Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH HIDROPONIK

HIDROPONIK SISTEM DEEP FLOW TECHNIQUE (DFT)

Halaman Judul

Disusun Oleh :
Cinta Sunyaraggi (C1603001)
Agung Wahyudi (C1603003)
Yogi Dwi Yulian (C1603016)

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


POLITEKNIK BANJARNEGARA
2018

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Berkat limpahan


rahmat dan karunia-Nya kami mampu menyelesaikan makalah ini dengan judul
“Hidroponik Sistem Deep Flow Technique (DFT) “.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu serta
menambah wawasan tentang Hidroponik Sistem Deep Flow Technique (DFT).
Ucapan terima kasih kami haturkan kepada rekan-rekan dan semua pihak yang
telah membantu, terutama pertolongan dari Allah SWT, sehingga makalah ini
dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Dengan segala kerendahan hati, kami sangat mengharapkan kritik dan
sarannya yang bersifat membangun, agar kami dapat menyusun makalah lebih
baik lagi. Kami menyadari masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna.
Karena kesempurnaan datangnya hanya dari Allah SWT. Semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi para pembaca pada khususnya dan masyarakat pada
umumnya.

Banjarnegara, 27 April 2018

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

Halaman Judul .........................................................................................................i

KATA PENGANTAR .............................................................................................ii

DAFTAR ISI ..........................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ................................................................................1

B. Rumusan Masalah ...........................................................................1

C. Tujuan .............................................................................................2

D. Manfaat ...........................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Hidroponik Sistem Deep Flow Technique (DFT)..........3

B. Cara Kerja Hidroponik Sistem Deep Flow Technique (DFT).........3

C. Kelemahan dan Kelebihan Hidroponik Sistem Deep Flow


Technique (DFT) .............................................................................4

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan .....................................................................................7

B. Saran ................................................................................................7

DATAR PUSTAKA .................................................................................................8

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Hidroponik merupakan sistem bercocok tanam menggunakan media
selain tanah (Mas’ud, 2009). Nutrisi terserap langsung oleh akar tanaman
melalui media tanam. Salah satu sistem hidroponik yang ada adalah DFT
(Deep Flow Technique). Keuntungan teknik DFT antara lain mampu
menyediakan air dan oksigen bagi tanaman. DFT sangat ideal untuk
menanam sayuran (leafy vegetables) (Marhaba, 1998). Hidroponik DFT
merupakan bagian dalam beberapa jenis hidroponik. Hidroponik jenis DFT
adalah jenis hidroponik yang dibuat dengan memanfaatkan air dengan
kedalam 4-6 cm atau ½ pipa yang digunakan dan tidak perlu khawatir
tanaman kekurangan air karena air akan tersikulasi selama 24 jam. Jenis
DFT merupakan metode hidroponik yang memiliki keunggulan lebih tahan
akan tanaman kekurangan air.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian hidroponik sistem Deep Flow Technique (DFT) ?
2. Bagaimana cara kerja hidroponik sistem Deep Flow Technique (DFT)?
3. Apa saja kelemahan dan kelebihan hidroponik sistem Deep Flow
Technique (DFT) ?

C. Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah agar pembaca
dapat mengetahui, memahami tentang :
1. Pengertian hidroponik sistem Deep Flow Technique (DFT)
2. cara kerja hidroponik sistem Deep Flow Technique (DFT) ?
3. Kelemahan dan kelebihan hidroponik sistem Deep Flow Technique
(DFT) ?

D. Manfaat
Adapun manfaat yang dapat diambil dari penulisan makalah ini
antara lain adalah:

1
1. Untuk penulis sendiri, makalah ini bermanfaat untuk menyelesaikan
tugas mata kuliah Hidroponik, serta dapat mengaplikasikan ilmu
pengetahuan yang sudah didapat dari pembelajaran.
2. Untuk orang lain makalah ini dapat menjadi sumber referensi untuk
menjadi bahan penulisan lebih lanjut.
3. Untuk ilmu pengetahuan, makalah ini dapat memperkaya literature
terkait dengan pentingnya bahan organik.

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Hidroponik Sistem Deep Flow Technique (DFT)


Sistem DFT secara singkat adalah sistem hidroponik yang meletakkan
akar tanaman pada lapisan air nutrisi pada kedalaman berkisar 4-6 cm,
nutrisi yang digunakan pada umumnya sama seperti system lainya yaitu
ABmix. Sistem DFT juga membutuhkan tenaga listrik untuk mensirkulasikan
air nutrisi ke dalam talang-talang dengan menggunakan pompa air. Kemudian
untuk menghemat listrik maka dapat menggunakan timer yang dapat atur
waktu hidup dan mati.
Beberapa tanaman yang sering ditanam secara hidroponik, adalah
sayur-sayuran seperti bak choy, brokoli, sawi, kailan, bayam, kangkung,
tomat, bawang, bahkan strowbery, dll.

B. Cara Kerja Hidroponik Sistem Deep Flow Technique (DFT)


Prinsip kerja sistem hidroponik DFT adalah mensirkulasikan larutan
nutrisi tanaman secara terus-menerus selama 24 jam pada rangkaian aliran
tertutup. Larutan nutrisi tanaman di dalam tangki dipompa oleh pompa air
menuju bak penanaman melalui jaringan irigasi pipa, kemudian larutan nutrisi
tanaman di dalam bak penanaman dialirkan kembali menuju tangki.

C. Kelemahan dan Kelebihan Hidroponik Sistem Deep Flow Technique


(DFT)

3
Kelebihan dari teknik hidroponik sistem DFT ini adalah pada saat
aliran arus listrik padam maka larutan nutrisi tetap tersedia untuk tanaman,
karena pada sistem ini kedalam larutan nutrisinya mencapai kedalaman 6 cm.
Jadi pada saat tidak ada aliran nutrisi maka masih ada larutan nutrisi yang
tersedia.
Sedangkan untuk kekurangannya adalah pada sistem DFT ini
memerlukan larutan nutrisi yang lebih banyak dibandikan dengan sistem NFT
(nutrient Film Technique).

4
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Hidroponik DFT merupakan bagian dalam beberapa jenis hidroponik.
Hidroponik jenis DFT adalah jenis hidroponik yang dibuat dengan
memanfaatkan air dan tidak perlu khawatir tanaman kekurangan air. Jenis
DFT merupakan metode hidroponik yang memiliki keunggulan lebih tahan
akan tanaman kekurangan air.

B. Saran
Dalam penulisan makalah ini akan lebih bermakna apabila ilmu yang
telah dibahas dalam makalah ini dapat diaplikasikan lebih lanjut dalam
kehidupan sehari-hari.

5
DATAR PUSTAKA

Mas’ud, H. 2009. Sistem Hidroponik dengan Nutrisi dan Media Tanam Berbeda
Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada. Media Litbang Sulteng 2 (2) :
131-136.

Anonim. 2015. Beberapa Sistem Hidroponik.


http://duniaorganik11.blogspot.co.id/2015/09/beberapa-sistem-
hidroponik.html. Diakes tanggal 25 April 2018.

Anonim. 2016. Cara Kerja Sistem Hidroponik DFT. http://ca-


poenk.blogspot.co.id/2016/08/cara-kerja-sistem-dft-deep-flow.html?
m=1. Diakes tanggal 25 April 2018.

Pulung Aji 2016. Teknologi Hidroponik. http://www.pojokpitu.com/baca.php?


idurut=7546&&top=1&&ktg=Nasional&&keyrbk=Teknologi&&keyjdl
=hidro. Diakes tanggal 25 April 2018.