Anda di halaman 1dari 6

Makalah Seminar Kerja Praktik

OTOMATISASI ROTARY PACKER (VENTOMATIC)


PADA SISTEM PENGEPAKAN
DI PT HOLCIM INDONESIA Tbk - CILACAP PLANT

Wiji Nugraheny1, Ari Fadli2


Jurusan/Program Studi Teknik Elektro, FakultasTeknik, Universitas Jenderal Soedirman
Jl. Mayor Jenderal Soengkono KM 5 Blater Purbalingga 53371
E-mail: wijinugraheny97@gmail.com1
Mahasiswa Pemakalah1, Dosen Pembimbing Kerja Praktik2

Abstrak
PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant adalah perusahaan yang bergerak di industri semen dengan kapasitas
produksi mencapai 15 juta ton per tahun. Hasil akhir dari proses produksi adalah berupa satuan sak semen yang sudah
melalui tahap pengepakan. Proses pengepakan dilakukan dengan penimbangan bobot semen pada setiap sak semen
seuai takaran dan memerlukan sistem otomasi untuk memudahkan proses produksi sesuai target.
Rotary Packer adalah peralatan yang digunakan untuk proses pengepakan (packing) produk semen sebelum
dilepas ke pasaran. Rotary packer memiliki bagian-bagian seperti koneksi optik, encoder sebagai pelacak posisi sudut
unit pengisian dan kontrol siklus pengisian, Electronic Weighing Unit sebagai kontrol penimbangan, Impeller sebagai
pendorong , dan Unit Pengisian dengan akurasi yang tinggi. Pada umumnya rotary packer melakukan pengepakkan
dalam bentuk kantong semen. Mesin ini bernama ventomatic dimana setiap melakukan satu putaran terdapat delapan
spouts pengisian kantong dengan perpaduan sensor-sensor yang terotomasi.
Pada proses packing, otomatisasi dilakukan oleh bag applicator yang secara otomatis mengambil kantong
dari mesin sak semen, kemudian menerapkan pada tiap-tiap spout Rotary Packer untuk pengisian semen berdasarkan
takaran pada ventodigit. Semua unit pengisian pada rotary packer terhubung ke jaringan data canbus melalui sistem
koneksi optik, semua unit penimbangan juga terhubung dengan encoder ke panel operator.

Kata Kunci : sensor, encoder, bag applicator, ventocheck, rotary packer

Abstract
PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant is a company engaged in the cement industry with a production
capacity of 15 million tons per year. The end result of the production process is in the form of cement sack unit that has
been through the packing stage. Packing process is done by weighing the weight of semen on each sack of semen at a
dose and requires an automation system to facilitate the production process on target.
Rotary Packer is the equipment used for the packing of cement products before being released to the market.
Rotary packers have parts such as optical connections, encoders as angular position tracking and filling cycle
controllers, Electronic Weighing Units as weighing controls, Impeller as drivers, and Filling Unit with high accuracy.
In general, rotary packers do the packaging in the form of bags of cement. This machine is called ventomatic where
every one rotation there are eight spouts charging bags with a combination of automated sensors.
In the packing process, automation is performed by the applicator bag which automatically takes the bag from
the cement sack machine, then applies to each spout of Rotary Packer for cement filling based on the dosage on the
ventodigit. All charging units on the rotary packer are connected to the canbus data network through the optical
connection system, all weighing units are also connected to the encoder to the operator panel.

