Anda di halaman 1dari 4

PEMERIKSAAN KESEHATAN CALON

JEMAAH HAJI
No. Dokumen : 800/ /UKP/
I / 2017
SOP No. Revisi :
TanggalTerbit : 2017
Halaman :

UPTD.
Surungan Nainggolan
Puskesmas Raya NIP.196606061989031 025
1.Pengertian Pelayanan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji adalah
aktifitas pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk calon jemaah
haji yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas.

2.Tujuan Sebagai pedoman petugas untuk memberikan pelayanan


pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji.

3.Kebijakan 1.Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar


Nomor: 445/663/I/2017 tentang Penunjukan UPTD.Puskesmas Raya
sebagai Puskesmas pemeriksa kesehatan calon jemaah haji.

2.Surat Keputusan Kepala UPTD.Puskesmas Raya Nomor :400/


/UKP/ I/2017 tentang Pengelola program Pemeriksaan kesehatan
calon jemaah haji di Puskesmas Raya

4.Referensi 1. PERMENKES Nomor 15 Tahun 2016 Tentang ISTITHAAH


Kesehatan Jemaah Haji
5.Alat dan Alat : 1. ATK
bahan 2.Timbangan
3.meteran
4.Tensi meter
5.Stetoskop
6.Senter
7.Semua alat laboratorium sesuai kebutuhan
8.Pot urine
Bahan :
1.Kapas alkohol
2.HCL 0,1N
3.Anti sera golongan darah
4 Plano test
5.Strip tes urine
6. Aquadest

6.Langkah- 1.Calon jemaan haji datang mendaftar untuk pemeriksaan


langkah kesehatan haji dengan membawa surat pengantar dari kantor
Kementrian Agama Kota Pematangsiantar 2.Calon jemaah haji
menunggu panggilan.
3.Petugas memanggil calon jemaah sesuai nomor urut antrian di
ruang periksa
4.Petugas melakukan penimbangan berat badan,pengukuran tinggi
badan,lingkar pinggang,lingkar pinggul dan tekanan darah
5.Dokter melakukan pemeriksaan fisik diagnostik sesuai dengan
daftar isian yang ada dibuku kesehatan calon jemaah haji
6. Dokter memasukkan hasil anamnesa, pemeriksaan fisik
diagnostik dan pengukuran antropometri di formulir bantu
pemeriksaan haji
7.Dokter meminta petugas laboratorium untuk melakukan
pemeriksaan
-Darah: hemoglobin (Hb), golongan darah, laju endap darah,
hitung jenis lekosit, jumlah
leukosit
-Urin: Makro: warna, kejernihan, bau dan lain-lain.
-Mikro: sedimen (lekosit,eritrosit,sel epitel, kristal, dan lain-lain)

-Glukosa urin dan protein urin


-Gula darah sewaktu (GDS)

-Cholesterol total
-Wanita usia subur: test kehamilan
8.Dokter membuatkan surat pengantar untuk pemeriksaan EKG

dan pemeriksaan radiologis thoraks PA dan meminta calon


jemaah untuk mengantarkan hasil pemeriksaan tersebut ke
puskesmas.
9. Bila ada indikasi dokter dapat merujuk ke dokter spesialis.
10.Jika diperlukan dokter memberikan terapi sesuai dengan
diagnosa yang ditegakkan.
11.Dokter menetapkan status kesehatan calon jemaah haji resiko
tinggi atau tidak resiko tinggi.
12.Petugas mendokumentasikan semua hasil pemeriksaan,
diagnosa, tindakan dan terapi / rujukan yang telah dilakukan ke
dalam rekam medis pasien dan atau dalam formulir bantu
pemeriksaan kesehatan haji dan mengirimkan data tersebut ke
Dinas Kesehatan.
13.Jika BKJH (Buku Kesehatan Jamaah Haji) sudah tersedia
dokter dan perawat mengisi buku tersebut.
7.Diagram Alir
Calon jemaah haji
mendaftar

Menunggu panggilan

Dipanggil keruang periksa

Diukur TB,BB,TD,Lingkar pinggang,Lingkar


pinggul
Dilakukan pemeriksaan fisik
diagnostik oleh dokter

Kalau perlu Kalau perlu


diberi obat rujuk

Pemeriksaan
Laboratorium

Calon jemaah di beri surat


pengantar EKG dan Thorax
foto

Dokter menetapkan status


kesehatan calon jemaah

Tidak Resiko Resiko


Tinggi Tinggi

Mengdokumentasikan
hasil pemeriksaan ke
formulir bantu

Mengisi BKJH bila sudah


datang

8.Hal hal yang - Riwayat penyakit terdahulu -----


perlu -Riwayat kesehatan keluarga
diperhatikan
9..Unit Terkait - Loket pendaftaran

-Poli Umum

- Laboratorium

- Apotik

10.Dokumen -Formulir Bantu pemeriksaan kesehatan haji.


Terkait
-Blanko rujukan Pemeriksaan EKG dan Foto Thoraks PA

-Buku Kesehatan Jemaah Haji


11.Rekaman
No Yang diubah Isi Perubahan Tgl. Mulai diberlakukan
Historis
Perubahan