Anda di halaman 1dari 13
JL. MEDAN MERDEKA BARAT No. 8 JAKARTA. 10110 KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN LAUT GEDUNG KARYA LANTAI 12 s/d 17 INSTRUKSI DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN LAUT NOMOR : UM. 008/27/ 1 [ojpe-19 TENTANG PEMERIKSAAN KELAIKLAUTAN KAPAL PENUMPANG DALAM RANGKA Menimbang : Mengingat ‘Model Takah 02 ‘Mentaati Poraturan Pelayaran Berarti Menduhung Terwiplanya Kewlamatan Rerayar” ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2018 DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN LAUT bahwa untuk meningkatkan kelancaran, keselamatan, keamanan dan kenyamanan transportasi khususnya di sektor Perhubungan Laut dalam rangka angkutan Lebaran tahun 2018, maka perlu adanya keseragaman dalam pelaksanaan pemeriksaan kelaiklautan kapal penumpang dan mekanisme pelaporan sesuai ketentuan; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu di keluarkan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut tentang pemeriksaan kelaiklautan kapal penumpang dalam rangka angkutan Lebaran tahun 2018; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 64, ‘Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4849); . Peraturan Pemerintah Nomor 51 ‘Tahun 2002 tentang Perkapalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 95, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1974); Keputusan Presiden Nomor 47 Tahun 1976, Tentang Ratifikasi Konvensi Internasional Tentang Garis Muat, 1966; . Keputusan Presiden Nomor 65 Tahun 1980 Tentang Ratifikasi SOLAS 197: /5. Keputusai TEL. : 3811308, 3508006, 9613269, 2447017, | TUX. : 3844492, 3458540 3eazaan Pst. : 4213, 4227, 4200, 4135, Fox : 3811786, 3846430, 3507576 5. Keputusan Presiden Nomor 45 Tahun 1986, tentang Pengesahan Internasional convensi for The Prevention of Oil Pollution. From Ships, 1973 and the Protocol of 1978 Relating Thereto, (Lembaran Negara Tahun 1986 Nomor 59); 6.Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 ‘Tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon 1 Kementerian Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011; 7. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2012 tentang Pengesahan Annex 111, Annex IV, Annex V dan Annex VI of The International Convention For The Prevention of Pollution From Ships 1973 As Modified By The Protocol of 1978 Relating Thereto (Lampiran Ill, lampiran IV, Lampiran V dan Lampiran VI dari Konvensi Internasional Tahun 1973 Tentang Pencegahan Pencemaran dari Kapal sebagaimana diubah dengan Protokol Tahun 1978 yang Terkait Dari padanya); 8. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi ‘Kementerian Negara; 9. Peraturan Presiden Nomor 40 tahun 2015 tentang Kementerian Perhubungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 75) 10. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 65 Tahun 2009 tentang Standard Kapal Non Konvensi (Non Convention Vessel Standard) berbendera Indonesia; 11. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 62 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Unit penyelenggara Pelabuhan scbagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 130 Tahun 2015; 12, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 65 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja kantor Pelabuhan Batam sebagaimana telah diubah dengan Peraturan menteri Perhubungan Nomor PM 47 Tahun 2011; 13. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 34 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesyahbandaran Utama; /14, Peraturan... Kepada Untuk PERTAMA, KEDUA KETIGA. KEEMPAT 14. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 36 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 135 Tahun 2015; 15. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 189 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Permenhub Nomor PM. 117 Tahun 2017; 16. Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.008/69/8/DJPL-16 tanggal 2 September 2016 tentang Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal (Ramp Check) Secara Terus Menerus Pada Seluruh Kapal Berbendera Indonesia. MENGINSTRUKSIKAN Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama; Kepala Kantor Pelabuhan Batam; Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan; Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan. Sone Segera melaksanakan uji kelaiklautan kapal penumpang mulai tanggal 2 April 2018 s.d 25 Mei 2018 sesuai dengan wilayah kerjanya. Melaporkan kesiapan sarana angkutan laut untuk kegiatan Lebaran 2018, sebagaimana terlampir pada Lampiran [ Laporan sebagaimana tersebut pada Diktum PERTAMA harus berisi nomor registrasi kapal, nama Marine Inspector penanggung jawab dan tanggal pengujian serta catatan pemeriksaan