Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

SEJARAH
Pembina : Mustafa S.Pd.I

Di susun oleh :
Kartika Febriyanti R.

SMA NURUL JADID ( TERAKREDITASI A)


PROGRAM UNGGULAN IPA
DESEMBER 2010
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .................................................
DAFTAR ISI ................................................................
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................
1.1 Latar Belakang...............................................................
1.2 Tujuan ....................................................................... ..
BAB II ISI................................................................................................................. .

2.1 Etimologi.......................................................................

2.2 Genealogi.....................................................................

2.3 Kelahiran Nabi Muhammad S.A.W...........................

2.4 Kewafatan Khadijah dan Abu Talib ...........................

2.5 Penurunan Wahyu Pertama........................................

2.6 Memperoleh gelar........................................................

2.7 Mukjizat dan Kewafatan Nabi Muhammad S.A.W

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan...................................................................
B. Saran.............................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A. PENDAHULUAN

Syukur alahamdulillah atas izin Allah SWT kita dapat menyelesaikan


makalah ini dalam keadaan sehat walafiat dan penuh barokah. Meski dalam
pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna.
Semoga makalah ini bermanfaat untuk kita semua, amien.

B. LATAR BELAKANG

Di era globalisasi ini kebanyakan hamba Allah khususnya peserta


didik melupakan bahkan tidak tahu akan kejadian luar biasa atau mu’jizat
yang telah terjadi pada para nabi kita yang di berikan oleh Allah sebagai
bukti kebesaran Allah.
Dengan adanya fakta-fakta yang ada, banyak di antara kita yang
telah melupakan akan kebesaran-Nya memberikan kejadian-kejadian luar
biasa kepada para nabi kita untuk di jadikan suatu pelajaran agar kita lebih
beriman pada zat yang telah menciptakan kita yaitu Allah SWT. Maka dari
itu kami selaku peserta didik SMA Nurul Jadid bermaksud memberikan
motivasi dengan megingat serta mensyukuri atas kisah-kisah luar biasa
yaitu mu’jizat yang di berikan Allah untuk para nabi khususnya nabi
Muhammad SAW yang telah kami sajikan dalam makalah ini.

C. TUJUAN

Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk


mengingatkan, serta memotivas pelajaran-pelajaran penting dari kisah
pada semua hamba Allah akan kebesaran-Nya yang telah kami sajikan
dalam makalah ini.
KATA PENGANTAR
Rasa Syukur yang tiada batas, yang patut kita ucapkan sebagai rasa syukur
kita yang tiada tara kepada Tuhan yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT. Karena
berkah hidayah-Nyalah kita dapat menyelesaikan makalah ini. Selanjutnya sholawat
serta salam kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW yang telah
membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang yakni
Addinul Islam.

Makalah ini di buat dengan tujuan untuk membantu khususnya peserta didik
hamba Allah agar menjadi manusia yang beriman, berakhlak mulia, sehat dan
berilmu, serta menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab.

Makalah ini di susun sesuai standar isi dan kompetensi yang akan di capai
bersama dari contoh yang ada pada kisah-kisah luar biasa nabi Muhammad SAW
dalam makalah ini.

Makalah ini disajikan dengan bahasa yang sederhana, diharapakan dapat


membantu dan menpermudah kita khususnya peserta didik hamba Allah untuk
mempelajarinya, mensyukuri serta menerapakan dalam kehidupan sehari-hari dari
kisah dalam makalah ini.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari
sempurna. Oleh karena itu, kami menerima berbagai kritik dan saran yang sifatnya
membangun, demi sempurnanya pembuatan makalah ini untuk selanjutnya. Semoga
bermanfaat.

Paiton , 03 Feb 2011

Penulis
BAB I
2.1 Etimologi
Muhammad bin ‘Abdullāh (Arab: ‫ );محمدددن عدددا عدددن ه‬adalah pembawa
ajaran Islam, dan diyakini oleh umat Muslim sebagai nabi Allah (Rasul) yang
terakhir. Menurut biografi tradisional muslimnya (dalam bahasa Arab disebut
sirah), ia lahir diperkirakan sekitar 20 April 570/ 571, di Mekkah dan wafat
pada 8 Juni 632 di Madinah. Kedua kota tersebut terletak di daerah Hejaz
(Arab Saudi saat ini).

Michael H. Hart, dalam bukunya The 100, menetapkan Muhammad


sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut
Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih
keberhasilan luar biasa baik dalam hal agama maupun hal duniawi. Dia
memimpin bangsa yang awalnya terbelakang dan terpecah belah, menjadi
bangsa maju yang bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi di
medan pertempuran.

Nama "Muhammad" dalam sebuah kaligrafi Arab karya Hattat Aziz


Efendi.

