Anda di halaman 1dari 20

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dalam makalah ini akan dibahas bagaimana menyusun surat lamaran kerja
(application letters) yang baik. Istilah surat lamaran kerja bagi banyak pihak
bukanlah hal yang baru, apalagi bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin
memasuki dunia kerja.
Surat lamaran kerja adalah surat yang digunakan oleh seseorang untuk
melamar kerja pada suatu organisasi/lembaga yang membutuhkan karyawan atau
pemimpin pada suatu bidang tertentu. Pada umumnya ketika melamar kerja,
sesorang harus menulis surat lamaran kerja yang dilengkapi dengan sebuah resume
(daftar riwayat hidup). Dalam surat lamaran, dijelaskan berbagai kemampuan yang
dimiliki oleh pelamar kerja yang cocok atau sesuai dengan posisi/jabatan yang
ditawarkan, atau sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pelamar kerja hanya
mengemukakan poin-poin penting yang relevan dengan persyaratan pekerjaan yang
ditawarkan.

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana ketrampilan membuat surat lamaran kerja ?


2. Bagaimana cara penulisan surat lamaran kerja dengan baik?
3. Tips untuk melakukan pelamaran kerja dengan baik?
4. Apakah Persiapan untuk Menulis Resume?
5. Bagaimanakah Pengorganisasian Resume?
6. Bagaimanakah Menulis Resume yang Sempurna?

C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui teknik penulisan surat lamaran pekerjaan
2. Mengetahui teknik penulisan Resume
BAB II
PEMBAHASAN

