Anda di halaman 1dari 3

ACARA DOA BERSAMA UNTUK MENGHADAPI UJIAN NASIONAL

Ajakan untuk masuk kesuasana hening…….

1. Pengantar …. (Mama Reflin)

Tuhan Yesus berkata bahwa jika kita meminta sesuatu kepada Bapa Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;
carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah 1 , maka pintu akan dibukakan bagimu (Matius 7:7) dan pada Matius
7:11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik s kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di
sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Jika percaya permintaan kita pasti dikabulkan asalkan sesuai dengan kehendak Bapa dan demi perkembangan kita.
Maka itu, sekarang kita menyatukan diri dengan Kristus, mohon supaya Bapa berkenan menyertai dan menolong
kita yang akan menghadapi ujian tahun ini. Untuk itu, baiklah kita menyiapakan hati dengan mengakui segala
kelalaian kita selama ini.

2. masuk suasana hening kita bernyanyi lagu (Miklin maju ke depan dan tarik suara)

KAULAH HARAPAN

BUKAN DENGAN KEKUATANKU


KU DAPAT JALANI HIDUPKU
TANPA TUHAN YANG DI SAMPINGKU
KU TAK MAMPU SENDIRI
ENGKAULAH KUATKU
YANG MENOPANGKU

REFF :
KUPANDANG WAJAH-MU DAN BERSERU
PERTOLONGANKU DATANG DARI-MU
PEGANGLAH TANGANKU, JANGAN LEPASKAN
KAULAH HARAPAN DALAM HIDUPKU

3. (Miklin) Marilah berdoa ….

Bapa yang mahamurah dan mahabaik, kami anak-anakmu Persekutuan Anak dan Remaja GMIT Syalom Batu Hijau
sungguh merasa bahagia karena pada saat ini kami dapat berkumpul untuk mengucap syukur atas perkenan-Mu.
Untuk selanjutnya, bimbinglah kami agar mampu mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian dengan baik, demi
perkembangan diri kami masing-masing dan lebih-lebih demi keluhuran serta kemulian-Mu sekarang dan selama-
lamnya. Amin

4. Refleksi singkat (dibaca Mama Mika)

Mengapa kita harus berdoa, jelang UN ? Ada sebuah cerita yang dapat kita pakai sebagai renungan untuk menjawab
pertanyaan itu.

Seorang anak sedang asyik membongkar kamarnya. Ia ingin mengatur kamarnya sendiri. Tetapi ia kewalahan saat
berusaha mmindahkan almari pakaiannya. Dengan sekuat tenaga ia berusaha menggeser lemari itu tetapi gagal.
Keringat bercucuran dan ia mulai menyerah. Sang ayah yang melihat anankmya sedang kesulitan itu, datang mendekati.
“Kamu tidak mampu memindahkan lemari ini ya?” tanya ayahnya. “Benar ayah lemari ini terlalu beratuntukku. “Apakah
kamu sudah mengerahkan segala kemampuan, tenaga, dan pikiranmu ? “ Benar ayah. Lemari ini terlalu berat untukku. ‘’
‘’ Apakah kamu sudah menegrahkan segala kemampuan, tenaga dan pikiranmu ?’’ ‘’ Sudah ayah, tetapi almari ini hanya
bisa bergeser sedikit saja. ‘’
Ayahnya tersenyum dan berkata : ‘’ Nak, kamu belum mengeluarkan seluruh kemampuanmu.’’Kening anak itu tampak
megernyit mendengar kata-kata ayanhya itu. Lalu kata ayahnya lagi, “ Satu hal yang belum kamu lakukan, yaitu ( di
berhenti sejenak) kamu belum meminta bantuan ayah.”Wajah anak itu berubah gembira tetapi juga sedikit malu,
menyadari kesombongannya.“ Ayo sekarang ayah akan membantumu menggeser lemari.”