"Muhammad" dalam bahasa Arab berarti "dia yang terpuji". Muslim


mempercayai bahwa ajaran Islam yang dibawa oleh Muhammad adalah
penyempurnaan dari agama-agama yang dibawa oleh nabi-nabi
sebelumnya. Selain itu di dalam Al-Qur'an, Surah As-Saff (QS 61:6)
menyebut Muhammad dengan nama "Ahmad" (‫)أحمدددن‬, yang dalam bahasa
Arab juga berarti "terpuji".

Sebelum masa kenabian, Muhammad mendapatkan dua julukan dari


para kaum Quraisy yaitu Al-Amin yang artinya "orang yang dapat dipercaya"
dan As-Saadiq yang artinya "yang benar". Setelah masa kenabian para
sahabatnya memanggilnya dengan gelar Rasul Allāh (‫)رسدددال ه‬, kemudian
menambahkan kalimat Shalallaahu 'Alayhi Wasallam ( ‫صددهللا ه هللاودددم ا سددهللا‬, yang
berarti "semoga Allah memberi kebahagiaan dan keselamatan kepadanya";
sering disingkat "S.A.W" atau "SAW") setelah namanya.
Kemudian Muhammad mendapatkan julukan Abu al-Qasim yang
berarti "bapak Qasim", karena Muhammad pernah memiliki anak lelaki yang
bernama Qasim, tetapi ia meninggal dunia sebelum mencapai usia dewasa.

2.2 Genealogi

Silsilah Muhammad dari kedua orang tuanya kembali ke Kilab bin


Murrah bin Ka'b bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr (Quraish) bin Malik bin an-Nadr
(Qais) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah (Amir) bin Ilyas bin Mudar
bin Nizar bin Ma`ad bin Adnan. Adnan merupakan keturunan laki-laki ke
tujuh dari Ismail bin Ibrahim, yaitu keturunan Sam bin Nuh. Muhammad lahir
di hari Senin, 12 Rabi’ul Awal tahun 571 Masehi (lebih dikenal sebagai
Tahun Gajah.

2.3 KELAHIRAN NABI MUHAMMAD S.A.W

Semasa umat manusia dalam kegelapan dan suasana jahiliyyah,


lahirlah seorang bayi pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah di Makkah. Bayi
yang dilahirkan bakal membawa perubahan besar bagi sejarah peradaban
manusia. Bapa bayi tersebut bernama Abdullah bin Abdul Mutallib yang
telah wafat sebelum baginda dilahirkan iaitu sewaktu baginda 7 bulan dalam
kandungan ibu. Ibunya bernama Aminah binti Wahab. Kehadiran bayi itu
disambut dengan penuh kasih sayang dan dibawa ke ka’abah, kemudian
diberikan nama Muhammad, nama yang belum pernah wujud sebelumnya.

Selepas itu Muhammad disusukan selama beberapa hari oleh


Thuwaiba, budak suruhan Abu Lahab sementara menunggu kedatangan
wanita dari Banu Sa’ad. Adat menyusukan bayi sudah menjadi kebiasaan
bagi bangsawan-bangsawan Arab di Makkah. Akhir tiba juga wanita dari
Banu Sa’ad yang bernama Halimah bin Abi-Dhuaib yang pada mulanya
tidak mahu menerima baginda kerana Muhammad seorang anak yatim.
Namun begitu, Halimah membawa pulang juga Muhammad ke pedalaman
dengan harapan Tuhan akan memberkati keluarganya. Sejak diambilnya
Muhammad sebagai anak susuan, kambing ternakan dan susu kambing-
kambing tersebut semakin bertambah. Baginda telah tinggal selama 2 tahun
di Sahara dan sesudah itu Halimah membawa baginda kembali kepada
Aminah dan membawa pulang semula ke pedalaman.
2.5 Kewafatan Khadijah dan Abu Talib

Rasulullah amat sedih melihat tingkahlaku manusia ketika itu


terutama kaum Quraisy kerana baginda tahu akan akibat yang akan
diterima oleh mereka nanti. Kesedihan itu makin bertambah apabila isteri
kesayangannya wafat pada tahun sepuluh kenabiaannya. Isteri bagindalah
yang tidak pernah jemu membantu menyebarkan Islam dan mengorbankan
jiwa serta hartanya untuk Islam. Dia juga tidak jemu menghiburkan
Rasulullah di saat baginda dirundung kesedihan.

Pada tahun itu juga bapa saudara baginda Abu Talib yang
mengasuhnya sejak kecil juga meninggal dunia. Maka bertambahlah
kesedihan yang dirasai oleh Rasulullah kerana kehilangan orang-orang
yang amat disayangi oleh baginda.