A. PENULISAN SURAT LAMARAN KERJA


2.1. Pendekatan AIDA
Pendekatan yang dapat digunakan dalam membuat surat lamaran kerja adalah
pendekatan Attention, Interest, Desire and Action-AIDA. Penjelasan lebih rinci
tentang pendekatan AIDA tersebut akan dijelaskan berikutnya.
Sebagaimana penulisan resume, penulisan surat lamaran kerja juga perlu
menggunakan pendekatan Attention, Interest, Desire and Action-AIDA untuk
menggugah atau menarik perhatian pembaca. Pendekatan AIDA in lebih
menekankan pada sisi sikap pelamar kerja dan apa manfaat yang didapat oleh
pembaca.
Secara lebih rinci, pendekatan AIDA adalah sebagai berikut :
a. Attention
Prinsip pertama dalam penulisan surat lamaran kerja adalah attention
(perhatian). Artinya, pelamar kerja harus dapat meyakinkan pihak
organisasi/lembaga pencari kerja (pembaca) bahwa pelamar kerja memiliki sesuatu
yang bermanfaat atau dapat menumbuhakan rasa tertarik bagi pembaca. Jelaskan
ide/gagasan yang membuat pembaca antusias untuk menyimak apa yang anda
tuliskan. Pembaca tentunya bertanya-tanya tentang manfaat yang dapat ia peroleh.
Pelamar kerja dapat juga mengemukakan tentang bagaimana ia mendapatkan
informasi lowongan kerja dan alas an mengapa ia tertarik pada posisi/jabatan
tersebut.
b. Interest
Prinsip kedua dalam peulisan surat lamaran kerja adalah interest (minat).
Artinya, pelamar kerja harus dapat menarik perhatian pembaca dengan menjelaskan
relevansi pesan0pesan yang disampaikan. Dalam hal ini, pelamar kerja perlu
menjelaskan dan menegaskan bahwa kualifikasi yang dibutuhkan tersebut relevan
dengan kemampuan yang dimiliki dan ia yakin mampu menyelesaikan pekerjaan
tersebut dengan baik.
c. Desire
Prinsip ketiga dalam penulisan surat lamaran kerja adalah desire (hasrat).
Artinya, pelamar kerja harus dapat menumbuhakan hasrat pembaca untuk
mengetahui lebih jauh apa yang sudah dituliskan dalam surat tersebut. Pelamar kerja
juga dapat meyakinkan embaca melalui bukti-bukti pendukung yang relevan dengan
posisi yang dikehendaki.
d. Action
Prinsip keempat dalam penulisan surat lamaran kerja adalah action
(tindakan). Artinya, pelamar kerja harus dapat memberikan saran kepada pembaca
untuk mengambil suatu tindakan tertentu berkaitan dengan harapan/keinginannya
dalam menulis surat tersebut. Salah satu tindakan tertentu yang dapat dilakukan oleh
pembaca adalah memberi kesempatan untuk melakukan wawancara kerja (job
interview).
2.2. Pengorganisasian Surat Lamaran Kerja
Penulisan Surat lamaran kerja yang baik perlu memperhatikan kaidah-kaidah
baku dalam penulisan surat lamaran kerja. Artinya, seorang pelamar kerja harus
memahami dan mempersiapkan dengan sebaik-baiknya apa saja yang perlu
dituliskan dalam surat lamaran kerja serta bagaimana pengorganisasian
penulisannya. Hal ini memiliki arti penting baik bagi pelamar kerja maupun bagian
evaluasi lembaga atau organisasi penerima kerja.
Secara umum, pengorganisasian penulisan surat lamaran kerja memiliki tiga bagian
utama, yaitu paragraph pembuka,pertengahan, dan penutup. Masing-masing dapat
dijelaskan lebih rinci berikut ini :
1) Paragraf pembuka
Surat lamaran kerja sebagaimana bentuk surat-surat bisnis yang lain, harus
dibuat sebaik mungkin dan menarik perhatian (attention) bagi pembacanya. Surat
lamaran kerja harus menyatakan secara jelas pelamar kerja sedang melamar suatu
pekerjaan, sehingga ia perlu juga mengidentifikasi jenis pekerjaan yang diminati.
Surat lamaran kerja yang baik, yang menarik perhatian pembacanya, perlu
mencantumkan hal-hal berikut:
a. Rangkuman
Pada bagian awal surat lamaran kerja, pelamar perlu mengemukakan
kualifikasi yang dimiliki, yang paling relevan dengan jabatan yang diinginkan dan
jelaskan bahwa kualifikasi tersebut akan menguntungkan/memberikan manfaat bagi
perusahaan atau lemabag yang dilamar.
b. Nama
Pelamar kerja dapat menyebutkan nama seseorang yang sudah dikenal oleh
pembaca (yang menawarkan kerja) atau seseorang yang menyarankan pelamar kerja
untuk melamar pekerjaan di perusahaan atau lemabag tersebut. Meskipun demikian,
pemenuhan terhadap kualifikasi yang dibutuhkan tetap menjadi penilaian yang
pertama dan utama.Pada umumnya, pola ini digunakan ketika lowongan/kesempatan
kerja tersebut hanya digunakan untuk kepentingan internal organisasi tersebut,
miasalnya jumlah karyawan yang dibutuhkan hanya satu orang, maka pola
rekrutmennya cenderung tertutup, bukan terbuka.
c. Sumber Publikasi
Sebutkan dari mana pelamar kerja mendapat informasi tentang adanya
lowongan kerja di perusahaan tersebut. Sumber informasi ini antara lain surat kabar,
majalah, radio (sebutkan nama surat kabar/majalah dan tanggal penerbitan, atau
nama radio dan tanggal diumumkan). Dalam surat lamaran jelaskan secara singkat
bahwa pelamar kerja memenuhi persyaratan yang dikehendaki oleh perusahaan.
d. Pertanyaan
Gunakan kalimat tanya pada awal paragraph untuk menarik perhatian
pembaca yang menunjukkan bahwa pelamar kerja mengetahui problem, kebutuhan,
dan tujuan suatu organisasi serta mempunyai keinginan untuk membantu
memecahkan masalah tersebut. Jadi, hal itu akan memberikan manfaat bagi
pembaca.
e. Cuplikan berita
Pelamar kerja dapat mengambil cuplikan berita di surat kabar atau majalah
yang menyebutkan bahwa suatu perusahaan sedang merencanakan tenaga operator,
dan sebagainya.
2) Paragraf Pertengahan
Setelah menarik perhatian pembaca pada awal para paragraf, pelamar kerja
perlu menyajikan kualifikasi yang dimilikinya untuk mengisi suatu pekerjaan yang
diinginkannya, dalam suatu ruangan yang disingkat (mungkin tidak boleh lebih dari
tiga paragraf) pelamar kerja tidak boleh mengulang apa yang sudah dinyatakan
dalam resume. USahakan penjelasan dalam paragraph tersebut benar-benar sangat
diminati(interest) dan sangat diharapkan (desire) oleh pembaca.
Dalam paragraf pertengahan ini pelamar kerja perlu mendiskusikan kualifikasi yang
dimiliki dari sudut pandang pembaca (employer) yang mecakup:
a. Pendidikan
Kebanyakan para lulusan suatu perguruan tinggi mempertimbangkan pendidikan
sebagai kualifikasi yang paling penting. Jika demikian, mereka harus menempatkan
pendidikan pada bagain yang pertama, baik pada surat lamaran kerja maupun pada
resume. Pada bagian pendidikan ini, pelamar kerja akan dapat:
· Menunjukkan bahwa ia mempunyai latar belakang dalam dunia bisnis yang
cukup luas dan bdiang tertentu secara mendalam.
· Menunjukkan bagaimana pendidikannya relevan dengan jenis pekerjaan yang
dilamar.
· Menjelaskan bagaimana dan mengapa ia menambahkan bidang studi pilihan
penting di luar bidang studi inti.
b. Pengalaman Kerja
Bagaimana jenis pekerjaan yang pernah dilakukan, terutama yang
berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar, dapat digunakan untuk membantu
memperkuat kualifikasi yang dimilikinya.Dalam hal ini, pelamar kerja perlu
menyatakan secara jelas berbagai fungsi atau kegiatan yang dapat dilakukan. Atas
dasar itu, pelamar kerja akan dapat menunjukkan kepada pembaca bahwa:
· Pelamar kerja memperoleh suatu pengalaman yang dapat membantu
mempercepat penyelesaian tugas/pekerjaan baru.
· Pelamar kerja akan dapat melaukan adaptasi dan mencoba bekerja sama
dengan lingkungan.
· Peamar kerja dapat memikul tanggung jawab suatu pekerjaan dengan lebih
baik.
· Pelamar kerja adalah orang yang mampu bekerja keras.
c. Sikap, Minat, Aktivitas dan Kualitas
selain latar belakang pendidikan da pengalaman kerja, pelamar kerja dapat
menambahkan berbagai informasi tambahan yang dapat mendukung pekerjaan yang
dilamar. Pelamar kerja dapat menjelaskan tentang kemampuannya daam melakukan
kerja sama dengan orang lain, sikap pelamar kerja terhadap bidang pekerjaan,
perusahaan, suasana kerja, dan kualitas personal (kegiatan ekstrakuaralikuler dan
sejenisnya).
3) Paragraf Penutup
Paragraf terakhir dari surat lamaran kerja pada umumnya berisi suatu harapan
tindakan (action) sebagaimana yang terdapat pada surat-surat penjualan. Pelamar
kerja dengan menyatakan keingnannya untuk melakukan wawancara sesuai dengan
waktu yang telah disediakan oleh organsasi perusahaan atau lembaga yang dlamar.
Untuk mempermudah pihak perusahaan menghubunginya, pelamar kerja
perlu memberikan alamat yang jelas dan lengkap, termasuk nomor telepon, faxi mile
(kalo ada).Alamat email (bila ada), dan jam berapa pelamar kerja dapat dihubungi,
pagi, siang atau malam hari.Untuk beberapa perusahaan barangkali pelamar kerja,
perlu melampirkan amplop plus prangko baasannya.Namun ada balasan.
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa dilihat dari cara
pengorganisasiannya, surat lamaran kerja memiliki kesamaan dengan surat penjualan
yang sama-sama menggunakan cara-cara persuasi.
Hal ini dapat dilihat pada table 13.1
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, pada peraga 13.1 kalimat
table dan kalimat 13.2 disajikan beberapa contoh surat lamaran kerja yang
lowongannya diiklankan disurat kabar dan berdasarkan informasi dari seseorang
yang memiliki asks informasi dari perusahaan atau lembaga yang dilamar

