Anda di halaman 1dari 8

Kasus Medik

Nama Peserta: dr. Arief Kamil


Nama Wahana: RS Annisa Cikarang
Topik: Tetanus
Tanggal (kasus): 19 april 2018
Nama Pasien: Tn. O
Tanggal Presentasi: Nama Pendamping: dr. Elwin, dr. Cecep
Tempat Presentasi: RS Annisa Cikarang
Obyektif Presentasi:
 Keilmuan □ Keterampilan  Penyegaran  Tinjauan Pustaka
 Diagnostik Manajemen □ Masalah □ Istimewa
 Neonatus □Bayi □Anak □Remaja  Dewasa □Lansia □Bumil
□ Deskripsi: Tn. O umur 34 tahun kaku seluruh badan disertai perut seperti papan, punggung
kaku.

□ Tujuan: Menegakkan diagnosis pasien dengan Tetanus

Bahan Bahasan:  Tinjauan Pustaka □Riset  Kasus □Audit


Cara Membahas: □Diskusi  Presentasi dan Diskusi □Email □Pos
Data Pasien: Nama: Tn. O
Nama RS: RS Annisa Kab. Bekasi Telp : Terdaftar sejak :

Data Utama untuk Bahan Diskusi :

1. Diagnosis :
Tetanus

2. Riwayat Pengobatan:
- Pasien mengkonsumsi diazepam, metronidazole dari perawatan sebelumnya. Pasien juga
telah mendapat ATS dari perawatan sebelumnya.
3. Riwayat Kesehatan/Penyakit:
- Sebelumnya pasien telah di rawat dengan tetanus di RS annisa.
4. Riwayat Keluarga:
Riwayat keluarga dengan keluhan yang sama disangkal.
5. Riwayat Kebiasaan:
-

6. Riwayat Pekerjaan:
-
Daftar Pustaka:
1. Ningsih S, Witarti N. Tetanus. 2007. Available from:
www.pediatrik.com/pediatrik/061031-joiq163.doc. Accessed: 18 Agustus 2015.
2. Lubis UN. Tetanus Lokal pada Anak. 2004. Available from:
www.kalbe.co.id/files/cdk/files/15. Accessed: 18 Agustus 2015.
3. Rauscher LA. Tetanus. Dalam :Swash M, Oxbury J, penyunting. Clinical Neurology.
Edinburg : Churchill Livingstone, 1991 ; 865-871
4. Behrman, Richard E., MD; Kliegman, Robert M.,MD ; Jenson Hal. B.,MD, Nelson
Textbook of Pediatrics Vol 1” 17th edition W.B. Saunders Company. 2004
5. Udwadia FE, Tetanus. Bombay: Oxford University Press, 1993 : 305
6. WHO News and activities. The Global Eliination of neonatal tetanus : progress to date,
Bull WHO 1994; 72 : 155-157

Hasil Pembelajaran :
1. Diagnosis Tetanus
2. Penatalaksanaan tetanus
Rangkuman Hasil Pembelajaran Portofolio

1. Subyektif:
Seorang pasien laki-laki, 34 tahun, datang ke UGD diantar keluarga dengan keluhan kaku pada
seluruh badan. Kaku terutama di perut hingga kedua paha, riwayat kejang dirumah 2x kurang lebih 5 menit.
Pasien riyawat tertusuk kayu 3 minggu lalu, post di rawat dengan Tetanus, pasien sebelumnya masuk akibat
terjatuh dari tangga saat mengangkat jemuran. Kaki pasien tiba-tiba kaku sehingga pasien terjatuh.

Tidak ada mual atau muntah, tidak ada penurunan kesadaran, tidak ada demam, pilek, atau diare.
Sebelumnya pasien tidak pernah mendapat imunisasi tetanus. Pasien tidak memiliki riwayat tekanan darah
tinggi. Riwayat kencing manis disangkal. BAB, BAK tidak ada keluhan. Makan dan minum baik, perlahan-
lahan, tidak tersedak.

