Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
KURIKULUM 2013

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 11 Jakarta


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / semester : XII MIA / 1
Materipokok : Pertumbuhan dan Perkembangan
AlokasiWaktu : 30 menit

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotongroyong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator


3.4 Menjelaskan pengaruh faktor internal 3.4.1.Menjelaskan pengertian dari
dan faktor eksternal terhadap pertumbuhan dan perkembangan.
pertumbuhan dan perkembangan 3.4.2.Menyebutkan ciri-ciri pertumbuhan
makhluk hidup. dan perkembangan.
3.4.3.Menjelaskan faktor-faktor yang
memengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah siswa melakukan pembelajaran diharapkan siswa mampu :
1. Menjelaskan pengertian dari pertumbuhan dan perkembangan melalui penyampaian
yang santun dalam berpendapat.
2. Menyebutkan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan melalui sikap santun
berpendapat dalam diskusi kelas.
3. Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
melalui sikap kerjasama dalam diskusi kelompok.

D. Materi Pembelajaran
 Pengertian dari pertumbuhan dan perkembangan
 Ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan
 Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
Materi Dimensi Pengetahuan
Pembelajaran Faktual Konseptual Prosedural Metakognitif
Faktor - faktor Pemanfaatan Pengertian dari Langkah-langkah Analisa faktor
yang Zat Pengatur pertumbuhan untuk internal dan
memengaruhi Tumbuh dalam dan mengklasifikasikan faktor
pertumbuhan Teknologi perkembangan. faktor –faktor yang eksternal serta
dan Kultur In Vitro. memengaruhi fungsinya
perkembangan Secara garis pertumbuhan dan dalam
dikelompokkan besar, terdapat Ciri-ciri perkembangan. pertumbuhan
menjadi dua lima kelompok pertumbuhan dan
kelompok ZPT yang dan perkembangan
yaitu: Faktor berperan dalam perkembangan. tanaman.
Internal dan pembuatan
Faktor biakan in vitro Faktor-faktor
Eksternal. yaitu:sitokinin; yang
auksin; memengaruhi
giberelin;asam pertumbuhan
absisat, dan dan
etilen. perkembangan.

E. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran


Pendekatan : Student Center Learning
Model Pembelajaran : Discovery learning
Metode Pembelajaran : Ceramah, diskusi, presentasi dan tanya jawab
F. Media Pembelajaran dan Sumber Belajar

1. Media : Whiteboard, LCD, Laptop, Slide power point dan Video


2. Alat dan bahan (untuk setiap kelompok)
No Jenis Jumlah
1. LKPD 1
2. Alat tulis 1

3. Sumber belajar
 Oman Karmana, 2013. Biologi Untuk SMA/MA Kelas XII.Bandung:
Grafindo.
 Buku Biologi kelas XII lainnya.
 Internet.
 Sumber materi lain yang relevan.

G. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Menjelaskan pengertian dari pertumbuhan dan perkembangan.
2. Menyebutkan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan.
3. Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

H. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Kegiatan guru Kegiatan siswa
waktu
Pendahuluan 1. Guru masuk kelas dan 1. Siswa menjawab salam guru. 10 menit
membuka pelajaran dengan
mengucapkan salam.
2. Guru menanyakan kesiapan 2. Siswa menyiapkan diri untuk
siswa untuk belajar. belajar.
3. Guru meminta salah satu 3. Siswa berdoa menurut agama dan
siswa untuk memimpin doa kepercayaan masing-masing.
sebelum memulai pelajaran.
4. Guru melakukan presensi 4. Siswa menyampaikan nama siswa
terhadap siswa. yang tidak hadir dalam
pembelajaran beserta alasan
keterangan ketidak hadirannya.
5. Guru menanyakan materi
5. Siswa memperhatikan apa yang
sebelumnya dan
disampaikan guru.
mengaitkannya dengan materi
yang selanjutnya akan
dibahas.

6. Siswa mendengarkan tujuan


6. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang disampaikan
pembelajaran yang ingin
oleh guru.
dicapai

7. Guru memberikan apersepsi 7. Siswa memperhatikan guru dan


tentang keterkaitan antara menjawab pertanyaan dari guru.

pertumbuhan dan
perkembangan biji tanaman
menjadi tumbuhan dewasa
dengan materi hari ini.

8. Guru memberikan motivasi


dengan meminta siswa untuk 8. Siswa memperhatikan arahan dari
memanfaatkan biji untu guru.
ditanam menjadi tanaman
baru. Dan menjelaskan untuk
senantiasa bersyukur kepada
Tuhan atas kompleksitas
ciptaan-Nya.

Kegiatan inti 13 menit


1. Menanya (Questioning) 1. Menanya
Berkaitan dengan gambar  Siswa memperhatikan penjelasan
yang telah ditampilkan, guru materi dari guru.
bertanya kepada siswa “apa .
yang dimaksud
pertumbuhan?”

2. Mencoba (Eksperimenting)
2. Mencoba
Guru membagi siswa menjadi
2 kelompok dan membagi Siswa berdiskusi bersama
LKPD yang harus dikerjakan kelompoknya
pada masing-masing
kelompok. Kemudian guru
mengajak siswa untuk
mencari factor pertumbuhan
dan perkembangan pada
LKPD yang tersedia.

3. Menalar (Associating)
Guru meminta siswa untuk 3. Menalar
mendiskusikan hasil analisis Siswa mengerjakan LKPD tentang
terkait gambar yang telah factor pertumbuhan dan
diamati. perkembangan.

4. Mengkomunikasikan
(networking) 4. Mengkomunikasikan
Guru meminta salah satu Siswa mempresentasikan hasil
perwakilan kelompok untuk diskusi didepan kelas dan
mempresentasikan hasil berpendapat dengan sikap yang
diskusi dalam kelompok santun.
asalnya di depan kelas.
Penutup 1. Guru mengakhiri kegiatan 1. Siswa memperhatikan guru. 10 6 menit
pembelajaran dengan
.
memberikan penguatan
terkait dengan materi yang
telah dipelajari.
2. Guru memberikan 2. Siswa bertanya pada guru
kesempatan pada siswa untuk mengenai hal yang kurang
bertanya mengenai hal yang dimengerti.
kurang dimengerti
3. Guru bersama siswa 3. Siswa mendengarkan kesimpulan
menyimpulkan hasil dari guru/teman yang sedang
pembelajaran. memberikan kesimpulan
4. Siswa mendengarkan dan
4. Guru memberikan tugas memperhatikan tugas yang
proyek (kelompok) dan tugas diberikan oleh guru.
individu untuk dikerjakan di
rumah kepada siswa.
5. Guru mengakhiri
pembelajaran dengan 5. Siswa menjawab salam guru.
mengucapkan salam.

I. Penilaian Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian
No Aspek Teknik Bentuk instrumen
1. Sikap Observasi Kegiatan Diskusi Lembar Observasi
2.. Pengetahuan Tes Tertulis Soal Essay
3. Keterampilan Unjuk Kerja Tugas Kelompok

2. Bentuk Penilaian
a. Observasi : lembar observasi
b. Tes tertulis : Essay
c. Unjuk kerja : lembar LKPD
3. Instrumen Penilaian
a. Penilaian Sikap ( terlampir)
b. Penilaian Pengetahuan (terlampir)
c. Penilaian Keterampilan (terlampir)
Bekasi, 8Mei 2018
Mengetahui,
Kepala SMAN 10 Bekasi Guru Mata Pelajaran Biologi,

.................... ........................
NIP. NIP.
Lampiran 1
Instrumen Penilaian Sikap
1. Teknik : non tes
2. Bentuk Instrumen : lembar observasi sikap
3. Instrumen :

Tabel penilaian sikap peserta didik selama kegiatan diskusi.


No Aspek Skor Kriteria
1. Aktif 3 Peserta didik aktif mengeluarkan pendapat (bertanya atau
menanggapi) minimal 2 kali selama kegiatan diskusi.
2 Peserta didik aktif mengeluarkan pendapat (bertanya atau
menanggapi) hanya sekali selama kegiatan diskusi.
1 Peserta didik tidak pernah aktif dalam mengeluarkan pendapat
(bertanya atau menanggapi) selama kegiatan diskusi.
2. Tanggung 3 Jika dalam kegiatan diskusi peserta didik ikut berpartisipasi
Jawab dalam mengerjakan tugas maupun presentasi dengan penuh rasa
tanggung jawab.
2 Jika dalam kegiatan diskusi peserta didik kurang berpartisipasi
dalam mengerjakan tugas maupun presentasi dengan penuh rasa
tanggung jawab.
1 Jika dalam kegiatan diskusi peserta didik tidak berpartisipasi
dalam mengerjakan tugas maupun presentasi dengan penuh rasa
tanggung jawab.
3. Santun 3 Peserta didik santun dalam bertanya dan menanggapi diskusi
dengan baik.
2 Peserta didik santun dalam bertanya atau menanggapi diskusi
dengan baik
1 Peserta didik santun dalam bertanya dan menanggapi diskusi
dengan baik.
.