Surat Penjualan Surat Lamaran Kerja


Mecari perhatian Mecari perhatian
Perkenalan produk Perkenalkan kualifikasi
Berikan bukti Berikan bukti
Dorong suatu tindakan Dorong suatu tindakan/aksi
Contoh Surat Lamaran Kerja

Surakarta, 7 Januari 2011


Yth Manajer Personalia
PO Box 67126
Jakarta

Dengan Hormat
Iklan bapak diJuwita pos tgl 1 januari 2011 menarik perhatian saya, kaena saya
memiiki kualifiasi yang disyaratkan untuk menduduki posisi sekretris. Disamping
memiliki kemampuan berbahas inggris, baik secara lisan atau tulisan, saya juga
mampu mengoprasikan sistem computer yang bapak gunakan saat ini.
Saya berusia 20tahun, belum menikah, dan memiliki kesehatan yang sangat baik.
Saya lulusan akademiknya sekretaris prima juwita Surakarta dengan index prestasi
3,8. Disamping itu, saya baru saja menyelesaikan kursus computer yang
diselenggarakan oleh LPK Nusantara. Saya mengikuti kursus computer untuk
mempercepat tugas-tugas menulis surat dan laporan-laporan bisnis. Loka karaya
tentang penulisan surat dan laporan-laporan bisnis yang diselenggarakan oleh Beta
Prima grup telah memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi penyelesaian
tugas.
Hasil pelatihan tersebut telah dapat membantu saya dalam menyelesaikan beragai
tugas secara efisien seperti surat penjualan, surat penawaran, surat jual beli, dan
laporan keuangan.
Pada saat ini, saya adalah sekretaris pada PT Adiguna dengan pengalaman dan
prestasi 2 tahun. Saya sedang mencari kesempatan kerja yang lebih menantang untuk
memperluas wawasan dan pengalaman sebagaimana yang bapak tawarkan.

Saya sangat gembira, jika bapak berkenan mempertimbangkan prestasi dan


kualiikasi saya. Panggilan untuk wawancara dengan bapak, sungguh sangat saya
harapkan.

hormat saya,

Nurhidayati
Lampiran: Resume
2.3. Tips untuk Pelamar Kerja
Satu hal yang tak boleh dilupakan oleh pelamar kerja adalah bahwa pelamar kerja
sebenarnya sedang “menjual potensi diri” kepada perusahaan secara tertulis baik
mencakup kepribadian,kualifikasi, pelatihan yang pernah diikuti,pengalaman kerja
dan hobi. Oleh karena itu, surat lamaran kerja dapat juga dikatakan sebagai surat
penjualan. Sebagai surat penjualanpaling tidak surat tersebut harus mudah dipahami,
jelas, ringkas, tepat atau sesuai dengan pekerjaan dan rapi dalam penampilan.

