Anda di halaman 1dari 13

SOAL UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP)


ILMU HUKUM

Hukum Pidana
HKUM4203

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP)


UNIVERSITAS TERBUKA

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
Soal dan Pembahasan Kunci Jawaban HKUM4203 Hukum Pidana

1. Pengertian ilmu hukum sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari esensi hukum
yang berkaitan antara filsafat hukum di satu sisi dan teori politik di sisi lain adalah
pendapat dari
a. Friedmann
b. Hans Kelsen
c. Moeljatno
d. Imanuel Kant
Jawab:
a. benar

2. Salah satu dari fungsi hukum adalah melakukan adaptasi, artinya :


a. Mendefinisikan hubungan antara anggota-anggota masyarakat
b. Menjinakkan kekuasaan yang telanjang dan menunjukan bagaimana mengatur
kekuasaan itu
c. Bersifat dinamis untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman
d. Mengatur aktivitas antara individu dan kelompok dalam masyarakat
Jawab:
c. benar

3. Di bawah ini merupakan aparat penegak hukum dalam sistem peradilan pidana,
kecuali :
a. Aparatur desa
b. Jaksa
c. Kepolisian
d. Hakim
Jawab:
a. benar

4. Penderitaan yang sengaja diberikan oleh negara pada seseorang atau beberapa orang
sebagai akibat atas perbuatan-perbuatan yang mana menurut aturah hukum pidana
adalah perbuatan yang dilarang, penderitaan tersebut diberikan oleh lembaga negara
yang diberikan wewenang untuk memberikan penderitaan, hal merupakan unsur-unsur
perngertian dari
a. Hukum pidana formil
b. Hukum pidana materiel
c. Hukum pidana
d. Pidana
Jawab:
d. benar

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
5. Ilmu pengetahuan mengenai suatu bagian khusus dari hukum, yakni hukum pidana,
merupakan pengertian dari
a. Ilmu Hukum Pidana
b. Pemidanaan
c. Sistem pemidanaan
d. Filsafat hukum pidana
Jawab:
a. benar

6. Pembagian jenis pidana secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu :
a. Pidana pokok dan pidana tambahan
b. Pidana mati dan pidana penjara
c. Pidana materiil dan pidana formil
d. Pidana penjara dan pidana denda
Jawab:
a. benar

7. Dasar hukum diberlakukannya Wetbook van Strafrecht voor Nederlandsch-Indie


sebagai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia adalah
a. Pasal I Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945
b. Pasal II Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945
c. Pasal III Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945
d. Pasal IV Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945
Jawab:
b. benar

8. Kebijakan hukum pidana adalah .....


a. Cabang ilmu bagian hukum pidana yang mempelajari hubungan masyarakat dengan
aturan pidana
b. Cabang Diskresi pembentuk hukum pidana dalam melakukan penelitian
menggunakan pendekatan penologi pidana
c. Cabang ilmu hukum pidana yang mempelajari bagaimana penyusunan undang-
undang yang berkaitan dengan hukum pidana
d. cabang ilmu hukum pidana yang memiliki hubungan dengan filsafat pemidanaan
Jawab:
c. benar

9. Penologi adalah bagian dari kriminologi yang mempelajari tentang ..................


a. Faktor-faktor penyebab terjadinya kejahatan
b. Kejahatan dari segi kejiwaan
c. Penanggulangan kejahatan melalui pendekatan non-penal
d. Hukuman kepada pelaku kejahatan
Jawab:

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
d. benar

10. Diadakannya hukum pidana adalah untuk melindungi masyarakat, hal ini
merupakan pendapat dari
a. Van Hattum
b. Muladi
c. Van Bemmelen
d. Tirtaamidjaya
Jawab:
d. benar

11. memidana seorang pelaku kejahatan, merupakan salah satu yang hendak dicapai
oleh
a. Kehendak Penguasa
b. Kehendak pembuat undang-undang
c. Kehendak yang ingin di capai yudikatif
d. Kehendak yang ingin di capai oleh hukum pidana
Jawab:
d. benar

12. Menurut literatur Inggris R3D, pidana untuk menjera atau mencegah sehingga baik
terdakwa sebagai individual maupun orang lain yang potensi menjadi penjahat akan
jera atau takut untuk melakukan kejahatan, melihat pidana yang dijatuhkan kepada
terdakwa, merupakan pengertian dari
a. Represive
b. Presuasif
c. Restorative
d. Deterrence
Jawab:
d. benar

13. Bahwa memang ada orang jahat dari sejak lahir dan tiap penjahat mempunyai
banyak sekali sifat yang menyimpang dari orang-orang biasa, merupakan aliran
kriminologi..
a. Aliran Sosiologis
b. Aliran Biologi-
c. Aliran Biologi-Kriminal
d. Aliran Theologis
Jawab:
c. benar

