Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

1.Latar Belakang
Pendidikan adalah segala pengaruh yang diupayakan sekolah terhadap anak dan
remajan yang diserahkan kepadanya agar mempunyai kemampuan yang sempurna dan
kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas-tugas sosial mereka.
Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan pemerintah melalui kegiatan
bimbingan, pengajaran, atau latihan yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah
sepanjang hayat, untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat memainkan peranan
dalam berbagai lingkungan hidup secara tepat dimasa yang akan datang. Perbaikan
kualitas pendidikan di Indonesia sampai saat ini tidak pernah berhenti. Usaha tersebut
dilakukan untuk penyesuaian dan mengimbangi perkembangan tuntutan dunia industri
dan perkembangan Iptek yang akselerasinya sangat cepat.

Sistem baru full day school sebagai bentuk alternatif dalam upaya memperbaiki
manajemen pendidikan, khususnya dalam manajemen pembelajaran dan juga merupakan
tuntutan kebutuhan masyarakat yang menghendaki anak dapat belajar dengan baik di
sekolah dengan waktu belajar lebih lama. Full day school merupakan model
pembelajaran dengan menambah waktu belajar siswa dari pagi hingga sore hari. Dengan
begitu kecenderungan bagi siswa untuk bersifat asosial bisa teratasi.

Dalam pembelajaran sistem Full Day School terdapat kelebihan dan kelemahannya
masing-masing, sehingga timbul dampak positif dan negative dari sistem Full Day
School.
Dari latar belakang diatas, penulis mengambil judul penelitian “Pengaruh Sistem Full
Day School Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung”.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijelaskan di atas maka peneliti
merumuskan masalah sebagai berikut :
1. Apakah ada pengaruh Full Day School terhadap tingkat interaksi siswa-siswi SMA
Negeri 3 Unggulan Kayuagung?
2. Bagaimana pengaruh sistem Full Day School terhadap prestasi belajar siswa-siswi di
SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung?

1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan dari penelitian ini antara lain :
1. Untuk mengetahui apakah sistem Full Day School berpengaruh terhadap tingkat
interaksi siswa-siswi SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung.
2. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh sistem Full Day School terhadap prestasi
belajar siswa-siswi di SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung.

1.4 Manfaat
Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini sendiri di maksudkan untuk memberi manfaat sebagai
berikut :
• Bagi Penulis
1. Memberi pengalaman terhadap penulis dalam membuat karya tulis.
2. Membantu penulis dalam menuangkan idenya dalam bentuk karya tulis ilmiah.
• Bagi Pembaca
1. Untuk memberi informasi tentang pelaksanaan sistem Full Day School di SMA Negeri
3 Unggulan Kayuagung.
2. Untuk memberi informasi tentang pengaruh sistem Full Day School terhadap tingkat
interaksi siswa-siswi di SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung.
1.4 Hipotesis
1. Sistem Full Day School sangat berpengaruh terhadap tingkat interaksi siswa-siswi di
SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung.
2. Pelaksanaan sistem Full Day School di SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung berjalan
dengan sangat baik.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Full Day School
Menurut etimologi kata full day school berasal dari bahasa inggris, yang berarti sekolah
sehari penuh. Sedangkan menurut terminologi, ada beberapa pendapat yang menjelaskan
tentang pengertian full day school yaitu :
a. Menurut H. M. Roem Rowi, “full day school adalah sekolah penuh yang dimulai pagi
sampai sore.”
b. Menurut Lidus Yardi, “penerapan full day school adalah proses pembelajaran sehari
penuh di sekolah yang dilaksanakan oleh pihak sekolah.”
c. Menurut Ria Angelia Wibisono, full day school adalah sistem pendidikan yang
membuat anak belajar lebih lama disekolah. Dengan sistem pendidikan yang lama orang
tua akan merasa senang atau tidak terbebani bagi orang tua yang bekerja. Setiap anak
pulang dari sekolah, orang tua sudah ada di rumah, jadi tidak akan terlewatkan rasa
perhatian orang tua pada anak.
d. Menurut Sismanto, full day school merupakan model sekolah umum yang memadukan
sistem pengajaran Islam secara intensif yaitu dengan memberi tambahan waktu khusus
untuk pendalaman keagamaan siswa. Biasanya jam tambahan tersebut dialokasikan pada
jam setelah sholat Dhuhur sampai sholat Ashar, sehingga praktis sekolah model ini
masuk pukul 07.00 WIB pulang pada pukul 16.00 WIB.
Dari pernyataan-pernyataan tentang full day school di atas dapat ditarik kesimpulan
bahwa pengertian full day school adalah sekolah yang pelaksanaannya sehari penuh
dengan proses pembelajarannya mulai pagi hingga sore yang mana sekolah tersebut
memberikan waktu tambahan untuk memperdalam materi pelajaran tertentu.
2.2 Tujuan Program Full Day School
Tujuan pendidikan merupakan hasil akhir yang diharapkan oleh suatu tindakan
mendidik. Mendidik merupakan tindakan sengaja untuk mencapai tujuan Pendidikan
Agama Islam. Sedangkan tujuan didalam pendidikan merupakan suatu hal yang sangat
urgen sebab pendidikan tanpa sebuah tujuan bukanlah dikatakan sebagai pendidikan. Di
dalam suatu organisasi pendidikan, tujuan pendidikan telah terumuskan dalam berbagai
tingkat tujuan, yaitu:
a. Tujuan pendidikan nasional
b. Tujuan institusional
c. Tujuan kurikulum
d. Tujuan instruksional
Semua tujuan tersebut diatas merupakan urutan yang hirarki yang saling mendukung
antara tujuan yang satu dengan yang lainnya, serta tujuan nasional sebagai ending,
sehingga semua rumusan tujuan pendidikan dari tingkat perguruan tinggi harus berpijak
dan berdasar kepada tujuan pendidikan nasional.
Jadi yang dimaksud dengan tujuan program Full day school disini adalah hasil akhir yang
diharapkan oleh lembaga pendidikan tertentu atas usaha intensifikasi factor pendidikan
dalam prosesbelajar mengajar di sekolah.
2.3 Karakteristik Full Day School
karakteristik yang paling mendasar dalam model pembelajaran Full day school yaitu
proses Integrated curriculum dan integrated activity yang merupakan bentuk
pembelajaran yang diharapkan dapat membentuk anak (siswa) yang berintelektual tinggi
yang dapat memadukan aspek keterampilan dan pengetahuan dengan sikap yang baik dan
Islami.
Sekolah yang menerapkan pembelajaran Full day school, dalam melaksanakan
pembelajarannya bervariasi, baik ditinjau dari segi waktu yang dijadwalkan maupun
kurikulum lembaga atau lokal yang digunakan, pada prinsipnya tetap mengacu pada
penanaman nilai-nilai agama dan akhlak yang mulia sebagai bekal kehiduapan
mendatang disamping tetap pada tujuan lembaga berupa pendidikan yang berkualitas.
Dengan demikian Sekolah dasar Full day school, disyaratkan memenuhi kriteria sekolah
efektif dan mampu mengelola dan memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki
untuk mencaPendidikan Agama Islam keberhasilan tujuan lembaga berupa lulusan yang
berkualitas secara efektif dan efisien.
2.4 Strategi Sistem Pembelajaran Full Day School
Penggunaan strategi dalam pembelajaran sistem full day school sangat perlu digunakan,
karena untuk mempermudah proses pembelajaran sehingga dapat mencapai hasil yang
optimal. Tanpa strategi yang jelas, proses pembelajaran tidak akan terarah sehingga
tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sulit tercapai secara optimal.
Bagi guru, strategi dapat dijadikan pedoman dan acuan bertindak yang sistematis dalam
pelaksanaan pembelajaran. Bagi peserta didik, penggunaan strategi pembelajaran dapat
mempermudah proses belajar (mempermudah dan mempercepat memahami isi
pembelajaran). Karena setiap strategi pembelajaran dirancang untuk mempermudah
proses belajar bagi peserta didik.