Yang Perlu Anda Perhatikan


Pelamar kerja harus mempunyai kualifikasi atau pengalaman kerja untuk posisi
pekerjaan yang dikehendaki.
· Bangkitkan pembaca, bukan dari sudut pandangn penulis.
· Tekankan hal-hal yang membedakan dengan pelamar lainnya.
· minat terhadap kualifikasi yang dimiliki.
· Tunjukan hal-hal yang positif.
· Usahakan surat lamaran kerja rapi, bersih dan menarik.
· Tulislah surat dari sudut pandang
Yang Harus Anda Hindari
· Jangan melamar pekerjaan di luar kemampuan anda.
· Jangan mengiriman surat lamaran kerja hasil fotokopi
· Jangan mengataan bahwa anda menerima jenis pekerjaan apa saja.
· Hindari kata-kata yang berlebihan
· Jangan meminta belas kasihan terhadap perusahaan yang dilamar.
· Hindari untuk mempermasalahkan gaji, kecuali ketika ditanyakan pada saat
wawancara kerja.
· Jangan memberi komentar langsung tentang karakter pribadi.

B. PENULISAN RESUME
Istilah resume atau riwayat hidup memang bukan sesuatu yang baru bagi
mereka yang telah memasuki gerbang dunia kerja, Karena resume merupakan salah
satu prasyarat yang sangat penting pada saat memasuki dunia kerja. Dalam makalah
ini akan dibahas secara rinci tentang hal-hal yan resume, reg berkaitan dengan
pembuatan resume, antara lain tentang cara mempersiapkacana pengorganisasian,
dan masalah-masalah yang muncul dalam penulisan resume.
2.4. Persiapan Penulisan Resume
Istilah resume atau daftar riwayat hidup memang bukan sesuatu yang baru
lagi mereka yang telah memasuki pintu gerbang dunia kerja, karena resume
merupakan salah satu prasyarat yang sangat penting pada saat memasuki dunia kerja.
Dalam bab ini akan dibahas secara rinci tentang hal-hal yang berkaitan dengan
pembuatan resume, antara lain tentang cara mempersiapkan resume, rencana
pengorganisasian, dan masalah – masalah yang muncul dalam penulisan resume.
Dalam dunia bisnis, istilah resume sering juga disebut dengan CV
(Curriculum Vitae) atau daftar riwayat hidup. Menurut KC Bay, resume sebenarnya
merupakan presentasi penjualan format diri Anda yang sangat penting. Hal ini
mengingat bahwa di dalam resume tercakup semua fakta yang relevan mengenai
latar belakang, kualifikasi, pengalaman kerja dan sebagainya yang disususn dalam
suatu format yang teratur, mudah dipahami dan menarik perhatian pembacanya.
Secara umum, resume adalah suatu daftar dokumen yang berisis kualifikasi
dan jalur karier Anda yang di sususn secara teratur, rapi, dan menarik perhatian
pembaca. Melalui resume ini diharapkan pimpinan suatu organisisis/perusahaan
sudah dapat mengetahui kemampuan anda, walaupun belum pernah bertemu secara
langsung dengan anda. Oleh karena itu, resume yang anda buat harus dibuat
sedemikian rupa sehingga menarik perhatian pembaca.
Dalam mempersiapkan resume, ada tiga hal yang harus dilakukan yaitu:
1) Mencari informasi penting
Sebelum membuat resume, langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah
mencari berbagai informasi penting yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda
inginkan. Anda dapat melakukan analisis diri (self analysis), analisis karier (career
analysis), dan analisis pekerjaan (job analysis).
a. Analisis diri
Analisis diri ini akan dapat membantu anda dalam mengenal diri sendiri secara lebih
mendalam. Termasuk semua kelebihan dan kekurangannya. Untuk mempermudah
menentukan siapa anda , Anda perlu menjawab beberapa pertanyaan berikut:
· Apakah saya mempunyai aspirasi yang cukup tinggi?
· Apakah saya dapat berkomunikasi dengan baik?
· Apakah saya orang yang sangat bergantung kepada oranglain?
· Apakah saya orang yang energik?
· Apakah saya orang yang mempunyai percaya diri?
· Apakah saya mempunyai kecerdasan kunatitatif yang tinggi?
· Apakah saya mempunyai kecerdasan verbal yang tinggi?
· Apakah saya mempunyai kecerdasan yang tinggi dalam pemecahan suatu
masalah?
· Berapa indeks prestasi saya secara keseluruhan?
· Apa mata kuliah yang paling baik bagi saya?
· Apa mata kuliah yang paling sulit bagi saya?
· Apa kegiatan organisasi yang saya minati?