Keywords: sensor, encoder, bag applicator, ventocheck, rotary packer

1
1. PENDAHULUAN
B. Tujuan
A. Latar Belakang Tujuan dari Kerja Praktik ini adalah : Commented [NK1]: Ini sejajar pendahuluan, poin B dan C
PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant 1. Mengetahui komponen penyusun yang ada mengikuti
merupakan perusahaan yang bergerak di industri semen pada sistem packing yang digunakan pada
dan tergabung dalam Group Lafarge Holcim dengan Packing System di PT. Holcim Indonesia
kapasitas produksi mencapai 15 juta ton per tahun. Tbk. Cilacap Plant.
Kegiatan produksi semen di PT Holcim Indonesia, Tbk 2. Mengetahui Prinsip Kerja dari Rotary Packer
memiliki keterkaitan yang erat dengan Teknik Elektro, dalam melakukan otomatisasi pengepakan
khususnya pada sistem kontrol dan otomatisasi yang semen di PT. Holcim Indonesia Tbk. Cilacap
ada[1]. Plant.
Packing merupakan unit pengantongan semen C. Metode Kerja Praktik Commented [NK2]: Ini diberi kata-kata pendahlu
pada tahap akhir dalam proses produksi semen. Dalam hal 1. Studi Pustaka
Commented [NK3]: Ditambahkan batasan masalah ya, sebelum
ini, bidang kontrol dan instrumentasi menjadi salah satu 2. Studi Lapangan metode
pemegang peran besar untuk memenuhi kebutuhan a) Interview (wawancara)
otomatisasi tersebut. Sehingga, kebutuhan sumber daya b) Observasi (pengamatan)
manusia yang berkualitas dan memiliki kemampuan c) Analisa Data
dibidang kontrol dan instrumentasi untuk teknologi D. Waktu Pelaksanaan
otomasi tersebut menjadi banyak dibutuhkan. Pelaksanaan Kerja Praktik ini dilaksanakan selama
Kegiatan kerja praktik ini dilakukakan di PT satu bulan, yaitu pada: 1 s.d. 28 Februari 2018, di
Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant, Jawa Tengah, PT. Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant.
Indonesia. PT Holcim Indonesia ini bergerak di bidang
industri semen yang memiliki keterkaitan erat dengan II. TINJAUAN PUSTAKA Commented [NK4]: Aligment seperti pendahuluan
bidang ilmu Teknik Elektro, khususnya pada sistem A. Rotary Packer
isyarat dan kendali. PT Holcim Indonesia sendiri telah Rotary Packer adalah peralatan yang digunakan
menerapkan sebagian besar proses produksi dengan untuk proses pengepakan (packing) produk semen. Pada
menggunakan teknologi otomasi termasuk dalam proses umumnya mesin packer melakukan packing dalam bentuk
pengepakkan semen dan pendistribusian menuju kantong-kantong semen dimana setiap melakukan satu
kerndaraan untuk dijual dipasaran, menggunakan rotary aksi atau satu putaran pengisian semen terdapat delapan
packer bernama Ventomatic yang terkoneksi dengan spouts kantong semen dengan perpaduan sensor-sensor
mesin bag applicator dan bagian-bagian lainnya.. yang terotomasi.
Untuk semen dalam kemasan kantong, setelah
dari feed bin, semen masuk ke dalam packing machine
(66F-PM1) yaitu rotary packing machine yang dilengkapi
dengan spout tube berupa suntikan untuk memasukkan
semen kedalam kantong semen. Semen dan udara
ditiupkan bersama-sama ke dalam kantong semen yang
telah di jahit atau dilem. Sistem pengepakan semen
dengan di PT. Holcim Indonesia Pabrik Cilacap terdiri
dari banyak instrument dan beberapa mesin penyusun
yang terhubung dan terintegrasi dengan PLC di lapangan.
Instrumen – instrumen yang ada berjalan secara otomatis
dengan PLC sebagai kontroler. Sinyal dari instrument – Gambar 1 Rotary Packer
instrument diolah dan didistribusikan untuk
menggerakkan aktuator – aktuator yang ada, maupun B. Sensor
dilakukan untuk monitor kondisi lapangan sehingga Sensor adalah suatu peralatan yang berfungsi
mampu dikendalikan secara terpadu, cepat, dan mudah untuk mendeteksi gejala-gejala atau sinyal-sinyal yang
pada CCR (Central Control Room). berasal dari perubahan suatu energi seperti energi listrik,
Berdasarkan penjelasan tersebut, dalam laporan energi fisika, energi kimia, energi biologi, energi mekanik
kerja praktek ini penyusun mengambil judul dan sebagainya[2]
“Otomatisasi Rotary Packer (Ventomatic) Pada Sistem Berdasarkan fungsi dan penggunaannya sensor
Pengepakan di PT Holcim Indonesia Tbk - Cilacap yang dihunakan dalam proses pengepakan yaitu:
Plant”. 1) Sensor Level (Limit Switch) Commented [NK5]: Aligment dibuat sama dengan poin A, B
Level Sensor merupakan sensor yang yang lainnya mengikuti
digunakan untuk mendeteksi ketinggian dari
suatu aliran baik berupa bahan liquid, lumpur,
powder maupun biji-bijian. Fungsi level switch
pada dasarnya adalah memberikan informasi
baik berupa data maupun sinyal karena adanya
perubahan ketinggian matrial[3] Commented [NK6]:
2) Load Cell
Commented [NK7R6]: Material
Load Cell adalah komponen utama di
sistem timbangan, tingkat keakurasian
timbangan tergantung dari jenis/tipe/merek Load
Cell yang dipakai, sedangkan keakurasian
timbangan menentukan efisiensi pada dunia Gambar 3 Encoder
industri. Sensor load cell apabila diberi beban
pada inti besi maka nilai resistansi di strain 5) Photocell (Photoelectric)
gaugenya akan berubah. Load cell yang Photocell sensor sebagian besar digunakan
digunakan pada sistem pengepakan di PT dalam industri manufaktur. Sedangkan sensor
Holcim Tbk, konduktor berupa kawat yang Photoelectric sensor yang bekerja dengan prinsip
memiliki sejumlah resistansi yang digunakan seperti transistor sebagai saklar. Energi cahaya
untuk mengukur kekuatan konfigurasi yang akan diubah menjadi suatu sinyal listrik.[3]
disebut Strain Gauge.
Strain gauge adalah sensor yang C. Sistem Kontrol
digunakan untuk mengukur berat atau beban dari Sistem kontrol adalah proses pengaturan ataupun
suatu benda dalam ukuran besar.Sensor strain pengendalian terhadap satu atau beberapa besaran
gauge adalah grid metal-foil tipis yang (variabel, parameter) sehingga berada pada suatu harga
dilekatkan pada permukaan dari struktur. atau dalam suatu rangkuman harga (range) tertentu.[3]
Apabila komponen atau struktur dibebani, terjadi A. Sistem Kontrol Otomatis
strain dan ditransmisikan ke foil grid. Tahanan Suatu sistem kontrol otomatis dalam suatu proses
foil grid berubah sebanding dengan strain kerja berfungsi mengendalikan proses tanpa adanya
induksi beban.[4] campur tangan manusia (otomatis). Ada dua sistem
kontrol pada sistem kendali/kontrol otomatis yaitu :
a. Open Loop (Loop Terbuka)
Suatu sistem kontrol yang keluarannya tidak
berpengaruh terhadap aksi pengontrolan. Dengan
demikian pada sistem kontrol ini, nilai keluaran
tidak di umpan-balikkan ke parameter
pengendalian.
Gambar 2 Strain Gauge b. Close Loop (Loop Tertutup)
Suatu sistem kontrol yang sinyal keluarannya
memiliki pengaruh langsung terhadap aksi Commented [NK8]: Gambar diperbesar agar jelas
pengendalian yang dilakukan. Sinyal error yang
3) Proximity merupakan selisih dari sinyal masukan dan sinyal
Proximity sensor adalah sensor yang dapat
umpan balik (feedback), lalu diumpankan pada
mendeteksi keberadaan objek yang ada di
komponen pengendalian (controller) untuk
dekatnya tanpa melalui kontak fisik. Secara lebih
memperkecil kesalahan sehingga nilai keluaran
spesifik induktive proximity sensor adalah
sistem semakin mendekati harga yang diinginkan.
proximity sensor yang dapat mendeteksi benda
B. Variable Speed Drive
logam tanpa menyentuhnya.[3]
4) Encoder Variabele speed drive (VSD) merupakan alat
Sensor ini berfungsi untuk mengkonversi yang dapat digunakan untuk mengatur / mengontrol
gerak linear dan rotasi menjadi signal digital. kecepatan, torsi (torque) dan putaran motor induksi 3
Rotary Encoder memonitor gerak rotasi dari phasa.[6]
peralatan.[5]