Tabel rekapitulasi nilai siswa dalam penilaian sikap selama kegiatan diskusi.

No Nama Aspek Penilaian Jumlah


Aktif Tanggung Santun
jawab
1
2
3
...
...

Nilai =Jumlah skor yang diperoleh × 100


Skor maksimum

a. Uraian dan rubriknya


Lampiran 2
Instrumen Penilaian Pengetahuan

Carilah informasi tentang bedah rekonstruksi kulit melalui buku, internet, media cetak atau
televise. Jawab Pertanyaan berikut:
1. Sebutkan dan jelaskan jaringan apa saja yang tersusun pada organ kulit! Dan
bagaimana fungsi organ tersebut?
Jawab:
 Lapisan Epidermis - lapisan paling luar, tersusun dari jaringan epitelium pipih
berlapis, dan ada jaringan basal lamina di bawahnya yang berfungsi untuk
menopang epitelium. Epitelium tersusun dari Keratinosit (sel yang mengeras
dan melindungi kulit), Sel Merkel (sel saraf yang berfungsi menerima
rangsangan sentuhan), dan Melanosit (sel yang mengandung pigmen kulit)
 Lapisan Dermis - Lapisan bawah kulit, lapisan yang memiliki banyak sel yang
terspesialisasi. Dermis didominasi oleh jaringan ikatseperti serat kolagen,
fibroblas dan serat retikular. Inilah yang menyebabkan mengapa kulit lentur
dan elastis, namun tetap kuat.
 Lalu terdapat berbagai jaringan saraf, seperti saraf panas dan saraf tekanan
yang berfungsi untuk meneruskan impuls pada rangsangan. Di lapisan ini juga
terdapat jaringan ikat yang membentuk pembuluh darah.

2. Pada kasus transplantasi kulit, mengapa kulit yang digunakan harus dari individu yang
sama?
Jawab:
Transplantasi kulit umumnya merupakan auto-transplantation, yaitu kulit yang
digunakan berasal dari individu yang sama. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk
meningkatkan keberhasilan tindakan bedah yang dilakukan agar meminimalkan reaksi
penolakan tubuh yang dapat timbul.

3. Bagaimana metode yang digunakan dalam bedah rekonstruksi kulit?


Jawab :
1. Split Cangkok Kulit (Skin Grafting)
Split cangkok kulit merupakan cangkok lapisan epidermis kulit
yang dapat dipindahkan secara bebas. Kulit yang digunakan dapat berasal dari bagian
mana saja dari tubuh, namun pada umumnya berasal dari daerah paha, punggung atau
perut. Permukaan kulit dapat diperluas dengan membuat irisan_irisan yang biala
direnggangkan akan membentuk jala, sehingga luasnya dapat mencapai 1,5 hingga 6-9
kali luas semula. Teknik cangkok jala ini disebut mesh dan biasanya digunakan pada
luka bakar yang luas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka diperlukan
beberapa persyaratan antara lain sistem peredaran darah pada daerah resipien (daerah
yang mendapat kulit cangkokan) harus baik, tidak ada infeksi, dan keadaan umum
penderita harus baik.

2. Flap
Flap adalah cangkok jaringan kulit beserta jaringan lunak di bawahnya yang
diangkat dari tempat asalnya. Flap yang dipindahkan akan membentuk pendarahan
baru di tempat resipien. Tindakan bedah rekonstruksi ini antara lain sering
digunakan untuk memperbaiki kecacatan atau kelainan yang timbul akibat
kecelakaan. Aplikasi teknik bedah ini digunakkan pada rekonstruksi hidung,
memperbaiki kelainan pada wajah paksa operasi (misalnya kelainan pada pipi paksa
operasi tumor), dan lain-lain.