14. Dalam doktrin hukum pidana Jerman, kepentingan hukum (rechtsgut) meliputi,
kecuali

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
a. rechtstoestand
b. rechten
c. individuale belangen
d. sociale instellingen
Jawab:
c. benar

15. segala kepentingan yang diperlukan dalam berbagai segi kehidupan manusia baik
sebagai pribadi, anggota masyarakat, maupun anggota suatu negara, yang wajib dijaga
dan dipertahankan agar tidak dilanggar/diperkosa oleh perbuatan-perbuatan manusia.
Merupakan pengertian dari..
a. Kepentingan masyarakat
b. Kepentingan Negara
c. Kepentingan Pembuat Undang-Undang
d. Kepentingan hukum
Jawab:
d. benar

16. Yang dimaksud overtreding dalam KUHP dalam buku III adalah
a. Pelanggaran
b. Kejahatan
c. Tindak pidana
d. Culpa
Jawab:
a. benar

17. Prinsip nullum delictum, nulla poena sine praevia legi poenali yang berarti, tidak
ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang sebelumnya diciptakan
oleh ....
a. Van Hattum
b. Van Bemmelen
c. Paul Johan Anslem von Feuerbach
d. Jan Remmelink
Jawab:
c. benar

18. Di Indonesia Asas legalitas dalam konstitusi dalam amandemen kedua UUD 1945
terdapat dalam Pasal...
a. 26
b. 27
c. 28
d. 29
Jawab:

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
c. benar

19. Salah satu makna dalam asas legalitas adalah ketentuan hukum pidana tidak boleh
diberlakukan surut. Dalam sejarah perkembangan asas legalitas dengan dalih
perlindungan masyarakat dari kejahatan, asas legalitas untuk pertama kali disimpangi
dari larangan ketentuan hukum pidana tidak boleh berlaku surut terjadi di negara
a. China
b. Thailand
c. Rusia
d. Amerika Serikat
Jawab:
c. benar

20. Arti dari prinsip nullum crimen, nulla poena sine lege certa adalah
a. Tidak ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang yang tidak
tertulis
b. Tidak ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang yang ada
sebelumnya
c. Tidak ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang yang ketat
d. Tidak ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang yang jelas
Jawab:
d. benar

21. Salah satu negara di dunia yang tidak memberlakukan asas legalitas dalam hukum
pidana nasionalnya adalah negara
a. China
b. Rusia
c. Bolivia
d. Jepang
Jawab:
a. benar

22. Berikut ini lingkup berlakunya asas-asas Extra Teritorial / kekebalan dan hak-hak
Istimewa (Immunity and Previlege), kecuali
a. Semua jenis kapal-kapal dan pesawat udara diatas kapal maupun di luar kapal
b. Suatu angkatan bersenjata yang terpimpin
c. Pejabat-pejabat perwakilan asing dan keluarganya
d. Kepala Negara asing dan anggota keluarganya
Jawab:
a. benar

23. Di bawah ini yang merupakan Pasal yang mengatur batas berlakunya hukum pidana
adalah......

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
a. 1 KUHP
b. 7 KUHP
c. 10 KUHP
d. 2 KUHP
Jawab:
d. benar

24. Unsur sifat melawan hukum tidak perlu dibuktikan jika ............
a. Tidak memenuhi syarat melawan hukum
b. Mempunyai fungsi yang negatif
c. Tak disebut dalam rumusan delik
d. Sebagai unsur konstitutif
Jawab:
b. benar

25. Pasal 1365 BW merupakan ketentuan yang mengatur tentang


a. Perbuatan melawan hukum dalam ranah hukum pidana
b. Perbuatan melawan hukum dalam ranah hukum pidana dan perdata
c. Perbuatan melawan hukum dalam ranah hukum perdata
d. Perbuatan melawan hukum dalam ranah hukum publik
Jawab:
c. benar

26. Di bawah ini yang merupakan pengertian atau definisi kemampuan


bertanggungjawaban dalam ranah pidana yang dikemukakan oleh Van Bemmlen adalah
a. Seseorang yang dapat dipertanggungjawabkan ialah orang yang dapat
mempertahankan hidupnya dengan cara yang patut
b. Suatu keadaan psikis sedemikian, yang membenarkan adanya penerapan sesuatu
upaya pemidanaan, baik dilihat dari sudut umum maupun dari orangnya
c. Mampu untuk menyadari, bahwa perbuatannya itu menurut pandangan masyarakat
tidak dibolehkan
d. Mampu untuk mengerti nilai dari akibat-akibat perbuatannya sendiri
Jawab:
a. benar

