Anda di halaman 1dari 12

SOAL UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

FAKULTAS EKONOMI (FEKON)


AKUNTANSI

Laboratorium Auditing
EKSI4414

FAKULTAS EKONOMI (FEKON)


UNIVERSITAS TERBUKA

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
Soal dan Pembahasan Kunci Jawaban EKSI4414 Laboratorium
Auditing

1. Orang pribadi atau badan yang telah memenuhi kewajiban subjektif maupun
kewajiban objektif disebut ….
A. Wajib Pajak
B. Tahun Pajak
C. Kewajiban Subjektif
D. Kewajiban Objektif
Jawab:
A. Jawaban anda benar, karena orang pribadi merupakan salah satu subjek pajak

2. Yang termasuk objek pajak penghasilan adalah


A. Warisan
B. Deviden
C. Penghasilan
D. Bantuan sumbangan
Jawab:
C. Jawaban anda benar, karena penghasilan merupakan objek pajak

3. Yang merupakan beban yang mempunyai masa manfaat tidak lebih dari 1 (satu)
tahun dan menjadi biaya pada tahun yang bersangkutan, yaitu….
A. Biaya kepatuhan
B. Biaya penyusutan
C. Biaya kesempatan (opportunity cost)
D. Biaya gaji, biaya administrasi dan bunga, dan biaya rutin pengolahan limbah
Jawab:
D. Jawaban anda benar, karena biaya gaji, biaya administrasi dan bunga, dan biaya rutin
pengolahan limbah merupakan beban biaya memiliki masa manfaat tidak lebih dari 1
(satu) tahun

4. Berikut ini yang bukan merupakan syarat untuk bisa melakukan kompensasi
kerugian fiskal adalah ….
A. Kerugian tidak boleh diakumulasi
B. Kerugian dari selisih kurs mata uang asing
C. Kompensasi kerugian dilakukan secara vertikal dan bukan horizontal
D. Jangka waktu kompensasi kerugian fiskal maksimal 5 (lima) tahun
Jawab:
B. Jawaban anda benar, karena merupakan menghitung besarnya penghasilan kena
pajak bagi wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
5. Berikut ini merupakan contoh Deductible Expense wajib pajak adalah ….
A. Premi asuransi kesehatan
B. Gaji
C. Deviden
D. Biaya yang dikeluarkan untuk kepentingan pribadi pemegang saham
Jawab:
B. Jawaban anda benar, biaya gaji merupakan bagian dari biaya Deductible Expenses

6. Berikut ini yang merupakan contoh nondeductible expense adalah


A. Premi asuransi kesehatan
B. Gaji
C. Biaya beasiswa
D. Biaya penelitian
Jawab:
A. Jawaban anda benar, premi asuransi merupakan biaya nondeductible expense

7. Dalam menetukan harga perolehan atau harga penjualan suatu harta dapat
dikelompokkan menjadi beberapa cara, kecuali
A. Dalam hal terjadi jual beli harta
B. Dalam hal terjadi tukar menukar harta
C. Dalam hal terjadi pengalihan harta dalam rangka likuidasi
D. Dalam hal terjadi penjaminan harta
Jawab:
D. Jawaban anda benar, karena penjaminan harta bukan penentuan harga perolehan
atau harga penjualan

8. PT A dan PT B melakukan penggabungan usaha dan membentuk perusahaan baru


yaitu PT C. Nilai sisa buku dan harga pasar harta dari kedua perusahaan tersebut
adalah sebagai berikut:
PT A PT B
Nilai sisa buku 800.000.000 725.000.000
Harga pasar 850.000.000 750.000.000
Dari transaksi penggabungan usaha tersebut, secara fiskal berapa besar keuntungan
yang didapat dari PT B
A. Rp. 50.000.000
B. Rp. 25.000.000
C. Rp. 100.000.000
D. Rp. 75.000.000
Jawab:
B. Jawaban anda benar, Keuntungan PT B = harga pasar – nilai buku (750.000.000 –
725.000.000 = 25.000.000)