Gambar 4 Variable Speed Drive


C. PLC (Programmable Logic Control) semen. Kantong semen diterapkan secara otomatis pada
Definisi Programmable Logic tube oleh bag applicator. Semen dan udara ditiupkan
Control menurut Capiel (1982) adalah sistem bersama-sama ke dalam kantong semen yang telah dijahit
atau dilem. Setelah berat isinya mencapai 40 kg dan 50
elektronik yang beroperasi secara digital dan didesain
kg maka ujung kantong akan tertutup secara otomatis dan
untuk pemakaian di lingkungan industri, dimana kantong berisi semen akan keluar melalui discharge
sistem ini menggunakan memori yang dapat conveyor kemudian melewati ventosort untuk
diprogram untuk penyimpanan secara internal pembersihan kemasan, kemudian melewati ventocheck
instruksi-instruksi yang mengimplementasikan fungsi- untuk dilakukan penimbangan dinamis. Informasi yang di
fungsi spesifik seperti logika, urutan, perwaktuan, berikan akan terbaca pada display operator panel yang
pencacahan dan operasi aritmatik untuk mengontrol berupa HMI yang terhubung dengan jaringan ventolink
Jika berat semen kurang, maka kantong semen akan
mesin atau proses melalui modul-modul I/O digital
berputar lagi di dalam rotary packing machine sampai
maupun analog.[7] beratnya sesuai. Semen yang sesuai beratnya akan
diangkut oleh belt conveyor menuju truk untuk
didistribusikan kepada konsumen. Selain kemasan bag
dan bulk ada juga kemasan yang berbentuk jumbo bag.
Kemasan ini dipakai untuk keperluan ekspor yang dingkut
memakai kapal jumbo bag mempunyai kapasitas 1 ton.