27. Dalam hukum pidana untuk dapat di pidana tidaknya seseorang selain harus
memenuhi unsur actus reus selain itu juga orang tersebut juga harus…
a. Berada di luar negeri
b. Dapat bertanggung jawab (means rea)
c. Terdapat rasa bersalahnya
d. Warga negara Indonesia
Jawab:
b. benar

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
28. Pertanggungjawaban yang dikenal dengan konsep “liability” dinyatakan oleh:
a. Moeljatno
b. Muladi
c. Van Hattum
d. Roscoe Pound
Jawab:
d. benar

29. Suatu keadaan dimana sikap batin pelaku dimana pelaku tidak menghendaki suatu
tujuan untuk mewujudkan suatu tindak pidana, akan tetapi keadaan menyebabkan ia
tidak dapat mengelak dari suatu keadaan tertentu merupakan definisi dari ...........
a. Dolus determinatus
b. Dolus eventualis
c. Dolus premediatus
d. Dolus alternativus
Jawab:
b. benar

30. Berikut ini yang merupakan definisi yang benar mengenai Pertanggungjawaban
Pengganti yaitu ......
a. Pertanggungjawaban menurut hukum seseorang atas perbuatan salah yang
dilakukan oleh orang lain
b. Penerapan asas strict liability itu sangat penting terhadap kasus-kasus tertentu yang
menyangkut membahayakan sosial atau anti sosial, membahayakan kesehatan dan
keselamatan, serta moral publik
c. Pada awalnya berkembang dalam praktik peradilan di Inggris. Sebab sebagian hakim
berpendapat asas mens rea tidak dapat dipertahankan lagi untuk setiap kasus pidana
d. Seseorang sudah dapat dipidana jika ia telah melakukan perbuatan sebagaimana
yang telah dirumuskan dalam Undang-undang tanpa melihat bagaimana sikap batinnya
Jawab:
a. benar

31. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai pidana adalah ......
a. Berbicara mengenai proses penjatuhan hukuman
b. Struktur, fungsi, dan proses pengambilan keputusan oleh sejumlah lembaga
(kepolisian, kejaksaan, pengadilan & lembaga pemasyarakatan) yang berkenaan dengan
penanganan & pengadilan kejahatan dan pelaku kejahatan
c. Penjatuhan pidana/sentencing sebagai upaya yang sah yang dilandasi oleh hukum
untuk mengenakan nestapa penderitaan pada seseorang yang melalui proses peradilan
pidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan suatu tindak pidana

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
d. Nestapa/derita yang dijatuhkan dengan sengaja oleh negara (melalui pengadilan)
dimana nestapa itu dikenakan pada seseorang yang secara sah telah melanggar hukum
pidana dan nestapa itu dijatuhkan melalui proses peradilan pidana
Jawab:
d. benar

32. Hukum Penitensier adalah segala peraturan positif mengenai sistem hukuman
(strafstelsel) dan sistem tindakan (matregelstelsel), hukum penitensier ini merupakan
sebagian dari hukuman pidana positif yaitu bagian yang menentukan, kecuali adalah ..
a. Cara sanksi dijalankan
b. Jenis sanksi
c. Subyek sanksi
d. Lamanya sanksi dijalankan
Jawab:
c. benar

33. Sistem sanksinya hanya meliputi pidana (straf, punishment) yang bersifat
penderitaan saja sebagai bentuk penghukuman merupakan termasuk sifat pemidanaan
dengan sistem..
a. Multri Track Sistem
b. Triple Track System
c. Double Track System
d. Single Track System
Jawab:
d. benar

34. Jika ditinjau dari sudut teori-teori pemidanaan, maka sanksi tindakan merupakan
.............
a. Berorientasi pada ide pengenaan sanksi terhadap pelaku suatu perbuatan Aliran
klasik
b. Berorientasi pada ide pengenaan sanksi terhadap pelaku suatu perbuatan Aliran
Kantianisme
c. Memberi penderitaan istimewa
d. Sanksi yang tidak membalas
Jawab:
d. benar

35. Pidana yang dijatuhkan dimaksudkan untuk memperbaiki sikap dan perilaku pelaku
tindak pidana agar tidak mengulang perbuatannya, merupakan .........
a. Aliran klasik
b. Aliran Neo-Klasik
c. Retributive view
d. Perspektif utilitarian

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
Jawab:
d. benar

36. Suatu keadaan diri yang menyebabkan penghapusan, pengurangan atau


penambahan hukumannya hanya boleh dipertimbangkan terhadap yang mengenai diri
orang yang melakukan perbuatan itu atau diri si pembantu saja. hal tersebut
merupakan ketentuan KUHP yang terdapat pada Pasal ..............
a. 57
b. 58
c. 59
d. 60
Jawab:
b. benar

37. Alasan penghapus pemidanaan apabila di tinjau dari aliran sejarah perkembangan
hukum pidana lebih dominan di pengaruhi oleh aliran pidana menurut …
a. Aliran Post modern
b. Aliran Klasik
c. Aliran Determine
d. Aliran Neo-Klasik
Jawab:
d. benar

