Anda di halaman 1dari 1

Cara Alam Menghibur Kita

Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita
pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik
datang membakar hari. Sebalkah?

Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat,
seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara
lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah?

Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan
tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?

Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum,
menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata.

Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya
mementingkan diri sendiri.

Kita lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya
dengan senyum, meski secara kecut, tak apalah :)