- Objektif:
PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
Keadaan umum : Sakit sedang
Kesadaran : Compos mentis, menangis (-)
Tekanan Darah : 100/60 mmHg
Nadi : 92 x/menit
Pernafasan : 22 x/menit
Suhu : 37 0C
- Kepala : Normocephal
- Mata : Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik, pupil isokor
- Mulut : Mukosa mulut dan bibir basah, sianosis (-), trismus 2 cm
- Thorax-Kardiovaskular
Inspeksi : pergerakan dinding dada simetris

Palpasi : fremitus vokal normal

Perkusi : pulmo : sonor pada kedua lapang paru

Cor : redup, batas :

Kanan : ICS 2 parasternal dextra


Kiri : ICS 4 midclavicula line sinistra

Atas : ICS 2 dextrasinistra

Auskultasi : Pulmo : vesikuler +/+, wheezing -/-, ronkhi-/-

Cor : S1 dan S2 tunggal, regular, murmur (-), gallop (-)

Abdomen : datar, keras, opistotonus (+)


Ekstremitas : Akral hangat, edema (-/-)
Urogenital : normal

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan Laboratorium (20 april 2018)
Hematologi :
- Hb : 17,6 gr%
- Leukosit : 12,750/mm3
- Trombosit : 464.000/mm3
- Hematokrit : 48,7 vol%
- GDS : 115 mg/dl

- Assessment:
Tetanus

- Plan:
PENATALAKSANAAN
medikamentosa 

- Infus RL 14 tpm
- Inj. Ketorolac 1 amp/12 jam
- Inj. Ranitidine 1 amp/12 jam
- Diazepam 5 mg/6 jam PO
- Metronidazole 500 mg/6 jam PO
- Cefixime 100 mg/12 jam PO
- Eperison HCL 50 mg/8 jam PO

Non-medikamentosa 

1. MengEdukasi pasien dan keluarga mengenai penyakitnya dan perjalanan penyakit.


2. Kontrol TTV
3. Meneruskan medikamentosa

FOLLOW UP

20 april 2018

S : nyeri pinggang, kaku (+), kejang (-)

O :

KU Kes TD Nd Nfs T

baik CM 100/70 94x/i 26 x/i 36,8C

Status Generalis :

Kepala : Conjungtiva Anemis -/- ; Sclera Ikteric -/- , trismus (-) kaku kuduk (-)

Thorax : Pulmo : vesikuler +/+, wheezing -/-, ronkhi -/-

Cor : S1 dan S2 tunggal, regular, murmur (-), gallop (-)

Abdomen : Inspeksi : tampak datar

Auskultasi : peristaltik (+) kesan normal

Palpasi : Kaku, tegang (+), opistotonus (+)

Perkusi : timpani (+)


Extremitas : Akral hangat, CRT <2”, pitting edema (-/-)

A : Tetanus

P: - IVFD RL 20 tpm

- Inj. Ketorolac 1 amp/12 jam/iv


- Inj. Ranitidine 1 amp/12 jam/iv
- Diazepam 5 mg/6 jam/oral

21 april 2018

S : kaku (+), kejang (-)

O :

KU Kes TD Nd Nfs T

baik CM 100/70 81x/i 22 x/i 36,8C

Status Generalis :

Kepala : Conjungtiva Anemis -/- ; Sclera Ikteric -/- , trismus (-) kaku kuduk (-)

Thorax : Pulmo : vesikuler +/+, wheezing -/-, ronkhi -/-

Cor : S1 dan S2 tunggal, regular, murmur (-), gallop (-)

Abdomen : Inspeksi : tampak datar

Auskultasi : peristaltik (+) kesan normal

Palpasi : Kaku, tegang (+), opistotonus (+)

Perkusi : timpani (+)

Extremitas : Akral hangat, CRT <2”, pitting edema (-/-)

A : Tetanus
P : - IVFD RL 20 tpm

- Inj. Ketorolac 1 amp/12 jam/iv


- Inj. Ranitidine 1 amp/12 jam/iv
- Diazepam 5 mg/6 jam/oral

22 april 2018

S : kaku (+), kejang (-)

O :

KU Kes TD Nd Nfs T

baik CM 100/70 81x/i 22 x/i 36,8C

Status Generalis :

Kepala : Conjungtiva Anemis -/- ; Sclera Ikteric -/- , trismus (-) kaku kuduk (-)

Thorax : Pulmo : vesikuler +/+, wheezing -/-, ronkhi -/-

Cor : S1 dan S2 tunggal, regular, murmur (-), gallop (-)

Abdomen : Inspeksi : tampak datar

Auskultasi : peristaltik (+) kesan normal

Palpasi : Kaku, tegang (+), opistotonus (+)

Perkusi : timpani (+)

Extremitas : Akral hangat, CRT <2”, pitting edema (-/-)

A : Tetanus

P: - IVFD RL 20 tpm

- Inj. Ketorolac 1 amp/12 jam/iv


- Inj. Ranitidine 1 amp/12 jam/iv
- Diazepam 5 mg/6 jam/oral