4. Apakah faktor lingkungan dapat mempengaruhi kulit hasil rekonstruksi? Jika ya, faktor
apa sajakah itu? Dan apa pengaruhnya bagi kulit?
Jawab:
Ya, faktor lingkungan dapat mempengaruhi kulit hasil rekonstruksi, yaitu faktor
lingkungan dari dalam tubuh individu tersebut. Seperti faktor pada sistem peredaran
darah pada daerah resipien (daerah yang mendapat kulit cangkokan) harus baik, tidak
ada infeksi dan keadaan umum penderita harus baik.Selain itumerokok, kesehatan yang
menurun, berat badan meningkat, sistem kekebalan tubuh terganggu, penyakit jaringan
pengikat, penurunan sirkulasi dan gizi buruk juga dapat meningkatkan risiko
komplikasi pada hasil rekontruksi. Pengaruhnya bagi kulit adalah transplantasi kulit
tersebut akan gagal, seringkali dalam 5-7 hari banyak sel-sel limfosit dan makrofag
akan menolak transplantasi organ tersebut dengan cara sel limfosit mengeluarkan
antibody, dan makrofag memakan jaringan dari organ transplantasi tersebut.

5. Apakah bedah rekonstruksi kulit ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat
Indonesia? Ungkapkan alasannya!
Jawab :
Masyarakat Indonesia belum banyak meggunakan bedah rekonstruksi seperti
ini. Dikarenakan belum adanya sosialisasi yang baik mengenai kebermanfaatan teknik
bedah ini yaitu dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kepercayaan diri
bagi penderita kecacatan atau kelainan kulit., sehingga teknik bedah ini belum dapat
dimafaatkan oleh masayarakat secara lebih luas.

Nilai = Jumlah jawaban benar x 2


= 10
Lampiran 3
Instrumen Penilaian Keterampilan

Penugasan Berupa Proyek


(Pembuatan Charta Keterkaitan Jaringan Hewan dengan Fungsi Organ Penyusunnya)

Nama Aggota : Tanggal :


1. Tempat :
2.
3.
4.
Rubrik Penilaian

Kriteria Skor Indikator


Pendahuluan 4 Semua anggota kelompok ikut serta dalam perancangan charta, gambar
jaringan maupun organ yang dibuat sudah tepat.
3 Hanya sebagian anggota kelompok yang ikut serta dalam perancangan
model, gambar jaringan maupun organ yang dibuat cukup tepat.
2 Saling mengandalkan anggota kelompok lainnya dalam perancangan
charta, gambar jaringan maupun organ yang dibuat kurang tepat.
1 Saling mengandalkan anggota kelompok lainnya dalam perancangan
charta, gambar jaringan maupun organ yang dibuat tidak tepat.
Pelaksanaan 4 Terampil dalam membuat charta, alat dan bahan yang digunakan mudah
dan didapatkan, kreatif dan inovatif dalam proses pembuatan charta.
Kerjasama 3 Terampil dalam membuat charta, alat dan bahan yang digunakan sulit
Tim didapatkan, kreatif dan inovatif dalam proses pembuatan charta.
2 Kurang terampil dalam membuat charta, alat dan bahan yang digunakan
sulit didapatkan, cukup kreatif dan inovatif dalam proses pembuatan
charta.
1 Kurang terampil dalam membuat charta, alat dan bahan yang digunakan
sulit didapatkan, kurang kreatif dan inovatif dalam proses pembuatan
charta.
Ketepatan 4 Waktu untuk menyelesaikan proyek sangat tepat, produk selesai
waktu 3 Waktu untuk menyelesaikan proyek kurang tepat, produk selesai
2 Waktu untuk menyelesaikan proyek tidak tepat, produk kurang selesai
1 Waktu untuk menyelesaikan proyek tidak tepat, produk tidak selesai
Penutupan 4 Semua anggota kelompok dapat mempresentasikan hasil proyek dengan
(Presentasi baik.
Hasil) 3 Hanya sebagian anggota kelompok yang dapat mempresentasikan hasil
proyek dengan baik.
2 Saling mengandalkan anggota kelompok lainnya untuk dapat
mempresentasikan hasil proyek.
1 Tidak ada anggota kelompok yang dapat mempresentasikan hasil
proyek dengan baik.