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
9. Dengan menggunakan informasi soal no 8, apabila penggabungan usaha tersebut
menggunakan pooling of interest, total harta PT C adalah
A. Rp. 1.525.000.000.
B. Rp. 1.600.000.000
C. Rp. 1.550.000.000
D. Rp. 1.575.000.000
Jawab:
A. Jawaban anda benar, pooling of interest dilihat dari nilai sisa buku. Total harta PT C
adalah nilai sisa buku PT A + nilai sisa buku PT B (Rp. 800.000.000 + Rp. 725.000.000 =
Rp 1.525.000.000)

10. Dengan menggunakan soal no.8, apabila penggabungan usaha menggunakan metode
purchase method, maka total harta PT adalah
A. Rp. 1.525.000.000.
B. Rp. 1.600.000.000
C. Rp. 1.550.000.000
D. Rp. 1.575.000.000
Jawab:
B. Jawaban anda benar, metode purchase method dinilai dari harga pasar. Total harta
PT C = harga pasar PT A + harga pasar PT B (850.000.000 + 750.000.000 =
1.600.000.000)

11. Berikut ini hal norma penghitungan peredaran bruto dan norma penghitungan
penghasilan neto diterapkan terhadap wajib pajak yang peredaran bruto sebenarnya
tidak dapat diketahui, kecuali
A. Wajib menyelenggarakan pembukuan tetapi tidak bersedia memperlihatkan
pembukuan atau catatan peredaran bruto sehingga peredaran bruto yang sebenarnya
tidak dapat diketahui
B. Dianggap menyelenggarakan pembukuan karena tidak memberitahukan kepada
Dirjen pajak dalam menghitung penghasilan neto, namun ternyata tidak sepenuhnya
menyelenggarakan pembukuan sehingga peredaran bruto yang sebenarnya tidak dapat
diketahui
C. Menyatakan keinginannya kepada dirjen pajak untuk mengjitung penghasilan
nettonya dengan menggunakan norma penghitungan netto, namun ternyata tidak
sepenuhnya menyelenggarakan pembukuan sehingga peredaran bruto yang sebenarnya
tidak dapat diketahui
D. Wajib menyelenggarakan pembukuan, tetapi tidak atau tidak sepenuhnya
menyelenggarakan pembukuan atau tidak memperlihatkan pembukuan atau bukti-
buktinya namun peredaran bruto yang sebenarnya dapat diketahui
Jawab:

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
D. Jawaban anda benar, hal ini merupakan norma penghitungan penghasilan netto
diterapkan terhadap wajib pajak yang peredaran bruto sebenarnya tidak dapat
diketahui tetapi penghasilan nettonya tidak dapat dihitung

12. Norma penghitungan khusus untuk menghitung penghasilan neto dari wajib pajak
untuk golongan tertentu, yaitu
A. Perusahaan asuransi luar negeri
B. Perusahaan manufaktur
C. Restoran
D. Rumah sakit
Jawab:
A. Jawaban anda benar, perusahaan asuransi luar negeri merupakan perusahaan yang
menggunakan norma penghitungan khusus

13. Apabila wajib pajak orang pribadi dengan status kawin dengan dua anak (K/2)
(PenghasilanTidak Kena Pajak K/2 = Rp.7.200.000) memperoleh peredaran bruto
Rp.500.000.000, dengan norma penghitungan 20% berapakah besarnya Penghasilan
Kena Pajak
A. Rp. 100.000.000
B. Rp. 92.800.000
C. Rp. 7.200.000
D. Rp. 400.000.000
Jawab:
B. jawaban anda benar
Penghasilan bruto = Rp. 500.000.000
Penghasilan neto (20%) Rp. 100.000.000
PTKP K/2 (Rp 7.200.000) -
PKP Rp. 92.800.000

14. Berikut ini Pemotong Pajak PPh pasal 21 atau PPh pasal 26, kecuali
A. Bendaharawan pemerintah
B. Dana pensiun
C. Badan penyelenggara jaminan social tenaga kerja
D. Pejabat perwakilan diplomatic
Jawab:
D. Jawaban anda benar, pejabat perwakilan diplomatic bukan pemotong pajak PPh 21
atau PPh 26

15. Penghasilan yang dipotong PPh pasal 21 adalah


A. Asuransi kecelakaan
B. Zakat yang diterima
C. Gaji
Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
D. Penerimaan dalam bentuk natura
Jawab:
C. Jawaban anda benar, gaji merupakan penghasilan yang dipotong dalam PPh 21

