 1.9 Daun asam (Tamarindus indica L.).


Sumber : www.bloggersbugis.com

c. Daun majemuk menyirip gasal (Imparipinnatus) daun jenis ini terdapat


pada daun pacar cina (Aglaia odorata Lour) dan mawar (Rosa sp).

gambar 1.10 Daun pacar cina (Aglaia odorata Lour)


Sumber : www.bloggersbugis.com

8
Selain dari itu dapat pula suatu daun mejemuk menyirip dibedakan lagi
menurut duduknya anak-anak daun yang terdapat pada suatu ibu tangkai.
Hingga kita dapati pula :
 Daun majemuk menyirip dengan anak daun yang berpasangan, yaitu
jika duduknya anak daun pada ibu tangkai berhadap-hadapan.
 Menyirip berseling, jika anak daun pada ibu tangkai duduknya
berseling.
 Menyirip berselang-seling (Interupte pinnatus), yaitu jika anak anak
daun pada ibu tangkai berselang seling pasangan anak daun yang lebar
dengan pasangan anak daun yang sempit, mislnya pada anak daun
tomat (Solanum lycopersicum L.).

Gambar 1.11 Daun tomat (Solanum lycopersicum L.)


Sumber : www.bloggersbugis.com

Daun majemuk menyirip ganda dapat dibedakan menurut letak anak daun pada
cabang tingkat berapa dari ibu tangkainya. Dengan demikian daun majemuk
menyirip ganda dapat dibedakan dalam :
 Majemuk menyirip ganda dua (Bipinnatus), jika anak daun duduk pada
cabang tingkat satu dari ibu tangkai.
 Majemuk menyirip ganda tiga (Tripinnatus), jika anak anak daun
duduk pada cabang tingkat dua dari ibu tangkai.
 Majemuk menyirip empat, dst.
Pada umumnya jarang dapat ditemukan daun yang menyirip ganda
lebih dari tiga.

Pada umunya jarang dapat di temukan daun yang menyirip ganda lebih dari
tiga. Daun yang menyirip ganda dibedakan lagi dalam :
 Menyirip ganda dengan sempurna, yaitu jika tidak ada satu anak daun
pun yang duduk pada ibu tangkai.
 Menyirip ganda tidak sempurna, jika masih ada anak daun yang duduk
langsung pada ibu tangkainya.
Berikut diberikan beberapa contoh daun yang menyirip ganda :
 Daun majemuk menyirip genap ganda dua dengan sempurna, mislnya
daun kembang merak (Casalpinia pulcherrima Sw.) dan daun lamtoro
(Leucaena glauca Benth).

9
Gambar 1.12 kembang merak (Casalpinia pulcherrima Sw.)
Sumber : www.bloggersbugis.com

 Daun majemuk menyirip gasal ganda dua tidak sempurna, mislnya


daun kirinyu (Sambucus javanica Bl.).

Gambar 1.13 Daun kirinyu (Sambucus javanica Bl.).


Sumber : www.bloggersbugis.com

 Daun majemuk menyirip gasal rangkap tiga tidak sempurna, misalnya


daun kelor (Moringa oleifera Lamk.).

Gambar 1.14 Daun kelor (Moringa oleifera Lamk.).


Sumber : www.bloggersbugis.com

3. Daun majemuk banggun kaki (Pedatus).

10
Daun ini mempunyai susunan seperti daun majemuk menjari, tetapi dua
anak daun yang paling pinggir tidak duduk pada ibu tangkai, melainkan pada
tangkai anak daun yang disampingnya, seperti terdapat pada Arisema filiforme
(Araceae).

Gambar 1.15 Arisema filiforme


Sumber : www.bloggersbugis.com

4. Daun majemuk campuran (Digitatopinnatus).


Adalah suatu daun majemuk ganda yang mempunyai cabang cabang ibu
tangkai memencar seperti jari dan terdapat pada ujung ibu tangkai daun, tetapi
pada cabang-cabang ibu tangkai ini terdapat anak anak daun yang tersusun
menyirip. Jadi daun majemuk campuran adalah campuran susunan yang menjari
dan menyirip, mislnya daun sikejut (Mimosa pudica L.).

Gambar 1.16 Daun sikejut (Mimosa pudica L.).


Sumber : www.bloggersbugis.com

11
BAB III

PENUTUP
A. KESIMPULAN

1. Daun tunggal (Folium simplex) pada tangkai daunnya hanya terdapat satu
helaian daun saja sedangkan daun majemuk (Folium compositum) tangkainya
bercabang cabang dan pada cabang tangkai ini terdapat helaian daunnya
sehingga pada satu tangkai terdapat lebih dari satu helaian daun.

2. Macam macam daun tunggal dan daun majemuk :


Macam macam daun majemuk :
 Daun Majemuk Menyirip (Pinnatus) yaitu jika anak daun tersusun
seperti sirip pada kanan kiri ibu tangkainya.
 Daun Majemuk Menjari (Palmatus)
 Daun Majemuk Bangun Kaki (Pedatus)
 Daun Majemuk Campuran (Digitato pinnatus).

12
DAFTAR PUSTAKA
Gembong , Tjitrosoepomo .2005. Morfologi tumbuhan, Yogyakarta : Gadja Mada University
Pres.

Setjo suusetyoadi. 2004. Anatomi Tumbuhan. Malang : Universitas Negeri Malang.

Http://bloggersbugis.blogspot.com/2017/03/perbedaan-daun-tunggal-dan-daun-
majemuk.html

Http://semakinindonesia.blogspot.com/2017/03/macam-macam-daun-tunggal-dan-daun-
majemuk.html

13