Anda di halaman 1dari 9

DAFTAR ISI

Daftar isi ...................................................................................................... ............................1


Kata Pengantar ..........................................................................................................................2
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang ..............................................................................................................3
1.2. Rumusan Masalah .........................................................................................................3
1.3. Tujuan Penelitian ...........................................................................................................3

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Dana Jangka Menengah ..............................................................................4
B. Pengertian Sumber Dana Jangka Panjang .....................................................................5

BAB III PENUTUP


Kesimpulan ................................................................................................................................9
Daftar Pustaka .........................................................................................................................10

1
Kata Pengantar

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya , sehingga saya dapat menyelesaikan penulisan makalah ini untuk
memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Keuangan dengan Judul “Sumber Dana Menengah
dan Jangka Panjang“.

Saya memilih judul tersebut dengan maksud agar para pembaca pada memahami dan
mengetahui tentang “Sumber Dana Menengah dan Jangka Panjang”.

Saya sadari sepenuhnya bahwa dalam penulissan makalah ini masih banyak
kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu saya mohon maaf, serta mengharap kritik dan
saran yang bersifat membangun kesempurnaan makalah ini.

Demikian makalah ini saya buat semoga bermanfaat.

Magelang, 23 Maret 2018

2
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dilihat dari jangka waktu penggunaan dana, maka dana yang digunakan oleh perusahaan
berasal dari sumber dana jangka pendek, dan jangka menengah dan jangka panjang.
Meskipun tidak ada pembatasan yang jelas antara sumber dana jangka pendek, menengah
serta jangka panjang,pada umumnya sumber dana jangka menengah adalah sumber dana
atau pendanaan yang mempunyai jangka waktu lebih dari satu tahun dan kurang dari
sepuluh tahun.Sedangkan dalam sumber dana jangka panjang merupakan sumber dana
yang dimiliki jangka waktu panjang. Panjang pendeknya jangka waktu tersebut belum ada
ketepatannya secara pasti. Namun sumber dana yang memiliki waktu lebih dari 10 tahun
sudah di anggap sebagai sumber dana berjangka panjang. Oleh karena itu, apabila kita
meminjam dana di bank dengan jangka waktu 15 tahun maka kredit tersebut dapat
dikategorikan sebagai kredit jangka panjang. Sumber dana jangka panjang ini ada yang
memiliki jangka waktu tertentu / jangka waktu jatuh tempo seperti hutang obligasi dan
hutang jangka panjang di bank. Sumber dana jangka panjang yang tidak memiliki jangka
waktu seperti mmodal sendiri berupa saham biasa.

1.2 Rumusan Masalah

 Apa yang dimaksud dengan sumber dana jangka menengah ?


 Apa yang dimaksud dengan sumber dana panjang ?

1.3 Tujuan

Untuk memenuhi tugas Manajemen Keuangan ,serta dapat menambah

wawasan tentang apa itu Sumber dana jangka pendek dan Apa itu Sumber dana jangka
panjang.

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN DANA JANGKA MENENGAH


Sumber dana atau pendanaan yang mempunyai jangka waktu lebih dari satu tahun dan
kurang dari sepuluh tahun. Kebutuhan sumber dana jangka menengah ini dirasakan
perusahaan karena adanya kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi dengan sumber dana
jangka pendek di satu pihak dan juga dipenuhi dengan sumber dana jangka pajang
dilain pihak.
 Jenis-jenis sumber dana jangka menengah
 Term Loan
Kredit usaha dengan umur lebih dari satu tahun dan kurang dari
sepuluh tahun. Dibayar kembali dengan angsuran tetap selama periode
tertentu. Term Loan ini biasanya disediakan oleh bank komersial atau
bank dagang, perusahaan asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan
pemerintah, dan suplier perlengkapan. Dipandang dari biaya, term loan
ini memiliki biaya yang lebih rendah dari pada modal saham atau
obligasi.
 Equipment Loan
Pendanaan atau pembiayaan yang dipergunakan untuk pengadaan
perlengkapan baru. Perlengkapan biasa dibiayai dengan equipment
loan adalah perlengkapan yang mudah diperjualbelikan. Peminjam
biasanya menanggung bebankan lebih tinggi dari harga perlengkapan
tersebut dan selisihnya antara harga perlengkapan dengan harga total
merupakan margin of safety bagi kreditur.
 Leasing
Persetujuan atas dasar kontrak dimana pemilik dari aktiva atau pihak
yang menyewakan aktiva (lessor) menginginkan pihak lain atau
penyewa (lessee) untuk menggunakan jasa dari aktiva tersebut selama
periode tertentu.

