Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Lampion merupakan jenis lampu yang biasanya terbuat dari kertas
dengan lilin didalamnya. Lampion yang lebih rumit dapat terbuat dari rangka
bambu dibalut dengan kertas tebal atau sutera berwarna merah. Tapi lampion
yang ada di makalah ini bukan lampion seperti biasa yang dijual mahal
dipasaran, lampion ini adalah Lampion yang terbuat dari bahan benang.
Lampion benang, merupakan lampu tidur berbahan benang jahit.
Usaha membuat lampion dari bahan benang jahit merupakan jenis usaha
yang memiliki target pasar yang masih sangat luas. Lampion ini biasanya
digunakan untuk lampu tidur dan hiasan. Karya yang satu ini salah satu contoh
kerajinan tangan yang memiliki prospek bisnis dan usaha yang sangat
menguntungkan namun tentunya dengan modal yang minim atau kecil.

B. Rumusan Masalah
1. Apa saja bahan yang diperlukan?
2. Bagaimana teknik pembuatannya?
3. Apakah fungsi dari kerajinan tersebut?
4. Manfaat pembuatan kerajinan ini bagi lingkungan, ekonomi dan kesehatan?
5. Apakah dampak positif dari kerajinan tersebut?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan lampion benang.
2. Untuk mengetahui bahan apa saja yang digunakan dalam proses pembuatan
lampion benang.
3. Untuk meningkatkan kreativitas dalam seni kerajinan tangan.
4. Untuk mengasah jiwa sebagai entrepreneur dalam lingkungan bisnis.

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Lampion
Sejak runtuhnya Orde baru dan memasuki era reformasi di Indonesia,
semua suku bangsa dan keturunan darimanapun di Indonesia bisa menjadi
masyarakat Indonesia yang seutuhnya dengan hak serta kewajiban yang sama.
Demikian halnya dengan masyarakat keturunan Tionghoa yang kini tidak lagi
terkucilkan dan bisa melaksanakan kegiatan kebudayaannya dengan terbuka.
Apalagi sejak Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid) Presiden RI ke-4
meresmikan Imlek sebagai salah satu libur perayaan Nasional.
Ada beberapa ciri dari masyarakat Tionghoa yang sangat khas dan unik
yaitu salah satunya Lampion yang dihiasi dirumah-rumah keturunan China saat
perayaan Imlek ataupun Restoran makanan China atau Klenteng. Sedikit
terbersit dalam pikiran saya apakah ada arti Lampion sebenarnya? Memang
dalam film ataupun secara fungsi lampion digunakan sebagai alat penerangan,
khususnya penerangan dibagian depan rumah yang gelap maupun saat
bepergian dibawa dengan tangan.
Dalam penelusuran saya hingga saat ini, belum ada keterangan pasti
tentang siapa yang menemukan lampion atau dalam bahasa Inggrisnya Chinese
Lantern/ entera Berwarna, namun dalam kebudayaannya dituliskan bahwa
budaya Lampion sudah dikenal sejak jaman Dynasty Han, tepatnya jaman
Dynasty Han Barat (206SM - 220M) sekitar 2000thn yang lalu dan selalu
digunakan pada setiap acara gembira. Setiap tahunnya pada jaman itu, setiap
orang China memasang lentera berwarna (Lentera Putih adalah tanda
perkabungan/lentera tak berwarna) saat tanggal kelima belas dari bulan pertama
untuk menciptakan suasana meriah. Salah satu alasannya adalah pada tanggal
ini juga dikenal dengan Cap Go Meh yaitu reuni keluarga besar yang tinggal
berjauhan, sehngga lentera berwarna juga dikenal sebagai simbol reuni/
pertemuan yang berbahagia.

2
Sedangkan Motif-motifnya pada lampion antara lainnya adalah motif
Figuratif, Lansekap/Taman, Bunga, Burung, Naga, Ikan, Serangga dan
kaligrafi. Selain itu juga ada yang lentera bergulir atau bisa dimainkan dengan
diputar sehingga seakan-akan bercerita tentang pemandangan. Bentuknya pun
bermacam-macam, ada yang berbentuk persegi, bulat serta oval. Namun yang
paling terkenal adalah yang berbentuk Oval dengan hiasan Jumbai emas.
Sedangkan bahan yang digunakan pun bermacam-macam tergantung dari type-
nya sendiri. Ada yang berbahan bambu, kayu, rotan bahkan kawat baja sebagai
frame dengan penutupnya adalah sutera dan kertas semi transparan sedangkan
dekorasinya menggunakan cat, kaligrafi/tulisan indah, kertas cut our maupun
bordir.