B. Komponen Penyusun Rotary Packer


(Ventomatic) di PT Holcim Tbk. Cilacap Plant
Pada proses akhir produksi semen bagian
pengantongan (packing), di departemen Packhouse PT
Holcim Tbk. Pabrik Cilacap menggunakan Rotary Packer
yang bernama Ventomatic. Komponen fungsional
Gambar 5 PLC penyusunnya adalah :

D. Human Machine Interface (HMI)


HMI (Human MachineInterface) merupakan sarana
bagi operator untuk mengakses sistem otomasidi
lapangan yang mencangkup operasional, pengembangan,
perawatan troubleshooting. HMI biasa digunakan
dalam dunia industri disebut juga sebuah tempat
dimana interaksi antara manusia dan mesin terjadi.[7]

III. PEMBAHASAN Gambar 6 Ventomatic


A. Proses Pengepakan pada PT Holcim
Indonesia Tbk – Cilacap Plant a. Koneksi Optik
Tahap pengantongan semen dimulai dari cement Koneksi ini berupa Transmisi data
silo. Sebagian semen akan dipasarkan secara curah inframerah perangkat untuk menghubungkan
melalui juntion box , kemudian ditampung di dalam bin. pengisian unit (terpasang pada putaran bagian),
Selanjutnya dialirkan melalui load spout. Dari cement panel operator dan sistem kontrol.
mill, semen yang halus kemudian disimpan dalam cement b. Encoder
silo dengan menggunakan belt conveyor. Dari Sensor Encoder pada ventomatic versi baru
cement silo lalu dengan srew conveyor diteruskan dengan terletak dibagian atas mesin, berfungsi ntuk melacak
fluxo conveyor menuju packing plant. Alat pengantongan posisi sudut unit pengisian dan kontrol siklus
pabrik seluruhnya berjumlah delapan buah yang pengisian.
memiliki kapasitas 40 kantong/menit dan 3000 c. Electronic Weighing Unit
kantong/jam. Electronic Weighing Unit berfungsi sebagai
Untuk semen dalam kemasan kantong, semen dari
elektronik multiprosesor unit berat khusus
bin dibawa oleh menuju ke bucket elevator yang
mengangkut semen ke feed bin, sebelum diayak dirancang untuk mengantongi aplikasi.
menggunakan screen. Setelah itu dari feed bin, semen d. Impeller ( Pendorong )
masuk ke dalam packing machine yaitu rotary packing Terletak di bagian bawah ventomatic, yang
machine yang dilengkapi dengan 8 spout tube berupa berupa pendorong sebagai konfigurasi vertikal
suntikan untuk memasukkan semen kedalam kantong untuk pengisian semen yang optimal.
e. Unit Pengisian
Satuan pengisian semen dirancang untuk
kalkulasi berat semen dengan akurasi yang tinggi
,output dan emisi debu yang rendah.

A. Ventodigit Commented [NK9]: Ini bagian dari sub bab yang mana ?
Unit penimbangan ventodigit merupakan bagian Sebaiknya ditambahkan juga sub bab yang membahas perbedaan
dari ventomatic yang berfungsi untuk menimbang rotary pakcer yang lama dengan yang baru
bobot semen sesuai resep yang telah ditentukan pada
Ada bagian yang menjelaskan rotary packer ini masuk kategori loop
proses pengisian kantong semen pada ventomatic yang terbuka atau loop tertutup
Gambar 9 HMI Ventocheck
sedang berputar. Selama berputar bobot semen akan
semakin meningkat menuju bobot target. Ventodigit
mmenggunakan sensor loadcell sehingga mampu C. Bag Applicator
mengadministrasikan posisi otomatis Bag Applicator Ventomatic merupakan rangkaian
penimbangannya, dilengkapi dengan layar dengan 8 lengkap mesin untuk menahan kantong kosong dan
baris untuk 16 kolom, dan sebuah keyboard yang meletakkan katub kantung kosong ke dalam spout pada
terbuat dari 16 keypad.[5] rotary packer.

