Anda di halaman 1dari 3

Patogenesis

Terdapat 4 macam histopatologis, dengan insidensi


tertinggi pada anak yaitu Minimal-change disease
(MCD).

NS pada anak kebanyakan disebabkan oleh karena


idiopatik (primer), walaupun sebagian kecil
merupakan kejadian sekunder dari infeksi atau
penyakit glomural dan sistemik lainnya.

Inti dari 4 macam histopatologis yang timbul


sebenarnya adalah peningkatan permeabilitas filtrasi
glomerulus; yaitu melihat derajat keparahan
berkurangnya:

- “negatively” electric charged barrier

- size barrier

Karena pada anak paling banyak yang terjadi adalah


MCD maka berikut akan dijelaskan lebih lanjut
mengenai MCD.
Walaupun deposit kompleks imun tidak ditemukan pada MCD (dengan mikroskop cahaya, tampak
normal pada podosit, mikroskop electron: GBM normal, tidak ada deposit), ada beberapa fitur yang
mengarahkan penyakit ini berbasis pada disfungsi/abnormalitas imunologi:

- Asosiasi dengan infeksi respiratori dan imunisasi profilaksis

-merespon terapi kortikosteroid

-asosiasi dengan penyakit atopic (eczema, rhinitis)

-predisposisi genetik haplotype HLA tertentu

-meningkatkanya kejadian pada pasien Hodgkin lymphoma (defek pada imunitas yang dimediasi
T Cell)

Elaborasi sitokin

Damage visceral epithelial cells

Loss of glomerular poly anions

Protein yang bermuatan negative dan biasanya “repelled”, dapat lolos

Albumin lolos (hanya ukuran albumin yang dapat melewati fenestrasi dan slit diafragma podosit)

Selective proteinuria
Hypoalbuminemia develops in
nephrotic patients when the rate of
urinary loss of albumin exceeds the
ability of the liver
to synthesize it.

Edema awalnya tampak pada


periorbital dan wajah karena
jaringan ikatnya longgar
dibandingkan daerah tubuh yang
lain.