b. Analisis Karier
Sebagaimana dalam melakukan analisis diri, anda perlu juga membuat dan
menjawab segala macam pertanyaan yang berkaitan dengan karier anda di masa
depan. Oleh karena itu, cobalah anda menggali sebanyak mungkin pertanyaan yang
berkaitan dengan karier yang akan anda pilih. Contohnya adalah sebagai berikut.
· Kecerdasan mana (kuantitatif, verbal, mekanik) yang paling bermanfaat bagi
karier saya?
· Apakah ada efek sampig yang membahayakan kesehatan?
· Apakah prestasi akademis menjadi syarat bagi penjenjangan karier?
· Apakah pengalaman kerja menjadi syarat bagi penjenjangan karier?
· Apakah ada imbalan selain yang berbentuk financial?
· Apakah bidang pekerjaan sangatdipengaruhi oleh perkembangan teknologi?
· Apakah di masa mendatang, bidang yang saya pilih mempunyai tingkat
persaingan yang tinggi?
c. Analisis Pekerjaan
Secara umum, para lulusan suatu perguruan tinggi sedikit atau belum
memiliki pengalaman kerja.Pada tahap-tahap awal memasuki kerja, perusahaan telah
menyediakan suatu program orientasi atau pelatihan kepada mereka yang baru
diterima sebagai karyawan suatu perusahaan. Oleh karena itu, sebelum menyusun
suatu resume, anda perlu menjawab pertanyaan berikut:
· Apa tugas dan tanggung jawab pekerjaan?
· Apakah karakteristik pribadi saya sesuai untuk tugas dan tanggung jawab
pekerjaan?
· Apakah pengalaman saya berkaitan dengan tugas dan tanggug jawab
pekerjaan?
2) Perencanaan Resume
Tujuan anda membuat resume adalah agar anda dapat melakukan wawancara
dengan tm dari organisasi (perusahaan) yang anda lamar. Resume yang ada buat
merupakan rincian atau pelengkap terhadap surat lamaran kerja yang telah anda buat.
Dalam merencanakan resume ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
a. Tujuan Karier
Apabila anda perhatikan iklan lowongan kerja di suatu surat kabar atau
majalah, akan nampak secara jelas beberapa posisi pekerjaan yang dibutuhkan oleh
para pencari kerja. ada iklan lowongan kerja yang menggunakan bahasa Inggris,
tetapi masih banyak yang menggunakan bahasa Indonesia, yang semua itu sangat
bergantung pada status dan lingkup perusahaan tersebut. Anda harus memutuskan
posisi apa yang anda minati atau yang akan menjadi tujuan karier anda, misalnya
posisi manajer sumber daya manusia, manajer pemasaran, manajer produksi/operasi,
manajer pemeliharaan, manajer keuangan, supervisor penjualan, sekretaris, operator,
dan sebagainya.
b. Informasi Pribadi
Data pribadi yang tercantum dalam resume adalah nama, tempat dan tanggal
lahir, alamat rumah, dan jenis kelamin. Anda mungkin dapat menambahkan data lain
yang berkaitan erat dengan jenis pekerjaan yang dipilih. Beberapa lowongan kerja
mensyaratkan bahwa calon pegawainya belum menikah, memiliki kendaraan sendiri,
mempunyai tinggi badan dan berat badan tertentu, memiliki kemampuan berbahasa
asing baik pasif atau aktif, terampil menggunakan komputer, terampil berkomunikasi
baik lisan atau tulisan, dan sejenisnya. Anda harus memperhatikan syarat-syarat
pekerjaan dan karakteristik pribadi sebelum mengajukan lamaran dan membuat
resume.
c. Referensi
Beberapa referensi mungkin perlu dilampirkan di dalam resume. Referensi
adalah orang-orang tertentu yang akan memberikan surat rekomendasi kepada anda,
yang berisi tentang berbagai hal yang mereka ketahui semasa mereka mengenal
anda. Orang-orang yang memberikan referensi akan menambah kredibilitas pencari
referensi. Oleh karena itu, orang-orang yang memberikan referensi tersebut perlu
mencantumkan nama, alamat, nomor telepon, faksimile, atau e-mail (electronic
mail). Orang tua, saudara kandung, dan teman dekat anda tidak dapat dijadikan
sebagai bahan referensi. Yang layak menjadi referensi antara lain adalah dosen yang
pernah mengajar anda semasa kuliah atau manajer tempat anda pernah bekerja. Salah
satu keuntungan menggunakan referensi dalam resume ini adalah untuk meyakinkan
kepada organisasi atau perusahaan pencari kerja tentang prestasi dan kemampuan
positif anda.
3) Pembuatan Resume
Resume dapat dibuat dalam berbagai bentuk. Resume yang baik,
menekankan pada kompatibilitas kualifikasi anda dan prospektif persyaratan kerja.
Secara umum, resume mencakup: nama, alamat lengkap, tujuan kerja, kualifikasi,
informasi pribadi, dan referensi.