38. Apabila tidak dipidananya seseorang yang telah melakukan perbuatan yang
mencocoki rumusan delik disebabkan karena hal-hal yang mengakibatkan tidak adanya
sifat melawan hukumnya perbuatan, maka dikatakanlah hal-hal tersebut sebagai....
a. Alasan pembenar
b. Alasan penghapus penuntut
c. Alasan penghapus pidana umum
d. Alasan penghapus pidana khusus
Jawab:
a. benar

39. Tangan seseorang dipegang oleh orang lain dan dipukulkan pada kaca, sehingga
kaca pecah. Maka orang yang pertama tadi tak dapat dikatakan telah melakukan
perusakan benda (Pasal 406 KUHP), hal tersebut merupakan suatu gambaran dari .......
a. Een kracht
b. Een dwang
c. Vis compulsive (paksaan yang relatif)
d. Vis absoluta (paksaan yang absolut)
Jawab:
d. benar

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
40. Pasal 78 KUHP mengatur tentang .......
a. Ne bis in idem
b. Meninggalnya terdakwa
c. Tidak adanya laporan
d. Apabila suatu perbuatan telah lewat waktu, penuntut umum tidak dapat lagi
melakukan penuntutan
Jawab:
d. benar

41. Hal-hal yang menghapuskan hak negara untuk menuntut dan menjalankan pidana
(Vervel van het recht tot strafvordering en van de straf) diatur dalam…
a. Bab VIII Buku IV KUHP
b. Bab VIII Buku III KUHP
c. Bab VIII Buku I KUHP
d. Bab VIII BukuI II IKUHP
Jawab:
c. benar

42. Kewenangan menjalankan pidana hapus jika terpidana meninggal dunia, dalam
KUHP diatur dalam Pasal .............
a. 81
b. 82
c. 83
d. 84
Jawab:
c. benar

43. Percobaan melakukan kejahatan diatur dalam KUHP pada .......


a. Buku I tentang Aturan Umum, Bab IV Pasal 51 dan 54 KUHP
b. Buku II tentang Aturan Umum, Bab IV Pasal 52 dan 54 KUHP
c. Buku I tentang Aturan Umum, Bab IV Pasal 53 dan 54 KUHP
d. Buku II tentang Aturan Umum, Bab IV Pasal 54 dan 55 KUHP
Jawab:
c. benar

44. Teori yang menitik beratkan sifat berbahayanya perbuatan itu terhadap tata hukum
adalah ...
a. Teori Subyektif
b. Teori obyektif materiil
c. Teori obyektif formil
d. Teori gabungan
Jawab:
c. benar

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
45. Turut sertanya seorang atau lebih pada waktu seorang lain melakukan suatu tindak
pidana. Dalam hukum pidana dikenal dengan istilah..
a. Reus Actus
b. Mean Rea
c. Pogging
d. Delmeening
Jawab:
d. benar

46. Unsur-unsur penyertaan yang menggerakkan orang lain disebut ........


a. Medeplichtigheid
b. Uitlokking
c. Doen plegen
d. Medeplegen
Jawab:
b. benar

47. Apabila tindak pidana yang lebih awal telah diputus dengan mempidana pada si
pembuat oleh hakin dengan putusan yang telah menjadi tetap, maka di sini terdapat
pengulangan. Pada pemidanaan si pembuat karena tindak pidana yang kedua ini terjadi
pengulangan, dan di sini terdapat pemberatan pidana dengan sepertiganya merupakan
salah satu kemungkinan yang terjadi sehubungan dengan lebih dari satu tindak pidana
yang dilakukan oleh satu orang, hal tersebut dikemukakan oleh ahli hukum pidana yang
bernama .........
a. Remmelink
b. Van Hattum
c. Moeljatno
d. Utrecht
Jawab:
d. benar

48. Gabungan tindak pidana disebut dengan istilah ...........


a. concursus realis
b. concursus idealis
c. recidive
d. samenloop
Jawab:
d. benar

49. Suatu perbuatan yang masuk kedalam lebih dari satu aturan pidana, hal ini
dinamakan dengan…
a. Voging

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com
b. concursus realis
c. concursus idealis
d. delmeening
Jawab:
c. benar

50. Apabila seseorang yang melakukan suatu tindak pidana dan telah dijatuhi pidana
dengan putusan hakim yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap ( MKHT) atau “in
kracht van gewijsde”, kemudian melakukan tindak pidana lagi merupakan pengertian
dari .......
a. Perbuatan berlanjut
b. Samenloop
c. Concursus idealis
d. Residive
Jawab:
d. benar

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT Ilmu Hukum https://soaluasut.blogspot.com