2.5 Penerapan Sistem Full Day School


Penerapan sistem pembelajaran Full day school adalah salah satu inovasi baru dalam
bidang pendidikan. Karena dalam penerapan pembelajaran Full day school yang lebih
ditekankan adalah pembentukan akidah dan akhlak untuk menanamkan nilai-nilai yang
positif. Agar semua dapat terakomodir, kurikulum dalam sistem pembelajaran Full day
school didesain untuk menjangkau masing-masing bagian dari perkembangan peserta
didik.
Konsep pengembangan dan inovasi penerapan sistem pembelajaran Full day school
adalah untuk mengembangkan kreatifitas yang mencakup integrasi dari kondisi tiga ranah
yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. penerapan Sistem pembelajaran Full day school
merupakan pengemasan dalam hal metode belajar yang berorientasi pada kualitas
pendidikan berlangsung selama sehari penuh dengan penggunaan format game
(permainan) yang menyenangkan dalam pembelajarannya.
Siswa yang menuntut ilmu di sekolah yang menerapkan sistem Full day school di
harapkan mempunyai minat yang besar untuk belajar lebih giat dan meningkatkan
prestasinya. Karena itu di butuhkan dorongandorongan dari dalam diri atau lingkungan
siswa agar memunculkan keinginan dan hasrat siswa untuk belajar.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Dalam penelitian karya tulis ini penulis melakukan jenis penelitian kualitatif. Kualitatif adalah
metode penelitian yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap
suatu masalah dari pada melihat permasalahan untuk penelitian generalisasi. Metode penelitian
ini lebih suka mengguanakan teknik analisis mendalam yaitu mengkaji masalah secara studi
kasus karena metode kualitatif yakin bahwa sifat suatu masalah yang satu akan berbeda dengan
masalah lainnya.
3.2 Waktu dan Tempat Penelitian
Waktu penelitian dimulai tanggal 25 November 2017 dan berakhir pada tanggal 28 November
2017. Tempat penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung Kabupaten Ogan
Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan.
3.3 Populasi dan Sampel
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas
dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik
kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas XII SMA Negeri
3 Unggulan Kayuagung yang berjumlah 170 orang.
Sedangkan sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi
tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu
sehingga dapat mewakili populasinya. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas
XII.IPS-1 yang berjumlah 24 orang.

3.4 Teknik Pengumpulan Data


Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitin Karya Tulis Ilmiah ini yaitu :
3.4.1 Angket/Kuisioner
Angket adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan tertulis untuk
dijawab secara tertulis pula oleh responden.
3.5 Teknik Analisis Data
Dalam penelitian ini penulis akan menggunakan pengolahan data analisis kualitatif dalam
bentuk tabel.
Adapun data analisis kualitatif yang digunakan penulis berdasarkan sumber yang penulis
peroleh dari angket.

Diposting oleh GAUL VLOG di 23.19


Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya
GAUL VLOG
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog
 ▼ 2017 (1)
o ▼ Desember (1)
 Contoh Karya Tulis Ilmiah

Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.