Pada bagian tujuan kerja, anda harus menyatakan secara jelas apa tujuan anda
membuat resume tersebut. Sebagai contoh, anda ingin mengisi lowongan kerja
bidang manajer pemasaran, manajer keuangan, manajer operasi, teknisi komputer,
wiraniaga produk tertentu, sekretaris, supervisor, dan sejenisnya.
Adapun yang termasuk dalam informasi pribadi (personal) antara lain:
pendidikan (nyatakan pendidikan tertinggi, kemudian yang lebih rendah, dan
sebagainya plus tanggal memulai dan lulusnya), berbagai keterampilan (bahasa
asing, komputer, desain, dan sebagainya), hobi (musik, olah raga, seni), penghargaan
(juara lomba matematika, lomba ilmiah, dan sebagainya), keanggotaan asosiasi
(semasa kuliah maupun di masyarakat umum). Usahakan informasi tersebut relevan
dengan jenis pekerjaan yang anda harapkan.Jadi, tidak berarti semua kemampuan
atau keahlian yang anda miliki perlu dcatumkan dalam resemu, tetapi informasi yang
dapat mendukung pekerjaan anda tersebut.
Pada bagian referensi, carilah orang-orang yang mengetahui dengan baik mengenai
kemampuan anda atau prestasi yang pernah anda raih baik semasa kuliah maupun
semasa anda bekerja.
2.5. Rencana Pengorganisasian
Berdasarkan cara pengorganisasiannya, resume dapat dikelompokan menjadi
tiga jenis resume, yaitu resume kronologis (chronological resume), resume
fungsional (functional resume), dan resume kombnasi (combination resume).
Resume Kronologis adalah cara pengorganisasian resume yang didasarkan
pada kronologisnya, yaitu pendidikan dan pengalaman sebagai judul isinya. Mana
yang harus didahulukan, pendidikan atau pengalaman?Putuskan mana yang lebih
memberikan kesan positif bagi pencari kerja.Informasi terkini sebaiknya
ditempatkan pada urutan pertama, lalu diikuti berikutnya, misalnya penulisan jenjang
pendidikan dimulai dari jenjang pendidikan tertinggi. Bentuk resume ini merupakan
bentuk resume tradisional.
Resume Fungsional adalah resume yang disusun atas dasar fungsi-fungsi
dalam organisasi yang dapat dilakukannya dengan baik. Resume fungsional
memerlukan suatu analisis diri, karier, dan pekerjaan secara lebih lengkap. Beberapa
fungsi penting dalam suatu organisasi seperti fungsi pemasaran, keuangan,
akuntansi, produksi, sumber daya manusia, penganggaran, komunikasi, hubungan
masyarakat, dan sejenisnya dapat dijadikan sebagai judul tersendiri dalam resume.
Adapun Resume Kombinasi adalah kombinasi antara resume kronologis dan
fungsiional. Bentuk resume kombinasi tersebut memberikan suatu keyakinan bahwa
persyaratan pendidikan dan pengalaman terpenuhi dan masih menggunakan judul-
judul lain yang lebih menekankan pada kualifikasi yang dibutuhkan (resume
fungsional).
Untuk membuat resume yang baik, perlu diperhatikan empat hal yaitu:
kerapian (neatness), sederhana (simplicity), akurat (acuracy), kejujuran (honesty).
Dalam menulis resume, usahakan menggunakan kertas yang bersih dan berkualitas
yang baik, jangan ada coret-coretan, dan ketiklah dengan memilih huruf yang baik.
Aturlah format resume seerapi mungkin, enak dibaca dan berisi. Disamping
kerapian, bahasa yang anda gunakan hendaknya jelas, sederhana, tidak bertele-
tele.Lagi pula, informasi yang anda sajikan haruslah informasi yang akurat.Yang
lebih penting lagi adalah bahwa informasi yang anda sajikan adalah benar, tidak
menada-adakan. Dengan kata lain, berikan informasi sejujurnya. Apabila anda
ternyata ketahuan memberikan informasi secara tidak jujur, kerugianlah yang akan
anda dapatkan.
Resume dapat disajikan dalam berbagai macam cara. Sebagaimana anda
ketahui, ada tiga cara pengorganisasian resme, yaitu kronologis, fungsional, dan
kombinasi. Masing-masing contohnya dapat anda lihat pada Peraga 14.1 -14.3.

Peraga 14.1

RESUME MUHAMMAD RIFAI


Alamat: Jalan ………
Kota, Provinsi, Kode Pos
Nomor Telepon

Tujuan Profesional
…………………………………………………………………………………………
……………………

…………………………………………………………………………………………
……………………

…………………………………………………………………………………………
……………………

PENDIDIKAN
Nama Universitas ………………………kota, provinsi, bulan, tahun …. – bulan,
tahun……………….
Fakultas
…………………………………………………………………………........................
...............
Jurusan
…………………………………………………………………………………………
…………………….
Program Studi
…………………………………………………………………………………………
…………………….
L/P
…………………………………………………………………………………………
…………………….
Lulusan
…………………………………………………………………………………………
…………………….

