Anda di halaman 1dari 2

1.

Alat dan Bahan


a. Alat
i. Panci / Alat Pengukus
ii. Kompor
iii. Jar
iv. Sendok
v. Kain penyaring
vi. Bakul atau baskom

b. Bahan
i. Beras ketan putih
ii. Air
iii. Ragi jenis A (ragi tapai pasar biasa)
iv. Ragi jenis B (ragi tapai yang sudah ditambahkan bubuk kayu
manis)
v. Daun jambu air

2. Metode

i. Cuci beras ketan hingga bersih dengan


menggunakan bakul atau baskom

ii. Tiriskan beras ketan kemudian yang telah


direndam.

iii. Setelah ketan tidak terlalu basah, kukus


ketan dengan api sedang hingga matang.
iv. Setelah matang, diamkan nasi ketan pada suhu kamar hingga benar-benar
dingin.

v. Taburkan ragi jenis A dan B yang telah disiapkan di atas nasi ketan yang
benar-benar sudah dingin (jangan di taburkan saat ketan masih panas).

vi. Bungkus nasi ketan yang telah di beri ragi


dengan daun jambu, kemudian dimasukkan
kedalam jar dan ditutup dengan
alumunium foil yang sudah dilubangi.

vii. Inkubasi pada suhu ruang selama 3-4 hari pada suhu ruang dan amati
terhadap rasa, tekstur, bau, dan volume cairan yang dihasilkan.