Anda di halaman 1dari 3

Sri Ramayanti

19940109 201801 2 003


1 Mei 2018
2006
Etika Publik
Pengampu : Dr. Sri A. Kusumawardani, M.Hum

Etika : disiplin ilmu/sains khusus membicarakan tentang apakah yang baik dan apakah yang
buruk, apakah yang benar dan apakah yang salah.
Kode Etik : suatu tatanan etika, pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis yang telah
disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu utnuk melakukan suatu kegiatan atau
pekerjaan.
Manfaat nilai etika bagi organisasi:
Kebersamaan, empati, kepedulian, kedewasaan, orientasi organisasi, respek, kebajikan,
integritas, inovatif, keunggulan, keluwesan, kearifan
Sumber etika (djadja saefulah - 2009):
- Agama
- Lingkungan masyarakat umum
- Peraturan-peraturan formal
- Lingkungan ketetanggaan
- Lingkungan keluarga
- Hati nurani individual
Kode etik dan kode perilaku ASN:
- Melaksanakan tugasnya dengan jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi
- Melaksanakan tugasnya dengan cermat dan disiplin
- Melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan
- Melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undanganan
- Melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan

Kewajiban PNS tentang kode etik  PP No. 42 Tahun 2004


Kode etik tidak boleh beretentangan dengan PP No. 42 Tahun 2004
Dalam melakasanakan tugas kedinasan dan kehidupan sehari-hari, setiap PNS wajib bersikap
dan berpedoman pada etika dalam bernegara dalam penyelenggaran pemerintahan, dalam
berorganisasi, dalam bermasyarakat serta terhadap diri sendiri dan sesama PNS
Tantangan kita dalam menjalankan nilai-nilai dasar ASN:
- Korupsi dan konflik kepentingan
- Adanya kompromi
- Pejabat publik dan dilema etika
- Integrasi nilai-nilai etika dalam pengambilan keputusan
- Pergeseran nilai-nilai (Demoralitas)
Sri Ramayanti
19940109 201801 2 003
1 Mei 2018
2006
- Pengaruh lingkungan yang buruk
- Anti perubahan
- Diskriminatif
- Kurangnya pengawasan dan pencegahan
- Egosektoral
- Logika pasar yang berpengaruh terhadap pelayanan publik

Perubahan mindset kepemimpinan aparatur


- Perubahan mindset untuk terwujudnya Good Governance (GG) dalam perubahan
sistem manajemen yang mencakup kelembagaan, ketatalaksanaan, budaya kerja
- Dalam kepemimpinannya adalah mengerjakan segala sesuatu dengan niat ibadah,
semata-mata mengharap ridho Allah SWT
- Dalam mewujudkan GG, salah satu yang hilang dari khazanah moralitas bangsa
Indonesia saat ini adalah budaya malu
- Tidak berupaya dengan berbagai cara menyisihkan seseorang yang dianggap
saingannya untuk menduduki jabatan-jabatan tertentu dengan cara-cara yang tidak
etis, dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai moralitas
- Pemimpin sebagai pelayan
- Pemimpin harus professional
Maksud kode etik (secara umum)
- Agar PNS sebagai profesional memberikan jasa yang sebaik-baiknya dalam
melaksanakan tugas dan melayani masyarakat
- Sebagai landasan untuk mewujudkan pembinaan jiwa korps PNS dan menjunjung
tinggi kehormatan serta keteladanan sikap, tingkah laku dan perbuatan PNS dalam
melaksanakan tugas kedinasan dan pergaulan hidup sehari-hari

Tujuan kode etik bagi PNS (UU ASN)


- Jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi
- Cermat dan disiplin
- Integritas
- Melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan
- Melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undanganan
- Melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan atau pejabat yang berwenang
sejauh tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undanganan dan
etika pemerintahan
- Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara
- Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif
dan efisien
- Menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugasnya
- Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang
memerlukan informasi terkait kepentingan kedinasan
Sri Ramayanti
19940109 201801 2 003
1 Mei 2018
2006
- Tidak menyalahgunakan informasi intern negara, tugas, status, kekuasaan dan
jabatannya untuk mendapat atau mencari keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri
atau untuk orang lain
- Memegang teguh nilai dasar dan selalu menjaga integritas pegawai
- Melaksanankan ketentuan peraturan perundang-undangan menengai Disiplin Pegawai
Negeri Sipil

Bagaimana ASN agar bebas korupsi?


1. Menjalankan good governance

Good
Governance

Dunia
Pemerintah Masyarakat
Usaha/Swasta

Semua pilar good governance harus berperan aktif dalam mencipatakan pemerintahan
yang baik. Good Governance adalah suatu penyelenggaraan manajemen
pembangunan yang solid dan bertanggungjawab yang sejalan dengan prinsip
demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi danan investasi dan
pencegahan korupsi baik secara politik maupun secara administratif menjalankan
disiplin anggaran serta penciptaan legal dan politican framework bagi tumbuhnya
aktivitas usaha.

2. Partispasi aktif
3. Supremasi Hukum
4. Transparansi
5. Reponsif
6. Musyawarah Mufakat
7. Keadilan
8. Efektif dan efisien
9. Dapat dipertanggungjawabkan
10. Kegiatan terukur