Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

PEMBUATAN KATALIS DARI CANGKANG TELUR UNTUK REAKSI


TRANSESTERIFIKASI BIODIESEL

(Ridhollahi, 2016, 58 halaman, 28 gambar, 16 tabel).

Proses Transesterifikasi biodiesel umumnya dilakukan dengan menggunakan


katalis basa homogen (cair) seperti NaOH dan KOH. Selain dua katalis tersebut
pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan menggunakan katalis basa heterogen
(padat) salah satunya adalah CaO. Katalis CaO dapat dibuat melalui proses
kalsinasi CaCO3. Salah satu sumber CaCO3 yang mudah diperoleh adalah kulit
telur. Kulit telur mengandung CaCO3 sebesar 98,43% sehingga potensi
pemanfaatannya sebagai katalis CaO sangat besar. Tujuan dalam penelitian ini,
adalah untuk membuat katalis CaO dari cangkang telur untuk pembuatan
biodiesel. Metode sintesis katalis CaO dari cangkang telur, mengikuti prosedur
peneliti sebelumnya (subagjo dkk, 2012). Katalis dikalsinasi pada variasi suhu
700,800, dan 900oC selama 2 jam. Katalis yang telah dikalsinasi kemudian
diaktivasi dengan (NH4)2CO3 dan dikalsinasi lagi pada suhu 1000oC, kemudian
diukur kebasaannya. Katalis diuji pada reaksi transesterifikasi minyak sawit
menjadi biodiesel selama 2 jam dalam reaktor batch dengan variasi berat katalis.
Biodiesel yang didapat dilakukan analisa fisik dan nilai kalor. Dari hasil penelitian
didapatkan pH tertinggi katalis adalah pada suhu kalsinasi 900 oC dengan pH
12,26, dan volume biodiesel tertinggi sebanyak 96 mL (konversi 96%)
menggunakan katalis yang dikalsinasi pada suhu 800oC sebanyak 0,2 gr. Dari
hasil analisa didapatkan bahwa karakteristik semua sampel biodiesel meliputi
densitas, bilangan asam, dan titik nyalanya telah memenuhi standar SNI 04-7182-
2006. Nilai kalor biodiesel yang dihasilkan 9507,8726 cal/gr, dan telah memenuhi
standar minimal nilai kalor biodiesel.

Kata kunci: biodiesel, cangkang, CaO, katalis, transesterifikasi

v
ABSTRACT
PRODUCTION OF CATALYST FROM EGGSHELL FOR
TRANSESTERIFICATION BIODIESEL REACTION

(Ridhollahi, 2016, 58 pages, 28 pictures, 16 tables).


Biodiesel transesterification process is generally performed by using a
base homogeneous liquid catalyst such as NaOH and KOH. Beside them,
production of biodiesel can be performed by using base heterogeneous (solid)
catalyst, one is CaO. CaO catalyst can be prepared by calcining CaCO 3. One of
CaCO3 source that easily obtained is eggshell. Eggshells contain 98.43% CaCO3,
so it’s potential for utilization as CaO catalyst is very large. The Purpose in this
experiment is to produce CaO cataalyst from eggshell for biodiesel production.
The method of synthesis CaO catalyst from eggshell follow the earlier procedure
research (subagjo dkk, 2012). The catalyst was calcined at temperature variations
of 700, 800 and 900 oC for 2 hours. Then, calcined catalyst activated with
(NH4)2CO3 and calcined again at a temperature of 1000 oC, then it’s Alkalinity be
measured. The catalyst is tested in the transesterification palm oil into biodiesel
for 2 hours in a batch reactor with variation of catalyst weight. Then, thr physical
analysis and calorific value of biodiesel is analyzed. From the results, the highest
pH of catalyst is at a temperature of 900 oC of calcined with pH of 12.26, and the
highest biodiesel volume is 96 mL (96% conversion) using 0,2 gr calcined
catalyst at a temperature of 800oC. From the analysis it was found that the
characteristics of all biodiesel samples include its density, acid number, and point
the flame has met the standard of SNI 04-7182-2006. The calorific value of
biodiesel 9507.8726 cal/g, and also have met the minimum standard calorific
value of biodiesel.

Keywords: biodiesel, shells, CaO, catalyst, transesterification

vi