Pengisian Hasil Penugasan Tugas

No. Skor Jumlah Skor Nilai


Pendahuluan Pelaksanaan Ketepatan Penutupan
dan waktu (Presentasi
Kerjasama Hasil)
Tim

Ket:
 Skor maksimal = banyaknya kriteria x skor tertinggi setiap kriteria
 Nilai tugas =Jumlah skor penilaian x 100
Jumlah skor maksimal
LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama Aggota : Tanggal :


1. Tempat :
2.
3.

Materi : Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan


Kelas : XI
Waktu : 8 menit

Kompetensi Dasar Indikator


3.4 Menjelaskan pengaruh faktor internal 3.4.3.Menjelaskan faktor-faktor yang
dan faktor eksternal terhadap memengaruhi pertumbuhan dan
pertumbuhan dan perkembangan perkembangan.
makhluk hidup.

Tujuan Pembelajaran :

1. Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan


melalui sikap kerjasama dalam diskusi kelompok.
2. Menjelaskan pengaruh faktor tersebut pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Petunjuk Kerja !

1. Sebutkan faktor internal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman


beserta fungsinya!

2. Sebutkan faktor eksternal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan


tanaman beserta fungsinya!

FAKTOR INTERNAL FUNGSI


1.GEN Ukuran batang, bentuk daun, biji, dan bunga
tumbuhan padi berbeda dengan tumbuhan kacang.
Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan
tanaman padi dengan kacang tersebut dipengaruhi
oleh faktor genetik.
2.HORMON
A.Auksin
 Menghambat pembentukan tunas
samping. Pertumbuhan tunas ujung
menghambat pertumbuhan tunas
samping. Keadaan ini disebut
dominansi pucuk atau dominansi
apikal.
 Memacu pertumbuhan akar liar pada
batang, misalnya pada tanaman apel
ditemukan akar pada bawah cabang
pada daerah antar nodus.

B.Giberelin
 Memacu pemanjangan batang.
 Mematahkan dormansi biji atau
mempercepat perkecambahan.
 Mempercepat munculnya bunga.
 Merangsang proses pembentukan biji.
 Menyebabkan perkembangan buah
tanpa biji (parteno karpik).
 Menunda penuaan daun dan buah.

C.Sitokinin
 Memacu pembelahan sel pada
tahapan sitokinesis.
 Memacu pembentukan kalus menjadi
kuncup, batang, dan daun.
 Menunda penuaan daun dan buah.

D.Kalin
 antokalin (memengaruhi
pembentukan bunga),
 filokalin(memengaruhi
pembentukan daun),
 kaulokalin (memengaruhi
pembentukan batang), dan
 rizokalin
(memengaruhi pembentukan
akar).

\
E.Asam Absisat
 Mempertahankan masa dormansi,
sehingga menghambat
perkecambahan biji.
 Mempertahankan diri jika tumbuhan
berada pada lingkungan yang tidak
sesuai antara lain saat kekurangan air,
tanahnya bergaram, dan suhu dingin
atau suhu panas.

2.FAKTOR EKSTERNAL
 Merangsang penutupan mulut daun
A.Faktor cahaya
(stomata) sehingga mengurangi
Tumbuhan
penguapanhijau membutuhkan cahaya
untuk proses fotosintesis. Proses
fotosintesis menghasilkan zat-zat
makanan bagi tumbuhan.

B.Oksigen
Oksigen diperlukan oleh semua
tumbuhan untuk pertumbuhan
dan perkembangannya. Oksigen
diperlukan oleh tanaman baik
pada bagian tanaman yang ada di
permukaan tanah maupun bagian yang
ada di udara
C. Suhu dalam tanah, misalnya akar.
Beberapa proses yang terjadi di dalam
tumbuhan sangat tergantung kerja
enzim. Enzim bekerja dipengaruhi
oleh suhu. Proses respirasi,
transpirasi, dan fotosintesis
dipengaruhi oleh suhu.

D.Kelembaban
Kelembaban tanah dan kelembaban
udara memengaruhi pertumbuhan
dan perkembangan tumbuhan.
Tanah yang kaya humus mampu
menyimpan air lebih banyak,
sehingga tanaman tumbuh lebih baik.