16. Budi bekerja pada PT X dengan memperoleh gaji sebulan Rp.2.000.000, dengan
biaya jabatan 5% dan membayar iuran pension sebesar Rp.50.000/bulan. Budi sudah
menikah dan belum memiliki anak. Berapakah pajak PPh 21 yang harus dibayarkan oleh
Budi per tahunnya
A. Rp. 894.000
B. Rp. 74.500
C. Rp. 150.000
D. Rp. 1.000.000
Jawab:
A. Jawaban anda benar,
Gaji sebulan 2.000.000
Biaya jabatan 5% x 2.000.000 100.000
Iuran pension 50.000 +
150.000 -
Penghasilan Netto sebulan 1.850.000
Penghasilan Neto setahun
12 x 1.850.000 = 22.200.000
PTKP setahun
Untuk WP sendiri 2.880.000
Untuk WP kawin 1.440.000
4.320.000 -
Penghasilan Kena Pajak Setahun 17.880.000
PPh pasal 21 terutang
5% x 17.880.000 = Rp.894.000

17. Berdasarkan informasi soal no 16, berapa jumlah PPh 21 yang harus dibayarka
tiap bulan
A. Rp. 894.000
B. Rp. 74.500
C. Rp. 150.000
D. Rp. 1.000.000
Jawab:
B. Jawaban anda benar,
Gaji sebulan 2.000.000
Biaya jabatan 5% x 2.000.000 100.000
Iuran pension 50.000 -
150.000 -
Penghasilan Netto sebulan 1.850.000
Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
Penghasilan Neto setahun
12 x 1.850.000 22.200.000
PTKP setahun
Untuk WP sendiri 2.880.000
Untuk WP kawin 1.440.000 +
4.320.000
Penghasilan Kena Pajak Setahun 17.880.000
PPh pasal 21 terutang
5% x 17.880.000 = Rp.894.000
Rp.894.000 : 12 bulan = Rp. 74.500

18. Pemungut Pajak PPh pasal 22 adalah


A. Bank Devisa
B. Dana pensiun
C. Pemberi kerja yang membayar gaji
D. Jaminan social tenaga kerja
Jawab:
A. Jawaban anda benar, Bank Devisa merupakan pemungut PPh 22 atas impor barang

19. Berapa % besarnya tarif pajak atas impor yang menggunakan Angka Pengenal
Importir (API)
A. 7,5%
B. 1.5%
C. 2.5%
D. 0,5%
Jawab:
C. Jawaban anda benar, besarnya tarif PPh 22 atas impor yang menggunakan API
adalah 2,5% dari nilai impor

20. Berikut ini pemungutan PPh 22 yang dikecualikan adalah


A. Premix
B. Industri rokok pada saat penjualan rokok di dalam negeri
C. Industri semen pada saat penjualan semen di dalam negeri
D. Barang kiriman hadiah untuk keperluan ibadah u
Jawab:
D. Jawaban anda benar, Barang kiriman hadiah merupakan barang yang tidak dikenai
PPh 22

21. PT X bergerak di bidang importir hasil perkebunan dari Negara Australia, setiap kali
PT X memasukkan barang ke Indonesia melalui laut, dan yang berhak memungut Pajak
Penghasilan Pasal 22 adalah
A. Dirjen Anggaran
Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
B. Pertamina
C. Dirjen Bea dan Cukai
D. Bank Indonesia
Jawab:
C. Jawaban anda benar, Dirjen Bea dan Cukai memungut PPh atas impor barang sesuai
dengan UU No 17 tahun 2000

22. PT Y bergerak di bidang penjualan bahan bakar (SPBU swasta). Pada bulan Februari
2012 PT Y berhasil menjual bahan bakar Premium sebesar Rp. 200.000.000,00, solar
sebesar Rp 150.000.000.00, premix sebesar Rp 125.000.000. Berapa besarnya utang
PPh 22 PT X pada bulan Februari 2012
A. Rp.600.000
B. Rp.1.425.000
C. Rp.1.050.000
D. Rp.825.000
Jawab:
B. Jawaban anda benar, tarif PPh 22 untuk SPBU swastanisasi dikenakan 0.3%dari
penjualan
Premium 0,3% x 200.000.000 = 600.000
Solar 0,3% x 150.000.000 = 450.000
Pertamax 0,3% x 125.000.000 = 375.000 +
1.425.000