a) Sale and Leaseback

4
Perusahaan yang memiliki aktiva menjual aktiva tersebut kepada
perusahaan lain dan sekaligus dibuat perjanjian untuk menyewa
kembali aktiva tersebut untuk periode tertentu.
b) Operating Lease
Memberikan service atau pelayanan baik mengenai bidang finansial
maupun mengenai pemeliharaannya.jadi pemilik lessor menyediakan
pendanaan sekaligus biaya perawatan yang keseluruhannya tercakup
dalam pembayaran leasing.
c) Financial Lease
Lessor tidak menanggung biaya perawatan, perjanjian kontrak leasing
tidak dapat dibatalkan (canclelabel), dan leasing diangsur secara penuh.

B. PENGERTIAN SUMBER DANA JANGKA PANJANG


Sumber dana yang dimiliki jangka waktu panjang. Panjang pendeknya jangka waktu
tersebut belum ada ketepatannya secara pasti. Namun sumber dana yang memiliki
waktu lebih dari 10 tahun sudah di anggap sebagai sumber dana berjangka panjang.
Oleh karena itu, apabila kita meminjam dana di bank dengan jangka waktu 15 tahun
maka kredit tersebut dapat dikategorikan sebagai kredit jangka panjang. Sumber dana
jangka panjang ini ada yang memiliki jangka waktu tertentu / jangka waktu jatuh
tempo seperti hutang obligasi dan hutang jangka panjang di bank. Sumber dana
jangka panjang yang tidak memiliki jangka waktu seperti mmodal sendiri berupa
saham biasa.
 Sumber dana jangka panjang :
 Obligasi
Surat pengakuan hutang perusahaan kepada pihak lain yang memiliki
nilai nominal tertentu dan jangka waktu tertentu (waktu jatuh tempo)
serta perusahaan yang mengeluarkannya diwajibkan membayar bbunga
tertentu yang tertera pada surat tersebut.
1) Istilah dalam obligasi
a) Nilai nominal
Mengaju pada jumlah yang dibayarkan pada pemberi
pinjaman pada saat obligasi mencapai maturitas ( jatuh
tempo).
b) Tingkat bunga
Obligasi dinyatakan disebut suku bunga kupon.
c) Jatuuh Tempo

5
Waktu pada saat perusahaan penerbit obligasi diwajibkan
membayar pemegang obligasi sebesar nilai nominal
obligasi tersebut.

2) Pengawas Keuangan
Seseorang atau lembaga yang ditunjuk oleh penerbbit sebagai
wakil resmi pemegang obligasi.
3) Peringkat obligasi
Kelayakan instrumen keuangan yang diperdagangkan pada
publik seringkali dinilai berdasarkan peringkat kredit yang
diberikan oleh agensi pembrei peringkat investasi.

