Anda di halaman 1dari 2

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK) MEDIS

RSIA NUN SURABAYA


2018-2020

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


0 2/3
DISPEPSIA

1. Definisi Dispepsia merupakan kumpulan rasa tidak nyaman yang


berasal dari daerah abdomen bagian atas.
2. Anamnesis a. Nyeri epigastrium
b. Rasas terbakar di epigastrium
c. Rasa penuh atau tidak nyaman setelah makan
d. Rasa cepat kenyang
e. Gejala yang dirasakan harus berlangsung selama 3
bulan
f. Terakhir dengan awitan gejala 6 bulan sebelum
diagnosis ditegakkan
g. Borborigmi
h. Rasa asam/ pahit dimulut
3. Pemeriksaan fisik Nyeri tekan epigastrium, dapat disertai demam,
meteorismus, bisisng usus normal/ menurun.
4. Kriteria Diagnosis Anamnesis sangat penting sedangkan pemeriksaan fisik
tidak banyak membantu
5. Diagnosa Kerja Dispepsia
6. Diagnosa Banding a. Gastro-Esofageal Refluks Disease (GERD)
b. Iritable Bowel Syndrome (IBS)
c. Pankreatitis kronis
d. Penyakit saluran empedu
7. Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan penunjang untuk menghilangkan tersangka
diagnosis banding seperti : USG, SGOT, SGPT, Foto
polos abdomen, dll
8. Tata Laksana a. Antasida
b. Penghambat asam lambung:
PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK) MEDIS
RSIA NUN SURABAYA
2018-2020

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


0 2/3
DISPEPSIA

i. Penyekat reseptor H2 (ranitidin 2x150 mg)


ii. Penyekat pompa proton (omeprazole 1x20 mg)
c. Prokinetik: metoclopramid, domperidon
d. Anti muntah anti histamin, ondansetron
9. Edukasi (Hospital Health Makan sedikit tapi sering, makan lunak, kontrol
Promotion) pengobatan secara teratur
10. Prognosis Dubia ad bonam (baik)
11. Tingkat Evidens
12. Tingkat Rekomendasi
13. Penelaah Kritis
14. Indikator
15. Kepustakaan a. kasper DL, Hauser SL, Jameson JL, Faucia AS,
Longo DL, Loscalzo J. Harrison’s Principle of
Internal Medicine. 19 th ed. NY: McGrawHill; 2015.
b. Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Simadibrata M,
Setiyohadi B, Syam AF: Buku Ajar Ilmu Penyakit
Dalam. Edisi ke-6. Jakarta; Interna Publishing; 2014.

Ketua Komite Medik Ketua KSM

(dr. Danu Maryoto Teguh, Sp., OG., (K)). (Dr., dr., Rudi Irawan, Sp., A., M., Kes.)
Direktur
RSIA NUN Surabaya

(Numbi Mediatmapratia, dr., M., Kes.)