23. Menggunakan informasi soal no.22, yang berhak memungut utang PPh 22 PT Y
adalah
A. Bank Devisa
B. Pertamina
C. Kantor Pajak
D. Kantor Bea dan Cukai
Jawab:
B. Jawaban anda benar, pertamina memungut PPh 22 atas badan usaha yang bergerak
dalam bidang bahan bakar minyak jenis premix, super TT dan gas sesuai dengan UU No
17 tahun 2000

24. Pajak Penghasilan pasal 23 adalah


A. Pajak penghasilan yang dipotong atas penghasilan yang diterima atau diperoleh
Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap yang berasal dari modal, penyerahan
jasa, atau penyelenggaraan terutang oleh badan pemerintah atau subjek pajak dalam
negeri, penyelenggaraan kegiatan, Bentuk Usaha Tetap atau perwakilan perusahaan
luar negeri lainnyA.

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
B. Pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran
lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pekerjaan atau
jabatan, jasa, dan kegiatan
C. Pajak yang dipungut oleh bendaharawan pemerintah baik pemerintah pusat maupun
pemerintah daerah, instansi atau lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga Negara
lainnya berkenaan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan badan-badan
tertentu baik badan pemerintahan maupun swasta dengan kegiatan dibidang impor
atau kegiatan usaha di bidang lain
D. Pajak yang terutang atau dibayarkan di luar negeri atas penghasilan yang diterima
atau diperoleh dari luar negeri yang dapat dikreditkan terhadap pajak penghasilan yang
terutang atas seluruh penghasilan wajib pajak dalam negeri.
Jawab:
A. Jawaban anda benar, hal tersebut mmerupakan pengertian dari PPh pasal 23

25. Yang bukan termasuk objek pajak penghasilan pasal 23 adalah


A. Bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi
B. Royalty
C. Penghasilan yang dibayar atau terutang kepada Bank
D. Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga
Jawab:
C. Jawaban anda benar, penghasilan yang dibayar atau terutang kepada Bank
merupakan objek PPh 23

26. PT A berkedudukan di Tangerang, membayar bunga kepada PT B yang


berkedudukan di YogyakartA. Bunga tersebut sebesar Rp.1.000.000 dibayarkan melalui
bank DANA. Atas dasar pembayaran bunga tersebut dilakukan pemotongan PPh pasal
23 sebesar
A. Tidak dipotong PPh Pasal 23 karena melalui Bank
B. Rp. 150.000 oleh Bank DANA
C. Rp. 150.000 oleh PT A
D. Rp. 150.000 oleh PT B
Jawab:
D. Jawaban anda benar, pendapatan bunga dikenakan PPh 23 sebesar 15% x
Rp.1.000.000 = Rp. 300.000 oleh PT B

27. Berikut ini hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan sumber penghasilan dalam
PPh 24, kecuali
A. Penentuan dari saham dan sekuritas lainnya adalah Negara tempat badan yang
menerbitkan saham atau sekuritas tersebut bertempat kedudukan
B. Penghasilan berupa sewa sehubungan dengan penggunaan harta tak gerak adalah
Negara tempat harta tersebut terletak

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
C. Penghasilan dari usaha dilakukan dalam tahun pajak diperolehnya penghasilan
tersebut
D. Penghasilan bentuk usaha tetap adalah Negara tempat bentuk usaha tetap tersebut
menjalankan usaha atau melakukan kegiatan.
Jawab:
C. Jawaban anda benar, hal tersebut merupakan bagian penggabungan penghasilan
yang berasal dari luar negeri pada PPh 24

28. Besarnya angsuran perbulan PPh pasal 25 tahun 2011 diperoleh 1/12 dari sisa
pajak terutang….
A. Tahun 2010
B. Tahun 2010 setelah dikurangi kredit pajak
C. Tahun 2009
D. Tahun 2009 setelah dikurangi kredit pajak
Jawab:
B. Jawaban anda benar, besarnya angsuran pajak penghasilan pasal 25 adalah sebesar
pajak penghasilan yang terutang menurut surat pemberitahuan tahunan pajak
penghasilan tahun pajak yang lalu dikurangi dengan pajak penghasilan yang dipotong
dan atau dipungut serta pajak penghasilan yang dibayar atau terutang diluar negeri
yang boleh dikreditkan sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 21, pasal 22, pasal 23,
dan pasal 24, kemudian dibagi 12 atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak

29. Berikut ini adalah tipe pemungutan atau perlakuan perolehan modal barang dalam
Pajak Pertambahan Nilai yaitu:
A. PPN sebagai pajak objektif
B. Credit method
C. Prinsip tempat asal (Origin principle)
D. Consumption Type Value Added Tax
Jawab:
D. Jawaban anda benar, Consumption Type Value Added Tax merupakan salah satu tipe
pemungutan pajak yang digunakan untuk produksi termasuk barang modal dikurangi
dari nilai tambahnya sehingga memberikan sifat netral PPN atas pola produksi

30. Berikut adalah Barang yang tidak dikenakan pajak pertambahan nilai, kecuali
A. Hak paten
B. Pasir dan kerikil
C. Beras
D. Garam
Jawab:
A. Jawaban anda benar, hak paten merupakan barang yang tidak berwujud daan
dikenakan PPN

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
31. Barang yang tidak dikenakan PPnBM adalah
A. Apartemen
B. AC
C. Mobil sedan 2000 CC
D. Mobil ambulan
Jawab:
D. Jawaban anda benar, Mobil ambulan merupakan barang yang tidak dikenakan
PPnBM

32. Objek Pajak yang tidak dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan adalah
A. Jalan tol
B. Gedung sekolah
C. Kolam renang
D. Pagar mewah
Jawab:
B. Jawaban anda benar, gedung sekolah merupakan objek pajak yang tidak dikenakan
Pajak Bumi dan Bangunan karena melayani kepentingan umum untuk pendidikan

33. Tuan Budi membeli sebidang tanah seluas 200 m2 dengan harga perolehan Rp.
200.000.000.00. dengan tarif regional untuk NPOPTKP Rp 50.000.000.00. Atas
pembelian tersebut, berapa BPHTB yang harus dibayar Tuan Budi
A. Rp. 5.000.000,00
B. Rp. 7.500.000,00
C. Rp. 8.000.000,00
D. Rp. 6.000.000,00
Jawab:
B. Jawaban anda benar, tariff BPHTB adalah 5%
Harga perolehan 200.000.000
NPOPTKP 50.000.000 -
NPOKP 150.000.000
Pajak terutang
5% x 150.000.000 = 7.500.00

34. Pada awal tahun 2010 Sebuah mesin produksi dibeli dengan harga
Rp.150.000.000,00 dengan masa manfaat 4 tahun. Bila menggunakan metode saldo
menurun, berapa besarnya penyusutan mesin produksi tersebut pada tahun 2012
A. Rp. 37.500.000,00
B. Rp. 10.000.000,00
C. Rp. 20.000.000,00
D. Rp. 18.750.000,00
Jawab:

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com
D. Jawaban anda benar, dengan masa manfaat 4 tahun, tarif penyusutan dengan saldo
menurun yaitu 50% setiap tahun
Tahun 2010 50% x 150.000.000 = 75.000.000
Tahun 2011 50% x 75.000.000 = 37.500.000
Tahun 2012 50% x 37.500.000 = 18.750.000

35. Laporan keuangan fiscal merupakan laporan keuangan yang digunakan untuk
melaporkan besarnya pajak penghasilan yang terutang. Berikut ini tiga pendekatan
yang dilakukan dalam penyajian lapotan keuangan, kecuali:
A. Laporan keuangan bisnis
B. Laporan keuangan harian
C. Laporan keuangan fiscal disusun beriringan dengan laporan keuangan bisnis
D. Laporan keuangan fiscal merupakan extra compatible dengan laporan keuangan
bisnis
Jawab:
B. Jawaban anda benar, hal ini bukan merupakan pendekatan dalam penyajian laporan
keuangan

Soal Ujian Universitas Terbuka Download Soal Ujian Universitas Terbuka di:
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Akuntansi http://soaluasut.blogspot.com