Anda di halaman 1dari 5

4.1.

1
Untuk menentukan potensi daya air yang terdapat pada saluran air terjun yang
terdapat pada Pelayangan, Serpong Kota Tangerang Selatan. digunakan persamaan
2.5. sehingga daya air yang tersedia dengan head sebesar 1,378 m adalah:
Pt = ρ × Q × g × Hn × η
= 1000 × 0,016 × 9,8 × 1,378 × 0,6 = 129,7745 Watt
Dari perhitungan diatas dapat dianalisa bahwa dengan debit air yang terukur sebesar
0,016 (𝑚3 /𝑠) didapat daya air pada saluran air terjun yang terdapat pada Pelayangan,
Serpong Kota Tangerang Selatan sebesar 129,7745 Watt.

Oleh karena itu, maka perencanaan V-belt perlu dilakukan untuk


memperhitungkan jenis sabuk yang digunakan dan panjang sabuk yang akan
digunakan. Perhitungan yang digunakan dalam perancangan V-belt antara lain:
Perhitungan yang digunakan dalam perancangan V-belt antara lain
a. Daya rencana (Pd)
𝑃𝑑 = 𝑓𝑐 × 𝑃 (2.18)

Keterangan:

P = daya (kW).

Pd = daya rencana (kW).

b. Momen rencana (T1,T2)

Pd
T  9,74  10 5  (1 ) (kg.mm) (Sularso, 1991:7) ................... (9)
n

Keterangan:

Pd = daya rencana (kW).


n1 = putaran poros penggerak (rpm).

c. Kecepatan V-belt

d n
v p 1
(Sularso, 1991:166) ............................................. (10)
60 1000

Keterangan:

v = kecepatan pulley (m/s).

d p = diameter pulley kecil (mm).


n1 = putaran pulley kecil (rpm).

d. Putaran sabuk < putaran poros, baik.

e. Panjang keliling (L)

L  2C 
π
D  1
D  d p 2
p  dp p (Sularso, 1991:170) ......... (11)
2 4C

f. Sudut kontak (  )

57( D p  d p )
  180 
C
(Sularso, 1991:173) ...t..................... (12)
faktor koreksi (k )  0,99

Keterangan :

L = Panjang keliling.

 = sudut kontak.

C = jarak sumbu poros (mm).

Dp = diameter pulley besar (mm).

dp = diameter pulley kecil (mm).