Gambar 7 Ventodigit

B. Ventocheck
Mesin ventocheck terletak di belt conveyor, kantung Gambar 10 Bag Applicator
semen setelah keluar dari ventomatic, melewati belt
conveyor dan melewati ventocheck.
D. Jaringan Data Can Bus

Gambar 11 Ventolink

Pada sistem jaringan data bus disebut


Gambar 8 Ventocheck Ventolink. Melalui sistem koneksi optik, semua
unit penimbangan juga terhubung dengan mutlak
Mesin ini dirancang untuk penimbangan dinamis (encoder untuk melacak posisi sudutnya) dan ke
kantong semen (atau produk serupa), dengan berat panel operator. Panel operator, dan sistem
terdiri dari antara 10 dan 60 kg. Penimbangan remote control ventolink menerima secara real
dilakukan dengan presisi maksimal hingga kapasitas time status lengkap dari setiap unit pengisian
tertinggi. Pada PT Holcim Tbk Pabrik Cilacap, resep kantong dan juga kinerja penimbangannya.
yang digunakan adalah 40 kg dan 50 kg. Bobot kantong Selanjutnya, semua unit pengisian dapat
dideteksi dengan menggunakan teknologi load cell diprogram sepenuhnya dari panel operator
strain-gauge, kemdian sinyal diproses oleh ventodigit
digital dan electronic weighing sistem.
IV. PENUTUP
A. Kesimpulan Commented [NK10]: Diberi kata-kata pendahulu
1. Rotary Packer merupakan alat pengepakan
semen yang dapat dikontrol dan dimonitor
secara real time menggunakan HMI.
2. Rotary Packer (Ventomatic)
mengaplikasikan sistem kontrol close loop,
dikarenakan pada Ventomatic versi baru
memberikan feedback berupa data berat dan
kecepatan yang diproses sebagai eror antara
set point dan nilai aktual, sehingga bisa
meminimalisir kesalahan
3. Jika berat semen kurang, maka kantong
semen akan berputar lagi di dalam rotary
packer sampai beratnya sesuai. Sedangkan
semen yang sesuai beratnya akan diangkut
oleh belt conveyor menuju palletizer untuk
diangkut ke truk dan di distribusikan.
4. Pada Mesin Ventomatic versi yang baru,
memberikan kemudahan dari segi
operasional, konektivitas, performa mesin,
dan efisiensi biaya serta sumber daya
manusia dalam proses pengepakan semen.
5. Pada mesin Ventomatic versi lama dan
yang baru, tidak ada perbedaan pada rate
product.
B. Saran
1. Selama kerja praktik disarankan untuk aktif
bertanya kepada pembimbing lapangan
untuk mempermuudah pemahaman
terhadap topik yang diambil.
2. Perlunya perawatan serta pengecekan
berkala supaya trouble shooting dapat
sedini mungkin dilakukan.
3. Topik untuk mahasiswa yang ingin
mengambil judul ini dalam kerja praktiknya
nanti, dapat ditambahkan mengenai
perawatan dan pemeliharaan Rotary Packer.

V. REFERENSI Commented [NK11]: Cara menuliskan referensi mohon


diperhatikan, lihat di tempate laporan (sesuai dengan template)
laporan
[1] “‘Intisari PDF,’ Scribd.” Wicaksana, Martin B,
06-Apr-2015.
[2] D. Kho, “Pengertian Sensor Suhu dan Jenis-
jenisnya,” Teknik Elektronika, 03-Jan-2015. .
[3] A. Nugroho, “PENGGUNAAN SENSOR
SENSOR DAN KENDALI PADA SISTEM
FINISH MILL PT HOLCIM INDONESIA
Tbk - CILACAP PLANT.” Agustus-2017.
[4] “Strain Gauge Dan Load Cell.” [Daring].
Tersedia pada:
http://www.rajaloadcell.com/article/strain-
gauge-dan-load-cell-87. [Diakses: 03-Apr-
2018].
[5] “Packer Geo/GEV Pc Sie... Training Course.”
FLSmidth VENTOMATIC.
[6] “Variable Speed Drive.”
[7] “Pengertian HMI.”