Anda di halaman 1dari 9

Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

PERTEMUAN 5
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Mata Kuliah: Manajemen Industri
Dosen Pengampu: Estiningsih TH. ST. MT.

PENGANTAR
Keputusan harus diambil untuk melaksanakan suatu rencana dan
menyelesaikan suatu masalah yang harus ditanggulangi oleh setiap manajer.
Suatu kegiatan ekonomi tidak ada gunanya bagi manusia jika selalu
menimbulkan masalah.
Keadaan ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi selalu menimbulkan
masalah yang menuntut penyelesaian agar berguna untuk manusia.
Keberhasilan bagi sesorang manajer dalam mengambil keputusan sangat
dipengaruhi oleh kesanggupannya menyelesaikan masalah.
Manusia sudah berpandangan semakin kritis dan teknologi juga sudah semakin
tinggi, sehingga mengambil keputusan sudah merupakan salah satu fungsi
manajemen yang sangat penting.

TUJUAN PERKULIAHAN
Pada topik ini akan dibahas tentang pengambilan keputusan, diharapkan
mahasiswa dapat :
Menjelaskan bagaimana sebuah keputusan yang harus diambil dapat
menyelesaikan masalah
Menjelaskan perlunya diambil tindakan alternatif sebelum mengambil
suatu keputusan
Menjelaskan tentang keputusan operasional

DESKRIPSI MATERI

Mengambil keputusan merupakan proses yang rumit dan harus diambil untuk
• Menyelesaikan suatu masalah
• Melaksanakan suatu rencana

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


32
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

Keputusan harus dapat menyelesaikan suatu masalah dengan tuntas, tidak


mengenal istilah penyelesaian sementara

Keberhasilan seorang manajer dalam mengambil keputusan sangat diengaruhi


oleh kesanggupannya menyelesaikan masalah
Ada 4 fase yang harus dilalui, adalah sebagai berikut :
1. Analisis secara terinci masalah/ rencana yang akan dilaksanakan
2. Beberapa alternatif harus disediakan
3. Analisis terhadap alternatif yang disediakaan
4. Penetepan akan pelaksanaan

Menentukan Akar Masalah


• Dicari perbedaan keadaan kini dan sebelum masalah itu timbul
• Tindakan yang tidak dilaksanakan sehingga masalah tersebut timbul
• Jalur pelaksanaan yang diabaikan
• Perubahan yang terjadi karena diabaikannya jalur-jalur yang dimaksud

Tindakan Alternatif
Menyiapkaan tindakan alternatif bukanlah suatu tindakan yang mudah dapat
disusun berdasarkan pengalaman
masa lampau dan pemikiran-pemikiran yang baru dengan syarat :
• Dapat digunakan untuk mencapai sasaran
• Akan memenuhi syarat sebagai tindakan yang akan menyelesaikan
permasalahan
• Tidak mengurangi nilai-nilai dari tindakan penyelesaiaan yang
ditetapkan

Prosedur Pelaksanaan Keputusan


• Harus diberitahukan kepada semua pihak yang bersangkutan
• Diumumkan pada waktu yang tepat sesuai jadual yang telah ditetapkan
• Adanya partisipasi positif dari semua pihak yang bersangkutan, supaya
tidak timbul masalah dalam pelaksanaan
• Dipilih yang membutuhkan paling sedikit waktu tetapi paling tingg i
mutu

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


33
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

Mengambil keputusan yang menyangkut karyawan berkaitan erat aspek :


• Sosial
• Politik
• Psikologis

5 (lima) cara mengambil keputusan yang baik :


1. OTOKATRIS
• Keputusan manajer hanya berdasarkan informasi yang diterima

• Tanpa dikonsultasikan dengan siapapun

2. SEMI OTOKRATIS
• Para bawahan dipakai sebagai sumber informasi
• Kesimpulan manajer berdasarkan keterangan-keterangan yang
diperolehnya

3. KONSULTATIF
• Masalah yang sedang dihadapi dimusyawarahkan dengan bawahan
• Keputusan yang diambil berdasarkan hasil musyawarah

4. SEMI KONSULTATIF
• Masalah yang dihadapi diinformasikan ke beberapa bawahan
• Pendapat bawahan diminta
• Keputusan tidak mencerminkan pandangan dan saran dari bawahan

5. DEMOKRATIS
• Masalah yang sedang dihadapi dibicarakan dengan dinilai bersama
antara manajer dan bawahan
• Keputusan yang diambil dilaksanakan dengan segala konsekuensinya

Mengenali Ciri Masalah


• Bentuk masalah harus jelas
• Kemungkinan bawahan menolak
• Kemajuan bawahan untuk bekerja mencapai sasaran
• Perlu tidaknya bawahan menerima keputusan yang diambil
• Banyaknyan informasi yang dikumpulkan manajer sabagai bahan
pertimbangan

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


34
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

• Keputusan otokratis yang dapat diterima karyawan


• Mutu keputusan yang diambil

Mengambil Keputusan yang Menyangkut Perencanaan


Alat yang membuktikan kemampuannya dalam mengambil keputusan adalah
“Operation Research” (OR) atau Metode Kuantitatif “Management Science
(MS)

1. Linier Programming (LP)


2. Queuing Theory (QT)
3. Program Evaluation Review Technique (PERT)
4. Critical Path Method ( CPM )
5. Break Even Analisys (BEA)

Linier Programme
• Untuk menentukan langkah dengan tepat diantara beberapa alternatif
• Tidak dapat digunakan untuk mengambil segala macam keputusan

Syarat yang harus dipenuhi agar masalah dapat diselesaikan dengan Linier
Program.