yang harus ditindak lanjuti, sesuai format sebagaimana terlampir pada lJampiran II dan Ill. Laporan harus disampaikan melalui fax di nomor (021) 3505681 atau melalui email ntr@dephub.go.id dan ditkapel@dephub.go.id paling lambat tanggal 25 Mei 2018. /KELIMA .. KELIMA : Melakukan monitoring secara terus menerus terhadap kapal- kapal penumpang sampai dengan batas akhir posko angkutan lebaran 2018. KEENAM — : _ Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut ini mulai berlaku pada tanggal dikeluarkan. Ditetapkan di : JAKARTA pada tanggal 98 mare ¢ 2018 /ERAL PERHUBUNGAN LAUT US H. PURNOMO- SALINAN Instruksi ini disampaikan kepada: Menteri Perhubungan; Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan; Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan; Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan; Kepala Biro Keuangan Kementerian Perhubungan; Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut; Direktur Perkapalan dan Kepelautan; Kepala Bagian Keuangan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut; dan Yang bersangkutan. © PNDARON> LAPORAN KESIAPAN SARANA ANGKUTAN LAUT Lampiran I Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor Tanggal 2 WM. 008 /27/11 /odpL - 18 : PB Maret 2018 KOP SURAT UPT UNTUK KEGIATAN LEBARAN TAHUN 2018 PADA UPT : XXXX SERTIFIRAT PENGEDOKAN/ PELINBUNGAN TERAKHIR KESELAMATAN KAPAL a | ‘KAPASITAS ais No. | NAMA tampa | NOMOR / | JENIS/ | TONASE PENUMPANG | xaraL penparraran| nurur | tyre | Kotor | seruaxu| —yanc | remrat| tov | tov | RENCANA | KET pencenat | xapat | (a7) | 8/D DIIZINKAN NAIK | TURUN | PENGEDOKAN SESUAI SERT. pock | pock A : KESELAMATAN ia O1 [xxx 02 | yyy a ia + 03 7 04 | 05 Lampiran II Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor Mm. coB/2F/ 0 / 99K - IB Tanggal 1 QB ware 2018 KOP SURAT UPT LAPORAN PEMERIKSAAN KELAIKLAUTAN KAPAL PENUMPANG ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2018 A, DATA KAPAL 1. NAMA KAPAL, CALL SIGN IMO NUMBER ct JUMLAH PENUMPANG SESUAI SERTIFIKAT . PENUMPANG TYPE KAPAL RUTE PELAYARAN PEMILIK KAPAL B, PENGUJI / PEMERIKSA. 1 MARINE INSPECTOR PENANGGUNG JAWAB 2). Nama alamat email b). No‘Telephon / HP ANGGOTA ‘TANGGAL PEMERIKSAAN TEMPAT PEMERIKSAAN C, HASIL PEMERIKSAAN C.1 DOKUMEN / SERTIFIKASI KAPAL Wo Dekumen I SertifikatKapal ‘Masa Berlaku Keterangan 1. | Surat Laut / Pas Besar 2 | Surat Ukur 3, | Sertifikat Garis Muat Kapal 4,_| Sertifikat (das) Lambung 5, | Sertifikat (Klas) Mesin 6. | Sertifikat Pengawakan (Safe Manning]| 7, | Sertifikat Keselamatan _ Kapal Penumpang/ FISC (Brevet A IB) @. | Sertifikat Pencegahan Pencemaran 9. | SMC Certificate 10. | DOC Certificate 11. | Safety & Fire Control Plan 12, | Buku Stabilitas Kapal *) Lingkari Yang Sesuai C.2 JUMLAH CREW . Orang (Termasuk Nakhoda) No | Nama Buku PKL |COP]CO |Brevet Pemahaman Pelaut c |A/B*)| Tugas Sesuai Jabatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ii 12[ * 13 14 is 16 17 18 *) COP, COC diperiksa masa berlaku dan kesesuaian dengan jabatan di kapal ») Khusus Untuk Kapal Penumpang HSC C.3 HASIL PEMERIKSAAN TEKNIS KAPAL C.3.1 BAGIAN DECK No Bagian Kondisi Foto / Dokumen & Kondisi 1 | Lambung 2. | Geladak 3. | Sekat / Bulkhead ‘Tawar ‘Sekoct 7 Rescue Boat Inflatable Life Raft (LR) Life Jacket / Baju Penolong |.... Life Buoy 7 Pelampung Penolong Buah 10. Kursi / Tempat| ‘Tidur Penumpang Kebakaran / Fire C.3.2 BAGIAN MESIN Fe. Bagian Foto / Dokumendasi & Kondisi 1. | Mesin Induk Unit Merk No. Seri: 2. | Mesin Bantu Jumiah : Unit Merk : Kapasitas : Kw No. Seri: 3, [Main Generator | Jumiah: Unit Merk : Kapasitas : 4, | Emergency Generator Merk: 5. | Pompa 6. |Pompa Bilga Merk : 7. | Pompa Darurat Kebakaran Merk : 8. | Sprinkler System 9. | Steering Gear C.3.3 BAGIAN LISTRIK No. Bagian Kondisi Foto/ Dokumentasi & Kondisi 1. | Main Switch Board (MSB) 2. | Emergency Switch Board (ESB) 3. | Kondisi Kabel | Listrik Kesimpulan = Rekomendasi : (rekomendasi harus berisi catatan hasil pemeriksaan dengan tindak lanjutnya) . 2018 MARINE INSPECTOR PENANGGUNG JAWAB PERHUBUNGAN LAUT Lampiran Il Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor : WM .@8/27/1 /pgpL -18 Tanggal : 38 Mayet Doi Bahwa pada hati ini Tanggal Bulan pemeriksaan uji_ peti rdasarkan surat Perintal tanggal . tahun 2018 telah dilaksanakan No. .. atas kapal tersebut diatas. [ Nama Kapal Isi Kotor | Name of Ship Gross Tonnage (GT) Pelabuhan Tanda Panggilan Pendaftaran Distinctive Number of | Port of Registry | Letter Tipe Kapal Nomor IMO Type of Ship IMO Number Hasil pemeriksaan yang harus dilakukan NO REKOMENDASI 1 2 Catatan dan hasil pemeriksaan ini agar ditindak lanjuti sebagaimana mestinya NAKHODA/PERUSAHAAN TIM UJI PETIK MENGETAHUI KEPALA KSOP - PERHUBUNGAN LAUT .| PURNOMO