Anda di halaman 1dari 7

BAB III

KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL

3.1 Kerangka Konsep


Berdasarkan tujuan penelitian dan tinjauan pustaka yang telah dikemukakan
mengenai gambaran pengetahuan dan tindakan pasien tentang penyakit Gastritis
di Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Dr. Muhammad Hoesin
Palembang Tahun 2011.
Gambar 3.1
Gambaran Pengetahuan dan Tindakan Pasien tentang Penyakit Gastritis
di Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum
Dr. Muhammad Hoesin Palembang
Tahun 2011

Variabel Independen Variabel Dependen

Pengetahuan
- Definisi
- Etiologi
- Manifestasi Klinis
- Komplikasi

Tindakan
- Pencegahan Pengetahuan dan tindakan
- Penatalaksanaan tentang penyakit gastritis

Sikap

Keterangan :
: diteliti
: tidak diteliti
(Sumber : Notoatmodjo, 2003)
3.2 Definisi Operasional
Tabel 3.1
Definisi Operasional
No Variabel Definisi Operasional Alat Ukur Cara Ukur Hasil Ukur / Kategori Skala
1 Pengetahuan Kemampuan pasien Kuesioner Wawancara 1. Baik, bila jawaban Ordinal
pasien untuk mengingat dan > 75% yang benar
mengetahui yang 2. Cukup, bila
berhubungan dengan jawaban antara 60-
penyakit gastritis : 75% yang benar
definisi etiologi, 3. Kurang, bila
manifestasi klinis dan jawaban < 60%
komplikasi baik yang yang benar
didapatkannya secara (Notoatmodjo, 2003)
langsung maupun ti-
dak langsung melalui
media
2 Tindakan Perbuatan pasien yang Kuesioner Wawancara 1. Melakukan tindak- Ordinal
pasien beresiko untuk me- an, bila jawaban ≥
nimbulkan dampak 75% yang benar
terhadap pencegahan 2. Tidak melakukan
dan penatalaksanaan tindakan, bila
penyakit gastritis jawaban < 75%
yang benar
(Notoatmodjo, 2003)

BAB IV
METODE PENELITIAN

4.1 Jenis Penelitian


Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif
dengan data kuantitatif yaitu untuk membuat gambaran tentang keadaan secara
objektif. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data, klasifikasi,
pengolahan / analisa data, membuat kesimpulan dan laporan (Notoatmodjo,
2002).

4.2 Subjek Penelitian


4.2.1 Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti
(Notoatmodjo, 2002). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien
yang menderita penyakit gastritis yang dirawat di Ruang Penyakit Dalam
Rumah Sakit Umum Dr. Muhammad Hoesin Palembang yang berjumlah
259 responden.

4.2.2 Sampel
Sampel adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan objek yang
diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi (Notoatmodjo, 2002).
Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling di mana sampel
diambil secara keseluruhan dari jumlah populasi yang ada yaitu seluruh
pasien yang menderita penyakit gastritis yang dirawat di Ruang Penyakit
Dalam Rumah Sakit Umum Dr. Muhammad Hoesin Palembang.

4.2.3 Kriteria Subyek Penelitian


Pasien yang menderita penyakit gastritis, yang dirawat di Ruang
Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Dr. Muhammad Hoesin Palembang,
yang bisa baca tulis dan bersedia menjadi responden.

4.3 Besar Sampel


Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan teknik
accidental sampling yaitu seluruh pasien yang menderita penyakit gastritis di
Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Dr. Muhammad Hoesin Palembang
yang berjumlah 259 responden pada tahun 2010.

4.4 Tempat dan Waktu Penelitian


4.4.1 Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum
Dr. Muhammad Hoesin Palembang Tahun 2011.

4.4.2 Waktu Penelitian


Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari tahun 2011.

4.5 Etika Penelitian


Sebelum pengambilan dan penyerahan kuesioner kepada responden terlebih
dahulu responden telah menandatangani surat persetujuan untuk menjadi
responden dalam penelitian yang dilakukan. Setelah mendapatkan persetujuan,
peneliti dapat memenuhi dengan menekan pada masalah etika yang meliputi :
4.5.1 Informed
Lembar persetujuan ini diberikan kepada responden yang diteliti dan sudah
memenuhi kriteria dari peneliti. Dalam lembar dicantumkan judul
penelitian dan manfaat penelitian. Bila subjek menolak, maka peneliti tidak
boleh memaksa dan tetap menghormati hak-hak subjek.
4.5.2 Anonimity
Untuk menjaga kerahasiaan, maka peneliti tidak akan mencantumkan nama
responden, namun pada lembar tersebut hanya diberi nomor.
4.5.3 Confedility
Kerahasiaan informasi yang didapat dari responden dijamin peneliti. Hanya
kelompok data tertentu yang akan dilaporkan sebagai hasil penelitian.

4.6 Manajemen Data


4.6.1 Sumber Data
a. Data Primer
Diperoleh dari pengisian kuesioner yang diberikan kepada responden.
b. Data Sekunder
Diperoleh dari data medical record penyakit gastritis di Ruang Penyakit
Dalam Rumah Sakit Umum Dr. Muhammad Hoesin Palembang Tahun
2011.

4.6.2 Teknik Pengumpulan Data


Pengumpulan data dilakukan sendiri oleh peneliti dengan menggunakan
kuesioner kepada pasien yang menderita gastritis di Ruang Penyakit Dalam
Rumah Sakit Umum Dr. Muhammad Hoesin Palembang. Bentuk kuesioner
yang diajukan adalah berupa pertanyaan terstruktur dengan jawaban yang
tersedia.

4.6.3 Alat / Instrumen Pengumpulan Data


Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang telah disusun
oleh peneliti.

4.7 Pengolahan Data


4.7.1 Editing
Merupakan pengecekan atau pengkoreksian data yang dikumpulkan
karena kemungkinan data yang masuk atau data yang terkumpul itu tidak
logis dan meragukan. Tujuan dari editing adalah untuk menghilangkan
kesalahan-kesalahan yang terdapat pada pencatatan di lapangan atau
bersifat koreksi.

4.7.2 Coding
Merupakan pemberian kode-kode pada tiap-tiap data yang termasuk
dalam kategori yang sama. Kode adalah isyarat yang dibuat dalam bentuk
kata-kata / huruf-huruf yang memberikan petunjuk atau identitas pada suatu
informasi atau data yang dibahas.

4.7.3 Tabulasi
Merupakan membuat tabel-tabel yang berisikan data yang telah diberi
kode, sesuai dengan analisa yang dibutuhkan.

4.7.4 Entry Data


Merupakan pengumpulan data dari jawaban responden, kemudian
diolah secara manual.

4.7.5 Cleaning Data


Merupakan data yang telah masuk diperiksa kembali sesuai dengan
kriteria data (Setiadi, 2007).

4.8 Analisis Data


Pada analisis ini semua data yang terkumpul disajikan dalam bentuk tabel
distribusi frekuensi, gunanya untuk mendapatkan gambaran distribusi responden
atau variabel. Dari variabel yang diteliti berupa pengetahuan dan tindakan pasien

Beri Nilai