Anda di halaman 1dari 2

Soal Ujian Akhir Semester Pertanian Organik

(Tipe Ujian : Take Home Test)

1. Aplikasi pupuk kandang merupakan salah satu bagian tidak terpisahkan dari pertanian
organik.
A. Jelaskan efek dari aplikasi pupuk kandang bagi sistem pertanian (minimal 4 buah)!
B. Jelaskan kelemahan pupuk kandang dibandingkan pupuk konvensional (minimal 4 buah)!
C. Apakah efek waktu aplikasi terhadap efektivitas dari pupuk kandang untuk
menyuburkan tanah pada sistem pertanian organik?
D. Terdapat beberapa hal yang menyebabkan aplikasi pupuk kandang tidak disarankan
pada pertanian. Jelaskan hal tersebut dan bagaiman cara mengatasinya!
2. Kompos merupakan salah satu pupuk yang paling umum digunakan pada sistem pertanian
organik.
A. Jelaskan kelebihan dan kelemahan dari aplikasi kompos pada sistem pertanian!
B. Proses komposting dapat dibagi menjadi beberapa berdasarkan pada waktu proses.
Jelaskan proses dan material yang dapat digunakan pada proses komposting : 14 hari, 90
hari, 1-2 tahun, dan komposting langsung di lahan pertanian.
3. Selain pupuk kandang dan kompos, pupuk hijau juga dapat diaplikasikan pada sistem
pertanian organik.
A. Bagaimana pupuk hijau dapat meningkatkan kesuburan tanah?
B. Jelaskan fungsi dari pupuk hijau dan karakteristik dari tanaman yang ideal sebagai pupuk
hijau (minimal 4 buah).
4. Salah satu permasalahan utama pada sistem pertanian di Indonesia adalah tanah dengan
tingkat keasaman tinggi.
A. Efek apakah yang dapat terjadi pada tanaman dan efisiensi budidaya bila pertanian
dilakukan pada daerah dengan tingkat keasaman tinggi?
B. Bagaimana cara menurunkan tingkat keasaman tanah mealui metoda konvensional dan
pendekatan ekologi (organic)?
5. Sistem pertanian hortikultura modern tidak terlepas dari penggunaan mulsa.
A. Apakah fungsi utama dari penggunaan mulsa?
B. Apakah efek positif dan negatif dari penggunaan mulsa?
C. Untuk daerah Indonesia dengan karakteristik iklim panas dan kelembaban tinggi, apakah
mulsa diperlukan? Bila iya bagaimana karakteristik mulsa yang tepat untuk sistem
pertanian di Indonesia?
6. Walaupun pembajakan bukan aktivitas yang dianjurkan pada sistem pertanian organik, pada
beberapa kondisi aktivitas ini diperlukan.
A. Kondisi apakah yang mensyaratkan perlunya proses pembajakan dilakukan?
B. Apakah proses ini memiliki efek positif dan negatif? Jelaskan!
7. Gulma merupakan salah satu permasalahan utama pada sistem pertanian.
A. Apakah yang dimaksud dengan gulma?
B. Faktor-faktor apa yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pengendalian gulma?
C. Jelaskan cara pengendalian konvensional dan organik bagi gulma!
8. Selain gulma, sistem pertanian juga memiliki permasalahan lain berkaitan dengan serangan
hama dan penyakit tanaman.
A. Faktor-faktor apakah yang perlu diperhatian berkaitan dengan pengendalian serangan
hama dan penyakit tanaman.
B. Jelaskan cara pengendalian organik bagi hama dan penyakit tanaman serta kelebihan
dan kelemahan dari metoda tersebut!