Anda di halaman 1dari 5

No Diagnosa Tujuan Intervensi

1 Intoleransi aktivitas Setelah dilakukan askep .... Terapi aktivitas :


B.d jam Klien dapat· Kaji kemampuan ps melakukan
ketidakseimbangan menunjukkan toleransi aktivitas
suplai & kebutuhan terhadap · Jelaskan pada ps manfaat
O2 aktivitas dgn KH: aktivitas bertahap
· Klien mampu aktivitas· Evaluasi dan motivasi keinginan
minimal ps u/ meningktkan aktivitas
· Kemampuan aktivitas· Tetap sertakan oksigen saat
meningkat secara bertahap aktivitas.
· Tidak ada keluhan sesak
nafas dan lelah selama dan Monitoring V/S
setelah aktivits minimal · Pantau V/S ps sebelum, selama,
· v/s dbn selama dan setelah dan setelah aktivitas selama 3-5
aktivitas menit.

Energi manajemen
· Rencanakan aktivitas saat ps
mempunyai energi cukup u/
melakukannya.
· Bantu klien untuk istirahat
setelah aktivitas.

Manajemen nutrisi
· Monitor intake nutrisi untuk
memastikan kecukupan sumber-
sumber energi

Emosional support
· Berikan reinfortcemen positip
bila ps mengalami kemajuan

2 Ketidakseimbangan Setelah dilakukan asuhan Manajemen Nutrisi


nutrisi kurang dari keperawatan … jam klien· Kaji adanya alergi makanan.
kebutuhan tubuh b.d menunjukan status nutrisi· Kaji makanan yang disukai oleh
intake nutrisi adekuat dengan KH: klien.
inadekuat, faktor BB stabil, tingkat energi· Kolaborasi team gizi untuk
psikologis adekuat penyediaan nutrisi TKTP
masukan nutrisi adekuat · Anjurkan klien untuk
meningkatkan asupan nutrisi
TKTP dan banyak mengandung
vitamin C
· Yakinkan diet yang dikonsumsi
mengandung cukup serat untuk
mencegah konstipasi.
· Monitor jumlah nutrisi dan
kandungan kalori.
· Berikan informasi tentang
kebutuhan nutrisi.

Monitor Nutrisi
· Monitor BB
jika memungkinkan
· Monitor respon klien terhadap
situasi yang mengharuskan klien
makan.
· Jadwalkan pengobatan dan
tindakan tidak bersamaan dengan
waktu klien makan.
· Monitor adanya mual muntah.
· Kolaborasi untuk pemberian
terapi sesuai order
· Monitor adanya gangguan
dalam input makanan misalnya
perdarahan, bengkak dsb.
· Monitor intake nutrisi dan
kalori.

· Monitor kadar energi,


kelemahan dan kelelahan.

3 Perfusi jaringan tdk Setelah dilakukan tindakan perawatan sirkulasi : arterial


efektive keperawatan selama insuficiency
b.d perubahan ikatan … jam perfusi jaringan· Lakukan penilaian secara
O2 dengan Hb, klien adekuatdengan komprehensif fungsi sirkulasi
penurunan criteria : periper. (cek nadi priper,oedema,
konsentrasi Hb - Membran mukosa merah kapiler refil, temperatur
dalam darah. muda ekstremitas).
- Conjunctiva tidak anemis · Evaluasi nadi, oedema
- Akral hangat · Inspeksi kulit dan Palpasi
- TTV dalam batas normal anggota badan
· Kaji nyeri
· Atur posisi pasien, ekstremitas
bawah lebih rendah untuk
memperbaiki sirkulasi.
· Berikan therapi antikoagulan.
· Rubah posisi pasien jika
memungkinkan
· Monitor status cairan intake dan
output
· Berikan makanan yang adekuat
untuk menjaga viskositas darah

4 Risiko infeksi b/d Setelah dilakukan askep Konrol infeksi :


imunitas tubuh …. jam tidak · Bersihkan lingkungan setelah
menurun, prosedur terdapat faktor risiko dipakai pasien lain.
invasive infeksi dg KH: · Batasi pengunjung bila perlu
· bebas dari gejala infeksi, dan anjurkan u/ istirahat yang
· angka lekosit normal (4- cukup
11.000) · Anjurkan keluarga untuk cuci
· V/S dbn tangan sebelum dan setelah
kontak dengan klien.
· Gunakan sabun anti microba
untuk mencuci tangan.
· Lakukan cuci tangan sebelum
dan sesudah tindakan
keperawatan.
· Gunakan baju dan sarung tangan
sebagai alat pelindung.
· Pertahankan lingkungan yang
aseptik selama pemasangan alat.
· Lakukan perawatan luka dan
dresing infus,DC setiap hari jika
ada
· Tingkatkan intake nutrisi. Dan
cairan yang adekuat
· berikan antibiotik sesuai
program.