B. Pengertian Kerajinan Tangan


Merupakan hal yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan yang
berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan
(kerajinan tangan). Kerajinan yang dibuat biasanya terbuat dari berbagai bahan.
Dari kerajinan ini menghasilkan hiasan atau benda seni maupun barang pakai.
Biasanya istilah ini diterapkan untuk cara tradisional dalam membuat barang-
barang. Kerajinan tangan bisa terbuat dari barang-barang bekas seperti botol
bekas, kardus,dan plastik makanan. Arti yang lain ialah usaha yang berterusan
penuh semangat ketekunan, kecekalan, kegigihan, keuletan dan berdaya maju
dalam melakukan suatu perkara.Kerajinan Tangan bisa disebut juga suatu
kegiatan dalam menciptakan suatu bentuk produk yang dominan menggunakan
tangan manusia, yang sangat minim dalam penggunaan mesin atau alat
otomatis.Hal yang lumrah atau biasa dalam pembuatan kerajinan tangan adalah
mengangkat suatu nilai dari bahan atau barang yang tidak layak pakai (barang
bekas), sehingga memiliki fungsi untuk kehidupan dan tentunya bernilai
ekonomis yang tinggi.
Dalam Kerajinan Tangan, kapasitas produksi terukur dari jumlah orang
yang terlibat didalamnya. Selain itu adanya pengaruh ketersediaan bahan baku
utama dan pendukung ,karena bahan bekas ketersediannya tidak bisa diprediksi,
kecuali dalam pembuatan kerajinan tangan tersebut menggunakan lebih banyak

3
bahan baru. Bahan yang biasa digunakan untuk kerajinan tangan adalah bahan
baru yang bisa kita beli ditoko juga menggunakan barang bekas layak pakai,
serta bahan yang melalui pendaurulangan.
Dalam membuat kerajinan tangan tentunya dibutuhkan jiwa seni dan
kreatifitas yang tinggi. Pemahaman terhadap peluang usaha ini tidaklah mudah,
tetapi juga bukanlah hal yang rumit.Kuncinya kita harus memiliki kemauan
yang tinggi dan bersungguh-sungguh. Mengubah barang bekas menjadi barang
yang berguna merupakan peluang yang sangat besar.Saat ini bisa kita lihat
bermunculan pengusaha barang bekas yang tentunya bisa mendatangkan uang
yang sangat banyak. Apalagi dengan sentuhan kreatifitas pastinya akan
menciptakan nilai yang jauh lebih besar lagi. Semoga saja nantinya lebih
banyak generasi muda kreatif yang mampu menyulap barang bekas menjadi
suatu produk yang memiliki nilai yang tinggi melalui usaha kerajinan
tangan.Potensi ini selain mendatangkan income secara pribadi tetapi akan
mampu menghidupi orang banyak yang terlibat didalamnya, juga akan mampu
mengangkat potensi pariwisata Indonesia.

C. Lampion Benang
Lampion adalah sejenis cahaya yang dibungkus dengan kertas. Biasanya
cahaya yang dimasukkan didalam kertas ada yang berupa lilin, lampu dan
semacam lainnya.Suasana kumpulan lampion membuat nyaman dan
indah.Komposisi warna yang indah dipadukan dengan gelapnya malam
memiliki pesona alam yang begitu luar biasa.
Lampion benang adalah suatu kerajinan tangan yang berbahan dasar dari
benang dengan dibentuk sebagai tempat lampu bolam. Lampion ini biasanya
dibuat oleh seorang pengusaha kerajinan lampu karena banyak sekali para
pecinta kreasi craft yang mencari lampu hias rumah maupun tempat tidur ini
karena murah namun unik. Mau tahu cara membuatnya? Berikut ulasan
ringkasnya.Tapi lampion yang ada di makalah ini bukan lampion seperti yang
ada pasaran yang dilengkapi dengan berbagai hiasan,lampion ini adalah
Lampion benang. Lampion benang, adalah lampu tidur berbahan benang jahit.

4
Usaha membuat lampion dari bahan benang jahit merupakan jenis usaha
yang memiliki target pasar yang masih sangat luas. Lampion ini biasanya
digunakan untuk lampu tidur dan hiasan. Karya yang satu ini salah satu contoh
kerajinan tangan yang memiliki prospek bisnis dan usaha yang sangat
menguntungkan namun tentunya dengan modal yang minim atau kecil.

D. Langkah Pembuatan Kerajinan Tangan Lampion Benang


1. lat dan bahan
a. Balon

b. Benang jahit

c. Lem kayu atau lem rajawali (lem tembok)

5
d. Kuas

e. Botol plastik bekas minuman

f. Gunting

2. Cara membuat
a. Tiup balon hingga mencapai ukuran kecil/sedang (jangan terlalu besar
yaaa, nanti benang yang dibutuhkan semakin banyak dan semakin lama
bikinnya).

