Anda di halaman 1dari 6

FIQH SIYASAH DAN MUAMALAH

SYIRKAH
( KERJASAMA)

Disusun oleh :

Rizki amelia
Ratna marlianti
Ferinaldi
Sri mukarromah

DOSEN PEMBIMBING :
HJ. MARHAMAH SALEH, Lc. MA
JURUSAN PENDIDIKAN IPS
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI JAKARTA
TAHUN 2009
BAB II

PEMBAHASAN

SYIRKAH

A.Pengertian dan Hukum Syirkah

Secara bahasa kata Syirkah berarti al-ikhtilath (percampuran) dan persekutuan[1].

Yang dimaksud dengan percampuran disini adalah seseorang mencampurkan hartanya


dengan harta orang lain sehingga sulit untuk dibedakan.

Sedangkan menurut istilah ada beberapa definisi yang dikemukakan oleh ulama:

1.menurut Ulama Hanabilah

Artinya: Aqad antara dua orang yang berserikat pada pokok harta (modal) dan
keuntungan 2.

2.menurut Ulama Malikiyah

Artinya : Izin untuk bertindak secara hukum bagi dua orang yang bekerja sama
terhadap harta mereka 3.
3.Menurut Ulama Hasby As-Shiddiqie

Artinya:Aqad yang berlaku antara dua orang atau lebih untuk saling tolong-menolong
dalam membagi keuntungannya 4.

Syirkah kedudukan yang sangat kuat dalam islam. sebab,keberadaannya diperkuat oleh
Al-Qur’an,Al-Hadist,dan ijma ulama.

Hukum Syirkah

Berdasarkan sumber hukum di atas maka secara ijma para ulama sepakat bahwa hukum
syirkah adalah boleh.

B. Rukun dan Syarat Syirkah

Rukun syirkah adalah sesuatu yang harus ada ketika syirkah itu berlangsung didalam
rukun Syirkah ini. Ada perbedaan pendapat terkait dengan rukun Syirkah.Menurut ulama
hanafiah,rukun syirkah hanafiah ada 2,yaitu:

1. ijab,yaitu ungkapan penawaran perserikatan

2.qabul,yaitu ungkapan penerimaan perserikatan

Menurut Abdurrahman Al-Jaziri,rukun syirkah meliputi:

1. dua orang yang berserikat

2.shigat
3. objek aqad syirkah baik itu berupa harta maupun kerja.

Sedangkan menurut jumhur ulama rukun Syirkah sama dengan apa yang dikemukakan
Al-Jaziri diatas.

Syarat Syirkah ada 5 perkara:

1.Yang dibuat modal Syirkah harus berupa emas dan perak yang sudah berupa mata
Dirham dan Dinar.begitu juga Syirkah itu bisa dengan modal barang yang mitsli (barang
yang bisa ditakar atau ditimbang) seperti gandum bukan barang muttakawan (lawan dari
mitsli),seperti barang-barang dagangan yang berupa pakaian-pakaian dan sebagainya.

2. Yang dibuat syirkah harus cocok dalam jenisnya.

3.Dua harta benda tersebut harus dicampur, yang sekira tidak bisa dibedakan.

4.masing-masing dari dua orang yang berserikat memberi ijin dalam bertasaruf
(bertindak) kepada temannya.

5.keuntungan dan kerugiannya harus memperkirakan dua modal tersebut,baik dua orang
yang berserikat itu sama dalam hal menjalankan harta serikat ataupun berbeda.

C.Macam-macam syirkah

1.Syirkah Amlak (perserikatan dalam kepemilikan ) menurut Sayyid sabiq yang


dimaksud dengan Syirkah Amlak adalah bila lebih dari satu orang memiliki suatu jenis
barang tanpa aqad itu bisa disebabkan oleh dua sebab yaitu:

1. ikhtiari atau disebut (syirkah amlak ikhtiari )yaitu perserikatan yang muncul akibat
tindakan hukum orang yang berserikat.

2..jabari (Syirkah amlak jabari) yatu perserikatan yang muncul secara paksa bukan
keinginan orang yang berserikat.

Hukum Syirkah Amlak

Menurut para ulama fuqaha, hukum kepemilikan syirkah amlak disesuaikan dengan hak
masing-masing yitu bersifat sendiri-sendiri secara hukum. Artinya, seseorang tidak
berhak untuk menggunakan atau menguasai milik mitranya tanpa izin dari yang
bersangkutan.
2. Syirkah uqud adalah dua orang atau lebih melakukan aqad untuk bekerjasama
(berserikat) dalam modal keuntungan. Pembagian syirkah uqud dan hukumnya:

1. syirkah Inan yaitu penggabungan harta atau modal dua orang atau lebih besar dari
pihak lain.

2. syirkah al-mufawaddah yaitu perserikatan

tas dan kuantitasnya harus sama dan keuntungan dibagi rata.

3. syirkah al-abdan yaitu perserikatan dalam bentuk kerja yang hasilnya dibagi bersama
sesuai dengan kesepakatan. Artinya perserikatan dua orang atau lebih untuk menerima
suatu pekerjaan seperti tukang besi, kuli angkut, tukang jahit, tukang celup, tukang
service elektronik dan sebagainya.

4. syirkah al wujuh yaitu perserikatan tanpa modal, artinya dua orang atau lebih membeli
suatu barang tanpa modal yang terjadi adalah hanya berpegang kepada nama baik dan
kepercayaan para pedagang terhadap mereka. Dengan catatan keutungan untuk mereka.

5.Syirkah Mudharabah yaitu persetujuan antara pemilik modal denganseorang pekerja


untuk mengelola uang daria pemilik modal dalam suatu perdagangan tertentu yang
keuntungannya dibagi sesuai dengan kesepakatan bersama. Sedangkan kerugiannya
ditanggung oleh pemilik modal saja.

D.Hikmah Syirkah

Ajaran Islam mengajarkan agar kita menjalin kerjasama dengan siapapun terutama
dalam bidang ekonomi dengan prinsip saling tolong-menolong dan saling
menguntungkan,tidak menipu dan tidak merugikan. Tanpa kerja sama maka kita sulit
untuk memenuhi kebutuhan hidup. Syirkah pada hakikatnya adalah sebuah kerjasama
yang saling menguntungkan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki baik berupa
harta atau pekerjaan. Oleh karena itu, islam menganjurkan umatnya umatnya untuk
bekerjasama kepada siapa saja dengan tetap memegang prinsip sebagaimana tersebut di
atas. Hikmah yang dapat kita ambil dari syirkah adalah adanya tolong-menolong,
percaya, menyadari kelemahan dan kekurangan dan menimbulkan keberkahan dalam
usaha jika tidak berkhianat dan lain sebagainya.
KESIMPULAN

Syirkah merupakan kerjasama antara dua orang atau lebih dalam sebuah usaha dengan
konsekuensi keuntungan dan kerugiannya ditanggung secara bersama. Hukumnya sangat
dianjurkan jika kedua belah pihak saling amanah, haram jika keduanya saling berkhianat.
Syirkah dinyatakan sah jika memenuhi rukun dan syarat.

1
Sayyid Sabiq.Fiqh Al-Sunnah,(Beirut:Dar Al-Fiqh,2006),Juz III.H.931

2
Ibid

3
Ad-Dardir,Hasyiyah Al-Dasuqi’ala Al-Syarh Al-Kabir,jilid 111.H.384

4
HasbyAsh-Shiddieqi,PengantarFiqhMuamalah.(Jakarta,Bulan Bintang.1984).H.89