PENGALAMAN KERJA
Sekretaris
…………………………………………………………………………………………
…………………….
Tanggung Jawab
…………………………………………………………………………………………
…………………….
Asisten Dosen
…………………………………………………………………………………………
…………………….
Supervisor
…………………………………………………………………………………………
…………………….
Mata Kuliah
…………………………………………………………………………………………
…………………….
Tangung Jawab
…………………………………………………………………………………………
…………………….

AKTIVITAS
Kampus
…………………………………………………………………………………………
……………………..
Masyarakat
…………………………………………………………………………........................
.................

…………………………………………………………………………………………
………………………

KEAHLIAN DAN HOBI


Keahlian ………… Relevan dan Tujuan
……………………………………………………...............................
Hobi ………… Relevan dan Tujuan
……………………………………………………...............................

REFERANSI
Tersedia Pusat Informasi
Nama, Alamat Jelas

Nama ………………………….
Alamat ………………………..
Kota, Provinsi, Kode Pos
Nomor Telepon

TUJUAN
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………….…………………………………...
Kualifikasi Utama
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………….…………………………………..
PEKERJAAN
Okt. 2005 – 2010
Nama lembaga, (kota, provinsi)
Juli 2000 – 2005
Nama lembaga, (kota, provinsi)
Funsional Pengalaman Kerja :
Manajemen Umum
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
Perencanaa Laba
…………………………………………………………………………………………
Manajemen Internasional
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
.
Staf Manajemen
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
PENDIDIKAN
Lulusan tertinggi, nama PT, kapan lulus, kota, provinsi
………………………………………………………
Lulusan yang lebih rendah, nama PT, kapan lulus, kota, provinsi
……………………………………………………….

DATA PRIBADI
Hobbi, kesehatan, keahlian yang relevan dengan tujuan,
……………………………………………………………………….
REFERENSI TERSEDIA BILA DIMINTA

Peraga 14.3
DANY SATRIA
Alamat rumah: jalan …….
Kota, Propinsi, Kode Pos
Nomor Telepon

Tujuan Karier :
Data Pribadi :
Pendidikan Manajemen
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
Pengalaman Manajerial
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
Keterampilan Komunikasi
…………………………………………………………………….............
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
Keterampilan Komputer
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
Referensi dapat diperoleh langsung pada Pusat Informasi Kerja “Juwita”,Kentingan
Rt 04 Rw 10 Jebres Surakarta Telepon (0271) 547812
Resume kombinasi
Dalam bagian pembuka resume dapat menggunakan berbagai macam judul
seperti resume, ikhtisar riwayat hidup, daftar riwayat hidup, resume Muhammad
Rifai Hidayat dengan alamat lengkap. Judul yang dipilih paling tidak mencakup
nama dan alamat Anda secara lengkap sehingga memudahkan pimpinan perusahaan
organisasi yang Anda kirim dengan mudah dapat menghubungi Anda.
Pada bagian tujuan karier, Anda dapat menyatakan tujuan secara umum
maupun khusus seperti contoh berikut ini.
Tujuan umum:
Contoh:
1. Memasuki/mengisi posisi pada level penjualan, pemasaran, keuangan,
produksi, dsb.
2. Mengisi lowongan kerja untuk posisi staf akuntan.
3. Resepsionis
Tujuan Khusus:
Contoh:
1. Mengisi posisi staf penjualan untuk membantu organisasi manajemen bisnis
ritel.
2. Mengisi posisi staf akuntan di kantor akuntan publik, selanjutnya memasuki
posisi supervisor.
3. Resepsionis di perusahaan Hotel Mitra Nusantara.
Kualifikasi dasar dapat dinyatakan baik sebelum atau sesudah tujuan
pekerjaan/karier.
Kualifikasi penting yang dapt Anda tawarkan untuk suatu pekerjaan tertentu
mencakup pendidikan dan pengalaman kerja.
· Enam tahun menangani pengembangan sumber daya manusia pada perusahaan
terkemuka (sebutkan nama perusahaan) dengan pendidikan tertinggi, fakultas,
jurusan, dan program studi apa. Integritas tinggi dan dapat bekerja sama dengan
orang lain.
· Asosiasi dalam bisnis, jurusan/konsentrasi pada masalah transportasi; selama
4,5 tahun berpengalaman di bagian kargo dan departemen pengiriman.
· Tingkat sarjana muda jurusan/konsentrasi manajemen personalia, dengan
penekanan pada psikologi, sosiologi, dan bisnis. Selama 4 tahun berpengalaman
bekerja lepas (part-time) dengan orang lain.
· Cantumkan penghargaan, beasiswa, atau prestasi terbaik yang pernah Anda
peroleh dan relevan dengan jenis pekerjaan yang akan Anda lamar.