• Mempunyai Obyektive Function (sasaran) yang harus diperbesar/


diperkecil dapat mengecilkan segala hambatan yang mempengaruhi
upaya memperbesar/ memperkecil fungsi sasaran

• Mempunyai variabel yang berhubungan satu dengan yang lainnya


bersifat linier yaitu rasio perubahan pada variabel yang satu dan lain
haruslah konstan

• X + Y = Z adalah ekspresi linier

CONTOH SOAL

PT ABC merakit 2 jenis Hand Phone, masing-masing tanpa camera (X) dan
dengan camera (Y), laba yang dihasilkan oleh setiap unit X adalah Rp. 20.000
dan setiap unit Y adalah Rp. 25.000,-

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


35
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

Kapasitas terpasang assembly line (jalur rakit) adalah 60 X dan 40 Y setiap


harinya
Perusahaan ini mempunyai 150 karyawan terlatih yang dapat merakit HP tsb.
Setiap unit X memakan 2 hari orang(mandays) dan setiap unit Y memakan 3
hari orang
Berapa unitkah masing-masing X & Y
yang harus dirakit untuk max. Laba P

Penyelesaian
Obyektive function (sasaran) menurut LP adalah memaksimumkan P
Dimana P = 25 X + 25 Y
Constraints (rintangan-rintangan) yang dihadapi dalam usaha mencapai
obyektive function adalah :
X = 60
Y = 40
2 X + 3 Y = 150
X = 0, Y = 0

Langkah-langkah penyelesaian :
a. Buatlah grafik permasalahan
2 x + 3 y = 150 y = 0
2 x + 0 = 150 x = 150/2 = 75
x = 0
0 + 3 y = 150 y = 150/5 = 50
Menurut LP Laba maksimal,
di dalam bidang ABCD
Setiap garis lurus yang terletak di sebelah kiri C dan D akan menunjukkan
kombinasi X dan Y yang paling menguntungkan

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


36
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

Tabel 1 : Grafik Permasalahan Laba Maksimal di dalam bidang ABCD

Y X
E
50 -
D
40 -

30 -

20 -

C
10 -

0- X
10 20 30 40 50 60 70 75 80

b. Menetukan garis lurus yang lain.


Jika Y = 40 dan 2x + 3y = 150
Maka = 2x + 120 = 150
2x = 30 x = 15
Garis lurus Pc = 20x + 25y
= (20)15 + 25(40)
Atau Pc = 300 + 1000
Pc = 1300
Di dalam rupiah Pc maksimum ...... = Rp. 1.300.000,-

Jika x = 60 dan 2x + 3y = 150


Maka : 60(2) + 3y = 150
3y = 150 – 120 = 30 y = 30/3 = 10
Garis lurus Pd maksimum = 20x + 35y
Pd = 20(60) + 25(10)
Pd = 1200 + 250 Pd = 1450
Di dalam rupiah Pd maksimum = Rp. 1450.000,-

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


37
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

RINGKASAN
Setiap keputusan yang menyangkut penyelesaian suatu masalah haruslah
dapat menyelesaiakan masalah itu dengan tuntas.
Untuk itu masalah yang akan diselesaikan harus dianalisa terlebih dahulu tentang
jenis masalah, gejala masalah, perlu tidaknya untuk ditanggulangi, pengumpulan
data dan fakta secara mendetail, sebab musabab timbulnya masalah untuk
mendapatkan akar masalah, kemudian tindakan yang akan diambil untuk
menyelesaikan masalah tersebut
Perlu menyediakan tindakan alternatif yang memenuhi syarat ditinjau dari sudut
laba atau rugi
Prosedur pelaksanaan suatu keputusan adalah
Harus diberitahukan kepada semua pihak yang bersangkutan
Harus diumumkan dengan tepat waktu.

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


38
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

LATIAHN SOAL/TUGAS
PERTEMUAN 5 : MENGAMBIL KEPUTUSAN
Mata Kuliah : Manajemen Industri

Nama : ...........................................................................)*
NIM : ...........................................................................)*
Dosen : Estiningsih TH. ST. MT
)* : Diisi oleh mahasiswa

PETUNJUK
Bacalah topik materi pertemuan 5 : “MENGAMBIL KEPUTUSAN”
Jawablah pertanyaan di bawah ini secara berurutan
Selesai diskusi klik Save As, kemudian save file dengan nama file (File Name)
Latihan Soal/Tugas Pertemuan 5 : MENGAMBIL KEPUTUSAN

PERTANYAAN

1. Berikan penjelasan tentang pengambilan keputusan dalam


penyelesaian masalah harus tuntas
2. Tepatkah tindakan alternatif yang diambil berdasarkan pengalaman
masa lalu. Jelaskan
3. Berikan penjelasan yang anda ketahui tentang keputusan operasional
dan metode apa saja yang dianggap baik sebagai alat pengambil
keputusan.

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


39
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

DAFTAR PUSTAKA
1. Silalahi, B.N.B. dan Silalahi, R.B. MANAJEMEN KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA, LPPM, Jakarta 1985
2. Kotter, John P. THE GENERAL MANAGERS, The Free Press, London 1982
3. Peter, Dan. TECHNIQUE OF SAFETY MANAGEMENT, Mc. Graw Hill
Book Co, New York 1971
4. THE EDUCATION AND TRAINING OF ENGINEERS FOR
ENVIRONMENTAL HEALTH, I.L.O, Geneva 1970

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


40