Anda di halaman 1dari 6

KERANGKA ACUAN PROGRAM INDERA

A. PENDAHULUAN
Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan
nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan
masyarakat untuk hidup sehat sehingga terwujud derajat kesehatan yang optimal.
Keberhasilan pembangunan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan
kualitas sumber daya manusia (SDM). Indera penglihatan sangat menentukan
kualitas sumber daya manusia, karena 83 % informasi sehari-hari masuknya
melalui jalur penglihatan, melalui pendengaran 11 %, penciuman 3,5 %, peraba 1,5
%, dan pengecap 1,0 %.

B. LATAR BELAKANG
Sebagai tindak lanjut atas pencanangan Vision 2020 ini Departemen
Kesehatan telah menyusun kebijakan-kebijakan di bidang Kesehatan Indera
Penglihatan yaitu: Rencana Strategi Nasional Penanggulangan Gangguan
Penglihatan dan Kebutaan (Renstranas PGPK) untuk mencapai Vision 2020 dan
Pedoman Manajemen Kesehatan Indera Penglihatan dan Pendengaran. Kegiatan
penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan di Provinsi dan
Kabupaten/Kota akan difokuskan pada 4 penyebab utama kebutaan yaitu katarak,
kelainan refraksi, xeroftalmia, dan glaucoma. Namun demikian adanya focus
penanggulangan tersebut tidak menutup kemungkinan untuk mengangkat
penyebab kebutaan yang spesifik yang ada di wilayah tersebut. Kegiatan pelayanan
kesehatan Indera dilaksanakan oleh Puskesmas sebagai sarana pelayanan
kesehatan strata pertama dan Rumah Sakit Umum (RSU) sebagai sarana rujukan.
Puskesmas adalah unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
yang menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja dan
mempunyai funsi sebagai 1) Penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, 2)
Pusat pemberdayaan masyarakat dan 3) Pusat pelayanan kesehatan strata
pertama yang meliputi pelayanan kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan
masyarakat. Dalam mencapai Visi: Kecamatan Sehat, Puskesmas
menyelenggarakan upaya kesehatan wajib yaitu upaya promosi kesehatan,
kesehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak serta KB, upaya perbaikan gizi
masyarakat, pencegahan dan pemberantasan penyakit menular serta upaya
pengobatan. Selain itu sesuai dengan masalah daerah setempat dapat
dilaksanakan upaya kesehatan pengembangan. Kesehatan Indera Penglihatan
termasuk dalam upaya kesehatan pengembangan Puskesmas yang dapat
diintegrasikan dengan upaya kesehatan lainnya.
Agar program kesehatan Indera Penglihatan ini dapat dikelola baik dari aspek
manajemen di tingkat Puskesmas maupun aspek pelayanan kepada masyarakat
yang mencakup promotif, preventif, dan kuratif, maka diperlukan suatu pedoman
pelayanan kesehatan Indera Penglihatan di Puskesmas. Pedoman ini akan menjadi
acuan bagi petugas Puskesmas dalam pelaksanaan dan pengembangan program
kesehatan Indera Penglihatan di wilayah kerja Puskesmas.

C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS


1. Tujuan Umum
Meningkatkan derajat kesehatan Indera Penglihatan masyarakat di wilayah
kerja Puskesmas.
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petugas kesehatan dan kader
b. Meningkatnya kesadaran, sikap dan perilaku masyarakat untuk memelihara
kesehatan dalam menanggulangi gangguan penglihatan dan pendengaran
c. Meningkatnya jangkauan pelayanan Kesehatan Indera Penglihatan dan
pendengaran kepada masyarakat
d. Meningkatnya cakupan pelayanan Kesehatan Indera Penglihatan dan
pendengaran masyarakat melalui deteksi dini

