Anda di halaman 1dari 3

1.

Tugas-tugas Kewirakoperasian
Tugas kewirakoperasian adalah menciptakan keunggulan bersaing koperasi dibanding
dengan organisasi usaha pesaingnya. Keunggulan tersebut dapat di peroleh melalui :
 Mendudukkan koperasi sebagai penguasa yang kuat di pasar.
Bila para petani bersatu membentuk koperasi,maka keoperasi tersebut mempunyai
kedudukkan yang kuat di pasar.
 Kemampuan dalam mereduksi biaya transaksi.
Yaitu menekan biaya transaksi.biaya transaksi adalah biaya di luar produksi yang timbul
karena adanya transaksi-transaksi,seperti biaya kontrak.
 Pemanfaatan interlinkage market.
Interlinked market adalah hubungan transaksi antara pelaku-pelaku ekonomi di pasar.
 Pemanfaatan trust capital
Trust capital diartikan sebagai pengumpulan modal.
 Pengedalian ketidakpastian.
Upaya pengendalian ketidakpastian sangat dimungkinkan mengingat adanya pasar
internal pada koperasi.
 Penciptan inovasi.
Inovasi pada koperasi sangat dimungkinkan mengingat banyak pihak yang berkompeten
terhadap pertumbuhan koperasi.Tugas wirakoperasi dalam hal ini menciptakan inovasi-
inovasi baru yang menguntungkan bagi koperasi dan anggotanya.
 Pembangunan manfaat partisipasi.
Keunggulan koperasi dapat diperoleh melalui partisipasi baik partisipasi kontributif
dalam penyerahan keuangan dan pengambilan keputusan,maupun partisipasi intensif
dalam hal pemanfaatan pelayanan koperasi.

2. Prasyarat Keberhasilan Kewirakoperasian


Koperasi sebagai unit usaha yang bergerak dibidang ekonomi dan sosial pada dasarnya
mempunyai tujuan yang sama yaitu: Membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi,yang

1
merupakan sasaran utama pertumbuhan ekonomi. Perubahan yang meningkatkan
produktivitas hanya dapat dilakukan melalui dua jalan yaitu:
 Melalui kegiatan inovatif (penciptan bangunan baru dan penerapannya).
 Melalui kegiatan peningkatan kegiatan kerja (berprestasi lebih banyak dalam satuan
waktu kerja tetap atau waktu kerja yang diperpanjang.
Tipe inovasi ala scumpeter tentang kegitan kerja yang meliputi:
1. Pembuatan dan pemapanan produk-produk baru atau mutu produk yang baru.
2. Pembangunan metode produksi baru.
3. Menciptakan tata laksana produksi baru dibidang industri.
4. Pembuatan prasarana baru.
5. Pencarian sumber pembelian baru.
Hakikat dari fungsi wirausaha : Melihat dan menerapkan kemungkinan-kemungkinan baru
dalam bidang ekonomi.fungsi ini disebut fingsi inovatif. Fungsi inovasi dapat dijabarkan
dalam berbagai kegiatan kerja meliputi:
1. Mengenai keuntungan atau manfaat dari kombinasi-kombinasi baru.
2. Evaluasi keuntungan yang terlangsung dalam kombinasi baru itu.
3. Pembiayaan.
4. Teknologi dan perencanan pembangunan tempat-tempat produksi.
5. Pengadaan,pendidikan dan memimpin tenaga kerja.
6. Negoisasi dengan pemerintah badan atau resmi yang berwenang.
7. Negoisasi dengan pemasok pelanggan.

Dalam melaksanakan fungsi-fungsi tersebut,seorang wirausaha koperasi dihadapi pada


kendala sebagai berikut:
1. Kemungkinan bertindak inovatif tidak selalu merupakan kemungkinan yang
diizinkan menurut hukum.jadi inovator tidak mempunyai hak untuk menerapkan
tindakan inovatif
2. Kemungkinan inovatif yang diperoleh harus ditemukan dan dilaksanakan
penerapanya.untuk itu diperbolehkan kemampuan baik personal maupun
organisatoris.

2
3. Kalaupun kemungkinan inovatif tertentu tidak terlarang dan masih dalam rangka
kesangupan seorang atau kelompok,maka perseorangan atau kelompok perlu
memiliki motivasi untuk menerapkan inovasi itu.

https://sukasukadwi.wordpress.com/2014/01/03/kewirakoperasian/