Anak-anak yang terkasih,


Kita sudah belajar…….
Kita sudah mengikuti tambahan pelajaran …….
Kita sudah menambah jam belajar di rumah …….
Kita sudah latihan soal-soal dari buku bank soal UN…….
Pun kita sudah mengerahkan segala persiapan sesuai kemampaun
Tanpa kita minta bantuan Bapa di Surga, usaha kita tak akan berhasil
Anak-anak yang terkasih,
Kita tidak boleh lupa meminta bantuan Bapa di Surga lewat doa-doa kita.

5. Nyanyi Tuhan Pasti Sanggup Maria Shandy ft Mike Idol (Maria Shandy feat Mike Idol)]

Kuatkanlah hatimu
Lewati setiap persoalan
Tuhan Yesus selalu menopangmu
Jangan berhenti harap padaNya.

Reff:
Tuhan Pasti Sanggup...
TanganNya takkan terlambat untuk mengangkatku
Tuhan Masih Sanggup...
Percayalah, Dia takkan tinggalkanmu...

6. Doa dipimpin oleh Pendeta. Pokok doa:


a. Ucapan syukur untuk masa persiapan yang sudah terlewati
b. Bersyukur untuk orang tua, sekolah, les yang sudah mendukung sampai saat ini
c. Kesiapan mental dan kesiapan hati menghadapi ujian
d. Kelancaran ketika ujian supaya Tuhan kasih yang terbaik
7. Pembacaan Puisi oleh Pemenang Pentas Puisi di Kebaktian sekolah minggu

TUHAN TELAH UBAH AKU


Waktuku adalah hari ini
Aku akan memulai dengan ucapan syukur dan senyum, bukan keluhan…
Akan kuhargai setiap detik, menit dan jam, karena tak sedetikpun dapat kutarik kembali…
Hari ini tidak akan kusia-siakan, seperti waktu lalu yang terbuang percuma….
Hari ini aku belajar lagi, untuk mengubah diri sendiri.
Hari ini akak kuisi dengan arya nyata …belajar dan belajar
Hari ini aku akan berhenti berkata. ‘Aku tidak punya waktu belajar’
Karena aku tahu, aku tidak pernah mempunyai waktu untuk apa pun.
JIka aku ingin MEMILIKI waktu,…….
Aku harus meluangkan nya.
Akan kuklakuakn yang terbaik dan tidak akan ditunda sampai esok.
Tuhan memberkati kita, aku, hari ini….
Akan kupergunakan waktuku yang ada untuk memuliakan Dia …melalui belajar.
Kadang kita sering mengatakan CAPEK……..
Mengeluh, bosan, tidak bersemangat, soal lagi-soal lagi ……
Tambahan pelajaran ngatuk lemas,rasanya kurang bersemangat ……
Namun mulai hari ini ……saat ini…..tetaplah bersyukur

Ingatlah: Allah sungguh maha murah……………..


Kita mohon setangkai bunga, Dia memberi kita sebuah buket bunga.
Kita meminta setetes air, Dia memberi sebuah lautan.
Kita memohon sesuatu untuk dimakan, Dia memberikan Tubuh dan Darah-Nya sendiri.
Jadi apakah yang pantas kita persembahkan kepada-Nya ??
Jadi apa yang kita persembahkan……
Mari kita persembahkan…..
Semangat kita……
Perjuangan kita….
Usaha kita ………..
Dan belajar kita……
Khususnya menghadapi UN nanti,
Kita persembahkan perjuangan dan hasil UN kita sebagai persembahan berkenan pada-NYa.

8. Doa penutup dipimpin oleh Nata


Trima kasih Tuhan, Trima kasih Bapa atas tuntunan dan penyertaan Tuhan Sehingga doa bersama kami pada hari ini
dapat berjalan dengan baik. Sebentar setelah ibadah ini selesai kami akan kembali kerumah kami masing masing dan
kiranya Engkau mau menuntun kami agar boleh sampai di rumah kami masing masing Dengan keadaan baik dan
membawa damai sejahtera. Kiranya kasih karunia dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai Kita
semua dari sekarang sampai selama-lamanya, Amin.

9. Makan bersama