Data pribadi dapat mencakup nama lengkap, tempat/tanggal lahir,berbagai


keterampilan (skills), kesehatan, tinggi badan, berat badan, hoobi, jenis SIM yang
dimiliki, dan jenis kendaraan yang Anda miliki. Namun perlu diingat bahwa Anda
harus mencantumkan informasi/data yang penting dan relevan dengan jenis
pekerjaan yang Anda kehendaki.Apabila jenis pekerjaan yang Anda kehendaki
adalah sopir taksi, maka jenis SIM yang Anda miliki perlu Anda cantumkan.Di
samping itu, keterampilan mengemudi maupun pemahaman Anda terhadap
kendaraan perlu Anda cantumkan juga.
Mengenai referensi, pilihlah tiga orang yang memiliki reputasi baik, lebih
baik orang yang sudah dikenal oleh perusahaan/organisasi yang Anda lamar. Apabila
Anda pernah bekerja pada suatu perusahaan. Anda dapat meminta surat rekomendasi
dari manajer perusahaan tersebut..di samping itu, Anda dapat juga menerima surat
rekomendasi dari staf pengajar/dosen di suatu perguruan tinggi temapt Anda pernah
kuliah. Anda harus meminta surat kepada orang-orang tertentu yang akan
memberikan nilai plus bagi kemampuan yang Anda memiliki. Jangan lupa,
cantumkan nama dan alamat lengkap termasuk nomor telepon atau faksimile orang-
orang yang menjadi referensi dalam resume Anda.

Masalah dalam Membuat Resume


Saat membuat resume, Anda harus berpikir dengan pola piker pembaca
Anda, dalam hal ini perusahaan pencari kerja. Apa yang dibutuhkan oleh perusahaan
pencari kerja haruslah dijadikan dasar acuan dalam membuat resume.
 Resume yang dibuat terlalu panjang, sehingga berkesan tidak tegas dan
kemungkinan besar memasukan data yang tidak relevan sehingga tidak akan
mencapai sasaran.
 Resume yang ditulis terlalu singkat, sehingga tidak memberikan
informasi/data yang cukup bagi pembaca untuk melakukan penelaahan lebih
dalam.
 Format penulisan resume kurang baik, inden tidak konsisten, kurang
memperhatikan tanda baca dan sejenisnya, sehingga isi resume sulit
dimengerti.
 Terlalu banyak menggunakan kalimat yang bersifat kompleks. Alangkah
baiknya kalau kalimat yang digunakannya bersifat sederhana atau simpel.
 Resume mengandung banyak kesalahan ketik/tulis dan yang lebih fatal lagi
kesalahan penyusunan kalimat.
 Pelamar tidak dapat menunjukkan secara tegas dalam resume tujuan
pekerjaan yang dikehendaki, posisi, dan bidang pekerjaan apa yang
diminati/diinginkan.
 Pelamar menampakkan keyakinan yang berlebihan (overconfidence)
sehingga mungkin pembaca akan ragu-ragu terhadap resume yang dibuat,
apakah data dalam resume memang realistis atau tidak.
 Ada pelamar yang tidak jujur saat mencantumkan data dalam resume.
Sebagai contoh, ia menyatakan mampu mengaplikasikan berbagai program
computer, tetapi setelah diuji ternyata hasilnya sangat mengecewakan.

Berbagai masalah dalam pembuatan resume membuat Anda harus berhati-hati ketika
membuat resume.
BAB III
KESIMPULAN

Surat lamaran kerja merupakan pintu gerbang pelamar kerja memasuki dunia
bisnis. Oleh karena itu, pelamar kerja dapat menggunakan pendekatan Attention,
Interest, Desire, and Action-AIDA dalam membuat surat lamaran kerja.
Secara garis besar surat lamaran kerja mencakup tiga hal, yaitu paragraph
pembuka, paragraph pertengahan, dan paragraph penutup. Paragraph pembuka lebih
menekankan bagaimana pelamar kerja dapat menarik perhatian pembaca melalui
suatu pernyataan rangkuman, nama person, sumber publikasi, pertanyaan, dan
cuplikan berita. Paragraph pertengahan merupakan penjelasan terhadap apa yang di
minati dan sangat di harapkan oleh pembaca seperti kualifikasi pendidikan,
pengalaman kerja, berbagai minat, dan aktivitas. Dalam surat lamaran kerja,
paragraph penutup mencakup suatu tindakan yaitu untuk wawancara. Suatu resume
merupakan laporan factual terhadap kualifikasi pelamar. Dalam resume pelamar
harus menekankan poin-poin penting pelamar.
DAFTAR PUSTAKA

Purwanto, Djoko. 2011. Komunikasi Bisnis. Jakarta: Penerbit Erlangga,.

Anda mungkin juga menyukai