 Jenis-jenis Obligasi
 Debenture
Hutang jangka panjang tanpa jaminan.
 Debenture bernilai rendah
Hutang tanpa jaminan dengan tuntutan terhadap aktuva dibawah
debenture.
 Obligasi penghasilan
Suatu perussahaan wajib membayar bunga atas obligasi penghasilan
hanya pada perusahaan mendapatkan keuntungan.
 Obligasi sampah
Disebut juga obligasi hasil tinggi , karena memiliki risiko yang tinggi
dan tanpa menggunakan pinjaman.
 Obligasi Hipotik
Obligasi yang diterbitkan dengan jaminan hipotik kekayaan
perusahaan penerbit obligasi.
 Obligasi Berseri
Obligasi diterbitkan pada waktu yang sama dengan tanggal jatuh
tempo serta bunga yang berbeda.
 Sertifikat perwalian peralatan
Investasi jangka menengah hingga jangka panjang

 Penarikan kembali obligasi


Dapat ditarik kembali dengan melakukan seluruh pembayaran pada akhir
jatuh tempo, menukarkan obligasi ddengan saham, membeli obligasi jika
terdapat hak beli atau dengan pembayaran periodik.
 Saham preferen
Tanda bukti kepemilikan atau penyertaan pemegangnya atas perusahaan yang
mengeluarkan saham tersebut (emiten).
 Jennis-jenis saham preferen

6
a) Saham preferen kumulatif
Selalu diperhitungkan kewajiban pembayaran dividennya.
b) Saham preferen partisipasi
Saham preferen dimana pemiliknya juga berhak menerima dividen
tambahan jika pemiliknya saham biasa juga menerima dividen
tambahan.
 Hak pemberian suara
 Ketepatan penarikan
 Dana pelunasan
 Pertukaran
 Penggunaan saham preferen dalam pendanaan
Salah atu kelemahannya yaitu dividen saham preferen tidak dapat mengurangi
laba kena pajak perusahaan penerbitnya. Manfaat dari pendanaan tersebut
yaitu bahwa saham preferen merupakn rencana pendanaan yang fleksibel.
 Saham biasa
Pemilik akhir perusahaan. Secara kelompok mereka memiliki perusahaan dan
menanggung risiko terakhir kepemilikan.
 Isilah pada saham biasa
 Saham diotorisasikan ,saham diterbitkan dan saham beredar
 Nilai nominal
 Nilai buku dan nilai likuidasi
 Nilai pasar
 Hak pemegang saham biasa
Memiliki hak atas laba perusahaan hanya jika dilakukan pembayaran
dividen kas. Hak pemegang saham berupa hak memberikan suara, hak
untuk membeli saham baru, hak mendapatkan dividden, dan hak
mendapatkan aktiva jika perusahaan dilikuidasi.
 Hak memberikan suara
 Hak untuk membeli saham baru
 Hak memperoleh pembayaran dividen
 Hak atas setelah pembayaran yang lebih senior dalam likuidasi
 Saham biasa dua jenis
Untuk mempertahankan kontrol bagi manajemen , pendiri atau
beberapa kelompok lainnya dalam perusahaan, mungkin perusahaan
memiliki lebih dari satu jenis saham biasa . pada umumnya
penyelenggara peruahaan dan manajemen memiliki saham jenis A dan
B.

7
BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

Dari penjelasan diatas, penulis dapat menyimpulkan beberapa poin sebagai berikut:
 Pendanaan jangka pendek merupakan utang yang mempunyai jangka waktu satu tahun
yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan aktiva lancer sebagai modal kerja
perusahaan.
 Tipe-tipe pendanaan jangka pendek ada dua, yaitu: Pendanaan spontan dan pendanaan
tidak spontan
 Jenis-jenis pendanaan jangka pendek yaitu: Hutang ddagang, rekening
accruals,commercial paper (CP), pinjaman hutang (kredit), menjamin barang dagang.
 Pendanaan jangka panjang merupakan salah satu jenis pendanaan yang bisa
dimanfaatkan oleh perusahaan dalam jangka waktu yang relatif lebih lama dibandingkan
dengan alternatif jenis pendanaan lainnya dalam memenuhi kebutuhan pembelanjaan
perusahaan.
 Jenis-jenis pendanaan jangka panjang, yaitu: Kredit investasi, hipotek, saham dan
obligasi

8
DAFTAR PUSTAKA

Dr. D Agus Harjito,Msi, dan Drs. Martono, SU.2011 Manajemen keuangan edisi ke-2.
EKONISIA