Anda di halaman 1dari 9

Φ

ψ LEMBAR DISKUSI PESERTA DIDIK


K Gerak Lurus : Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

I D EN TI TAS

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas


Kelas : XI (Sebelas)
Semester : 1 (Satu)
Mata Pelajaran : Fisika
Materi : Gerak Lurus
Sub Materi : GLBB
Alokasi waktu : 1 x Pertemuan
Alokasi : 20 menit

KELOMPOK :

ANGGOTA KELOMPOK:

1.

2.

3.

4.

5.
A. PETUNJUK BELAJAR

1. Berdoalah sebelum memulai pratikum !


2. Bacalah dan ikutilah petunjuk kerja secara cermat!
3. Gunakanlah berbagai buku sumber untuk membantu pemahaman
tugas-tugas di bawah ini!
4. Mintalah bantuan guru mu untuk hal-hal yang kurang
dimengerti!

B. KOMPETENSI YANG AKAN DICAPAI

KOMPETENSI DASAR
4.4. Menyajikan data dan grafik hasil percobaan untuk menyelidiki sifat gerak
benda yang bergerak lurus dengan kecepatan konstan (tetap) dan
bergerak lurus dengan percepatan konstan (tetap) berikut makna fisisnya.

INDIKATOR
1. Melakukan percobaan GLBB.
2. Menyajikan data dan grafik hasil percobaan gerak lurus berubah beraturan
(GLBB).

C. TUJUAN KEGIATAN

Menentukan karakteristik Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) melalui


grafik hasil percobaan
D. INFORMASI PENDUKUNG

Gambar 1. Contoh Gerak Lurus Berubah Beraturan

Perhatikan gambar di atas!


Pernahkah kalian bermain sepeda didaerah bukit? Bagaimanakah kecepatan sepeda
ketika kita turun dari bukit?
Nah, gerak ini yang kita sebut dengan Gerak lurus berubah beraturan (GLBB).
Bagaimanakah karakteristik gerak suatu benda dikatakan GLBB?

untuk mengetahuinya, lakukanlah percobaan dibawah ini !

E. MATERI PEMBELAJARAN

GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN ( GLBB )

Gerak lurus berubah beraturan adalah adalah gerak suatu benda pada lintasan
lurus dengan percepatan konstan atau mendekati konstan. Percepatan didefinisikan
sebagai perubahan kecepatan dibagi selang waktu, sehingga persamaan
matematisnya :
𝑣 − 𝑣0 ∆𝑣
𝑎̅ = =
𝑡 − 𝑡0 ∆𝑡
Sedangkan pada gerak lurus berubah beraturan persamaan yang berlaku adalah:

 𝑣 = 𝑣𝑜 + 𝑎𝑡
1
 𝑠 = 𝑣𝑜 𝑡 + 2 𝑎𝑡 2

 𝑣 2 = 𝑣𝑜2 + 2𝑎𝑠
Keterangan :
𝑎 = percepatan (m/s2)
∆𝑣 = perubahan kecepatan (m/s)
𝑣 = kecepatan akhir (m/s)
𝑣0 = kecepatan awal (m/s)
∆𝑡 = perubahan waktu (s)
𝑡 = waktu akhir (s)
𝑡0 = waktu awal (s)
s = jarak tempuh (m)

Gerak lurus berubah beraturan terbagi menjadi dua yaitu GLBB dipercepat
dan GLBB diperlambat. Banyak sekali contoh dari gerak lurus berubah beraturan ini,
misalnya gerak benda pada bidang miring, gerak jatuh bebas, dan gerak pesawat
terbang ketika akan tinggal landas

F. ALAT DAN BAHAN PERCOBAAN

1. Kereta dinamik : 1 buah


2. Ticker timer : 1 buah
3. Catu daya : 1 buah
4. Pita ticker timer/pita ketik : 1 buah
5. Penggaris : 1 buah
6. Papan luncur : 1 buah
7. Rel presisi : 2 buah
8. Penyambung rel : 1 buah
9. Kaki rel : 1 buah
10. Kertas grafik : 1 lembar
11. Balok bertingkat : 1 buah
12. Lem kertas : 1 buah
13. Gunting : 1 buah
G. LANGKAH PERCOBAAN