2.6 Wahyu Pertama

Pada usia 40 tahun, Muhammad telah menerima wahyu yang


pertama dan diangkat sebagai nabi sekelian alam. Ketika itu, baginda
berada di Gua Hira’ dan sentiasa merenung dalam kesunyian, memikirkan
nasib umat manusia pada zaman itu. Maka datanglah Malaikat Jibril
menyapa dan menyuruhnya membaca ayat quran yang pertama diturunkan
kepada Muhammad.

Rasulullah pulang dengan penuh rasa gementar lalu diselimuti oleh


Khadijah yang cuba menenangkan baginda. Apabila semangat baginda
mulai pulih, diceritakan kepada Khadijah tentang kejadian yang telah
berlaku. Kemudian baginda mula berdakwah secara sembunyi-sembunyi
bermula dengan kaum kerabatnya untuk mengelakkan kecaman yang hebat
daripada penduduk Makkah yang menyembah berhala. Khadijah isterinya
adalah wanita pertama yang mempercayai kenabian baginda. Manakala Ali
bin Abi Talib adalah lelaki pertama yang beriman dengan ajaran
baginda.Dakwah yang sedemikian berlangsung selama tiga tahun di
kalangan keluarganya sahaja.

2.6 Memperoleh gelar


Ketika Muhammad berumur 35 tahun, ia bersatu dengan orang-orang
Quraisy dalam perbaikan Ka'bah. Ia pula yang memberi keputusan di antara
mereka tentang peletakan Hajar al-Aswad di tempatnya. Saat itu ia sangat
masyhur di antara kaumnya dengan sifat-sifatnya yang terpuji. Kaumnya
sangat mencintainya, hingga akhirnya ia memperoleh gelar Al-Amin yang
artinya "orang yang dapat dipercaya".

Diriwayatkan pula bahwa Muhammad percaya sepenuhnya dengan


ke-Esaan Tuhan. Ia hidup dengan cara amat sederhana dan membenci
sifat-sifat angkuh dan sombong. Ia menyayangi orang-orang miskin, para
janda dan anak-anak yatim serta berbagi penderitaan dengan berusaha
menolong mereka. Ia juga menghindari semua kejahatan yang biasa di
kalangan bangsa Arab pada masa itu seperti berjudi, meminum minuman
keras, berkelakuan kasar dan lain-lain, sehingga ia dikenal sebagai As-
Saadiq yang memiliki arti "yang benar".

2.7 Mukjizat

Seperti nabi dan rasul sebelumnya, Muhammad diberikan irhasat


(pertanda) akan datangnya seorang nabi, seperti yang diyakini oleh umat
Muslim telah dikisahkan dalam beberapan kitab suci ajaran samawi,
kemudian dikisahkan pula terjadi pertanda pada masa didalam kandungan,
masa kecil dan remaja. Kemudian Muhammad diyakini diberikan mukjizat
selama kenabiannya.

Dalam syariat Islam, mukjizat terbesar Muhammad adalah Al-Qur'an,


karena pada masa itu bangsa Arab memiliki kebudayaan sastra yang cukup
tinggi dan Muhammad sendiri adalah orang yang buta huruf, yang diyakini
oleh umat muslim mustahil dikarang olehnya. Selain itu, Muhammad juga
diyakini pula oleh umat Islam pernah membelah bulan pada masa
penyebaran Islam di Mekkah dan melakukan Isra dan Mi'raj dalam waktu
tidak sampai satu hari. Kemampuan lain yang dimiliki Muhammad adalah
kecerdasannya mengenai ilmu ketauhidan.

Kewafatan Nabi Muhammad S.A.W

Baginda telah wafat pada bulan Juni tahun 632 M/12 Rabiul Awal
tahun 11 Hijrah. Baginda wafat setelah selesai melaksanakan tugasnya
sebagai rasul dan pemimpin negara. Baginda berjaya membawa manusia
ke jalan yang benar dan menjadi seorang pemimpin yang
bertanggungjawab, berilmu dan berkebolehan. Rasulullah adalah contoh
terbaik bagi semua manusia sepanjang zaman.
Bab III
PENUTUP

Kesimpulan

Perjuangan yang tak lelah disertai dengan pengorbanan itu akan


membuahkan aqidah dan ahlak yang kuat. Kita juga dapat mencontoh
keteladanan dari Nabi Muhammad SAW untuk pedoman hidup supaya kita
terus bertaqwa dan taat kepada Allah SWT.

Saran

 Jika ingin membuat makalah harus ada persiapan dulu


 Jika membuat sebaiknya sesuai prosedur agar lebih bagus
DAFTAR PUSAKA

WWW. GOOGLE.COM