Proteksi terhadap infeksi


· Monitor tanda dan gejala infeksi
sistemik dan lokal.
· Monitor hitung granulosit dan
WBC.
· Monitor kerentanan terhadap
infeksi.
· Pertahankan teknik aseptik untuk
setiap tindakan.
· Inspeksi kulit dan mebran
mukosa terhadap kemerahan,
panas.
· Monitor perubahan tingkat
energi.
· Dorong klien untuk
meningkatkan mobilitas dan
latihan.
· Instruksikan klien untuk minum
antibiotik sesuai program.
· Ajarkan keluarga/klien tentang
tanda dan gejala infeksi.dan
melaporkan kecurigaan infeksi.

5 PK:Anemia Setelah dilakukan askep · Monitor tanda-tanda anemia


..... jam perawat dapat · Observasi keadaan umum klien
meminimalkan terjadinya · Anjurkan untuk meningkatkan
komplikasi anemia : asupan nutrisi klien yg bergizi
Hb >/= 10 gr/dl. · Kolaborasi untuk pemeberian
Konjungtiva tdk anemis terapi initravena dan tranfusi
Kulit tidak pucat hangat darah
· Kolaborasi kontrol Hb, HMT,
Retic, status Fe

6 Deficite Knolage setelah diberikan Teaching : Dissease Process


tentang penyakit dan penjelasan selama …. X· Kaji tingkat pengetahuan klien
perawatannya b.d pengetahuan klien dan dan keluarga tentang proses
Kurang paparan keluarga meningkat dg penyakit
thdp sumber KH: · Jelaskan tentang patofisiologi
informasi, · ps mengerti proses penyakit, tanda dan gejala serta
terbatasnya kognitif penyakitnya dan Program penyebabnya
prwtn serta Th/ yg· Sediakan informasi tentang
diberikan dg: kondisi klien
· Ps mampu:Menjelaskan· Berikan informasi tentang
kembali tentang apa yang perkembangan klien
dijelaskan · Diskusikan perubahan gaya
· Pasien / keluarga hidup yang mungkin diperlukan
kooperatif untuk mencegah komplikasi di
masa yang akan datang dan atau
kontrol proses penyakit
· Diskusikan tentang pilihan
tentang terapi atau pengobatan
· Jelaskan alasan dilaksanakannya
tindakan atau terapi
· Gambarkan komplikasi yang
mungkin terjadi
· Anjurkan klien untuk mencegah
efek samping dari penyakit
· Gali sumber-sumber atau
dukungan yang ada
· Anjurkan klien untuk
melaporkan tanda dan gejala yang
muncul pada petugas kesehatan

7 Sindrom defisit self Setelah dilakukan askep … Bantuan perawatan diri


care b/d kelemahan, jam klien dan keluarga · Monitor kemampuan pasien
penyakitnya dapat merawat diri : terhadap perawatan diri yang
activity daily living mandiri
(adl) dengan kritria : · Monitor kebutuhan akan personal
· kebutuhan klien sehari- hygiene, berpakaian, toileting dan
hari terpenuhi (makan, makan, berhias
berpakaian, toileting, · Beri bantuan sampai klien
berhias, hygiene, oral mempunyai kemapuan untuk
higiene) merawat diri
· klien bersih dan tidak bau. · Bantu klien dalam memenuhi
kebutuhannya sehari-hari.
· Anjurkan klien untuk melakukan
aktivitas sehari-hari sesuai
kemampuannya
· Pertahankan aktivitas perawatan
diri secara rutin
· dorong untuk melakukan secara
mandiri tapi beri bantuan ketika
klien tidak mampu melakukannya.
· Berikan reinforcement positif
atas usaha yang dilakukan.