1. Salah satu kaki rel ditempatkan pada tingkat ke-3 balok bertingkat sehingga
membentuk bidang miring.
2. Pasang kereta dinamika di dekat ticker timer. Tahan kereta dinamika di dekat
ticker timer menggunakan tangan
3. Pada saat catudaya masih dalam keadaan mati (off), hubungkan ticker timer ke
catudaya, dan catudaya ke listrik
4. Potong pita ketik kurang lebih sepanjang 1 m dan pasang pada ticker timer. Jepit
salah satu ujung pita ke penjepit yang ada pada kereta dinamika. Yakinkan bahwa
pita ketik lewat di bawah kertas karbon pada ticker timer
(Lihat rangkaian alat pada gambar)

Pewaktu
ketik Kereta
pita
luncur
Papan

Catu luncur
daya  = 300

Gambar 2. Rangkaian Percobaan Gerak Lurus Berubah Beraturan


5. Hidupkan catu daya dan lepaskan kereta dinamika. Kereta dinamika akan
bergerak turun di sepanjang rel presisi
6. Ketika kereta dinamika mendekati atau hampir mendekati ujung rel presisi, tahan
kereta dinamika menggunakan tangan Anda (atau gunakan tumpakan
berpenjepit). Perhatikan kereta dinamika tidak jatuh keluar rel presisi
7. Matikan ticker timer, ambillah pita ketik. Buanglah beberapa titik-titik pada pita
ketik yang bertindihan.
8. Tandai pada pita setiap 10 ketikan

9. Ukurlah panjang pita tiap-tiap 10 ketikan (usahakan paling sedikit 5 potong),


kemudian masukkan hasilnya ke dalam tabel.
10. Frekuensi listrik yang dipakai f = 50 Hz. Berarti tiap 1 detik terjadi 50 ketikan.
Untuk 10 ketikan diperlukan waktu seperlima ( (0,2) sekon
H. TABEL PENGAMATAN

Berdasarkan pengamatan dan pengukuran yang Anda lakukan, catatlah


data-data tersebut ke dalam tabel berikut ini dengan jujur:

Tabel 1. Tabel Hasil Pengamatan


No. Panjang Waktu (s) Kecepatan Perubahan Percepatan
Potongan pita (m/s) kecepatan (m/s2)
(m)
1.
2.
3.
4.
5.

I. ANALISIS DATA

1. Ukur panjang pita dari titik awal sampai ketikan yang kesepuluh. Dari titik awal
sampai ketikan ke 20 dan seterusnya sampai paling sedikit 50 ketikan. Masukkan
dalam tabel dan lukis grafik hubungan antara panjang lintasan dengan waktu !

Panjang s (cm)
Waktu
lintasan

t (s)

2. Berdasarkan hasil percobaan yang peroleh, buatlah grafik v terhadap t pada gerak
lurus berubah beraturan (GLBB) dengan cara menghubungkan titik-titik yang
berada paling atas dari setiap perpotongan pita yang telah tersusun.
v (m/s)

t (s)

3. Buatlah grafik hubungan percepatan (a) dengan waktu (t)!

𝑎(m/s2 )

t (s)

4. Bagaimanakah kecepatan benda ?

5. Bagaimanakah percepatan benda ?


J. KESIMPULAN

Informasi : Gerak benda diatas disebut gerak lurus berubah beraturan. Tulislah
kesimpulan hasil percobaan anda !

Paraf Orang
Nilai Paraf Guru
Tua
DAFTAR PUSTAKA

Bob Foster. 2011. Akselerasi Fisika 1 untuk SMA/MA kelas X . Jakarta: Erlangga
Giancoli. 2001. Fisika Jilid 1 Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga

Marthen Kanginan.2007. Fisika untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga