Anda di halaman 1dari 3

RUMAH SAKIT UMUM

BUDI AGUNG PALU PENYIMPANAN


PERBEKALAN FARMASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


005/SPO-Far/RSBA/X/2017 - 1/2
Jl. Maluku No. 44 Palu
94235
Telp. (0451) 421360,
422460

RUMAH SAKIT UMUM BUDI AGUNG PALU


Tanggal Terbit DITETAPKAN OLEH
STANDAR
PROSEDUR 16 OKTOBER 2017
OPERASIONAL
dr. Ida Bagus Yadnya Putra

Penyimpanan adalah kegiatan untuk menerima perbekalan farmasi


PENGERTIAN yang telah diadakan pada tempat yang sesuai dengan karakteristik
sediaan secara umum dan karakteristik bahan berkhasiat umum.

1. Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam menjamin


perbekalan farmasi yang diterima sesuai spesifikasi mutu,
jumlah waktu kedatangan
2. Menghindari penggunaan yang tidak bertanggung jawab.
3. Mempertahankan stabilitas sediaan sediaan dari pengaruh sinar
TUJUAN matahari langsung, temperatur dan benturan fisik.
4. Mempermudah pengambilan obat dalam rangka menyiapkan
resep pasien.
5. Mempermudah pengontrolan stok untuk kebutuhan
penyusunan daftar kebutuhan perbekalan farmasi.
6. Menjamin keamanan kualitas dan kuantitas perbekalan farmasi

Surat keputusan Direktur RS Budi Agung Palu


KEBIJAKAN No.07/DIR/SK/MPO/RSW/I/2015 Tentang Kebijakan Pelayanan
Farmasi Rumah Sakit Budi Agung Palu

1. Petugas gudang menerima perbekalan farmasi dari distributor


sesuai dengan SPO penerimaan perbekalan farmasi.
2. Barang yang sudah diterima dimasukkan ke dalam stok gudang
dan di entri ke dalam komputer sebagai barang masuk yang
ditandai dengan nomor urut faktur di computer
3. Petugas farmasi menyimpan menurut jenis barang (obat jadi
RS. BUDI AGUNG
JL. MALUKU NO.44 PALU
cairan infus, radio farmasi, alat perawatan, alat kedokteran,
alkes habis pakai, gas medis, desinfektan, reagensia, dan bahan
gigi

RUMAH SAKIT UMUM


BUDI AGUNG PALU PENYIMPANAN
PERBEKALAN FARMASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


005/SPO-Far/RSBA/X/2017 - 2/2
Jl. Maluku No. 44 Palu
94235
Telp. (0451) 421360,
422460
Fax. (00451) 424165

4. Petugas farmasi menyimpan menurut jenis barang (obat


jadi cairan infus, radio farmasi, alat perawatan, alat kedokteran,
alkes habis pakai, gas medis, desinfektan, reagensia, dan bahan
gigi).
5. Barang disusun di gudang atas berdasarkan alfabetis, first in first
out (FIFO), first expire first out (FEFO), bentuk sediaan seperti
tablet, injeksi, syrup, sediaan topikal, dan lain-lain dalam rak
yang tersedia
6. Penyimpanan obat kategori High Alert dan Lasa sesuai dengan
panduan peningkatan keamanan obat yang perlu di waspadai
7. Sediaan narkotika dan psikotropika disimpan pada lemari khusus
dengan kunci tersendiri.
8. Lemari narkotika selalu terkunci. Kunci dipegang oleh kepala
PROSEDUR instalasi dan petugas lain yang ditunjuk.
9. Setiap perbekalan farmasi harus mempunyai kartu stock dan
diletakkan di dekat barang farmasi.
10. Untuk sediaan dengan kemasan besar dan tidak habis pakai,
sediaan ditutup rapat dan berlabel yang mencantumkan tanggal
membuka kemasan
11. Bila suhu ruangan diketahui kurang dari 15°C atau lebih dari
25°C, dilakukan penyesuaian suhu dengan cara mengatur suhu
AC menjadi lebih dingin atau sebaliknya
12. Obat – obat yang stabil dalam suhu dingin disimpan dalam
lemari pendingin dengan suhu antara 2 - 8°C dengan kapasitas
maksimal penyimpanan 80% dari isi lemari pendingin
13. Bila lemari pendingin mati atau dimatikan, maka obat-obat di
dalamnya harus dipindahkan ke lemari pendingin lainnya

RS. BUDI AGUNG


JL. MALUKU NO.44 PALU
1. Instalasi Farmasi
UNIT TERKAIT 2. Tim Pengadaan
3. Uni Penunjang lainya
4. Ruang Perawatan

RS. BUDI AGUNG


JL. MALUKU NO.44 PALU