Anda di halaman 1dari 1

Tahun ini merupakan tahun yang menggemberikan bagi 2 pulau di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan

Selatan yakni pulau kerumputan dan Kerayaan. Pulau yang dulunya tidak mempunyai pasokan listrik
itu kini sudah bisa menikmati aliran listrik yang akan terus menyala menerangi kedua pulau tersebut.
Pulau Kerayan dan Kerumputan memang daerah yang jauh dari pusat Kabupaten Kotabaru, berjarak
… km dari pusat kota dengan transport yang hanya bisa dilalui oleh kelotok, daerah ini seakan
tertinggal dalam banyak hal, termasuk dalam penyediaan aliran listrik.

Sudah bertahun-tahun lamanya mereka memimpikan untuk bisa menikmati pasokan listrik dari PLN.
Warga di kedua pulau tersebut memang selama ini hanya mendapatkan listrik melalui genset yang
dirawat menggunakan biaya swadaya masyarakat. Hajatan besar-besaran pun dilaksanakan pada
saat akan diresmikannya Unit Listrik Desa (ULD) di kedua pulau tersebut.

Warga sangat mengapresiasi komitmen PLN terhadap pelaksanaan program listrik desa yang
manfaatnya kini bisa dirasakan oleh warga pulau Kerayan dan Kerimpitan. Program listrik desa ini
bertemakan “Kerja Bersama Terangi Pelosok Kalimantan” yang mengacu UU Nomor 30 Tahun 2009,
PP 26 Tahun 2006 dan PP 10 Tahun 1989 tentang penyediaan dan pemanfaatan listrik.

PLN pun terlihat serius menangani pembangunan ULD ini. Hal tersebut terbukti dari banyaknya
personel pekerja PLN yang diturunkan selama 1 bulan untuk membantu pengoperasian ULD di kedua
pulau tersebut. PLN juga mendatangkan empat unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)
dengan kapasitas 4x100 Kilo Watt (KW) untuk warga Pulau Kerayaan. Sedangkan untuk Pulau
Kerumputan, tiga unit mesin PLTD dengan kapasitas 3x100 KW.

Investasi yang dikeluarkan untuk memberikan pasokan listrik kepada kedua desa ini memang
tidaklah murah yakni lebih dari 8 miliar. Namun, manfaat yang diterima oleh warga tentu sangatlah
besar terutama pada sektor perekonomian sehingga dapat meningkatkan mutu kehidupan warga di
kedua pulau tersebut. Hal ini bisa terjadi akibat adanya sinergisitas antara semua pihak, baik warga,
pemerintah, serta PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi desa sehingga listrik pun dapat
dinikmati oleh masyarakat yang tinggal di pelosok-pelosok desa.