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


NO KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN
1 Screening gangguan  Petugas memberikan jadwal screening
penglihatan dan pada sekolah
pendengaran di sekolah  Petugas datang ke sekolah sesuai jadwal
dengan membawa peralatan screening
 Petugas mengucapkan salam
 Petugas menyampaikan tujuan
kedatangan
 Petugas memeriksa tajam pendengaran
 Petugas mendokumentasikan hasil
screening ganggaun penglihatan dan
pendengaran.
 Petugas mengahiri screening dengan
mengucapkan salam
2 Screening gangguan  Petugas memberikan jadwal screening
penglihatan dan pada posyandu
pendengaran di  Petugas datang ke posyandu sesuai
posyandu lansia jadwal dengan membawa peralatan
screening
 Petugas mengucapkan salam
 Petugas menyampaikan tujuan
kedatangan
 Petugas memeriksa tajam penglihatan
dan pendengaran
 Petugas mendokumentasikan hasil
screening ganggaun penglihatan dan
pendengaran
 Petugas mengahiri screening dengan
mengucapkan salam

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

No Kegiatan Cara melaksanakan Lintas Lintas Keterang


kegiatan program sektor an
terkait terkait
1 Screening  Petugas Perawat Guru
gangguan memberikan desa, membantu
penglihatan jadwal screening petugas UKS proses
dan pada sekolah screening
pendengara  Petugas datang
n di sekolah ke sekolah
sesuai jadwal
dengan
membawa
peralatan
screening
 Petugas
mengucapkan
salam
 Petugas
menyampaikan
tujuan
kedatangan
 Petugas
memeriksa
tajam
pendengaran
 Petugas
mendokumentas
ikan hasil
screening
ganggaun
penglihatan dan
pendengaran.
 Petugas
mengahiri
screening
dengan
mengucapkan
salam
2 Screening  Petugas Bidan desa Kader
gangguan memberikan membantu
penglihatan jadwal screening proses
dan pada posyandu screening
pendengara  Petugas datang
n di ke posyandu
posyandu sesuai jadwal
lansia dengan
membawa
peralatan
screening
 Petugas
mengucapkan
salam
 Petugas
menyampaikan
tujuan
kedatangan
 Petugas
memeriksa
tajam
penglihatan dan
pendengaran
 Petugas
mendokumentas
ikan hasil
screening
ganggaun
penglihatan dan
pendengaran
 Petugas
mengahiri
screening
dengan
mengucapkan
salam

F. SASARAN

No Kegiatan Sasaran
1 Screening gangguan Murid SD Kelas 1
penglihatan dan
pendengaran di sekolah
2 Screening gangguan Lansia
penglihatan dan
pendengaran di
posyandu lansia

G. TATA NILAI

Kreatif
Memiliki pola pikir, cara pandang dan pendekatan yang variatif terhadap setiap
permasalahan

Amanah
Memiliki integritas, bersikap jujur dan mampu mengemban kepercayaan

Kerjasama
Semua karyawan saling membantu dalam melaksanakan kegiatan
penyelenggaraan puskesmas

Transparan
Setiap keputusan dan tindakan dilakukan secara terbuka, jelas dan dapat
dipertanggungjawabkan kepada pelanggan maupun kepada sesama petugas

Ulet
Penuh semangat, kuat, tidak mudah putus asa dalam usaha mencapai tujuan
Sinergi
Komitmen untuk membangun hubungan kerjasama yang produktif dan harmonis
dengan sesama petugas, para pemangku kepentingan dan masyarakat

H. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Screening v v v v v v v v v v v v
siswa SD
2 Screening v v v v v v v v v v v v
lansia

I. MONITORING, EVALUASI, PENCATATAN DAN PELAPORAN


Monitoring dan evaluasi dilakukan tiap bulan sekali oleh PJ program kepada
petugas pelaksana.

Hasil kegiatan dicatat dan dilaporkan ke bagian SP2TP puskesmas setiap


ahir bulan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang setiap awal bulan.

J. PEMBIAYAAN
Usulan pembiayaan di danai oleh BOK