6
b. Masukkan lem kayu atau lem rajawali ke dalam gelas plastik dan
campurkan dengan air secukupnya (jangan terlalu encer yaa nanti lama
keringnya dan daya rekatnya kurang).

c. Setelah lem tercampur lalu gunakan kuas untuk melapisi seluruh


permukaan balon dengan lem.

d. Mulai melilitkan benang ke balon (lilitannya acak saja).

7
e. Setelah terlihat agak tebal lapisi seluruh permukaan benang dengan lem
lagi dan lilit kembali dengan benang, begitu seterusnya sampai beberapa
kali pengulangan (sesuai keinginan).

f. Kemudian lapisi seluruh permukaan benang di lapisan terluar dengan lem.

g. Keringkan dengan cara seperti gambar ini (jangan dikeringkan di bawah


sinar matahari nanti balon bisa meletus dan jangan diletakkan di lantai
karena balon dapat menyusut)

8
h. Setelah mengering buatlah lubang di bagian bawah balon, keluarkan balon yg
ada didalam

E. Daftar Harga Bahan

No Nama bahan Harga bahan

1. 2 buah benang @ Rp. 1.100,- Rp. 2.200,-


2. Balon Rp. 2.900,-
3. Lem Rp.13.000,-

Jumlah Rp.18.100,-

Dari komposisi harga bahan, harga jual lampu lampion benang setelah jadi jika
dipasarkan sekitar Rp 25.000 sampai dengan Rp. 50.000,- tergantung modelnya dan
tingkat kesulitannya.

9
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Kerajinan Tangan bisa disebut juga suatu kegiatan dalam menciptakan suatu
bentuk produk yang dominan menggunakan tangan manusia, yang sangat minim dalam
penggunaan mesin atau alat otomatis. Lampion benang, merupakan lampu tidur
berbahan benang jahit.

B. Saran
Saran yang diberikan pada makalah ini, yaitu harus bersabar dalam proses
pembuatan lampion benangnya, karena membutuhkan ketelitian dan membutuhkan
waktu yang cukup lama dalam pengeringan lem pada benang.

10
DAFTAR PUSTAKA

http://muarifchairulalwiritonga.blogspot.co.id/2015/03/contoh-laporan-kerajinan-
tanganlampion.html

http://anoznade.blogspot.co.id/2014/03/v-behaviorurldefaultvmlo.html

https://www.kaskus.co.id/thread/53587081a1cb17827c8b49bd/sejarah-lampion/

11
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah hirobbil’alamin, puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan


Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya kepada
kita semua, sehingga penyusun dapat menyelesaikan Laporan Seni Budaya ini
dengan baik dan pada waktu yang telah ditentukan. Shalawat serta salam semoga
tetap tercurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW yang merupakan junjungan
umat Islam, yang telah membimbing umatnya dari zaman jahiliyah menuju zaman
Islami agama Islam.
Laporan ini disusun sebagai bukti fisik proses pembuatan lampion benang
dari bahan bekas. Dalam Laporan ini penyusun akan mengidentifikasi penjelasan
teknik pembuatan, fungsi dan manfaat daripada pembuatan prakarya ini. Penyusun
berharap semoga Laporan ini bisa bermanfaat untuk sekedar pengetahuan dan
mampu untuk di praktikkan tentang pembuatan lampion yang berbahan benang ini.
Penyusun ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung
terdesainnya Laporan ini dan juga atas kerjasamanya yang baik, karena tanpa
kerjasama dari pihak yang terlibat, maka kami mungkin tidak bisa menyusun
Laporan ini tepat pada waktunya. Dalam penulisan Laporan ini, penyusun masih
banyak kekurangan baik dari segi penulisan maupun materinya. Untuk itu kritik dan
saran dari pembaca sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan
Laporan selanjutanya.

Penyusun

12
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ......................................................................................... i


KATA PENGANTAR ...................................................................................... ii
DAFTAR ISI ..................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ........................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ..................................................................... 1
C. Tujuan ........................................................................................ 1

BAB II PEMBAHASAN
A. Sejarah Lampion ........................................................................ 2
B. Pengertian Kerajinan Tangan .................................................... 3
C. Lampion Benang ....................................................................... 4
D. Langkah Pembuatan Kerajinan Tangan Lampion Benang ........ 5
E. Daftar Harga Bahan ................................................................... 9

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan ................................................................................ 10
B. Saran .......................................................................................... 10

DAFTAR PUSTAKA

13
LAPORAN SENI BUDAYA
LAMPION BENANG

Disusun Oleh :

ALENA KRISDAYANTI
KELAS : XII IPS 4

PEMERINTAHAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH


DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMA NEGERI 03 BENGKULU TENGAH
Tahun Akademik 2017/2018

14